larger smaller reset

Ikhwanul Muslimin

(The Muslim Brotherhood)

Oleh: David Livingstone

Nazi

Sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh Albert Pike mengenai rencana untuk mengkondisikan terjadinya Perang Dunia II, pernyataan Albert Pike diringkaskan oleh William Guy Carr sbb: " Perang Dunia II harus ditimbulkan dengan menggunakan perbedaan antara Fasis dan Politik Zionis. Naziisme harus diperangi sehingga hancur dan kekuatan Politik Zionisme diperbesar sehingga kedaulatan negara Israel dapat didirikan di Palestina."1) Oleh karena itu, ketentuan-ketentuan keras yang dipaksakan oleh para agen Illuminati dalam Perjanjian Versailles adalah untuk menghancurkan Jerman dari segi finansial dengan tujuan untuk menggelar panggung Perang Dunia II.

montagu_norman
Montagu Norman

Adalah Montagu Norman yang menjabat sebagai Ketua Bank of England, yang dari tahun 1933 sampai 1939 melakukan beberapa kali pertemuan dengan Hjalmar Schacht, Menteri Ekonomi Reich serta dengan para anggota Rhodes Round Table, untuk membicarakan rencana anggaran keseluruhan yang diperlukan oleh rezim Nazi dengan penyandang dana dari Inggris, termasuk memandu strategi pendukung-pendukung utama Hitler, yaitu Rockefeller, Warburgs, dan Harriman.

Sementara Hitler dengan sinis mencela perusahaan (Bank of England) sebagai sebuah "organisasi Yahudi internasional," Schacht tetap Schacht tetap memberikan kontrak besar untuk memproduksi perlengkapan militer dan bahan kimia untuk meningkatkan kemampuan militer Jerman kepada IG Farben, perusahaan kimia raksasa, yang kemudian memproduksi gas Zyklon B yang digunakan dalam kamp-kamp pemusnahan Nazi. IG Farben dan Rockefeller's Standard Oil dari New Jersey secara efektif merupakan sebuah perusahaan yang telah berhasil mengatur dalam penggabungan  perjanjian ratusan kartel. Usaha ini dipimpin oleh seorang mitra Rockefeller bernama Frankist Warburgs.2), sampai dengan tahun 1937. Setelah Perang Dunia II dimulai, Standard Oil berjanji untuk menjaga perjanjian merger dengan IG Farben, bahkan jika Amerika Serikat memasuki perang.

Selain itu, partai Nazi benar-benar merupakan sebuah organisasi okultisme. Nazi adalah hasil dari penggabungan dari O.T.O. yang didirikan Crowley dan Thule Gesselschaft Jerman. Kepala arsitek dari kelompok Thule adalah Baron Rudolf von Sebottendorff, yang pernah melakukan kontak dengan Darvish Orders, dan mengetahui banyak tentang tasawuf.

Doktrin ordo Thule ditemukan di dalam The Coming Race oleh Bulwer-Lytton, dan teori tentang bangsa Atlantis yang merupakan asal-usul bangsa Arya yang kemudian dikembangkan oleh Blavatsky. Pada tahun 1919, para anggota Perkumpulan Thule membentuk partai politik bernama "Partai Pekerja Jerman - Germany Workers Party". Partai tersebut kemudian berganti nama menjadi "Partai Buruh Nasional Sosialis Jerman - National Socialist German Workers' Party", lebih dikenal sebagai Nazi, oleh Adolf Hitler pada tahun 1920, yang menjadi Kanselir Jerman pada tahun 1933 dan diktator pada tahun 1934. Juga seorang penyihir hitam (black magician) anggota Perkumpulan Thule, Heinrich Himmler, pemimpin SS, yang lencananya adalah simbol Runic. Ia memiliki gagasan untuk mewakili kebijaksaan yang hilang dari bangsa Arya yang dianggap sebagai nenek moyang mereka.

Hasil pengetahuan okultisme dari kedua faksi  yang berkembang secara bersama merupakan pengaruh Afghani, Nazi dan Salafi, akan  bekerja sama dalam rangka menghidupkan kembali kontrol pikiran kuno taktik Ismailiyah, untuk membentuk gerombolan agen provokator yang lebih dikenal disebut sebagai teroris. Nama organisasinya adalah Ikhwanul Muslimin. Namun pada akhirnya, mereka mengikuti contoh yang ditetapkan oleh Afghani dan Abduh, pemimpinan teras atas Ikhwanul Muslimin yang mengaku Islam hanya untuk menipu. Sebenarnya, keyakinan mereka yang sebenarnya adalah pemujaan Gnostik dari Ismailiyah, di mana mereka berbagi sejarah yang sama dengan saudara-saudara okult mereka di Barat. Jadi, seperti yang dijelaskan Robert Dreyfuss dalam Hostage to Khomeini, karena melihat konspirasi dalam mempromosikan Ikhwanul Muslimin, ia mengungkapkan :

Ikhwanul Muslimin adalah ciptaan London, ditempa sebagai pembawa-standar kuno, anti-agama (kafir) ajaran sesat yang telah melanda Islam sejak pembentukan masyarakat Islam (ummah) oleh Nabi Muhammad pada abad ketujuh. Mewakili fundamentalisme Islam yang terorganisir, organisasi yang disebut Ikhwanul Muslimin (Ikhwan al-Muslimum dalam bahasa Arab) secara resmi didirikan di Mesir, pada tahun 1929, oleh agen Inggris Hasan al-Banna, seorang Sufi mistik. Dewasa ini, Ikhwanul Muslimin merupakan payung dari sejumlah fundamentalis Sufi, Sunni, dan persaudaraan radikal Syi'ah serta perkumpulan-perkumpulan lainnya tumbuh dengan subur.3)

banna
Hasan al Banna

Pendiri Ikhwanul Muslimin adalah seorang Freemason, bernama Hassan al Banna, lahir pada tahun 1906. Ia mengembangkan pengaruh dari tiga orang reformis Salafi yaitu Afghani, Abduh, dan Ridha. Ayah Banna seorang murid Abduh, sementara Banna sendiri sangat dipengaruhi oleh Rasyid Ridha. Pada usia dua puluh satu tahun, Banna diperkenalkan kepada kepemimpinan Al-Manar, yang didirikan oleh Ridha. Pada awal tahun 1920-an, Banna sering menemui dan berdiskusi dengan Ridha. Melalui Ridha, Banna mengembangkan perlawanannya terhadap pengaruh Barat di Mesir, yang mendukung "Islam murni", yang berarti mendukung versi merusak Wahhabisme.

Ketika Hitler berkuasa pada tahun 1930-an, ia dan intelijen Nazi mengadakan kontak dengan Al Banna untuk melihat apakah mungkin bagi mereka untuk bekerjasama 4) Banna juga pengagum Hitler yang taat.  Surat Banna kepada Hitler menyatakan bahwa dia dan anggota Ikhwan lainnya yang direkrut oleh Intelijen Militer Nazi sangat mendukungnya, dan bekerja secara diam-diam untuk memberikan informasi tentang Inggris untuk melemahkan kontrol Inggris di Mesir. Banna sendiri mengatakan bahwa ia "sangat kagum kepada Brownshirts Nazi" dan mengorganisasi kekuatan sendiri sejalan dengan garis fasis.5) Ikhwan pimpinan Banna juga bekerja sama secara terang-terangan dengan gerakan fasis "Young Egypt" " yang didirikan pada bulan Oktober 1933, oleh pengacara Ahmed Hussein, dan mengambil model langsung kepada partai Hitler, lengkap dengan paramiliter Berseragam Hijau, meniru Nazi Brown Shirts, pemberian hormat Nazi dan menerjemahkan secara harfiah slogan Nazi. Di antara para anggota Young Egypt adalah mantan dua orang presiden Mesir yaitu Gamal Nasser dan Anwar Sadat.

Muslim Nazi

husseini
Hajj Amin al Husseini

Orang penting sebagai penghubung dan penengah dalam Islam-fasis untuk Nazi dan Banna adalah Haji Amin al Husseini, yang kemudian menjadi Grand Mufti Yerusalem dan pada tahun 1946 dan selanjutnya  menjadi penasihat Yasser Arafat. Haji Amin al Husseini dinyatakan bersalah in absentia setelah melarikan diri ke Syria atas  keterlibatannya dalam serangan tahun 1920 terhadap orang Yahudi di Tembok Barat. Namun, meskipun terbukti keterlibatannya, ia diampuni oleh Komisaris Tinggi Inggris setempat, Herbert Samuel, dan mengangkatnya sebagai Grand Mufti Yerusalem pada tahun 1921.

