larger smaller reset

Dinasti Saudi: Dari Mana Asal Mereka? dan Siapa Sesungguhnya Nenek-Moyangnya?

Penelitian dan pemaparan Mohammad Sakher:
Setelah menemukan fakta-fakta di bawah ini, Rejim Saudi memerintahkan untuk membunuhnya.

King_Saud-1957

Raja Saud-1957

Apakah anggota keluarga Saudi berasal dari Suku Anza bin Wa'il seperti pengakuannya?
Apakah agama mereka Islam?
Apakah mereka asli Bangsa Arab?

Di Najd, pada tahun 851 H serombongan bani Al-Masalikh, keturunan Suku Anza, membentuk sebuah kafilah dipimpin oleh Sahmi bin Hathlul, ditugaskan untuk membeli bahan makanan, biji-bijian gandum dan jagung ke Iraq. Ketika sampai di Bashra, mereka langsung menuju ke sebuah toko pakan yang pemiliknya seorang Yahudi bernama Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe. Ketika sedang berlangsung tawar-menawar, Yahudi si pemilik toko bertanya kepada mereka: "Berasal dari suku manakah Anda?". Mereka menjawab: "Kami berasal dari Bani Anza", salah satu Suku Al-Masalikh". Mendengar nama suku itu disebut,

orang Yahudi itu memeluk mereka dengan mesra sambil mengatakan bahwa dirinya juga berasal dari Suku Al-Masalikh, namun menetap di Bashra, Iraq karena permusuhan keluarga antara ayahnya dengan anggota Suku Anza lainnya.

Setelah Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe mengatakan kepada mereka ceritera yang direkayasa mengenai dirinya, dia kemudian memerintahkan kepada pembantunya untuk menaikkan barang-barang belanjaan kafilah itu ke atas Unta-unta mereka. Sikap Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe yang dinilai baik dan tulus itu membuat kagum rombongan bani Masalikh dan sekaligus menimbulkan kebanggaan mereka karena bertemu saudara sesama suku di Iraq - dimana mereka mendapatkan bahan makanan yang sangat mereka perlukan, mereka percaya kepada setiap kata yang diucapkan Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe, karena dia seorang pedagang kaya komoditi pakan, mereka menyukai Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe (walaupun sebenarnya dia bukan orang Arab dari suku Al-Masalikh, tapi seorang Yahudi yang berpura-pura)

Saat kafilah sudah siap akan kembali ke Najd, pedagang orang Yahudi itu meminta ijin menumpang dengan mereka pergi ke tempat asalnya, Najd. Permintaan pedagang Yahudi itu diterima dengan senang hati oleh rombongan bani Al-Masalikh.

Akhirnya Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe sampai di Najd. Di Najd ia mulai menyebarluaskan propaganda dirinya dibantu beberapa orang dari bani Al-Masalikh yang baru tiba bersama-'sama dia dari Bashra. Propagandanya berhasil, sejumlah orang mendukungnya, tetapi ditentang oleh yang lain dipimpin oleh Shaikh Saleh Salman Abdullah Al-Tamimi, ulama di kota Al-Qasim, yang wilayah dakwahnya meliputi Najd, Yaman dan Hijaz. Ia mengusir Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe ( nenek moyang Keluarga Saudi yang saat ini berkuasa ) dari kota Al-Qasim ke kota Al-Ihsa, di sana ia mengganti namanya menjadi Markhan bin Ibrahim Musa . Kemudian dia pindah ke daerah Dir´iya dekat Al-Qatif. Di daerah ini dia mulai menyebarkan ceritera rekayasa kepada penduduk mengenai Perisai Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi wa Sallam yang dirampas sebagai rampasan perang oleh orang musyrik Arab sewaktu Perang Uhud. Perisai itu kemudian dijual oleh orang musyrik Arab kepada Suku Yahudi Bani Qunaiqa dan menyimpannya sebagai koleksi barang berharga. Perlahan tapi pasti, Markhan bin Ibrahim Musa menanamkan pengaruhnya di antara orang-orang Badui melalui ceritera fiktif yang hal ini memberitahu kita bagaimana berpengaruhnya suku-suku Yahudi di Arab dengan menempati kedudukan terhormat. Dia menjadi orang penting diantara suku Badui dan memutuskan untuk tetap tinggal di kota Dir´iya, dekat Al-Qatif kemudian memutuskan menjadikannya sebagai ibukota di Teluk Persia. Ia bercita-cita menjadikan kota itu sebagai batu loncatan untuk membangun kerajaan Yahudi di Tanah Arab.

Dalam rangka memenuhi ambisisnya, dia mulai mendekati dan mempengaruhi suku Arab Badui padang pasir untuk mendukung posisinya, kemudian menobatkan dirinya sebagai raja mereka.

Pada saat yang genting ini, Suku Ajaman bersama-sama dengan Suku Bani Khalid mencium bahaya Yahudi licik ini dan sangat mengkhawatirkan rencana jahatnya, karena dia telah dapat mengukuhkan identitasnya sebagai orang Arab. Mereka sepakat untuk menghentikannya, kemudian menyerang kota Dar'iya dan berhasil menaklukannya, tetapi sebelum menawan Markhan bin Ibrahim Musa, dia melarikan diri.

Dalam pelariannya, Yahudi nenek moyang Keluarga Saudi (Mordakhai) mencari perlindungan di sebuah perkebunan Al-Malibiid-Ghusaiba dekat Al-Arid, milik orang Arab. Sekarang kota itu bernama Al-Riyadh.

