larger smaller reset

Penyimpangan Abu Sangkan dengan bukunya: Pelatihan Shalat Khusyu’

shalat-nyimpang

Oleh : Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary

Di dalam bab ini akan saya terangkan pinyimpangan-penyimpangan Abu Sangkan berdasarkan kajian saya terhadap buku–buku karya Abu Sangkan yaitu Pelatihan shalat Khusyu', penerbit Yayasan Shalat Khusyu', cetakan ke 13, Berguru Kepada Allah Penerbit Yayasan Shalat Khusyu, cetakan ke 13, Makalah – makalah Pelatihan Shalat Khusyu' dari para pelatih yang datang ke wilayah saya, diantaranya Drs. Shodiq dari Malang, Drs Moh. Fahri, MM dari Malang dan saudara Sukana, Sag dari Surabaya, dan DVD Pelatihan Shalat Khusyu' karya Abu Sangkan.

Sebelum kita membahas penyimpangan – penyimpangan Abu Sangkan sedikit terlebih dahulu kita membahas dulu tentang hukum mengghibahi, mencela dan melaknat tokoh sesat (ahli bid'ah) sebagai dasar agar tidak dikatakan sok benar sendiri, lisan kotor, akhlaknya jelek, dan tuduhan – tuduhan jelek lainnya kepada penulis.

Ketahuilah sesungguhnya di antara prinsip Ahlussunnah wal jama'ah adalah menyakini bahwa mengghibahi saudara sesama muslim itu hukumnya haram, tetapi tidaklah mutlak, ada ghibah yang diperbolehkan diantaranya;

    1. Menyebutkan keadaan orang yang zhalim.
    2. Menyebutkan identitas seseorang.
    3. Untuk memperingatkan manusia dari kejahatan seseorang (tahdzir)
    4. Orang muslim yang berbuat maksiat secara terang – terangan.
    5. Orang yang meminta fatwa dan
    6. Orang yang meminta pertolongan untuk menghilangkan kejahatan.

      Maka 6 orang golongan diatas tersebut boleh dighibahi, sedangkan asal hukum ghibah adalah haram dan termasuk dosa besar karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

      " Hai orang – orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purbasangka (kecurigaan), karena sebagian purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."(QS. Al-Hujurat 49:12)

      Demikian juga ahlussunah meyakini wajibnya menghinakan tokoh penyesat (ahli bid'ah) dan haram memuji dan memulyakannya, prinsip ini berdasarkan dalil shahih yaitu firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :

      "Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah Jahanam, dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya".(QS. At Taubah 9:73)

      "Sesungguhnya orang orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata, dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan".(QS.Mujadilah 58:5)

      Hadits shahih yaitu sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam :

      Al-Madinah itu negeri haram, barang siapa yang berbuat bid'ah di dalamnya atau membela kebid'ahan maka dia dilaknat Allah, Malaikat dan seluruh anusia". (HR.Muslim)

      Demikian juga banyak kita dapati perkataan ulama' ahlussunnah wal jama'ah, ulama'salaf tentang wajibnya menghinakan tokoh penyesat (ahli bid'ah), diantaranya:

        1. Telah berkata al-Imam Ibrahim bin Maisarah Rahimahullah: "Barang siapa yang menghormati tokoh – tokoh penyesat (ahli bid'ah) bearti ia telah menolong menghancurkan Islam". (Mauqif: 2 / 571)
        2. Telah berkata al-Imam al-Fudlail bin 'Iyad Rahimahullah: "Barangsiapa yang menghormati tokoh bid'ah sungguh dia telah menolong menghancurkan Islam, barangsiapa yang tersenyum dengan tokoh penyesat sungguh dia telah menyamarkan apa yang Allah turunkan kepada Muhammad". (Mauqif: 2 / 572)

          Berdasarkan dalil – dalil di atas maka merupakan prinsip ahlussunnah wal jama'ah bahwa mengghibahi, mencela, menghinakan dan melaknat tokoh – tokoh sesat, ahli bid'ah, pengikut langkah – langkah syetan, bukan akhlak yang buruk tetapi perbuatan tersebut merupakan:

          1. Termasuk jihad amar ma'ruf dan nahi munkar yang lebih afdol dari pada berjihad dengan pedang melawan orang kafir.
          2. Pelaksanaan perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul–Nya.
          3. Untuk menjaga kemurnian Islam.
          4. Menjaga Islam agar orang yang awam tidak mengikuti tokoh – tokoh sesat sehingga selamat dari kesesatan.

          Sehingga berdasarkan prinsip Ahlussunnah wal jama'ah ini dan dari kajian saya terhadap buku – buku Abu Sangkan maka lewat buku ini saya sampaikan hak – hak Abu Sangkan dari karyanya, dengan harapan mudah – mudahan:

          • a) Ihklas karena Allah Subhanahu wa Ta'ala.
          • b) Bersih dari sifat hasud dan dengki kepada Abu Sangkan.
          • c) Sebagai nasehat kaum muslimin terhadap bahayanya Abu Sangkan dan buku – bukunya.
          • d) Sebagai nasehat terhadap Abu Sangkan dan yang terpengaruh dengannya serta para kader Abu Sangkan untuk segera bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
          • e) Terkhusus nasehat ini terhadap Abu Sangkan uguh merupakan perkara yang sangat berat-kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala benar – benar mencurahkan Rahmat-Nya kepadanya- karena :
            1. Dia sudah lama asyntuk segera bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas penyimpangan dan akibat yang telah dihasilkan.

          Bertaubat dari kesesatan bagi Abu Sangkan sungik dengan khayalan – khayalan syaithaniyah.

        1. Kebanyakan tokoh sesat itu merasa di atas hidayah sehingga sulit dinasehati kecuali mendapat rahmah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga Abu Sangkan dan yang telah mengikutinya mendapat rohmat dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
        2. Kebanyakan tokoh sesat siap membela kesesatannya walaupun harus mengorbankan nyawanya, hal ini telah dialami oleh tokoh sufi dan filsafat sebelumnya seperti Abu Mansyur al-Hallaj yang mati dibunuh, Ibnu 'Arabi al-Hatimi, Ja'd bin Dirham, Aburrahman bin Muljam, Imam Samudra dan lain-lain.
        3. Kesesatan disamakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam seperti rabies (penyakit anjing gila). Anjing kalau sudah terjangkit virus rabies memiliki dua sifat jelek yaitu galak dan seperti kehausan tetapi tidak mau minum sampai mati kehausan. Demikian juga orang yang terjangkit hawa nafsu seperti ingin mengetahui kebenaran tetapi kalau dijelaskan tidak mau terima dan siap mati untuk membela kesesatnnya.
        4. Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya akan keluar dari umatku suatu kaum yang mengikuti hawa nafsu, menjangkitinya seperti rabies yang masuk keseluruh sendi dan urat (pada anjing)". (HR. Ibnu Abi Ashim)

          Adapun penyimpangan – penyimpangan Abu Sangkan adalah seperti berikut: 

          Abu Sangkan Telah Mengada-ada Dalam Agama

          Mengada – ada dalam agama Islam baik menambah atau mengurangi merupakan buah dari buruk sangka kepada Alloa Subhanahu wa Ta'ala serta merupakan bentuk penentangan dan pembangkangan kepada keputusan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memutuskan bahwa agama Islam ini sudah sempurna, tidak butuh penambahan, pengurangan, dan perubahan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

          "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridloi Islam menjadi agama bagimu". (QS. Al-Maidah 5: 3)

          Telah berkata al-Imam Malik Rahimahullah terhadap ayat ini: "Barangsiapa mengada-ada dalam Islam dengan suatu bid'ah dan dia anggap bid'ah hasanah sungguh dia telah menuduh Rasulullah telah mengkhianati risalah, karena Allah berfirman: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan Islam sebagai agama untukmu" maka apa yang bukan agama pada hari itu bukan agama juga pada hari ini".

          "Sesungguhnya perumpamaanku dengan para nabi sebelumku seperti seseorang yang membangun sebuah rumah, maka dia memperbagus dan mempercantik kecuali satu tempat bata di suatu sudut (yang belum terpasang) maka manusia mengelilingi rumah tersebut dan mereka terkagum dengan keindahan rumah tersebut dan mereka berkata: Sekiranya ada orang yang bisa memasang bata itu? Beliau bersabda: "Maka akulah bata itu dan aku adalah penutup para nabi". (HR. Bukhori dan Muslim)

          "Barang siapa mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintah kami maka amalan tersebut tertolak". (HR. Muslim)

          "Sesunggunya sebaik – baik pembicaraan adalah Kitabulloh dan sebaik – baik petunjuk adalah petunjuknya Muhammad, dan sejelek – jelek perkara adalah yang diada – adakan dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat dan setiapa kesesatan di neraka". (HR. Muslim)

          Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk maka dia mendapat pahala sebanyak orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia mendapat dosa sebanyak orang yang mengikutuinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun". (HR. Muslim)

          Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa yang membuat suatu cara yaitu cara yang baik kemudian diikuti maka dia mendapat pahalanya dan mendapatkan pahala sebanyak orang yang mengikuti tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa yang membuat suatu cara yang jelek kemudian diikuti maka dia mendapat dosanya dan dosa sebanyak orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun". (HR. Tirmidzi)

          Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama atau membela perbuatan baru yang diada – adakan maka baginya laknat Alloh dan para malaikat serta mendapat laknat seluruh manusia". (HR. Bukhori dan Muslim)

          Di Mana Perbuatan Abu Sangkan Yang Katanya Mengada – ada Dalam Agama?

          1. Membuat ajaran pelatihan shalat khsyu' amalan ini tidak pernah diamalkan oleh para ulama', tidak pernah diamalkan oleh para imam ahlussunnah, tidak pernah diamalkan oleh tabi'ut tabi'in, tabi'in, para shahabat maupun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sehingga ajaran pelatihan shalat khusyu' ini benar – benar baru yang diada –adakan oleh Abu Sangkan dari Indonesia. Ajaran ini tidak kita dapatkan di Negara – negara lain.
          2. Cara – cara shalat khusyu' yang disampaikan oleh Abu Sangkan adalah cara – cara baru yang tidak ada di dalam kitab – kitab kaum muslimin sehingga ajaran sholat khusyu' ala Abu Sangkan ini betul – betul versi Abu Sangkan. Abu Sangkan sendiri telah mengatakan dalam DVD-nya bahwa shalat khusyu' yang dia ciptakan itu adalah produk baru versi Abu Sangkan. Dia berkata: "Shalat khusyu' menurut paradigma kami" dia juga berkata: "Shalat khusyu' menurut teori kami".

          Ajaran baru versi Abu Sangkan ini bisa kita baca di dalam buku – buku dia baik di dalam buku Pelatihan Shalat Khusyu' ataupun di dalam buku Berguru Kepada Allah. Hampir semua cara shalat yang dijelaskan oleh Abu Sangkan adalah cara baru atau tepatnya disebut Muhdats mulai dari cara wudlu' sampai cara berdzikir ba'da shalat. Contoh yang sangat jelas:

          1) Halaman 58-59 buku Pelatihan Shalat Khusyu' karya Abu Sangkan cetakan ke 13, penerbit Yayasan Sholat Khusyu', Abu Sangkan berkata: 

          "Cara memasuki sholat ...

          • a) Heningkan pikiran anda agar rileks. Usahakan tubuh anda tidak tegang. Tak perlu konsentrasikan pikiran sampai mengerutkan kening
          • b) Biarkan tubuh anda meluruh, agak lemaskan atau bersikap serileks mungkin
          • c) Kemudian rasakan getaran qalbu ...
          • d) Bangkitkan kesadaran diri ...

          Dan seterusnya ada sembilan poin sampai halaman 59.

          2) Pada halaman 64 ketika menjelaskan cara berwudlu', Abu Sangkan berkata:

          • a) Mulailah dengan mengucapkan ...Hubungkan jiwa anda kepada Allah ...
          • b) Cucilah kedua tangan Anda dengan air mutlak. Pastikan hati tetap bersambung dengan Allah...dst
          • c) Hadirkan jiwa Anda kepada Allah. Dan seterusnya sampai 8 poin.
          3. Pada halaman 71-78, Abu Sangkan menjelaskan cara wudlu' dengan cara meditasi.
          4. Pada halaman 82-98, Abu Sangkan menjelaskan cara shalat dengan gaya meditasi.
          5. Pada halaman 104-116, Abu Sangkan menjelaskan cara berdzikir dengan cara meditasi. Sedangkan di dalam buku Berguru Kepada Allah hanyalah pengulangan saja tanpa ada perbedaan.

          Setelah saya cek di dalam kitab-kitab fiqih karya para ulama' ahlussunnah baik yang berupa matan maupun yang berbentuk syarah (penjelasan para ulama'), ternyata apa yang dijelaskan Abu Sangkan di dalam buku – bukunya hanyalah kutipan dengan beberapa perubahan dari Abu Sangkan yaitu Abu Sangkan menukil cara – cara meditasi yang baik meditasi diam atau meditasi gerak seperti taichi, kemudian dimasukan ke dalam cara – cara berwudlu', cara – cara shalat, dan cara – cara berdzikir. Supaya lebih samar Abu Sangkan menutupi perbuatannya ini dengan mencarikan dalil – dalil berupa ayat maupun hadist. Padahal dalil yang dia bawa itu bukan dalilnya-.

          Majelis Ulama' Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat dan perbuatan Abu Sangkan ini termasuk kriteria no. 9 yaitu: Merubah, Menambah, Dan Atau Mengurai Pokok – Pokok Ibadah Yang Telah Ditetapkan Oleh Syari'ah.

          Abu Sangkan Penganut Sinkretisme

          Hal ini sangat jelas dari perbuatan dia yang telah menciptakan shalat khusyu' dengan caranya sendiri dengan cara memadukan ajaran agama lain ke agama Islam yaitu ajaran agama Hindu Budha dijadikan kaifiyah, sifat atau cara shalat yakni ajaran meditasi atau semedi atau bertapa yang merupakan ajaran pokoknya orang Hindu Budha.

          Sinkretisme adalah pembenaran dan pemaduan semua agama. Ajaran Abu Sangkan ini sarat dengan faham sinkretisme atau pluralisme. Contoh:

          1) Pada buku Berguru Kepada Allah hal. 35: Abu Sangkan berkata:

          "Barang siapa yang menjaga lingkungannya dan melestarikannya maka ia telah berislam, barang siapa menjaga amanah janji dalam berbisnis serta menuliskannya maka ia telah berislam, barangsiapa meneliti tumbuh–tumbuhan, meneliti benda langit dan kandungan di dalam bumi kemudian ia menemukan manfaatnya maka ia telah berislam dan mendapatkan ganjaran yang bermanfaat dalam hidupnya. Sebaliknya barangsiapa menghancurkan alam dan menganiaya dirinya dengan tidak menjalankan sunnatullah maka ia tidak berislam. Sehingga tidak jarang Negara-negara yang mayoritas beragama islam tidak mendapatkan Rahmat dari Allah bahkan terhinakan dan dijajah orang kafir yang telah memanfaatkan Rahmat dari Allah. Dari fakta-fakta yang telah kita ketahui, siapakah sebenarnya yang telah kita ketahui, siapakah sebenarnya yang telah berislam?".

          Bagi Ahlussunnah wal Jama'ah perkataan Abu Sangkan ini adalah kekufuran karena bertentangan dengan prinsip ahlussunnah yang telah meyakini bahwa agama-agama selain Islam adalah kafir karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

          "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan dan telah Ku-ridhai Islam itu agama bagimu". (QS. Al-Maidah 5:3)

          "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali – kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan Dia di akhirat termasuk orang – orang yang rugi". (QS. Ali-Imron: 85)

          "Demi jiwa Muhammad yang berada di tanganNya tidaklah mendengar tentang aku seorangpun dari ummat ini apakah itu Yahudi atau Nasrhani kemudian mati belum beriman dengan yang aku utus kecuali menjadi penghuni neraka". (HR. Muslim)

          Orang Yahudi, Nashrani, Hindu, Budha walaupun telah menjaga lingkungan atau melestarikan-nya dia adalah orang kafir selama belum masuk ke dalam agama Islam dengan mengucap dua kalimat syahadat dan melaksanakan syari'at Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kalau tidak, maka dia tetap kafir yang terancam kekal di neraka sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

          "Sesungguhnya orang – orang kafir yakni ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) dan orang – orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk". (QS. Al-Bayyinah 98:6)

          Berdasarkan prinsip ini, barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang kafir maka dia telah kafir dan murtad keluar dari Islam.

