larger smaller reset

Khwarij Berbaju Salafi (KBS)

Indoforum.org

kbskbs1kbs2

Bismillah walhamdulillah, was shalatu wassalamu 'ala Rasulillah Muhammad wa 'ala alihi wa ashabih ajma'in.
Amma ba'du.

Saya teringat perkataan Prof. Mansyur Suryanegara, sejarawan dari Unpad.
Dalam edisi khusus Sabili No. 9 November 2003, beliau pernah mengatakan, kira-kira, "Ummat Islam Indonesia sejak lama tidak pernah mendapat cobaan yang kecil, tetapi selalu besar."
Kira-kira seperti itu.

Saya merasakan relevansi pernyataan seperti itu ketika kini berhadapan dengan sekelompok orang yang selalu mengklaim "mengikuti manhaj Salafus Shalih".
Banyak manusia tertipu dengan seruan-seruan mereka.
Dikiranya, orang-orang itu mengajarkan manhaj Salafus Shalih, padahal sejatinya: mereka menghidupkan paham Khawarij, seburuk-buruk makhluk di kolong langit.
Artinya, Ummat ini selalu dicoba dengan hal-hal yang berat.
Jalan kesesatan bukan monopoli para pendosa, orang-orang pengajian pun akhirnya banyak yang tersesat juga.
Na'udzubillah min dzalik.

Lucu memang.
Orang-orang itu menyemprot orang lain dengan tuduhan Khawarij, mereka menyumpahi manusia dengan istilah "kilabun naar" (anjing-anjing neraka), mereka mengecam orang lain tanpa sedikit pun rasa bersalah.
Sungguh menakjubkan, jari telunjuk mereka mengarah ke orang lain, sisa jari lainnya mengarah ke dirinya sendiri.
Menuduh Khawarij, padahal dirinya sendiri justru Khawarij 'ala haqiqah (Khawarij sejati).

CIRI-CIRI KHAWARIJ BERBAJU SALAFI:

1. Mereka hidup secara ekskusif, menyingkir dari kehidupan masyarakat. Mereka tidak mau tahu kondisi masyarakat, misalnya ekonomi, sosial, politik, pergaulan, pendidikan, komunikasi, dst.

Kalau kita ajak bicara tentang masalah-masalah umum, mereka anggap semua itu "bukan masalah din", jadi tidak perlu dipikirkan.
Padahal sumber kemusyrikan, kekafiran, maksiyat, kesesatan, dll.
Sangat banyak dari masalah-masalah keduniaan.
Dalam pergaulan, mereka sangat eksklusif, memisahkan diri dari masyarakat.
Hal ini sama dengan perilaku Khawarij ketika mereka memisahkan diri dari Ummat Islam dan membuat markas di Nahrawan.

2. Mereka menghidupkan manhaj kebencian.

Mereka sangat memusuhi orang-orang di luar kelompoknya. Mereka mudah menuduh orang lain "ahli bid'ah", "bukan Salafiyah", "hizbi", "Sururi", "Ikhwani", dst.
Itu tuduhan standar mereka.
Tidak ada yang selamat dari kebencian mereka, selain dirinya sendiri.
Khawarij dulu juga seperti itu, mereka membenci bahkan mengkafirkan orang-orang yang berada di luar kelompoknya.

3. Mereka menggunakan kalimat "Mengikuti pemahaman Salafus Shalih" untuk menyesatkan manusia. Istilah Salaf, manhaj Salafiyah, atau Dakwah Salaf, bukan dimanfaatkan untuk menyebarkan kebajikan sebanyak-banyaknya, tetapi dipakai untuk menyesatkan orang-orang lugu agar terjerumus bersama kesesatan mereka.

Persis seperti dulu ketika Ali bin Abi Thalib (Ra) mengkomentari kelakuan para Khawarij yang memakai ayat Al Qur'an untuk tujuan kesesatan, "Kalimatul haqq yuridu bihil bathil" (perkataan yang benar tetapi ditujukan untuk kebathilan).

4. Mereka berani menghalalkan hak-hak Ummat Islam yang telah dilindungi oleh Syariat.

Saat ini yang sangat kelihatan adalah: menghalalkan kehormatan Ummat Islam, khususnya para dai dan lembaga-lembaga Islam.
Sampai-sampai lembaga netral seperti DDII tidak selamat dari serangan najis mereka.
Padahal Nabi (Saw.) sudah mengatakan, "Setiap Muslim atas Muslim yang lain, diharamkan darahnya, hartanya, dan kehormatannya." (HR. Muslim).
Tapi kita tidak usah berdalil dengan Sunnah di hadapan mereka.
Hati mereka sudah terlalu angkuh untuk menerima nasehat Al Qur'an dan Sunnah.
Khawarij dulu juga seperti itu, mereka menghalalkan darah Ummat Islam.

5. Mereka sangat ghuluw (melampaui batas) dalam beramal.

Mereka sangat-sangat peka dalam perkara fotografi makhluk bernyawa (foto manusia), celana di bawah mata kaki, nasyid Islami, melinting lengan baju, memakai cadar, memakai celana dalam Shalat, dan lain-lain perkara yang masih menjadi perdebatan.
Tetapi ketika menuduh "ahli bid'ah", mengkafirkan Ahlul Islam (seperti Luqman Ba'abduh), membongkar aib para dai, memecah belah Ummat, menyebarkan kebencian, bahkan mengintimidasi Muslim, justru atas semua itu mereka sangat menikmati. Laa ilaha illallah.
Dulu Khawarij bertanya ke Ibnu Abbas (Ra.) tentang hukum membunuh nyamuk, tetapi mereka tidak bertanya tentang hukum membunuh cucu Rasulullah (Saw), yaitu Hushain bin Ali (Ra.), yang mereka lakukan.
Maksudnya, atas hasutan Khawarij itu pula akhirnya Hushain terbunuh di Karbala, lalu kepalanya dipancung.
Innalillah wa inna ilaihi ra'jiun.

6. Mereka mengkafirkan sesama Muslim.

Mereka bermudah-mudah mengeluarkan manusia dari Manhaj Salafiyah, padahal Salafiyah adalah Islam itu sendiri.
Mereka menghalalkan penghinaan, celaan, membuka aib-aib, tahdzir, dan hajr kepada ahli bid'ah.
Jangankan bermuamalah dengan "ahli bid'ah", sekedar berjabatan tangan secara tak sengaja saja, kita bisa dituduh ikut "ahli bid'ah".
Luqman Ba'abduh sendiri dalam buku MAT mengkafirkan kaum Muslimin, khususnya Daulah Utsmaniyyah dan kaum Muslimin Mesir.
Ya, Khawarij dulu juga seperti itu.
Bahkan lebih terang-terangan.