Mordakhai meminta perlindungan politik kepada pemilik perkebunan. Pemiliknya yang ramah itu kemudian segera memberikan tempat perlindungan. Namun belum juga sampai sebulan dia tinggal di perkebunan itu, Mordakhai membunuh pemilik beserta anggota keluarganya, kemudian mengarang ceritera bahwa mereka dibunuh oleh perampok. Dia juga mengaku telah membeli real estate dari pemiliknya sebelum kejadian tragis itu. Maka tinggallah dia disana sebagai pemilik tanah yang baru, kemudian daerah itu diberi nama baru Al-Di'riya, nama yang sama dengan tempat sebelumnya yang ia tinggalkan.

Yahudi nenek moyang Keluarga Saudi (Mordakhai) segera membangun sebuah "Guest House" yang disebutnya "Madaffa" di atas tanah yang direbut dari korbannya. Kemudian berkumpullah disekelilinya kelompok munafik yang mulai menyebarkan propaganda bohong bahwa Mordakhai adalah seorang Seikh Arab terkemuka. Mereka merencanakan membunuh Sheikh Saleh Salman Abdullah Al-Tamimi, musuh bebuyutan Mordakhai dan berhasil membunuhnya di sebuah mesjid di kota Al-Zalafi.

Mordakhai puas telah berhasil membunuh Sheikh Saleh Salman Abdullah Al- Tamimi, kemudian menjadikan Al-Dir'iya sebagai tempat tinggalnya. Di Al-Dir'iya dia berpoligami dan beranak'pinak, anak-anaknya diberi nama asli Arab.

Sejak saat itu keturunan dan kekuasaan mereka tumbuh berkembang di bawah nama Suku Saudi, mereka juga mengikuti jejak Mordakhai dan kegiatannya dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi serta berkonspirasi melawan bangsa Arab. Secara ilegal mereka menguasai daerah pedalaman dan tanah-tanah perkebunan, membunuh setiap orang yang mencoba menghalangi rencana jahat mereka. Untuk mempengaruhi penduduk di wilayah itu, mereka menggunakan segala macam jenis tipu daya untuk mencapai tujuannya: mereka suap orang-orang yang tidak sefaham dengan uang dan perempuan. Mereka suap penulis sejarah untuk menuliskan biografi sejarah keluarganya yang bersih dari kejahatan, dibuatkannya silsilah keluarga bersambung kepada Suku Arab terhormat seperti Rabi'?, Anza dan Al-Masalikh.

Seorang munafik zaman kiwari bernama Mohammad Amin Al-Tamimi - Direktur/Manager Perpustakaan Kontemporer Kerajaan Saudi, menyusun garis keturunan (Family Tree) untuk Keluarga Yahudi ini (Keluarga Saudi), menghubungkan garis keturunan mereka kepada Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi wa Sallam . Sebagai imbalan pekerjaannnya itu, ia menerima imbalan sebesar 35.000 (Tiga Puluh Lima Ribu) Pound Mesir dari Duta Besar Saudi Arabia di Kairo pada tahun 1362 H atau 1943 M. Nama Duta Besar Saudi Arabia itu adalah Ibrahim Al-Fadel.

Seperti disebutkan di atas, Yahudi nenek moyang Keluarga Saudi (Mordakhai), yang berpoligami dengan wanita-wanita Arab melahirkan banyak anak, saat ini pola poligami Mordakhai dilanjutkan oleh keturunannya, dan mereka bertaut kepada warisan perkawinan itu.

Salah seorang anak Mordakhai bernama Al-Maqaran, (Yahudi: Mack-Ren) mempunyai anak bernama Muhammad, dan anak yang lainnya bernama Saud, dari keturunan Saud inilah Dinasti Saudi saat ini.

Keturunan Saud (Keluarga Saud) memulai melakukan kampanye pembunuhan pimpinan terkemuka suku-suku Arab dengan dalih mereka murtad, mengkhianati agama Islam, meninggalkan ajaran-ajaran Al-Quran, dan keluarga Saud membantai mereka atas nama Islam.

Di dalam buku sejarah Keluarga Saudi halaman 98-101, penulis pribadi sejarah keluarga Saudi menyatakan bahwa Dinasti Saudi menganggap semua penduduk Najd menghina tuhan, oleh karena itu darah mereka halal, harta-bendanya dirampas, wanita-wanitanya dijadikan selir, tidak seorang islampun dianggap benar, kecuali pengikut sekte Muhammad bin Abdul Wahhab (yang aslinya juga keturunan Yahudi Turki). Doktrin Wahhabi memberikan otoritas kepada Keluarga Saudi untuk menghancurkan perkampungan dan penduduknya, termasuk anak-anak dan memperkosa wanitanya, menusuk perut wanita hamil, memotong tangan anak-anak, kemudian membakarnya. Selanjutnya mereka diberikan kewenangan dengan Ajarannya yang Kejam ( Brutal Doctrin ) untuk merampas semua harta kekayaan milik orang yang dianggapnya telah menyimpang dari ajaran agama karena tidak mengikuti ajaran Wahhabi.

Keluarga Yahudi yang jahat dan mengerikan ini melakukan segala jenis kekejaman atas nama sekte agama palsu mereka (sekte Wahhabi) yang sebenarnya diciptakan oleh seorang Yahudi untuk menaburkan benih-benih teror di dalam hati penduduk di kota-kota dan desa-desa. Pada tahun 1163 H, Dinasti Yahudi ini mengganti nama Semenanjung Arabia dengan nama keluarga mereka, menjadi Saudi Arabia, seolah-olah seluruh wilayah itu milik pribadi mereka, dan penduduknya sebagai bujang atau budak mereka, bekerja keras siang dan malam untuk kesenangan tuannya, yaitu Keluarga Saudi.