          2) Pada halaman 87, Abu Sangkan berkata:

          "Oleh karena itu jangan salahkan orang-orang kafir kalau setelah mereka bersungguh-sungguh meneliti dan mendata apa yang mereka baca dari kejadian alam lalu mendapatkan ganjaran atas manfaat membaca ayat kauniyah".

          Ini juga sinkretisme karena secanggih apapun hasil karya dan teknologi orang kafir, mereka tetap kafir, tidak ada manfaat bagi mereka sendiri, harta, dan keluarganya terutama nanti ketika menghadap Alloh walaupun ada manfaat nisbi di dunia. Karena mereka tidak beriman dan belum masuk agama Islam, dan semua perbuatan baiknya tidak mendapat pahala (ganjaran).

          3) Pada halaman 174, Abu Sangkan berkata:

          "Jepang, Singapura, Perancis adalah kodrat Negara Islami sebab disanalah dasar-dasar filsafat Islam tertanam menjadi budaya yang tertinggi seperti kedisiplinan, ketekunan, kesadaran hukum dan lingkungan".

          Perkataan Abu Sangkan ini membuktikan bahwa Abu Sangkan adalah penganut ajaran kufur yaitu ajaran sinkretisme yang para ulama' telah sepakat tentang kufurnya ajaran ini berdasarkan dalil-dalil di atas yaitu kafirnya penganut agama selain Islam.

          Diantara tokoh ajaran sinkretisme adalah Jamaluddin bin Shofdar al-Afghani, Muhammad 'Abduh bin Hasan at-Turkumani, Hasan al-Banna (Pendiri gerakan Islam penganut faham sesat Khawarij yaitu Ikhwanul Muslimin atau IM), Hasan at-Turobi (Pimpinan Front Islam Nasional-Sudan), Thoriq Suwaidan dari Kuwait, Dr. Yusuf al-Qardhawi (tokoh IM), di Indonesia ajaran ini digencarkan Prof. Dr. Nurcholis Madjid, Prof. Dr. Harun Nasution, Budy Munawar Rochman dari Yayasan Paramadina, Jakarta, Muhammad Ali dosen IAIN Syarif Hidayatulloh Jakarta, Said Aqil dari PBNU, Jakarta dan seluruh tokoh-tokoh JIL (Jaringan Islam Liberal)1.

          Dan masih banyak contoh-contoh ajaran sinkretisme dalam buku Abu Sangkan. MUI telah mengeluarkan fatwa sesatnya faham pluralisme ini dengan no. 7 / MUNAS VII / 10 /2005.

          Abu Sangkan Mengatakan Bahwa Al-Qur an Makhluk

          Di dalam bukunya Berguru Kepada Alloh, Abu Sangkan berkata:

            1. "Dengan ini saya katakan, bahwa Al-Qur'an itu adalah sebuah pengalaman yang muncul dalam jiwa manusia, yang keluar dari jiwa yang baik maupun yang buruk, al-Qur'an adalah fitrah manusia". (Berguru 14)
            2. "Al-Qur'an hanyalah sebuah berita tentang firman yang ada dalam hati manusia". (Berguru: 15)
            3. "Al-Qur'an adalah gambaran hati setiap manusia seutuhnya secara lengkap. Apabila kita memunculkan kejiwaan yang baik dalam diri kita, maka akhlak kita sama dengan Al-Qur'an. Demikian juga potensi kejahatan yang ada dalam jiwa kita, apabila dihidupkan maka kejahatan itu akan sama dengan Al-Qur'an". (Berguru : 23)
            4. "Karena Allah sendiri yang memerintahkan membaca Al-Qur'an yang lebih nyata yaitu alam semesta dan apa yang ada pada diri kita sendiri". (Berguru: 37)
            5. "Al-Qur'an kita adalah alam semesta dan diri kita sendiri". (Berguru: 37)
              Para Ulama' Ahlussunnah telah sepakat (ijma') tentang kufurnya orang yang mengatakan Al-Qur'an adalah makhluk. Karena Al-Qur'an itu kalamullah (sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala) diturunkan bukan makhluk, dari-Nya permulaannya dan kepada-Nya kembali, Allah Subhanahu wa Ta'ala berbicara dengan Al-Qur'an, dengan Taurat, dengan injil, dan lainnya. Bukan makhluk yang terpisah dengannya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berbicara sesuai dengan kehendak-Nya, sesuai dengan kekuasaannya, dan pembicaraan Allah Subhanahu wa Ta'ala ada pada dzat-Nya, bukan makhluk yang terpisah dari diri-Nya, disampaikan kepada Jibril dan diturunkan kepada hati Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
              Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
              "Dan jika seorang diantara orang–orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar kalamullah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui". (QS. At-Taubah 9:6)

              "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat–ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang–orang yang mempunyai fikiran". (QS. Shaad 38:29)

              "Atau kamu mempunyai rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali–kali tidak mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas Kami sebuah kitab yang Kami baca". Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya manusia yang menjadi rasul? Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: Adakah Allah mengutus seorang menjadi Rasul? Katakanlah: "Kalau seandainya ada malaikat–malaikat yang berjalan–jalan sebagai penghuni di bumi, niscahya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi Rasul". (QS. Al-Isra' 17:93-95)

              Rasululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Sekiranya ada seseorang yang membawa aku kepada kaumnya agar aku menyampaikan Kalam Rabbku karena Quraisy telah menghalangi aku menyampaikan kalam Rabbku". (HR. Abu Dawud)

              Telah berkata al-Imam Amir bin dinar Rahimahullah: "Aku mendapati para ulama' semenjak 70 tahun, semua mengatakan Allah adalah Khaliq (pencipta) dan selain-Nya adalah makhluk kecuali Al-Qur'an. Sesungguhnya Al-Qur'an adalah kalamullah bukan makhluk, dari-Nya permulaannya dan kepada-Nya kembali"(8)

              Telah berkata al-Imam Abu Hanifah Rahimahullah: "Sesungguhnya al-Qur'an adalah kalamullah, dari-Nya permulaan, tanpa takyif (9), ucapan-Nya dan ditirukan kepada nabi-Nya berupa wahyu dan mukminin membenarkannya secara hakekat, dan mukminin menetapkan bahwa al-Quran itu adalah kalamulloh (sifat Allah) secara hakekat bukan makhluk seperti ucapan manusia, barangsiapa yang telah mendengar dan masih mengatakan bahwa al-Qur'an adalah ucapan manusia maka dia telah kafir".(10)

              Telah berkata Imam Malik bin Anas Rahimahullah: "Telah jelas dari para imam salaf tentang kufurnya orang yang mengatakan al-Qur'an adalah makhluk, maka dia harus disuruh bertoubat, jika tidak mau maka harus dibunuh".

              Telah berkata al-Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullah:"Al-Qur'an adalah kalamullah, barang siapa yang mengatakan al-Qur'an itu makhluk maka dia telah kafir".

              Adapun al-Imam asy-Syafi'i Rahimahullah telah didatangi oleh seseorang yang bernama Hafsh al-Fard, dia berkeyakinan bahwa al-Qur'an itu makhluk, maka al-Imam asy-Syafi'I berkata kepada Hafsh: "Engkau telah kafir".

              Dengan ini jelas bahwa perkataan Abu Sangkan dalam bukunya yang menyatakan bahwa al-Qur'an adalah makhluk merupakan kekafiran atas kesepakatan para kaum muslimin.

              Telah berkata asy-Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah;"Madzab Salaful Ummah dan para imam salaf dari kalangan para shahabat dan yang mengikuti para shahabat dengan baik, dan seluruh imam kaum muslimin seperti imam yang empat, sebagaimana yang ditunjukan dalam al-Kitab dan as-Sunnah dan telah mencocoki dalil akal yang sehat bahwa al-Qur'an itu kalamulloh yang diturunkan, bukan makhluk dari-Nya dimulai dan kepada-Nya kembali. Allah berbicara dengan al-Qur'an, dengan Taurat, dengan Injil dan dengan lainnya, bukan makhluk yang terpisah dengan-Nya".(11)

              Sungguh perkataan Abu Sangkan ini adalah kekufuran dan celaan terhadap al-Qur'an yang sekaligus telah mencela Allah Subhanahu wa Ta'ala.

              Abu Sangkan Penganut Wihdatulwujud

              Buku – buku Abu Sangkan dipenuhi oleh ajaran kufur terjelek, terburuk, kufur terbusuk dan kekufuran paling kufur di muka bumi ini yaitu keyakinan wihdatuwujud yang dalam bahasa jawa dikenal dengan sebutan manunggaling kawulo gusti. Mulai dari cover depan sampai ke cover belakang isi buku Abu Sangkan adalah ajaran kufur ini, dan terlalu panjang kalau saya sebutkan semua perkataan Abu Sangkan tentang wihdatuilwujud ini tersebut dan saya hanya mengutip secukupnya saja:

                1. Hal. 52 "Berguru Kepada Allah" dia berkata: "Tanah itu dipilih untuk megejawantahkan sifat dua tangan-Ku".
                2. Hal. 54, dia berkata: "Allah menyabut tentang Aku ini sebagai roh-Ku".
                3. Hal. 54, dia berkata: "Yang timbul kesadaran dari yang mampu menembus alam malakut dan Uluhiyah, dimana manusia mampu mencapai puncak eksestensi sejati".
                4. Hal. 56, dia berkata: "hakekat manusia adalah subtansi immaterial yang berdiri sendiri, bersifat ilahi".
                5. Hal. 57, dia berkata: "Seluruh makhluk, apakah itu binatang, manusia, tumbuhan, serta bumi dan matahari semuanya bergerak dinamis atas sifat hidup Allah".
                6. Hal. 60, dia berkata: "Badanku adalah jagad raya. Kesadaran sudah berubah luas dan menjadi satu kesatuan dengan lingkungan kita. Kesadaran ini akan memudahkan mengidentifikasi siapa diri sebenarnya setelah tahu esensi badan ini yaitu kesadaran hakiki yang menggerakan dan alam semesta".
                7. Hal 61, dia berkata: "Apabila zat-zat, tubuh manusia dan benda-benda di alam sudah dipahami sebanyak rangkaian kejadiakosmos yang hidup, yang perkasa, yang meliputi seluruh benda. Dialah Rabbul 'alan-kejadian, serta menurut kemauan sunnatullah, maka sebenarnya atom-atom atau zarrah bergerak bukan atas kemauannya sendiri, akan tetapi ada sosok yang bukan dirinya yang menyebabkan atom-atom itu bergerak mengikuti kekuatan-Nya. Dialah yang Maha Basar. Benda-benda kecil itu hanya patuh terhadap Yang Tidak Bisa Diperbandingkan Dengan Sesuatu. Wujud itu begitu absolute. Ternyata benda-benda ini tidak mati, akan tetapi ia bergerak dan dihidupkan oleh Sesuatu Kuasa Yang Maha Besar. Itulah Metamin".
                8. Hal 72, dia berkata: "Dan karena manusia terikat erat dengan Allah, pusat ini merupakan tempat di mana mereka bertemu Allah".
                9. Hal 97, dia berkata: "Manusia tidak bisa menentukan gerakan ilahi yang mengalir dalam tubuhnya, yaitu gerak hakiki".
                10. Hal 98, dia berkata: "Kita akan memasuki dunia ketuhanan secara total".

                  Apa Wihdatul Wujud Itu?

                  Wihdatul wujud adalah keyakinan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu menyatu pada makhluk dan makhluk menyatu pada Allah Subhanahu wa Ta'ala, jadi semuanya satu. Allah Subhanahu wa Ta'ala itu makhluk dan makhluk itu Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebenarnya wihdatul wujud ini hanya kata lain atau lafadz lain (sinonim) dari atheis, satu maksud dan satu makna, Cuma beda pengucapan saja, tapi intinya sama, bahwa wihdatul wujud adalah atheis yang disamarkan. Dan munculnya keyakinan wihdatul wujud ini juga dari orang-orang atheis yaitu orang-orang yang mengingkari adanya Tuhan Yang Mencipta dan Mengatur alam ini. Keyakinan ini lebih jelek dan lebih berbahaya dari ucapan Fir'aun laknatullah. Mereka mengatakan bahwa alam ini ada dengan sendirinya yakni Allah Subhanahu wa Ta'ala itu sendiri. Keyakinan wihdatul wujud ini adalah sampah-sampah kekafiran, muncul dari orang-orang yang sudah rusak akal dan fitrahnya. Keyakinan ini bukan baru tetapi sudah lama adanya.

                  Kita telah mengenal tokoh-tokoh wihdatul wujud yaitu para penganut sufi. Berikut saya nukilkan perkataan tokoh-tokoh sufi tentang wihdatul wujud agar pembaca bisa membandingkan dan menarik benang merah keyakinan Abu Sangkan dengan tokoh sufi terdahulu:

                  1) Telah berkata dedengkot sufi yang bernama Ibnul Faridl: "Rabb (Tuhan) ini mencakup dzat, sifat, nama dan perbuatan-Nya, baik dalam bentuk materi maupun gambaran pikiran. Maka dia adalah hewan, benda mati, manusia, jin, patung dan berhala. Tuhan adalah khayalan dan sangkaan. Sifat, nama, dan perbuatan-Nya sama dengan sifat, nama dan perbuatan hewan, benda mati, manusia, jin, patung, dan berhala, sebab semua itu adalah Dia".

                  Dia juga berkata: "Saya nampak dalam segala wujud bagi siapa yang memandangku. Dalam segala yang dilihat saya memperlihatkannya dengan pandanganku. Saya menyaksikan alam ghaibku, jika saya telah nampak maka engkau mandapatiku".

                  Dia juga berkata: "Tidaklah ruang angkasa melainkan dari cahaya dalam diriku.

                  Dengannya para malaikat memberi hidayah melalui kehendakku. Tidaklah ada tetes hujan melainkan dari limpahan penampakanku...

                  Andaikan bukan karena aku maka tidak ada wujud serta tidak ada pemandangan dan tidak diikat perjanjian dan jaminanku.

                  Tidak ada yang hidup melainkan kehidupan-Nya dan kehidupanku, dan tunduk kepada keimananku semua jiwa yang berkemauan".

                  2) Telah berkata thaghut terbesar di alam ini yaitu Ibnu Arabi semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melaknatnya untuk selamanya: "Tuhan itu memiliki 2 hal yang berlawanan (12) pada Dzat-Nya dan dua hakekat yang berlawanan pada sifat-Nya. Dia (Allah) adalah wujud yang hakiki dan dia juga tidak ada (13), Dia adalah Khalik juga makhluk, Dia adalah segala yang ada beserta sifat-Nya, Dia adalah sifat segala yang ada dan tidak ada, Dialah yang haq, yang mulia, dan Dia pula yang batil lagi hina, Dia ide jenius dan Khurafat tolol, Dia adalah lintasan ilham, prasangka keliru, khayalan bingung dan kemustahilan yang tidak terbayangkan oleh akal sama sekali...".

                  "Dia orang mukmin, orang kafir, ahli tauhid, musyrik dengan puncak keberhalaan benda mati yang kasar, hewan yang mempunyai indera tajam, malikat yang sujud dibawah 'arsy, syetan yang berteriak di neraka saqar, ahli ibadah yang mengalir deras air matanya saat bertasbih, penjahat di tempat-tempat kefasikan dengan berbagi dosa-dosa".

                  "Rabb adalah pemandangan alam yang dapat kamu lihat. Pemandangan alam itu adalah lahiriyah hakekat, sebab Tuhan itulah yang tampak sedangkan Dia adalah batinnya sebab Dialah yang batin".

                  Dia juga berkata: "Hamba adalah Tuhan dan Tuhan adalah hamba. Aduhai siapa yang akan dibebani, jika aku katakan hamba maka ini benar atau aku katakana Tuhan. Sesungguhnya akulah yang membebani".

                  Dia juga berkata: "Wujud kita adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala, kita membutuhkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dari sisi wujud kita dan Allah Subhanahu wa Ta'ala membutuhkan kita dari sisi penampakan diri-Nya".

