larger smaller reset

Umat Islam Desak Pembubaran Ahmadiyah, PKS Minta Ahmadiyah Dilindungi

pks-ahmadiyah

Pernyataan Menteri Agama RI Suryadarma Ali tentang rencana pembubaran Ahmadiyah beberapa waktu lalu mendapat dukungan dari umat Islam. Anehnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru mendesak pemerintah untuk melindungi Ahmadiyah.

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak pemerintah tak ragu membubarkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang sudah divonis sesat oleh MUI dan konsensus ulama seluruh dunia.

"Pemerintah tak perlu khawatir dengan tekanan pihak luar. Ormas-ormas Islam siap mendukung," kata Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, di Jakarta, Kamis (7/10/2010).

Jika pemerintah tak bersedia melakukan pembubaran, ujar dia, akan melukai perasaan 80 persen Muslim di Indonesia. Selain itu, membiarkan Ahmadiyah ia anggap sama saja dengan membiarkan terjadinya konflik. Ia mengungkapkan, keraguan pemerintah membubarkan Ahmadiyah selama ini disinyalir karena adanya tekanan internasional.

...Jika tak bersedia membubarkan Ahmadiyah, pemerintah akan melukai perasaan 80 persen Muslim di Indonesia. Membiarkan Ahmadiyah sama saja dengan membiarkan konflik...

Terutama, kata Yunahar, dari Inggris dan sekutunya yang menjadi pusat kegiatan Ahmadiyah. Dengan dalih kebebasan beragama dan hak asasi manusia, kekuatan tersebut hendak menyudutkan dan merusak citra Islam. Padahal, persoalan Ahmadiyah tak ada kaitannya dengan pengekangan hak menjalankan ibadah.

Yunahar mengatakan, kebebasan tak pernah dilarang di Indonesia. Buktinya, agama-agama selain Islam seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghuchu bebas melakukan aktivitasnya. Menurut dia, inti masalahnya Ahmadiyah telah melakukan penodaan terhadap agama.

Mereka telah menyimpang dari prinsip-prinsip ajaran Islam, terutama konsep kenabian dan kitab suci. Oleh karena itu, Yunahar menegaskan bahwa solusinya hanya dua, yaitu JAI keluar dari Islam dan dibubarkan. Meski ia mengungkapkan, JAI pasti dengan percaya diri menolak alternatif-alternatif tersebut.

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yaqub, mengungkapkan bahwa umat Islam menunggu ketegasan pemerintah. Ia pun berharap pemerintah tak ragu membubarkan Ahmadiyah. Itu pasti akan memperoleh dukungan ormas Islam. "Jika ada ormas Islam yang tak mendukung, perlu dipertanyakan," tegasnya.

....Jika ada ormas Islam yang tak mendukung, perlu dipertanyakan, tegas Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yaqub....

Menurutnya, pemerintah terkesan lambat melangkah untuk membubarkan JAI. Ia tak tahu apa penyebabnya. Padahal, mestinya pemerintah bisa secepatnya bertindak.

"Kita menunggu sekali pernyataan menteri agama agar Ahmadiyah dibubarkan menjadi kenyataan." Pungkasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin, menilai keberadaan JAI dan aktivitasnya yang dibiarkan saja akan terus memicu konflik. Mereka sudah melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Ahmadiyah yang meminta mereka tak meneruskan kegiatannya.

Apalagi, mereka juga telah dinyatakan sesat oleh mayoritas ulama di seluruh dunia. Ma'ruf menyatakan tawaran dialog tak akan membuahkan hasil selama JAI bersikukuh terhadap keyakinannya. Apabila mereka beranggapan persoalan yang muncul akibat salah persepsi terhadap konsep dakwah mereka, itu tak benar.

Ulama sedunia sepakat konsep kenabian dan kitab suci yang mereka usung telah keluar dari Islam sehingga tak ada lagi perbedaan dan salah tafsir, tapi murni penyimpangan agama. Pembubaran JAI adalah solusi terbaik. Kecuali JAI mau kembali ke prinsip-prinsip ajaran agama Islam yang benar.