Mereka dengan sepenuhnya menguasai kekayaan alam negeri itu seperti miliknya pribadi. Bila ada rakyat biasa mengemukakan0 (sembilan pukuh) Suite rooms di Grand Hotel dengan harga $1 juta semalamnya. Dapatkah kita memberikan komentar terhadap pemborosan yang dilakukan keluarga kerajaan seperti itu, yang pantas adalah: Dihukum pancung di lapangan terbuka.

- Pada tahun 1960'an, pemancar radio "Sawt Al-Arab" di Kairo, Mesir, dan pemancar radio di Sana'a, Yaman, membuktikan bahwa nenek moyang Keluarga Saudi adalah Yahudi.

Kesaksian bahwa nenek moyang Keluarga Saudi adalah Yahudi:

- Raja Faisal Al-Saud tidak bisa menyanggah bahwa keluarganya adalah keluarga Yahudi ketika memberitahukan kepada the WASHINGTON POST pada tanggal 17 September 1969, dengan menyatakan bahwa: "Kami, Keluarga Saudi, adalah keluarga Yahudi: Kami sepenuhnya tidak setuju dengan setiap penguasa Arab atau Islam yang memperlihatkan permusuhannya kepada Yahudi, sebaliknya kita harus tinggal bersama mereka dengan damai. Negeri kami, Saudi Arabia merupakan sumber awal Yahudi dan nenek-moyangnya, dari sana menyebar ke seluruh dunia". Itulah pernyataan Raja Faisal Al-Saud bin Abdul Aziz.

Hafb, kakekku, Saud Awal, menceriterakan saat menawez Wahbi, Penasihat Hukum Keluarga Kerajaan Saudi menyebutkan di dalam bukunya yang berjudul "Semenanjung Arabia" bahwa Raja Abdul Aziz yang mati tahun 1953 mengatakan: "Pesan Kami (Pesan Saudi) dalam menghadapi oposisi dari Suku-suku Araan sejumlah Shaikh dari Suku Mathir, dan ketika kelompok lain dari suku yang sama datang untuk menengahi dan meminta membebaskan semua tawanannya, Saud Awal memberikan perintah kepada orang-orangnya untuk memenggal kepala semua tawanannya, kemudian mempermalukan dan menurunkan nyali para penengah dengan cara mengundang mereka ke jamuan makan, makanan yang dihidangkan adalah daging manusia yang sudah dimasak, potongan kepala tawanan diletakkannya di atas piring. Para penengah menjadi terkejut dan menolak untuk makan daging saudara mereka sendiri, karena mereka menolak untuk memakannya, Saud Awal memerintahkan memenggal kepala mereka juga. Itulah kejahatan yang sangat mengerikan yang telah dilakukan oleh orang yang mengaku dirinya sendiri sebagai raja kepada rakyat yang tidak berdosa, kesalahan mereka karena menentang terhadap kebengisannya dan memerintah dengan sewenang-wenang.

Hafez Wahbi selanjutnya menyatakan bahwa, berkaitan dengan kisah nyata berdarah yang menimpa Shaikh suku Mathir, dan sekelompok suku Mathir yang mengunjunginya dalam rangka meminta pembebasan pimpinan mereka yang menjadi tawanan Raja Abdul Aziz Al-Saud bernama Faisal Al-Darwis. Diceriterakannya kisah itu kepada utusan suku Mathir dengan maksud mencegah agar mereka tidak meminta pembebasan pimpinan mereka, bila tidak, mereka akan diperlakukan sama. Dia bunuh Shaikh Faisal Darwis dan darahnya dipakai untuk berwudlu sebelum dia shalat. (melaksanakan ajaran menyimpang Wahhabi). Kesalahan Faisal Darwis waktu itu karena dia mengkritik Raja Abul Aziz Al-Saud, ketika raja menandatangani dokumen yang disiapkan penguasa Inggris pada tahun 1922 sebagai pernyataan memberikan Palestina kepada Yahudi, tandatangannya dibubuhkan dalam sebuah konferensi di Al-Qir tahun 1922.

Sistem rejim Keluarga Yahudi (Keluarga Saudi) dulu dan sekarang masih tetap sama: Tujuan-tujuannya adalah: merampas kekayaan negara, merampok, memalsukan, melakukan semua jenis kekejaman, ketidakadilan, penghujatan dan penghinaan, yang kesemuanya itu dilaksanakan sesuai dengan ajarannya Sekte Wahhabi yang membolehkan memenggal kepala orang yang menentang ajarannya.

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Link terkait:

  1. Wahabi Penghancur Peradaban Islam
  2. Asal-usul: Penciptaan Sindikat Kriminal Saudi
  3. Globalis Menciptakan Terorisme Wahhabi Untuk Menghancurkan Islam Dan Menjustifikasi Negara Dunia
  4. Detik-detik Tegaknya Kembali Khilafah
  5. http://www.sauduction.com/index.html

Original source: http://www.fortunecity.com/boozers/bridge/632/history.html

Share/Save/Bookmark
Dibaca :70038 kali  

Komentar-Komentar  

Quote
 
+1
Bila ada isu perhatikan ujungnya : menjadi bersatu atau meninimbulan kebencian atau menjadi berpecah belah.
Ya duluu kekhalifahan terakhir Osmaniah (Ottoman) masa Abdul Hamid II runtuh oleh isu kemakmuran yang disalahgunakan oleh pejabat yang bergelimang kemewahan dan poya-poya & pesta harm-harm. Akhirnya dihancurkan oleh Murtafa Kemal Ataturk yang Yahudi juga. Kita memang tidak suka dengan regim yang represif dengan bermewah-mewah, tapi apa isu dibalik ini?
Apa isu dibalik wahabi ?
Apa isu dibalik Sunni – syiah ?
Apa isu dibalik ajaran plurarism ?
Semuanya mengarah kepada yang sama yaitu hancurnya kekuatan ummat Islam, yang banyak firqah dan pudarnya harapan berdiri kembali khilafah Islam.
Quote
 