                  3) Telah berkata tokoh sufi lainnya yaitu si zindiq al Jaili: "Betapapun engkau melihat tambang bumi dan tanamannya, hewan, manusia dan semua perangainya. Betapapun engkau melihat lautan dan pulaunya, pohon atau bangunan tinggi pencakar langit, maka sesungguhnya sayalah semuanya itu. Semua adalah penampilanku. Sayalah yang nampak dalam hakekatnya, bukan Dia. Sesungguhnya sayalah rabb manusia dan pemimpin seluruh makhluk. Nama dan Dzatkulah yang disebutkan".(14)

                  4) Telah berkata tokoh sufi lainnya yaitu al-Ghozali: "Orang-orang bijak setelah naik ke langit hakekat sepakat bahwa mereka tidak melihat dalam wujud ini selain Yang Maha Satu dan Yang Hakiki".

                  5) Telah berkata tokoh sufi lainnya yaitu Sadr al-Qonawi: "Manusia itulah al-Haq. Dialah dzat, sifat, arsy, kursi, lauh, qalam, malaikat, jin, semua langit, bintang-bintang, semua bumi dan yang ada di atasnya, alam akhirat, segala yang wujud dan kandungannya, al-Haq, makhluk, qadim dan hadits".

                  6) Sayyid Quthub seorang tokoh IM (Ikhwanul Muslimin), dia berkata: "Sesungguhnya alam ini adalah kesatuan wujud. Tidak ada disana hakikat kecuali hakikatNya. Dan tidak ada disana wujud yang hakiki kecuali wujudNya. Maka seluruh wujud yang lain hanyalah bersandar wujudnya kepada Wujud Ynag Hakiki".(15)

                  Coba pembaca perhatikan baik-baik perkataan tokoh-tokoh sufi ini kemudian bandingkan dengan perkataan Abu Sangkan baik yang ada di dalam buku Pelatihan Shalat Khusyu' atau dalam buku Berguru Kepada Allah yang sebagiannya sudah saya kutip, maka isinya sama walaupun redaksinya berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa keyakinan Abu Sangkan sama dengan para tokoh sufi terdahulu karena memang keilmuan Abu Sangkan adalah ilmu tasawuf dan ilmu filsafat. Dan yang sangat menipu umat Islam adalah mereka para tokoh sufi itu mengaku sebagai waliyullah yang derajatnya di atas para nabi, kemudian mereka menetapkan sendiri thariqah menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa harus mengikuti thariqah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, mereka memiliki jalan sendiri yang tidak diketahui dan tidak ditempuh oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan pengikutnya. Mereka mengaku mendapat wahyu langsung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa harus mengambil ilmu dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

                  Dalam hal ini telah berkata as-Syaikul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah: "Barangsiapa beranggapan bahwa di antara para wali yang telah sampai padanya risalah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam memiliki thariqah sendiri menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala dan tidak butuh kepada Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam sungguh dia kafir mulhid". (Majmu': 11/126).

                  Beliau juga berkata:

                  Barangsiapa mengatakan: "Saya butuh Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam ilmu dhahir dan tidak butuh pada ilmu batin atau saya butuh Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam ilmu syari'ah bukan ilmu hakekat maka dia lebih jelek dari Yahudi dan Nashara yang telah mengatakan: "Sesungguhnya Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah Rasul pada ummiyin bukan kepada ahli kitab" dan sesungguhnya mereka (Yahudi dan Nashara) meng-imani (risalah) sebagian dan mengkufuri sebagian maka mereka itupun telah kafir".

                  Sehingga keyakinan-keyakinan tokoh-tokoh sufi itu lebih kufur dari Yahudi dan Nashara karena telah mengatakan Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam itu diutus hanya dengan ilmu dhahir tanpa ilmu batin, mereka tidak butuh dengan ilmu dhahir (Syari'ah) dan mereka memiliki ilmu batin sendiri(16).

                  Keyakinan wihdatul wujud ini bertentangan dengan keyakinan ahlussunnah wal jama'ah yang meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu tinggi di atas makhlukNya terpisah dengan makhlukNya dan tidak butuh serta tidak bergantung dengan makhlukNya, Dzat Allah Subhanahu wa Ta'ala tinggi di atas "ArsyNya sedangkan ilmuNya meliputi segala makhlukNya, dua hal yang tidak bisa disamakan dari segala sisi, Rabb ya Rabb, hamba ya hamba, tidak bisa difahami bahwa pada makhluk ada DzatNya dan pada Dzat Allah Subhanahu wa Ta'ala ada makhlukNya, tetapi hal ini menjadi samar dan rancu bagi orang yang hilang akalnya karena gila, pingsan, tidur, atau tidak sadar karena obat, sebagaimana firmanNya:

                  "Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia istawa di atas "Arsy, Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam". (QS. Al-A'raf 7:54)

                  "Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia istawa di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?". (QS. Yunus 10:3)

                  "(yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang istawa di atas 'Arsy". (QS. Thaha 20:5)

                  Allah Subhanahu wa Ta'ala itu tinggi di atas makhluk-Nya berikut dalil-dalilnya:

                  1. Secara jelas dan terang bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu di atas makhlukNya, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)". (QS. An-Nahl 16:50)
                  2. Allah Subhanahu wa Ta'ala berkuasa di atas makhlukNya, firmanNya: "Dan dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui". (QS. Al-An'am 6:18)
                  3. Naiknya Malaikat dan ruh kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan yang namanya naik itu ke atas bukan ke bawah atau kesamping, firmanNya: "Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun". (QS. Al-Ma'arij 70:4)
                  4. Diangkatnya sebagaian makhlukNya kepadaNya dan yang namanya diangkat juga dari bawah ke atas bukan kebawah atau kesamping, firmanNya; "Hai Isa, Sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku". (QS. Ali Imran 3:55)
                  5. Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Tinggi diatas makhlukNya baik Dzat, kedudukan maupun kemulianNya, firmanNya: "Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar". (QS. Al-Baqarah 2:255). 
                  6. Penjelasan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan al-Kitab itu dari atas kebawah bukan dari bawah keatas atau dari bawah kesamping, firmanNya: "Kitab (al-Qur'an ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (QS. Az-Zumar 39:1)
                  7. Pengkhususan sebagian makhlukNya yang berada disisiNya, firmanNya: "Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya". (QS. Al-Anbiyaa' 21:19)
                  8. Diangkatnya kedua tangan ketika berdo'a, dalam hadits disebutkan: "Sesungguhnya Allah malu terhadap hambaNya yang berdo'a dengan mengangkat kedua tangannya untuk menolaknya tidak mengabulkannya". (HR. at-Tirmidzi)
                  9. TurunNya Allah Subhanahu wa Ta'ala kelangit dunia tiap sepertiga malam terakhir, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Rabb kita turun ke langit dunia tiap malam yaitu pada sepertiga malam terakhir kemudian menyeru: "Barangsiapa yang berdo'a kepadaKu akan Ku kabulkan, Barangsiapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri, dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku maka akan Ku ampuni". (Muttafaqun'alaih)
                  10. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam memberi isyarat dengan jari telunjuknya yang diarahkan keatas, dalam hadits disebutkan: "Kalian akan ditanya (oleh Allah) tentang aku maka apakah yang akan kalian katakan (pada Allah)? Mereka menjawab: "Kami telah bersaksi bahwa sesungguhnya engkau telah menyampaikan, engkau telah menunaikan, dan engkau telah menasehati, kemudian beliau mengangkat tangannya yang mulia ke langit mengarahkan ke Yang Di Atas segala sesuatu sambil berkata: Ya Allah persaksikanlah". (Muttafaqun'alaih)
                  11. Fir'aun laknatullah meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu ada dilangit, dia berkata kepada pembantunya: "Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang Tinggi supaya Aku sampai ke pintu-pintu (yaitu) pintu-pintu langit, supaya Aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta". (QS. Al-Mu'min 23:36-37).  Keyakinan Fir'aun ini tidak seperti keyakinannya Abu Sangkan dan pengikutnya yang mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu dimana-mana dan menyatu dengan makhluk, sebagai bukti bahwa keyakinan Abu Sangkan lebih jelek dari keyakinan Fir'aun.
                  12. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bolak-balik antara Nabiyullah Musa dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala pada peristiwa isra' mi'raj ketika memohon keringanan shalat. (Muttfaqun'alaih)
                  13. Ahli surga ketika melihat Allah disurga pada hari kiamat adalah melihat ke atas seperti ketika melihat bulan purnama.
                  14. Telah ditanyakan kepada al-Imam Abu Hanifah Rahimahullah tentang orang yang mengatakan: "Saya tidak tahu apakah Allah Subhanahu wa Ta'ala itu di langit atau di bumi? Maka Beliau berkata: "Sungguh dia telah kafir karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman: "Tuhan yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy". (QS,Thaha 20:5)  Dan 'Arsy Allah Subhanahu wa Ta'ala itu ada di atas langit ke tujuh", kalau dia berkata bahwa Allah itu di atas 'Arsy tetapi saya tidak tahu apakah 'arsy itu ada di langit atau di bumi? Beliau menjawab: "Sungguh dia telah kafir karena dia telah mengingkari bahwa 'arsy itu di atas langit ke tujuh".

                  Maka sangat jelas dan terang bagi orang yang hatinya masih bersih dari kerancuan-kerancuan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu istawa di at Meras Arsy-Nya, tinggi diatas makhlukNya dan turun kelangit dunia tiap sepertiga malam terakhir. Tetapi keyakinan yang terang dan jelas ini menjadi samar bagi hati-hati yang dipenuhi kerancuan-kerancuan sehingga mereka sebisa mungkin untuk memalingkan makna ayat di atas untuk disesuaikan dengan akal dan hawa nafsu mereka dan yang paling parah mereka adalah keyakinan orang-orang tasawuf, ahli kalam, dan ahli filsafat.

                  Mengapaeka (Tokoh-Tokoh Sufi) Itu Berani Berbuat Seperti Itu?

                  Hal itu merupakan sunnatullah dan konsekuensi bagi orang yang berpaling dari jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala yaitu jalan yang telah ditempuh Rasulullah dan para shahabat, maka syetan mendatangi mereka untuk menyampaikan wahyu-wahyunya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

                  "Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan untuknya dalam kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: "Dimana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari dari kami, " dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), Dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui". Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian: "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikitpun atas kami, maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan". (QS. Al-A'raf 7:36-39)

                  "Syetan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syetan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka". (QS. An-Nisaa' 4:120)

                  "Dan berkatalah syetan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku mengajak kamu lalu kamu mematuhi ajakanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu-pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu mendapat siksaan yang pedih". (QS. Ibrahim 14:22)

                  "Dan ketika syetan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusia-pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah saling lihat melihat (berhadapan), syetan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya". (QS. Al-Anfal 8:48)

                  "Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kapada kawan-kawannya". (QS. Al-An'am 6:121)

                  Maka jin-jin dan syetan-syetan mendatangi mereka tetapi karena kepandiran tokoh-tokoh sufi itu mereka mengira bahwa yang datang adalah malaikat, kemudian semua wahyu-wahyu syetan itu dijadikan kitab oleh tokoh-tokoh sufi tersebut, mulai dari tokoh sufi terdahulu (17) sampai saat ini dan tidak terkecuali buku-buku Abu Sangkan, yang isinya hanyalah kesesatan dan kekufuran, isinya hanya perusak akal, fitrah, dan hati-hati manusia yang tidak berbeda dengan buku-buku tasawuf terdahulu.

                  Abu Sangkan Berdusta Kepada Allah, Rasul-nya dan Kaum Muslimin

                  Sebagaimana sudah dijelaskan pada bab I bahwa paradigma atau teori atau cara shalat yang dibuat Abu Sangkan hanyalah buah dari khayalan-khayalan Abu Sangkan bukan ilmu yang diwariskan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada para shahabat dan yang mengikuti mereka dengan baik sampai kepad para ulama' maka ini artinya Abu Sangkan telah berdusta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, berdusta kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dan berdusta kepada kaum muslimin karena telah mengada-ada ajaran baru dalam agama.

                  Teori shalat khusyu' yang dibuat Abu Sangkan bukanlah ilmu yang bisa diamalkan sebagai amal shaleh yang dapat mendekatkan diri kepada Allah bahkan hanya bisa menjauhkan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

                  Paradigma shalat khusyu' Abu Sangkan hanyalah khayalan-khayalan syetan yang belum pernah ada yang mendahului dia dari para ulama' sebelumnya. Abu Sangkan telah berbicara tentang agama Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan mengikuti bisikan-bisikan syetan, padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman:

                  "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya". (QS. Al-Isra' 17:36)

                  "Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syetan yang jahat, yang telah ditetapkan terhadap syetan itu, bahwa barang siapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka". (QS. Al-Hajj 22:3-4)

                  "Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya. Dengan memalingkan lambungnya untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan di hari kiamat kami rasakan kepadanya azab neraka yang membakar". (QS. Al-Hajj 22:8-9)

                  "Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim".

                  "Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka".

                  "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan". (QS. Al-Baqarah 2:79)

                  Terhadap ayat ini telah berkata asy-syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah: "Ayat ini sebagai celaan terhadap orang-orang yang telah menyelewengkan ayat untuk dijadikan dalil-dalil kebid'ahan, sebagai celaan terhadap orang yang tidak mau mempelajari al-Qur'an yaitu menjadikan al-Qur'an hanya sebagai bacaan huruf-hurufnya, sebagai celaan terhadap orang yang menulis kitab atau buku yang menyelisihi al-Qur'an untuk mendapatkan keuntungan dunia kemudian mengatakan: "Ini dari Allah, ini syari'at agama, ini adalah makna al-Qur'an dan as-Sunnah, ini merupakan pendapat ulama' salaf, dan merupakan dasar-dasar agama yang wajib diyakini kebenarannya", ayat ini juga sebagai celaan bagi orang yang menutup kebenaran al-Qur'an dan as-Sunnah".

                  Ayat ini telah mengena kepada Abu Sangkan yang telah menulis buku-buku yang bertentangan dengan al-Qur'an dan al-Hadits dengan pemahaman as-Salafushshalih.

                  Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Barangsiapa berkata tentang al-Qur'an dengan akalnya maka dia telah mempersiapkan tempat duduknya di neraka. (HR. at-Tirmidzi)

                  Abu Sangkan berbicara masalah agama semata-mata dari akalnya yang dikenal dikalangan para ulama' sebagai 'aqlani (pemuja akal), musuh-musuh sunnah yang sesat dan menyesatkan, sebagaimana dikatakan oleh Shahabat Umar Ibnul Khaththab Radhiallahu 'Anhu:

                  "Para pemuja akal adalah musuh-musuh sunnah, hadits-hadits telah memberatkan mereka untuk menghafalnya, hadits-hadits itupun berpaling darinya sehingga mereka sulit untuk memahaminya, akhirnya mereka mereka berbicara dengan akalnya sehingga mereka sesat dan menyesatkan". (al-Ibanatussughro)

                  Teori shalat khusyu' buatan Abu Sangkan hanyalah kedustaan yang tidak ada gunanya (sia-sia) untuk diamalkan, hanya sebagaimana difirmankan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala:

                  "Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan". (QS. Al-Furqan 25:23)

                  "Amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh". (QS. Ibrahim 14:18)

                  "Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya". (QS. An-Nuur 24:39)

                  Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang beramal sesuatu agama yang bukan atas perintah kami, maka tertolak". (HR. Muslim)

                  Di antara bukti kedustaan Abu Sangkan bisa kita lihat pada bukunya Pelatihan Shalat Khusyu', halaman 58-59, dia berkata:

                  "Cara memasuki shalat, menurut ayat tersebut di atas (yaitu al-Baqarah 2:45-46) ...

                  1. Heningkan pikiran Anda ...dst.
                  2. Biarka tubuh meluruh ... dst.
                  3. Kemudian rasakan getaran qalbu .. dst ... dst.

                  Padahal ayat tersebut sama sekali tidak menjelaskan apa yang dikatakan Abu Sangkan diatas, Abu Sangkan hanya mengutip dari cara-cara meditasi atau samedi baik dari Taichi atau dari agama Hindu kemudian dimasukkan ke dalam cara shalat, begitu juga seterusnya mulai cara berwudlu', cara shalat dan cara berdzikir.