7. Mereka sangat keras kepala. Jika ada manusia yang ngeyel, inilah orangnya.

Mereka sangat-sangat ngeyel, tidak mau rujuk kepada kebenaran.
Meskipun kita memberikan nasehat sehebat apapun, kalau kita bukan dari golongan mereka, nasehat itu akan dibuang ke tempat sampah.
Tidak kurang apa saya telah menyampaikan nasehat lewat DSDB, tetapi kesesatan mereka tidak berkurang.
Mereka meyakini, "Hanya Syaikh Rabi' dan Syaikh Muqbil saja yang memiliki kebenaran.
Selain mereka (atau yang semisal mereka), bathil." Sikap seperti ini sebenarnya dianggap telah keluar dari Al Jama'ah (komitmen kepada kebenaran, dari arah manapun datangnya).
Khawarij dulu juga begitu.
Mereka sudah dinasehati Ibnu Abbas (Ra.), tetapi tetap keras kepala.

8. Mereka menyebarkan permusuhan di kalangan Ummat Islam.

Ini sangat jelas, tidak diragukan lagi.Lihatlah salafy.or.id, merekaadalahteroris.com, buku Mereka Adalah Teroris (MAT) dan MDMTK, blog 'Fakta', blog 'Tuk Pencari Al Haq', majalah Asy Syariah, dll.
Itu adalah bukti yang tak bisa dibantah lagi.
Mau membantah bagaimana, bukti sudah menyebar ke seantero dunia? Khawarij dulu juga seperti itu.
Mereka menyebarkan permusuhan, mengobarkan peperangan, bahkan mereka membunuh Khalifah Utsman (Ra) dan Khalifah 'Ali (Ra).

9. Ibadah mereka menakjubkan. Harus diingat, dulu Khawarij sangat hebat dalam Shalat, puasa, maupun membaca Al Qur'an. Kata Ibnu Abbas (Ra), tubuh mereka kurus-kurus karena sangat sering puasa, mata mereka celong karena banyak bangun di malam hari, pakaian mereka kumal karena zuhud.

Khawarij gaya baru juga seperti itu, meskipun ibadahnya tidak sehebat Khawarij masa lalu.
Kita kalau bersanding bersama Khawarij modern itu, kita akan merasa 'kecil hati' melihat ibadah kita.
Tetapi Nabi (Saw.) menegaskan, "Mereka keluar dari agama ini seperti melesatnya anak panah dari busurnya."

10. Mereka mengklaim diri sebagai kelompok paling benar.

Ini ciri Khawarij yang tidak boleh diabaikan.
Mereka bukan hanya berbeda pendapat dengan Shahabat (Ra), bahkan mengkafirkan para Shahabat dan menghalalkan darahnya.
Mengapa itu terjadi? Sebab mereka mengklaim diri sebagai kelompok paling benar.
Itu pula yang terjadi di jaman ini.
Tidak ada yang selamat dari serangan orang-orang dungu itu, selain diri mereka sendiri.

11. Mereka menuduh orang lain sesat, padahal kesesatan di pihak mereka.

Ya, kita semua sudah tahu bagaimana kelakuan orang-orang Khawarij yang mengatasnamakan Salafi ini.
Mereka menuduh orang lain "ahli bid'ah", padahal mereka itulah ahli bid'ah; mereka menuduh orang lain "hizbi", padahal diri mereka sendiri a'zhamul hizbi minal ahzab (sebesar-besarnya hizbi sejati); mereka menuduh orang lain Khawarij, padahal tuduhan itu sejatinya lebih pantas mereka sandang sendiri.
Dulu Khawarij menuduh Khalifah Ali (Ra) dan para Shahabat telah kafir, padahal kekafiran di pihak mereka sendiri.

12. Mereka memerangi Ahlul Islam dan membiarkan ahlul autsan (penyembah berhala).

Ini perkara lain lagi yang sangat nyata dalam diri kaum Khawarij ini.
Kerjaan mereka tidak pernah lepas dari memusuhi gerakan-gerakan Islam, memusuhi lembaga-lembaga Islam, memusuhi para dai dan individu-individu Muslim.
Kerjaan mereka tidak lepas dari itu.
Itulah "jihad akbar" mereka.
Sekiranya mereka memegang kekuasaan, sangat yakin mereka akan memerangi saya, Anda, dan kita semua.
Hanya soal waktu saja.
Sama saja dengan Ba'abduh, dia serang semua organisasi Islam di Indonesia yang tidak sesuai syahwatnya, adapun dia tidak tampak kontribusinya dalam mendakwahi orang-orang Hindu di Bali.
Jember tempat Si Luqman Al Fasid ini kan sangat dekat dengan Bali.

13. Mereka sangat lancang di hadapan hujjah kebenaran.

Jangankan pendapat saya, Anda, dan para dai di Indonesia, Al Qur'an dan Sunnah shahihah pun siap mereka belakangi, jika tidak sesuai hawa nafsunya.
Banyak fatwa-fatwa ulama besar Saudi yang telah memperingatkan mereka, termasuk fatwa almarhum Syaikh Bin Baz (rah).
Tetapi semua itu dilempar ke tong sampah.
Namun kita jangan merasa heran dengan semua ini, sebab pendahulu mereka juga seperti itu.
Dulu Dzul Khuwaisirah pernah menghardik Rasulullah (Saw): "Berbuat adil-lah kamu, Muhammad!" Dalam buku DSDB II, hal. 292-294 Ustadz Abduh menukil sebuah kejadian di kalangan Syaikh Rabi' Cs.

Disitu saja Rabi' berani melecehkan Syaikh Bin Baz rahimahullah.
Ya, begini ini modelnya kaum Khawarij.

14. Mereka bersikap sangat pecundang.

Nah, ini salah satu ciri lain bahwa iman mereka telah rusak, yaitu sikap pecundang (pengecut).
Mereka sangat berbisa mulut dan tulisan-tulisannya.
Mereka perlakukan orang lain seperti boneka-boneka tak bernyawa.
Ketika ditantang debat terbuka, tak mau; diajak dialog, tak mau; bahkan ditantang mubahalah, juga tak mau.
Sangat sangat sangat pecundang.
Khawarij dulu juga begitu, mereka pecundang, suka dengan cara-cara yang sifatnya tidak ksatria.
Mereka membunuh Khalifah Ali (Ra) dan hendak membunuh Amr bin Ash (Ra) dan Muawiyah (Ra).