0
umat yahudi, umat islam (golongan munafikun), dan umat kristiani, semuanya melakakukan makar..namun sesungguhnya Allah pun melakukan makar terhadap mereka....dan Makar(rencana) Allah SWT itulah sebaik2nya makar dan PASTI AKAN BERLAKU ....
Quote
 
0
semuanya adalahketentuan Allah.apapin yang terjadi di dunia hingga hari kiamat menjelang Allah telah menggambarkan nya pada Rasulullah Saw.Namun yang jadi permasalahan nya kini adalah hati dan otak kita yg mudah tercuci oleh iming2 sheik arab ataupun Wahabib2 yang mengajarkan ini itu.tapi nyatanya semuanya kemunafikan upaya utuk menenggelamkan ajaran Rasulullah yaitu ajaran agama islam.lihatlah kehidupan arab yang sama persis seperti kehidupan Yahudi.dahulu semasa kecil bayang2ku.semua orang arab pakai surba.wanita nya pakai jilbab.nyatanya itu tipiaan.kenyata an nya mereka melampaui batas.putri2 kerajaan yg seharus menjadi contoh malah mengubar2 aurat.begitu jg pangeran2 nya yang royal dengan harata.memang ke zhaliman bangsa Arab...mereka bukanlah keturunan Rasulullah Saw ataupun para Alul bait.
HASBUNALLAH WA'NIMAL WAKIL
NI'MAL MAULAH WA'NIMAN NASIRR...Cukup Allah tempata aku berlindung.cuku p Rasulullah guru bijak ku.
Quote
 
0
Quoting mohamad irwan:
SALING HUJAT DAN SALING BERBANTAHAN...KEMBALILAH KEPADA ALQUR'AN DAN HADIST....MAKA KITA AKAN SELAMAT DUNIA DAN AKHIRAT. LEBIH BAIK YAHUDI MUSLIM YANG TA'AT, DIBANDING ARAB MUSLIM YANG LAKNAT....JADI JANGAN CAMPUR SUKU DENGAN AGAMANYA. JIKA KALIAN UMAT ISLAM YANG SUKA MENGHASUT DAN SUKA BERBUAT DUSTA, MAKA KALIAN JUGA BUKAN TERMASUK UMAT MUHAMAD.


doh..dohh yahudi itu faham atau agama sama seperti islam adalah agama, kalau yahudi yg islam taat itu ya mana mungkin ada...
Quote
 
0
syiah sgt pintar mengarang bk2 yg menjelekkan sahabat nabi, pr kufar yg menamakaN dirinya alisina cs jg menjelek2kan Rasulullah SAW, begitu jg kufar yg lain ingin mengadu domba kita muslim. Hati2 dg setiap isu.......!
Quote
 
0
Mantab gan artikelnya. Pasti bikin para wahabi kemut2. Dari beberapa kontra artikel di atas menunjukkan bahwa mereka terlalu dalam dan mendarah daging menikmati wahabismenya, sehingga segala sesuatu yang kontra dengan ide-ide keyahudian selalu dipuntir menurut logika puntiran albanny sesepuh dan guru puntir mereka. Abaikan saja gan, logikanya logika narsis jadi lazim aktual dalam sikap, tingkah dan lontaran kata-kata mereka. Dengan cara apapun konsep ilmiah meraka takkan faham karena kebodohan dan telah dibodohi albanny dan ibnu taimiyah hahaha
Quote
 
+1
Eskatologi islam adalah suatu ilmu yang mengupas tentang akhir zaman bersumber dari alqur'an dan hadist subyeknya adalah tentang dajjal, ya'juj ma'juj, imam mahdi Isa Al masih/mesia asli dan Mesiah/Isa a.s al dajjal, gerakan zionist dan bani israil. Ilmu ini dikembangkan oleh syeik Imran nazar Hosein (ada di youtube) dengan mempelajari ilmu tsb. maka anda tidak akan heran dan tercengang membaca subyek silsilah keluarga saud keturunan yahudi karena 1400 tahun yang lalu Allah dan Utusannya Muhammad SAW telah menerangkan di dalam kitabNya dan Hadisnya bahwa semua kejadian dunia sampai hari ini telah di nubuatkan melalui Alqur'an dan Hadis nabi tsb, dan janji Allah pasti. Hanya saja kita lalai dan malas mempelarinya sehingga setiap kejadian dianggap mengejutkan.Mel alui ilmu Eskatologi Islam kita mampu memahami bahwa peristiwa peristiwa dunia saat ini bukan suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan belaka. Memang telah tertulis ddi dalam firmanNya Alqur'an dan di dukung oleh Utusannya menguatkan nubuat tsb. TAUKAH ANDA BAHWA MEREKA PARA YAHUDI BERTINDAK BERDASARKAN KITABNYA TAURAT? CARILAH DI DALAM ALQUR'N MULAI SURAT AL ANBIYA, ALKAHFI, AL ISRAA AL BAQARAH AL MAI'DAH SUBYEKNYA TENTANG BANI ISRAEL DAN ZIONIS DAN ANDA SEBAGAI MUSLIM AKAN MEMAHAMI , SIAPA ISA AL MASIH AL DAJJAL,SIAPA YA'JUJ MA'JUJ SIAPA BANI ISRAEL, SIAPA KELOMPOK ZIONIS DAN SIAPA DAJJAL SI PERUSAK DUNIA.
Quoting soraymaharani:
hmmmm...memang iya..mereka bukan orang islam, saat ini aku tinggal di riyadh..mereka itu semuanya kriminal.liat aja badan mereka segeda gajah, kebih malah..naudzubillahimindzalik,jelas aja mereka pedulu palestin, dan lebih peduli memberikan perlindungan kepada musharraf, karena mereka semua kriminal, sesama kriminal saling membantu.La'nat Allah atas mereka, kalau ada yg pernah ke riyadh..lihatlah..mereka membangun airport pribadi, tanh2 dipatok diclaim milik pribadi..dan mereka mengganti nama JAZIRAH ARAB dengan SAUDI arabia.padahal banyak orang MISKIN di RIYADH..mereka adalah munafiq..makanya matinya lama , sampe Allah akan meng ISTI"JROD mereka..
Quote
 