                  Inilah penyimpangan Abu Sangkan yang paling besar dan paling parah dan uraian ini bukan sebagai batasan bahwa penyimpangan Abu Sangkan hanya ini, masih banyak dan terlalu banyak penyimpangan Abu Sangkan jika ditimbang dengan al-Qur'an dan as-Sunnah. Buku ini saya susun bukan untuk membantah setiap kerancuan Abu Sangkan dan buku-buku karyanya, buku ini disusun untuk memperingatkan kaum muslimin akan bahaya penyimpangan-penyimpangan Abu Sangkan dan buku-bukunya sehingga bahasannya masih bersifat umum. Adapun apabila mau membantah kerancuan-kerancuan Abu sangkan dan buku-bukunya membutuh bahasan khusus dalam buku khusus.

                  Kiranya apa yang telah saya uraikan di atas tidak kurang dan tidak berlebihan di dalam mensikapi saudaranya sesama muslim, dan saya berharap dan berdo'a semoga Abu Sangkan dan yang mengikutinya bisa mengambil pelajaran untuk kebaikan semuanya, tujuan saya adalah untuk menghilangkan noda dan aib saudaranya agar semuanya berjalan diatas agama yang haq, semoga buku ini sebagai tawashau bilhaq yang dikerjakan ikhlash karena mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta'ala semata.

                  Foot Note
                  —————
                  1. As-Syari'ah Vol.01/No.10/ 1425 H/ 2004
                  8. Fathu Robbil Bariyah...Hal.69
                  9. Takyif adalah meyakini bahwa sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala itu begini-begini dengan mensifati Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sifat-sifat yang Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak mensifati diri dengan-Nya.
                  10. Majmu' Fatawa Asy Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 12/271
                  11. Majmu' Fatawa Asy Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 12/25
                  12. Sama dengan Abu Sangkan ketika menafsirkan arti al-Qur'an dan arti ilham, lihat
                  buku Abu Sangkan Berguru Kepada Allah.
                  13. Ini sama dengan perkataan jahmiyah yang telah mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu tidak mempunyai nama dan sifat.
                  14. Dari teks ini mungkin pembaca teringat dengan ucapan fir'aun laknatullah yang telah mengatakan aku adalah tuhanmu yang paling tinggi.
                  15. As-Syari'ah No.17/II /14246H/ 2005M hal 33.
                  16. Majmu' Fatawa Asy Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 11/26
                  17. Sudah lalu penyebutannya, lihat hal.8
                  ———————————————————————
                  Dikutip dari Buku "Mengenal Lebih Dekat ABU SANGKAN & Buku-Bukunya (Sang Pencipta Ajaran Baru Pelatihan Shalat Khusyu') Bab IV, hal.74-89 atas ijin Penulis (Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary) dan Penerbit Daar Ibnu Utsaimin Lumajang untuk situs www.darussalaf.or.id

                  Terkait: Tidak Ada Meditasi Dalam Islam - Koreksi Terhadap Konsep Shalat Khusyû‘ Abu Sangkan

                  Sumber : http://www.darussalaf.or.id/stories.php?catid=16

                  Share/Save/Bookmark
                  Dibaca :62835 kali  

                  Komentar-Komentar  

                   
                  MF Juan Lgnacio
                  0 #208 If you want your ex back.MF Juan Lgnacio 2014-11-16 07:30
                  Aku Lucy, aku tidak pernah percaya pada pembantu mantra dan sihir sampai aku mengalami salah satu kadang-kadang lalu dan itu benar-benar bekerja untuk saya. Aku jatuh cinta. Dengan orang ini dan aku sedang jatuh cinta dengan saya selama 4 tahun dan kami siap untuk menikah wanita ini berjalan dan mengambil manusia dariku. Aku benar-benar hancur sehingga saya menghubungi teman saya yang sekarang menyajikan drokojie saya, dan saya mengatakan bahwa dia akan membantu saya untuk membaca mantra untuk membawa kembali laki-laki saya Dalam waktu tiga hari, dan aku melakukannya itu saya memiliki mantra terbaik adalah kata yang saya juga ingin memecahkan masalah, misalnya, email:

                  (1) Jika Anda ingin kembali mantan Anda
                  (2) jika Anda pernah mengalami mimpi buruk.
                  (3) Apakah Anda ingin dipromosikan di kantornya.
                  (4) Anda ingin perempuan / laki-laki mengejar Anda.
                  (5) Jika Anda ingin anak.
                  (6) Anda ingin menjadi kaya.
                  (7) Apakah Anda ingin untuk mengikat suami / istri menjadi
                  milik Anda selamanya.
                  (8) Jika Anda membutuhkan bantuan keuangan.
                  (9) Perawatan Herbal
                  (10) Jika Anda tidak dapat dapat memuaskan wanita Anda
                  hasrat seksual atau karena
                  Err tindakan rendah.
                  (11) jika haid menolak untuk datang
                  hari yang
                  berasumsi atau lebih stream.
                  (12) Tugas Anda, jika Anda menolak untuk membayar, orang
                  Saya jatuh tempo Anda? .
                  (13) untuk menyelesaikan masalah tanah dan mengambilnya.
                  (14) The Denny keluarga itu tidak nya
                  kan?
                  (15) Biarlah orang-orang saya menuruti firman-Ku dan membuat
                  keinginan
                  (16) Apakah Anda memiliki jumlah sperma rendah?
                  (17) Proses menyelesaikan E.T.C. email Anda, teman-teman, saya harus memberitahu Anda kebenaran Egbo dr peluncur adalah mantra yang sangat handal.
                  Quote
                   
                   
                  Robert Frank.
                  0 #207 If you want your ex back.Robert Frank. 2014-11-16 07:27
                  Aku Lucy, aku tidak pernah percaya pada pembantu mantra dan sihir sampai aku mengalami salah satu kadang-kadang lalu dan itu benar-benar bekerja untuk saya. Aku jatuh cinta. Dengan orang ini dan aku sedang jatuh cinta dengan saya selama 4 tahun dan kami siap untuk menikah wanita ini berjalan dan mengambil manusia dariku. Aku benar-benar hancur sehingga saya menghubungi teman saya yang sekarang menyajikan drokojie saya, dan saya mengatakan bahwa dia akan membantu saya untuk membaca mantra untuk membawa kembali laki-laki saya Dalam waktu tiga hari, dan aku melakukannya itu saya memiliki mantra terbaik adalah kata yang saya juga ingin memecahkan masalah, misalnya, email:

                  (1) Jika Anda ingin kembali mantan Anda
                  (2) jika Anda pernah mengalami mimpi buruk.
                  (3) Apakah Anda ingin dipromosikan di kantornya.
                  (4) Anda ingin perempuan / laki-laki mengejar Anda.
                  (5) Jika Anda ingin anak.
                  (6) Anda ingin menjadi kaya.
                  (7) Apakah Anda ingin untuk mengikat suami / istri menjadi
                  milik Anda selamanya.
                  (8) Jika Anda membutuhkan bantuan keuangan.
                  (9) Perawatan Herbal
                  (10) Jika Anda tidak dapat dapat memuaskan wanita Anda
                  hasrat seksual atau karena
                  Err tindakan rendah.
                  (11) jika haid menolak untuk datang
                  hari yang
                  berasumsi atau lebih stream.
                  (12) Tugas Anda, jika Anda menolak untuk membayar, orang
                  Saya jatuh tempo Anda? .
                  (13) untuk menyelesaikan masalah tanah dan mengambilnya.
                  (14) The Denny keluarga itu tidak nya
                  kan?
                  (15) Biarlah orang-orang saya menuruti firman-Ku dan membuat
                  keinginan
                  (16) Apakah Anda memiliki jumlah sperma rendah?
                  (17) Proses menyelesaikan E.T.C. email Anda, teman-teman, saya harus memberitahu Anda kebenaran Egbo dr peluncur adalah mantra yang sangat handal.
                  Quote
                   
                   
                  lucy andrew
                  0 #206 how i got my ex backlucy andrew 2014-11-06 08:17
                  Nama saya Lucy Andrew saya ingin berkongsi kesaksian saya dengan orang ramai tentang apa yang orang yang disebut doctoridegu baru saja lakukan untuk saya, ia telah membawa kembali kehilangan teman lelaki Ex saya kepada saya dengan mantra-Nya yang besar, saya telah dikenali selama bertahun-tahun john dan kami bersama-sama untuk masa yang lama, kami saling mencintai tetapi tiba-tiba dia bilang dia tidak boleh diteruskan lagi dan saya sangat bimbang dalam keadaan pergolakan kemudian saya cari cara untuk mendapatkan kembali sampai seorang teman saya bercerita tentang lelaki ini dan memberi email kenalan kepada saya tetapi saya masih ragu-ragu tetapi saya hanya perlu untuk mencuba kerana saya perlu mantan saya benar-benar jadi saya menghubungi beliau mengenai masalah saya, anda tidak akan percaya ia menyiapkan mantra ini dan membawa kekasih bekas saya kembali dan hari ini kami sangat berbahagia matur nuwun sekali lagi untuk apa anda telah lakukan untuk saya, jika anda berada di luar sana yang melalui semua ini masalah yang disenaraikan di bawah:
                  1) Jika anda ingin kembali bekas anda.
                  (2) Jika anda sentiasa mempunyai impian yang buruk.
                  (3) Anda ingin dipromosikan di pejabat anda.
                  (4) Jika anda mahu kanak-kanak.
                  (5) Jika anda memerlukan bantuan kewangan.
                  (6) Jika anda mengalami h i v.
                  menghubunginya sekarang untuk penyelesaian segera apa-apa jenis
                  masalah EMAIL
                  Quote
                   
                   
                  margaret
                  0 #205 how i got my ex backmargaret 2014-11-06 08:14
                  saya mendengar untuk memberi kesaksian tentang bagaimana aku kembali suami saya, kami telah berkahwin selama lebih dari 9 tahun dan telah mendapat dua anak. perkara berjalan dengan baik dengan kami dan kami selalu senang. sampai suatu hari suami saya mula berkelakuan dengan cara yang saya tidak faham, saya sangat bingung dengan cara dia melayan saya dan anak-anak. kemudian bulan itu dia tidak pulang ke rumah lagi dan dia memanggil saya bahawa dia ingin bercerai, saya bertanya kepadanya apa yang telah saya lakukan salah dan pantas ini dari dia, semua yang ia katakan adalah bahawa dia mahu perceraian bahawa dia membenci saya dan tidak melakukan mahu melihat saya lagi dalam hidupnya, saya marah dan kecewa juga tidak tahu apa yang perlu dilakukan, saya sakit selama lebih dari 2 minggu kerana perceraian. i suka dia begitu banyak dia adalah segalanya bagi saya tanpa dia hidup saya tidak lengkap. saya memberitahu kakak saya dan dia memberitahu saya untuk menghubungi kastor mantra, saya tidak pernah percaya pada semua ini pemutus mantra dari apa-apa. saya hanya ingin cuba jika sesuatu akan keluar dari situ. saya menghubungi Dr agadag untuk mengembalikan suami saya kepada saya, mereka memberitahu saya bahawa suami saya telah diambil oleh seorang perempuan lain, dia membaca mantra pada dia kerana itulah dia tidak suka saya dan juga mahu kita bercerai. maka mereka mengatakan kepada saya bahawa mereka perlu membaca mantra pada dia yang akan membuat dia kembali kepada saya dan anak-anak, mereka dicor mantra dan selepas 48 jam suami saya memanggil saya dan dia memberitahu saya bahawa saya harus memaafkannya, dia mula memohon maaf pada telefon dan berkata bahawa dia masih hidup saya bahawa dia tidak tahu apa yang berlaku kepadanya bahawa dia telah meninggalkan saya. itu mantra bahawa dia Dr agadag dicor pada dirinya yang membuat dia kembali kepada saya hari ini, saya dan keluarga saya kini gembira lagi hari ini. matur nuwun Dr agadaga untuk apa yang anda telah lakukan untuk saya saya akan menjadi apa-apa hari ini jika tidak kerana mantra besar anda. saya ingin anda rakan-rakan saya yang melalui semua masalah seperti ini cinta untuk mendapatkan kembali suaminya, isteri, atau bekas teman lelaki dan teman wanita untuk menghubungi . dan anda akan melihat bahawa masalah anda akan dapat diselesaikan tanpa apa-apa kelewatan
                  Quote
                   
                   
                  hamba allah
                  0 #204 raguhamba allah 2014-11-04 20:24
                  saya kok jd ragu jangan2 anda ini bukan salaf dan bukan aswaj...siapa ya...???
                  Quote
                   
                   
                  Penni
                  0 #203 Penyimpangan Abu Sangkan dengan bukunya: Pelatihan Shalat Khusyu’Penni 2014-10-29 05:03
                  If you desire to increase your familiarity just keep visiting this site and be updated with
                  the most up-to-date news posted here.

                  Also visit my homepage ... Alhamdulillah akhirnya terwujud
                  Quote
                   
                   
                  Endah
                  +1 #202 Buat yg ingin tau jawabnnya.Endah 2014-10-05 16:06
                  http://shalatkhusyu.wordpress.com/2009/06/03/jawaban-ustadz-abu-sangkan-terhadap-abu-umamah/
                  Quote
                   
                   
                  Endah
                  0 #201 Buat yg ingin tau jawabnnya.Endah 2014-10-05 16:04
                  ini jawaban Abu Sangkan
                  http://shalatkhusyu.wordpress.com/2009/06/03/jawaban-ustadz-abu-sangkan-terhadap-abu-umamah/
                  Quote
                   
                   
                  Endah
                  +1 #200 Buat yg ingin tau jawabnnya.Endah 2014-10-05 16:01
                  ini jawaban dari Abu Sangkan
                  http://shalatkhusyu.wordpress.com/2009/06/03/jawaban-ustadz-abu-sangkan-terhadap-abu-umamah/
                  Quote
                   
                   
                  hasan pranowo
                  0 #199 to: Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsaryhasan pranowo 2014-09-23 00:45
                  menurut saya tidak perlu mengkafirkan orang lain. Semua pemahaman-pemah aman baru itu tujuannya adalah mendekatkan diri ke Alloh. Jika kita tidak paham tentang sesuatu maka jangan salahkan orang lain karena ketidak pahaman kita. bahkan dengan mengajak orang lain untuk mengkafirkan orang. Pertanyaan saya cuma dua apakah kita bisa mengambil manfaat kebaikan dari pemahaman kita yang sekarang? Apakah pemahaman kita yang sekarang bisa mendekatkan diri kita kepada Alloh?
                  Quote
                   
                   
                  nasir
                  0 #198 salafinasir 2014-08-05 11:46
                  Ulama Salafi kebanyakan yg di pelajari kitab terus sehingga jadi ahli kitab yang seneng nya mengkafirkan orang, kaya surga milik salafi saja sehingga semua di anggap sesat selain salafi,padahal kebanyakan sholatnya saja ngga becus boro2 mau khusu.sholat tenang saja ngga bisa,laganya mengkafirkan orang saja.seharus nya kalau Ulama yg bijak itu saling menghormati tidak menghujat, karena orang itu masuk surga atau neraka itu hak Alloh semata,manusia hanya berusaha tidak bisa memastikan.
                  Quote
                   
                   
                  entogsia
                  0 #197 nyanggah salafyentogsia 2014-05-21 23:13
                  BOHONG....BOHON G...BOHONG....b uktinya ANE dari wahabby out...ngaku salafy mah ketinngian...an ti bidah, pelaku bidah No 1...makanya ane OUT

                  Quoting farisina:
                  Quoting exact:
                  Assalamu'alaikum...
                  bismillah...

                  Kpd smua coment yang menentang artikel ini, sy memaklumi Anda semua, dahulu 5 thun yg lalu sy jg seperti Anda semua, menantang keras smua hal yang menjelek2kan aliran selain manhaj salafy.. Kekerasan sy menantang salafy bahkan lebih dari penentangan anda2 semua...

                  Tetapi, alhamdulillah berkah hidayah Allah, 3 tahun lalu sy mendapatkan pencerahan luar biasa hebat setalh masuk dalam manhaj salaf.

