larger smaller reset

im-logothe-scout-lodgepks-logo

IM, PKS dan Freemasonry (2)

Oleh: Abdul Khair
[untuk akhirzaman.info]

Sejak mencuatnya kasus majalah Sabili (ed.21 Th. XVII 13 Mei 2010/ 28 Jumadil Awal 1431 H), perhatian kita tercuri dengan artikel berjudul Menguak Hizbut Tahrir. Tepatnya di rubrik Alam Islami dimuat profil Hizbut Tahrir (HT) sebanyak 8 halaman di hal.50-57. HT adalah Partai yang didirikan di Palestina oleh Taqiyuddin An Nabhani sebagai cucu dari ulama terkemuka Syeikh Yusuf bin Ismail an Nabhani dipaparkan panjang lebar.

sabiliYang perlu kita ketahui bahwa Syeikh Yusuf bin Ismail an Nabhani sangatlah termasyhur namanya dikalangan ulama tradisional seperti Nahdhatul Ulama. Karya-karya beliau seperti kitab Jawahirul Bihar, Jami' Karomatul Awliya, Mukhtashar (ringkasan) Riyadhus Shalihin dan sebagainya sangat familiar di lingkungan NU.

Namun apa yang dimuat Sabili dalam membahas HT sangatlah tidak objektif. Sabili mengatakan bahwa HT mengeluarkan fatwa-fatwa dan menentukan hukum-hukum fiqih yang kontroversial bahkan "asing bagi tradisi fiqih dan rasa keislaman". Isi dari pembahasannya sama sekali bertolak belakang dengan realitas yang ada pada HT seperti tuduhan:

1. HT membolehkan berciuman dengan wanita asing baik dengan nafsu atau tidak
2. Cita-cita HT hanya merebut kekuasaan.
3. Membolehkan anggota HT dan wanita menjadi anggota Majelis Syuro.
4. Orang kafir boleh menjadi panglima di sebuah negara Islam.
5. Boleh memandang gambar-gambar porno.
6. HT meremehkan aspek pendidikan dan kerohanian dan lebih menekankan aspek ideologi dan politis.
7. Orang-orang moderat banyak yang mendukung dakwah HT antara lain Sayyid Qutub ketika berkunjung ke Al-Aqsha pada 1953 sebagai tahun awal berdirinya HT.
8. dan masih banyak lagi.

Adapun rujukan yang digunakan Sabili adalah buku yang berjudul Ensiklopedi Gerakan Keagamaan dan Pemikiran dari lembaga World Assembly Moslem Youth (WAMY). Di sebuah komunitas Facebook berjudul Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia pada catatan kakinya juga menggunakan buku tersebut sebagai rujukan utama.

Untuk lebih memperjelas tujuan penulisan artikel ini mari kita kupas satu persatu.

facebook-HT

tampilan situs komunitas Bubarkan HTI

facebook-HTI1
catatan kaki situs komunitas Bubarkan HTI pada no.1, 9 dan 10

Buku Gerakan Keagamaan dan Pemikiran terbitan WAMY atau buku WAMY awalnya beredar di Indonesia berbahasa arab. Namun oleh penerbit Al-Ishlah Press diterjemahkan dalam dua jilid. Entah ada motivasi apa dibalik penerbitan buku ini?! Buku tersebut berisi profil berbagai gerakan keagamaan dan sosial politik berbentuk ensiklopedi mini.

wamy

Didalamnya membahas berbagai paham dan pergerakan yang terkenal di era sekarang. Sayangnya ketika membahas tentang gerakan seperti HT, Jamaah Tabligh (JT) dan organisasi Islam lainnya sangat kental dengan informasi miring dan fitnah terlebih lagi terhadap HT. Sedangkan Ikhwanul Muslimin (IM) digambarkan sebagai gerakan paling mapan. Satu hal yang sangat berbanding terbalik jika mencermati fatwa-fatwa konyol Yusuf Qardhawi– akan dibahas nanti - sebagai pimpinan teras di IM saat sekarang.

gerakan-keagamaan-pemikiranPada edisi berikutnya hak terbit buku ini dipegang oleh PT. I'tisham Cahaya Umat, penerbit Islam Reformis di wilayah jalan Pemuda Rawamangun, tepatnya saat ini di seberang kampus A, Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Terbit dalam 1 jilid bahkan terakhir dibuat hardcover!

 

Jauh sebelum buku WAMY ini dikenal, ada dua buah buku yang menjadi sumber awal informasi miring seputar HT, JT dan lainnya. Buku tersebut yaitu Thariq ila Jamaatul Muslimin dan Ad-Dakwah Al-Islamiyah Faridhah Syar'iyyah wa Dlarurah Basyriyyah yang dalam bahasa indonesia diterjemahkan menjadi Menuju Jamaatul Muslimin dan Mencari Format Gerakan Dakwah Ideal. Buku pertama ditulis oleh Husein bin Muhammad bin Ali Jabir dan kedua ditulis oleh DR Shadiq Amin.

menuju-jamaatul-musliminAda sinyalemen bahwasanya DR.Shadiq Amin, penulis buku Mencari Format Gerakan Dakwah Ideal tak lain adalah Syeikh Abdullah Azzam seorang mujahid dan mursyid IM Yordania. Dalam penuturannya beliau menyusun buku tersebut dibawah tekanan penguasa saat itu. Oleh penguasa Yordania buku tersebut disebarluaskan bahkan ditetapkan sebagai mata perkuliahan Syariah di Universitas Yordania. Setelah kasus ini bergulir Syeikh Abdullah Azzam langsung membuat kitab risalah (buku) sebagai klarifikasi atas tulisan beliau. Namun oleh pemerintah Yordania buku tersebut dilarang terbit. Hingga sekarang belum ada copian naskah atas buku tersebut dan ironisnya di Indonesia buku Syeikh Azzam yang diilegalkan rezim Yordania justru menjadi bahan kajian bagi aktivis Tarbiyah/PKS.

mencari-format-gerakan-dakwah-idealYa Allah...berilah kelimpahan kasih sayang kepada Syeikh Abdullah Azzam...dan berilah kami kekuatan untuk mengurai benang fitnah ini agar silaturahim antar aktivis dakwah menjadi lancar kembali.

Perlu anda ketahui bahwa WAMY adalah lembaga bentukan kerajaan Saudi Arabia. Tak jauh berbeda dengan rezim Yordania, rezim Saudi sangat bengis sekali dalam menyiksa dan membunuh para aktivis dakwah yang kritis terhadap kebijakan Saudi lantaran bersekutu terhadap diktator Kapitalisme, Amerika Serikat (AS). Terlebih lagi kepada mereka yang menyuarakan penegakan Khilafah Islamiyah. Mengapa? Karena Saudi takut singgasananya akan ditundukkan dibawah sistem Syariat Islam dan hingga sekarang pun negara ini tak peduli terhadap nasib saudaranya di Palestina dalam invasi abadi rezim Zionisme apalagi di negara lainnya. Alih-alih menolong Palestina, Saudi justru bekerjasama secara ekonomi dengan AS dalam pembagian ladang minyak.

Banyak juga aktivis Tarbiyah/PKS di negeri ini merupakan jebolan lembaga-lembaga bentukan Saudi Arabia. Diantaranya adalah LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) dengan menyandang gelar Lc dibelakang namanya setelah menamatkan pendidikan disana.

Maka jangan heran ketika tragedi Palestina tengah bergolak di Gaza maupun Tepi Barat, ribuan massa PKS melakukan aksi kemanusiaan hanya di depan Kedubes AS. Tetapi Kedubes-kedubes yang mewakili Timur Tengah yang notabene 'tetangga' Palestina tak pernah dilakukan. Tanggapan sinis pun muncul seraya mengomentari aksi tersebut seperti di situs INILAH.com:

inilah.com

Lebih jelasnya bisa dilihat dibawah ini:

'Gaya Demo PKS Usang'

02/01/2009 - 16:08
Dewi Adhitya S Koesno

INILAH.COM, Jakarta - PKS mengerahkan sekitar 10 ribu massa ke bundaran HI untuk mengecam Israel, namun gaya demonstrasi tersebut dinilai sebagai aksi usang.

"Model dukungan PKS agak usang. Kalau dilihat, pola PKS seperti itu saja sejak dulu, tiga wilayah yang jadi sasaran, yaitu Kedubes AS, Istana Negara, dan PBB, yang didemo itu-itu saja," ujar Pengamat Politik Ray Rangkuti saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (2/1).

Ray mengatakan, masalah Palestina memang selalu menjadi peluang PKS untuk modal kampanye. "Sekarang yang terlihat PKS mau menggunakan isu palestina untuk kampanye, memang masalah Palestina sudah isu PKS. Tapi kebetulan muncul kasus palestina yang baru ini, memberi peluang PKS untuk blow up," tuturnya.

Kalau PKS murni ingin mendukung Palestina dan tidak ingin dikatakan usang ataupun cari muka, jelas Ray, seharusnya wilayah demo jangan hanya di Kedubes AS, tapi juga ke Kedubes Arab Saudi, karena wilayah Palestina merupakan wilayah muslim dan negara-negara Arab ikut bertanggung jawab dalam masalah Palestina.

"Problem Palestina sekarang makin banyak, sebenarnya Arab Saudi lebih bertanggungjawab. Tapi mereka (PKS) tidak berteriaknya ke Arab Saudi ataupun ke negara-negara Arab, sekali-kali harus mendorong demo ke Kedubes Arab Saudi, tapi problemnya itu tidak dikerjakan PKS," tegasnya.

"Istana juga jangan didemo, karena presiden kita sudah sangat dekat dengan isu ini. Masalahnya kan hanya negara arab yang tidak mau teriak seperti PKS, raja-raja unta harusnya juga memerhatikan," tambahnya.

Ketika ditanya demo yang dilakukan PKS tersebut apakah melanggar UU Pemilu, hal tersebut menurut Ray boleh dilakukan. "Menurut saya itu tidak melanggar UU Pemilu, itu sah-sah saja, boleh saja," pungkasnya. [tha/dil]

materi-tarbiyahDi lingkungan Tarbiyah, dalam lingkup Indonesia yang diwakili PKS, buku WAMY juga dijadikan rujukan utama. Hal ini dapat kita lihat pada daftar pustaka buku Materi Tarbiyah terbitan Media Insani yang menjadi bahan kajian liqo mereka.

Majalah Sabili pun menjadi bacaan khusus bagi kelompok PKS dan Tarbiyah. Informasi yang termuat dalam Sabili banyak mengangkat seputar IM yang -- katanya -- menjadi lokomotif perjuangan PKS maupun Tarbiyah di negeri ini. Dengan mengusung wacana Modernisasi Islam, IM dan kelompok Tarbiyah/PKS melakukan manuver pembaharuan Islam di segala bidang. Reformasi atau Gerakan Ishlahiyah yang bertujuan untuk mengIslamkan kehidupan Kapitalisme-Sekuler justru mengharuskan kelompok ini mengawinkan tata cara hidup Islam dengan hedonisme kaum Sekuler-Materialis.

ilusi-demokrasiDalam buku Ilusi Demokrasi karya Zaim Saidi (2007:24) mekanisme ini disebut sebagai tahapan Asimilasi dimana telah bercampurnya tata hidup Islam dengan Kapitalisme. Artinya sistem Kapitalisme yang dilegitimasi dengan dalil-dalil Quran dan Sunnah. Maka jangan heran jika jargon-jargon aneh banyak terdengar seperti Demokrasi Islami, Parlemen Islami, Perbankan Islami. Padahal Demokrasi, Parlemen, Perbankan sejatinya merupakan instrumen negara yang menganut Kapitalisme dan justru bertentangan sistem Islam yang menggunakan mekanisme Syura dalam pengambilan keputusan, Khilafah dalam pemerintahan dan Dinar/Dirham dalam menjalankan perekonomian.

Tokoh yang paling terkenal menjalankan Reformasi atau Asimilasi Islam dengan Kapitalisme yaitu Yusuf Qardhawi tokoh panutan di IM dan PKS/Tarbiyah. Maka jangan heran jika dia banyak mengeluarkan bermacam kitab Fiqih yang sebaliknya justru "terasa asing bagi tradisi Fiqih dan rasa keislaman" seperti yang dipaparkan Sabili dan WAMY.

Diantara kitab-kitab karangan beliau diantaranya adalah:

fiqih-jihad1. Fiqih Jihad berisi tentang pemaknaan Jihad sebagai perang defensif (mempertahankan diri). Artinya Jihad dilakukan ketika datang serangan dari musuh. Ini sangat bertentangan dengan Jihad yang sebenarnya adalah kebijakan luar negeri Negara Islam dalam penaklukan kepada negara yang belum menerima dakwah Islam. Justru lebih bersifat ofensif terhadap musuh. Apakah ini dalih agar Islam tidak dicap sebagai terroris oleh Kapitalis.

fiqih-negarafiqih-daulah2. Fiqih Daulah/Negara berisi tentang mekanisme mengelola negara dengan sistem demokrasi seraya mencari dalil-dalil pembenaran dalam beraktivitas di parlemen. Argumen yang dipakai yaitu kisah Nabi Yusuf as menjadi bendahara raja Firaun. Seharusnya Syariat Nabi terdahulu telah kadaluarsa dan disempurnakan oleh Syariat Nabi terakhir yaitu Syariat Islam. Imam Al Mawardi dalam Ahkamus Sulthaniyah justru menentang cara pandang ini karena Nabi Yusuf as menjabat pada bagian struktural (bendahara kerajaan) bukan fungsional yang membuat hukum-hukum kerajaan. Adapun parlemen demokrasi adalah membuat hukum-hukum baru yang menyamakan manusia dengan Tuhan! Di sisi lain Fiqih ini juga membahas keterlibatan kaum wanita dalam parlemen/majelis syura.

fiqih-minoritas3. Fiqih Minoritas membahas tentang kebolehan seorang muslim tidak menampakkan keislaman di negara kafir dan mengikuti budaya kafir. Contohnya kebolehan muslim menjadi tentara negara kafir demi pertahanan kemerdekaan. Apakah lebih baik menampakkan keIslaman daripada bersikap Taqiyah ala Rafidhah seperti ini?!

fiqih-prioritas4. Fiqih Prioritas membahas tentang keutamaan mengambil maslahat yang lebih besar diantara dua prioritas persoalan kehidupan. Menjadikan 'illat atau motivasi dibalik perintah sebagai sandaran melakukan perbuatan, baik dalam ibadah maupun muamalah. Seharusnya 'illat ada pada muamalah dan hukum! Juga menjadikan pola pikir "dimana ada maslahat disitu ada syariat", sebuah metode berfikir Kapitalis dalam mencari keuntungan. Justru yang benar adalah: Dimana ada Syariat disitulah maslahat.

5. Fiqih Al Waqi (Fakta/Realitas) berisi tentang pembahasan bagaimana seorang muslim menyikapi realitas di lingkungan tempat dia hidup dan menyesuaikan diri dengan aturan yang ada. Padahal seharusnya muslimlah yang harus mengubah keadaan di lingkungannya bukan 'diwarnai' oleh realitas.

6. Fiqih Praktis membahas tentang mencari kemudahan (rukhshah) beribadah dan muamalah dengan meninggalkan metode ulama Salaf dan Khalaf sebagai rujukan.

7. Fiqih Zakat membahas sisi-sisi persamaan zakat dengan pajak serta mekanismenya. Juga mendefinisikan tentang zakat profesi dikarenakan realitas masyarakat muslim mayoritas bekerja dengan upah bulanan. Sebuah inovasi yang sangat asing bagi tradisi fiqih dimana pajak sendiri nyata-nyata merupakan pranata kapitalisme.

8. Fiqih Kehidupan... apa lagi ini...?

Dalam menelurkan fatwa-fatwa, Qardhawi telah banyak mengundang kontroversi baik di dunia Islam maupun para pengamat Timur Tengah. Salah satunya pernyataannya tentang bolehnya seorang muslim meminum alkohol berkadar 0.5%:

Detik.com, jumat 11 Mei 2008, pernah menampilkan pernyataan Qardhawi seputar alkohol dihalaman situsnya. Bisa anda lihat dibawah ini.

detik-news

Lebih jelasnya bisa dibaca dibawah ini:

Fatwa Qardhawi Soal Alkohol Jadi Kontroversi

Jumat, 11/04/2008 07:00 WIB
Fitraya Ramadhanny - detikNews

Doha - Fatwa terbaru ulama terkemuka Syekh Yusuf al Qardhawi menimbulkan kontoversi di Qatar. Qardhawi membolehkan Muslim meminum minuman alkohol berkadar 0,5 persen.