0
Eskatologi islam adalah suatu ilmu yang mengupas tentang akhir zaman bersumber dari alqur'an dan hadist subyeknya adalah tentang dajjal, ya'juj ma'juj, imam mahdi Isa Al masih/mesia asli dan Mesiah/Isa a.s al dajjal, gerakan zionist dan bani israil. Ilmu ini dikembangkan oleh syeik Imran nazar Hosein (ada di youtube) dengan mempelajari ilmu tsb. maka anda tidak akan heran dan tercengang membaca subyek silsilah keluarga saud keturunan yahudi karena 1400 tahun yang lalu Allah dan Utusannya Muhammad SAW telah menerangkan di dalam kitabNya dan Hadisnya bahwa semua kejadian dunia sampai hari ini telah di nubuatkan melalui Alqur'an dan Hadis nabi tsb, dan janji Allah pasti. Hanya saja kita lalai dan malas mempelarinya sehingga setiap kejadian dianggap mengejutkan.Mel alui ilmu Eskatologi Islam kita mampu memahami bahwa peristiwa peristiwa dunia saat ini bukan suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan belaka. Memang telah tertulis ddi dalam firmanNya Alqur'an dan di dukung oleh Utusannya menguatkan nubuat tsb. TAUKAH ANDA BAHWA MEREKA PARA YAHUDI BERTINDAK BERDASARKAN KITABNYA TAURAT? CARILAH DI DALAM ALQUR'N MULAI SURAT AL ANBIYA, ALKAHFI, AL ISRAA AL BAQARAH AL MAI'DAH SUBYEKNYA TENTANG BANI ISRAEL DAN ZIONIS DAN ANDA SEBAGAI MUSLIM AKAN MEMAHAMI , SIAPA ISA AL MASIH AL DAJJAL,SIAPA YA'JUJ MA'JUJ SIAPA BANI ISRAEL, SIAPA KELOMPOK ZIONIS DAN SIAPA DAJJAL SI PERUSAK DUNIA.
Quote
 
0
gitu aja kok pada repot...kan semua sudah di takdirkan oleh ALLAH, yang pasti nanti dijanjikan umat dunia yang di cintai ALLAH akan bersatu untuk memberantas kejahatan yang besar dan dijanjikan kemenangan, jangan terpengaruh oleh isu-isu yang sudah ada, nantinya kita malah akan bercerai berai, kan islam sudah mengajarkan bahwa hidup itu harus rukun walaupun itu beda agama,soal golonggan2 apa kek yang nanti masuk surga itu semua kan urusan ALLAH, di Al Qur'an aja sudah di ceritakan bahawa hewan anjing saja bisa masuk surga, itulah ALLAH segala MAHA semuanya (contoh maha pengasih , maha penyayang, dll), yang penting kita senantiasa ber iman dan bertaqwa kepada ALLAH dan menjalankan semua rukun dan ajaran islam, dan kita berdoa kepada ALLAH agar kita , keluarga kita, saudara sesama islam kita, dan anak cucu kita nanti senantiasa di beri jalan yang benar oleh ALLAH. amin. dan soal konflik di negara islam saat ini itu semua sudah di takdirkan dan mereka yang jadi korban yang meninggal dengan membawa iman, mereka semua sudah di janjikan masuk surga oleh ALLAH,
Quote
 
0
Allah SWT Tuhanku yang maha Kuat, akan selalu menjaga 2 kota suci Mekah dan Madinah dari kekuasaan Dajal sesuai dengan Firman Allah Sehingga sekarang ini ada poertanyaan siapa yang dajal...........
Raja Saudi apa saya.
Quote
 
0
Quoting Sampurna:
Quoting dorantez:
jika anda rajin membaca hadits2 bukhari anda akan tahu bahwa wahabi itu bukan pengikut rasul , malah mereka adalah fitnah..dan saya tidak akan berani berbohong atas hadits.. mereka adalah fitnah NAJED, dari TIMUR madinah, dan ada DIANTARA suku RABIAH dan MUDLAR, BOTAK, dan MEMBANTAI ORANG ISLAM, dan MEMBIARKAN ORANG KAFIR,, masihkah anda(salafi/wahabi) berkelit dan menutup mata..?

Saya juga tidak habis pikir, kenapa negeri Arab yang kaya raya dari hasil turis Haji tiap tahunnya tidak mau bantu negeri Palestina, kenapa Pelastina dibiarkan merana? Kenapa saat Irak diserang Amerika, justru Arab menyediakan fasilitas buat militer2 AS? Sungguh bagiku tidak masuk akal. Hayo silakan siapa bisa jawab!. Apakah orang2 yang menghujat artikel di atas bisa menjawab? Tolong jangan cuma emosinya saja yang Anda agung2kan. Jawab...jawab...jawab!!!!