                  Anda boleh percaya boleh tidak, kebanyakan kaum muslimin yg mengenal dan masuk dalam manhaj salaf adalah orang2 yg sudah pernah menjadi pengikut berbagai aliran yang anda bela2, dan kebanyakan pendidikan formalnya adalah dari pendidikan agama, jadi sudah teruji saudara...

                  Jadi, intinya silakan Anda membela ust Abu, silakan Anda merasa bijaksana, silakan Anda merasa semuanya benar yang penting islam seperti kata Anda, silakan Anda berkata "salafy memicu perpecahan".. pokonya silakan Anda berkata semau Anda seperti saya dahulu...

                  Semoga dari pertentangan Anda2 tersebut, membuat Anda jd penasaran dan terus menerus belajar mengenai agama islam dengan pemahaman yang benar, silakan Anda menghujat salafy tetapi sekaligus cari tau juga dan ikut belajar, insyaAllah Anda mendapatkan hidayah, ketika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan merasa malu terhadap koar2 penentangan Anda selama ini, seperti yg ku alami, dan sebagian besar orang yang sudah mengenal dan masuk dalam manhaj salafy.. AllahuAkbar..


                  setuju dengan pendapat saudara diatas. saya sangat terkejut membaca tanggapan sebagian besar komentar disini. ternyata benar bangsa kita adalah orang2 yg sangat mudah tersulut emosinya. padahal ustadz Abu Umamah, yang tentunya lebih berilmu daripada sebagian besar kita yg awam, sudah memberikan penjelasan yg benar berdasarkan dalil2 yg kuat, kenapa malah dibantah dan dimaki2? sungguh aneh.

                  alhamdulillah saya menemukan artikel ini. dengan demikian saya mengetahui siapa Abu Sangkan, Sayid Qutub dll, yg selama ini saya kira adalah orang2 yg berilmu. Sebenarnya mudah saja kok utk mengetahuinya, ya dari membaca artikel ini saja kalau kita memang hanya mengikuti ajaran dan petunjuk AlQuran dan hadist2 Rasulullah saw maka kita akan langsung tahu mana ajaran yang benar dan mana yang salah.

                  Semoga Allah swt merahmati Ustadz Abu Umamah dan semoga beliau tidak bosan memberikan ilmu kebenaran kepada umat muslim yg selalu berharap petunjuk dan ridho Allah untuk selalu berada di jalan yg benar. Amiin...
                  Quote
                   
                   
                  Muhyil Himmi
                  0 #196 jangan nuduh kafir sembaranganMuhyil Himmi 2014-05-21 15:00
                  hehehe.. pakai nama Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary, emangnya kalau pakai nama Arab panjang panjang udah betul islamnya ? seenak perutnya aja nuduh2 orang sebagai kafir. semogalah si Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary mendapat hidayah dan maghfirah dari Allah.
                  Quote
                   
                   
                  Arie
                  0 #195 Ikut nimbrung ah...Arie 2014-05-07 16:46
                  Saya pernah membaca sebuah riwayat, yang isinya ;
                  Beberapa orang berkumpul diteras rumah Nabi SAW, Mereka kemudian membicarakan tentang masalah tauhid (ketuhanan). Maka terjadilah silang pendapat diantara mereka, sehingga tersulutlah emosi masing-masing dari mereka. Makin lama makin keras hingga perdebatan terdengar oleh Nabi SAW yang berada didalam rumah. Mendengar yang demikian nabi beranjak dan mendatangi orang-orang yang berdebat tersebut. Beliau marah sekali dan belum pernah Beliau semarah itu (terlihat wajah beliau yang agung memerah), beliau bersabda "Hal seperti inilah yang membuat umat-umat terdahulu menjadi hancur tercerai berai". Melihat dan mendengar Nabi SAW yang demikian, maka serta merta mereka malu dan terdiam semua. Sejak itu tidak pernah terjadi perdebatan diantara mereka.
                  * Sejarah mencatat terjadi perdebatan dizaman Khalifah Ali Karamullahu wajhah. Yakni oleh kelompok yang mengaku mencintai/mendu kung Ali kw dan kelompok yang membenci/menent ang Ali kw. Zaman itulah yang konon muncul banyak Hadist Palsu demi tujuan politik sesaat. Sementara golongan yang tengah lebih bersifat diam karena khawatir akan rusaknya agama sebab perdebatan tersebut.
                  * Setahu saya Orang yang beriman hanya boleh saling mengingatkan dalam hal kebenaran dan saling mengingatkan dalam hal kesabaran. (Qur'an : Surat Al Ashr :3). "Jadi bukan saling tuduh dan saling tantang ! Itu bukan cara Islam"
                  * Riadhoh (Latihan) yang banyak dilakukan ulama terdahulu agar sholatnya khusyu setelah menguasai syarat, rukun dan gerakan sholat adalah : jangan makan yang subkhat apalagi haram, anggota tubuh jangan melakukan maksiat, jangan panjang angan-angan, banyak berdzikir, melakukan puasa sunah, bangun tengah malam, baca Al Qur'an, merenungi kandungan Al Qur'an dan alam semesta, silaturahim, sholat di masjid, sholat berjama'ah, muthola'ah dan lainya.
                  * Saya tidak menyalahkan siapa-siapa dalam forum ini, saya tidak kenal Abu Sangkan dan tidak kenal orang-orang yang menyangka Abu Sangkan sesat.....Salam silaturahim shobat.
                  Quote
                   
                   
                  blessing
                  +1 #194 spell casterblessing 2014-02-28 09:44
                  apa yang indah dunia kita hidup , saya masih meragukan mantra kastor ini bagaimana dia melakukannya !
                  Mulutku penuh dengan kesaksian , Apakah berkat suami saya meninggalkan rumah selama dua tahun ke Afrika Selatan untuk turis , ia berarti pelacur dan ia menyihir oleh gadis suami saya menolak untuk datang kembali ke rumah lagi, aku menangis siang dan malam mencari bagi yang membantu saya , saya membaca surat kabar tentang kastor mantra kuat yang disebut Dr okojie dan saya menghubungi kastor mantra untuk membantu saya mendapatkan kekasih saya kembali ke saya dan dia meminta saya untuk tidak khawatir tentang hal itu bahwa para dewa kita berjuang untuk saya .. dia bilang pada pertengahan malam ketika semua roh adalah saat istirahat dia akan membaca mantra untuk menyatukan kembali kekasih saya kembali ke saya . dan dia dalam waktu kurang dari 3 hari suami saya datang kembali ke saya dan mulai menangis bahwa saya harus untuk memaafkannya , i , m sangat senang untuk apa mantra kastor ini lakukan untuk
                  saya dan suami saya .. kontak pada email nya adalah yang terbaik mantra kastor di seluruh dunia liar . ia specialiesed dalam penyelesaian masalah lain termasuk yang berikut :
                  ( 1 ) Jika Anda ingin kembali mantan Anda .
                  ( 2 ) jika Anda selalu memiliki mimpi buruk .
                  ( 3 ) Anda ingin dipromosikan di kantor Anda .
                  ( 4 ) Anda ingin perempuan / laki-laki untuk berjalan setelah Anda .
                  ( 5 ) Jika Anda ingin anak .
                  ( 6 ) Jika Anda memerlukan bantuan keuangan .
                  ( 7 ) Jika Anda ingin menyembuhkan AIDS HIV
                  menghubunginya sekarang untuk solusi segera Anda
                  masalah pada
                  terima kasih
                  Quote
                   
                   
                  Ramsha
                  0 #193 bikin keliruRamsha 2014-01-24 17:14
                  isikandung blog ini copy paste dari blog orang lain...
                  Quote
                   
                   
                  Heroe Dien
                  0 #192 Penyimpangan Abu Sangkan dengan bukunya: Pelatihan Shalat Khusyu’Heroe Dien 2013-12-31 10:12
                  Assalamu 'alaikum..

                  Apakah shalat khusyuk yg saudara2 pahami adalah meniadakan lingkungan dan memusatkan seluruh panca indra hanya kepada Allah sehingga lingkungan sekitar sama sekali tidak mempengaruhi kekhusyukan shalat saudara karena saudara merasa sedang asyik bersama Allah.?

                  Nabi Muhammad SAW pernah memperpendek bacaan shalatnya karena mendengar suara anak kecil menangis. Nabi Muhammad SAW juga pernah melamakan sujud shalatnya karena punggung beliau dinaiki oleh cucunya. Kita pun disunnahkan mengeraskan bacaan shalat ketika mendengar orang tua memanggil kita agar orang tua kita tahu kalau kita sedang dalam shalat.

                  Kalau shalat khusyuk yang saudara2 pahami seperti itu berarti saudara2 adalah orang hebat bahkan lebih hebat dari Nabi Muhammad dalam masalah shalat karena seperti yang saya sampaikan di atas bahwa Nabi Muhammad saja masih perduli dengan lingkungan sekitar walaupun sedang shalat.

                  Artinya juga bahwa metode yang saudara dapat dan saudara pelajari lebih hebat daripada yang Nabi Muhammad ajarkan kepada umatnya. Bisaa jadi metode yang saudara dapatkan dan saudara ajarkan berasal langsung dari Allah sementara saya hanya berasal dari Nabi Muhammad. Artinya juga maqam saudara dalam masalah shalat lebih tinggi daripada Nabi Muhammad SAW.

                  Dari pernyataan saya ini mungkin saudara akan tersenyum dan membenarkan pernyataan saya ini mengenai derajat anda dalam masalah shalat. Dan saudara akan meyakini bahwa shalat saudara memang lebih baik dan lebih khusyuk daripada Nabi Muhammad yang masih terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Saudata akan tersenyum bangga karenanya.

                  Demi Allah dan Nabi Muhammad berarti saudara2 yang meyakini dan membenarkan penyataan saya itu halal untuk dibunuh. Sama halnya sewaktu saidina Ali membunuh orang yang meremehkan dan mengingkari berita isra mi'raj yang Nabi Muhammad sampaikan. Karena di situ adanya penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

                  Semoga ini menjadi renungan bagi siapa saja yang sedang belajar shalat. Belajar shalatlah kepada Nabi Muhammad yang sangat jelas terdapat dalam hadits2 beliau.

                  Wassalamu 'alaikum.
                  Quote
                   
                   
                  Heroe Dien
                  0 #191 Shalat KhusyukHeroe Dien 2013-12-30 09:14
                  Assalamu 'alaikum..

                  Nabi Muhammad pernah mempercepat bacaan shalatnya karena mendengar anak yang sedang menangis. Nabi Muhammad pun pernah shalat sambil mengendong cucunya. Dan nabi Muhammad pun pernah melamakan sujud dalam shalatnya karena punggungnya dinaiki oleh cucunya.

                  Kalau yang saudara2 seiman memahami shalat khusyuk adalah semua panca indra tertuju hanya kepada Allah dan tidak sedikitpun terganggu oleh lingkungan sekitar saat sedang shalat, saya sebagai umat nabi Muhammad mengangkat 20 jari yang saya punya dan jari2 muslim lainnya yang bersedia. Karena shalat saudara2 lebih khusyuk dan lebih hebat dari yang pernah nabi Muhammad lakukan.

                  Wassalamu 'alaikum.
                  Quote
                   
                   
                  Heroe Dien
                  0 #190 Shalat KhusyukHeroe Dien 2013-12-30 09:14
                  Assalamu 'alaikum..

                  Nabi Muhammad pernah mempercepat bacaan shalatnya karena mendengar anak yang sedang menangis. Nabi Muhammad pun pernah shalat sambil mengendong cucunya. Dan nabi Muhammad pun pernah melamakan sujud dalam shalatnya karena punggungnya dinaiki oleh cucunya.

                  Kalau yang saudara2 seiman memahami shalat khusyuk adalah semua panca indra tertuju hanya kepada Allah dan tidak sedikitpun terganggu oleh lingkungan sekitar saat sedang shalat, saya sebagai umat nabi Muhammad mengangkat 20 jari yang saya punya dan jari2 muslim lainnya yang bersedia. Karena shalat saudara2 lebih khusyuk dan lebih hebat dari yang pernah nabi Muhammad lakukan.

                  Wassalamu 'alaikum.
                  Quote
                   
                   
                  siro
                  0 #189 jawaban abu sangkan... silahkannsiro 2013-11-16 14:25
                  http://shalatkhusyu.wordpress.com/2009/06/03/jawaban-ustadz-abu-sangkan-terhadap-abu-umamah/
                  Quote
                   
                   
                  nailil mukarromah
                  +1 #188 Alhamdulillahnailil mukarromah 2013-11-01 14:14
                  alhamdulillah, dulu waktu saya belum seberapa mengerti dengan agama islam ini, saya sudah membaca buku ini dan berkali-kali saya kurang memahami bagaimana cara sholat khusu' dengan cara seperti buku ini...
                  namun sekarang dengan adanya website ini saya sudah bisa memahami dan mengerti agama Islam yang murni,,,
                  alhamdulillah dan terima kasih :-)
                  Quote
                   
                   
                  Bayi
                  0 #187 horeBayi 2013-10-22 15:56
                  ibnu arabi sama imam samudra lain paham ndul gundul
                  pekok e pol hahahaha
                  Quote
                   
                   
                  Riyan
                  0 #186 SanggahanRiyan 2013-10-19 15:33
                  Abu Sangkan menggali apa yang ada dlm Al Qur'an dan hadits, spt halnya sanggahan anda yang bersifat menggali juga. Dan sudah saya praktekkan besar manfaatnya daripada mudharatnya. Jangan berprasangka kepada orang lain dengan memvonis itu adalah salah. Rasul pernah berkata BARANG SIAPA YANG MENCAP DIRINYA BENAR MAKA CELAKALAH IA. Silahkan baca dulu lebih dalam lagi buku Abu Sangkan. Gali manfaatnya untuk ibadah anda yang subhat tinggal saja.
                  Quote
                   
                   
                  insidee
                  +1 #185 koreksi kahinsidee 2013-10-07 05:44
                  tidak ada satu kitabpun yang mengajarkan cara memakai handphone,
                  tidak ada satu kitabpun yang mengajarkan tentang televisi, dvd.
                  tetapi kita semua dengan bangga memakai hp dan nonton tv. itu semua dikarenakan adanya pengatahuan untuk mencipta untyuk kebaikan.

                  setahu saya apa yang diajarkan abu sangkan tidak ada satu jemaah yang menjadi murtad bahkan lebih banyak yang ibadah dan keislamannya menjadi kuat.

                  lebih baik kita yang katanya islam dari lahir membenahi para peminta-minta di tengah jalan dengan alasan membangun mesjid. ini lebih memalukan dari pada apa yang diajarkan abu sangkan.

                  terima kasih.
                  Quote
                   
                   
                  eni
                  +1 #184 ibadah karena Allaheni 2013-09-30 20:19
                  mari kembali kepada diri masing - masing.
                  kembali pada Al-Qur'an dan Al -Hadist.
                  orang Islam itu harus saling menghormati, dan menjaga diri.
                  tetap luaskan silahturahmi sesama.
                  Quote
                   
                   
                  Satriaruajurai
                  0 #183 Pernah Pingsan saat melaukan pelatihan Abu SangkanSatriaruajurai 2013-09-20 21:18
                  Saya pernah mengikuti pelatihan sholat khusu bersama Ab Sangkan di Islamic centre Bekasi, skitar tahun 2000-an, pada saat mengikuti pelatihan tersebut, kami disuruh berzikir apa saya, boleh "Allah Huakbar" dan sebagainya, pada saat 15 menit acara dimulai peserta banyak yang terjatuh, ada yang menangis berteriak, seperti orang kesurupan, saya sendiri belum mendapat reaksi apa-apa, kemudian abusangkan mendekat dan membimbing saya sambil menepuk punggung saya, sehingga dengan spontan saya pingsan dan jatuh, tapi untung dipegang oleh Abu sangkan, dan pada malam tu saya pingsan hingga 2 kali..