"Fatwa yang terbaru menyebabkan kebingungan di masyarakat," tulis Editor harian Qatar Ash Sharq, Abdullatif al Mahmud seperti dilansir AFP, Jumat (11/4/2008).

Perdebatan dimulai saat Qardhawi mempublikasikan fatwanya di koran Qatar, Al Arab, pada Selasa 8 April 2008. Ulama Mesir ini mengatakan meminum minuman yang mengandung sejumlah kecil alkohol yang dinilai alami dari proses fermentasi, tidak melanggar hukum Islam.

"Keberadaan alkohol dalam proporsi 5 per seribu (0,5 persen) itu tidak dilarang karena itu adalah jumlah minimal, khususnya ketika itu dihasilkan dari fermentasi alami. Oleh karena itu tidak ada yang salah dengan meminum minuman itu," tulis Qardhawi.

Editor Ash Sharq, Mahmud, menilai, fatwa Qardhawi akan membuka pintu bagi mereka yang ingin meminum alkohol dengan alasan Al Quran dan Sunnah tidak menyebutkan proporsinya. Mahmud juga menilai adalah sulit mengukur kadar alkohol dari proses fermentasi.

Qardhawi kepada AFP mengatakan fatwanya menimbulkan kontroversi karena belum dipahami secara utuh. "Fatwa ini untuk merespons pertanyaan mengenai sebuah minuman berenergi yang beredar di pasaran Qatar," tegas Qardhawi.

Dukungan datang dari mantan Dekan Fakultas Syariah Universitas Qatar, Abdul Hamid al Ansari. Kepada AFP, dia membenarkan argumen Qardhawi. (fay/asy)

Terhadap fatwa Qardhawi diatas mengindikasikan bahwa beliau ingin mengawinkan konsep Islam dengan Barat dalam masalah khamr yaitu alkohol. Pola pikir yang diambil adalah agar kaum muslim boleh minum alkohol asal jangan berlebihan (pertengahan). Konsensus atau ijma ulama mayoritas sudah jelas bahwa segala zat yang memabukkan hukumnya haram. Tapi dengan dalih Asimilasi, Qardhawi 'berinovasi' agar Islam bisa diterima di tengah peradaban Kapitalisme Sekuler.

Ada juga fatwa beliau yang justru terasa asing bagi kebanyakan pemahaman Islam seperti kasus di bawah ini:

webazine

Lebih jelasnya bisa dibaca dibawah ini:

Fatwa Aneh Yusuf Qardhawi

Syaikh Dr. Yusuf al-Qardhawi yang juga ketua persatuan internasional ulama Muslim kembali mengeluarkan fatwa aneh dan kontroversial yang menegaskan bolehnya pencalonan seorang perempuan dan seorang Koptik (unsur non-Muslim) pada pemilihan presiden.

Setelah sebelumnya dirinya mencap Sayyid Quthb bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah sehingga menimbulkan gonjang ganjing dikalangan Ikhwanul Muslimin sekarang ia memfatwakan fatwa yang bertentangan dengan mayoritas pendapat ulama-ulama besar baik ulama salaf maupun khalaf yang juga membuat Ikhwanul Muslimin kembali gonjang ganjing atas pendapatnya itu. Dalam fatwanya itu, Qardhawi menyatakan jika seorang perempuan memiliki hak untuk menduduki pelbagai jabatan kenegaraan semisal anggota parlemen, menteri, bahkan menjadi presiden, dan juga jabatan pada dewan fatwa.

"Logika Islam dalam kasus ini berdiri di atas prinsip jika perempuan adalah entitas masyarakat yang juga paripurna, mereka memiliki hak sebagaimana lelaki," terang Qardhawi.

Dalam acara bertajuk "Fikih Kehidupan" (Fiqh al-Hayat) yang disiarkan oleh kanal televisi "Ana" pada jaringan televisi satelit Timur Tengah Nilesat, Qardhawi menegaskan pihaknya lebih condong kepada pendapat fikih yang menyatakan seorang perempuan boleh menduduki jabatan kehakiman (qadha).

"Tapi tenu saja ada syarat-syarat kapabilitas yang ketat yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh perempuan tersebut, tidak sembarangan," terang Qardhawi.

Ditambahkan oleh Qardhawi, benar bahwa mayoritas ulama fikih tidak membolehkan perempuan untuk menduduki jabatan khalifah besar atau khalifah 'ammah, atau imamah uzhma, yaitu jabatan tertinggi kekhalifahan umat Muslim.

"Tetapi, masalahnya, apakah jabatan presiden yang hanya memerintah dan menguasai sebuah negara termasuk pada pembahasan khilafah? Atau, apakah hal ini bisa diqiyaskan sebagai pemimpin iqlim (wilayah bagian) pada zaman dulu? Saya katakan, ya, tidak ada penghalang dalam agama bagi seorang perempuan yang mampu untuk menduduki jabatan presiden," jelas Qardhawi.

Tampaknya fatwa kontroversial Qardhawi ini bisa jadi bakal dipakai oleh partai-partai Islam khususnya Indonesia untuk melegitimasi syahwat kekuasaan mereka, belum ada fatwa seperti inipun mereka telah menganggap "tidak masalah" dengan presiden perempuan.(em/jurnalislam)

Yang dapat kita tarik dari pernyataan diatas sebagai sebuah indikasi telah meleburnya aturan Islam dalam mengangkat pemimpin dengan peradaban Barat yang membolehkan pemimpin negara dari kalangan pria maupun wanita. Jelaslah sudah apa yang dihasilkan dari pemikirannya adalah aturan Demokrasi bukan aturan Islam.

"Akhirnya, Asimilasi terus berjalan menuju pelabuhannya yaitu Dermaga Kapitalisme dengan kapalnya bernama Demokrasi berbendera Modernisme dengan nakhoda Ikhwanul Muslimin dan ABK-nya Tarbiyah/PKS."

Dikalangan Tarbiyah/PKS, dalam membahas aqidah sangat berpegang pada Aqidah Salafi seperti yang tertulis dalam WAMY. Banyak buku-buku yang menjadi rujukan Tarbiyah/PKS merupakan kitab-kitab yang berasal dari ulama-ulama Salafi Saudi Arabia diantaranya adalah kiatab-kitab karangan Syeikh Nashiruddin Al-Albani.

Ibarat membuat benteng yang kokoh dalam mempertahankan aqidah Islam namun alih-alih membangun benteng pertahanan aqidah dari gempuran zaman, mereka justru membuat jembatan bernama Modernisasi menuju Sekulerisme. Terbukti dengan berubahnya orientasi PKS menjadi Partai Terbuka.

Hingga sekarang pun PKS telah melakukan koalisi dengan partai-partai Sekuler. Berbagai agenda dijalankan dengan target meraih suara mayoritas. Mereka berasumsi "Jika di parlemen tidak ada wakil dari kaum Muslim maka jatah kursi akan diisi oleh Kaum Kafir dan Sekuler".

Terhadap wacana naif semacam ini kita bisa mengajukan pertanyaan balik: "Lalu siapa yang membuat dan menyetujui kebanyakan kebijakan-kebijakan publik yang menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU Privatisasi BUMN, UU Sumber Daya Air yang berujung pada privatisasi air dan lain-lain. Bukankah mereka semua adalah muslim?!" Semua ini dijalankan tak lain adalah mengejar Maslahat.

Di sisi lain para aktivisnya terlalu shaleh namun sangat polos dalam memahami realitas kerusakan yang terjadi di masyarakat. Ketika terlontar pertanyaan masyarakat seputar kenaikan harga BBM dan sulitnya meraih pendidikan bagi putra-putrinya mereka diam seribu bahasa. Dengan nada dingin mereka mengajak untuk bersabar dan bersabar. Bahkan tak jarang menyuruh yang bertanya agar bertemu kepada aktivis lain (HT) seraya mengatakannya sebagai mitra dakwah. Adapun kesigapan mereka dalam membantu korban bencana alam tak lebih dari sekadar 'tebar pesona' sambil menyebarkan paham Ishlahiyah-nya.

Maka jangan heran ketika 'Demo Usang PKS' seperti diatas, telah menyeret Tifatul Sembiring dan ketua Bawaslu dalam wawancara Apa Kabar Indonesia Malam yang dipandu oleh mbak Rahma Sarita pada perdebatan tentang Kampanye Terselubung PKS 2009. Ketua Bawaslu ketika itu menuding PKS telah berkampanye karena membawa bendera dengan nomor urut partai PKS (no.8) pada Aksi Palestina. Tetapi dengan nada naif defensif Tifatul.S mengatakan, "...ini semata-mata respon solidaritas kami atas derita bangsa Palestina yang ditindas oleh kekejaman Zionis Israel...!". Tak bisa menahan emosinya karena argumen-argumen Tifatul terlalu ngambang maka Ketua Bawaslu langsung menohoknya dengan pertanyaan, "Iyaa... Pak Tifatul... Bawaslu juga benci dengan Israel.... tapi kalo demo kenapa harus bawa-bawa bendera partai?!"

Setelah dialog berlangsung alot dan tak bisa dihentikan, Rahma Sarita selaku moderator pun langsung melerai serta bertanya kepada Tifatul, "OK...Ok...sekarang begini... Pak Tif... kenapa juga kok PKS tidak demo ketika ada isu kenaikan BBM... Kenaikan Tarif Listrik... Kesejahteraan Buruh dan yang sejenislah...? Kemana PKS...? Apakah Palestina itu isu paling seksi buat PKS mendulang suara?!

Sebagai lanjutan atas fenomena ini, mari kita menelaah beberapa tuduhan buku WAMY terhadap ormas HT yang secara objektif bersumber dari data dan fakta yang ada.

Menjawab tuduhan WAMY:

1. HT membolehkan berciuman dengan wanita asing baik dengan nafsu atau tidak.

Tuduhan pertama menyerang secara kesusilaan terhadap ormas maupun aktivis HT. Sebuah tindakan yang memalukan apabila dilakukan aktivis dakwah serta bisa menghancurkan harga dirinya. Sebagai tabayyun atas hal ini coba anda buka buku rujukan HT yaitu Sistem Pergaulan dalam Islam hal. 84:

sistem-pergaulan-dalam-islam

Pada paragraf kedua tertulis ciuman pria dengan wanita atau sebaliknya baik dengan nafsu ataupun tidak adalah haram. Fakta dilapangan pun berkata demikian. Aktivis HT dalam beraktivitas sangat memperhatikan akan haramnya ikhtilat dan khalwat atau campur baurnya wanita dengan pria dan berduaan antara laki-laki dan perempuan di tempat tertutup, terkecuali dalam aktivitas yang dalam fiqih diperbolehkan seperti jual-beli dan lain sebagainya.

Dalam acara walimah atau resepsi pernikahan pun aktivisnya diwajibkan memisahkan para undangan pria dengan wanita. Jika tidak maka akan terkena hukuman berupa skorsing halaqah. Ketika melakukan masiroh atau demo mereka juga memisahkan antara barisan laki-laki dengan perempuan. Kantor DPP HTI memisahkan antara kantor laki-laki dengan perempuan.

Namun apa yang dapat kita katakan ketika melihat demo PKS yang menjadikan buku WAMY sebagai rujukannya sangat bertolak belakang dengan yang mereka tuduh. Bisa dilihat gambar Demo Palestina PKS di bawah ini yang disana antara laki-laki dan perempuan tak ada pemisah:

pks-palestina

pks-palestina1

2. Cita-cita HT hanya merebut kekuasaan.

perubahan-mendasar-sayyid-qutbhPernyataan ini sangat sensitif dan tendensius, karena seperti yang telah dijelaskan oleh para aktivis HT bahwa orientasi HT bersama umat Islam adalah melanjutkan kehidupan Islam. Mengapa? Karena sistem kehidupan sekarang tidak berdasarkan Syariat melainkan mengejar Maslahat/Manfaat sebanyak mungkin seperti Kapitalisme yang diterapkan di dunia ini.

Bahkan slogan melanjutkan kehidupan Islam berasal dari Sayid Quthb yang dalam buku WAMY diceritakan secara miring tentang pertemuan Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani selaku pimpinan HT dengan beliau. Bisa anda baca pada buku berjudul Perubahan Mendasar Pemikiran Sayid Quthb. Inilah yang menjadikan beliau mati di tiang gantungan dan peredaran buku tersebut tidak segencar buku WAMY dan yang sejenisnya.

Sebaliknya dalam buku berjudul Memperbarui Komitmen Dakwah pada hal. 58 karangan Muhammad Abduh terbitan Robbani Press berjudul Kepedulian Ikhwan terhadap Kemaslahatan Negara tertulis:

memperbaharui-komitmen-dakwahKetika terbit surat keputusan pelarangan jamaah Ikhwanul Muslimin pada tanggal 8 Desembar 1948 (pada masa an-Naqrasyi, yang diikuti dengan berbagai macam ujian, penyiksaan dan lain-lain), pada saat itu, datanglah sekelompok pemuda kepada Imam asy-Syahid (Hasan Al-Banna) untuk meminta izin melakukan perlawanan sesuai dengan kemampuan mereka.

Namun, beliau melarang keinginan mereka dengan keras, seraya menjelaskan kepada mereka akibat yang akan terjadi kemudian. Beliau menyebut cerita tentang Nabi Sulaiman yang terkenal, yaitu ketika datang kepadanya dua orang perempuan untuk mengadukan persengketaan mereka terhadap seorang bayi. Keduanya mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Maka, Nabi Sulaiman memberikan keputusan untuk membelah bayi itu menjadi dua.

Perempuan yang bukan ibu bayi itu sepakat dengan keputusan Nabi Sulaiman, namun perempuan kedua (ibu si bayi) tidak tega kalau si buah hatinya dibelah menjadi dua. Dia memutuskan lebih baik mundur dari tuntutannya asalkan bayi tersebut (anaknya) tetap hidupnya.

al-milal-wa-al-nihalSetelah itu, Imam asy-Syahid berkata, "Sesungguhnya, kita memainkan peranan yang sama dengan para pemimpin itu. Bahkan, kita lebih peduli dengan masa depan dan kehormatan bangsa kita. Karenanya, bersabarlah menghadapi musibah dan cobaan ini. Serahkan diri kalian kepada mereka untuk membunuh dan melakukan apa saja yang mereka inginkan demi masa depan bangsa kalian dan dalam rangka mempertahankan kesatuan dan kemerdekaannya."

Kutipan paragraf terakhir berhuruf tebal tadi justru mengajak anggota IM melakukan koalisi dengan rezim manapun sekalipun kejam. Terlihat sudah orientasi IM adalah kekuasaan. Sangat bertolak belakang dengan apa yang dialami Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabat r.a. ketika belum mempunyai negara yaitu mengalami penderitaan yang amat sangat namun tidak melakukan kompromi apalagi berkoalisi dengan penguasa kafir Mekkah.

Apa yang dikatakan Hasan al-Banna di paragraf terakhir merupakan satu bentuk doktrin Taqiyah kaum Assassin dari sekte Syiah Ismailiyah. Untuk mengetahui tentang Assassin anda bisa membaca kitab Milal Wan Nihal karya imam asy-Syahrastani.

3. Membolehkan anggota HT dan wanita menjadi anggota Majelis Syuro.

Tuduhan ketiga yang dialamatkan WAMY kepada adalah membolehkan wanita menjadi anggota Majelis Syuro atau yang sekarang berbentuk Parlemen Demokrasi. Jangankan wanita, HT pun melarang pria terlibat dalam Parlemen Demokrasi dikarenakan Parlemen membuat Undang-undang buatan manusia menyaingi Syariah.