Pemerintah, melalui menteri agama, menteri dalam negeri, dan jaksa agung mestinya segera membubarkan Ahmadiyah. Pembubaran serupa, tutur Ma'ruf, pernah dilakukan terhadap jamaah Al-Qiyadah Al-Islamiyah. 

Bela Ahmadiyah, PKS Dipertanyakan Keislamannya

Berbeda dengan mayoritas umat dan ulama Islam yang mendesak pembubaran Ahmadiyah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru meminta pemerintah untuk melindungi sekte Ahmadiyah. Menurut PKS, negara perlu melindungi sekte atau aliran yang ada di Indonesia, termasuk Jemaah Ahmadiyah.

Hal tersebut diutarakan Sekjen PKS Anis Matta kepada inilah.com, usai membuka acara Musyawarah Wilayah (Muswil) II DPW PKS Sulsel di Ballroom Celebes Convention Center (CCC), Makassar, Sabtu (2/10/2010).

....Menurut Sekjen PKS, terkait soal Ahmadiyah yang tak pernah selesai ini. Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte....

Menurut Anis, terkait soal Ahmadiyah yang tak pernah selesai ini, diperlukan payung hukum yang jelas oleh pemerintah. Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte.

"Kekerasan harus dicegah, memang perbedaan kadang membuat kita berkonflik, kalau hanya melakukan dan memikirkan itu saja kita tidak bisa maju sebagai bangsa yang besar yang memiliki banyak perbedaan," ujar Anis.

Ia menambahkan, mengenai penanganan pengamanan di beberapa lokasi konflik yang terjadi akhir-akhir ini, ia menyayangkan kesigapan aparat keamanan yang telah lalai menjalankan tugasnya. Sebab, lanjutnya ada konflik yang mestinya tak perlu terjadi karena dan bisa dicegah.

....Menurut KH Ali Mustafa Ya'qub, ulama hadits yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, umat Islam yang tak mendukung pembubaran Ahmadiyah, perlu dipertanyakan....

Sikap umat Islam sudah sangat jelas: Menteri Agama RI, Majelis Ulama Indonesis (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan ormas-ormas Islam menginginkan pembubaran Ahmadiyah secepatnya. Tapi PKS justru mendesak pemerintah supaya melindungi Ahmadiyah.

Walhasil, mari kita renungkan petuah KH Ali Mustafa Ya'qub. Menurut ulama pakar hadits nasional yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini, umat Islam yang tak mendukung pembubaran Ahmadiyah, perlu dipertanyakan (keislamannya?). [taz/inilah, republika]

Terkait:

  1. Ahmadiyah, Kelompok Pengekor Nabi Palsu
  2. Ahmadiyah Dibiarkan, Masalah Tambah Besar
  3. Mendagri: Ahmadiyah Ingkar Terhadap Pernyataannya Sendiri!

Sumber: voice-of-islam

Share/Save/Bookmark
Dibaca :4593 kali  

Komentar-Komentar  

Quote
 
+1
pantas pks bela JAI kader bisa beranggapan halal korupsi dan main cewe.
Quote
 
+1
AstagfiruLloh.. .. soal Ahkmadiah adalah persoalan frinsip di sisi aqidah. saya setuju ahkmadiah ini dibubarkan.. tapi para penganutnya, apalagi anak2 nya.. jangan sampai mendapat siksaan, hinaan, apalagi sampai di bunuh... jangan.... jangan.. jangan sp terjadi.
Soal PKS. waduuuh sy kecewa banget. tadinya sy sangat berharap banyak, mengenai pemecahan persoalan keterpurukan di negeri ini dari sosok Partai PKS. Anis Mata... Anis Mata... Anda mengewakan..... selamat tinggal PKS.
Quote
 
0
AstagfiruLloh.. .. soal Ahkmadiah adalah persoalan frinsip di sisi aqidah. saya setuju ahkmadiah ini dibubarkan.. tapi para penganutnya, apalagi anak2 nya.. jangan sampai mendapat siksaan, hinaan, apalagi sampai di bunuh... jangan.... jangan.. jangan sp terjadi.
Soal PKS. waduuuh sy kecewa banget. tadinya sy sangat berharap banyak, mengenai pemecahan persoalan keterpurukan di negeri ini dari sosok Partai PKS. Anis Mata... Anis Mata... Anda mengewakan..... selamat tinggal PKS.
Quote
 