                  Setelah itu saya ceritakan peristiwa itu ke orang tua saya, dan nasihat orang tua saya, sebaiknya jauhi, krn dalam islam tidak ada ibadah sampai terjadi histeris atau pingsan.

                  dan semenjak itu saya tidak pernah mengunjungi perkumpulan Abu Sangkan.
                  Quote
                   
                   
                  dimas
                  0 #182 prasangkadimas 2013-08-30 11:40
                  mohon ijin untuk berkomentar,, bismillahirohma nirohim, Allahummasholialamuhammad,,,

                  saya berprasangka bahwa niatan bapak abu sangkan baik, karena saya pernah membaca bukunya yang inti pokoknya dia berusaha menceritakan pengalaman spiritualnya dalam sholat yang menurut beliau terasa sampai kedasar hati sehingga sangat nikmat untuk dilakukan, oleh karena rasa kasih sayangnya untuk berbagi pengalaman tersebut maka dia menuliskan dalam sebuah buku dengan tata cara yang dia yakini dapat membantu memperoleh kenikamtan dalam ibadah,,,,,
                  tentunya bagi saya pribadi ini hanya sebagai dan sebatas referensi dalam hidup saya saja bukan sebagai sebuah ajaran,,, atau sekte keyakinan.... saya takut juga untuk memfonis seseorang yang mengajarkan kebaikan,,,, ya semoga Allah mengampuni segala dosa dan kekurangan kita,,, saya berserah diri pada Allah SWT akan kebenaran,,,
                  Quote
                   
                   
                  wahabi pemecah umat
                  0 #181 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlwahabi pemecah umat 2013-08-14 05:20
                  Quoting gex:
                  maaf sering kali kita kesulitan meraih kekhusyukan dalam sholat. sy ga pernah baca buku tuntunan di atas tapi inisiatif sendir denggan melakukan beberapa trik di atas spy bisa khusyuk. pertnyaannya apakah sholat saya sah menurut rukun sholat. kedu bagaimana meraih kekhusyukan tanpa bid'ah? mohon petunjuk, ini pentig buat saya. atas masukan nya sya ucapkan terimakasih smoga amal anda jd ibadah.


                  jawab
                  SHOLAT KHUSU' ITU GAMPANG DAN SANGAT SIMPLE. SEMUA ORANG BISA MELAKUKANNYA. PERTANYAANNYA ADALAH ANDA MAU ATU TIDAK MELAKUKANNYA ??? INI SAYA AJARKAN TRIK SHOLAT KHUSU'

                  1. BANYANGKAN KETIKA ANDA SHOLAT ANDA BERHADAPAN DENGAN ZAT YG MAHA SUCI, MAHA BESAR, MAKA KUASA ATAS TIAP2 SESAUTU
                  2. ANDA BAYANGKAN BAHWA SHOLAT ANDA INI ADALAH SHOLAT YG TERAKHIR SETELAH INI ANDA AKAN MATI. LALU ANDA BANYANGKAN DOSA2 YG ANTUM LAKUKAN LALU BAYANGKAN JIKA NTUM TAK DIAMPUNI OLEH ALLAH SEDANGKAN ANTUM TAK TAHAN SIKSA ALLAH DIAKHIRAT NANTI, LALU BAYANGKAN SATU-SATUNYA YG DAPAT MENYELAMATKAN DAN MENGHAPUS DOSA2 ANTUM ADALAH ALLAH (DARI HATI DAN KEYAKINAN PENUH).

                  3. SETELAH TAHAP 1 DAN 2 ANDA LAKUKAN INSYA ALLAH ANDA AKAN TAKUT, BADAN ANDA AKAN GEMETAR, LALU TANPA TERASA AIR MATA ANDA AKAN KELUAR....DAN BIARKAN IA KELUAR SAMBIL ANTUM MEMBAYANGKAN KALO ANTUM DIBAKAR DIAPI NERAKA ( BIASA JG ANTUM BAYANGKAN JIKA ANTUM DIBAKAR SEPERTI ORG HINDU TP DALAM KEADAAN HIDUP2.

                  4. JIKA HAL2 DIATAS ANTUM LAKUKAN DARI HATI YG PALING DALAM TAK MUNGKIN ANTUM MEMIKIRKAN WANITA, RUMAH, MOBIL DAN BISNIS YG MENGHASILKAN JUTAAN RUPIAH SETIAP HARI.

                  5. CARA2 SEPERTI INILAH (KURANG LEBIH) SALAH SATUNYA YG DIAJARKAN OLEH TRAINING SHOLAT KHUSU'. LALU DIMANA BID'AHNYA ATAU SESATNYA......E ROR SUDAH AKAL WAHABI INI.

                  KHUSUS PERTANYAAN UTKSALAFI-WAHABI

                  SAYA MAU TANYA BISA ANTUM SEBUTKAN SIAPA ULAMA ATAU SHEIKH ANTUM YG SHOLATNYA KHUSU'....BIAR ANA DATANGI....JADI LANGSUNG APLIKASI DGN ORANG YG MEMANG BENAR2 KHUSU' SHOLATNYA....

                  DITUNGGU JAWABANNYA WAHAI SALFI-WAHABI...
                  Quote
                   
                   
                  wahabi pemecah umat
                  0 #180 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlwahabi pemecah umat 2013-08-14 05:04
                  Quoting admin:
                  to: Aji,

                  Jazakallah khair masukkannya mengenai pembelaan/sanggahan Abu Sangkan atas tulisan Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary di atas, terus terang semenjak diterbitkannya buku Pelatihan Shalat Khusyu’ karya Abu Sangkan kami tertarik untuk mempelajari dan melaksanakannya agar bisa khusyu dalam shalat, namun setelah membacanya, kami menemukan kejanggalan sehingga mengurungkan niat tersebut. Namun setiap orang bebas untuk menentukan pilihannya sesuai kadar tanggungjawabnya.


                  jawab
                  antum sebutkan saja satu-persatu agar tidak jadi fitnah.....nant i org2 yg berilmu dipemerhati bloq ini bisa mengulasnya panjang lebar.... jangan buat wacana lalu antum giring wacana itu kepaham antum...lalu antum jadikan standart sholat dng gaya mazhab andalah yg benar..... ya....begitulah wahabi....sungg uh suatu pemikiran yg menyesatkan.... selalu memonopoli kebenaran....
                  Quote
                   
                   
                  wahabi pemecah umat
                  0 #179 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlwahabi pemecah umat 2013-08-14 04:58
                  Quoting admin:
                  to: Akhsan,

                  Sepenuhnya kami sependapat dengan Anda.

                  Menurut kami untuk menegakkan syari’at Islam dimuka bumi ini baru bisa terwujud setelah shalat kita dinilai khusyu’ oleh Allah Azza wa Jalla, bila tidak, jangan mimpi.


                  PERTANYAANNYA ADALAH

                  SUDAH BERAPA KALI ANTUM KHUSU' DALAM SHOLAT SEHARI SEMALAM ???? 5X....4X...3,2 ATAU 1X ????

                  KALO DALAM SEBULAN BERAPA KALI ???? SETAHUN BERAPA KALI ????

                  BISA ANTUM KATAKAN DAN JELASKAN PADA KAMI AGAR KAMI2 SEMUA MENIRU APA2 YG ANTUM LAKUKAN. SEHINGGA KAMI TERCERAHKAN DAN TAHU METODENYA ....SILAHKAN DIJAWAB....DITU NGGU
                  Quote
                   
                   
                  vendy
                  0 #178 prayvendy 2013-08-13 19:28
                  ya Allah beri kami petunjuk jalan yang lurus
                  Quote
                   
                   
                  suprayitno
                  0 #177 sifat ghulu'dalam beragamasuprayitno 2013-08-13 07:06
                  Wahai penulis bloq....
                  Alangkah buruknya cara anda memahami Syariat Islam yang mulia ini. Perihal bid'ah dan sesat terhadap perkara2 agama bukanlah urusan dan wewenang anda untk memvonisnya, namun ini adalah ranah para mufti, pengadilan syariat, para ulama2 yang memiliki kompetensi keilmuan yang telah mumpuni dan telah diakui yang paling berhak untuk menentukan suatu perkara itu bida'ah, sesat atau menyimpang. Lalu anda yang nota bene bukan siapa2, bukan pula golongan ulama yang mungkin saja memperlajari agama ini hanya sekali waktu atau hanya sambil lalu malah justru begitu lantang dalam membida'ah2 kan orang lain dengan memakai ayat2 Alquran yang mulia serta hadis2 nabi yang jelas2 diperuntukkan bukan pada tempatnya. Hadis2 dan Ayat2 Alquran yang anda sebutkan diatas adalah lebih banyak membicarakan tentang kejelekan dan celaan golongan khawariz, muktazilah dan lainnya pada masa itu. Adapun perihal tata cara sholat Abu sangkan ini adalah semata2 hanya metode untuk mencapai hakekat sholat khusuknyanya para sahabat, tabiit tabiien dst, sebagaimana Rasullulah telah lakukan. Ini sekali lagi adalah Metode dan bukan ajaran baru...sungguh buruk cara berfikir anda dan begitu berani dan lantangnya anda memberi fatwa sementara belum ada ketetapan hukum dari ulama2 yang lebih berhak untuk ini ...Sadarlah saudara, ini perkara berat dan sekali lagi bukan ranah kewenangan anda...Jangan hanya karena mempeljari sedikit ilmu lalu lantas sudah berani berfatwa dengan menyesat2kan orang lain sementara amalan2 andapun sedari baru lahir hingga kini juga belum tentu diterima, dan belum tentu mirip sebagaimana yang diajarkan oleh Rasullulah dan para sahabatnya...Wa llalua'lam bissawab...
                  Quote
                   
                   
                  abu imam
                  0 #176 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlabu imam 2013-08-11 19:05
                  Quoting yudi:
                  Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama atau membela perbuatan baru yang diada – adakan maka baginya laknat Alloh dan para malaikat serta mendapat laknat seluruh manusia". (HR. Bukhori dan Muslim)

                  "Barang siapa mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintah kami maka amalan tersebut tertolak". (HR. Muslim)

                  "Sesunggunya sebaik – baik pembicaraan adalah Kitabulloh dan sebaik – baik petunjuk adalah petunjuknya Muhammad, dan sejelek – jelek perkara adalah yang diada – adakan dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat dan setiapa kesesatan di neraka". (HR. Muslim)

                  Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama atau membela perbuatan baru yang diada – adakan maka baginya laknat Alloh dan para malaikat serta mendapat laknat seluruh manusia". (HR. Bukhori dan Muslim)

                  "Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah Jahanam, dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya".(QS. At Taubah 9:73)

                  "Sesungguhnya orang orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata, dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan".(QS.Mujadilah 58:5)


                  JAWAB

                  BERARTI PERBUATAN SALAFI-WAHABI ITU SESAT JUGA DONG KARENA:
                  1. Mengadakan pengajian satu minggu sekali
                  2. membuat tabliqh akbar dimana laki2, perempuan dan anak2 berkumpul disatu tempat
                  3. membagi tauhid menjadi 3 ( uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat)

                  KETIGANYA BERTENTANGAN DENGAN DALIL YG ANTUM BAWA ITU....BERANI ANTUM MENGATAKAN PERBUATAN SALAFI-WAHABI ITU SESAT BERDASARKAN DALIL YG ANTUM BAWA ??????? PASTI TIDAKKKKKKKKK ANTUM KATAKAN....NAH. ..KENAPA ANTUM KATAKAN TRAINING SHOLAT KHUSU' BID'AH ????? ERROR SUDAH PIKIRAN ANTUM INI KARENA BANYAK TAQLID BUTA SAMA USTAD DAN SHEIKH ARAB SAUDI ITU.....

                  APAKAH ANTUM AKAN MENGEMUKAN PENDAPAT ULAMA YAITU MARSHALAH MARSHALIH...??? ? DEMI MEMBELA DOKTRIN ATAU PERBUATAN SALAFI-WAHABI ITU ? KALO BOLEH ANTUM MENGATAKAN PENDAPAT ULAMA SEHINGGA AMALAN KE-3 ITU HALAL BUKAN BID'AH LALU KENAPA ORANG LAIN TIDAK BOLEH MEMAKAI HUJJAH YG SAMA DENGAN ANTUM ?????

                  APAKAH ANTUM MENGIRA ISLAM INI MILIK SEKELOMPOK ORANG SAJA ?????
                  Quote
                   
                   
                  abu imam
                  0 #175 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlabu imam 2013-08-11 18:56
                  Quoting kiamat sudah dekat:
                  KEMBALI KE AL-QUR'AN DAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W.

                  KALAU MAU KHUSYU itu mudah :

                  " KALIAN HARUS TAHU DAN PAHAMI APA YANG KALIAN BACA DALAM SHOLAT ".


                  jawab
                  ini lagi orang ngomong ASBUN....YANG PENTING KOMENT... MAU MASUK AKAL ATAU TIDAK KOMENTNYA YG PENTING KOMENT.....

                  SAYA MAU TANYA sama amtumAPAKAH SEMUA BACAAN DALAM SHOLAT ANDA PAHAMI ( MENGERTI BAHASA ARAB + TAFSIRNYA + MAKNA DARI ARTI SETIAP KATA PERKATA...KALIM AT PERKALIMAT....?????

                  APAKAH ANDA AKAN MENGATAKAN SEMUA ORANG MUSLIM YG TAK TAHU BAHASA ARAB MAKA MEREKA TAK KHUSU' SHOLATNYA KARENA MEREKA TAK MENGERTI ARTI DARI BAHASA ARAB YG MEREKA UCAPKAN ...BEGITU ?????

                  BERANI ANDA MEMVONIS ORG YG TAK BISA BAHASA ARAB SHOLATNYA TAK KHUSU'????? MAKANYA NGOMONG ITU JANGAN ASBUN BRO
                  Quote
                   
                   
                  abu imam
                  0 #174 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlabu imam 2013-08-11 18:44
                  penulis bloq
                  Di Mana Perbuatan Abu Sangkan Yang Katanya Mengada – ada Dalam Agama?

                  1.
                  Membuat ajaran pelatihan shalat khsyu' amalan ini tidak pernah diamalkan oleh para ulama', tidak pernah diamalkan oleh para imam ahlussunnah, tidak pernah diamalkan oleh tabi'ut tabi'in, tabi'in, para shahabat maupun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sehingga ajaran pelatihan shalat khusyu' ini benar – benar baru yang diada –adakan oleh Abu Sangkan dari Indonesia. Ajaran ini tidak kita dapatkan di Negara – negara lain.
                  2.
                  Cara – cara shalat khusyu' yang disampaikan oleh Abu Sangkan adalah cara – cara baru yang tidak ada di dalam kitab – kitab kaum muslimin sehingga ajaran sholat khusyu' ala Abu Sangkan ini betul – betul versi Abu Sangkan. Abu Sangkan sendiri telah mengatakan dalam DVD-nya bahwa shalat khusyu' yang dia ciptakan itu adalah produk baru versi Abu Sangkan. Dia berkata: "Shalat khusyu' menurut paradigma kami" dia juga berkata: "Shalat khusyu' menurut teori kami".

                  jawab
                  ANDA ITU KALO TIDAK BERILMU JANGAN NGOMONG NGARACAU SEPERTI ITU.
                  SESUATU PERBUATAN YG DIKATAKAN SESAT HARUS JELAS DALILNYA DARI AL-QURAN DAN HADIST NABI SAW.

                  KALO ANDA MEMVONIS Perbuatan Abu Sangkan bid'ah dan sesat harus tunjukan DALILNYA YG KHUSUS BUKAN YG UMUM. ANTUM ITU YG SESAT KERJANYA CUMA BUAT FITNAH DAN MENGADU DOMBA SESAMA MUSLIM SAJA.

                  kalo anda mengatakan Perbuatan Abu Sangkan adalah ahlul bid'ah atau sesat karena hal tersebut tidak pernah dikatakan, dilakukan oleh rasulullah maka saya juga bisa mengatakan berdasarkan hadist yg sama juga bahwa : " SALAFI WAHABI JUGA MELAKUKAN AMALAN BID'AH DAN SESAT KENAPA KARENA SEBAGIAN PERBUATAN KAUM SALAFI WAHABI JUGA TIDAK PERNAH DILAKUKAN OLEH NABI SAW, TIDAK PERNAH ADA PERINTAH DAN TIDAK PERNAH DIAKTAKAN OLEH NABI SAW.