Pada buku rujukan HT berjudul Sistem Pergaulan dalam Islam, hal. 135 bab Aktivitas Kaum Wanita paragraf kedua, jelas tertulis:

sistem-pergaulan-dalam-islam1"Adapun berbagai aktivitas yang dilakukan oleh laki-laki dengan predikatnya sebagai laki-laki seiring dengan karakter kemanusiaannya, atau yang dilakukan oleh perempuan dengan predikatnya sebagai perempuan seiring dengan karakter kemanusiaannya, maka sungguh syara' telah memisahkannya di antara keduanya dan membedakannya terkait dengan masing-masing dari keduanya, baik ditinjau dari sisi wajib, haram, makruh, mandub (sunnah), atau pun mubah. Dari sinilah, kita menemukan bahwa pemerintahan dan kekuasaan telah ditetapkan oleh syariah sebagai hak laki-laki dan bukan bagi perempuan. Sebaliknya, pengasuhan anak baik anak laki-laki atau anak perempuan ditetapkan sebagai hak kaum wanita saja, dan bukan hak kaum pria. Karena itu, merupakan keniscayaan untuk menyerahkan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan perempuan dengan predikatnya sebagai perempuan kepada kaum wanita."

Jelas sudah apa yang tertulis pada kitab rujukan HT sendiri perihal tuduhan yang satu ini. Sebaliknya, Yusuf Qardhawi yang menjadi panutan Tarbiyah/PKS di negeri ini malah mengeluarkan fatwa yang membolehkan keterlibatan wanita di Majelis Syuro. Situs Eramuslim. memuat pernyataan beliau dibawah ini:

qardhawi-fatwa-kontroversial

Fatwa Kontroversial Qardhawi :

Perempuan Boleh Jadi Presiden dan Mufti

Eramuslim Minggu, 06/09/2009 09:30 WIB

Syaikh Yusuf al-Qardhawi kembali mengeluarkan pernyataan aneh dan kontroversial, setelah sebelumnya dirinya mencap Sayyid Quthb bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah sehingga menimbulkan gonjang ganjing dikalangan Ikhwan dan sekarang ia memfatwakan fatwa yang bertentangan dengan mayoritas pendapat ulama-ulama besar baik ulama salaf maupun khalaf yang juga membuat Ikhwanul Muslimin kembali gonjang ganjing atas pendapatnya itu.

Baru-baru ini, ulama terkemuka yang juga ketua persatuan internasional ulama Muslim, Syaikh Dr. Yusuf al-Qardhawi, merilis fatwa yang menegaskan bolehnya pencalonan seorang perempuan dan seorang Koptik (unsur non-Muslim) pada pemilihan presiden.

Kontan saja fatwa yang dikemukakan ulama kharismatik asal Mesir itu menuai kontroversial di dunia Islam, khususnya di jagat perpolitikann Mesir dan juga di dalam kalangan Jama'ah al-Ikhwan al-Muslimun (Ikhwan) yang merupakan organisasi binaan Qardhawi.

Selama ini, Ikhwan memiliki prinsip dan pandangan yang sama sekali bertentangan dengan fatwa Qardhawi tersebut. Pendapat resmi Ikhwan menyatakan jika seorang non-Muslim dan perempuan tidak boleh didukung untuk menjadi calon presiden.

Sementara itu, dalam fatwanya, Qardhawi menyatakan jika seorang perempuan memiliki hak untuk menduduki pelbagai jabatan kenegaraan semisal anggota parlemen, menteri, bahkan menjadi presiden, dan juga jabatan pada dewan fatwa.

4. Orang kafir boleh menjadi panglima di sebuah negara Islam.

Tuduhan sensitif yang satu ini sangat mengusik rasa keimanan seorang muslim. Bagaimana mungkin seorang kafir ditunjuk menjadi panglima perang sedangkan loyalitas mereka kepada Islam sangat diragukan?

struktur-negara-khilafahKitab rujukan HT, Struktur Negara Khilafah, yang membahas masalah ini menyatakan pada bab Amirul Jihad hal. 143 paragraf keempat:

"Pasukan diklasifikasikan menjadi dua kelompok: Pertama, pasukan cadangan yaitu setiap orang Islam yang mampu mengangkat senjata untuk berperang. Kedua, pasukan reguler (non-Muslim, pen), yaitu setiap orang yang secara kontinu menjadi anggota tentara yang telah ditetapkan bagi mereka gaji di dalam anggaran negara sebagaimana pegawai negeri lainnya."

Di halaman 144 juga disebutkan:

"Mengenai masalah gaji yang ditetapkan bagi para prajurit sebagaimana para pegawai negeri lainnya, hal ini jika dinisbatkan pada non-Muslim, merupakan perkara yang sudah jelas. Sebab, orang non-Muslim tidak diperintahkan berjihad. Namun, jika mereka melakukannya maka mereka tetap diterima. Dalam kondisi ini mereka boleh diberi harta (gaji). Sebab Imam at-Tirmidzi telah menuturkan riwayat dari az-Zuhri: 'Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah memberikan bagian harta rampasan perang kepada orang Yahudi yang ikut berperang bersama Beliau.'"

Di halaman 148 paragraf ketiga disebutkan bahwa panglima pasukan adalah Khalifah sendiri:

"Khalifah adalah panglima pasukan. Khalifahlah yang menunjuk dan mengangkat kepala staf. Khalifah pula yang menunjuk para amir untuk setiap brigade dan komandan setiap detasemen."

Jelaslah bahwa yang menjadi panglima perang di negara Islam adalah Khalifah yang pastinya seorang muslim, tetapi kaum non-Muslim hanya menjadi pasukan reguler dalam penaklukan atau Jihad. Tuduhan ini pun telah terbantah.

Realitas yang sebaliknya terjadi di PKS, ketika menjadi Partai Terbuka malah menerima keanggotaan dari kaum non-Muslim. Dalam memilih orang yang dijagokan pada Pemilu ataupun Pilkadal, kebanyakan bukan dari kadernya sendiri. Ironis memang.

5. Boleh memandang gambar-gambar porno.

Tuduhan kesusilaan kedua pun akan terbantah dengan membaca kitab HT yaitu Sistem Pergaulan dalam Islam hal. 28 pada paragraf ketiga tertulis:

sistem-pergaulan-dalam-islam.2

Tertulis diatas kalimat berikut ini:

"Maka dari itu, melihat wanita atau fakta-fakta yang menggugah birahi, akan membangkitkan naluri (syahwat, pen.) ini dan akan menuntut pemuasan. Demikian pula membaca cerita-cerita porno atau mendengarkan fantasi-fantasi seksual, akan membangkitkan naluri ini."

Maka tuduhan ini telah terbantah dengan sendirinya tanpa perlu penafsiran ulang!

6. HT meremehkan aspek pendidikan (akhlak) dan kerohanian (nafsiyah) dan lebih menekankan aspek ideologi dan politis.

Hizbut Tahrir sangat memperhatikan aspek pendidikan dan kerohanian. Banyak bahasan yang telah dikeluarkan HT baik berupa kitab-kitab rujukan maupun lembaran-lembaran dakwah.

peraturan-hidup-dalam-islamBeberapa dari kitab HT membahas tentang akhlak secara terperinci bisa dibaca di buku Peraturan Hidup dalam Islam bab Akhlak dalam Pandangan Islam. Inti pembahasannya adalah bahwa akhlak adalah bagian dari Syariah Islam dan merupakan perintah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tidak diperbolehkan mengutamakan tema akhlak dalam berdakwah namun aturan-aturan Allah Subhanahu wa Ta'ala diabaikan. Karena masyarakat bukan terbentuk dari adanya akhlak melainkan adanya pemikiran, perasaan dan aturan yang ada pada masyarakat tersebut. Adapun berakhlak tanpa menjadikan Syariat sebagai pedoman hidup akan membuat orang yang meng-opinikannya cenderung munafik dan oportunis. Maslahat-lah yang menjadi tujuan bukan ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala.

pilar-pilar-pengokoh-nafsyiah-islamiyahMengenai kerohanian, HT telah mengeluarkan kitab yang berjudul Nafsiyah Islamiyah. Pembahasannya seputar keutamaan Benci dan Cinta karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, Bersegera melaksanakan Syariah, Keutamaan Shalat Berjamaah di awal waktu dan lain-lain.

riyadhush-shalihinBahkan jauh sebelum HT terbentuk, Syeikh Yusuf An-Nabhani, kakek Taqiyuddin An-Nabhani, telah menyusun kitab Ringkasan Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi yang berisi tuntunan ibadah dan akhlak. Kitab tersebut telah diterbitkan oleh penerbit Irsyad Baitus Salam dan sangat laris penjualannya di masyarakat. Jadi sangat tidak berdasar dan tendensius mengenai tuduhan yang menyatakan HT mengabaikan kerohanian.

7. Orang-orang moderat banyak yang mendukung dakwah HT antara lain Sayyid Qutub ketika berkunjung ke Al-Aqsha pada 1953 sebagai tahun awal berdirinya HT.

Tuduhan ini pun sangat bertentangan dengan realitas yang terjadi hingga sekarang. Satu halaman web-site dari Sabili, cybersabili.com mencantumkan pernyataan Yusuf Qardhawi seputar Sayid Quthb dan Islam Moderat. Sebuah tuduhan yang justru dialamatkan kepada pendiri IM sendiri, Sayid Quthb selaku tokoh ideologisnya:

cyber-sabili-com
web site sabili tentang Sayid Qutb

lebih jelasnya baca dibawah ini:

Sayyid Quthb Bertanggung Jawab atas Berkembangnya Islam Radikal

Sabili Kamis, 13 Agustus 2009 08:21

yusuf-qardhawiKetua persatuan ulama Muslim internasional, Syekh Yusuf al-Qardhawi, menyatakan pemikiran takfir (pengkafiran pada muslim lain) dalam kitab-kitab Sayyid Quthb sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang dianut mayoritas umat Islam di dunia. Pemikiran ini, tambah Qardhawi, juga tidak mencerminkan pemikiran gerakan al-Ikhwan al-Muslimin, karena pemikiran takfir sama sekali tidak selaras dengan pemikiran Ikhwan al-Muslimin.

Pernyataan Qardhawi ini disampaikan dalam dialog dengan Dr. Dhia Rishwan, peneliti gerakan Islam terkemuka asal Mesir, dalam program acara televisi "Manabir wa Madafi" (Mimbar dan Debat) yang disiarkan oleh kanal al-Fara'in Mesir pada Jumat (7/8), sebagaimana dilansir IslamOnline.net.

Dari Moderat ke Konservatif

Menurut Qardhawi, Sayyid Quthb bergabung dan aktif di organisasi Ikhwan al-Muslimin sejak awal tahun 50-an atas dasar ketertarikan dan kekagumanya pada Ikhwan. Pada mulanya, Quthb berpemikiran moderat dan selaras dengan Ikhwan, namun lama kelamaan, Quthb berubah menjadi lebih konserfatif. Perubahan ini terjadi pada akhir-akhir masa hidupnya, khususnya dalam kitab tafsir Fi Dzilal al-Qur'an (Dalam Naungan Alquran) dan kitab Ma'alim fi at-Thariq (Rambu-Rambu Jalan). Perubahan ini juga sangat jelas ketika kita bandingkan Dzilal cetakan pertama dan cetekan keduanya, pada cetakan kedua lah mulai muncul pemikiran hakimiyah (masyarakat hukum) dan jahilyah (masyarakat jahiliyah.

"Ahlussunnah tidak pernah condong kepada takfir, tidak sebagaimana yang sering dilakukan oleh sekte Khawarij," jelas Qardhawi.

Pemikiran takfir tersebut, lanjut Qardhawi, berkembang ketika ia mendekam di penjara. Kondisi ini cukup memengaruhi pemikiranya. Quthb menganggap pemerintah yang ada sebagai komunis dan jauh dari agama.

Meski demikian, jika saja Sayyid Quthb saat itu tidak digantung (pada 29 Agustus 1966) dan diberi kesempatan untuk hidup normal (tidak dalam tekanan politik) dan berbaur dengan masyarakat, kemungkinan pemikiran Quthb akan berubah dan kembali lagi kepada pemikiran moderat.

Quthb dan Pendidikan Ikhwan

Menurut Qardhawi, Sayyid Quthb merupakan salah seorang yang sangat mengagumi sosok Imam Hasan al-Banna, pendiri Ikhwan. Atas ketertarikan ini, Quthb pun menulis buku berjudul Hasan al-Banna wa 'Abqariyyah al-Banna (Hasan al-Banna dan Kejeniusan Seorang Pendiri).

Meski demikian, pada perjalanan selanjutnya, masih menurut Qardhawi, Quthb lebih dipengaruhi oleh pemikiran Abul A'la al-Mawdudi, tokoh Islam sezamannya dari Pakistan.

Namun menurut Qardhawi pemikiran takfir dan tajhil (menganggap masyarakat Islam saat ini adalah jahiliyyah) sangat berbeda dengan pemikiran Mawdudi sendiri.

"Pemikiran Quthb lebih kepada pencampuran antara Ikhwan, Salafi, dan Jihadi," jelas Qadhawi.

"Sayyid Quthb adalah sastrawan, pemikir, cendikiawan, penafsir, dan tokoh Islam terbesar pada masanya," terang Qardhawi. Namun, tambah Qardhawi, Quthb adalah orang yang paling bertanggung jawab atas berkembangnya aliran pemikiran radikal yang sekarang marak di kalangan sebagian umat Islam.(rpb/sbl)

sabili1

Qardhawi Center Menebarkan Islam Moderat

Rabu, 11 November 2009 05:15

Pascaperistiwa 11 September 2001, Islam menghadapi tantangan yang begitu berat. Stereotip Islam sebagai agama yang mengajarkan kekerasan tumbuh begitu subur di dunia Barat. Guna mematahkan stereotip itu, di Doha, Qatar, telah berdiri sebuah pusat keislaman yang berupaya memperkenalkan ajaran Islam yang toleran dan penuh kedamaian kepada dunia Barat.

Pusat keislaman itu bernama Qardhawi Center--menggunakan nama ulama terkemuka di dunia--Syekh Yusuf Al-Qardhawi. Bagi umat Islam, nama Syekh Qardhawi begitu familiar. Ia adalah presiden Persatuan Ulama Muslim Internasional. Qardhawi Center secara resmi mulai berkiprah sejak 6 September 2009 lalu. ''Alasan utama pendirian Qardhawi Center ini karena kita telah terganggu oleh bahaya ekstremisme dan pencemaran nama baik Islam,'' ujar Muhammad Ahmad, direktur Qardhawi Center for Islamic Moderation and Renewal. Menurut Ahmad, stigma buruk terhadap Islam tak hanya terjadi di dunia Barat, tapi di seluruh penjuru dunia.

Sejatinya, Qardhawi Center didirikan oleh Syeikha Mozah binti Nasser, istri penguasa Qatar. Ia mendirikan lembaga keislaman itu untuk memperkenalkan kepada dunia barat tentang wajah Islam yang sebenarnya. Pada 2011 mendatang, pusat keislaman itu akan menggelar konferensi internasional tentang moderasi, yang akan dihadiri para tokoh lintas agama.

''Atmosfer di Qatar sangat positif untuk menjembatani kesenjangan antara dunia Muslim dan Barat,'' papar Ahmad menjelaskan. Menurut dia, ''Qatar sangat terbuka bagi negara lain di seluruh dunia. Selain akan mengenalkan wajah Islam yang sesungguhnya kepada dunia Barat, Qardhawi Center juga bakal memperjuangkan hak-hak kaum wanita.''

Tak cuma itu, pusat keislaman itu juga akan berjuang untuk meluruskan kesalahanpahaman tentang status perempuan di dalam Islam. Dunia Barat kerap menyebut Islam merendahkan dan mendiskriminasikan perempuan. Padahal, Islam adalah agama yang menghormati dan memuliakan kaum wanita. ''Kami harus memberdayakan peran wanita Muslim untuk memberi mereka hak politik dan demokrasi yang sepenuhnya,'' tutur Ahmad.

Islam Moderat

Qardhawi Center pun memiliki misi untuk menebarkan ajaran Islam yang moderat kepada seluruh dunia. ''Kebangkitan Islam dan pembaruan pemikiran adalah semacam reaksi terhadap dunia modern," cetus Ahmad. Menurut dia, umat Islam harus memikirkan kembali dan mengubah bentuk sebagian ajaran Islam agar sesuai dengan perkembangan dunia modern.