Dimulai semenjak 1933 al Husseini secara teratur melakukan pertemuan dengan perwakilan Nazi setempat dan terang-terangan menyatakan kekagumannya terhadap ide-ide Hitler. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, ia bertindak sebagai penghubung Ikhwanul Muslimin kepada Nazi. Antara 1936-1939, Adolf Eichmann, mengawasi dana dari SS kepada al Husseini dan rekan-rekannya yang digunakan untuk membantu usaha mereka dalam mendorong suatu pemberontakan di wilayah tersebut.6) Namun demikian, pada akhir 1930-an, al Husseini secara terbuka meminta bantuan langsung kepada Jerman untuk membantu pasukan Arab, dan ia harus melarikan diri ke Suriah. Pada April 1941, al Husseini membantu pemberontakan pro-Nazi di Irak terhadap tekanan Inggris yang dilakukan oleh Partai Nasionalis Sosial Suriah - Syrian Social Nationalist Party, atau partai Nazi Suriah - the Syrian Nazi Party. Mereka yang terlibat termasuk paman Saddam, Khairallah Tulfah, dan Partai Nasionalis Sosial Suriah, yang kemudian membentuk Partai Baath di Suriah dan Iraq.7)

Dengan begitu, para mufti mencoba melarikan diri sekali lagi, kemudian sampai ke Berlin untuk disambut sebagai pahlawan.  Ia (al-Husseini) menetap di Jerman sebagai tamu kehormatan dan sebagai aset berharga intelijen selama berlangsungnya perang, mereka bertemu dengan Hitler dalam beberapa kesempatan, dan secara pribadi merekrut anggota terkemuka divisi muslim-Bosnia “Hanjar” dari Waffen SS. Salah satu anggotanya adalah Alija Izetbegović, yang kemudian memimpin gerakan kemerdekaan  Bosnia.8)

husseini_hitler
al Husseini and Hitler
Pada musim panas 1942, ketika Jenderal Jerman, Erwin Rommel yang memimpin Afrikakorps  yang  siap untuk bergerak masuk ke Kairo, Anwar Sadat, Gamal Nasser dan kroni-kroninya melakukan hubungan dengan pasukan tempur Jerman,  dan dengan bantuan dari Ikhwanul Muslimin yang tengah mempersiapkan pemberontakan anti Inggris di ibukota Mesir.9).  Sebuah perjanjian dengan Jerman telah disusun oleh Sadat, yang mencakup ketentuan-ketentuan pengakuan Jerman untuk kemerdekaan Mesir yang memihak Poros (Axis) serta menjamin bahwa "tidak ada tentara Inggris yang akan meninggalkan Kairo dalam keadaan hidup." Ketika serangan Rommel gagal pada musim gugur 1942, Sadat dan beberapa rekan-rekan komplotannya  ditangkap oleh Inggris, dan dipenjarakan selama berlangsungnya perang.

Setelah kekalahan Nazi Jerman, al Husseini melarikan diri ke Mesir. Kedatangannya pada tahun 1946 adalah merupakan awal dari sebuah arus veteran dari Reich Ketiga. Kairo menjadi tempat yang aman bagi beberapa ribu buronan Nazi, termasuk mantan Kapten SS Alois Brunner, deputi kepala Adolf Eichmann. Brunner dinyatakan bersalah in absentia atas kejahatan perang, kemudian ia tinggal di Damaskus, di mana ia menjabat sebagai penasihat keamanan bagi pemerintah Suriah.

Beberapa orang Jerman mengakui kelemahan politik boneka Inggris, Raja Farouk, mereka segera mulai bersekongkol dengan Nasser dan "Perwira Bebas - Free Officers," yang pada gilirannya, bekerja sama dengan Ikhwanul Muslimin untuk menggulingkan raja. Ketika Banna dibunuh oleh pejabat Mesir pada tahun 1949, gerakan itu mengalami destabilisasi, tetapi tidak lama. Pada tanggal 23 Juli 1952, terjadi kudeta yang dilakukan oleh Perwira Bebas dengan bantuan Ikhwanul Muslimin. Newsweek heran bahwa, "Aspek yang paling menarik [dari] pemberontakan ... adalah peran yang dimainkan dalam kudeta oleh kelompok besar penasihat Jerman yang menjalankan tugas bersama dengan tentara Mesir ... perwira muda yang melakukan perencanaan yang sebenarnya melakukan  konsultasi dengan para penasihat Jerman dalam melaksanakan  'taktiknya' ... dimana hal tersebut diperhitungkan untuk kelancaran operasi. "10)

Jaringan Odessa (The Odessa Network)

CIA, dipimpin oleh Allen Dulles, anggota Freemason tingkat 33 dan Knight Templar, membantu orang Mesir berkoordinasi dengan Nazi. Allen Dulles juga merupakan anggota pendiri CFR, mempunyai hubungan saudara dari perkawinan dengan keluarga Rockefeller, Ketua Dewan Rockefeller Foundation, dan Ketua Dewan Carnegie Endowment for International Peace. Sebelum bekerja untuk CIA,  Dulles  adalah direktur J. Henry Schroeder Bank di London, modal utama yang digunakan oleh Montagu Norman dalam mendukung Nazi Jerman. Saudara Allen,  John Foster Dulles mendapatkan penghargaan karena telah melakukan tindakan yang keras  pada Perjanjian Versailles dalam melawan Jerman. Namun juga , kedua orang bersaudara  ini secara diam-diam menemui Hitler untuk menegaskan bahwa para bankir Illuminati akan mengembalikan kekuasaan Hitler. Sebagai mitra dalam perusahaan Sullivan dan Cromwell, Allen dan John Foster juga mewakili perusahaan gabungan  IG Farben, Rockefeller-Harriman-Warburg.11)

allendulles
Allen Dulles
Allen Dulles melaksanakan tugas pada US Office of Strategic Services (OSS), sebuah lembaga ciptaan Round Table yang akhirnya menjadi CIA akhirnya membentuk CIA, dan Allen Dulles menjabat sebagai  direkturnya. Pada tahun 1938, presiden Amerika Serikat, Franklin Delano Roosevelt melakukan perjanjian rahasia dengan Perdana menteri Inggris Winston Churchill, yang akibatnya terjadi penyerahan kedaulatan Amerika Serikat kepada Inggris, dengan menyetujui Operasi Khusus Eksekutif - the Special Operations Executive (SOE) yang mengendalikan kebijakan Amerika Serikat. Untuk melaksanakan kesepakatan ini, Roosevelt mengutus Jenderal "Wild Bill" Donovan ke London sebelum menyiapkan OSS di bawah naungan SOE-MI6. Seluruh program OSS serta CIA sejak saat itu berpedoman kepada arahan yang diberikan oleh the Tavistock Institute, dalam melaksanakan pekerjaannya.12)

Miles Copeland, seorang mantan agen CIA yang khusus beroperasi di Timur Tengah, mengungkapkan dalam otobiografinya The Game Player, bahwa pada tahun 1951 dan 1952 CIA tertarik kepada Nasser melalui proyek rahasia dikenal sebagai "The Search for a Muslim Billy Graham." Menurut Copeland, yang menggerakkan proyek tersebut pada tahun 1953, CIA membutuhkan seorang pemimpin kharismatik untuk mengalihkan tumbuhnya permusuhan anti-Amerika yang dominan pada waktu itu. Copeland menggambarkan pertemuan rahasia pertamanya dengan tiga orang perwira tentara termasuk Mayor Abdel Moneim Ra'ouf, perwira lingkaran dalam Gamal Abdul Nasser.

gehlenPada bulan Maret 1952, Kermit "Kim" Roosevelt, cucu Presiden Roosevelt, yang mengepalai Operasi CIA di Timur Dekat, telah memulai serangkaian pertemuan dengan Nasser yang mengarah ke kudeta empat bulan kemudian. Ketika Nasser ingin merombak dinas rahasia Mesir, ia berpaling kepada CIA. Namun pemerintah Amerika Serikat "merasa sangat tidak layak untuk membantu [Nasser] secara langsung," tutur Copeland dalam memoarnya, sehingga diam-diam CIA membantu, dengan lebih dari seratus orang spion Nazi dan para ahli militer untuk melatih kesatuan polisi dan tentara Mesir pada pertengahan tahun 1950-an.13)

Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, Allen Dulles melirik Reinhard Gehlen, perwira intelijen militer paling senior di garis depan wilayah timur, yang menyerahkan diri ke Amerika Serikat. Sebagai ganti atas kontak intelijen yang luas di Uni Soviet, Dulles dan OSS, mempersatukan kembali Gehlen dengan rekan-rekan Nazinya untuk mendirikan "the Gehlen Organization", yang kemudian berfungsi dalam OSS dan juga kemudian CIA.14)

skorzeny
Gehlen memilih dengan teliti 350 mantan tentara Jerman dan perwira SS yang dibebaskan dari kamp pengasingan. Jumlah tersebut akhirnya berkembang menjadi 4.000 agen yang menyamar, disebut V-men. Kaki-tangan yang paling terkenal termasuk kapten Gestapo Klaus Barbie, yang juga dikenal sebagai "Penjagal dari Lyon", Alois Brunner, Adolf Eichmann tangan kanan Hitler yang mendalangi Final Solution – Penyelesaian Akhir, dan Emil Augsburg, yang menjalankan Wannsee Institute, di mana Final Solution dirumuskan, dan yang bertugas di sebuah unit khusus dalam pemusnahan orang Yahudi. Yang lainnya  adalah mantan kepala Gestapo Heinrich Muller, atasan langsung Adolf Eichmann yang tanda tangannya tertera di atas surat  perintah yang ditulis pada 1943 untuk mendeportasikan 45.000 orang Yahudi ke Auschwitz untuk dibunuh.