                  ANDA MAU TAHU PERBUATAN SALAFI-QAHABI ITU ???? :
                  1. Mengadakan pengajian satu minggu sekali
                  2. membuat tabliqh akbar dimana laki2, perempuan dan anak2 berkumpul disatu tempat
                  3. membagi tauhid menjadi 3 ( uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat)

                  anda cari sampai matipun tdk bakalan ketemu hadist perbuatan antum itu.

                  pertanyaannya adalah :
                  KENAPA KALO ORANG LAIN MELAKUKAN PERNUATAN YG TIDAK PERNAH DIKATAKAN, DILAKUKAN, DIPERINTAHKAN NABI SAW ANDA TUDUH AHLUL BID'AH SESAT DAN SETIAP YG SESAT PASTI MASUK NERAKA.

                  TAPI KETIKA GOLONGAN WAHABI ( BACA 3 PERBUATAN DIATAS) YG MELAKUKANNYA MENJADI AHLUL SUNAH DAN HALALAN THOIYIBAH !!!!

                  SUNGGUH SUATU DOKTRIN YG MEMALUKAN DAN TERAMAT MENYEDIHKAN DEMI SEBUAH TAQLID BUTA PADA SHEIKH KARBITAN DISAUDI SANA..... SILAHKAN DIJAWAB ANA TUNGGU
                  Quote
                   
                   
                  abu imam
                  0 #173 http://www.akhirzaman.info/islam/shalat/1800-penyimpangan-abu-sangkan-dengan-bukunya-pelatihan-shalat-khusyu.htmlabu imam 2013-08-11 18:44
                  penulis bloq
                  Di Mana Perbuatan Abu Sangkan Yang Katanya Mengada – ada Dalam Agama?

                  1.
                  Membuat ajaran pelatihan shalat khsyu' amalan ini tidak pernah diamalkan oleh para ulama', tidak pernah diamalkan oleh para imam ahlussunnah, tidak pernah diamalkan oleh tabi'ut tabi'in, tabi'in, para shahabat maupun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sehingga ajaran pelatihan shalat khusyu' ini benar – benar baru yang diada –adakan oleh Abu Sangkan dari Indonesia. Ajaran ini tidak kita dapatkan di Negara – negara lain.
                  2.
                  Cara – cara shalat khusyu' yang disampaikan oleh Abu Sangkan adalah cara – cara baru yang tidak ada di dalam kitab – kitab kaum muslimin sehingga ajaran sholat khusyu' ala Abu Sangkan ini betul – betul versi Abu Sangkan. Abu Sangkan sendiri telah mengatakan dalam DVD-nya bahwa shalat khusyu' yang dia ciptakan itu adalah produk baru versi Abu Sangkan. Dia berkata: "Shalat khusyu' menurut paradigma kami" dia juga berkata: "Shalat khusyu' menurut teori kami".

                  jawab
                  ANDA ITU KALO TIDAK BERILMU JANGAN NGOMONG NGARACAU SEPERTI ITU.
                  SESUATU PERBUATAN YG DIKATAKAN SESAT HARUS JELAS DALILNYA DARI AL-QURAN DAN HADIST NABI SAW.

                  KALO ANDA MEMVONIS Perbuatan Abu Sangkan bid'ah dan sesat harus tunjukan DALILNYA YG KHUSUS BUKAN YG UMUM. ANTUM ITU YG SESAT KERJANYA CUMA BUAT FITNAH DAN MENGADU DOMBA SESAMA MUSLIM SAJA.

                  kalo anda mengatakan Perbuatan Abu Sangkan adalah ahlul bid'ah atau sesat karena hal tersebut tidak pernah dikatakan, dilakukan oleh rasulullah maka saya juga bisa mengatakan berdasarkan hadist yg sama juga bahwa : " SALAFI WAHABI JUGA MELAKUKAN AMALAN BID'AH DAN SESAT KENAPA KARENA SEBAGIAN PERBUATAN KAUM SALAFI WAHABI JUGA TIDAK PERNAH DILAKUKAN OLEH NABI SAW, TIDAK PERNAH ADA PERINTAH DAN TIDAK PERNAH DIAKTAKAN OLEH NABI SAW.

                  ANDA MAU TAHU PERBUATAN SALAFI-QAHABI ITU ???? :
                  1. Mengadakan pengajian satu minggu sekali
                  2. membuat tabliqh akbar dimana laki2, perempuan dan anak2 berkumpul disatu tempat
                  3. membagi tauhid menjadi 3 ( uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat)

                  anda cari sampai matipun tdk bakalan ketemu hadist perbuatan antum itu.

                  pertanyaannya adalah :
                  KENAPA KALO ORANG LAIN MELAKUKAN PERNUATAN YG TIDAK PERNAH DIKATAKAN, DILAKUKAN, DIPERINTAHKAN NABI SAW ANDA TUDUH AHLUL BID'AH SESAT DAN SETIAP YG SESAT PASTI MASUK NERAKA.

                  TAPI KETIKA GOLONGAN WAHABI ( BACA 3 PERBUATAN DIATAS) YG MELAKUKANNYA MENJADI AHLUL SUNAH DAN HALALAN THOIYIBAH !!!!

                  SUNGGUH SUATU DOKTRIN YG MEMALUKAN DAN TERAMAT MENYEDIHKAN DEMI SEBUAH TAQLID BUTA PADA SHEIKH KARBITAN DISAUDI SANA..... SILAHKAN DIJAWAB ANA TUNGGU
                  Quote
                   
                   
                  ghufron musanalkhoir
                  0 #172 aghufron musanalkhoir 2013-07-26 16:23
                  ini buku jangan yg jauh dari al quran dan as sunnah, kayak kita ini orang awam, salah salah bisa gila orang nanti apalagi ada saut bautnya dengan ilmu hakikat, hati-hati aja dah.
                  Quote
                   
                   
                  teghar
                  -2 #171 nikmatteghar 2013-07-17 14:16
                  saya awam dalam hal sholat....namun setelah membaca buku "pelatihan Sholat Khusyu" karangan Abu Sangkan, sholat saya terasa lebih nikmat dan nyaman, karena jelas disitu metode yg dibuat lebih kepada perasaan hati dalam berkomunikasi dengan Allah SWT. ambil positifnya saja,buku itu seingat saya juga menjelaskan Arti dari zikir serta do'a yang kita ucapkan dalam sholat. diantara kita tentu ada yang tidak mengerti apa artinya dari bacaan ruku,itidal,suj ud,dll. bagi saya terasa sangat bermanfaat walaupun tidak khusyu2 amat namun jelas bagi saya membawa kenikmatan perasaan damai. jangan sampai sholat kita hanya seperti kebanyakan orang berkata "hanya untuk gugur kewajiban". banyak yang sholat namun selesai sholat maksiat lagi. menurut saya Buku tersebut lebih ditujukan kepada kaum awam...wassalam .
                  Quote
                   
                   
                  wongbingung
                  +1 #170 Sudah kyushu' kah Sholat andawongbingung 2013-06-22 20:52
                  Assalamu'alaiku m Wr Wb

                  Kepada semua kaum muslim yang selalu dirahmati oleh ALLAH SWT,

                  SUDAH KHUSYU' KAH SHOLAT IKHWAN...?
                  SUDAH APLIKASIKAN SHOLAT IKHWAN DIKEHIDUPAN SEHARI - HARI:
                  -KEJUJURAN,
                  -KEDISIPLINAN,
                  -KETERATURAN,
                  -KETAATAN THD PERATURAN,
                  -DAN TIDAK MENERIMA HASIL KORUPSI MESKI HANYA RP.1000,-,
                  -TIDAK "MADON" ATAU PUNYA ISTRI SIMPANAN,
                  -TIDAK BERKATA KOTOR,
                  -TIDAK RIBA' ATAUPUN RIYA'
                  -DLL
                  ....?

                  KARENA APABILA SHOLATNYA BENAR DAN KHUSYU' MAKA AKAN TERCERMIN DALAM KEGIATAN/AKTIVI TAS SEHARI.....

                  Semoga ALLAH SWT selalu memberikan hidayah kepada kita semua umat ROSULULLAH SAW.......

                  Wassalamu'alaikum Wr Wb.
                  Quote
                   
                   
                  Isa Kasdin
                  0 #169 Nasehat Buat Ustad Abu sangkanIsa Kasdin 2013-06-17 13:03
                  Assalamualaikum WW
                  Saya menghargai anda menanggapi tuduhan Ust A Umamah tentang kesesatan/kekel iruan Pelatihan Shalat Khusyu'dengan baik. Saya salah satu peserta pelatihan shalat khusyu' yang anda selenggarakan, sampai dua kali. Tanggapan anda cukup baik, tapi sangat disayangkan mengapa anda menyinggung masalah organisasi Muhammadiyah dalam melaksanakan shalat tarawih dan adzan dua kali waktu shalat jum'at. Bukankah Muhammadiyah tidak pernah mempermasalahka n "banyaknya rakaat tarawih" dan atau "adhan dua kali yang merupakan ijthad Khalifah Utsman"? Saya salah seorang keluarga Muhammadiyah dan Saya sangat menghargai metode belajar shalat yg anda selenggarakan, sebagaimana saya dulu waktu SMA praktek belajar Shalat Janazah yg diselenggarakan sekolah di SMA. Semua itu "metode"/cara yg kami pergunakan untuk bisa shalat janazah dengan baik, bukan kaifiat shalatnya sendiri. Sebagai sebuah metode, maka akan penuh dengan kelebihan dan kekurangannya. Dan itu terbuka dengan lebar saran dengan santun. Tapi sekali lagi Ustadz Abu Sangkan, tanggapan anda terhadap Ustadz A Umamah tentang Latihan Salat Khusyu' tidak usah menyinggung masalah "pengalaman anda waktu kecil" karena itu akan membuka masalah baru yg tidak perlu. Mengenai praktek ibadah di Saudi Arabia tidak menjadi pedoman Muhammadiiyah dalam praktek beribadah. Pedoman Muhammadiyah hanya Al Quran dan Sunnah Nabi. Tulisan Anda seolah akan mengatakan Muh kecelik bahwa praktek ibadah di Saudi al Adzan dua kali waktu Jumat dan Shalat tarawih 23 rakaat. Sekali lagi saran saya tanggapilah kritik Ust A Umamah dengan baik, tanpa menyinggung pihak lain. Nasehat ini dari saya pribadi, tidak mewakili pihak manapun. Sebagai manusia biasa penuh kesalahan dan kekhilafan. Buat saya dan mungkin anda.
                  Quote
                   
                   
                  IIM MULYANTI
                  0 #168 AssalamualaikumIIM MULYANTI 2013-06-14 16:11
                  Assalamualaikum,
                  sekilas saya pernah melihat buku abu sangkan, belum sempat membacanya tapi dari apa yang anda jabarkan, dari apa yang anda ulas menurut abu sangkan melakukan pendekatan2 fikiran dan perasaan yang menggiring kita untuk shalat lebih khusyu. Justru yang saya tidak habis fikir, kenapa anda begitu sibuk mencari setiap sisi buruk pihak lain.
                  Sempatkan anda bercermin sejenak,untuk berintrospeksi diri? tanpa terlalu sibuk untuk mencari setiap hal2 buruk di sekeliling anda.
                  Quote
                   
                   
                  taufikbogor
                  -1 #167 permohonan maaf buat admin situs initaufikbogor 2013-06-02 21:36
                  untuk admin saya minta maaf saya gak tahu kalau situs ini netral, saya kira situs ini situs situs salafi juga, saya mohon maaf sebesar besarnya atas beberapa komen saya dibawah sebelumnmya, itu sebenarnya saya tujukan untuk saudara muslim yg sering berkoar koar dakwah suci lah, manhaj salaf lah pemahaman sahabat lah, berantas TBC lah padahal itu semua hakikatnya adalah menebar virus kebencian ditengah ummat yg bisa memecah belah islam itu sendiri ! mereka membiarkan penyembah berhala (non islam) patung lah dewa lah yesus lah dan org mulhid/atheis (buddha)tapi mengkritik habis habisan org muslim, itu yg membuat saya sangat benci salafi ini, juga mereka membiarkan penguasa zalim yg tidak berhukum dgn hukum Allah, pengecut !!! mereka diam saja gak pernah berani mengoreksi, daerah kristen seperti manado, daerah hindu seperti bali, mana mereka berani dakwahin coba jgn koar koar didalem aja ?!!! buat saudara muslim yg baca ini renungkan utk memberantas salafi wahabi, tikus yg nggerogoti persatuan ummat islam ! masi mending hizbuttahrir atau ikhwanul muslimin daripada salafi yg sok suci ngerasa bener sendiri, pemuja nafsu ego dan pemahaman sendiri dibalik topeng hadits dan Quran sungguh ghuluw ((((lebay)))) apa yg mereka perbuat ada sebuah hadits : Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad.
                  Quote
                   
                   
                  paijo
                  0 #166 analisa ngawurpaijo 2013-05-31 05:51
                  anda usadz atau penyebar fitnah, analisa anda sesat dan menyesatkan. bebahaya bagi yg membaca,
                  Quote
                   
                   
                  taufiq
                  0 #165 sudahtaufiq 2013-05-29 08:48
                  anda semua sholat harus tepat waktu mendatangi seruan muazin dan lebih awal adalah yang terbaik.tak ketinggalan takbiratul ikhram imam.ikuti gerakan imam.jika anda lakukan istiqomah tak pernah alfa berjamaah sholatnya,inila h pengikut nabi SAW sejati......... ....pasti isyaallah akan merasakan manisnya khusuk dalam sholat< ***** sudah dicontohkan oleh para sahabat nabi SAW> :roll:
                  Quote
                   
                   
                  taufikbogor
                  0 #164 Lillaahita'alataufikbogor 2013-05-27 09:30
                  pak abu umamah atau admin disini jelaskan pada saya kalian mengimani bahwa AlQuran adalah kalamullah dan tidak diciptakan, bukan makhluk, saya pun mengimani hal tsb. lalu bagaimana pendapat anda tentang ayat ruhNya atau ruhKu, kenapa ini ?! siapa yang berani menyisipkan ruh(ciptaan)Nya atau ruh(ciptaan)Ku, hanya satu kata sisipan tapi itu sangat mempengaruhi akidah bagi mereka yg tidak mengerti cara baca Quran, tidak ada di Quran dan hadits bahwa ruh diciptakan yg ada ruhKu ruhNya, bagi yang membaca ini perhatikanlah penting ini membongkar standar ganda salafi salafi, mereka beriman bahwa Quran tidak diciptakan tapi ruhmuu ituuu hakikat dirimuuu wahai manusia , juga tidak diciptakan tapi milik Allah tapi kenapaa mereka tambahkan (ciptaan), tentu saja yang dinisbatkan pada Allah seperti ruhNya/ruhKu tidak diciptakan seperti kalamNya Quranulkariim, sadarlah kita ini membawa amanah yg sangat berat dari Allah, bersyukuur, akuilah hal ini jangan kalian ingkar…
                  As Sajdah 32:9 Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
                  ketahuilah saya bukan sufi bukan salafi tapi muslim yang mukmin (semoga disisi Allah juga demikian, amin) saya hanya ingin mengingatkan kalian untuk bersyukur dan mengakui bahwa Allah telah mengamanahkan ruhNya pada kita semua. .
                  Buat kalian yang berakidah bahwa ruh adalah makhluk ciptaan kenapa kalian berpendapat demikian padahal
                  Allah berfirman dalam Al Israa 17:85 Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit."
                  kenapa kalian mengada-ngada bahwa ruh itu ciptaan padahal Allah sendiri berfirman adalah ruhKu ruhNya bukan ruh ciptaanKu bukan ruh ciptaanNya. Kalian berakidah bahwa AlQuran adalah kalamullah sifat bicaraNya yang tidak diciptakan (bukan makhluk) memang benar itu saya benarkan, lalu kenapa sesuatu yang dinisbatkan padanya seperti ruhNya kalian bilang ciptaan ? kalian tidak fair, kenapa kalian selewengkan bahwa ruh itu makhluk ciptaanNya, ruhNya ya ruhNya sesuai kehendakNya entah itu sifatNya atau apaNya yang jelas itu bukan dzatNya karena dzatNya ahad maha esa, tapi cukup sampai disini itu adalah urusanNya QS 17:85. Tapi saya ingatkan hikmah bahwa Allah berfirman Dia tak akan memberi pengetahuan mengenai ruh kecuali sedikit adalah supaya kita jangan sombong dengan amanah yang diberikanNya pada kita justru kita harus bersyukur sekaligus menjaga amanah itu dengan hati hati, peran kita disini adalah sebagai hamba bukan Tuhan seperti yg dideklarasikan semacam Al-Hallaj dan Siti Jenar, jangan seperti itu, kita tidak merasa menciptakan langit dan bumi bukan ? tapi fitrah kita sebagai hamba.
                  Allah berfirman dalam Adz-Dzaariyaat 51:56 Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
                  Sekedar menyadarkan kita semua akan amanahNya..
                  Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya , dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, (Al Ahzab 33:72)

                  untuk admin tolong jangan dihapus lagi, karena Allah, saya lakukan ini karena Allah
                  Allah berfirman : janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil
                  (Al Maidah 6:8)
                  Quote
                   