Syekh Qardhawi merupakan salah satu ulama paling berpengaruh di dunia. Ia dikenal memiliki pandangan-pandangan yang moderat. Pendapat dan fatwanya dihormati umat Muslim di seluruh dunia. Ia dipercaya menjadi ketua Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian, ia juga menjabat sebagai wali pada Pusat Studi Islam Universitas Oxford.

Sederet judul buku yang telah ditulis Syekh Qardhawi menjadi pegangan para ulama, pemikir, dan umat Islam di hampir seluruh dunia. Ia adalah ulama yang antikekerasan. Syekh Qardhawi mengutuk keras setiap aksi terorisme yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Peristiwa 9/11, pengeboman di Madrid, London, serta Bali.

Syekh Qardhawi juga mengecam serangan di negara-negara Arab, termasuk pengeboman kantor PBB di ibu kota Aljazair. Mantan Wali Kota London, Ken Livingstone, menggambarkan sosok Syekh Qardhawi sebagai seorang ''pemimpin progresif Muslim''. Popularitas dan karismanya kerap disamakan dengan Paus John XXIII.(Iol/Rpb/sbl)

Sebaliknya WAMY mengatakan Sayid Quthb sebagai tokoh moderat. Apakah ini sangat kontradiktif? Justru pertanyaannya mengapa Qardhawi mengangkat dirinya sebagai moderat dan mengeluarkan Sayid Quthb dari barisan Ahlussunnah wal Jamaah seraya menganggapnya radikal?!

Seharusnya Qardhawi beserta seluruh pengikutnya bergabung bersama HT karena menurut WAMY, mereka sama-sama berpaham moderat. Tetapi justru fitnah total yang dialamatkan kepada ormas HT yang sama-sama Muslim.

Pada rubrik Rosail majalah Sabili, ada pengajuan keberatan pembaca yang mempersoalkan dimuatnya ceramah dan profil Muammar Qadafi, kepala negara Libya. Menurut penulisnya, Qadafi adalah seorang Inkarsunnah dan Musailamah abad ini. Tanggapan atas masalah ini sangat sesuai dengan realitas yang ada.

qadhafi
cuplikan video Muammar Qadafi

Situs youtube.com juga memuat pernyataan Qadafi tentang kawasan Afrika Utara sebagai wilayah kaum Syiah. Kita pun tahu bahwa dahulu Afrika Utara adalah wilayah kekuasaan Syiah Ismailiyah termasuk masjid Al-Azhar yang merupakan basis pengajaran paham sesat mereka. Tanpa ingin membuka sejarah hitam masa lalu, mengapa Qadafi bisa mengeluarkan statemen seperti itu? Adakah konspirasi dibalik semuanya?

Jika anda dapat men-download buku berjudul Vatican Assassins hal.311, anda akan menemukan bahwa beliau adalah anggota organisasi Freemasonry tingkat tinggi. Untuk lebih jelasnya bisa anda baca salinan-nya yang masih dalam bahasa Inggris dibawah ini:

qadhafi-chapter24

Berita terbaru di media cetak maupun elektronik mengabarkan bahwa PKS pada akhirnya ingin melindungi komunitas sesat Ahmadiyah. Apakah ini sebuah cermin oportunisme Kelompok Moderat guna meraih dukungan suara dari kelompok sesat Ahmadiyah setelah sebelumnya mendeklarasikan diri sebagai Partai Terbuka? Ataukah pemikiran Wihdatul Adyan hasil doktrin Masonik telah masuk ke dalam pemikiran kader-kader partai ini? Wallahu'alam....!

Kesimpulannya buku WAMY tidak layak baik secara fakta, data maupun akademis sebagai rujukan, karena telah menjadi alat penjajah untuk memecah belah kesatuan umat Islam. Sengaja buku WAMY ini tidak tercantum nama penulisnya agar tak bisa digugat kebenarannya. Siapapun yang menjadikan buku fitnah ini sebagai rujukan maka dia telah siap untuk memakan daging bangkai saudaranya di neraka nanti. Naudzubillahi min dzalik.

Terkait:: IM, PKS dan Freemasonry

Share/Save/Bookmark
Dibaca :11368 kali  

Komentar-Komentar  

Quote
 
0
Kog jdulx g sma dg isix y....????jdulx IM,PKS,n freemasonry tp isix kog g dKupas ap hubungan antra IM,PKS,n freemasonry.... ????isix kox cma klarifikasi dr HT trkait hal yg HT anggp dTuduhkn atsx ^_^"
Quote
 
0
kesimpulan saya adalah begitu mudah kalian di adu domba..mudah terprovokasi..e mosi yg dikedepankan..c oba saling bertemu,komunik asi,saling bertabayun tentunya dengan niat menyambung silaturohim..bu kan main maki-maki dan marah-marah di media sosial...ckckcc kck...pada ga gentle semua
Quote
 
0
Tulisannya baik (maksudnya font alias hurufnya saja) tapi isinya..... weleh...weleh.. .. menunjukkan orang yang tidak pernah terlibat dalam kebaikan.... adanya curigation alias paranoid. Abnormal Bunggggg.
Quote
 
0
salam cinta dari PKS buat yang belum cinta dan paham ttg PKS...
Quote
 
0
Alhabaib.blogsp ot.com menulis : :-*
Membongkar Kesesatan Hizbut Tahrir
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله وكفى وسلام على عباده الذين اصطفى وبعد

يقول الله تعالى : “بل نقذف بالحق على الباطل فيدمغه ” الآية
Sebagai pengamalan terhadap ayat ini kami akan menyebutkan penjelasan ringkas dan memadai bagi kaum muslimin tentang suatu kelompok yang telah merubah agama dan menyebarkan kebatilan-kebat ilan yang dikenal dengan kelompok Hizbuttahrir, yang didirikan oleh seorang bernama Taqiyuddin an-Nabhani. Ia mengaku ahli ijtihad, ia berbicara tentang agama dengan kebodohan, mendustakan al Qur’an, hadits dan ijma’ baik dalam masalah pokok-pokok agama (Ushuluddin) maupun dalam masalah furu’.

Berikut ini adalah sebagian kecil dari kesesatan-keses atannya yang dibantah oleh orang yang memiliki hati yang jernih.

Allah ta’ala berfirman :

إنّا كلّ شىء خلقناه بقدر
Maknanya : “Sesungguhnya Kami (Allah) menciptakan segala sesuatu dengan Qadar”.
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda:
“إنّ الله صانع كل صانع وصنعته” رواه الحاكم والبيهقيّ
Maknanya: “Allah pencipta setiap pelaku perbuatan dan perbuatannya” (H.R. al Hakim dan al Bayhaqi)
Al Imam Abu Hanifah dalam al Fiqh al Akbar berkata: “Tidak sesuatupun di dunia maupun di akhirat terjadi kecuali dengan kehendak, pengetahuan, penciptaan dan ketentuan-Nya”. Tentang perbuatan hamba, beliau berkata: “Dan dia itu seluruhnya (segala perbuatan manusia) dengan kehendak, pengetahuan, penciptaan dan ketentuan-Nya”. Inilah aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Sedangkan Hizbuttahrir menyalahi aqidah ini. Mereka menjadikan Allah tunduk dan terkalahkan dengan terjadinya sesuatu di luar kehendak-Nya. Hal ini seperti yang dikatakan oleh pimpinan mereka; Taqiyyuddin an-Nabhani dalam bukunya berjudul asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah, juz I, bagian pertama, hlm 71-72, sebagai berikut: “Segala perbuatan manusia tidak terkait dengan Qadla Allah, karena perbuatan tersebut ia lakukan atas inisiatif manusia itu sendiri dan dari ikhtiarnya. Maka semua perbuatan yang mengandung unsur kesengajaan dan kehendak manusia tidak masuk dalam qadla‘”.
Dalam buku yang sama ia berkata[1]: “Jadi menggantungkan adanya pahala sebagai balasan bagi kebaikan dan siksaan sebagai balasan dari kesesatan, menunjukkan bahwa kebenaran dan kesesatan adalah perbuatan murni manusia itu sendiri, bukan berasal dari Allah“. Pendapat serupa juga ia ungkapkan dalam kitabnya berjudul Nizham al Islam[2].
2.Ahl al Haqq sepakat bahwa para nabi pasti memiliki sifat jujur, amanah dan kecerdasan yang sangat. Dari sini diketahui bahwa Allah ta’ala tidak akan memilih seseorang untuk predikat ini kecuali orang yang tidak pernah jatuh dalam perbuatan hina (Radzalah), khianat, kebodohan, kebohongan dan kebebalan. Karena itu orang yang pernah terjatuh dalam hal-hal yang tercela tersebut tidak layak untuk menjadi nabi meskipun tidak lagi mengulanginya. Para nabi juga terpelihara dari kekufuran, dosa-dosa besar juga dosa-dosa kecil yang mengandung unsur kehinaan, baik sebelum mereka menjadi nabi maupun sesudahnya. Sedangkan dosa-dosa kecil yang tidak mengandung unsur kehinaan bisa saja seorang nabi. Inilah pendapat kebanyakan para ulama seperti dinyatakan oleh beberapa ulama dan ini yang ditegaskan oleh al Imam Abu al Hasan al Asy’ari –semoga Allah merahmatinya–. Sementara Hizbuttahrir menyalahi kesepakatan ini, mereka membolehkan seorang pencuri, penggali kubur (pencuri kafan mayit), seorang homo seks atau pelaku kehinaan-kehina an lainnya yang biasa dilakukan oleh manusia untuk menjadi nabi.
Inilah di antara kesesatan Hizbuttahrir, seperti yang dikatakan pemimpin mereka, Taqiyyuddin an-Nabhani dalam bukunya asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah[3]: “…hanya saja kemaksuman para nabi dan rasul adalah setelah mereka memiliki predikat kenabian dan kerasulan dengan turunnya wahyu kepada mereka. Adapun sebelum kenabian dan kerasulan boleh jadi mereka berbuat dosa seperti umumnya manusia. Karena keterpeliharaan dari dosa (‘Ishmah) berkaitan dengan kenabian dan kerasulan saja“.
3.Rasulullah menekankan dalam beberapa haditsnya tentang pentingnya taat kepada seorang khalifah. Dalam salah satu haditsya Rasulullah bersabda:
“من كره من أميره شيئا فليصبر عليه فإنه ليس أحد من الناس خرج من السلطان فمات عليه إلا مات ميتة جاهليّة ” رواه البخاري ومسلم عن ابن عبّاس
Maknanya: “Barang siapa membenci sesuatu dari amirnya hendak lah ia bersabar atasnya, karena tidak seorangpun membangkang terhadap seorang sultan kemudian ia mati dalam keadaan seperti itu kecuali matinya adalah mati Jahiliyyah” (H.R. Muslim)
Beliau juga bersabda:
“وأن لا ننازع الأمر أهله إلا أن تروا كفرا بواحا” رواه البخاري ومسلم
Maknanya: “(kita diperintahkan juga agar) tidak memberontak terhadap para penguasa kecuali jika kalian telah melihatnya melakukan kekufuran yang jelas” (H.R. al Bukhari dan Muslim)
Ulama Ahlussunnah juga telah menetapkan bahwa seorang khalifah tidak dapat dilengserkan dengan sebab ia berbuat maksiat, hanya saja ia tidak ditaati dalam kemaksiatan tersebut. Karena fitnah yang akan muncul akibat pelengserannya lebih besar dan berbahaya dari perbuatan maksiat yang dilakukannya. An-Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim, Juz XII, h. 229: “Ahlussunnah sepakat bahwa seorang sultan tidak dilengserkan karena perbuatan fasik yang dilakukan olehnya”. Sedangkan Hizbuttahrir menyalahi ketetapan tersebut, mereka menjadikan seorang khalifah sebagai mainan bagaikan bola yang ada di tangan para pemain bola. Di antara pernyataan mereka dalam masalah ini, mereka mengatakan bahwa “Majlis asy-Syura memiliki hak untuk melengserkan seorang khalifah dengan suatu sebab atau tanpa sebab“. Statement ini disebarluaskan dalam selebaran yang mereka terbitkan dan dibagi-bagikan di kota Damaskus sekitar lebih dari 20 tahun yang lalu. Selebaran tersebut ditulis oleh sebagian pengikut Taqiyyuddin an-Nabhani. Mereka juga menyatakan dalam buku mereka yang berjudul Dustur Hizbuttahrir, h. 66 dan asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah, Juz II bagian ketiga halaman 107-108 tentang hal-hal/perkara yang dapat merubah status seorang khalifah sehingga menjadi bukan khalifah dan seketika itu wajib dilengserkan : “Perbuatan fasiq yang jelas (kefasikannya)” . An-Nabhani berkata dalam bukunya yang berjudul Nizham al Islam, hlm 79, sebagai berikut : “Dan jika seorang khalifah menyalahi syara’ atau tidak mampu melaksanakan urusan-urusan negara maka wajib dilengserkan seketika“.
4. Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda:
“من خلع يدا من طاعة لقي الله يوم القيامة لا حجة له ومن مات وليس في عنقه بيعة مات ميته جاهليّة” رواه مسلم من حديث عبد الله بن عمر
Maknanya: “Barang siapa mencabut baiatnya untuk mentaati khalifah yang ada di hari kiamat ia tidak memiliki alasan yang diterima, dan barang siapa meninggal dalam keadaan demikian maka matinya adalah mati jahiliyah” (H.R. Muslim)
Maksud hadits ini bahwa orang yang membangkang terhadap khalifah yang sah dan tetap dalam keadaan seperti ini sampai mati maka matinya adalah mati jahiliyyah, yakni mati seperti matinya para penyembah berhala dari sisi besarnya maksiat tersebut bukan artinya mati dalam keadaan kafir dengan dalil riwayat yang lain dalam Shahih Muslim: “فمات عليه” ; yakni mati dalam keadaan membangkang terhadap seorang khalifah yang sah. Hizbuttahrir telah menyelewengkan hadits ini dan mereka telah mencampakan hadits yang diriwayatkan oleh al Bukhari dan Muslim yang sanadnya lebih kuat dari hadits pertama:

فالزموا جماعة المسلمين وإمامهم”، قال حذيفة :”فإن لم تكن لهم جماعة ولا إمام” قال رسول الله :
“فاعتزل تلك الفرق كلّها”
Maknanya: “Hiduplah kalian menetap di dalam jama’ah umat Islam dan imam (khalifah) mereka“. Hudzaifah berkata : “Bagaimana jika mereka tidak memiliki jama’ah dan imam (khalifah) ?”, Rasulullah bersabda : “Maka tinggalkanlah semua kelompok yang ada (yakni jangan ikut berperang di satu pihak melawan pihak yang lain seperti perang yang dulu terjadi antara Maroko dan Mauritania) !”. Rasulullah tidak mengatakan: “jika demikian halnya, maka kalian mati jahiliyyah”. Inilah salah satu kebathilan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya orang yang mati dengan tanpa membaiat seorang khalifah maka ia mati dalam keadaan jahiliyyah” (lihat buku mereka yang berjudul asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah, Juz II bagian III hlm. 13 dan 29). Mereka juga menyebutkan dalam buku mereka yang berjudul al Khilafah h. 4 sebagai berikut: “Maka Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam mewajibkan atas tiap muslim untuk melakukan baiat dan mensifati orang yang mati tanpa melakukan baiat bahwa ia mati dalam keadaan mati jahiliyah“. Mereka juga menyebutkan dalam buku mereka yang berjudul al Khilafah hlm. 9 sebagai berikut : “Jadi semua kaum muslim berdosa besar karena tidak mendirikan khilafah bagi kaum muslimin dan apabila mereka sepakat atas hal ini maka dosa tersebut berlaku bagi masing-masing individu umat Islam di seluruh penjuru dunia“. Disebutkan juga pada bagian lain dari buku al Khilafah hlm. 3 dan buku asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah, Juz III hlm. 15 sebagai berikut : ”Dan tempo yang diberikan bagi kaum muslimin dalam menegakkan khilafah adalah dua malam, maka tidak halal bagi seseorang tidur dalam dua malam tersebut tanpa melakukan baiat“. Mereka juga berkata dalam buku mereka berjudul ad-Daulah al Islamiyyah hlm. 179: “Dan apabila kaum muslimin tidak memiliki khalifah di masa tiga hari, mereka berdosa semua sehingga mereka menegakkan khalifah“. Mereka juga berkata dalam buku yang lain Mudzakkirah Hizbittahrir ila al Muslimin fi Lubnan, h. 4: “Dan kaum muslimin di Lebanon seperti halnya di seluruh negara Islam, semuanya berdosa kepada Allah, apabila mereka tidak mengembalikan Islam kepada kehidupan dan mengangkat seorang khalifah yang dapat mengurus urusan mereka“.
Dengan demikian jelaslah kesalahan pernyataan Hizbuttahrir bahwa “orang yang mati di masa ini dan tidak membaiat seorang khalifah maka matinya mati jahiliyyah”. Pernyataan Hizbuttahrir ini mencakup orang yang mati sekarang dan sebelum ini sejak terhentinya khilafah sekitar seratus tahun yang lalu. Ini adalah penisbatan bahwa umat sepakat dalam kesesatan dan ini adalah kezhaliman yang sangat besar dan penyelewengan terhadap hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Ibnu Umar tadi. Jadi menurut pernyataan Hizbuttahrir tersebut setiap orang yang mati mulai terhentinya khilafah hingga sekarang maka matinya adalah mati jahiliyyah, berarti mereka telah menjadikan kaum muslimin yang mati sejak waktu tersebut hingga sekarang sebagai mati jahiliyyah seperti matinya para penyembah berhala, ini jelas kedustaan yang sangat keji. Dan dengan demikian jelaslah kesalahan pernyataan Hizbuttahrir “لا شريعة إلا بدولة الخلافة” : “Tidak ada syari’at kecuali jika ada khilafah”, juga pernyataan sebagian Hizbuttahrir : “لا إسلام بلا خلافة” ; “Tidak ada Islam jika tidak ada khilafah”. Sedangkan Ahlussunnah menyatakan kesimpulan hukum berkaitan dengan masalah khilafah bahwa menegakkan khilafah hukumnya wajib, maka barang siapa tidak melakukannya padahal ia mampu maka ia telah berbuat maksiat kepada Allah. Adapun rakyat sekarang ini jelas tidak mampu untuk mengangkat seorang khalifah sedangkan Allah ta’ala berfirman :
)لا يكلّف الله نفسا إلاّ وسعها(
Anehnya Hizbuttahrir yang sejak empat puluh tahun lalu selalu menyatakan kepada khalayak akan menegakkan khilafah ini hingga sekarang ternyata mereka tidak mampu menegakkannya, mereka tidak mampu melakukan hal itu sebagaimana yang lain. Adapun pentingnya masalah khilafah itu adalah hal yang diketahui oleh semua dan karya-karya para ulama dalam bidang aqidah dan fiqh penuh dengan penjelasan mengenai hal itu. Tapi yang sangat penting untuk diketahui bahwa khilafah bukanlah termasuk rukun Islam maupun rukun Iman, lalu bagaimana Hizbuttahrir berani mengatakan :
“لا إسلام بلا خلافة” atau mengatakan : “لا إسلام بلا خلافة” , ini adalah hal yang tidak benar dan tidak boleh dikatakan.
5. Nabi Shalallahu alayhi wassallam bersabda:
“والرجل زناها الخطا” رواه البخاري ومسلم وغيرهما
Maknanya: “Zina kaki adalah melangkah (untuk berbuat haram seperti zina)“ (H.R. al Bukhari dan Muslim dan lainnya). Al Imam an-Nawawi menuturkan dalam Syarh shahih Muslim bahwa berjalan untuk berzina adalah haram. Sedangkan Hizbuttahrir telah mendustakan Rasulullah Shalallahu alayhi wassallam dan menghalalkan yang haram . Mereka mengatakan ”tidaklah haram berjalan dengan tujuan untuk berzina dengan perempuan atau berbuat mesum dengan anak-anak (Liwath), yang tergolong maksiat hanyalah melakukan perbuatan zina dan Liwathnya saja“ . Selebaran tentang hal ini mereka bagi–bagikan di Tripoli-Syam tahun 1969. Dan hingga kini kebanyakan penduduk Tripoli masih menyebutkan hal ini, karena pernyataan tersebut menyebabkan kegoncangan, kerancuan dan bantahan dari penduduk Tripoli.
6. Islam menganjurkan ‘iffah (bersih dari segala perbuatan hina dan maksiat) dan kesucian diri, akhlak yang mulia, mengharamkan jabatan tangan antara laki-laki dengan perempuan ajnabi dan menyentuhnya . Nabi bersabda :
“واليد زناها البطش” رواه البخاري ومسلم وغيـرهما
Maknanya: “Zina tangan adalah menyentuh” (H.R al Bukhari, Muslim dan lainnya). Dan dalam riwayat Ahmad : “واليد زناها اللمس“ serta dalam riwayat Ibnu Hibban : “واليد زناؤها اللمس“ . Sementara Hizbuttahrir mengajak kepada perbuatan-perbu atan hina, mendustakan Rasulullah shallallahu ’alayhi wasallam dan menghalalkan yang haram, di antaranya perkataan mereka tentang kebolehan ciuman laki-laki terhadap perempuan yang ajnabi ketika saat perpisahan atau datang dari suatu perjalanan. Demikian juga menyentuh, berjalan untuk berbuat maksiat dan semacamnya.
Mereka menyebutkan hal itu dalam selebaran mereka dalam bentuk soal jawab, 24 Rabiul Awwal 1390 H, sebagai berikut :
S : Bagaimana hukum ciuman dengan syahwat beserta dalilnya?
J : Dapat dipahami dari kumpulan jawaban yang lalu bahwa ciuman dengan syahwat adalah perkara yang mubah dan tidak haram….karena itu kita berterusterang kepada masyarakat bahwa mencium dilihat dari segi ciuman saja bukanlah perkara yang haram, karena ciuman tersebut mubah sebab ia masuk dalam keumuman dalil-dalil yang membolehkan perbuatan manusia yang biasa, maka perbuatan berjalan, menyentuh, mencium dengan menghisap, menggerakkan hidung, mencium, mengecup dua bibir dan yang semacamnya tergolong dalam perbuatan yang masuk dalam keumuman dalil…..makanya status hukum gambar (seperti gambar wanita telanjang) yang biasa tidaklah haram tetapi tergolong hal yang mubah tetapi negara kadang melarang beredarnya gambar seperti itu. Ciuman laki-laki kepada perempuan di jalanan baik dengan syahwat maupun tidak negara bisa saja melarangnya di dalam pergaulan umum. Karena negara bisa saja melarang dalam pergaulan dan kehidupan umum beberapa hal yang sebenarnya mubah. …. di antara para lelaki ada yang menyentuh baju perempuan dengan syahwat, sebagian ada yang melihat sandal perempuan dengan syahwat atau mendengar suara perempuan dari radio dengan syahwat lalu nafsunya bergojolak sehingga zakarnya bergerak dengan sebab mendengar suaranya secara langsung atau dari nyanyian atau dari suara–suara iklan atau dengan sampainya surat darinya ……maka perbuatan-perbu atan ini seluruhnya disertai dengan syahwat dan semuanya berkaitan dengan perempuan. Kesemuanya itu boleh, kerena masuk dalam keumuman dalil yang membolehkannya …….“. Demikian ajaran yang diikuti oleh Hizbuttahrir, Na’udzu billah min dzalika.
Mereka juga menyebutkan dalam selebaran yang lain (Tanya Jawab tertanggal 8 Muharram 1390 H) sebagai berikut :
“Barang siapa mencium orang yang tiba dari perjalanan, laki-laki atau perempuan atau berjabatan tangan dengan laki-laki atau perempuan dan dia melakukan itu bukan untuk berzina atau Liwath maka ciuman tersebut tidaklah haram, karenanya baik ciuman maupun jabatan tangan tersebut boleh“. Mereka juga mengatakan boleh bagi laki-laki menjabat tangan perempuan ajnabi dengan dalih bahwa Rasulullah –kata mereka- berjabatan tangan dengan perempuan dengan dalil hadits Ummi ‘Athiyyah ketika melakukan bai’at yang diriwayatkan al Bukhari, ia berkata :

فقبضت امرأة منا يدها
Maknanya: “Salah seorang di antara kita (perempuan-pere mpuan) menggenggam tangannya” .
Mereka mengatakan : ini berarti bahwa yang lain tidak menggenggam tangannya. Sementara Ahlul Haqq, Ahlussunnah menyatakan bahwa dalam hadits ini tidak ada penyebutan bahwa perempuan yang lain menjabat tangan Nabi Shalallahu ‘alayhi wasallam, jadi yang dikatakan oleh Hizbuttahrir adalah salah paham dan kebohongan terhadap Rasulullah. Jadi hadits ini bukanlah nash yang menjelaskan hukum bersentuhnya kulit dengan kulit, sebaliknya hadits ini menegaskan bahwa para wanita saat membaiat mereka memberi isyarat tanpa ada sentuh-menyentu h di situ sebagaimana diriwayatkan oleh al Bukhari dalam shahih-nya di bab yang sama dengan hadits Ummi ‘Athiyyah. Hadits ini bersumber dari ‘Aisyah –semoga Allah meridlainya- ia mengatakan :
“كان النبـيّ يبايع النساء بالكلام”
Maknanya: “Nabi membaiat para wanita dengan berbicara” (H.R. al Bukhari)
‘Aisyah juga mengatakan:
“لا والله ما مسّت يده يد امرأة قطّ في المبايعة ، ما يبايعهن إلاّ بقوله قد بايعتك على ذلك”
Maknanya: “Tidak, demi Allah tidak pernah sekalipun tangan Nabi menyentuh tangan seorang perempuan ketika baiat, beliau tidak membaiat para wanita kecuali hanya dengan mengatakan : aku telah menerima baiat kalian atas hal-hal tersebut” (H.R. al Bukhari)
Lalu mereka berkata : “Cara melakukan bai’at adalah dengan berjabatan tangan atau melalui tulisan. Tidak ada bedanya antara kaum laki-laki dengan perempuan; Karena kaum wanita boleh berjabat tangan dengan khalifah ketika baiat sebagaimana orang laki-laki berjabatan tangan dengannya“.
(baca : buku al Khilafah, hlm. 22-23 dan buku mereka yang berjudul asy-Syakhshiyya h al Islamiyyah, Juz II, bagian 3, hlm. 22-23 dan Juz III, hlm. 107-108). Mereka berkata dalam selebaran lain (tertanggal 21 Jumadil Ula 1400 H / 7 April 1980) dengan judul : “Hukum Islam tentang jabatan tangan laki-laki dengan perempuan yang ajnabi“, setelah berbicara panjang lebar dikatakan sebagai berikut : “Apabila kita memperdalam penelitian tentang hadits-hadits yang dipahami oleh sebagian ahli fiqh sebagai hadits yang mengharamkan berjabatan tangan, maka akan kita temukan bahwa hadits-hadits tersebut tidak mengandung unsur pengharaman atau pelarangan“. Kemudian mereka mengakhiri tulisan dalam selebaran tersebut dengan mengatakan :
“Yang telah dikemukakan tentang kebolehan berjabat tangan (dengan lawan jenis) adalah sama halnya dengan mencium”
Pimpinan mereka juga berkata dalam buku berjudul an-Nizham al Ijtima’i fi al Islam, hlm. 57 sebagai berikut : “Sedangkan mengenai berjabat tangan, maka dibolehkan bagi laki-laki berjabatan tangan dengan perempuan dan perempuan berjabatan tangan dengan laki-laki dengan tanpa penghalang di antara keduanya“. Dan ini menyalahi kesepakatan para ahli fiqh. Ibnu Hibban meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
“إنّي لا أصافح النساء”
Maknanya: “Aku tidak akan pernah menjabat tangan para wanita” (H.R. Ibnu Hibban)
Ibnu Manzhur dalam Lisan al ‘Arab mengatakan: “Baaya’ahu ‘alayhi mubaya’ah (membaiatnya): artinya berjanji kepadanya. Dalam hadits dinyatakan:
ألا تبايعونـي على الإسلام ;
tidakkah kalian berjanji kepadaku untuk berpegang teguh dengan Islam. Jadi baiat adalah perjanjian”. Jadi tidaklah disyaratkan untuk disebut baiat secara bahasa maupun istilah syara’ bahwa pasti bersentuhan antara kulit dengan kulit, tetap disebut baiat meskipun tanpa ada persentuhan antara kulit dengan kulit. Ketika para sahabat membaiat Nabi pada Bai’at ar-Ridlwan dengan berjabat tangan hanyalah untuk bertujuan ta’kid (menguatkan). Baiat kadang juga dilakukan dengan tulisan.
8. Di antara dalil Ahlussunnah tentang keharaman menyentuh perempuan ajnabiyyah tanpa ha-il (penghalang) adalah hadits Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam :
َ”لأنْ يُطْعَنَ أحَدِكُمْ بِمَخِيْطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَمَسَّ امْرَأةً لاَ تَحِلُّ لَهُ” (رَوَاهُ الطّبَرَانـي فِي المُعْجَم الكَبِيْرِ مِنْ حَدِيْثِ مِعْقَلٍ بْنِ يَسَارٍ وَحَسّنَهُ الحَافِظُ ابْنُ حَجَرٍ وَنُورُ الدّيْن الهَيْثَمِي وَالمُنْذِري وَغَيْرُهُمْ)
Maknanya : “Bila (kepala) salah seorang dari kalian ditusuk dengan potongan besi maka hal itu benar-benar lebih baik baginya daripada memegang perempuan yang tidak halal baginya”. (H.R. ath-Thabarani dalam al Mu’jam al Kabir dari hadits Ma’qil bin Yasar dan hadits ini hasan menurut Ibnu Hajar, Nuruddin al Haytsami, al Mundziri dan lainnya)
Pengertian al Mass dalam hadits ini adalah menyentuh dengan tangan dan semacamnya sebagaimana dipahami oleh perawi hadits ini, Ma’qil bin Yasar seperti dinukil oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al Mushannaf.
Sedangkan Hizbuttahrir menganggap hadits ath-Thabarani tersebut yang mengharamkan berjabatan tangan dengan perempuan ajnabiyyah termasuk khabar Ahad dan tidak bisa dipakai untuk menentukan suatu hukum.
Ini adalah bukti kebodohan mereka. Bantahan terhadap mereka adalah pernyataan para ulama ushul fiqh yang menegaskan bahwa hadits ahad adalah hujjah dalam segala masalah keagamaan seperti dinyatakan oleh al Imam al ushuli al mutabahhir Abu Ishaq asy-Syirazi. Beliau menyatakan dalam bukunya at-Tabshirah : “(Masalah) Wajib beramal dengan khabar ahad dalam pandangan syara’ “. Bahkan an-Nawawi dalam syarh shahih Muslim menukil kehujjahan khabar ahad ini dari mayoritas kaum muslimin dari kalangan sahabat, tabi’in dan generasi-genera si setelah mereka dari kalangan ahli hadits, ahli fiqh dan ahli ushul fiqh. Kemudian ia membantah golongan Qadariyyah Mu’tazilah yang tidak mewajibkan beramal dengan khabar ahad. Lalu an-Nawawi mengatakan : “Dan Syara’ telah mewajibkan beramal dengan khabar ahad”.
Dengan demikian menjadi jelas bahwa Hizbuttahrir sejalan dengan Mu’tazilah dan menyalahi Ahlussunnah. Yang aneh, Hizbuttahrir telah berpendapat demikian, tetapi dalam karangan-karang an mereka berdalil dengan hadits-hadits ahad yang sebagiannya adalah dla’if. Mereka juga mengutip cerita-cerita dan atsar dari buku-buku yang tidak bisa dijadikan rujukan dalam bidang hadits, tafsir. Bahkan mereka telah berdusta atas Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam. Dalam majalah mereka Al Wa’ie, edisi 98, Tahun IX Muharram 1416 H mereka mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda :
الساكت عن الحقّ شيطان أخرس
“Orang yang diam dan tidak menjelaskan kebenaran adalah setan yang bisu”.
Kita katakan kepada mereka : Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam telah bersabda :
إنّ كذبا عليّ ليس ككذب على أحد
Maknanya : “Sesungguhnya berdusta atasku tidaklah seperti berdusta atas siapapun”.
Pernyataan di atas adalah perkataan Abu ‘Ali ad-Daqqaq, seorang sufi besar seperti diriwayatkan oleh al Imam al Qusyairi dalam ar-Risalah dan bukan perkataan Rasulullah. Ini juga merupakan bukti akan kebodohan mereka bahkan dalam menukil hadits sekalipun. Maka hendaklah kaum muslimin berhati-hati dan tidak tertipu oleh karangan-karang an mereka.