0
I just sent this post to a bunch of my friends as I agree with most of what you’re saying here and the way you’ve presented it is awesome. ,http://www.kar enmillenlongdre sses.com
Quote
 
0
astaghfirullaah..............
ane bacanya jadi sedih.......... .sedih bukan karena perkataan anis matta,,,,,,,,se dih bukan karena ahmadiyyah semakin meraja lela atau sedih karena pemerintah lamban dalam menangani kasus penodaan agama.......tap i yang bikin saya sedih adalah ummat islam saat ini yang senang dengan mencibir,,menca ci maki saudaranya seiman seagama, penjelasan dari dewan syariat pusat PKS menurut saya sangat jelas bahwa ahmadiyyah bukan islam tp kenapa saudara yang mengaku seorang yang beriman kepada Allah Swt dan Para RosulNya masih saling mencacaki maki sesama saudaranya..... ...coba renungkan Sabda Nabi Saw "LAISAL MU'MIN BITHO'AN WALAL LA'AN WALAL FAKHIS WALAL BADI'"(alhadits).
mohon untuk di renungkan...... ....
Quote
 
0
Good stuff as per usual, thanks. I do hope this kind of thing gets more exposure.,http: //www.timberlan d-footwear.com
Quote
 
0
Assalam, saudaraku kaum muslim. Tentang ahmadiyah emang wajib dibubarkan krn penodaan terhdp agama, sesat dan menyesatkan. Tentang PKS yg mendukung pemerintah utk melindungi JAI hrs kita renungkan kata imam masjid istiqlal. Setahu saya sejarah partai politik berasaskan Islam di Indonesia yg komitmen dan teguh untuk memperjuangkan dan menginginkan syariat Islam hanya PBB. Parpol lain khususnya PKS tergantung situasi dan kondisi perpolitikan, asas parpolnya hanya tameng, hakikatnya kekuasaan (WAHN) bukan ingin menegakkan syariat Islam. Wa alaikum salam.
Quote
 
0
I also follow through Google Reader!,http:// www.saletimberl andboots.net
Quote
 
0
Thank you. :-)
Quote
 
0
@BilangGa'Tuk_N WO,

kirim saja ke
Quote
 
0
Punten.... mau nanya neh.. ada yang tau cara menghubungi pihak administrasi ngga yah?
Quote
 
0
eh, pks, ada yang pengen tabayun tuh,
kenapa masih maksa2 ikutan sistem kafir kalo elo2 ngaku berjuang buat islam?
Quote
 
0
Awas penulis jangan jadi pemakan bangkai saudara sendiri..na'udz ubillahi min dzalik
Jangan terjebak oleh stereotype negatif duluan. Tabayun lebih utama!!!!!
Quote
 
0
aq rindu umar ibn khattab ra, kalau beliau ada, sudah ditebas semua leher2 orang2 munafiq di negeri ini yg menyebab umat Islam jadi begini, mereka semua merusak Islam dari dalam, mereka melakukan itu demi dunia semata, dasar ..!!!!
Quote
 
0
Umat Islam akan terpecah jadi 73 golongan, yang satu golongan langsung masuk ke syurga-Nya Allah swt, sisanya mampir dulu ke neraka-Nya Allah swt...
Allah swt telah menakdirkan syetan (dari jenis jin dan manusia) sebagai pengikut iblis laknatullah yang selalu berupaya menjerumuskan manusia sebanyak-banyak nya untuk menjadi teman iblis di neraka kelak!