15. Bagaimanapun, orang-orang ini sangat bodoh.

Ini juga ciri lain dari Khawarij.
Kalau Anda membaca buku (MAT) Mereka Adalah Teroris karya Si Dhalal Luqman Ba'abduh, Anda akan ketawa melihat cara dia menulis buku.
Satu bagian membantah bagian yang lain.
Dia mencela orang-orang yang menentang Dinasti Saud dengan celaan yang sangat sangat hebat, katanya memberontak kepada Ulil Amri.
Tetapi saat yang sama dia menuduh Daulah Utsmani di Turki dengan perkataan "besi rongsokan yang jelek".
Padahal Daulah Utsmaniyyah adalah Ulil Amri kaum Muslimin, sebelum berdirinya Kerajaan Saudi.
Si Fasid bin Dhalal, Luqman Ba'abduh itu, juga mencela habis-habisan Safar Hawali yang mengambil berita-berita dari orang kafir.
Sementara Luqman sendiri dalam buku MAT juga mengambil berita dari CNN dan lainnya.
Darimana dia tahu istilah "Attack" dari peristiwa WTC 11 September 2001 kalau tidak dari CNN? Banyak contoh lain.
Ya begitulah Khawarij sejati, seperti para pendahulunya.
Mereka tak mau makan korma yang ditemukan di jalan, takut syubhat; tetapi mereka berani membunuh putra Khabab bin 'Arat (Ra) dan membunuh isterinya yang sedang hamil.

Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa orang-orang ini adalah KBS, Khawarij Berbaju Salafi.
Mereka sama bahayanya dengan para penganut agama Liberal.
Kalau Liberaliyun menyerang Islam dari luar, kaum KBS ini menyerang dari dalam.

Wallahu a'lam bisshawaab.

Ini adalah bagian dari jihad di jalan Allah Ar Rahiim, insya Allah.
Maka aku tidak akan ragu untuk memasukinya.
Akhirul kalam, tawakkaltu 'alallah laa haula wa laa quwwata illa billah. Hasbunallah wa nikmal Wakil nikmal Maula wa nikman Nashir.

Sumber: http://www.indoforum.org/showthread.php?t=88116

Share/Save/Bookmark
Dibaca :11589 kali  

Komentar-Komentar  

Quote
 
-1
info ttg salafi berbau khawarij:

http://salafymazum.blogspot.com/
Quote
 
-1
yen ora ngerti ojo nggambleh wae, hee penulis artikel!!!!!!!
Quote
 
+1
Wah aneh cenderung sepaham dgn penulis, karena KBS ini udah lama ane curigain keberpihakannya ...eh ketauan pas Kudeta militer Mesir, belum lagi setelah baca sejarah Kerajaan Saudi Arabia, malah jangan2 hadits ttg Fitnah Najd pun merujuk ke mereka. Wallahu a'lam...
Quote
 
+1
jadi petani saja....
Quote
 
-1
mngkin anda senang, karena saya sudah mampir bahkan berkomentar di situs anda, bangga.

tapi sungguh, situs ini memiliki standar ganda dalam membuat kesimpulan pada setiap permasalahannya.

Mungkin itu yang anda inginkan, hal-hal yang provokatif agar banyak yang datang meski antara satu artikel dengan artikel lainnya, anda jelaskan dengan saling bertentangan atau keluar dari idealisme anda.
Quote
 
0
:oops: Jasmine Bunga. Melati. Sarah. Bunga. Matahari Sofia bunga mawar kakak Nisa Bunga Anggrek. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10!!!
Quote
 
-1
admin seperti ini yg halal darahnya,memeca h belah umat Islam, menebar fitnah tanpa bukti yang ilmiah, aku yakin sekali admin blog ini adalah laknatullah syiah
Quote
 
0
lucu membaca komen2 org "salafi" ini, disatu sisi mereka panas ketika "salafi" versi mereka diserang shg minta penulis utk membaca blog, buku2, kajian2 mereka dll. Tapi ketika "ustad2" dan "syeikh2" mereka menyerang harakah yg lain mereka hanya diem saja. Mmg bisa memahami harakah islam hanya dr tulisan ustadz2 dan syeikh2 mereka yg hanya bbrp paragraf saja?
Quote
 
0
Menjijikkan banget sih, kalau belum punya ilmu mas, belajar, hadits yg sdh jelas sahih kok dibilang diperdebatkan. Hanya orang seperti Anda yg ingin mempertanyakan sesuatu yg sdh jelas. Kok sampean. Ngomong Islam liberal,ya ndak usah jauh2. Ya sampean lah orangtua. Naudzubillah
Quote
 
-2
Mulutmu sungguh berbisa orang jahil, apa yg Anda tulis lebih pantas disematkan kepadamu, kalau Anda bilang penyesat umat,itu lbh pantas Anda sandang, dan itulah kenyataannya. sungguh di bagian dunia manapun aku tidak pernah berharap ada kalangan sufi, karena di manapun mereka ada di situlah kebodohan akan merajalela.
Quote
 
-1
buat kalian yg belum tahu admin ini bukan penulis artikel2 disini jgn salahin mereka, artikelnya berimbang semua disini,,,
sekarang banyak saudara muslim yg sering berkoar koar dakwah suci lah, manhaj salaf lah pemahaman sahabat lah, berantas TBC lah padahal itu semua hakikatnya adalah menebar virus kebencian ditengah ummat yg bisa memecah belah islam itu sendiri ! mereka membiarkan penyembah berhala (non islam) patung lah dewa lah yesus lah dan org mulhid/atheis (buddha) tapi mengkritik habis habisan org muslim, itu yg membuat saya sangat benci salafi ini, juga mereka membiarkan penguasa zalim yg tidak berhukum dgn hukum Allah, pengecut !!! mereka diam saja gak pernah berani mengoreksi, daerah kristen seperti manado, daerah hindu seperti bali, mana mereka berani dakwahin coba jgn koar koar didalem aja ?!!! buat saudara muslim yg baca ini renungkan utk memberantas salafi wahabi, tikus yg nggerogoti persatuan ummat islam ! salafi sok suci ngerasa bener sendiri, pemuja nafsu ego dan pemahaman sendiri dibalik topeng hadits dan Quran sungguh ghuluw ((((lebay)))) apa yg mereka perbuat ada sebuah hadits : Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad.
Quote
 
