Khwarij Berbaju Salafi (KBS)Indoforum.org
Bismillah walhamdulillah, was shalatu wassalamu 'ala Rasulillah Muhammad wa 'ala alihi wa ashabih ajma'in. Saya teringat perkataan Prof. Mansyur Suryanegara, sejarawan dari Unpad. Saya merasakan relevansi pernyataan seperti itu ketika kini berhadapan dengan sekelompok orang yang selalu mengklaim "mengikuti manhaj Salafus Shalih". Lucu memang. CIRI-CIRI KHAWARIJ BERBAJU SALAFI: 1. Mereka hidup secara ekskusif, menyingkir dari kehidupan masyarakat. Mereka tidak mau tahu kondisi masyarakat, misalnya ekonomi, sosial, politik, pergaulan, pendidikan, komunikasi, dst. Kalau kita ajak bicara tentang masalah-masalah umum, mereka anggap semua itu "bukan masalah din", jadi tidak perlu dipikirkan. 2. Mereka menghidupkan manhaj kebencian. Mereka sangat memusuhi orang-orang di luar kelompoknya. Mereka mudah menuduh orang lain "ahli bid'ah", "bukan Salafiyah", "hizbi", "Sururi", "Ikhwani", dst. 3. Mereka menggunakan kalimat "Mengikuti pemahaman Salafus Shalih" untuk menyesatkan manusia. Istilah Salaf, manhaj Salafiyah, atau Dakwah Salaf, bukan dimanfaatkan untuk menyebarkan kebajikan sebanyak-banyaknya, tetapi dipakai untuk menyesatkan orang-orang lugu agar terjerumus bersama kesesatan mereka. Persis seperti dulu ketika Ali bin Abi Thalib (Ra) mengkomentari kelakuan para Khawarij yang memakai ayat Al Qur'an untuk tujuan kesesatan, "Kalimatul haqq yuridu bihil bathil" (perkataan yang benar tetapi ditujukan untuk kebathilan). 4. Mereka berani menghalalkan hak-hak Ummat Islam yang telah dilindungi oleh Syariat. Saat ini yang sangat kelihatan adalah: menghalalkan kehormatan Ummat Islam, khususnya para dai dan lembaga-lembaga Islam. 5. Mereka sangat ghuluw (melampaui batas) dalam beramal. Mereka sangat-sangat peka dalam perkara fotografi makhluk bernyawa (foto manusia), celana di bawah mata kaki, nasyid Islami, melinting lengan baju, memakai cadar, memakai celana dalam Shalat, dan lain-lain perkara yang masih menjadi perdebatan. 6. Mereka mengkafirkan sesama Muslim. Mereka bermudah-mudah mengeluarkan manusia dari Manhaj Salafiyah, padahal Salafiyah adalah Islam itu sendiri. 7. Mereka sangat keras kepala. Jika ada manusia yang ngeyel, inilah orangnya. Mereka sangat-sangat ngeyel, tidak mau rujuk kepada kebenaran. 8. Mereka menyebarkan permusuhan di kalangan Ummat Islam. Ini sangat jelas, tidak diragukan lagi.Lihatlah salafy.or.id, merekaadalahteroris.com, buku Mereka Adalah Teroris (MAT) dan MDMTK, blog 'Fakta', blog 'Tuk Pencari Al Haq', majalah Asy Syariah, dll. 9. Ibadah mereka menakjubkan. Harus diingat, dulu Khawarij sangat hebat dalam Shalat, puasa, maupun membaca Al Qur'an. Kata Ibnu Abbas (Ra), tubuh mereka kurus-kurus karena sangat sering puasa, mata mereka celong karena banyak bangun di malam hari, pakaian mereka kumal karena zuhud. Khawarij gaya baru juga seperti itu, meskipun ibadahnya tidak sehebat Khawarij masa lalu. 10. Mereka mengklaim diri sebagai kelompok paling benar. Ini ciri Khawarij yang tidak boleh diabaikan. 11. Mereka menuduh orang lain sesat, padahal kesesatan di pihak mereka. Ya, kita semua sudah tahu bagaimana kelakuan orang-orang Khawarij yang mengatasnamakan Salafi ini. 12. Mereka memerangi Ahlul Islam dan membiarkan ahlul autsan (penyembah berhala). Ini perkara lain lagi yang sangat nyata dalam diri kaum Khawarij ini. 13. Mereka sangat lancang di hadapan hujjah kebenaran. Jangankan pendapat saya, Anda, dan para dai di Indonesia, Al Qur'an dan Sunnah shahihah pun siap mereka belakangi, jika tidak sesuai hawa nafsunya. Disitu saja Rabi' berani melecehkan Syaikh Bin Baz rahimahullah. 14. Mereka bersikap sangat pecundang. Nah, ini salah satu ciri lain bahwa iman mereka telah rusak, yaitu sikap pecundang (pengecut). 15. Bagaimanapun, orang-orang ini sangat bodoh. Ini juga ciri lain dari Khawarij. Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa orang-orang ini adalah KBS, Khawarij Berbaju Salafi. Wallahu a'lam bisshawaab. Ini adalah bagian dari jihad di jalan Allah Ar Rahiim, insya Allah. Sumber: http://www.indoforum.org/showthread.php?t=88116