Tentang Arab Saudi yang merdeka pada tanggal 23 September '32 (YANG DI-KODE-KAN "WI" telaah aja apa makna "WI"? ) ,. . .. mungkin sekali kala itu tak ada pemimpin/tokoh masyarakat Arab
yang sanggup dengan segala upaya memerdekakan Umat berkitab dari ppenjajahan, seperti halnya Negara Israel yang merdeka setelah Indonesia ( 17-8-1945 ) Israel merdeka Tanggal 14 Mei 1948. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya Raja Ibnu Saud berusaha sekuatnya menghimpun kekuatan untuk mendirikan Negara Kerajaan Arab. Beruntunglah Islam bangkit terlebih dahulu walau didalam perjalanan perjuangan membangun Islam Raja Ibnu Saud ( yang menamakan Negara Kerajaan :ARAB SAUDI , nama dari marganya /dinasty ) telah banyak meminta bantuan kepada kerajaan Inggris dan Amerika untuk bisanya Negara Arab Saudi hadir seperti sekarang ini. Kita doakan agar para Raja Arab Saudi sekarang yang terlahir dari Umi Yahudi, bahwa dengan beredarnya berita tersebut keseluruh umat islam dan non Islam seluruh Dunia , akan menjadi Pemikiran serius oleh Negara-negara Liga Arab ( ARAB AS SHOHEH AL AAMIN ) agar secara bertahap Negara Arab Saudi diperintah/dipi mpin oleh keturunan Arab, Paling wajib atau paling tidak dipimpin oleh Cicit Rasulullah salallahu alaihi wassalam. Memang selama masa pemerintahan Dinasty Al Saud ada kejadian yang tak layak harus terjadi, bisa jadi itu teguran dari langit : pada taguh 1941 ( 9 tahun Arab Saudi Merdeka ) Makkah Al Muqaromah kebanjiran( bisa dipikirkan ; Sistem drainase dan Sistem Sewerage luber sekaligus membanjiri Ka'bah yang suci itu ) , tanda kedua adanya konflik sesama muslim yang menyebabkan Maqom Sahabat Rasulullah : Hujr Bin Adi Rahiyallahu Anhu dibongkar dan jenazahnya di keluarkan dari liang kubur dalam keadaan utuh seperti orang tidur, mungkin semua adalah akibat berantai. Dalam Film Umar Bin Khatab, ada potongan adegan yang menjelaskan : . . . Wahai Umar kenapa engkau hanya makan Roti dan minum Minyak Zitun saja hingga wajahmu menghitam? Jawab Umar : Pentingkan dulu mat yang berjuang dan belum kebagian Daging, utamakan mereka . . , , Nah Tanda tanyanya Bagai mana dengan Arab Saudi Ynag Melimpah kaya banyak merk Roll Royce dan Marcedes Benz berkeliaran dikota-kota Arab seperti tidak berbagi Rizki( membantu ) dengan Negara Yaman yang tetangga dekat yang menjadi tanda kuat sudut Ka'bah, semua bukti ada di Google Images tentang kota-kota diseluruh Liga Arab /Dunia , Kita semua tidak bisa bohong ! ! Roqib dan Atid tidak pernah capai mencatat perbuatan kita, ditunggu aja .... ada perubahan apa .....Wallahuala m bisawab . . .
Quote
 
-2
pantes saja, sistem pemerintahannya kerajaan
kalau dirujuk dari aturan islam pimpinan kan harusnya pake bai'at bukan turun temurun
sangat sedih rasanya kalau kenyataannya memang benar seperti itu, Makkah Madinah berada dibawah pimpinan orang2 tersebut
Quote
 
0
Quoting dorantez:
jika anda rajin membaca hadits2 bukhari anda akan tahu bahwa wahabi itu bukan pengikut rasul , malah mereka adalah fitnah..dan saya tidak akan berani berbohong atas hadits.. mereka adalah fitnah NAJED, dari TIMUR madinah, dan ada DIANTARA suku RABIAH dan MUDLAR, BOTAK, dan MEMBANTAI ORANG ISLAM, dan MEMBIARKAN ORANG KAFIR,, masihkah anda(salafi/wahabi) berkelit dan menutup mata..?

Saya juga tidak habis pikir, kenapa negeri Arab yang kaya raya dari hasil turis Haji tiap tahunnya tidak mau bantu negeri Palestina, kenapa Pelastina dibiarkan merana? Kenapa saat Irak diserang Amerika, justru Arab menyediakan fasilitas buat militer2 AS? Sungguh bagiku tidak masuk akal. Hayo silakan siapa bisa jawab!. Apakah orang2 yang menghujat artikel di atas bisa menjawab? Tolong jangan cuma emosinya saja yang Anda agung2kan. Jawab...jawab.. .jawab!!!!
Quote
 
-2
Quoting dorantez:
jika anda rajin membaca hadits2 bukhari anda akan tahu bahwa wahabi itu bukan pengikut rasul , malah mereka adalah fitnah..dan saya tidak akan berani berbohong atas hadits.. mereka adalah fitnah NAJED, dari TIMUR madinah, dan ada DIANTARA suku RABIAH dan MUDLAR, BOTAK, dan MEMBANTAI ORANG ISLAM, dan MEMBIARKAN ORANG KAFIR,, masihkah anda(salafi/wahabi) berkelit dan menutup mata..?