+2
salafi salafi dibawah jelaskan pada saya kalian mengimani bahwa AlQuran adalah kalamullah dan tidak diciptakan, bukan makhluk, saya pun mengimani hal tsb. lalu bagaimana pendapat anda tentang ayat ruhNya atau ruhKu, kenapa ini ?! siapa yang berani menyisipkan ruh(ciptaan)Nya atau ruh(ciptaan)Ku, hanya satu kata sisipan tapi itu sangat mempengaruhi akidah bagi mereka yg tidak mengerti cara baca Quran, tidak ada di Quran dan hadits bahwa ruh diciptakan yg ada ruhKu ruhNya, bagi yang membaca ini perhatikanlah ini penting membongkar standar ganda salafi salafi, mereka beriman bahwa Quran tidak diciptakan tapi ruhmuu ituuu hakikat dirimuuu wahai manusia , juga tidak diciptakan tapi milik Allah tapi kenapaa mereka tambahkan (ciptaan), tentu saja yang dinisbatkan pada Allah seperti ruhNya/ruhKu tidak diciptakan seperti kalamNya Quranulkariim, sadarlah kita ini membawa amanah yg sangat berat dari Allah, bersyukuur, akuilah hal ini jangan kalian ingkar…
As Sajdah 32:9 Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
ketahuilah saya bukan sufi bukan salafi tapi muslim yang mukmin (semoga disisi Allah juga demikian, amin) saya hanya ingin mengingatkan kalian untuk bersyukur dan mengakui bahwa Allah telah mengamanahkan ruhNya pada kita semua. .
Buat kalian yang berakidah bahwa ruh adalah makhluk ciptaan kenapa kalian berpendapat demikian padahal
Allah berfirman dalam Al Israa 17:85 Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit."
kenapa kalian mengada-ngada bahwa ruh itu ciptaan padahal Allah sendiri berfirman itu adalah urusanNya kalian tidak diberi pengetahuan melainkan sedikit, juga di ayat lain adalah ruhKu ruhNya bukan ruh ciptaanKu bukan ruh ciptaanNya. Kalian berakidah bahwa AlQuran adalah kalamullah sifat bicaraNya yang tidak diciptakan (bukan makhluk) memang benar itu saya benarkan, lalu kenapa sesuatu yang dinisbatkan padanya seperti ruhNya kalian bilang ciptaan ? kalian tidak fair, kenapa kalian selewengkan bahwa ruh itu makhluk ciptaanNya, ruhNya ya ruhNya sesuai kehendakNya entah itu sifatNya atau apaNya yang jelas itu bukan dzatNya karena dzatNya ahad maha esa, tapi cukup sampai disini itu adalah urusanNya QS 17:85. Tapi saya ingatkan hikmah bahwa Allah berfirman Dia tak akan memberi pengetahuan mengenai ruh kecuali sedikit adalah supaya kita jangan sombong dengan amanah yang diberikanNya pada kita justru kita harus bersyukur sekaligus menjaga amanah itu dengan hati hati, peran kita disini adalah sebagai hamba bukan Tuhan seperti yg dideklarasikan semacam Al-Hallaj dan Siti Jenar, jangan seperti itu, kita tidak merasa menciptakan langit dan bumi bukan ? tapi fitrah kita sebagai hamba.
Allah berfirman dalam Adz-Dzaariyaat 51:56 Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Sekedar menyadarkan kita semua akan amanahNya..
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya , dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, (Al Ahzab 33:72)
Quote
 
0
ini agak rancu,
Syaih bin Baaz juga termasuk ulama Wahabi,
Salafi di Indonesia juga mengekor ke Wahabi,
begitu juga aliran2 lain yang menggunakan nama lain tapi mengekor ke Wahabi.
Ujung2nya adalah berujung kepd Muhammad bin Abdul Wahhab, kemudian Ibnu Taymiyah.

Wallohu'alam
Quote
 
-1
ganti judulny nih bos..."tak ada bukti fitnah pun halal, asalkan hati senang"
Quote
 
0
saya menyesal jika suatu tuduhan tidak dengan penelitian dan penyelidikan, atau tabayun lah. Saya orang awam yang sedang mencari ilmu agama. Dan saya tahu kelompok mana yang "teroris", mana yang bid'ah, mana yang sururi, karena saya pernah berada dalam kelompok2 itu. Artinya saya tahu sendiri. Tapi saya tidak berani menuduh mereka khawarij, musyrik, ahli bid'ah dll. Karena itulah tugas saya untuk mengajak kedalam kebenaran Islam, sembari saya mencari ilmu.
Quote
 
-1
Yang mana yang benar-benar benar...kok semuanya membahas itu, bokya ibadah saja...Tapi saya senang meneliti dalam bacaan setiap artikel dan coment-coment yang banyak berlawanan, dan saya sangat yakin...semuany a bodoh dengan keadaan aslinya........ .......diterima apa tidaknya...haha hahahahahahaaaa aaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaa a.............. ............... .////////////// /////////?????? ??????????????? ??????????????? ???
Quote
 
0
[quote name="Rahmat Hidayat"]To : Admin

Jika anda sholat berjam'ah lantas tidak bisa khusyu' maka jangan salahkan imam, dengan alasan suara sang imam buruk...,
Jika anda berkaca lantas tanpak wajah anda yang kurang rupawan maka jangan salahkan cermin...
jika anda memiliki rambut yang kurang berkilau maka jangan salahkan sampo yang anda pakai...
jika anda belajar lantas kurang paham apa yang disampaikan guru maka janganlah salahkan sang guru....
jika ... , jika....

Siapa dan kelompok mana sih yang benar...saya salut setiap artikel dan ccoment, lebih-lebih yang merasa dirinya paling hebat...???
Quote
 
-1
kalo ini sih gerombolan sufi sakit hati, artikelnyapun mentah, ndak ilmiah, cuma tuding sana sini tanpa bukti....tobat mas...tobat....
Quote
 
+2
To : Admin

Jika anda sholat berjam'ah lantas tidak bisa khusyu' maka jangan salahkan imam, dengan alasan suara sang imam buruk...,
Jika anda berkaca lantas tanpak wajah anda yang kurang rupawan maka jangan salahkan cermin...
jika anda memiliki rambut yang kurang berkilau maka jangan salahkan sampo yang anda pakai...
jika anda belajar lantas kurang paham apa yang disampaikan guru maka janganlah salahkan sang guru....
jika ... , jika....