Set as favorite
Bookmark
Hits: 2100 Comments (20)
![]()
ningzcute
said:
|
|
nasihatilah mereka... yaa akhi... kalau pun mereka bersalah, mereka mencaci, mereka menghujat. apakah ahsan bila antum juga bertindak seperti itu...? lisan yaa akhi, lisan yang menyebabkan kita semua tergelincir kepada dosa sikap terbaik kita adalah mendoakan beliau agar ruju' dari kesalahannya juga menasihatinya tidak dihadapan banyak orang... selanjutnya kita serahkan semua kepada Alloh karena hidayah adalah hanya milik Alloh |
|
nur aza
said:
|
... Innalilahi wainnailaihi roji'un....lihat nie tulisan. Jadi malah mempertanyakan kredibilitas penulisny. Hanya Allah yang mengetahui kebenaran sesungguhny. Jangan main judge boss. Selami dulu kumpulkan data dan fakta. Kalau toh dirasa emang salah, paparkan dengan santun. Kalo nulisny penuh bahasa emosi gini pa ga maluu tuh.ketahuan kan kadar keilmuanny. |
|
aris
said:
|
... Islam yang sesuai dengan kita di bumi Indonesia ini adalah Islam yang dibawa oleh Para Wali, yang terkenal dengan sebutan Wali Songo. Para Wali Songo inilah yang menjadi padoman ajaran Islam yang diterapkan oleh Nahdatul Ulama (NU). |
|
paijo
said:
|
mengenal salaf kurang adil rasanya kalo cuma membaca artikel ini terus kita merasa telah mengenal salaf. kalo ingin mengenal dan menilai salaf, sebenarnya tinggal kunjungi aja situs2 yang disebutin penulis di atas, baca dan pahami dengan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala : www.salafy.or.id www.asysyariah.com |
|
syamsbahrisunsea
said:
|
Terus berjuang, ya akhiy Jazakallahu khair, semoga allah memberi fahala atas apa yang antum perbuat dalam situs ini selama antum melakukannya dengan ikhlas dan mengharap ridha Allah azza wa jall. Sy sejak SMA sudah bersentuhan dengan da'wa salafi tapi sy tidak perna fanatik terdapat gerakan ini atau gerakan manapun, selepas SMA sy tidak aktif lagi, tapi sy tetap mengamati pergerakannya, dan kelihatannya ada perpecahan dikalanga salafiyyin, contoh di Makassar (kebetulan saya tinggal di salah satu kebupaten di SUL-SEL dan kuliay di Makassar)ada Dua gerakan da'wah yang menisbahkan dirinya sebagai 'salafiyyin'. Pertama, nama haraqahnya "Al-Wahdah"yang berpusat di Jl. Abdullah Dg Sirua. dan yang kedua menanamakan dirinya "Salafy" yang berpusat di Jl Baji' Rupa. Kelompok yg pertama masih sedikit toleran (tidak eksklusif), dan kelompok yang kedua seperti yang penulis gambarkan. bahkan kelompok yang kedua(salafy) ini pun juga memfatwahkan kelompok pertama (Al-Wahdah) sebagai kelompok Ahli Bid'ah. padahal keduanya sama-sama berkiblat ke Al-Haramain. |
|
Hira Muzakki
said:
|
Buku Putih Salafi: Aku Bukan Salafi? Untuk lebih memperjelas permasalahan yang sedang dibahas, saya anjurkan membaca 'Buku Putih Salafi: Aku Bukan Salafi?' (Menjernihkan kesalahpahaman tentang Salaf & Salafi). Penulis: Abu Umar Basyir. Penerbit: Unaizah Media. |
|
usman
said:
|
Lc salafi dari kairo terintervensi gak ya? Seperti yang telah terjadi,Mantan diktator Mesir sangat intervensi terhadap segalasesuatu yang dapat membahayakan kedudukannya dan hubungan mesranya dengan polisi dunia.menurut ana iya kali ye karena dari sana akan menyebar lc-lc pendahwah ke seluruh dunia.Apakah dalam kekuasaanya berpuluh tahun mantan diktator dan polisi dunia tersebut tidak punya pemikiran untuk mengintervensi dakwah salafi di kairo?menurut saya tidak mungkin dakwah salafi tidak tercampur dengan kepentingan polisi dunia dan mantan diktator (ulul amrinya salafi).Yang dampaknya sampai ke yang mengaku salafi di indonesia indonesia,yang mana mereka buta tidak bisa membedakan mana musuh dan mana saudara.umat islam diserang ditindas mereka diam saja,klau ada umat islam yang mau menolong, salafi dengan mudahnya menghujat.Apakah benar kalau salaf itu tidak perlu tau peta kekuatan musuh.lalu bagaimana kita bisa membela umat islam klu mau di serang? Trus apkah para pendahulu kita salafusaleh juga begitu?gimana dong....?! ulama ulama yang mengaku salafi ini di fihak mana sih bingngung jadinya.//////??????? |