Saya juga tidak habis pikir, kenapa negeri Arab yang kaya raya dari hasil turis Haji tiap tahunnya tidak mau bantu negeri Palestina, kenapa Pelastina dibiarkan merana? Kenapa saat Irak diserang Amerika, justru Arab menyediakan fasilitas buat militer2 AS? Sungguh bagiku tidak masuk akal. Hayo silakan siapa bisa jawab!. Apakah orang2 yang menghujat artikel di atas bisa menjawab? Tolong jangan cuma emosinya saja yang Anda agung2kan. Jawab...jawab.. .jawab!!!!
Quote
 
0
jika anda rajin membaca hadits2 bukhari anda akan tahu bahwa wahabi itu bukan pengikut rasul , malah mereka adalah fitnah..dan saya tidak akan berani berbohong atas hadits.. mereka adalah fitnah NAJED, dari TIMUR madinah, dan ada DIANTARA suku RABIAH dan MUDLAR, BOTAK, dan MEMBANTAI ORANG ISLAM, dan MEMBIARKAN ORANG KAFIR,, masihkah anda(salafi/wah abi) berkelit dan menutup mata..?
Quote
 
-1
Apa maksud penulis membungkus imajinasi dengan sejarah yang sentimentil ini????? Kayak kehidupan dalam KOMIK ajalah
Quote
 
0
astagfirullah
dari gambar di atas,tentang piramida yg bagian atasnya adalah yang dipuja bangsa pemuja setan,mereka menyebutnya "mata satu"..
dan gambar salah satu tokoh yg difoto dari samping sehingga memperlihatkan hanya satu mata..
kemungkinan ini adalah situs pemuja setan,,satu aliran dengan ahmad dhani "musisi Indonesia" dan jay z "musisi barat"..
berhati-hatilah wahai umat Islam dalam membaca berita..
Quote
 
+1
astagfirullah
dari gambar di atas,tentang piramida yg bagian atasnya adalah yang dipuja bangsa pemuja setan,mereka menyebutnya "mata satu"..
dan gambar salah satu tokoh yg difoto dari samping sehingga memperlihatkan hanya satu mata..
kemungkinan ini adalah situs pemuja setan,,satu aliran dengan ahmad dhani "musisi Indonesia" dan jay z "musisi barat"..
berhati-hatilah wahai umat Islam dalam membaca berita..
Quote
 
+1
"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang orang fasik membawa kabar berita, maka selidikilah, agar kamu tidak menimpakan bencana, yang menyebabkan kamu (nanti) menyesal".
(al-Hujurat 6)
Quote
 
+1
sebelum membaca artikel itu saya memang herah dan terheran2.dalam literatur klasik belum pernah sya dengar nama-nama saudi.hadist2 setahu saya blum perna ada Rasulullah menyebut nama itu.yang ada Arab,Madinah,da n mekkah serta yg lain selain Saudi.Artikel diatas justru menjawab keheranan saya akan beberapa kemungkinan itu menjadi benar,terbukti sampai saat ini orang islam yang sesaudara diikat dg kalimat tauhed yakni "laailaa haillAllah Muhammad Rasulullah",Pal estina saudara kita knapa negara kaya dan sebesar Madinah tidak mati2an membela saudaraya yg lagi dianiayah dn dihina oleh israel kalau tdk ada konsfirasi kontrak kejahatan mereka.Madinah "tanah haram" untuk orang yahudi tapi tik bagi orang munafik.Rasulul lah beri perhatian "Awas orang munafik"mereka berbahaya dan mereka tidak nampak karena mereka ada disekitar kita dengan pakaian dn budaya sama seperti kita,tapi hatinya Allah yg tahu bahwa dia benar-benar busuk lebih busuk dari bangkai babi.Selagi ada beberapa ummat islam yg membelanya, wajar karena mereka hanya melihat penampilan dan propagandanya yg berlabel Islam.Pembela ini juga berkembang biak menjadi besar dan semakin memperkokoh anggapan mereka menjadi sebuah kebenaran yg liar.saya sengaja sebut nama Madinah/kota arab karena Lebih terhormat ketimbang arab "sudi" Penaman bid'ah sesat pd sebuah wilayah kekholifahan Islam milik Rasulullah.Bukt i yg paling jelas kata yg lebih ahli Rasulullah bersabdadan "seburuk buruk ummatku adalah mereka yang membunuh Hasan dan Huzain R.A. Mereka umat islam yg gila akan kekuasan.bukank ah mereka sekarang beranak-pinak dan selalu memiliki genarasi penerus yg semakin kuat dg gendrang yahudi yang kata Rasulullah sampai kiamatpun mereka akan memusuhi kita hingga kita mengikuti mereka,Na'udhub illah.Masih banyak bukti2 lain yg tentunya kita harus banyak berfikir dan bertawakkal kepada Allah agar selalu dihindarkan dari tipu daya mereka. Demikian Mohun ma'af jika ada salah aminn.....
Quote
 
0
Mungkin ada benarnya sang penulis diatas karena negara Arab sangat tertup dan hampir tidak tersentuk oleh sejarawan utk mengungkapkan sejarah mereka, setip pengungkapan adalah harganya MATI
Quote
 
0
Ko tau mrk bukan islam dan apakah anda sendiri islam? Klu mrk membangun atas nama pribadi apakah ada hak anda di ambil oleh mrk? Mereka meman atas nama pribadi krn dia raja penguasa negara tersebut
Quote
 
0
Arab Saudi terkenal sebagai Negara kelahiran Nabi Muhammad SAW serta tumbuh dan berkembangnya agama Islam, sehingga pada benderanya terdapat dua kalimat syahadat yang berarti "Tidak ada tuhan (yang pantas) untuk disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad adalah utusannya
Quote
 
+1
saya sudah membaca hampir semua artikel di web ini, saya berkesimpulan sebagai beriku:

pemilik web ini membuat provokasi tentang kiamat 2012 namun gagal.