Kehidupan dunia adalah permainan dan senda gurau...
Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akherat kelak!
Hidup adalah pilihan...
Quote
 
0
partai politik yang wajib ada di negara demokrasi ga ada yang orisinil kok..
Quote
 
0
pks skrg mmg aneh, mau mrangkul luna maya n ariel dlm partainy stlh kasus video porno itu, iklan pks pd musim pemilu aj udh liberalis, sngguh mgecewakn yg mana yg bnr2 orisinil dn bs dipercaya skrg?
Quote
 
0
Dari dulu saya sdh curiga dg yg namanya Anis Matta....kalau saja PKS tetap mempertahankan dia saya yakin konstiuen akan berkurang drastis....
Quote
 
0
emang ada ya vox populi vox dei dalam islam??
Quote
 
0
Ahmadiyah mengklaim sebagai pembawa kebenaran ajaran Tuhan yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, namun dalam realitasnya bertentangan dengan maksud dan tujuan penciptaan makhluk (QS adz-Dzariyat 51:56), menurut kami merekalah yang dimaksud al-Masih ad-Dajjal sebagaimana dinubuwatkan dalam sebuah hadits:

“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari adzab jahannam, dari adzab kubur, dan dari fitnah selama hidup dan sesudah mati, serta dari fitnah Al Masih Ad Dajjal.” (HR Muslim).

Fitnah yang dimaksud dalam hadits di atas (dlm bhs Arab) adalah ujian, cobaan, kekufuran, kemusyrikan, kemunafikan dan lainnya. Bukan fitnah dalam pengertian bahasa Indonesia yang berarti menyebarkan berita bohong, atau mengadu domba; yang dalam bahasa Arab berarti kadzib, buhtan, atau namimah.
Oknum al-Masih ad-Dajjal yang mengaku melaksanakan ajaran wahyu samawi namun sebaliknya berisi kedustaan ada di ketiga agama samawi, baik Yahudi, Nashrani maupun Islam yang tujuannya menyimpangkan dari kebenaran, sepak terjangnya dalam bidang spiritual, mereka berkolaborasi dan/atau saling memanfaatkan dengan pelaku konspirasi para pengikut setan yang memusuhi agama tauhid.

Marilah kita renungkan bersama ayat-ayat berikut ini:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat,” (QS an-Nisa 4:105)

“Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa,” (QS an-Nisa 4:107)

“Beginilah kamu, kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini. Maka siapakah yang akan mendebat Allah untuk (membela) mereka pada hari kiamat? Atau siapakah yang jadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah)?” (QS an-Nisa 4:109)

Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu menuturkan bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Ketahuilah bahwasanya bakal terjadi fitnah-fitnah (malapetaka)!" Kami bertanya: "Bagaimana jalan keluarnya wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Berpegang teguh dengan Kitabullah, sebab di dalamnya disebutkan sejarah orang-orang sebelum kalian, dan khabar tentang yang akan datang setelah kalian, dan di dalamnya juga terdapat hukum terhadap perselisihan di antara kalian. Ia adalah pemisah antara hak dan bathil, dan sekali-kali bukanlah senda gurau. Barangsiapa meninggalkannya karena keangkuhan, niscaya Allah akan membinasakannya . Dan barangsiapa mencari petunjuk dari selainnya, niscaya Allah akan menyesatkannya. Ia adalah tali Allah yang kokoh. Dan ia adalah bacaan yang penuh hikmah. Dan ia adalah jalan Allah yang lurus." (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

Wallahu’alam
Quote
 
-1
Dari sudut akidah, hak orang Islam memang lebih tinggi dari penganut agama lain. Tapi, Indonesia bukan negara Islam.

Islam janganlah dihayati sebagai ideologi alternatif. Ia harus dilihat sebagai hanya salah satu elemen ideologis yang melengkapi bangunan keindonesiaan yang telah terbentuk.

Saya tidak khawatir dengan dominasi minoritas. Itu lahir karena kita yang sering merasa minder. Umat Islam --mungkin karena faktor masa lalu-- sering dihantui rasa kekalahan dan kelemahan.

Demokrasi itu bukan hanya tak haram, tapi wajib dalam Islam. Menegakkan demokrasi itu salah satu prinsip Islam, yakni syuro.