Pada awal 1950-an, Reinhard Gehlen bertugas mengembangkan layanan intelijen Jerman baru. Untuk membangun mata-mata dan pasukan keamanan Mesir, Gehlen menyewa pria  terbaik yang ia kenal untuk pekerjaan tersebut. Pria tersebut adalah mantan kolonel SS, Otto Skorzeny yang digambarkan oleh OSS sebagai "orang paling berbahaya di Eropa". Saat menjelang berakhirnya perang, Skorzeny mengorganisir jaringan Odessa yang terkenal karena kejahatannya, yang tujuannya adalah untuk membentuk dan memfasilitasi jalan keluar rahasia, atau jalan tikus - ratlines, dari Jerman ke Amerika Selatan dan Timur Tengah disediakan untuk memburu penjahat perang Nazi. Dengan keterikatan kepada Argentina, Mesir, Jerman, Italia, Swiss, dan Vatikan, mereka beroperasi di Buenos Aires dan membantu Adolf Eichmann, Josef  Mengele, Erich Priebke, Aribert Heim dan banyak penjahat perang lainnya, mencari perlindungan di Amerika Latin dan Timur Tengah.

licio_gelli
Licio Gelli
Menurut pemburu Nazi, Serge Klarsfeld dari Paris, adalah kontak perbankan Francois Genoud  yang mengatur gerak jaringan Odessa, mentransfer jutaan Mark (mata uang Jerman sebelum diganti Euro tahun 2002) dari Jerman ke Bank-bank di Swiss.15) Menurut laporan pers Eropa, Genoud tengah mengelola harta tersembunyi Reich Ketiga di Swiss, yang sebagian besarnya dicuri dari Yahudi.16) Genoud kemudian menggunakan dana tersebut untuk biaya pembelaan hukum Adolf Eichmann, Klaus Barbie, dan Carlos si Serigala (Jackal).

Genoud pergi ke Palestina atas nama Nazi, ketika Adolf Eichmann menyediakan bantuan finansial dari SS kepada al-Husseini, yang dengannya ia jalin kekuatan persahabatan seumur hidup. Genoud juga mungkin terlibat dalam membantu al-Husseini's melarikan diri dari Eropa, karena pada menjelang berakhirnya perang ia menjabat wakil Palang Merah Swiss.17)

Melalui metode jalan tikus yang sama, Dulles juga merancang sebuah operasi di Italia, yang dikenal dengan nama " Stay-Behind ", untuk membangun jaringan rahasia komunis anti teroris di seluruh Eropa, yang akan berperang di garis belakang pada saat terjadi invasi Soviet. Rencana itu kemudian dikodifikasikan di bawah payung Komite Koordinasi Rahasia Markas Tertinggi Sekutu Eropa - the Clandestine Co-ordinating Committee of the Supreme Headquarters Allied Powers Europe (SHAPE) sayap militer NATO. para perencana dari  Amerika Serikat  khawatir atas pengaruh yang semakin besar dan kepopuleran partai komunis Italia, kemudian mereka mengorganisir  jaringan “Stay-Behind" ke dalam apa yang disebut dengan Operasi "Gladio" pada tahun 1956. Nama yang berasal dari jenis pedang pendek yang digunakan oleh bangsa Romawi. Selain CIA, Gladio juga dioperasikan oleh loji rahasia Masonik "Propaganda Due", dikenal sebagai P2, dipimpin oleh Licio Gelli, yang dikenal sebagai "Puppet-master". Selama perang, Gelli menjadi anggota organisasi organisasi yang terkenal akan kejahatannya, "Black shirt"  yang dipimpin oleh Mussolini, dan kemudian bertindak sebagai perwira penghubung ke divisi SS Hermann Goering.18)

george_h_walker
George Herbert Walker
George Herbert Walker, kakek George H.W. Bush, juga terlibat dalam operasi penyelundupan Nazi. Walker adalah presiden Union Banking Corporation, sebuah perusahaan yang melakukan perdagangan dengan Jerman, dan membantu pengusaha Jerman untuk mengkonsolidasikan kekuasaan politik Hitler. Union Banking Corporation menjadi mesin pencucian uang Nazi. Walker membantu mengambil alih pengoperasian North American operations of Hamburg- Amerika Line, sebuah jalur pelayaran dan kedok untuk IG Farben, unit mata-mata Nazi di Amerika Serikat. Hamburg-Amerika menyelundupkan agen-agen Jerman dan membawa uang untuk menyuap politisi Amerika agar mendukung Hitler.  Sebuah penyelidikan kongres tahun 1934 memperlihatkan bahwa Hamburg-Amerika membantu upaya-upaya propaganda Nazi yang dilakukan di wilayah Amerika Serikat.19)

prescott_bush
Prescott Bush
Ayah George H.W Bush, Prescott, adalah anggota dewan Union Banking, dan partner senior dalam afiliasi Uni Perbankan, perusahaan investasi Brown Brothers, Harriman. Keduanya, ER. Harriman dan Prescott Bush adalah anggota perkumpulan Skull and Bones di Universitas Yale, yang mendominasi cabang Amerika dari perkumpulan rahasia internasional Brotherhood of Death, termasuk di dalamnya adalah Thule Society Jerman, kemudian Nazi. Keluarga Bush adalah keturunan dari beberapa keluarga terkemuka Inggris, seperti Pierce dan Groverners, yang jejak keturunan mereka dapat ditelusuri sampai kepada Raja Fisher, Alain IV Duke of Brittany; 20)

Pemerintah Amerika Serikat kemudian menyelidiki baik Bert Walker maupun Prescott Bush, di bawah UU Perdagangan dengan Musuh - the Trading with the Enemy Act, menyita semua saham Union Bank, termasuk saham yang dimiliki oleh Prescott Bush, karena " bagian terbesar dari kekayaan kekaisaran Prescott Bush telah dioperasikan atas nama Nazi Jerman dan telah sangat membantu usaha perang Jerman."21)

mengelePerusahaan kimia Jerman I.G. Farben juga membiayai langsung eksperimen Joseph Mengele's di Auschwitz.22) Pada 1940-41, IG Farben membangun pabrik raksasa di Auschwitz,  Polandia, untuk memanfaatkan paten Standard Oil-IG Farben atas  kamp konsentrasi kerja paksa untuk membuat bensin dari batu bara. SS, yang dananya dibiayai oleh Standard Oil, menjaga narapidana Yahudi dan narapidana lainnya serta memilih membunuh mereka yang tidak layak untuk dijadikan sebagai budak buruh IG Farben.23)

Mengele, salah seorang di antara ratusan Nazi berpangkat tinggi yang sengaja dibiarkan lolos oleh intelijen dan militer Amerika Serikat dari Jerman, selama dan menjelang berakhirnya Perang Dunia II, kegiatan ini dikenal sebagai Operasi Paperclilp. Yang menarik adalah bahwa mereka terdiri dari ilmuwan yang mengkhususkan diri pada bidang aerodinamika dan peroketan, seperti mereka yang terlibat dalam proyek V1 dan V-2, senjata kimia, teknologi reaksi kimia dan obat-obatan. Namun, Christopher Simpson menunjukkan bagaimana mantan Nazi disewa oleh CIA "karena keahlian mereka dalam propaganda dan perang psikologis," dan tujuan-tujuan lainnya.24)

operation-paperclip
Scientists of Operation Paperclip
Menurut penulis Mind Control The Ultimate Terror, melalui Mengele-lah MK-Ultra dan program Monarch dikembangkan. Proyek ini dimulai pada tahun 1950-an, dan dikoordinasikan oleh unit perang psikologis Inggris yang disebut dengan Tavistock Institute dengan Scottish Rite Freemasons, CIA, dan lembaga intelijen Inggris, Amerika, Kanada, serta PBB .25) The Tavistock Institute, dibentuk di Oxford University, London, oleh RIIA pada tahun 1922, menjadi Psychiatric Division dari Angkatan Darat Inggris selama Perang Dunia II.26)