pemilik web ini tidak percaya akan adanya nabi Isa dan imam mahdi di akhir zaman

lihat judul diatas, itu lebih mirip dengan ramalan yahudi dan kristen. sbb ramalan islam percaya akan muncul imam mahdi dan nabi Isa as.

pemilik web ini mencampurkan kebenaran dan kebatilan, sehingga umat islam tertipu

pemilik web ini, dalam tulisannya sering memposisikan dirinya pada posisi netral alias bukan islam, bukan yahudi dan tidak meyakini agama apapun.

pemilik web ini sering memposting tulisan dari web lain namun sedikit mengedit kearah tertentu "teliti lebih dalam".

oleh kerena itu telitilah lebih dalam lagi, dengan cara membaca keseluruhan artikel ini, sebagai mana saya baca.

Wallahu a'lam
Quote
 
-2
Bangsa Arab adalah keturunan dari Hagar yang anaknya bernama Ismail....ismai l adalah keurunan budak dari Sarah istri Abraham...hagar yang bekerja sebagai budaknya dari Sarah.

Ismail adalah keturunan buda jadi bangsa Arab adalah keturunan budak berasal dari Hagar yang telah diusir oleh tuannya Sara.
Sejarah keturunan Hagar ialah telah melahirkan Ismail yaitu bangsa Arab dan memang mereka diberkati oleh Allah tetapin tidak diakui sebagai anak perjanjian Allah sendiri telah menyatakan hal itu, yang diakui sebagai anak perjanjian adalah Izak yang disebuta anak perjanjian.

Jika Allah yang telah menentukan hala itu, karena Dia adalah Allah yang maha kuasa...siapa yang dapat menggungatnya Dia yang menentukan karena Dia mempunyai hak dan berkusa dibumi dan di Akhirat.

Seperti dalam sejarah yang kita ketahui.....Men gapa Allah menyatakan bahwa bangsa Israel umatku, bangsa pilihan Allah...?
Allah yang mempunyai kuasa siapa dapat berani melawannya....?

Mengapa bukan bangsa Ismail Arab menjadi bangsa pilihan Allah,
dan mengapa bukan bangsa Indonesia menjadi bangsa pilihan Allah...? Ya Allah yang menentukan hal itu,

Jika Allah berada dipihak bangsa pilihannya Israel, kekuasan apapun didunia tak sanggup melawan Allah dan bangsa pilhannya.
Quote
 
-2
Quoting kritikus:
@moelyadi
kalau boleh tau dari segi mana sodara ngenilai situs ini think thank Yahudi?

menurut saya tulisan di situs inin bagus, menyingkap kejanggalan yang ada di dunia lewata kaca mata konspirasi...



justru karena"demam" konspirasinya itu yang membuat ragu, sekarang memang gampang menemukan sumber2 HOAX di internet, dan berujung pengerucutan makna kepada "konspirasi", jadi bukan hal yang aneh lagi penyebar2 HOAX memuntahkan kebohongan kebohongan mereka yang ujung-ujungnya memecahbelah ummat islam dengan dalil2 yang mereka copas dari internet!

dikit-dikit yahudi, dikit diki, freemason, dikit-dikit iluminati, ibarat kita takus sama hantu, padahal hantunya gak ada, tapi karena ketakutan akan suatu hal secara fanatis itulah yang membuat "hantu-hantu" itu seolah nyata, mikirlah, masak mau aja percaya artikel di situs ini, lha wong di artikel sebelah aja gajahmada di bilang orang dayatk, anak pintar mana yang bisa membuat penelittian semacam itu selain orang yang mau memprofokasi antar etnis dan agama, bahkan satu agama,....
Quote
 
-2
kemarin walisongo, sekarang tulisan soal saudi, besok siapa lagi yang kena giliran anda kafir-kafirkan..?

puas-puaslah mengkafir-kafir kan orang muslim lainya selagi anda bisa, selagi anda punya dasar walaupun sesat, niscaya tuduhan itu akan kembali kepada anda sendiri walai penulis konten
Quote
 
+2
Bismillaah,Kpd saudaraku sesama muslim -wa bil khusus pemilik situs- Ingatlah!! Semua akan menjadi pertanggungjwba n anda kelak di yaumil akhir. Semakin bnyak kaum muslim yg menyebarkan CERITA DUSTA dan TIDAK ILMIAH INI akan semakin banyak transfer dosa yg anda miliki, dan tabungan dosa anda akan membengkak seiring anda me-mindset pemikiran2 org2 yg masih jahil (bodoh) tentang bagaimana cara membuat artikel yg ILMIAH..!! kecuali jika anda memang Tdk meyakini keImanan anda sendiri tentang Iman Kpd Hari Akhir
Quote
 
0
wahhabi??emg ajaran zionis!!kampret dikit2 bid'ah,dikit2 syiriklah, kafirlah,emg surga pnya moyang loe!!!
Quote
 
0
masjidil haram dengan masjidil aqsha ibarat saudara kandung, keduanya saksi isra mi'raj nabi SAW dan keduanya qiblat umat muslim (masjidl aqsha pernah menjadi qiblat). suatu kejanggalan jika masjidil haram tidak mau memutuskan hubungan diplomatik sampai sekarang dengan amerika sekutu israel yang menjajah masjidil aqsha. seseorang tidak akan tega melihat saudara kandungnya disakiti....ya ternyata baru terjawab. hal itu bisa terjadi jika masjidil haram dikuasai keturunan yahudi,.
Quote
 
+5
tulisan yg sangat tidak berbobot,,benar atau tidaknya