Salam.
Quote
 
0
janganlah karena doktrin ketokohan
rasa 'ukhuwah' sesama ikhwah
yang mendorong diri ke firqah
membuat siapapun membutakan diri dari kebenaran

tiada yang lebih senang dengan pembelaan terhadap delegasi dajjal
selain setan
Quote
 
0
BAYANAT DSP (DEWAN SYARI'AH PUSAT) PKS TENTANG AHMADIYAH


Partai Keadilan Sejahtera
Nomor: 17/B/K/DSP-PKS/1429
Tentang Ahmadiyah


Ahmadiyah atau Al-Qadiyaniyah adalah aliran keagamaan yang dibidani oleh penjajah Inggris bertujuan agar umat Islam tidak melakukan jihad menentang koloni terhadap Inggris. Didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India pada tahun 1889M/ 1309 H. Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiani (1835 -1908) mengaku sebagai al-masih, al-mahdi dan nabi akhir zaman setelah nabi Muhammad saw., dia juga mengaku mendapatkan wahyu yang disampaikan oleh malaikat Jibril, bahkan mengaku Allah berbicara langsung dengannya. Kumpulan wahyunya termuat dalam kitab Tadzkirah. Para pengikutnya mensejajarkan imamnya dengan nabi Daud as, Musa as, Isa as dan Muhammad saw.

Tadzkirah adalah kitab suci Ahmadiyah isinya penuh dengan kebohongan dan kedustaan. Sebagian besarnya berupa pembajakan dan pemalsuan dari Al-Qur’an. Di antara kedustaan dan pemalsuan isi kitab tadzkirah antara lain:
”Wahai Ahmad semoga Allah memberkahimu, bukanlah engkau yang melempar, ketika engkau melempar, tetapi Allahlah yang melempar” (Tadzkirah hal 43)
Ayat Tadzkirah diatas adalah bajakan dari Al-Qur’an surat Al-Anfal 17. Dalam kitab Tadzkirah yang lain Mirza Ghulam berkata: “Sesungguhnya Allah telah menurunkan wahyu kepadaku bahwa setiap orang yang tidak mengikutimu dan tidak bai’at kepadamu, maka ia durhaka kepada Allah dan termasuk ahli Jahannam” (Tadzkirah, hal : 342)
“Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya (Mirza Ghulam Ahmad) dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama semuanya” (Haqiqatul Wahyi hal 71).
Ayat Tadzkirah diatas adalah bajakan dari Al-Qur’an surat As-Shaff 9. Ayat tersebut diakui oleh Mirza Ghulam Ahmad sebagai wahyu yang dia terima dari Allah Ta’ala. Rasul-Nya diakui sebagai Mirza Ghulam Ahmad yang telah diangkat oleh Allah menjadi nabi dan rasul dari India, dan agama yang benar diakuinya sebagai agama Ahmadiyah.
Demikianlah kitab suci Ahmadiyah berisi penuh dengan kedustaan atas nama agama, atas nama
Berdasarkan keyakinan dan kepercayaan tersebut Dewan Syariah Pusat PKS mengeluarkan Bayan sbb:
1. Bahwa Ahmadiyah telah menodai kesucian agama Islam, menodai kesucian Al-Qur’an dan menodai nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir.
2. Bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat dan keluar dari agama Islam. Orang-orang Ahmadiyah yang tidak mau bertaubat dan kembali pada ajaran Islam setelah disampaikan kepada mereka penjelasan tentang kesesatan aqidahnya dan ajakan untuk kembali kepada aqidah dan Dinul Islam, maka mereka murtad atau keluar dari ajaran Islam, sehingga statusnya bukan sebagai pemeluk Islam (sebagai non-muslim) yang diperlakukan seperti kaum musyrikin bukan sebagai ahlul kitab.
3. Di antara akibat hukum dari kemurtadan penganut Ahmadiyah:
Tidak halal menikahi wanita Ahmadiyah• Tidak halal menikahkan wanita muslimah dengan pria Ahmadiyah. Tidak halal memakan binatang sembelihan penganut Ahmadiyah. Orang yang mati sebagai penganut Ahmadiyah tidak dirawat sebagaimana mayat muslim, tidak disholatkan dan tidak dikuburkan di areal pemakaman kaum muslimin

Demikian Bayan Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera tenatang Ahmadiyah, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.

Jakarta, 3 Jumadil Awal 1429 H
9 Mei 2008 M
Quote
 
0
BAYANAT DSP (DEWAN SYARI'AH PUSAT) PKS TENTANG AHMADIYAH


Partai Keadilan Sejahtera
Nomor: 17/B/K/DSP-PKS/1429
Tentang Ahmadiyah

.....