Rencananya adalah untuk menggunakan metode indoktrinasi kuno Assassins Ismailiyah, untuk terus menciptakan pengendalian pikiran agen-provokator, yang lebih dikenal sebagai "teroris". Pada tahun 1952, Dulles mendirikan Banque Commerciale Arabe in Lausanne, Swiss, mewakili sebuah perjanjian antara CIA dengan Ikhwanul Muslimin, terdiri dari anggota keluarga kerajaan Saudi.27) Bank didirikan bersama-sama dengan seorang agen lama intelijen Inggris bernama Benoist Mechin, anak didik Philby.28) Jack Dean Henderson, penulis Geopolitik: The Global Economy of Big Oil, Weapons and Drugs, meringkas sifat hubungan ini sbb:

manchurian_candidateBagian dari tawar-menawar Faustian ini mungkin telah melibatkan pimpinan Keluarga Saudi yang memberikan informasi kepada intelijen Amerika Serikat tentang cara bagaimana menciptakan para pembunuh yang dikendalikan pikirannya. Ikhwanul Muslimin mengklaim yang  pertamakali telah menyempurnakan teknik ini selama Perang Salib pada abad ke-11 ketika melansir perkumpulan rahasia dengan kebrutalan yang sama, dikenal dengan the Assassin, yang menggunakan pengendalian-pikiran "seorang pria bersenjata" untuk melakukan pembunuhan politik terhadap nasionalis Muslim Saracen. The Assassins bekerja sama dengan Ksatria Templar, si penyerbu Kristen, dalam serangannya kepada Arab yang progresif, namun namun mereka diusir.29)

Merupakan alasan yang nyata untuk MK-Ultra melalui direktur CIA, Dulles pada tahun 1953, melakukan kebijaksanaan pemagaran untuk melawan kemampuan kendali-pikiran komunis. Perhatian ini sebagian besar didasarkan pada kenyataan bahwa tentara Amerika Serikat yang ditangkap selama Perang Korea dipaksa menandatangani pengakuan palsu melakukan kejahatan, dan karena efek cuci otak beberapa  dari mereka membelot ke Korea Utara. Namun, The Manchurian Candidate, sebuah buku yang diterbitkan tahun 1959, kemudian dibuat filmnya pada tahun 1962, menjelaskan tujuan yang dimaksud sebenarnya. Film menonjolkan sebuah plot komunis dengan menggunakan tentara Amerika yang telah dicuci otak di Manchuria untuk membunuh calon terkemuka presiden Amerika Serikat. CIA akan memperkerjakan para ahli mantan Nazi pada program kendali-pikiran untuk membunuh dalam operasi-operasi di dalam negeri, tapi pada akhirnya anggota kelompok Islam fundamentalis yang kemudian melakukan tindakan tersebut dengan terorisme.

Tindakan Keras Nasser

nasser_krushchevSkorzeny yang telah diberi tugas membantu Nasser, Mesir menjadi tempat yang aman bagi para penjahat perang Nazi.30) Pada akhirnya, kudeta yang dilakukan  Perwira Bebas (the Free Officers) merupakan hasil kerja dari banyak badan-badan intelijen asing, terutama Inggris, Perancis dan Amerika yang berkolusi dengan Ikhwanul Muslimin. Namun,timbul ketegangan  antara Perwira Bebas dengan Ikhwanul Muslimin. Nasser muncul pada tahun 1954, mengangkat dirinya sebagai perdana menteri, dan ketika pemerintahannya bergerak ke arah konfrontasi dengan Inggris, Ikhwanul Muslimin diperintahkan untuk berperang melawan Inggris. Untuk menjalankannya, ikhwan, menerima bantuan dari intelijen Israel, dan dengan dengan alasan-alasan ini antara lain, Ikhwan  dituduh oleh Al Ahram, dan media Mesir lainnya telah menjadi alat imperialis "dan Zionis", 31)

Jadi, ketika Nasser mengancam akan menasionalisasi Terusan Suez yang penting sebagai jalur untuk mengangkut minyak ke Eropa dan ke tempat lain, keluarga Rothschilds menugaskan pembunuh dari Ikhwanul Muslimin untuk menghadapi Nasser. Keluarga Rothschilds mempertahankan kepentingan di terusan semenjak Baron Lionel de Rothschild membiayai seorang temannya, Benjamin Disrael yang melakukan pembelian saham terusan Suez untuk pemerintah Inggris pada tahun 1875.

Setelah kejadian penembakan yang dilakukan oleh anggota Ikhwanul Muslimin kepada pemimpin Mesir, Gamal Abdul Nasser pada tahun 1954, kelompok ini ditekan oleh pemerintah, dengan ribuan anggotanya dipenjarakan. Enam pemimpinnya diadili dan dihukum mati karena pengkhianatan, dan banyak lainnya dipenjarakan. Interogasi mengungkapkan bahwa Ikhwanul Muslimin berfungsi hampir sebagai unit Intelijen Jerman. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Copeland:

Suara pemukulan kepada pengurus Ikhwanul Muslimin yang ditangkap mengungkapkan bahwa organisasi itu telah benar-benar disusupi, di bagian atas, oleh Inggris, Amerika, Perancis dan badan intelijen Uni Soviet, siapa pun di antara mereka bisa secara aktif menggunakannya atau meledakkannya, yang mana yang paling cocok  dengan tujuannya. Pelajaran penting: fanatisme tidak menjamin berlawanan dengan kecurangan; memang, keduanya sangat sejajar.32)

suez_canal
The Suez Canal
CIA juga merasa khawatir atas kecenderungan Nasser  untuk mendukung Uni Sovyet. Inggris dan Amerika Serikat sejak awal menyetujui untuk membantu membiayai tahap pertama pembangunan Proyek Nasser, yaitu Bendungan Aswan.  Namun pada tahun 1956, menteri luar negeri Amerika Serikat, John Foster Dulles membatalkan tawaran Amerika Serikat dan hari berikutnya diikuti oleh Inggris. Lima hari kemudian, Nasser mengumumkan nasionalisasi Terusan Suez, menjanjikan bahwa bea tol yang dipungut Mesir dalam waktu lima tahun akan mencukupi biaya yang diperlukan untuk membangun Bendungan Aswan.

Dalam menanggapi nasionalisasi Terusan Suez yang dilakukan oleh Nasser, Inggris dan Perancis dengan bantuan Israel menyerang Sinai dan sebagian besar wilayah Port Said, pasukan militer Mesir dipaksa mundur. Namun, karena tekanan dari Amerika Serikat dan Uni Sovyet, Inggris dan Perancis harus mundur. Meskipun Israel mampu menghentikan serangan Mesir, namun Nasser dihormati karena telah meraih kemenangan bagi dunia Arab.

Anggota Ikhwanul Muslimin yang melarikan diri kemudian diterbangkan ke sekutu CIA, Arab Saudi. Ketika John Loftus, seorang pejabat Departemen Kehakiman pada tahun delapan puluhan, diizinkan untuk membaca dengan teliti dokumen rahasia pemerintah, ia menemukan bahwa Dinas Intelijen Inggris meyakinkan dinas intelijen Amerika bahwa Nazi Arab, Ikhwanul Muslimin akan sangat diperlukan sebagai "pejuang kemerdekaan" dalam persiapan untuk perang besar berikutnya yang diantisipasi sebagai perang terhadap Uni Soviet. Kim Philby, agen Soviet yang menyusup ke Dinas Intelijen Inggris dan anak dari "Abdullah" Philby, membantu Amerika Serikat dalam mendapatkan Nazi Arab ini, kemudian dikeluarkan dari Mesir dan kemudian dikirim ke  Arab Saudi. Di sana, menurut Loftus, "mereka diberi pekerjaan sebagai instruktur pendidikan agama."33)

ramadan
Said Ramadan

Dengan demikian, mulai pada tahun 196O-an, Salafi menjadi lebih formal bersekutu dengan kaum Wahhabi, yang menjadi pelindung utama dari Ikhwanul Muslimin, yang mendirikan cabang di sebagian besar negara-negara Arab. Dengan persetujuan diam-diam CIA, Saudi menyediakan dana untuk anggota Ikhwanul Muslimin yang bergabung dengan pemberontakan anti-Nasser di Yaman pada tahun 1962. "Seperti aksi rahasia lainnya yang benar-benar efektif, yang satu ini benar-benar berhasil," tulis Robert Baer, veteran  CIA yang sudah bekerja selama sembilan belas tahun, dalam buku berjudul Sleeping with the Devil. "Tidak ada pendanaan CIA, tidak ada nota pemberitahuan kepada Kongres. Tidak satu sen pun keluar dari Departemen Keuangan untuk dana itu. Dengan kata lain, tidak ada catatan. "Menggambarkan Ikhwanul Muslimin sebagai "sekutu diam - silent ally" yang menyediakan "cara murah tanpa korban Amerika" untuk melakukan "pekerjaan kotor kita di Yaman, Afghanistan, dan banyak tempat-tempat lain," Baer menjelaskan,"Apa yang harus dilakukan Gedung Putih adalah hanya memberikan isyarat atau perintah rahasia kepada negara-negara yang melindungi Ikhwanul Muslimin 34)

maududi
Sayyid Abu Ala Maududi
Pada tahun 1962, dengan dorongan CIA, Saudi mendirikan sebuah organisasi bernama Liga Muslim Dunia - the Muslim World League.35) Pada awalnya disponsori oleh beberapa donor, termasuk Aramco, kemudian menjadi kolaborator CIA, Liga didirikan sebagai sebuah kehadiran kekuatan internasional, dengan perwakilan di 120 negara.36)

Dipimpin oleh kepala Mufti Arab Saudi, Muhammad bin Ibrahim Al al-Sheikh, seorang keturunan langsung Muhammad bin Abdul Wahhab, dan kepresidenan Liga  tetap berada di tangan Mufti Saudi sampai dengan hari ini.