9 . Rasulullah shallallahu ’alayhi wasallam bersabda dalam sebuah Hadits yang mutawatir :
ورب حامل فقه إلى من هو أًفقه منه”“
Maknanya : “Seringkali terjadi orang yang menyampaikan hadits kepada orang yang lebih memahaminya darinya“
Hadits ini menjelaskan bahwa manusia terbagi dalam dua tingkatan :
Pertama : orang yang tidak mampu beristinbath (menggali hukum dari teks-teks al Qur’an dan hadits) dan berijtihad dan yang kedua : mereka yang mampu berijtihad. Karenanya kita melihat ummat Islam, ada di antara mereka yang mujtahid (ahli ijtihad) seperti Imam asy-Syafi’i dan yang lain mengikuti (taqlid) salah seorang imam mujtahid.
Sedangkan Hizbuttahrir, mereka menyalahi hadits dan membuka pintu fatwa dengan tanpa ilmu dan tidak mengetahui syarat-syarat ijtihad. Pernyataan-pern yataan Hizbuttahrir semacam ini banyak terdapat dalam buku-buku mereka. Mereka mendakwakan bahwa seseorang apabila sudah mampu beristinbath maka ia sudah menjadi Mujtahid, karena itulah ijtihad atau istinbath mungkin saja dilakukan oleh semua orang dan mudah diusahakan dan dicapai oleh siapa saja, apalagi pada masa kini telah tersedia di hadapan semua orang banyak buku tentang bahasa Arab dan buku-buku tentang syari’at Islam. Yang disebutkan ini adalah redaksi pernyataan mereka (lihat kitab at-Tafkir, h. 149). Pernyataan ini membuka pintu untuk berfatwa tanpa didasari oleh ilmu dan ajakan kepada kekacauan dalam urusan agama. Sedangkan yang disebut mujtahid adalah orang yang memenuhi syarat-syarat ijtihad dan diakui oleh para ulama lain bahwa ia telah memenuhi syarat-syarat tersebut. Sementara pimpinan Hizbuttahrir, Taqiyyuddin an-Nabhani tidak pernah diakui oleh seorangpun di antara para ulama yang memiliki kredibilitas bahwa ia telah memenuhi syarat-syarat ijtihad tersebut atau bahkan hanya mendekati sekalipun. Jika demikian mana mungkin Taqiyyuddin menjadi seorang mujtahid ?!. Seseorang baru disebut mujtahid jika ia memiliki perbendaharaan yang cukup tentang ayat-ayat dan hadits-hadits yang berkaitan dengan hukum, mengetahui teks yang ‘Amm dan Khashsh, Muthlaq dan Muqayyad, Mujmal dan Mubayyan, Nasikh dan Mansukh, mengetahui bahwa suatu hadits termasuk yang Mutawatir atau Ahad, Mursal atau Muttashil, ‘Adalah para perawi hadits atau jarh, mengetahui pendapat-pendap at para ulama mujtahid dari kalangan sahabat dan generasi-genera si setelahnya sehingga mengetahui ijma’ dan yang bukan, mengetahui qiyas yang Jaliyy, Khafiyy, Shahih dan Fasid, mengetahui bahasa Arab yang merupakan bahasa al Qur’an dengan baik, mengetahui prinsip-prinsip aqidah. Juga disyaratkan seseorang untuk dihitung sebagai mujtahid bahwa dia adalah seorang yang adil, cerdas dan hafal ayat-ayat dan hadits-hadits hukum.
10. Para Ulama Islam menjelaskan dalam banyak kitab tentang definisi Dar al Islam dan Dar al Kufr. Mayoritas Ulama mengatakan bahwa daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh kaum muslimin kemudian keadaannya berubah sehingga orang-orang kafir menguasainya, maka negeri tersebut tetap disebut negeri Islam (Dar al Islam ). Adapun menurut Abu Hanifah bahwa daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh kaum muslimin kemudian orang-orang kafir menguasainya, maka negeri itu berubah jadi Dar Kufr dengan tiga syarat.
Adapun Hizbuttahrir menyalahi seluruh Ulama, mereka menyebutkan dalam salah satu buku mereka Kitab Hizbuttahrir, hlm. 17 pernyataan sebagai berikut : “Daerah-daerah yang kita tempati sekarang ini adalah Dar Kufr sebab hukum-hukum yang berlaku adalah hukum-hukum kekufuran. Kondisi ini menyerupai kota Mekkah, tempat diutusnya Rasulullah“.
Pada bagian yang lain kitab Hizbuttahrir, hlm. 32: “Dan di negeri-negeri kaum muslimin sekarang tidak ada satu negeri atau pemerintahan yang mempraktekkan hukum-hukum Islam dalam hal hukum dan urusan-urusan kehidupan, karena itulah semuanya terhitung Dar Kufr meskipun penduduknya adalah kaum muslimin“.
Lihatlah wahai pembaca, bagaimana berani mereka menyelewengkan ajaran agama ini dan menjadikan semua negara yang dihuni oleh kaum muslimin sebagai Dar Kufr termasuk Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah kaum muslim terbesar di dunia.
Referensi
[1] Ibid, Juz I, Bag. Pertama, hlm. 74
[2] Kitab bernama Nizham al Islam, hlm. 22
[3] Kitab bernama as-Sakhshiyyah al-Islamiyyah, Juz I, Bag. Pertama, hlm 120
[4] Catatan pages Aqidah Ahlussunnah
Quote
 
0
bukannya kita masih di satukan dengan kata ISLAM, selama rukun iman dan islam kita sama maka mereka masih saudara kita. aib saudara sendiri diumbar, apa bukan ghibah namanya. saya bukan PKS/TARBIYAH, SALAFY, HT, JT, NU, MUHAMMADIYAH, PERSIS, SUNNI, SYIAH, dll. TAPI SAYA BANGGA JADI MUSLIM, khususnya MUSLIM INDONESIA. justru saya sedih melihat klian yg terlihat lebih paham islam ketimbang saya saling menjelekkan satu kelompok dgn yg lain, MENGKOTAK-kotak ISLAM. saya yakin Rasul Kami tdk pernah mengajarkan seperti itu. PS: yg kita butuhkan hanya cerdas dlm memilih berita dan kritis dlm menganalisis peristiwa.
Quote
 
0
PKS Habis-habisan DITELANJANGI oleh HT.... haha
Quote
 
0
semua rujukannya buku ya.... buku, buku dan bukuuuuuuu teyus..... semua sibuk sama buku.... al qur ' an setebal itu bagi sebagian orang hanya utk tilawah, wajibkan tilawah n tilawah saja tanpa pgen mencoba dimengerti... bukankah lebih baik qt kembali ke al qur ' an ,tilawah, dipelajari hikmahnya apa... diamalkan....( dan tentunya jg sunnah Rasul )... mari Al qur ' an qt pelajari... hikmah disitu apa, qt pahami, amalkan..... spt yg Rasul dulu contohkan.... hanya menyampaikan ayat Al qur ' an... skrag qt dibuat sibuk sama buku dan bukuuuuuuuuu teyuuuuus.... emang al qur an gak lengkap yach, masih kurang yach? kurang tebal yach? ... Allah mengingatkan, " Apakah Al qur' an saja tidak cukup? " al ankabut (29) : 51.....
Quote
 
0
saudaraku,,,
mari kita tutup dengan bersama-sama melafaskan hamdallah..
dan doa penutup majelis...
semoga Allah mengampuni kesalahan2 kita dan tetap menunjukkan kita pada kebenaran..
semoga ini menjadi ajang silaturahmi, bukan perang argumen.
tetap lakukan yg terbaik utk Allah dg Islam.. demi bersatunya umat, bukan malah memecahkannya.

wallahu'alam,,
Quote
 
0
People deserve very good life time and mortgage loans or sba loan would make it much better. Just because people's freedom is grounded on money state. ,http://www.cha nelbagsoutlet.c a
Quote
 
0
I follow you VIA GFC and I love your blog!,http://ww w.belstaffoutle ts.org
Quote
 
0
SEBAIKNYA KITA SIBUK MENYELAMATKAN UMMAT BUKAN SIBUK MENJAUHKAN UMMAT DARI GERAKAN ISLAM MANAPUN YANG BAIK... MENDING SIBUK BERBUAT DARIPADA SIBUT MENGKRITIK...
MENDING SIBUK MENCINTAI KEBAIKAN DARIPADA SIBUK MENCINTAI DEBAT...
MENDING SIBUK BERISTIGHFAR DARIPADA MENCEMOOH KERJA ORANG LAIN
LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGERUHKAN ....
Quote
 
0
umat islam itu bagaikan satu tubuh, jadi bagaimana mungkin islam akan memenangkan perjuangan jika masih berbangga dengan olongannya sendiri dan meyalahkan satu sama lain?

ingat cara kerja musuh kita menghancurkan umat ialah dengan politik "devide et impera" (memecah belah dan menguasai). ini adalah cara yang efisien bagi mereka untuk menghancurkan umat tanpa mereka harus bersusah payah terjun secara langsung, jadilah kita terpecah belah dan menyerang satu sama lain. jadi, berhentilah mengidentifikas i diri atau kelompok berbeda dengan muslim yang lain, ini membuktikan mereka telah berhasil menjalankan politiknya di kalangan umat islam. mari kita berjuang dengan SATU NAMA SAJA, yaitu ISLAM (tanpa embel2 apapun). jika terjadi perbedaan, kembalikan kepada al-quran dan sunnah.

wallahu a'lam
Quote
 
0
Ingatlah Allah menatap Hati ANDA..!!!
Quote
 
0
apa maksud dari artikel ini ya??? Mari majukan langkah paling depan untuk membela agam ini dengan cara yg di rido'i. bukan malah mengoreksi saudara sendiri. jelas2 saudarax udh mau ngrban kan jiwa dan ragax kok masih bisa nulis artikel sprt ini... smoga Allah mengapuni kita semua.....
Quote
 
0
DILUAR TAMPAK SANTUN...DIDALA M BUSUK GAK KETULUNGAN....D I UI JELAS2 PKS MENEBAR POSTER DENGAN TULISAN KAPITAL "HTI SESAT !"...BENAR-BENA R CARA KOMUNIS
Quote
 
0
Hadooohhh ribut terus nih HT... enggak ada kesudahannya...

Yuk Marii kita berhusnudzon...
Husnudzon adalah tingkatan paling rendah dalam ukhuwah sedangkan itsar adalah tingkatan paling tinggi...

Jangan sibuk menjelek-jeleka n, tabayyun donk sama orangx langsung, kalo menduga-duga itu bukan tabayyun namax... terus memperbaiki diri... membangun umat... saling bekerjasama dalam dakwah...
Musuh utama kita adalah iblis dan turunannya yaitu syetan yang menjelma menjadi kafir misionaris, yahudi, freemansory, illuminati dsb...
itu yang harus kita perangi bukanx malah cari aib saudara sendiri yang sesama muslim...


Kalo begini teruss... ketawa tuh para kafir... ;-)
Quote
 
0
gak usah neko-neko
yang kulihat sendiri aktivis PKS bagi-bagi sabun colek ke warga pas kampanye
membagikan bingkisan kue ke ustadzah plus stiker calon gubernur

bukan fitnah, hanya muhasabah
yang katanya membela Islam kok menggunakan cara-cara melanggar aturan Islam

monggo dipikir ken
ditabayun di temen2 PKS sekitarnya
monggo buka hati untuk temen2 PKS
Quote
 
0
Siapa sebenarnya yang menjadi alat penjajah untuk memecah belah kesatuan umat Islam? Penulis artikel ini waLLAHu'alaam apa tujuannya menulis ini, yang jelas ingin menampakkan bahwa jama'ah IM adalah suatu hal kesalahan, yang kemudian para pembaca akan berpandangan bahwa ternyata golongan ini juga salah, golongan itu salah, dan sesuai apa yang ditulis penulis yang ini juga salah. lalu golongan Islam yang mana yang benar?
*saran kepada penulis : kalau memang sudah mengetahui bahwa Islam sekarang sudah mengalami perpecahan teramat dahsyat, aka ente tak perlu menjadi salah satu perangsang perpecahan ini. sekali pun benar apa yang ente tulis tentu merupakan hujat kepada sesama Muslim, seandainya salah tentu fitnah yang telah dilakukan. dan fitnah tak teramat besar dosanya, sampai-sampai membunuh itu bobotnya tidak seberat fitnah.
Jadi pada intinya, saya hanya ingin katakan mari bersikap sebijak-bijakny a, perpecahan di antara umat Islam tentu sudah diatur oleh Allah. kita harus faham dan ikhlash dalam setiap langkah. jz
'afwan
Quote
 
0
Aq tanya nih pada kakak-kakak... yang ada masalah dalam Islam koq yang diancam Yahudi? Tolong kasih saran dan jawaban, jangan katakan diadu domba, nanti Aq jawab kenapa tidak jadi manusia saja sehingga dengan demikian tidak diadu domba, koq suka sekali pakai alasan diadu domba nih oleh Amerika, Yahudi, Nasrani, Kapitalis, Neo Liberal, illuminati, Freemason, Keluarga Rotschild, Kaum Kafir, Kompeni, aneh...Aq jadi bertanya kenapa suka jadi domba aduan, mbok ya mulai jadi manusia dewasa gitu, sebuah renungan dari Adik kecil ini...
Quote
 
0
tapi mengapa masih ada rubrik deskripsi ikhwan di eramuslim
Quote
 
0
Rame banget... Menurut ane sih wajar2 aja kalo HT membela diri karena menjadi tertuduh terhadap perbuatan atau ide yang tidak menjadi bagian dari dirinya alias tidak terbukti. Sedangkan buat penuduh2 HT mbok yao tabayun dulu...apa benar HT kayak gitu...
Quote
 
0
situs ini trnyata rame ya....bynk komen....yg mungkin sj diantra yg komen ada yg kafir,,,ada yg munafik,,,ada yg jahil,,,mungkin jg ada yahudi yg ikut komen...ikut manas2in, klo dah gini repot jdnya...! wahai saudara2 muslim "hati2 ya"...byk2 berdo'a agar selalu ditunjukin jalan yg benar/lurus..& mdh2an tdk tergelincir menjdi orang yg sesat! (...sedih...)
Quote
 
0
Komentator bisa baca link berikut sbg perbandingan...

http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/apakah-benar-ikhwanul-muslimin-merupakan-bentukan-para-illuminati.htm
Quote
 
0
banyakin ngaji...masih banyak tu kitab2 besar karya ulama2 terdahulu...dar ipada mencari2 kesalahan orang lain...
Quote
 
0
okelah kalo begitu bung.. ayo angkat senjata ajak semua kaum muslimin utk berperang seperti pemahaman anda. biar mati semua trus dunia ini yang mimpin bangsa jin.
ada saatnya bung kita menunjukkan kekuatan, nanti di saat kekuatan Islam melebihi atau minimal menyamai kekuatan bangsa kafir. kalo saat ini kita hanya minoritas.
lebih baik dakwahi keluarga anda, kerabat, tetangga, masyarakat sekitar anda tinggal. ajak mereka menjadi kaum mu'minin. setelah itu ambil langkah yg lebih jauh!
baca lagi deh strategi dakwah Rasululloh ketika awal2 diangkat menjadi Nabi.
Quote
 
0
kita ini umat islam, di ibaratkan dengan ikan, bagaimana kalo ikan mencoba hidup di darat ya begini jadinya saling ribut..... solusinya kembali ke .......?
Quote
 
0
Penyebab pertama polemik ini adalah apa yang disampaikan buku WAMY yang isinya fitnah2 terhadap gerakan Islam. Penulis artikel ini pun mungkin tidak akan tergerak untuk menulis bantahan thd buku tsb kalo isinya memang benar.