Belajarlah menyalahkan dan mengoreksi diri sendiri terlebih dahulu sebelum menyalahkan orang lain. Para salaf menasehati agar kita tatkala melihat orang lain berusahalah untuk melihat kebaikan-kebaik an mereka, adapun tatkala melihat diri kita sendiri maka hendaklah kita berusaha melihat kekurangan-keku rangan kita agar kita tidak tertimpa penyakit ujub, dan mengakui serta menghargai kelebihan orang lain, serta berusaha mencari udzur untuk kesalahan orang lain.
Quote
 
0
Bismillaah
Membaca artikel diatas, entah benar tulisan pemilik blog ini yg bisa saja dikelola 1 atau 2 org lebih ataukah hasil dari copypaste blog-blog sejenis yg banyak bertebaran terus menerus menebar fitnah, dusta dan kebencian melalui lisan dan tangan-tangan mereka dari kalangan QUBURIYYUN, JAMA'AH DZIKR & SHOLAWAT BID'AH, AHLUT-TAWASHUL, SHUFI KHOBITS, dan segala macam nama-nama yg tdk akan bs disebutkan karena terlalu banyak utk disebutkan dari bagian kelompok-kelomp ok 72 Golongan tsb diseluruh muka bumi. Mereka sangat sinis dan benci (spt isi puisi gusmus) kpd orang-orang yg berupaya menghidupkan sunnah Rosul 'Alayhi Sholatu was Salam melalui cara berpakaian, bermuamalah, beribadah dll.. dikarenakan jahilnya mrk kpd SYARIAT agama ini, minimnya pemahaman ttg MANHAJ SALAF dikalangan org-org yg dianggap "guru/ustadz" mereka apalagi pengikutnya..bi sa kita saksikan dari cara beribadah mrk yg ttg wudhu dan sholatnya masih jauh dari apa yg dicontohkan Rosululloh Sholallohu 'Alayhi wa Sallam.
Walhamdulillah atas kemudahan dan pertolongan dari Alloh Subhanahu wa Ta'ala diawal Th.2000an telah dimulai kajian-kajian ilmiyah berlandaskan ALQUR'AN WAS SUNNAH DG PEMAHAMAN SALAFUSH-SHOLIH sebuah pemahaman dan pengamalan dlm berISLAM yg benar dan selamat karena telah menisbatkan kpd manusia-manusia terpilih yg Alloh taqdirkan menemani, mengawal dan memperjuangkan agama ini dg darah, harta, tenaga, airmata bahkan nyawa mereka sekalipun disisi kekasihNYA yg mulia Muhammad Sholallohu 'Alayhi wa Sallam.
Kpd pengelola blog ini saya nasihatkan utk berhati-hati dlm menulis dan bertutur kata apalagi yg menyangkut manhaj salaf, manhaj warisan Nabi dan tiga generasi sesudahnya yg Alloh telah meridhoi mrk dan mrk pun telah ridho kpd Alloh.Kami Ahlussunnah yg bermanhaj salaf (SALAFIYYUN) memang manusia biasa spt anda semua yg pasti bisa salah dan pernah berbuat salah, "..dan sebaik-baik org yg berbuat salah adalah mereka yg mau bertaubat"
Dan Alhamdulillah kami insyaAlloh akan terus bertaubat kpd Alloh 1.Meninggalkan amalan-amalan atau keyakinan-keyak inan yg tdk pernah dicontohkan dan diajarkan oleh Rosul Alayhi Sholatu was Salam
2.Senantiasa menegakkan dan mendakwahkan AT-TAUHID ILALLOH (SYAHADATAIN) kpd seluruh manusia agar selamat amalan & keyakinan kita di dunia wal akhirat.
3.Kami senantiasa berupaya memperbaiki niat dan amalam kami agar selalu ikhlash hanya dan kpd Alloh sahaja
4.Kami akan selalu merasa sedih melihat kondisi saudara-saudara kami kaum muslimin/mat dimanapun berada yg masih berkubang dlm lumpur kehinaan pada amalan mrk yg berbau TBC (TAHAYUL, BID'AH DAN CHUROFAT)yg tdk saja terjadi pd kalangan awamnya bahkan juga kpd para guru-guru mrk.. wal'iyaadzubillaah
5.Tdk lupa kami senantiasa berdoa utk kebaikan negeri ini pada penguasa maupun rakyatnya agar bersama-sama mau menempuh suatu jalan/thoriqoh/ metode dlm berISLAM spt apa yg pernah ditempuh oleh Rosululloh dan para shohabatnya yg mulia, rodhiyallohu 'anhum ajma'in yg bisa kita dapati pada KITAB-KITAB tulisan mrk yg banyak mengandung nasihat, arahan dan petunjuk dlm mengarungi kehidupam dunia yg fana' dan sebentar serta menipu ini..
Walloohu 'Alam bish-Showaab

U/info seputar agama Islam silahkan klik:
#www.darussalaf.or.id
#www.syiartauhid.info
#www.asysyariah.com
#www.adhwaussalaf.or.id
#www.assalafy.org
#www.salafycileungsi.com dsb
Baarokalloohufiekum
Quote
 
+1
Quoting Alp Arslan:
Assalamu'alaikum,

Om modi,

Info sejarah lewat ilustrasi kartun di atas bahwa Najd bukan termasuk wilayah imperium Ottoman shg gerakan "2 Muhammad Najdi" (Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud) masih terbilang benar bukan memberontak kpd Khilafat Turki Utsmaniyyah (Ottoman). Tetapi ketika mereka (2 Muhammad Najdi) sukses menguasai Ad-Dariyyah (sekarang Riyadh: Ibukota Kerajaan Arab Saudi) dan hampir seluruh wilayah Najd (wilayah gurun tengah semenanjung arab) yang kemudian merisaukan gubernur Ottoman dari dinasti Rasyid di wilayah Iraq, sehingga atas dukungan pasukan dari Mesir yang diperintahkan oleh Khalifah di Istambul, gerakan 2 Muhammad Najdi ini di tumpas habis. Lalu sejak saat itu wilayah yang dikuasai gerakan 2 Muhammad Najdi tadi secara formal masuk ke dalam wilayah imperium Turki Utsmaniyyah.