Termasuk di antara para anggotanya adalah delapan orang wakil penting Salafi Ikhwanul Muslimin: Said Ramadan, anak-menantu Hasan Al Banna, Maulana Abul Ala Maududi, pemimpin cabang Ikhwanul Muslimin, Jamati Islami Pakistan, dan Maulana Abul Hasan Nadv dari India. "Selain itu", seperti Abul El Fadl menjelaskan:

... pendukung Wahhabisme menolak diberi label atau dikategorikan sebagai pengikut tokoh tertentu termasuk 'Abd al-Wahhab sendiri. Para pendukungnya bersikeras bahwa mereka hanya mematuhi perintah-perintah al-salaf al-shalih (yang mendapat petunjuk para pendahulunya, yaitu Nabi dan para sahabatnya), dan dengan berbuat demikian, Wahhabi mampu mengambil untuk dirinya simbolisme dan kategori Salafisme. 37)

Namun demikian, sebagaimana El Fadl menyebutkan, "bahkan dengan pembentukan negara Saudi, Wahhabisme tetap menjadi akidah yang pengaruhnya terbatas sampai pertengahan tahun 1970-an ketika kenaikan tajam harga minyak, bersamaan dengan da'wah agresif Saudi, memberikan kontribusi yang dramatis terhadap penyebaran luas Wahhabisme di dunia.38) Kesempatan ini tersajikan dengan sendirinya pada tahun 1967, ketika pasukan Israel dikalahkan koalisi negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, dalam Perang Enam Hari. Israel kemudian menguasai Yerusalem. di Tepi Barat Sungai Yordan, Jalur Gaza , Semenanjung Sinai, dan Dataran Tinggi Golan. Karena itu, para pemimpin Arab mengadakan Pertemuan Puncak Arab, yang memutuskan untuk menggunakan kekayaan minyak mereka untuk membantu menghadapi Israel.

Referensi:

[1] Pawns in the Game, p. XV.
[2] ibid.
[3] ibid, p. 100
[4] Loftus, John. "Al Qaeda Terrorists Nazi Connection".
[5] Erikson, Marc. “Islamism, fascism and terrorism” (Part 3). Asia Times, Dec 4, 2002.
[6] Brown, Christopher. Global Nazism and the Muslim Brotherhood: Indicators of Connections.
[7] ibid.
[8] Emory, Dave. Lecture: "Islamism, Fascism and the GOP".
[9] Erikson, Marc. “Islamism, fascism and terrorism” (Part 3).
[10] ibid.
[11] Chaitkin, Anton. “British Psychiatry: From Eugenics to Assassination”, EIR Magazine, October 7, 1994.
[12] Coleman, Dr. John. "Tavistock: The Best Kept Secret in America".
[13] quoted from Lee, Martin A. “The Swastika & the Crescent” Intelligence Report. Spring 2002, Issue 105.
[14] Erikson, Marc. “Islamism, fascism and terrorism” (Part 3). Asia Times.
[15 Preston, David Lee. “Hitler’s Swiss Connection”, Philadelphia Inquirer. Jan. 5, 1997
[16] Lee, Martin A. “The Swastika & the CrescentIntelligence Report. Spring 2002, Issue 105.
[17] Brown, Christopher. Global Nazism and the Muslim Brotherhood.
[18] David Guyatt, “Operation Gladio”.
[19] Binion, Carla." Nazis and Bush family history: Government investigated Bush family's financing of Hitler". Chaitkin, Anton. British Psychiatry: From Eugenics to Assassination. EIR Magazine, October 7, 1994.
[20] Robert Brian Stewart, “Harriet Eleanor Fay”; see also Brian Downing Quig, “Bush Family, American Royals!”.
[21] Binion, Carla." Nazis and Bush family history: Government investigated Bush family's financing of Hitler".
[22] "Never Again: 50 Years after the War Crimes Trials against IG FARBEN", Coalition Against Bayer Dangers.
[23] Chaitkin, Anton. “British Psychiatry: From Eugenics to Assassination”, EIR Magazine. October 7, 1994.
[24] Blowback, quoted from Binion, Carla. Nazis and Bush family history: Government investigated Bush family's financing of Hitler. December 21, 2000. Henderson, Dean. “The Shah of Iran and David Rockefeller”. Indymedia, 07 Feb 2004 19:01 GMT.
[25] Anton Chaitkin. “British Psychiatry: From Eugenics to Assassination”, EIR Magazine. October 7, 1994.
[26] "The Aquarian Conspiracy"; EIR, Dope Inc, Part IV.
[27] Dean Henderson. “The Shah of Iran and David Rockefeller”.
[28] Jeffrey Steinberg, "The unknown Hitler: Nazi roots in the occult".
[29] Henderson. “The Shah of Iran and David Rockefeller”.
[30] ibid.
[31] Dreyfuss, Hostage to Khomeini, p. 248.
[32] The Game of Nations, p. 184.
[33] Loftus, John, “The Muslim Brotherhood, Nazis and Al-Qaeda”. Jewish Community News, October 4, 2004.
[34] Lee, Martin A. “Not a prayer: then as now, American schemes to change Islam have been dangerous folly”. Harper’s Magazine, June 2004.
[35] ibid.
[36] Lee, Martin A. “The C.I.A. & The Muslim Brotherhood: How the CIA set the stage for the September 11 attacks”. Razor Magazine, September, 2004.
[37] The Place of Tolerance in Islam, p. 9-10.
[38] ibid. p. 9.

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Sumber: http://www.terrorism-illuminati.com/muslim-brotherhood

Share/Save/Bookmark
Dibaca :6433 kali  

Komentar-Komentar  

 
Bara kuda
0 #30 fitnahBara kuda 2014-05-01 21:11
INILAH YG DISEBUT SITUS ABU2...KELIHATA N MEMBELA ISLAM...UJUNG2N YA MANGADU DOMBA ANTAR UMAT ISLAM
Quote
 
 
hamba allah
0 #29 mohon perhatianhamba allah 2014-03-26 09:42
saya nggak tau ini situs buatan freemason atau asli atau enggak. Yang pasti, seorang muslim sejati tentu akan berpegang teguh pada Al-qu'ran yang kebenarannya tidak diragukan lagi. Jadi untuk apa saling bertengkar kalau kita punya sumber informasi yang kebenarannya merupakan harga mati? Wallahu alam. Semoga kita semua dapat terhindar dari fitnah dajjal yang dahsyat amin ya robbal alamin.
Quote
 
 
oakley sunglasses discount
0 #28 oakley sunglasses discount 2012-10-24 08:38
Go for someone who makes you smile because it takes only a smile to make a dark day seem bright.,http:// www.oakleysungl assesforsale.ca
Quote
 
 
birkenstock sandals outlet sale
0 #27 birkenstock sandals outlet sale 2012-09-13 10:58
well this blog is great i love reading your articles.,http: //www.birkensto ckoutlet.eu
Quote
 
 
2012 jordan homme
0 #26 http://www.jordanhomme.com2012 jordan homme 2012-05-08 05:24
I find life an exciting business,The point is succinctness of expression.,htt p://www.jordanh omme.com
Quote
 
 
Belstaff leather
0 #25 http://www.belstaffleather.co.ukBelstaff leather 2012-03-31 09:51
I also follow through Google Reader!,http:// www.belstafflea ther.co.uk
Quote
 
 
Pandora Charms
0 #24 http://www.pandora-charms.me.ukPandora Charms 2012-03-29 05:57
Go for someone who makes you smile because it takes only a smile to make a dark day seem bright.,http:// www.pandora-cha rms.me.uk
Quote
 
 
cool
0 #23 memang artikel tdk bermutucool 2011-12-13 23:14
Anda bertanggung-jaw ab dunia-akhirat bro atas penyebaran artikel fitnah ini!