Berdasarkan keyakinan dan kepercayaan tersebut Dewan Syariah Pusat PKS mengeluarkan Bayan sbb:
1. Bahwa Ahmadiyah telah menodai kesucian agama Islam, menodai kesucian Al-Qur’an dan menodai nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir.
2. Bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat dan keluar dari agama Islam. Orang-orang Ahmadiyah yang tidak mau bertaubat dan kembali pada ajaran Islam setelah disampaikan kepada mereka penjelasan tentang kesesatan aqidahnya dan ajakan untuk kembali kepada aqidah dan Dinul Islam, maka mereka murtad atau keluar dari ajaran Islam, sehingga statusnya bukan sebagai pemeluk Islam (sebagai non-muslim) yang diperlakukan seperti kaum musyrikin bukan sebagai ahlul kitab.
3. Di antara akibat hukum dari kemurtadan penganut Ahmadiyah:
Tidak halal menikahi wanita Ahmadiyah• Tidak halal menikahkan wanita muslimah dengan pria Ahmadiyah. Tidak halal memakan binatang sembelihan penganut Ahmadiyah. Orang yang mati sebagai penganut Ahmadiyah tidak dirawat sebagaimana mayat muslim, tidak disholatkan dan tidak dikuburkan di areal pemakaman kaum muslimin

Demikian Bayan Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera tenatang Ahmadiyah, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.

Jakarta, 3 Jumadil Awal 1429 H
9 Mei 2008 M
Quote
 
0
BAYANAT DSP (DEWAN SYARI’AH PUSAT)PKS TENTANG AHMADIYAH

Partai Keadilan Sejahtera
Nomor: 17/B/K/DSP-PKS/1429
Tentang Ahmadiyah

......
Berdasarkan keyakinan dan kepercayaan tersebut Dewan Syariah Pusat PKS mengeluarkan Bayan sbb:
1. Bahwa Ahmadiyah telah menodai kesucian agama Islam, menodai kesucian Al-Qur’an dan menodai nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir.
2. Bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat dan keluar dari agama Islam. Orang-orang Ahmadiyah yang tidak mau bertaubat dan kembali pada ajaran Islam setelah disampaikan kepada mereka penjelasan tentang kesesatan aqidahnya dan ajakan untuk kembali kepada aqidah dan Dinul Islam, maka mereka murtad atau keluar dari ajaran Islam, sehingga statusnya bukan sebagai pemeluk Islam (sebagai non-muslim) yang diperlakukan seperti kaum musyrikin bukan sebagai ahlul kitab.
3. Di antara akibat hukum dari kemurtadan penganut Ahmadiyah:
Tidak halal menikahi wanita Ahmadiyah• Tidak halal menikahkan wanita muslimah dengan pria Ahmadiyah. Tidak halal memakan binatang sembelihan penganut Ahmadiyah. Orang yang mati sebagai penganut Ahmadiyah tidak dirawat sebagaimana mayat muslim, tidak disholatkan dan tidak dikuburkan di areal pemakaman kaum muslimin

Demikian Bayan Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera tenatang Ahmadiyah, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.

Jakarta, 3 Jumadil Awal 1429 H
9 Mei 2008 M

DEWAN SYARIAH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
Quote
 
0
ada beberapa hal yang sepertinya harus saya pertanyakan kepada kawan2 diatas, semoga saya lebih mengerti dan paham...

1. Anis Matta adalah Sekjen dari PKS yang telah berkomentar kepada inilah.com yang merupakan media publik, tetapi mengatas namakan pribadi...naif sekali. maaf skalipun seorang Anis Matta tidur dia tetap Sekjen dari PKS... dan ingat Anis Matta berkomentar dalam suasana Musyawarah Wilayah (Muswil) II DPW PKS yang notabene adalah Acara Resmi dari PKS...

2. saya khawatir terjadi penghapusan sejarah dari kawan2 PKS... melalui bahasa sekte dan Agama... apapun sebutannya untuk Ahmadiyah... apakah itu sekte atau Agama, masyarakat muslim harus menuntut Ahmadiyah untuk dibubarkan. lihat sejarah bung, bagai mana Ahmadiyah telah berhinatan terhadap Islam dan menumpahkan darah saudara saudara muslim. dan bagaimana mungkin kita bisa hidup berdampingan dengan Kaum,Sekte atau Agama yang telah mencederai perasaan kita Kaum Muslim.