Selanjutnya cucu dari Muhammad bin Sa'ud yang kemudian diberi gelar Abdul 'Azis bin Sa'ud, yang juga kemudian lebih di kenal dengan sebutan Ibn Sa'ud, kembali menyerang Ad-Dariyyah, dimana saat itu Ad-Dariyyah (Riyadh) sudah secara resmi masuk ke dalam wilayah Khilafat Turki Utsmaniyyah.

Justru, gerakan kedua keluarga Sa'ud inilah yang kemudian berhasil meruntuhkan kekuasaan Khilafat di hampir seluruh semenanjung arab, lalu mendirikan sebuah kerajaan baru yang masih eksis sampai saat ini, dan sangat terkenal, yaitu "KERAJAAN SA'UDI 'ARABIA".

Begitulah urutan kejadian dari keseluruhan gerakan keluarga Sa'ud.
Sehingga, kesimpulannya:

- Gerakan #1 Keluarga Sa'ud (2 Muhammad Najdi: Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud), betul bukan pemberontakan thdp Khilafat.

- Gerakan #2 Keluarga Sa'ud (Abdul Azis bin Sa'ud), 100% merupakan pemberontakan dan pengkhianatan terhadap Khilafat.

Jadi tolong om modi, sejarah itu harus ditampilkan apa adanya. Sudah terlalu lama ummat ini bodoh dalam pengetahuan tentang sejarah perjalanan moyang nya sendiri, yaitu moyang bangsa islam nya.


Jazakallah.



Quoting stoner:
menurut sy artikel ini jelas sekali menunjukkan seseorang yg tersinggung oleh munculnya buku MAT...analisa saya justru orang yg menulis artikel inilah yg patut dicurigai sebagai teroris..istilahnya "maling teriak maling"..
terlihat sekali tulisannya didasari kebencian tak berdasar, tanpa bukti,,hanya reaksi emosional belaka...HATI2 SAUDARA2KU, JANGAN MUDAH TERHASUT




WAHHABI YA??nyemplung laut aja lah
Quote
 
-2
AKU HARUS BAGAIMANA
aku pergi tahlil, kau bilang itu amalan jahil
aku baca shalawat burdah, kau bilang itu bid’ah
lalu aku harus bagaimana…?

aku bertawasul dengan baik, kau bilang aku musrik
aku ikut majlis zikir, kau bilang aku kafir
lalu aku harus bagaimana…?

aku sholat pakai lafadz niat, kau bilang aku sesat
aku mengadakan maulid, kau bilang tak ada dalil yang valid
lalu aku harus bagaimana…?

aku gemar berziarah, kau bilang aku alap-alap berkah
aku mengadakan selametan, kau bilang aku pemuja setan
lalu aku harus bagaimana…?

aku pergi yasinan, kau bilang itu tak membawa kebaikan
aku ikuti tasawuf sufi, malah kau suruh aku menjauhi

ya sudahlah… aku ikut kalian…

kan ku pakai celana cingkrang, agar kau senang
kan kupanjangkan jenggot, agar dikira berbobot
kan ku hitamkan jidad, agar dikira ahli ijtihad
aku kan sering menghujat, biar dikira hebat

aku kan sering mencela, biar dikira mulia

ya sudahlah… aku pasrah pada Tuhan yang ku sembah…


Cuplikan dari puisi Gus Mus: ” Kau ini bagaimana atau ku harus bagaimana? ”
Quote
 
-1
Asal nulis dan asal bunyi saja.... payah
Quote
 
-1
mohon penulis tidak ngawur dan membaca buku yg banyak spt : Majalah As Syariah, Assunnah Makassar ust Kahidr, Zulkarnaen,buku diterbitkan Toobagus Publising
Quote
 
-1
mohon, penulis hrs banyak baca buku dan menulis
tak ngawur : baca majalah As Syariah, Ass Sunnahh Makassar, Majalah diterbitkan Toobagus Publising dll .....
Quote
 
+1
Sudah menjadi sunnatullah kita berpecahbelah, bagaimana tidak ini bagian dari INFO 1400 thn yg lalu. Yg membedakan umat islam dgn umat yg yg lainnya mereka beribadah dgn Dalil yg shoheh. kita semua tahu akhir ayat Al Fatihah. dimana Nasrani gemar ibadah tanpa ilmu dan yahudi tau ilmu tapi tak dijalankan.
Quote
 
-1
jiah, ini mah barisan sufi sakit hati,,,:D,, Allahu yahdikum ya ikhwaan,,, jaga lisan anda
Quote
 
+2
Nah Kalo artikel yang ini aku setuju banget...bagus isinya....
Quote
 
0
Sudah sepantasnya wahaby di usir dari Indonesia tercinta ini.

Jangan biarkan antek2 yahudi memecah persatuan umat Muslim.

Ingatlah visi dan misi dari yahudi adalah memecah kita, agar mereka bisa menguasai dunia.
Quote
 
0
Subhanallah... dari dulu ana membaca artikel di blog ini, ana kadang terharu kadang termotivasi, kadang ana jadi bangga.. Namun ana gak tahu apa akidah yang punya blog ini.Dan dari mana artikel2 yang bagus2 dan mudah masuk akal ini datang? setelah ana baca artikel yang satu ini (Khawarij berbau Salafi), ana jadi tahu bagaimana proses pembuatan artikel di blog ini... Nauzubillah... Kebenaran pasti akan selalu ada..Kebohongan pasti akan terbongkar.. Masalah antum menuduh salafi sangat ghuluw (melampaui batas) dalam beramal.
"Mereka sangat-sangat peka dalam perkara fotografi makhluk bernyawa (foto manusia), celana di bawah mata kaki, nasyid Islami, melinting lengan baju, memakai cadar, memakai celana dalam Shalat, dan lain-lain perkara yang masih menjadi perdebatan. "
Subhannallah.. lebih baik antum mencari dalil dulu sebelum menulis. Karena Pena lebih tajam daripada pedang. Dan salafi tidak pernah mengkafirkan sahabat, terdapat perbedaan yang jelas antara salafi dengan khawarij jika anda menyediakan sedikit waktu untuk terjun langsung ke kajian salafi. dan Berdo'a kepada Allah semoga kita diberi hidayah.. Amin.
Quote
 
0
BELUM SAMPAI ILMU JANGNA BICARA!!

Malu oi, Berfatwa TANPA ILMU
Quote
 
0
LUCU NGELIAT ARTIKEL DI ATAS. BANYAK SOK TAHUNYA. MUNGKIN INI GAMBARAN DARI SELURUH ISI SITUS WEB INI. BAGI PENULIS TOBAT YA ... ;-)
Quote
 