|
Admin
said:
|
manhaj penulis krisna, kami tidak tahu apa manhaj si penulis, kan bisa tanya langsung di:http://www.indoforum.org/showthread.php?t=88116, kalau mau share komennya silahkan saja. |
|
stoner
said:
|
maling teriak maling menurut sy artikel ini jelas sekali menunjukkan seseorang yg tersinggung oleh munculnya buku MAT...analisa saya justru orang yg menulis artikel inilah yg patut dicurigai sebagai teroris..istilahnya "maling teriak maling".. terlihat sekali tulisannya didasari kebencian tak berdasar, tanpa bukti,,hanya reaksi emosional belaka...HATI2 SAUDARA2KU, JANGAN MUDAH TERHASUT |
|
Alp Arslan
said:
|
Ilustrasi Kartun Assalamu'alaikum, Om modi, Info sejarah lewat ilustrasi kartun di atas bahwa Najd bukan termasuk wilayah imperium Ottoman shg gerakan "2 Muhammad Najdi" (Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud) masih terbilang benar bukan memberontak kpd Khilafat Turki Utsmaniyyah (Ottoman). Tetapi ketika mereka (2 Muhammad Najdi) sukses menguasai Ad-Dariyyah (sekarang Riyadh: Ibukota Kerajaan Arab Saudi) dan hampir seluruh wilayah Najd (wilayah gurun tengah semenanjung arab) yang kemudian merisaukan gubernur Ottoman dari dinasti Rasyid di wilayah Iraq, sehingga atas dukungan pasukan dari Mesir yang diperintahkan oleh Khalifah di Istambul, gerakan 2 Muhammad Najdi ini di tumpas habis. Lalu sejak saat itu wilayah yang dikuasai gerakan 2 Muhammad Najdi tadi secara formal masuk ke dalam wilayah imperium Turki Utsmaniyyah. Selanjutnya cucu dari Muhammad bin Sa'ud yang kemudian diberi gelar Abdul 'Azis bin Sa'ud, yang juga kemudian lebih di kenal dengan sebutan Ibn Sa'ud, kembali menyerang Ad-Dariyyah, dimana saat itu Ad-Dariyyah (Riyadh) sudah secara resmi masuk ke dalam wilayah Khilafat Turki Utsmaniyyah. Justru, gerakan kedua keluarga Sa'ud inilah yang kemudian berhasil meruntuhkan kekuasaan Khilafat di hampir seluruh semenanjung arab, lalu mendirikan sebuah kerajaan baru yang masih eksis sampai saat ini, dan sangat terkenal, yaitu "KERAJAAN SA'UDI 'ARABIA". Begitulah urutan kejadian dari keseluruhan gerakan keluarga Sa'ud. Sehingga, kesimpulannya: - Gerakan #1 Keluarga Sa'ud (2 Muhammad Najdi: Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud), betul bukan pemberontakan thdp Khilafat. - Gerakan #2 Keluarga Sa'ud (Abdul Azis bin Sa'ud), 100% merupakan pemberontakan dan pengkhianatan terhadap Khilafat. Jadi tolong om modi, sejarah itu harus ditampilkan apa adanya. Sudah terlalu lama ummat ini bodoh dalam pengetahuan tentang sejarah perjalanan moyang nya sendiri, yaitu moyang bangsa islam nya. Jazakallah. |
|
didi
said:
|
Point 8 Untuk point no 8....malah jadi bingung siapa yang khwarij siapa yang salafy...benar2 terselubung??!! mungkin ada yang bisa membantu menjelaskan? |
|
Netral
said:
|
HT dan JT Bos intinya bersikap hati2 terhadap firqah, dan ndak usah Lebay. Kalo mau cari yang selamat cari ciri2 Firqatun Najiyah |
|
mampuslah zionis
said:
|
... syiah salah...salaf salah..ikhwanul muslimin salah.... gimana dengan JT atau HT ? salah juga gak boss? |
|
riri
said:
|
nanya mw nanya, yang bagian ini : " Ini sangat jelas, tidak diragukan lagi.Lihatlah salafy.or.id, merekaadalahteroris.com, buku Mereka Adalah Teroris (MAT) dan MDMTK, blog 'Fakta', blog 'Tuk Pencari Al Haq', majalah Asy Syariah, dll. Itu adalah bukti yang tak bisa dibantah lagi. " artinya apa? apakah situs2 yg di sebut diatas mereka adalah khawarij terselubung? atau sebaliknya? |
|