ADA AKSI, ADA REAKSI...
Quote
 
0
tadinya sy terhibur dengan artikel2 anda..sdh akan sy sebarkan ke istri,teman2 dan rekan kerja...sampai akhirnya sy membaca artikel tentang IM dn PKS....wow maaf brati qta memang berbeda haluan...mari kita ambil haluan masing2...biar Alloh yg menilai..siapa yg benar2 'bekerja di jalanNya' salam :-)
Quote
 
0
maaf, kok kayaknya ini jauh lebih menurunkan martabat ya. Saya rasa, apa yang anda tulis itu jauh dari obyektif. Rujukan2 yang anda lampirkan hanya untuk mendukung pendapat anda. Sebaiknya kita kroscek dulu sebelum menuliskan. Apa yang ada di media jangan terlalu percaya. Kalau memang anda percaya, berarti anda termasuk korban penipuan media. Karena tidak semua media itu benar.
Quote
 
0
dialog antar kelompok jelas sangat diperlukan untuk menghindari perpecahan...bu kankah perpecahan yg diinginkan oleh musuh2 Islam?
Quote
 
0
sebaiknya ngaca dulu sebelum ngejelkin orang lain, orang HT yang sebenarnya tidak seperti anda abdul... istighfar bukan buat di ucapkan tapi di lakukan
Quote
 
0
SAUDARAKU, HATI-HATI FITNAH!!
Quote
 
0
@ candra giri
dunia tidak selebar daun kelor
lebih baik anda kroscek lebih dalam mengenai 'perbedaan', 'perdebatan', dst antara umat Islam, kenapa selalu ada dan kenapa selalu menjadikan satu dengan yang lainnya tidak akur?

sy ragu apa yang anda maksud dengan 'satu aqidah' tsb.
Quote
 
0
sesama mukmin itu bersaudara maka dari itu janganlah saling menjelek-jeleka n satu sama lain masalah fatwa beliau (yusuf qardhawi) beliau hanyalah manusia biasa dan tidak maksum dan kesalahan itu pasti ada.. islam itu adalah agama yang dinamis dan tidak kaku jadi pintu ijtihad selalu terbuka selama itu tidak bertentangan dengan Al-Qur'an & sunnah... bila benar 2 pahala baginya bila pun salah 1 pahala baginya.... karena banyak sekarang ini masalah ummat yang membutuhkan pintu intihad sebagai pemecahan masalahnya... jadi jangan terlalu cepat menuduh tanpa tahu persis masalahnya...da n untuk 2 gerakan yang anda tuduh (IM & PKS) saya rasa gerakan ini sudah sangat memberi warna bagi dunia islam sendiri gerakan ini memberi angin segar dalam dunia islam.. saya rasa website ini tidak objektif lebih menuduh dan cenderung mengadu domba.. padahal yang dibutuhkan islam saat ini adalah bersatu padu bukan bercerai berai masalah fiqih memang boleh berbeda tapi selama 1 aqidah dan tidak keluar dari kontek Al-Qur'an & sunnah mereka tetaplah saudara kita... saudara 1 iman... Syukran
Quote
 
0
@ al pagatani

ya emang sistem pendidikan yang mengarah ke pencucian atau pembatasan 'ilmu' menjadikan setiap tahun selalu ada polemik kan??
rasanya semua bisa jadi gajah tergantung seserius apa kita memaknai suatu masalah atau persoalan. bisa jadi sepele, bisa juga jadi parah...

hmm, tapi tunggu2..
maksud anda UJIAN NASIONAL beneran atau ujian yang lain nihh??
Quote
 
0
Saudaraku semua. Ada yang terlupa. Sebentar lagi anak-anak UJIAN NASIONAL. Kita sama tahu bahwa ada beberapa polemik yg menentukan nasib bangsa dengan UJIAN NASIONAL itu. Dan yang lebih penting anak-anak itu berada dekat dengan kita bahkan mungkin anak kandung kita sendiri. Itu lebih bermakna ketimbang mengusik semut kecil di seberang lautan. Ini ada gajah di samping hati kita :-)
Quote
 
0
1. PKS memang sudah amat tampak sebagai Islam moderat ala Cak Nur, Gus Dur, Din Saymsudin dan Sayfii Maarif. Ini mulai ada ketika ide "Piagam Madinah" di parlemen disuarakan untuk menolak Piagam Jakarta. Untuk diketahui, slogan Piagam Madinah pertama kali dicetuskan oleh Cak Nur.

2. Soal Freemasonry. Harus diakui, NU, Muhammadiyah dan PKS kini sudah terjangkiti virus liberal yang merupakan jerat halus Zionis (protokol 1). NU dengan JIl, MUhammadiyah AMM dan PKS menjadi partai terbuka.

3. Setelah meliberalkan ormas dan orpol Islam, tindakan selanjutnya adalah mendislokasi (lokalisir) sisa-sisa kekuatan aristokrat dan organisasi Islam garis keras. Terlihat dalam konfilk keistimewaan Yogya dan Ustad ABB, FPI dan MUI yang semakin dimusuhi oleh berbagai kalangan. Tentu saja ini permainan Masonik2 Lokal.

4. Soal Fikih Politik, sebaiknya perdebatan fikih dilakukan dengan semangat persaudaraan Islam. Soalnya ini menyangkut ulama. Dr Yusuf Qardhawi bagaimanapun seorang ulama terkemuka. Bila ada sebagian fatwa-fatwa beliau yang keliru, tentu tidak berarti semua fatwa beliau salah. Insya Allah.
Quote
 
0
Terima kasih atas tulisannya. Tulisan ini memang agak keras menohok IM/PKS wabil khusus Dr Yusuf Qardhawi. Jadi wajar banyak kalangan gerah membacanya. Beberapa hal memang berdasarkan fakta. Namun, ijinkan saya memberikan pendapat tentang beberapa hal:

1. PKS dan sebagai Islam moderat ala Nurcholis Madjid dan jaringan Paramadina sudah mulai dirasakan ketika PKS mengusung "Piagam Madinah" dan bukan Piagam Jakarta. Untuk diketahui, slogan "Piagam Madinah" pertama kali diusung oleh kelompok Cak Nur sebagai langkah awal bagi pluralisme dan sekularisme negara. Dan konsep pluralisme tentu saja merupakan salah satu jerat halus zionis Yahudi.

2. Mengenai Freemasonry. Sebenarnya jelas bahwa rencana global Zionis kini adalah sudah bergerak sangat maju. NU, Muhammadiyah dan PKS sudah dijangkiti virus liberalisme yang merupakan Protokol utama Zionis. Di NU ada JIL, Muhammadiyah ada AMM dan PKS sudah menjadi Partai Terbuka (terbuka berarti mengakomodasi secara bebas keyakinan agama yang berbeda dalam partai).


3. Setelah Ormas dan Orpol diliberalkan (baca: dikebiri ruhul jihadnya), maka tantangan Zionis semakin ringan. Menurut Protokolnya, lawan mereka adalah tinggal sisa-sisa kaum aristokrat dan kaum Islam garis keras (istiqomah). Inilah yang menimbulkan konflik di Yogya untuk memaksakan demokratisasi kesultanan Yogya melalui Pilkada, bukan diangkat melalui penetapan. Ini juga yang membuat Abu Bakar Baasyir dan Habib Rizieq dan FPI nya didislokasi (lokalisir) hingga dalam taraf yang "tak berdaya" (hanya sebatas tindakan reaksioner). Dan kaum yang menjadi penyerang Islam militan ini tentu saja kaum Masonik (seperti Ulil dan JIL-nya)


4. Soal-soal perbedaan fikih Politik lebih baik tidak sampai menghujat ulama. Karena bagaimanapun juga ulama seperti Dr Yusuf Qardhawi banyak sekali pengagumnya di seluruh dunia. Jika terlalu frontal berkonfrontasi akan berdampak negatif. Saya sendiri tidak setuju tentang wanita menjadi Presiden, namun saya memandang wanita boleh menjadi anggota majlis syuro. Ini berdasarkan kenyataan bahwa Khalifah Umar bin Khattab ra. pernah bertanya kepada anaknya ummul mukminin Hafsah ra. tentang kebijakan militer. Hafsah ra adalah fakih dan hafal Quran.

Quote
 
0
@ songida
sebaiknya anda pelajari apa yang anda maksud 'perpecahan' itu.
sembari senantiasa kita berlindung dari jerat syaitan dan hawa nafsu
yang perlahan menjauhkan kita dari yang haq.

*hati2 pd pesan perdamaian atau persatuan
Quote
 
0
luarbiasa..kapa n Islam ini jaya???
kenapa kita saling memojokkan satu sama lain.
Kapankah ImamMahdi akan turun keBumi dan meluruskan semua yang bengkok ini?
YaAllah kami berlindung dari jerat setan dan perpecahan diantara saudara sendiri. KepadaENKAUlah kami semua kembali dan meminta pertolongan.
Quote
 
0
Assalamu'alaiku m Saudaraku,
saya membaca artikel diatas sangat menarik, menurut pemikiran saya yang sementara tiadalah artikel tersebut bermaksud buat perpecahan itu hanya sebuah pemikiran berdasarkan data yang ada bnar gak nya mari kita telaah bersama, mari kita telaah dengan pikiran dewasa, bagi aktifis pks coba untuk membuka hatinya dan pikirannya benar gak demikian, bagi yang non partai/partisan jangan langsung memojokkan sebuah artikel tetapi hargai, curiga boleh, dan temukan kebenarannya semampu kita, dan comment lah juga berdasarkan fakta gak baik hanya pake sentimen lalu mengatakan hati2 itu membawa perpecahan dan juga jangan langsung juga menganggap pks tuh sesuai dengan artikel tersebut, coba cari kebenarannya ........
Quote
 
0
mksud saya percobaan cuci otak di perguruan tinggi..
Quote
 
0
@sastro
jaman sekarang yang merasa tenang2 aja tu yang paling kasian, pakde..
anda bilang pernah punya teman2 kuliah ya?
mestinya anda sadar karena pernah jadi bahan percobaan mereka..
bahan percobaan yang sepertinya berhasil tercuci dengan baik pola pikirnya
Quote
 
0
mas sastro sebelum ngomongin duit...
pelajari dulu sejarah duit kertas...
baru comment di mari...
Quote
 
0
Wong kok do seneng ribut sih. Gak usah mikirin Yahudi, Freemason dan hal2 masa lalu dan gak jelas juntrungane. Mending cari duit dan berlomba berbuat kebaikan. Gak usah merasa benar sendiri. wong kita gak tau apa yg akan terjadi nanti. Dulu temen2ku kuliah keturunan Yahudi pada berprinsip "jangan mlarat dan jangan bodoh" sehingga tidak bisa ditindas kayak jaman Hitler. Mereka gak pernah tuh mikirin orang Islam, mereka secara umum hanya mikirin duit tok. lha kita malah hobine ngributin mereka. Konyol
Quote
 
0
@ Mojang Jahe [1]

Sebelum kami menanggapi komentar Anda, mari kita renungkan bersama ayat-ayat di bawah ini:

“ … Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.” [QS Yunus 10:100]

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawa ban)?” [QS al-Qiyamah 75:36]

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” [QS al-Isra’ 17:36]

Entah Anda memperhatikan mengenai isi situs akhirzaman ini atau tidak, ketahuilah tujuan kami tidak ada yang lain kecuali mengungkap dan menegakkan yang hak, membela Allah dan rasulNya, tidak melakukan pembelaan terhadap firqah, mahzab atau apapun namanya, kami non partisan.

Sebelum menuduh sebaiknya ditelisik dulu supaya tidak jadi fitnah, bukankah ketika tidak terbukti apa yang dituduhkan maka dampaknya akan kembali kepada Anda.?

Kami tidak perlu dikagumi oleh siapapun termasuk Anda, curiga boleh-boleh saja karena hal itu merupakan hak Anda, mudah-mudahan kecurigaan Anda bila maksudnya utuk mencari kebenaran, insayAllah akan sampai kepada kebenaran.

Ketahuilah dengan menampilkan widget countdown 2012 bukanlah berarti bahwa kami percaya kiamat akan terjadi pada tahun itu. Kalau Anda teliti dan menyempatkan utk berpikir positif atau berprasangka baik, tentu tidak akan cepat-cepat berkesimpulan admin terpengaruh dengan propaganda film Yahudi 2012. Coba Anda perhatikan di atas widget tersebut kami cantumkan ayat al-Qur’an dan di bawahnya sebuah hadits. Maksud dan tujuannya adalah untuk menyatakan sikap bahwa kami tidak mempercayai kebohongan propaganda Yahudi [Yahudi menurut Anda] dan sekaligus mengingatkan siapa saja yang berkunjung ke situs ini untuk tidak mempercayainya karena hukumnya haram menurut keyakinan aqidah Islam.

Menurut kami dengan Anda menyebutkan Yahudi kepada mereka yang telah menyebarkan propaganda film tersebut, justru Anda sendiri yang sudah termakan oleh propaganda dan hasutan para pengikut setan Illuminati yang sudah berlangsung lebih dari 200 tahunan. Sadarilah Yahudi itu bukan bangsa akan tetapi sebuah agama tauhid yang diturunkan kepada nabi Musa as khusus untuk bani Israel yang dewasa ini sudah dirubah ajarannya menjadi agama Pagan, walau diantara pemeluknya masih ada yang masuk kategori ahli kitab yang jumlahnya sangat sedikit, dan agama Yahudi yang sudah menyimpang dari kebenaran itu dimanfaatkan oleh para pelaku konspirasi dengan bantuan Jin jahat [setan] untuk mengaburkan persoalan yang sebenarnya, agar manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya terkecoh, karena persoalannya menjadi kabur dan menyesatkan seperti yang dapat kita saksikan zaman kiwari, semua carut-marut di dunia, maka Yahudilah yang dijadikan kambing hitam, [namun kami tidak bermaksud membelanya], sementara sutradaranya di belakang layar senyum-senyum karena berhasil mengecoh, menipu dan mempermainkan mayoritas umat manusia. Bukan hanya agama Yahudi saja yang dirusak dan dimanfaatkan untuk kepentingan mereka, termasuk agama Nashrani dan Islam.
Quote
 
0
@ Mojang Jahe [2]

Memang menurut realitas ada pemberitaan yang mengatakan bahwa Yahudi menguasai 95% industri film Hollywood, tapi apakah faktanya yang dimaksud Yahudi tersebut sesuai dengan al Qur’an atau bahkan Injil?. Tidak sama sekali. Yahudi yang dewasa ini sedang mengendalikan dunia, mereka bukan keturunan bani Israel, mereka tidak lain adalah anak-cucu keturunan bangsa Khazar yang pada tahun 740 M memeluk agama Yahudi, ketika kerajaan Khazaria diporak-peranda kan oleh gabungan pasukan Kekhalifahan Islam Spanyol-Byzanti um pada tahun 1016, mereka kemudian melarikan diri dan menyebar, mayoritasnya ke Eropa Timur, sebagian lagi ke Eropa Barat dan dalam abad ke-19 banyak yang berimigarsi ke Amerika Serikat. Mereka juga dikenal dengan sebutan Yahudi Ashkenazi, merekalah pendiri aristokrasi di Eropa dan pencetus berbagai isme yang kemudian diterapkan di hampir seluruh negara di dunia, mereka juga yang merupakan penduduk mayoritas negara Israel dewasa ini yang jumlahnya mencapai 95%.

Kembali kepada masalah 2012. Kalau Anda menyadari isu kiamat 2012 yang dibesar-besarka n terutama oleh media massa Barat, sebenarnya sepanjang yang kami ketahui di balik itu semua terdapat grand design rencana jahat Illuminati yang memanfaatkan isu tersebut. Bangsa Maya sendiri tidak pernah meramalkan Kiamat pada 21 Desember 2012 sebagaimana dijelaskan oleh Apolinario Chile Pixtun, seorang Guatemala, menegaskan bahwa teori terjadinya hari kiamat dari Barat, bukan ide bangsa Maya. Demikian juga Seorang arkeolog Meksiko, Guillermo Bernal dari National Autonomous University menyatakan bahwa teori hari kiamat adalah, “sangat Barat Kristen" konsep yang diproyeksikan kepada bangsa Maya, mungkin karena Barat sudah "kehabisan" mitos. John Mayor Jenkins secara terbuka mengatakan, "saya tidak sepakat dengan para ahli katalismologi pergeseran kutub neo-Atlantik mengenai pendapat bahwa dunia benar-benar akan berakhir dalam tahun 2012.