Persatukan ummat, jangan pecah belah!
Quote
 
 
ijudin
0 #22 ijudin 2011-06-28 13:00
ini berita bner gak sih..kok ngejelek2kin pks sam im..jd aneh..jangan2 malah yg buat iluminati sendiri buat ngaduin ummat..minta kjelasan..
Quote
 
 
Admin
0 #21 Sangat bermanfaatAdmin 2010-10-07 15:03
to: no name,

Jazakallah, informasinya sangat bermanfaat
Quote
 
 
no name
0 #20 no name 2010-10-07 12:51
semoga bermanfaat
http://artikelaktif.blogspot.com/2010/07/angka-33-ternyata-benar-angka-penuh.html:-)
Quote
 
 
Admin
0 #19 Hati-hatiAdmin 2010-10-05 04:35
to: Maisun,

Kalau tidak keliru bila ditinjau dari sisi atau sudut pandang Islam, freemason itu kafir, apakah Anda setuju atau tidak?.

Bacalah disclaimer terlebih dahulu sebelum menuduh orang lain apapun tuduhannya,

Renungkanlah hadits di bawah ini:

أيما امرئٍ قال لأخيه كافر فقد باء بها أحدهما إن كان كما قال وإلا رجعت عليه

“Siapa saja berkata kepada saudaranya, “Wahai kafir!” maka salah satu dari keduanya menjadi kafir. Jika yang dipanggil benar-benar kafir, jika tidak maka kembali kepada yang mengatakannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma)

Semoga besok atau lusa Anda bisa lebih dewasa dalam menilai, insyaAllah kami doa'akan
Quote
 
 
Maisun
0 #18 ....Maisun 2010-10-05 03:50
:P Hati-hati...sit us ini bikinan freemason!
Quote
 
 
admin
0 #17 to: Pengamatadmin 2010-05-11 12:16
1. Contoh mudah Disinfo Agent: Dan Brown. Seolah Vatican vs Illuminati-Free mason dan tidak membahas the Jesuit. Berbeda dengan Leo Zagami (Whistleblower, mantan Insider, Masonic Bloodline) yang gencar "diagenkan", karena membahas "The Real Enemy". Meskipun tampang masih Mafia, teori Leo lebih layak dicermati daripada pernyataan seorang Sekjen PBB. Leo punya ciri khas Mukmin yang masih terikat baju Mason supaya tetap aman.

Tidak sama antara Dan Brown dengan akhirzaman,info . Di sini kami berusaha mengungkap segala macam jenis konspirasi, baik dari kalangan yang memusuhi Islam maupun dari kalangan yang mengaku tidak memusuhi, termasuk kepada yang pro Islam, penilaiannyapun kami serahkan secara adil kepada pembaca. Apakah dengan tidak membahas atau menjadikan Jesuit sebagai common enemy maka harus dikategorikan sebagai disinfo agent?, Anda terlalu naif menggeneralisas ikan orang lain ke alam pikiran Anda yang justru tidak jelas juntrungannya.

Siapa percaya kepada Leo Zagami?, Islamannya pun hanya satu dua hari saja, dia sudah bukan muslim lagi, ternyata Anda mengambil referensi sembarangan, menyesatkan orang, apakah Anda tidak tahu Leo Zagami sudah murtad dari Islam, menjadi Kristen?, kalau begitu siapa yang disinfo agent, Anda atau kami?. Menurut kami yang namanya whistle blower secara garis besar ada dua jenis. Pertama mereka whistle blower yang sebenarnya dan yang kedua yang berpura-pura sebagai whistle blower.

2. Untuk bisa diterima semua kalangan, deklarasi bukan prioritas pertama (contoh: The Arrivals). Tidak vulgar mengaku Islam, atau mencampur 10 ayat dengan 1 konspirasi. Tapi terlihat sendiri oleh pemirsa. (Seorang MUKMIN atau bukan dilihat dari ego tulisan, bukan pengumumannya).

Mimpi kosong di siang bolong kalau untuk bisa diterima semua kalangan, dalam realitas kehidupan umat manusia dari sejak Nabi Adam as sampai Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam hingga akhir zaman sekarang ini tidak pernah ada persamaan ide, kalau kemiripan mungkin saja ada, manusia selalu mengelompokkan dirinya dengan perbedaannya masing-masing, dalam bentuk ide dan keyakinan agamanya, dalam istilah Islam ada yang kafir dan ada yang beriman.
Quote
 
 
admin
0 #16 to: Pengamatadmin 2010-05-11 12:14
3. Apabila terlalu vulgar akan menimbulkan pertanyaan dari luar: "Jika sudah mantab dengan Agama-mu mengapa masih mencari kebenaran?". Disinilah fungsi utama "Belajar Dunia Konspirasi", yaitu sebagai alat untuk membangunkan, bukan bertujuan untuk 100% Dakwah. Maka "Belajar Dunia Konspirasi" harus ada jarak dengan "Belajar Dunia Islam".

Islam tidak mengajarkan vulgar apalagi terlalu, Islam mengajarkan keadilan walau terhadap musuh. The Arrivals tidak melaksanakan sesuai fungsinya alias tidak adil referensinya menggunakan sejarah yang diputar balikkan pelaku makar pengikut setan yang justru menyesatkan awam, mencampur adukkan antara yang haq dan batil, ujung-ujungnya bisa mengadu domba antara sesama penganut agama samawi, mereka toh masih ada walau jumlahnya sangat sedikit yang dikenal dengan ahli kitab.

Belajar Dunia Konspirasi justru untuk dakwah 100% dalam rangka melaksanakan ajaran Islam untuk meletakkan secara proporsional mana yang haq dan mana yang batil. Konspirasi yang dalam bahasa al-Quran adalah makar merupakan bagian dari pelaksanaan ajaran Islam itu sendiri secara kaffah, kalau tidak melakukannya artinya tidak sempurna islamnya.
Quote
 
 
admin
0 #15 to: Pengamatadmin 2010-05-11 12:13
4. Menjadi Truth Seeker perlu sedikit "lepas baju", atau memakai "kaca-mata". Agar tidak mengundang "Gelombang Balik" yang dapat mengotori baju sendiri.

Contoh "Gelombang Balik": "Islam was created by Vatican". Ini terjadi karena para Truth-Seeker-No n-Muslim ada yang merasa terganggu oleh dakwah yang agresif. Maka, biarlah para "Truth Seeker" berproses, jangan diganggu apalagi dikontra. Islam cukup "memperindah diri" diruangan sebelahnya.

Mengapa harus khawatir dengan gelombang balik, bukankah hal tersebut merupakan hal yang wajar saja dalam kehidupan kita, ketika ada yang tidak menyukai dia akan melakukan counter. Penulis artikel itu namanya Alberto Rivera, judul lengkapnya How the Vatican Created Islam, artikel ini jelas-jelas misleading, referensi mengenai Islam itu tak terbatas, bahkan Taurat dan Injil pun menyebutkan sebelum kedatangan nabi Islam, kalau hanya menyandarkan kepada seorang Kardinal Augustine Bea dari Vatican, mana kredibilitas tulisan tersebut, sumbernya Vatican, penulisnya ya juga dari Vatican, walau seorang mantan. Bukankah Ahmadiyyah, kalau menurut istilah Anda merupakan gelombang balik dari dakwah Islam yang sebenarnya?

Apa maksud Anda Islam cukup “memperindah diri” di ruangan sebelahnya apa?. Anda harus tahu Islam itu agama universal, tidak seperti Yahudi dan Nashrani yang hanya diperuntukkan untuk Bani Israel saja. Sebaliknya kalau hanya menghias diri, apa jadinya dunia ini.

“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. “ (QS al-Anfal 8:73)

Anda mestinya mengetahui bahwa Illuminati merencanakan untuk menguasai dunia ini pada tahun 2000, mereka mengupayakannya setengah mati, namun gagal, dan sekarang mereka melakukan usahanya yang terakhir, batas waktunya 2012. Tahukah Anda mengapa tahun 2000 mereka gagal, karena Allah Ta’ala membela orang-orang yang masih bertauhid yang melakukan pembelaannya dengan caranya masing-masing, demikian juga nanti pada waktu tahun 2012, hanya saja pada kali ini penentuan bagi mereka karena merupakan kesempatan terakhir, apakah mereka akan berhasil atau tidak, Allahu’alam.
Quote
 
 
maey moon
0 #14 maey moon 2010-05-01 00:55
bapak saya membangun rumah yang indah dengan arsitektur yang sederhana. pagarnya dari kayu, gentingnya berwarna coklat tanah, ada kolam kecil di depannya. beberapa bonsai juga ada. ditambah beberapa kelinci yang dipelihara berlari2 di pekarangan belakang rumah. rumah bapak dibangun bagai istana kecil, membuat selalu betah tinggal di sana. Rumah bapak itu berada di antara rumah-rumah tetangga di kanan dan di kirinya. sayang rumah bapak yang indah itu tidak terlihat dari tepi jalan besar karena rumput ilalang tetangga yang tidak terkendali. beberapa bahkan sudah mau masuk ke pekarangan rumah bapak. terkadang ular2 yang bersarang di kebun rumah tetangga yang tidak terawat hampir memakan kelinci2 kecil milik bapak. Ranting2 tua pohon tetangga yang menjulur ke atas rumah hampir menjatuhi genting2 bapak yang rapih.
bapak merawat rumahnya dengan baik, tapi bapak tidak memberikan contoh dan mengingatkan tetangga2 sebelahnya untuk juga merawat rumah sepertinya.. mana bisa bener2 dibilang rumah indah? dan bagaimana bisa membentuk lingkungan yang indah?
Quote
 
 
Pengamat
0 #13 Pengamat 2010-04-27 19:38
Contoh mudah Disinfo Agent: Dan Brown. Seolah Vatican vs Illuminati-Free mason dan tidak membahas the Jesuit. Berbeda dengan Leo Zagami (Whistleblower, mantan Insider, Masonic Bloodline) yang gencar "diagenkan", karena membahas "The Real Enemy". Meskipun tampang masih Mafia, teori Leo lebih layak dicermati daripada pernyataan seorang Sekjen PBB. Leo punya ciri khas Mukmin yang masih terikat baju Mason supaya tetap aman.