3. Untuk saudaraku yg mengatakan " setan pun wajib dilindungi..." tolong baca lagi Pancasila terutama sila 1, dan maknai secara mendalam...

4. Kepada Moderator (penulis artikel) teruskanlah mas menulis berikan pencerahan tentang ke-Islaman kepada kami yang muda2 ini secara obyektif melalui literatur yang Valid... semoga ALLAH SWT melindungi kita dari Fitnah dan Konspirasi kaki tangan Dajjal....
Quote
 
0
wehehe;-)
Quote
 
0
Astaghfirullah hal Azhim pak Anis belum tentu mewakili PKS..Bersatulah dalam ukhuwah islamiyah..biar kan aqidah para pembela setan itu tetap seperti itu namun Ahmadiyah harus tetap dibubarkan atau dipindahkan ke planet mars atau venus saja mau PKS,PSK,SPK pokoknya mah Ahmadiyah harus bubar!!!
Quote
 
0
Astaghfirullaha l Azhiim....Ya Rabb jangan cerai beraikan umat-MU yg tersesat ini, persatukan ukhuwah kami ya Rabb Biarkan PKS dengan aqidahnya krn blum tentu pak Anis mewakili seluruh kader PKS Ganyang Ahmadiyah No Compromise..mau PKS PSK SPK masa bodo...
Quote
 
0
Tinggalkan Partai pragmatis.

Pegang Islam dengan kuat,janghan mau terus dibodohi oleh para politisi PKS yg haus kekuasaan tanpa mengindahkan syariat Islam.
Quote
 
0
Menilai segala sesuaru haruslah berdasarkan kepada pikiran yg sehat dan sesuai hati nurani, jk anda seorang muslim tentunya menstndartkan pendapat dan perilaku anda sesuai Islam. Sebagai seorang muslim mengakui keberdaan Ahmadiyah sj adalah sesuatu yg bermasalah. krena Ahmadiyah adalah kelompoksesat yg harus dibubarkan dan diminta bertaubat jk tidak dihukum sesuai dg syariat islam yautu dibunuh.
sungguh aneh ada Partai yang mengaku Islam tp petingginya berlaku dan berpendapat ga sesuai Islam. anehnya lg para followernya menjadi advokat tanpa akal sehat untuk membela. taubat...taubat
Quote
 
-1
@nasir:
bapak Anis bilang "Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte".

ok, SEKTE = kelompok orang yg mempunyai kepercayaan atau pandangan agama yg sama, yg berbeda dr pandangan agama yg lebih lazim diterima oleh para penganut agama tsb; mazhab (KBBI)

Dalam sosiologi agama, sekte umumnya adalah sebuah kelompok keagamaan atau politik yang memisahkan diri dari kelompok yang lebih besar, biasanya karena pertikaian tentang masalah-masalah doktriner.(Wikipedia)

Nah, kalau Ahmadiah dianggap sekte seperti yang diucapkan bapak Anis itu, sekte dari agama atau kepercayaan apa???? yang kita ketahui bersama bahwa Ahmadiah memiliki kitab dan Nabi yang berbeda dari Islam dan mereka dari dulu menganggap diri sebagai Islam. Jelas sekali mereka itu MURTAD, KAFIR bukan hanya SESAT.

Ahmadiyah BUKAN Islam, BUKAN bagian dari Islam, BUKAN sekte dalam Islam. Jika ada manusia yang menganggap Ahmadiyah sekte dalam Islam, berarti keimanannya patut dipertanyakan. Dan jangan samakan Ahmadiyah dengan Khowarij, Murji’ah dan Syi’ah.