+2
Tidak akan tersesat siapapun ummat nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa 'ala Ali Muhammad yang berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah. dmikianlah kalimat haditsnya.. jadi, jika kalian temui ada tambahan belakangnya (setelah Al-qur'an dan Sunnah) maka itulah pangkal kesesatannya.. lihatlah semua firqah yang ada sekarang ini, selalu ada tambahannya, yang tidak perlu saya sebut disini.
Quote
 
+2
Beda lho Salafi dengan salaf..., silahkan baca buku beda Salaf dan Salafi
Quote
 
0
yaa akhi...
kalau pun mereka bersalah, mereka mencaci, mereka menghujat.
apakah ahsan bila antum juga bertindak seperti itu...?

lisan yaa akhi, lisan
yang menyebabkan kita semua tergelincir kepada dosa

sikap terbaik kita adalah mendoakan beliau agar ruju' dari kesalahannya
juga menasihatinya tidak dihadapan banyak orang...
selanjutnya kita serahkan semua kepada Alloh
karena hidayah adalah hanya milik Alloh
Quote
 
0
Innalilahi wainnailaihi roji'un....liha t nie tulisan. Jadi malah mempertanyakan kredibilitas penulisny. Hanya Allah yang mengetahui kebenaran sesungguhny. Jangan main judge boss. Selami dulu kumpulkan data dan fakta. Kalau toh dirasa emang salah, paparkan dengan santun. Kalo nulisny penuh bahasa emosi gini pa ga maluu tuh.ketahuan kan kadar keilmuanny. ;-)
Quote
 
-2
Islam yang sesuai dengan kita di bumi Indonesia ini adalah Islam yang dibawa oleh Para Wali, yang terkenal dengan sebutan Wali Songo. Para Wali Songo inilah yang menjadi padoman ajaran Islam yang diterapkan oleh Nahdatul Ulama (NU).
Quote
 
-1
kurang adil rasanya kalo cuma membaca artikel ini terus kita merasa telah mengenal salaf. kalo ingin mengenal dan menilai salaf, sebenarnya tinggal kunjungi aja situs2 yang disebutin penulis di atas, baca dan pahami dengan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala :
www.salafy.or.id
www.asysyariah.com
Quote
 
+1
Jazakallahu khair, semoga allah memberi fahala atas apa yang antum perbuat dalam situs ini selama antum melakukannya dengan ikhlas dan mengharap ridha Allah azza wa jall.
Sy sejak SMA sudah bersentuhan dengan da'wa salafi tapi sy tidak perna fanatik terdapat gerakan ini atau gerakan manapun, selepas SMA sy tidak aktif lagi, tapi sy tetap mengamati pergerakannya, dan kelihatannya ada perpecahan dikalanga salafiyyin, contoh di Makassar (kebetulan saya tinggal di salah satu kebupaten di SUL-SEL dan kuliay di Makassar)ada Dua gerakan da'wah yang menisbahkan dirinya sebagai 'salafiyyin'. Pertama, nama haraqahnya "Al-Wahdah"yang berpusat di Jl. Abdullah Dg Sirua. dan yang kedua menanamakan dirinya "Salafy" yang berpusat di Jl Baji' Rupa. Kelompok yg pertama masih sedikit toleran (tidak eksklusif), dan kelompok yang kedua seperti yang penulis gambarkan. bahkan kelompok yang kedua(salafy) ini pun juga memfatwahkan kelompok pertama (Al-Wahdah) sebagai kelompok Ahli Bid'ah. padahal keduanya sama-sama berkiblat ke Al-Haramain.
Quote
 
+1
Untuk lebih memperjelas permasalahan yang sedang dibahas, saya anjurkan membaca 'Buku Putih Salafi: Aku Bukan Salafi?' (Menjernihkan kesalahpahaman tentang Salaf & Salafi). Penulis: Abu Umar Basyir. Penerbit: Unaizah Media.
Quote
 
+2
Seperti yang telah terjadi,Mantan diktator Mesir sangat intervensi terhadap segalasesuatu yang dapat membahayakan kedudukannya dan hubungan mesranya dengan polisi dunia.menurut ana iya kali ye karena dari sana akan menyebar lc-lc pendahwah ke seluruh dunia.Apakah dalam kekuasaanya berpuluh tahun mantan diktator dan polisi dunia tersebut tidak punya pemikiran untuk mengintervensi dakwah salafi di kairo?menurut saya tidak mungkin dakwah salafi tidak tercampur dengan kepentingan polisi dunia dan mantan diktator (ulul amrinya salafi).Yang dampaknya sampai ke yang mengaku salafi di indonesia indonesia,yang mana mereka buta tidak bisa membedakan mana musuh dan mana saudara.umat islam diserang ditindas mereka diam saja,klau ada umat islam yang mau menolong, salafi dengan mudahnya menghujat.Apaka h benar kalau salaf itu tidak perlu tau peta kekuatan musuh.lalu bagaimana kita bisa membela umat islam klu mau di serang? Trus apkah para pendahulu kita salafusaleh juga begitu?gimana dong....?! ulama ulama yang mengaku salafi ini di fihak mana sih bingngung jadinya.//////? ??????
Quote
 
+1
cukup islam tidak kurang tidak lebih
Quote
 
-2
krisna,

kami tidak tahu apa manhaj si penulis, kan bisa tanya langsung di:http://www.i ndoforum.org/sh owthread.php?t= 88116, kalau mau share komennya silahkan saja.
Quote
 
-2
Saya mau nanya manhaj penulis apa ya?baru ntar ak comment lebih lanjut.
Quote
 
0
It just organization anyway..
Quote
 
-2
menurut sy artikel ini jelas sekali menunjukkan seseorang yg tersinggung oleh munculnya buku MAT...analisa saya justru orang yg menulis artikel inilah yg patut dicurigai sebagai teroris..istila hnya "maling teriak maling"..
terlihat sekali tulisannya didasari kebencian tak berdasar, tanpa bukti,,hanya reaksi emosional belaka...HATI2 SAUDARA2KU, JANGAN MUDAH TERHASUT
Quote
 
0
Assalamu'alaikum,

Om modi,

Info sejarah lewat ilustrasi kartun di atas bahwa Najd bukan termasuk wilayah imperium Ottoman shg gerakan "2 Muhammad Najdi" (Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud) masih terbilang benar bukan memberontak kpd Khilafat Turki Utsmaniyyah (Ottoman). Tetapi ketika mereka (2 Muhammad Najdi) sukses menguasai Ad-Dariyyah (sekarang Riyadh: Ibukota Kerajaan Arab Saudi) dan hampir seluruh wilayah Najd (wilayah gurun tengah semenanjung arab) yang kemudian merisaukan gubernur Ottoman dari dinasti Rasyid di wilayah Iraq, sehingga atas dukungan pasukan dari Mesir yang diperintahkan oleh Khalifah di Istambul, gerakan 2 Muhammad Najdi ini di tumpas habis. Lalu sejak saat itu wilayah yang dikuasai gerakan 2 Muhammad Najdi tadi secara formal masuk ke dalam wilayah imperium Turki Utsmaniyyah.