Untuk bisa diterima semua kalangan, deklarasi bukan prioritas pertama (contoh: The Arrivals). Tidak vulgar mengaku Islam, atau mencampur 10 ayat dengan 1 konspirasi. Tapi terlihat sendiri oleh pemirsa. (Seorang MUKMIN atau bukan dilihat dari ego tulisan, bukan pengumumannya).

Apabila terlalu vulgar akan menimbulkan pertanyaan dari luar: "Jika sudah mantab dengan Agama-mu mengapa masih mencari kebenaran?". Disinilah fungsi utama "Belajar Dunia Konspirasi", yaitu sebagai alat untuk membangunkan, bukan bertujuan untuk 100% Dakwah. Maka "Belajar Dunia Konspirasi" harus ada jarak dengan "Belajar Dunia Islam".

Menjadi Truth Seeker perlu sedikit "lepas baju", atau memakai "kaca-mata". Agar tidak mengundang "Gelombang Balik" yang dapat mengotori baju sendiri.

Contoh "Gelombang Balik": "Islam was created by Vatican". Ini terjadi karena para Truth-Seeker-No n-Muslim ada yang merasa terganggu oleh dakwah yang agresif. Maka, biarlah para "Truth Seeker" berproses, jangan diganggu apalagi dikontra. Islam cukup "memperindah diri" diruangan sebelahnya.
Quote
 
 
Pengamat
0 #12 Pengamat 2010-04-24 11:11
* Maksud Disinfo Agent: Agen Disinfo dalam dunia Truth Seeker (Konspirasi).
* Maksud "Solusi Damai" dari Vatican: Kemunculan figur kharismatik sebagai Synthesis HASIL konflik A vs B. Bisa seorang Pope, Black-Pope, King of Bloodline yang disetujui hirarki Vatican/Freemason.
* Sistem Dajjal SUDAH mendunia, BELUM melegitimasi kekuasaannya DARI Holy-Land Jerusalem. NWO juga mencakup misi Holy-See pindah ke Holy-Land. Karena lokasi di Italy tidak memiliki makna historis.



NOTE: User Pengamat hanyalah mesin pencari material-materi al informasi. Bertugas menambah informasi, disampaikan dalam bentuk komentar sederhana selayaknya opini, untuk mendukung artikel-artikel di AkhirZaman. Komentar Pengamat bersifat Wacana Membangun dan Non-Dialektik. Tidak memiliki ke-"aku"-an (subjek perseorangan), tidak berbantah-banta han, tidak meng-kontra (kami-kalian, anda-kamu), dan tidak melakukan penilaian baik-buruk terhadap suatu artikel.
Quote
 
 
admin
0 #11 admin 2010-04-24 01:07
Pengamat,
1.
Anda bebas menilai, namun perlu diketahui menurut kami bahwa di dunia dimana kita hidup dewasa ini terdapat tiga jenis manusia.

1.Mereka yang melakukan sesuatu berdasarkan informasi yang diterima tanpa mempertanyakan dan memikirkan kebenaran beritanya, jenis manusia seperti ini mayoritas;

2.Mereka yang mengendalikan informasi dengan tujuan untuk ‘mengambil alih kontrol atas dunia’ dengan dana yang tak terbatas, mereka menghalalkan berbagai cara untuk mempertahankan kekuasaan dan kontrolnya;

Kami yakin kelompok di atas ini yang disyinyalir dalam surat al-Baqarah 2:8-12 yakni kelompok manusia yang mengaku beragama namun sebenarnya mereka atheis atau pengikut setan, salah satu cirinya senantiasa berlebihan dalam segala hal (israf) seperti tindak terorisme, atau lazim dikenal dengan istilah koruptor, atau jahat, rusak baik dengan mengurangi atau menambah suatu urusan (al-Syu'ara 151-152)

3.Mereka yang menolak untuk memainkan permainan yang mereka suguhkan – kedua jenis manusia di atas, iri dan membenci manusia jenis ketiga ini.

Manusia jenis ketiga ini, dalam Islam mendasarkan atas keyakinannya kepada petunjuk Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagaimana dijelaskan dalam 49:6, bersikap tabayyun atau berhati-hati.
Quote
 
 
admin
0 #10 admin 2010-04-24 01:05
2.

Ketahuilah kami sebagai Muslim mempunyai kewajiban untuk mengadakan pembelaan terhadap keadilan Islam, apa pun penilaian Anda, kami melakukannya sambil memohon petunjuk kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar tidak masuk kepada talbis iblis yang sangat halus dan menyesatkan, karena yang namanya konspirasi atau makar begitu rumit, yang kami hadapi bukan sekedar manusia dengan berbagai macam tipu daya melalui informasi yang menyesatkan, juga makhluk lain dari golongan Jin yang justru mempunyai peran yang lebih signifikan. Bukankah mereka para pelaku makar memperoleh ilmu dan metodanya yang dipakai untuk menyesatkan manusia lainnya supaya mengikuti jalan mereka yang sesat itu dari Jin jahat?

Anda benar Islam sedang di adu dengan negara Israel dengan metoda dialektika Hegel yang solusinya NWO, namun kalau dibilang solusinya dari Vatican, kami tidak sependapat. Apalagi kalau dikatakan misi Dajjal memimpin dunia lewat Jerusalem telah tercapai dengan solusi tersebut, justru Misi Dajjal memimpin dunia sudah sejak lama tapi baru secara de jure, yang belum secara de facto, nah inilah yang menurut kami sedang diusahakan mereka dengan membabi buta, dan kami meyakini mereka tidak akan berhasil.
Quote
 
 
admin
0 #9 admin 2010-04-24 01:02
3.
Kemudian Anda tidak pernah menyinggung makhluk yang bergelar Ya’juj atau yang menurut Bibel Gog, perannya apa dalam menyesatkan manusia dengan seribu satu macam tipu dayanya?. Menurut kami manusia jenis inilah yang merupakan pelopor kejahatan di dunia ini, yang kemudian secara estafet diteruskan oleh para pengikutnya melalui berbagai perkumpulan rahasia.

Pandangan kami mengenai Jesuit sudah dijelaskan walaupun singkat dalam menjawab komentar Anda di bagian lain. Mengenai “Queen” menurut kami dia hanya melaksanakan formal power saja, pelaksana atau pemilik real power yang sebenarnya adalah mereka yang berada di belakang layar dengan dana tak terbatas yang kekuasaannya melampaui batas-batas nasional negara-negara di dunia, nah mereka ini wujudnya bisa Jesuit, Bankir Zionist seperti yang Anda katakan, yang pasti menurut kami mereka semua, termasuk Illuminati merupakan proxy dari Jin jahat yang namanya Iblis atau Lucifer dalam litelatur Barat, tujuan utamanya merusak agama Tauhid seperti salah satu contohnya yang sekarang sedang digalakkannya melalui Agama Dunia Baru melalui PBB.
Quote
 
 
bocahe
0 #8 disinfo agentbocahe 2010-04-24 00:58
membaca parameter tentang disinfo agent,
jumlahnya banyak dong di dunia ini. media massa, media kecil2 macam media kelompok tertentu, media interaktif macam web2 seperti ini.

seperti dunia hanya selebar daun kelor.
Metode disinfo agent banyak dan macem2 ya,
mungkin cuma satu menyamakan mereka
sama2 dibayar gedhe..

ya tidak??
Quote
 
 
admin
0 #7 admin 2010-04-22 01:51
May Moon,

Devide et Impera dilakukan terhadap bangsa Indonesia oleh VOC (the Netherlands East Indies Company didirikan 20 Maret 1602) yang notabene milik the Committee of 300 (Inggris) yang dijalankan Belanda. Catatan sejarah resmi yang diajarkan disekolah-sekol ah Indonesia menyebutkan Belanda menjajah Indonesia selama kl 350 tahun, ternyata kedustaan belaka, karena menurut Guru Besar Sejarah Universitas Padjajaran Bandung, Nina Herlina L, bahwa “Tidak benar kita dijajah Belanda selama 350 tahun. Yang benar adalah, Belanda memerlukan waktu 300 tahun untuk menguasai seluruh Nusantara”. Jadi dapat dibayangkan betapa heroiknya bangsa ini dulu dalam mempertahankan kedaulatan tanah leluhurnya sehingga Belanda perlu waktu yang lama untuk menjajah Indonesia.