Pendapat kami mengenai Dajjal tidak sama dengan pendapat Anda, kami tidak harus menunggu kedatangan Dajjal apalagi ikut mempersiapkan turunnya Dajjal si Pendusta, karena mereka sudah lama eksis. Dajjal adalah sebuah sistem sekuler yang mengatur kehidupan ipoleksosbudhan kam manusia di dunia, diciptakan dari berbagai isme yang merupakan kreasi para penyembah setan, mereka yang merupakan anggota perkumpulan rahasia seperti Illuminati, Freemasonry, Skull and Bones dlsb. Sementara mereka juga menciptakan sistem yang mengatur kehidupan spiritual manusia untuk kehidupan akhirat yaitu apa yang kami kenal dengan sebutan al-Masih ad-Dajjal.

Sebenarnya jika Anda menelusuri situs ini tulisan-tulisan yang dimaksud seperti tanda-tanda Kiamat Kecil kami sudah melakukannya, bahkan kami mencoba menginformasika n kepada pembaca mengenai perbedaan antara Kiamat Kecil atau Sa’ah yang akan terjadi dipenghujung akhir zaman dengan Hari Kiamat agar jelas perbedaannya untuk diwaspadai, karena tanda-tandanya boleh dikatakan sudah lengkap semuanya, kecuali satu hal, yaitu tegaknya kembali sistem kekhalifahan Islam, hal ini pun menurut kami bilamana syarat-syarat objektif dan subjektif Allah Subhanahu wa Ta'ala dipenuhi.

Memang kami sengaja memuat tulisan-tulisan yang mengupas Konspirasi, Freemasonry, Yahudi dll lebih banyak daripada yang lain karena mereka lah yang menjadi penyebab utama berbagai masalah di dunia, termasuk di Indonesia, misalnya seperti dalam pengelabuan sejarah, dekadensi moral, penyebaran narkotika, pornografi, korupsi dlsb, dimana mereka melakukannya secara tidak langsung melalui brainwashing atau cuci otak dan mereka berhasil, dan saat ini mereka sedang menuai hasilnya berupa mind control atau mengendalikan pikiran para korbannya.
Quote
 
0
@ Mojang Jahe [3]

Kami tidak habis pikir kecurigaan Anda sejauh itu, mendoktrin pembaca untuk percaya dengan Kiamat 2012, padahal tulisan berupa sanggahan dimuat di situs ini, baik dari sudut pandang Islam dan dari sudut pandang ilmiah yang menjelaskan bahwa isu kiamat 2012 merupakan rencana konspirasi digunakan untuk sebuah rencana pemerintahan global. Salah satunya yang akan dijadikan alasan pendukung untuk melakukan genosida terhadap orang yang mengingkari sistem baru Tata Dunia Baru atau Pemerintahan Global. Artinya agar pembaca tidak mempercayainya.

Bicara soal perpecahan umat Islam, tidak perlu melalui situs ini umat Islam sudah berpecah belah, karena perpecahan merupakan sunatullah, artinya sesuatu hal yang tidak bisa dihindari. Perhatikan firman Allah Azza wa Jalla dan hadits di bawah ini:
“Seandainya Rabbmu menginginkan niscaya Dia menjadikan manusia umat yang satu namun mereka terus menerus berselisih kecuali orang yang dirahmahi oleh Rabbmu dan karena itulah Allah menciptakan mereka ...” [QS Hud 11:118-119]

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla, untuk mendengar dan taat walaupun yang memimpin kalian itu seorang budak Habasyi. Karena sesungguhnya siapa di antara kalian yang nanti masih hidup dia akan melihat perselisihan yang banyak. Dan hati-hatilah kalian dari perkara yang diada-adakan karena perkara tersebut sesat. Siapa di antara kalian yang mendapatkan keadaan tersebut maka wajib atasnya berpegang dengan Sunnahku dan Sunnah para Khalifah yang terbimbing dan mendapatkan petunjuk. Gigitlah Sunnah itu dengan gigi geraham kalian .”

“Yahudi terpecah menjadi 71 atau 72 golongan Nashrani terpecah menjadi 71 atau 72 golongan dan umatku akan berpecah belah menjadi 73 golongan.”

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menggaris satu garis dengan tangan kemudian bersabda: “Ini adalah jalan Allah yang lurus.” Setelah beliau menggaris beberapa garis di sebelah kanan dan kiri kemudian beliau bersabda: “Ini adalah jalan-jalan. Tidak ada satu jalan pun dari jalan-jalan ini melainkan di atasnya ada setan yang mengajak kepadanya.” Beliau lalu membaca ayat: “Sesungguh ini adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah jalan ini dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan lain karena jalan-jalan itu mencerai-beraik an kalian dari jalan-Nya.

Anda tahu kan?, kelompok sempalan yg pertama kali muncul yg memisahkan diri dari imam kaum muslimin ialah kelompok Khawarij. Benih-benih Khawarij ini sebenarnya berasal dari aqidah Saba’iyah. Banyak orang yang mengira keduanya berbeda, padahal sebenarnya cikal bakal Khawarij berasal dari pemikiran kotor Saba’iyah. Perlu diketahui bahwa Saba’iyah ini terpecah menjadi dua kelompok utama : yaitu Khawarij dan Syi’ah.

Walau antara keduanya terdapat perbedaan-perbe daan yg mencolok, namun dasar-dasar pemikirannya setali tiga uang. Baik Khawarij maupun Syi’ah muncul pada peristiwa fitnah atas diri Amirul Mukminin Utsman bin Affan ra. Fitnah diprakarsai oleh Abdullah bin Saba’ lewat ide, keyakinan dan gerakannya. Dari situlah muncul aqidah sesat, yaitu aqidah Syi’ah dan Khawarij.

Jadi untuk diketahui, mengapa situs ini memuat perbedaan pendapat di antara umat Islam, semata-mata hanya untuk memberikan gambaran realitas sunatullah yang terjadi seperti dijelaskan Allah dan rasulNya yang kemudian diperparah dengan intrik konspirasi para penentang agama tauhid, bukan hanya dari Yahudi sebagaimana Anda menyebutnya, akan tetapi juga dari para pengikut setan.

Renungkanlah peringatan Allah Azza wa Jalla berikut ini:

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” [QS al-‘Araf 7:179]

Wallahu’alam
Quote
 
0
@netral,

terimakasih sarannya
Quote
 
0
@ mojang jahe
pengetahuan baru bagi anda?
seperti komentar yang lain, kroscek memang dibutuhkan daripada anda membatasi pengetahuan anda sendiri dengan perpecahan umat islam, dst.

kiamat 2012 hanya deadline dari para manusia-manusia kufur nikmat untuk membuktikan lebih jelas kesombongan mereka di hadapan Alloh.

kiamat hanya menjadi rahasia Alloh, tentu itu benar secara mutlak, tidak ada manusia yang bisa mengetahui kapan trjadi, bisa saja sebelum, setelah, atau pas 2012 itu.
yang pasti sebagian besar tanda2 kiamat shugra sudah nampak. tinggal bagaimana kita menyongsongnya.
Quote
 
0
Mau tidak mau harus siakui IM dan HT dalam hal tertentu memiliki andil dalam hal menghidupkan gairah kembali pada keislaman. Dalam konteks indonesia juga memberikan alternatif wacana selain yang ada pada NU, Muhammadiyah, Persis, dll.

Banyak pemuda,aktivis cerdas dengan niat awal tulus mendukung 2 pergerakan tersebut. Hanya saja banyak yang terjebak mengidentikkan pendapatnya masing-masing sebagai yang paling benar dalam menginterpretas ikan islam. Adu argumen seperti pada artikel diatas adalah contoh nyata dari semangat merasa paling benar.

Padahal selama itu bikinan manusia, dua organisasi itu tidak akan lepas dari penyimpangan, pemanfaatan oleh pihak ketiga, dan penyusupan berbagai kepentingan. Cara penyikapan yang bijak adalah dalam masalah agama berpikir berkali-kali untuk setiap sekali tindakan. Sebab bisa saja bagi sebagian tindakannya semata-mata untuk Allah swt, tetapi tidak sadar dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan.

Tentang artikel diatas agaknya penulis perlu belajar bagaimana menggunakan fakta untuk menarik kesimpulan sehingga tidak terkesan memaksakan kesimpulan. Sebagai contoh perlu dibedakan Qordhowi sebagai pribadi dan Qordhowi sebagai anggota IM. Sebab tidak semua aktivis IM setuju dengan beliau. Selain itu jika referensi yang diambil adalah majalah sekelas sabili maka akan banyak pertanyaan tentang validitas dan kesahihan data tersebut.

Untuk bro Admin, saya hargai langkah berani bro memposting artikel yang sensitif bagi sebagian orang. Hanya saja khusus untuk artikel yang berlabel "untuk akhir zaman" perlu diperketat seleksinya. Sehingga situs ini tidak hanya menyajikan fakta-fakta kontroversial tetapi juga didukung fakta2 ilmiah, kredibel dan terpercaya, seperti banyak artikel yang bagus tidak berlabel "untuk akhir zaman" ada pada situs ini.
Quote
 
0
@ mojang jahe

memang informasi darimana saja kita musti tabayyun (kroscek)
ambil saja yang mana kita rasa baik, dan buang yang kita rasa buruk
lebih tepatnya kembali ke alquran dan hadist.

dalam masalah postingan yang dibuat admin, saya juga sempat kaget karena sepertinya berani untuk berseberangan dari yang umum.
tapi barangkali karena kita biasa melihat sesuatu yang umum itu yang belum tentu benar jadi seperti mendapat culture shock.

mengenai perpecahan umat islam, barangkali karena berada dalam suatu firqah tertentu jadi merasa ditohok diluar firqah, jadi perpecahan sudah terjadi sebelum postingan ini ada. yang sebenarnya firqah itu tidak perlu (atau seharusnya satu) karena asalnya Islam itu adalah satu.


mengenai kata kiamat 2012, juga tidak tepat. event pada 2012 itu barangkali adalah event fenomena alam yang besar, juga rencana mega ritual dari kelompok freemason yang ingin membentuk NWO. setelah pengumuman oleh bush sr pada 1991 untuk pembentukan NWO, 11 tahun berikutnya peristiwa ritual mereka 9/11, 11 tahun berikutnya yakni pada 2012 nanti, agenda mereka dikukuhkan, jadi karena itu postingan banyak mengenai konspirasi, freemason, yahudi, etc.
Quote
 
0
Pertama kali melihat website ini saya kagum sekaligus agak curiga.

Yang pertama dengan adanya countdown kiamat 2012 di widgetnya, padahal dalam Islam hari kiamat tidak ada yang tahu selain Allah swt. Bisa jadi admin ini telah terpengaruhi dengan propaganda film yahudi 2012. Alias kemungkinan mempersiapkan turunya Dajjal si Pendusta.

Yang kedua, kenapa tidak ditulis artikel2 yang berkenaan dengan tanda2 hari kiamat kecil lainya. kenapa selalu rubrik yang dekat dengan KOnspirasi,free masonry, Yahudi, dll ditulis?

Saya curiga jangan2 website ini ditulis oleh orang yang hendak mendoktrin pembaca untuk percaya dengan Kiamat 2012 dan perpecahan umat islam.
Quote
 
0
@taufan

pernyataan anda cukup bijaksana. sy mengerti maksud Anda
namun di tengah zaman yang seperti saat ini, adakah Anda termasuk orang yang membiarkan kebingungan umat tetap terjadi?
kebingungan yang terjadi bukan tidak sengaja, melainkan memang direncanakan.

mari bergerak ke tingkatan yang lebih general, melihat fenomena firqah atau kelompok2 dalam agama Islam sendiri. apakah keberadaan firqah2 itu merupakan bukti bahwa Islam mengakui perbedaan? Sementara kita tahu, bahwa Islam tidak mengenal kelompok2 semacam itu.

jelas kita sebagai umat Islam wajib menaati Qur'an dan Hadits dengan baik, dan dalam usaha itu kewajiban kita adalah mencari yang mana yang paling shahih. Namun bukan berarti kita harus mentoleransi 'perbedaan' berdasarkan firqah itu bukan?
Quote
 
0
kalau membaca buku jangan meliat dari satu alinea saja baca secara keseluruhan...b egitu juga dengan perkataan ulama jangan ambil sepotong2 sangat berbahaya. Jangan terlalu fanatik dengan satu kelompok sehingga seperti katak dalam tempurung karena idenya hanya berasal dari satu suara yang sama. Berprasangka baik terhadap kawan2 yang sama 2 di jalan da'wah lebih baik daripada menyebarkan kebencian karena tidak satu ide... gunakan Al qur'an dan Hadits Nabi sebagi pengukur kebaikan/keburu kan...teman kadang ulama juga suka salah dalam berbicara (atau jangan2 kita yang salah mengartikan/mem ahaminya karena ilmu yang masih sangat terbatas) berbaik sangka beliau hanya khilaf kecuali perkataannya benar tidak dapat diartikan lain selain kesesatan yang nyata. Diam tentu lebih baik bila kita belum mengerti /memahami lebih bagus bertanya secara langsung...bila belum bisa bersabarlah dan berprasangka baik jangan ikut2an memberikan pendapat yang hanya menyebabkan perpecahan. Biarkanlaah bila para ulama saling berbeda pendapat tentang satu masalah...bagi kita ambil pendapat yang menurut kita lebih mendekati Al Qur'an dan Hadits....meski mungkin keputusan kita tidak tepat 100% atau malah salah tapi kita sudah mengambil keputusan dengan jalan yang benar tanpa harus mencaci ulama yang berbeda dengan pendapat yang kita ambil.
Quote
 
0
btw, ga ada jawaban komen dari penulis nih...
jangan ditinggal dong pembacanya...
Quote
 
0
apakah perangkap itu bernama hizb? yang justru dijadikan 'alat' aktivis2 pergerakan untuk melawan mereka?

pakai kekuatan sendiri dong..
jangan pake senjata musuh yang bisa2 menembak kita sendiri..
Quote
 
0
adminnya kemana nih ????
banyak yang belum ngerti ko ditinggalin min :-):-):-)
Quote
 
0
Aktifis & pergerakan Islam adalah jantung ummat. Kini musuh Allah telah menyerang sampai ke jantung ummat, dipecahbelah dan diadudomba masih gak merasa??? Fre4mas0/ilumin 4ti tak mungkin membiarkan konspirasinya terbongkar kecuali ada maksud mendapat 'tangkapan' yg lebih besar. Kita pikir sudah kita udah dapat ikan kakap, padahal itu cuma umpan agar mereka dapat ikan paus. Kalian tahu kalau mereka pandai berstrategi, tapi kalian tak segera tersadar bahwa tak mungkin mereka membiarkan strategi itu terbaca kecuali ada strategi jauh lebih besar dibalik itu. Sebagian konspirasi yang terungkap memang fakta, tapi didalamnya telah disusupkan FAKTA PALSU yang menyerang 'target tangkapan' yang jauh lebih besar. Konspirasi dibalik (terbongkarnya) konspirasi.

Wahai aktivis & pergerakan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Allah, kemuliaan Islam & muslimin,, jangan lengah, kalianlah jantung yang sedang mereka bidik. Jika benteng ukhuwah kalian telah roboh, kemenangan apa yang mau diharapkan????
Quote
 
0
terimakasih atas informasinya. semoga Allah menunjukan jalan yang benar bagi kalian. amin Yaa Robbal Alamin...
Quote
 
0
komen sy sebelumnya buat IM dan HT
Quote
 
0
menurut saya, sebagai sesama firqah, sebaiknya saling berinterospeksi diri
apakah jalan 'perjuangan' yang anda2 ambil sudah sesuai dengan Islam?
jangan2 justru membantu mereka melestarikan dialektika hegel..

hm, tapi terimakasih atas debatnya, malah memberi tambahan referensi
bagi para 'nonpartisan' untuk tetap 'nonpartisan'
Quote
 
0
Kenapa kalian senag sekali mengadu domba para aktivis da'wah?
Ane curiga juga ente antek2 Zionist Illuminaty agar terjadi perpecahan antara aktivis da'wah di Indonesia :sad:
Quote
 
0
aku tidak mengerti


Kode keamanan
Segarkan