Selanjutnya cucu dari Muhammad bin Sa'ud yang kemudian diberi gelar Abdul 'Azis bin Sa'ud, yang juga kemudian lebih di kenal dengan sebutan Ibn Sa'ud, kembali menyerang Ad-Dariyyah, dimana saat itu Ad-Dariyyah (Riyadh) sudah secara resmi masuk ke dalam wilayah Khilafat Turki Utsmaniyyah.

Justru, gerakan kedua keluarga Sa'ud inilah yang kemudian berhasil meruntuhkan kekuasaan Khilafat di hampir seluruh semenanjung arab, lalu mendirikan sebuah kerajaan baru yang masih eksis sampai saat ini, dan sangat terkenal, yaitu "KERAJAAN SA'UDI 'ARABIA".

Begitulah urutan kejadian dari keseluruhan gerakan keluarga Sa'ud.
Sehingga, kesimpulannya:

- Gerakan #1 Keluarga Sa'ud (2 Muhammad Najdi: Muhammad bin Abdul Wahhab & Muhammad bin Sa'ud), betul bukan pemberontakan thdp Khilafat.

- Gerakan #2 Keluarga Sa'ud (Abdul Azis bin Sa'ud), 100% merupakan pemberontakan dan pengkhianatan terhadap Khilafat.

Jadi tolong om modi, sejarah itu harus ditampilkan apa adanya. Sudah terlalu lama ummat ini bodoh dalam pengetahuan tentang sejarah perjalanan moyang nya sendiri, yaitu moyang bangsa islam nya.


Jazakallah.
Quote
 
0
Untuk point no 8....malah jadi bingung siapa yang khwarij siapa yang salafy...benar2 terselubung??!! mungkin ada yang bisa membantu menjelaskan?
Quote
 
0
to: mampuslah zionis,

Kalau kami berprinsip jangan sampai melanggar aturan-Nya yang telah digariskan a.l. dalam QS ar-Rum 30:30-32, benar apa yang dikatakan Netral kita harus bersikap hati-hati terhadap firqah, karena pelanggaran terhadap sebuah ayat akan mengakibatkan dilanggarnya ayat lain walau secara tidak sadar. Contohnya ayat tersebut di atas baik langsung atau tidak akan terkait dengan ayat 42:13 mengenai larangan berpecah belah dalam melaksanakan ajaran Islam dst, dan realita yang kita hadapi dewasa ini merupakan sesuatu hal yang tidak bisa kita hindari, namun sebenarnya jauh-jauh hari kita sudah diingatkan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam seperti dijelaskan dalam salah satu hadits berikut ini:

“Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan di hadapan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini – baik kecil ataupun besar- kecuali dalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.”(HR Ahmad V/389)

Menurut kami, berdasarkan hadits di atas prioritas kita hari ini adalah menyelamatkan diri dari rangkaian fitnah internal yang sarat dengan rekayasa halus musuh Islam, yang oleh nabi sendiri dikatakannya lebih ditakuti daripada fitnah Dajjal. InsyaAllah kita bisa selamat dari fitnah internal apabila kaffah dalam melaksanakan ajaran Islam dan dimasukan-Nya kedalam kelompok yang selamat. Kalau Anda mau memenuhi sarannya Netral, berikut link untuk mengunduh e-book Firqatun Najiyah. http://www.scribd.com/doc/30972661/FIRQATUN-NAJIYAH. Masih ingin mengetahui mengenai HT dan JT, berikut tautannya: http://www.akhirzaman.info/islam/80-hizbut-thahrir/1798-kelompok-hizbut-tahrir-dan-khilafahsorotan-ilmiah-tentang-selubung-sesat-suatu-gerakan.html dan http://www.akhirzaman.info/islam/miscellaneous/1551-membongkar-kedok-jamaah-tabligh.html.

Wallahu’alam,

Semoga bermanfaat
Quote
 
-1
Bos intinya bersikap hati2 terhadap firqah, dan ndak usah Lebay. Kalo mau cari yang selamat cari ciri2 Firqatun Najiyah
Quote
 
0
syiah salah...salaf salah..ikhwanul muslimin salah.... gimana dengan JT atau HT ? salah juga gak boss?
Quote
 
+2
Super sangat setuju sekali.
Quote
 
+1
to: riri,

Menurut penulis artikel di atas dalam poin kedelapan, situs-situs yang disebutkan dikategorikan sebagai Khawarij terselubung, Anda sendiri bebas untuk menilai apakah mau sependapat dan mengikuti alur pemikiran si penulis atau tidak.

Tulisan-tulisan yang di posting di situs ini, kaitannya dengan firqah, memang banyak menggambarkan kondisi keragaman dalam melaksanakan ajaran Islam yang merefleksikan perpecahan dalam tubuh umat Islam yang amat sangat akut, yang berdampak melemahkan persatuan umat Islam, tujuannya bukan untuk memihak salah satu kelompok dan menjelekan yang lain, namun sekedar concerned kami sebagai muslim dan berusaha mengambil hikmah dari perbedaan yang ada.

Wallahu’alam
Quote
 
+1
mw nanya,
yang bagian ini :
" Ini sangat jelas, tidak diragukan lagi.Lihatlah salafy.or.id, merekaadalahter oris.com, buku Mereka Adalah Teroris (MAT) dan MDMTK, blog 'Fakta', blog 'Tuk Pencari Al Haq', majalah Asy Syariah, dll.
Itu adalah bukti yang tak bisa dibantah lagi. "

artinya apa? apakah situs2 yg di sebut diatas mereka adalah khawarij terselubung? atau sebaliknya?


Kode keamanan
Segarkan