Lihat di kitab suci mereka:
“Yaa Ahmad, engkau adalah imam yang diberkahi, laknat Alloh atas siapapun yang mengingkarimu… jika dimana saja kau temui orang yang mengingkarimu, tangkap dia, seret dia, dan BUNUH dia sehebat – hebatnya!”(Tazk irah: 748) Masa yang ginian dilindungi???????

sy cuman berpesan: Janganlah karena ingin diterima semua gologan dengan harapan banyak dukungan, sampai-sampai mengesampingaka n sesuatu yang sangat penting dalam Islam.

ini klarifikasi resmi PKS:
http://eramuslimonline.blogspot.com/2010/10/klarifikasi-resmi-pks-soal-fitnah.html
Quote
 
0
pasti setiap golongan yang merasa disudutkan akan merasa emosi dan memberikan pembenaran, nah yang jadi pertanyaan adalah kenapa PKS malah melindungi ahmadiyah? menurut ane supaya ingin jelasnya ya kita coba tanyakan dahulu kpd yang memberikan stat tersebut kepada yang membuat artikel ini,...

nah ko sudah terbukti benar atau kelirunya wacana di atas, ya mohon terima dengan lapang dada & profesional...
;-)
Quote
 
0
kadang kita telena pada kata cinta damai itu sendiri, toleransi, tenggang rasa, bhinneka tunggal ika
sampai2 harus mengorbankan apa yang seharusnya dipertahankan,.

sejarah sudah membuktikan
Quote
 
0
akhir2 ini amat sangat banyak sekali yang sentimn sama PKS sehingga kadang2 cenderung agak memfitnah

cobalah liat kasus yg sdg kt comment ini.

bapak Anis bilang "Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte".
lha memang iyakan? "sebagai sekte" bukan sbg agama. itu kalimat yang menyiratkan Ahmadiyah harus tegas menyatakan dirinya sekte dan bukan bagian dari ISlam

kalo dibaca dgn tuntas, -dan dilihat dari track record PKS sebelumnya- sy menangkap PKS ingin menyampaikan bahwa Mereka amat sangat tidak setuju dgn Ahmadiyah dan berada ssatu pihak dengan golongan yg ingin Ahmadiyah dibubarkan, tapi tanpa mengalami pertumpahan darah!!!!
sekarang yg ingin Ahmadiyah dibubarkan kadang2 sgt tdk islami dgn membabi buta membunuhi orang2 ahmadiyah. itu juga salah (saya mengatakan begini bukan berarti sy membela ahmadiyah, sama sekali tidak!! baik qadiyani atau lahore menurut saya salah semua! siapapun yg membela ahmadiyah juga salah!) tetapi bahwa mereka, Ahmadiyah punya hak hidup ya jelas punyalah...
so, karena itu seperti yg dulu Pak Hidayat pernah bilang; PKS tu mendesak solusi simpel; Ahmadiyah harus menyatakan keluar dari Islam. itu saja. dgn tdk mengaku2 bahwa mereka islam dan mengaku mereka adalah sekte di luar islam, itu sdh membuat mereka sah sama seperti agama di luar islam. yg dibiarkan beribadah menurut kepercayaannya masing2 dgn damai. selesailah masalah scr fiqh, aqidah, ibadah, fikriyah dan akhlaq.
simple kan?

ya jelas saya sangat setuju dgn sikap PKS lah kalo gitu... kenapa saudara penulis ingin mencenderungkan masalah ini ke arah fitnah? kalau mau perang, ayo perangi musuh Islam yg bener2 nyata; Zionis, Salibis harbi dst. yang sdh jelas2 salah! itu lbh jantan! daripada memakan bangkai saudara sendiri!

Wallahua'lam bis shawab
Quote
 
-1
Jangan kan Ahmadiyah,,'set an' pun wajib di lindungi jika tidak melanggar UUD 45' dan Pancasila sebagai dasar negara..,, ini bukan negara islam Cuuy..,,islam itu "rahmat bagi seluruh umat,,,",jadi kalo KH Ali Mustafa Ya'qub menyatakan tentang ke-Islaman seseorang, Justru beliaulah yang perlu di pertanyakan pengertian keislaman nya secara utuh dan Hakiki..
Quote
 
0
risiko mau masuk sistem ya ikut aturan sistem.
kalau tidak bisa2 mentri yang sudah mentereng di eksekutif terdepak..pak...pak

nasib agama di negeri demokrasi..

hm, bakal tambah banyak aja yang pindah jalur nih.. :-)


Kode keamanan
Segarkan