Kamis, Maret 11, 2010
   
Text Size

google.translate

2012 Countdown

Komentar Terakhir

Nasional

Runtuhnya Kekuasaan Presiden SBY?

Apakah keputusan paripurna DPR, dan sikap partai-partai politik, kiranya dapat menjadi kesimpulan terjadinya ‘distrust’ (ketidak percayaan), serta sekaligus bentuk referendum DPR terhadap Presiden SBY-Boediono, yang menolak kepemimpinannya? Nampaknya, langkah-langkah politik yang dijalankan Presiden SBY-Boediono nyata-nyata telah ditolak. Bahkan kesimpulan paripurna DPR itu, secara ekplisit menyebutkan, pemberian dana talangan (bail out) kepada Bank Century dan penyaluran di duga ada penyimpangan,

 

Wali Songo - Misteri Islamisasi Jawa

... kisah Sunan Kalijogo versi Jawa ini penuh dengan ceritera mistik. Sumber yang orisinil tentang kisah tersebut tidak tersedia. Ricklefs, sejarawan Inggris yang banyak meneliti sejarah Jawa, menyebutkan bahwa sebelum ada catatan bangsa Belanda memang tidak tersedia data yang dapat dipercaya tentang sejarah Jawa. Sejarah Jawa banyak bersumber dari cerita rakyat yang versinya banyak sekali
   

Puisi Negeri Para Bedebah

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah

Lautnya pernah dibelah tongkat Musa

Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah

...

   

BPK Perlu Dukungan Politik dalam Masalah Century

Dukungan politik terhadap BPK amat diperlukan agar BPK tidak dikriminalisasi dan merasa aman. Jaminan untuk menjalankan kewenangannya membuat BPK dapat mengambil keputusan yang tepat dalam audit investigasi yang dilakukannya. Hasil audit investigasi tersebut akan digunakan oleh F-PKS untuk menentukan sikap. "Setelah sampai hasil auditnya kepada kami, baru kami pilah, apakah ini masuk ranah angket, ataukah ranah pidana, aturan hukumnya sudah jelas. Kalau nanti BPK menyimpulkan bahwa ada unsur pidana dalam penyaluran bail out Century, ...

   

Indonesia di Bawah Panji NeoLib

Indonesia adalah negara terkebelakang dengan GDP hanya US$468 miliar namun presidennya sampai memerlukan 34 orang menteri! Ini jelas tidak masuk akal. Mengurus Amerika Serikat jelas jauh lebih berat ketimbang mengurus Indonesia. Namun hal yang tak masuk akal sehat ini tetap saja terjadi. Walau negara terkaya dunia, Amerika Serikat tetap menerapkan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola pemerintahannya. Beda dengan Indonesia, walau pun negara miskin namun untuk urusan bagi-bagi jabatan mampu untuk mengalahkan super power sekali pun!

   

Proyek Liberalisasi Indonesia Masuki Tahap Ekstrim

 Secara prinsip, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang baru terbentuk tak ada yang berubah. Kecenderungan rezim ini terhadap ideologi sekuler-neoliberal tetap bertahan, bahkan akan semakin menguat. Agenda-agenda neoliberal seperti liberalisasi dan privatisasi, juga akan berlanjut lima tahun ke depan. Demikian pernyataan yang disampaikan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) dalam aksinya Rabu (28/10) kemarin di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

   

Syirik “Mengepung” Indonesia

Syirik adalah perbuatan yang amat dimurkai oleh Allah SWT. Dua kisah tadi menjadi bukti. Namun, tanpa disadari di Indonesia, negeri di mana kita bermukim, telah muncul bibit-bibit syirik. Celakanya, bibit-bibit ini malah "disiram" dan dipelihara. Akankah kita membiarkan saja bibit-bibit itu berkembang dan bermekaran hingga azab Allah akan turun kepada kita? Nau'zubillah summa nau'zubillah! Banyak kisah mencatat, Allah Subhanahu wa Ta'ala (SWT) sangat murka dengan kaum yang memelihara praktek syirik.

   

Pengamat: Pemuka Agama Harus Tanamkan Politik Uang “Najis”

Pemuka agama perlu menanamkan pemahaman bahwa menggunakan politik uang dalam proses pemilihan kepala daerah (pilkada) adalah sesuatu yang bersifat "najis"."Dengan begitu, akan muncul rasa jijik di kalangan masyarakat untuk menerima sesuatu dalam sebuah proses demokrasi rakyat," kata pengamat sosial politik dari IAIN Sumut, Drs. Ansari Yamamah, MA di Medan, Selasa [27/10]. Hal tersebut disampaikan Ansari terkait akan dilaksanakannya proses Pemilihan Walikota Medan yang akan berlangsung pada ...

   

Presiden Umumkan Kabinet Indonesia Bersatu ke-2

Nama-nama jajaran Kabinet Indonesia Bersatu ke-2 tidak begitu jauh dari apa yang telah diprediksi media massa. Dari ke-34 nama calon menteri, hanya satu yang meleset, yakni kandidat Menteri Kesehatan yang tadinya diprediksi akan diisi oleh Nila Djuwita Moeloek ternyata ditempati oleh Rahayu Endang Setyaningsih. Nila Moeloek dikabarkan tidak lolos uji kesehatan, namun telah ditampik oleh Hatta Rajasa, dan malam tadi presiden segera memanggil pengganti Nila, yaitu Endang ...

   

Prof. Dr. Sri Edi Swasono: Neolib itu Penjajahan Model Baru

Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Sri Edi Swasono menegaskan bahwa Neolib merupakan penjajahan model baru. "Itulah arti Neolib yang paling mudah dipahami," ucap Prof Sri Edi di sebuah diskusi peluncuran buku 'Menggugat Pengelolaan Sumber Daya Alam' di Gedung DPR siang tadi.  Ungkapan tersebut merupakan bentuk keprihatinan atas perampokan kekayaan alam Indonesia yang hingga saat ini masih berlangsung. Dan justru, perampokan itu dilakukan oleh pihak-pihak yang mestinya bertanggung jawab untuk ...

   

Halaman 1 dari 3

login