Memang Anda tidak salah, perekayasa dibalik semua kejadian ini adalah Jin yang dalam hal ini para budak dan hamba Iblis atau Setan dari golongan Jin dan Manusia (lihat: QS 6:112). Setan yang dalam litelatur Barat disebut dengan Lucifer, atau the fallin’ Angel, kurang tepat bila digunakan dalam konteks Islam. Dalam Islam tidak seorang malaikatpun membangkang terhadap perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala. Nah Lucifer atau Setan inilah yang menjadi tuan besar para pelaku makar yang terhimpun dalam berbagai jenis perkumpulan rahasia, berawal dari Qabil (Tubal Qain), Namrudz, Fir’aun dst hingga dewasa ini kepada Illuminati dan para kaki-tangannya.
Quote
 
 
admin
0 #6 admin 2010-04-22 01:49
‘Mengapa terorisme selalu terlihat dijalankan orang islam’, karena Islam sebagai agama tauhid satu-satunya merupakan penghalang terakhir bagi perwujudan cita-cita mereka, Tata Dunia Baru dengan sistem sekuler yang notabene idenya berasal dari Lucifer. Tidak percaya?, coba perhatikan apa yang dikatakan Francis Fukuyama dengan mengacu kepada Hegel, “kita berada di "Akhir Sejarah - End of History". Yaitu, kita telah mencapai puncak dari kemajuan intelektual manusia. Kita tidak bisa maju lebih jauh, dan "demokrasi liberal" gaya Barat merupakan produk akhir. Namun, salah satu benteng Abad Pertengahan mencegah langkah terakhir kita untuk maju ke depan: yaitu Islam "militan". Jelas kan?. Sedangkan Samuel Huntington dengan lugasnya mengatakan, Barat menuju konfrontasi yang tidak terhindarkan dengan Islam, atau Clash of Civilations – Benturan Peradaban. Jadi peran Devide et Impera dewasa ini jelas dikondisikan sedemikian rupa supaya terjadi perang antara Islam melawan Islam, padahal ‘teroris islam’ juga mereka yang merekayasanya jauh-jauh hari sebelum terjadinya serangan WTC tanggal 11 September 2001, hanya saja yang direkrut tidak menyadari bahwa mereka akan dijadikan alat untuk kepentingan konspirator yang berskala luas dan berjangka panjang untuk menikam Islam dari dalam. Tahukah Anda dimana mereka di rekrut? Afghanistan dan Amerika Serikat. Untuk memuluskan jalan rencana mereka memerangi Islam, tidak kepalang tanggung diajaknya negara-negara di seluruh dunia untuk mendukungnya melalui PBB yang tidak lain merupakan alat mereka dengan mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1526 tahun 2004.
Quote
 
 
admin
0 #5 admin 2010-04-22 01:48
Memang war on terrorism bisa dilakukan oleh orang Islam sendiri dengan bantuan musuh Islam, baik dari jenis Jin maupun manusia yang sudah dicuci otaknya melalui makar mereka, hal tersebut merupakan sunatullah a.l. bisa dilihat pada QS 7:17, 2:9, 12:5, nah supaya kita tidak menjadi korban adu domba mereka, apa yang harus kita lakukan?. Jalannya hanya satu, tidak ada pilihan lain, kecuali kembali kepada Allah dan Rasul-Nya secara konsisten agar supaya Allah menolong kita. Sebagai peringatan untuk kita bersama ada baiknya kami kutipkan sebuah ayat al-Qur’an berikut ini:

“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (QS al-Anfal 8:73)

Untuk bahan renungan bersama, berikut sebuah hadits yang menggambarkan kondisi kita dewasa ini.

"Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang kelaparan mengerumuni hidangan mereka." Maka salah seorang sahabat bertanya, "Apakah karena jumlah kami yang sedikit pada hari itu?" Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, menjawab,"Bahka n, pada waktu itu jumlah kamu banyak sekali, tetapi kamu seumpama buih di lautan, dan Allah akan mencabut 'rasa gentar' terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit al-wahnu." Seorang sahabat bertanya, 'Apakah itu al-wahnu itu, ya Rasulullah?' Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, menjawab, "Cinta dunia dan takut mati." (HR Abu Dawud dan Ahmad)
Quote
 
 
Pengamat
0 #4 Pengamat 2010-04-16 06:38
Indikator Disinfo Agent:

1. Mengupas Illuminati/Free mason tapi tidak pernah menyebut pendirinya, yaitu "Jesuit" (Katolik).

2. Menyadur material "Jesuit" dari sumber lain, lalu menguburnya dengan material konyol (non-relevan).


Jika menemukan website sejenis AkhirZaman, kata pertama yang wajib kita cari adalah "Jesuit" dan "Queen" untuk melihat face-validity bahwa website tsb. netral atau disinfo. Karena Disinfo Agent hanya sibuk cerita Illuminati untuk membuat nyaman pembaca dan mengukurnya (rapport) tapi tidak pernah menyentuh akar hubungan Vatican Freemason Zionist. Padahal Illuminati adalah proxy nya Vatican, Freemason dikendalikan oleh Superior General (Jesuit), pelopor dan pemilik saham Israel-State adalah Vatican lewat tangan US dengan dana Sekuler (Bankir Zionist).

Islam sedang diadu dengan Israel-State, disebut metode Hegel (Islam vs Israel-State = NWO). Jika terjadi perang besar, datanglah "solusi damai" dari Vatican. Maka misi Dajjal memimpin dunia lewat Jerusalem telah tercapai.
Quote
 
 
maey moon
0 #3 maey moon 2010-04-16 03:34
mengangkat tokoh untuk politik devide et impera ternyata ga hanya di Indonesia, yang hanya secuil bagian dari rekayasa orang2 tak nampak (hampir seperti jinn..).
Menilik agenda war on terrorism (atau war on islam ?) imbasnya sudah membabi buta mengoyak negeri ini. Kenapa terorisme selalu terlihat dijalankan orang Islam. Yang heboh sendiri juga orang Islam. Kok bisa? Ndak nyadar kalau diserang? Sementara terror2 lain yang lebih dassiat kenapa dianggap biasa.
Kalau sedari dulu yang mengaku Islam fine2 saja mencabik2 kehidupan Islam yang sejak dahulu mengajarkan -adem ayem-, jangan2 semakin dekat kiamat, makin banyak serangan dari dalam. jangan2 war on terrorism dilakukan wong islam sendiri. Wadhuh..
Quote
 
 
admin
0 #2 admin 2010-04-14 22:28
Mungkin bahasa al-Qur'annya alert adalah Tabayyun (49:6). Menurut kami bahkan harus extra alert karena tidak sedikit yang mengaku sebagai whisleblower juga merupakan bagian dari rekayasa makar, (walau tidak semuanya) atau setidaknya mereka jadi useful idiot, kalau bukan moron yang mendukung agenda makar mereka, yang menurut rencana Albert Pike seorang Freemason Amerika (1830?) umat islam saat ini sedang diadu dengan kekuatan Zionis dengan para pendukungnya yang digerakkan oleh para agentur Illuminati dengan program Perang Melawan Terorisme (baca: perang melawan Islam) yang dipelopori Bush pasca serangan WTC 11 September 2001 untuk memicu Perang Dunia III. Banyak yang terkecoh baik muslim maupun non-muslim, seolah yang menjadi biang kerok adalah Yahudi, padahal Yahudi yang umumnya dipahami dengan pengertian sebagai agama dan bangsa merupakan hasil rekayasa makar pada abad ke-18, tidak ada bangsa 'Yahudi' yang ada bangsa Israel, Yahudi adalah agama samawi sama halnya dengan Nashrani dan Islam, hanya saja dengan kelicikan nan licin para pelaku makar, ketiga agama samawi tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan mereka, yang hasilnya Anda bisa saksikan sendiri dalam realitas kehidupan keseharian kita. Allahu'alam
Quote
 
 
maey moon
0 #1 maey moon 2010-04-14 08:55
IM masih dianggap berjasa oleh sebagian orang di Indonesia. Katanya membantu Ina merdeka. melihat isi artikel ini, memang sulit melihat IM, ada di sisi protagonis. baiknya memang belajar secara menyeluruh. Bukan di satu sisi buka2an konspirasi, tapi di sisi lain menutupi hanya karena alasan kepentingan atau tradisi.

Buat kita2 juga sebagai pembelajar pemula, mending tetap pasang alert dengan media yang terlihat kontradiktif seperti ini.Tetaplah memincingkan mata...8)
Quote
 

Tambah Komentar


Kode keamanan
Segarkan