                   
                  taufikbogor
                  0 #163 tambahantaufikbogor 2013-05-27 08:15
                  tambahan : bagi yang mengatakan ruh adalah ciptaan: kenapa kalian berkata seperti itu padahal sudah jelas di Al Israa 17:85 Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit." kenapa kalian mengada-ngada menambahkan ciptaan padahal Allah sendiri berfirman adalah ruhKu ruhNya, ruh dinisbatkan padaNya sebagaimana Quran adalah kalamNya yg tidak diciptakan... tapi tetap ingat bahwa peran kita dari Allah tetap adalah sebagai hamba bukan Tuhan dalam Adz Dzaariyaat 51:56 "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." Allahualambisho wab...
                  Quote
                   
                   
                  taufikbogor
                  +1 #162 mengingatkan kalian akan amanah yg sangat besar dari Allah untuk kalian, akuilahtaufikbogor 2013-05-27 07:55
                  pak abu umamah atau admin disini jelaskan pada saya kalian mengimani bahwa AlQuran adalah kalamullah dan tidak diciptakan, bukan makhluk, saya pun mengimani hal tsb. lalu bagaimana pendapat anda tentang ayat ruhNya atau ruhKu, kenapa ini ?!! siapa yang berani menyisipkan ruh(ciptaan)Nya atau ruh(ciptaan)Ku, hanya satu kata sisipan tapi itu sangat mempengaruhi akidah bagi mereka yg tidak mengerti cara baca Quran, tidak ada di Quran dan hadits bahwa ruh diciptakan yg ada ruhKu ruhNya, bagi yang membaca ini perhatikanlah penting ini membongkar standar ganda salafi salafi, mereka beriman bahwa Quran tidak diciptakan tapi ruhmu itu hakikat dirimu juga tidak diciptakan tapi milik Allah tapi mereka tambahkan (ciptaan), tentu saja yang melekat pada Allah seperti ruhNya/ruhKu tidak diciptakan seperti kalamNya Quranulkariim, sadarlah kita ini membawa amanah yg sangat berat dari Allah, bersyukuur, akuilah hal ini jangan kalian sibuk macem macem
                  As Sajdah 32:9 Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. ketahuilah saya bukan sufi bukan salafi tapi muslim yang mukmin (semoga disisi Allah juga, amin) saya hanya ingin mengingatkan kalian untuk bersyukur dan mengakui bahwa Allah telah mengamanahkan ruhNya pada kita semua. Allahualambisho wab..
                  Quote
                   
                   
                  syam Mentari
                  0 #161 Daiailah saudarakusyam Mentari 2013-05-24 12:37
                  Orang yang merasa pintar itu termasuk orang yang sombong yang tidak memperdulikan perasaan sesama saudaranya , dan itu tidak patut di contoh ...
                  Quote
                   
                   
                  syam Mentari
                  0 #160 Daiailah saudarakusyam Mentari 2013-05-24 12:33
                  orang yang merasa dirinya paling benar termasuk orang sombong,yang tidak memerdulikan perasaan sesama saudaranya dan tidak patut dicontoh
                  Quote
                   
                   
                  kholifa
                  0 #159 islamkholifa 2013-05-17 08:28
                  Islam itu indah.....rahma tan lil alamin, msh ada cara yg lbh bijak selain berdebat....
                  Quote
                   
                   
                  kholifa
                  0 #158 islamkholifa 2013-05-17 08:28
                  Islam itu indah.....rahma tan lil alamin, msh ada cara yg lbh bijak selain berdebat....
                  Quote
                   
                   
                  altaqwa
                  +1 #157 Bertobatlah Kepada Allahaltaqwa 2013-04-29 07:57
                  Naujubillahminj alik, astagfirullahiladzim...
                  Sesungguhnya apa yang Anda tulis ini adalah hal yang zalim, dengan dalil-dalil yang Anda sampaikan sangat tidak relevan, tidak nyambung dengan kondisi yang di kritisi.
                  bertobatlah saudara. Kembalilah ke Ajaran yang benar, dan banyaknlah berzikir, buka mata hati, jangan menggunkan nafsu dan otak. Pakailah hati dan nalar. Coba Anda baca kembali tulisan Anda ini apakah juga sesuai apa yang kritisi, tak satupun dalil yang berkenaan dengan dalil tentang sholat khusyu yang menunjukkan bantahan dari dalail yang disamapaikan oleh Ust. Abu Sankan.
                  Mintalah ampun pada Allah, hati Anda telah di selimuti syetan.
                  Quote
                   
                   
                  jiblun
                  +1 #156 asikk rame yang pada commentnyajiblun 2013-04-25 00:01
                  Assalamu’alaiku m warahmatullahi wabarakatuh

                  saudara-saudaraku seiman,
                  mari kita gali lagi sholat dengan tidak hanya membahas kulitnya saja.

                  banyak orang yg lupa akan sunnahnya sehingga lambat laun akan melupakan yang wajibnya.

                  sama halnya sholat, terkadang kita lupa akan sunnahnya sholat, seperti waktu Rosulullah mendapatkan perintah sholat itu sendiri,
                  Rusulullah di "kasih" sama Allah Sholat itu, sama halnya kita sholat, biar Allah yang kasih kepada kita untuk sholat, sebagai tanda "Kecintaan" Allah Kepada Mahluknya,dan sebagai "kecintaan" Rosul kepada Umatnya.

                  Sholat adalah hubungan "mahluk" dengan Sang Pencipta dan kita tidak bisa mencampuri urusan itu,

                  wihdatul wujud/manunggal i kawula gusti mungkin banyak yang salah kaprah dalam mengartikannya ..... wihdatul wujud/manunggal i kawula gusti ..... adalah Menyatu nya sifat Allah dalam perbuatan mahluknya dalam kesehariannya.. ...... jadi bukan allahnya yang menyatu dalam diri mahluknya, mungkin kita bisa bersama2 belajar sifat wajib Allah yang patut di ketahui dalam kitab SIFAT 20 karya Al-Habib 'Utsman bin 'Abdullah bin 'Aqil bin Yahya.

                  Perbedaan dalam islam itu Rahmat..........
                  semoga saudara2 ku sekalian saling menghormati satu sama lainnya.

                  Toh nanti pribadi masing2 yg akan mempertanggung jawabannya di hari perhitungan nanti :)

                  insya allah jika sholat kita sudah mencapai titik : "MENIADAKAN SHOLAT DIDALAM SHOLAT SESUNGGUHNYA KITA SHOLAT"
                  kita akan bisa khusyu dengan izin Allah dan insya Allah akan merasakan Nikmatnya Ibadah Sholat "Pemberian" Allah itu kepada kita.
                  Seandainya kita tau keberadaan kita dalam beribadah itu dimana?,
                  seandainya kita tau keberadaan Allah dan Rosulnya, berada dimana? seandainya nya kita tau tujuan dan Kiblat kita beribadah itu untuk apa dan mau kemana?
                  Seandainya kita bisa mengenali diri kita siapa sebenarnya kita?
                  seandainya kita tahu dan bisa memilih : apakah hidup mengikuti aturan Allah, Atau Hidup Pengen diatur Allah??

                  kita akan bisa melihat dan merasakan ALLAHU AKBAR,

                  terimakasih kepada penulis atas pemaparannya, terimkasih kepada Ustd. Abu Sangkan atas metode pelatihan Shalat khusyu nya, karena banyak saudara2 seiman kita yang pengen sekali khusyu sholatnya.

                  akhirul kata :

                  "Jangan Tinggi-Tinggi Ke Allah, ke Rosulnya saja kita belum tentu sampai"
                  karena "Allah Adalah Pemberi" dan "Rosulullah Adalah pembaginya".

                  terimakasih.

                  Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
                  Quote
                   
                   
                  Zen Bin Nazar
                  +1 #155 anda butuh kearifanZen Bin Nazar 2013-03-20 13:08
                  artikel sampean ini mencerminkan sikap anda yg terlalu ceroboh.dan sikap ceroboh ini kebanyakan dilakukan oleh orang" sebenarnya kwalitas ilmunya mentah..yg selalu mengedepankan keEgoannya ketimbang sisi keArifannya.yg lebih menonjolkan keEmosionalnya daripada sisi" keBenarannya.yg lebih mempedulikan kwantitas daripada memperhatikan kwalitasnya.jik a memang anda orang yg alim..semestiny a sikap anda menunjukkan sikap jiwa yg arif dan bijaksana.dan sikap jiwa ini melekat pada diri manusia yg tlah mampu berpola pemikiran,berpe mahaman dan penyadaran yg objektive.semen tara sikap jiwa seperti berkesesuaian dgn sifat karakteristik kodrati dari kehidupan dunia ini yg mana Allah sendiri yg menghendakinya, ,yakni keberagaman..bu kan keseragaman.jad i bersifat kodrati setiap perbedaan itu.
                  Quote
                   
                   
                  rizky
                  -3 #154 islam itu indahrizky 2013-03-11 22:50
                  islam memang flexible, tapi jangan dibuat gampang,, dan jangan pula menjadikan agama sebagai bahan perdebatan. marilah kita kembali kepada ajaran Allah dan RosulNya, Muhammad saw.
                  tapi yang penting jangan lah menganggap diri kita seperti Allah apalagi menyatu dengan Allah, itulah yang saya tidak setuju dengan pendapat abu sangkan.. karena Allah itu adalah Kholik(pencipta ) dan kita adalah makhluk(yang diciptakan)
                  Wallohu a'lam.
                  Quote
                   
                   
                  Triyanto
                  +2 #153 TanggapanTriyanto 2013-03-07 00:46
                  biar Adil..

                  jawaban ustadz abu sangkan terhadap abu umamah

                  Dibawah ini petikan jawaban Ustadz Abu Sangkan terhadap Abu Umamah yang masuk ke email saya. Selengkapnya adalah :

                  Abu Sangkan mengenai Abu Umamah
                  Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh
                  Asyhadu an laa ilaha illa Allah wa asy hadu anna Muhammadarrasulullah
                  Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad
                  Dewasa ini saya sering tidak menangapi ulasan-ulasan saudara sesama muslim mengenai mengenai ajaran shalat khusyu’ dan karya-karya saya berupa buku-buku yang saya tulis. Terkadang terasa tidak adil dan tidak bijak, karena didalam mengulas karya-karya buku saya dibutuhkan pemikir an yang baik.
                  Namun saya berbesar hati didalam menanggapi hal ini, asalkan tidak menjadi sebuah permusuhan yang mengarah kepada perpecahan. Persoalan ini karena perbedaan persepsi dan pemahaman saja. Saya dapat memakluminya, karena ini terjadi akibat latar belakang ilmu dan pengalaman, serta kedewasan sebagai orang Islam. Saya sangat senang dan terbuka dengan adanya bantahan dan tanggapan, terlebih kalau dilakukan dalam forum diskusi yang diselengarakan didepan publik. Melalui cara itu, mereka akan mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan jelas dari sebuah pemaparan, karena bahasa tulisan terkadang kurang mewakili dari maksud yang dikandung.
                  Namun demikian saya tetap akan memberikan tanggapan ringan saja, buat pembaca buku-buku saya, terutama kepada saudara Abu Umamah yang dengan semangat mengecam dan menganggap sesat karya-karya saya. Saya hanya mengharap kepada Abu Umamah, tetap teguh berjuang menegakkan keadilan. Saya salut terhadap beliau, karena semangatnya dalam memurnikan ajaran Islam dengan gigih, meskipun terkadang kurang pandai mengemas dengan akhlak yang baik.

                  Saya sangat faham mazhab yang dianut Abu Umamah yang menyebutnya dirinya sebagai Ahli Sunnah Waljama’ah atau seorang salafi. Karena saya juga pernah belajar hal serupa sehingga saya bisa mengerti kemana arah pemikiran dan manhaj-nya. Pertentangan ini bukan hal yang baru bagi saya dan umat Islam telah mengalaminya selama berabad-abad. Ini hanya berganti generasi saja. Misinya cukup simple, yaitu memberantas TBC, yaitu tahayyul, bid’ah dan churafat (baca: khurafat).
                  Pertentangan ini bukan hal yang baru terjadi didunia Islam. Sejarah telah mencatat munculnya pertentangan yang terjadi di Indonesia seperti kaum Nahdhiyyin (KH Hasyim Asy ‘ari) dan kelompok Muhammadiyah (KH. Ahmad Dahlan) maupun dari Persis (A. Hasan). Persoalan yang dianggap bid’ah seperti qunnut, yasinan, tahlilan, baca barzanji, baca shalawat nabi dan lain sebagainya, adalah topik utama mereka. Namun perkembangan sekarang ketiga kelompok tersebut sudah terlihat saling menghormati setelah informasi semakin canggih.
                  Saya masih ingat pada waktu kecil, kaum Muhammadiyyah membid’ahkan kaum Nahdhiyyin (NU) shalat tarawih 23 rakaat, sedangkan kaum Muhammadiyyah 11 rakaat. Namun sekarang sudah tidak menjadi masalah, karena di Saudi Arabiyyah melakukan 23 rakaat. Demikian juga persoalan adzan Jum’at yang dilakukan oleh Nahdhiyyin dua kali adzan sedangkan kaum Muhammadiyyah satu kali adzan. Ternyata di Saudi Arabiyyah melakukan dua kali adzan. Padahal Nabi melakukan shalat tarawih dimasjid hanya 3 hari, selebihnya dilakukan dirumah.
                  Dan yang uniknya lagi, imam Masjidil Haram membaca qunnut didalam akhir Ramadhan namun diselipkan doa-doa yang tidak berasal dari Nabi, terbukti ia menyebutkan kata-kata Allahumma dammir Amerika, Israil. Padahal didalam ibadah tidak boleh menambah-nambah ibadah yang tidak diajarkan oleh Nabi. Demikian juga doa-doa dalam tawaf, tenyata banyak yang dibuat oleh para ulama’, padahal tawaf adalah peribadatan yang ditetapkan sunnahnya. Dan orang-orang Saudi menggunakan alat dzikirnya meniru orang-orang Budha dan Katolik (rosario), yaitu biji tasbih made in China.
                  Dan mengenai penyusunan mushaf Al qur’an, awalnya para sahabat mengalami perdebatan keras, terutama Zaid sekretaris Nabi. Karena Nabi tidak memerintahkan membukukan Al qur’an yang berserakan dan tertulis di pelepah korma, kulit kambing dan lain sebagainya.
                  Tuduhan-Tuduhan Abu Umamah
                  Saya sangat mengenal konsep pemikiran Abu Umamah dalam melancarkan setiap tuduhan-tuduhan yang berbeda pandangan dengan dia. Saya kira dia hanya kurang faham mengenai pemaparan buku-buku saya, karena memang harus memilki ilmu pendukung untuk mampu memahami karya saya.
                  Didalam memahami tanggapan tulisan-tulisan saya, harus siap membuka hati dan pikiran. Dibutuhkan kejujuran dan kebersihan hati, bukan dilandasi karena emosi dan kebencian. Watawa saubil haq watawa saubish shabri …
                  Walaupun saya belajar ilmu tasawuf, tapi saya bukanlah orang tasawuf. Walaupun saya belajar ilmu salafi, tetapi saya bukanlah orang salafi. Walaupun saya belajar ilmu filsafat, tetapi saya juga bukan orang filsafat. Walaupun saya belajar ilmu meditasi tetapi saya menolak meditasi. Saya hanyalah orang biasa yang menjalankan shalat lima waktu, bersyahadat, berzakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan menunaikan ibadah Haji ke Baitullah. Bagi saya ini sudah cukup dan tidak keluar dari ajaran Islam. Adapun kekurangan didalam menjalankan syariat, saya berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhinya sehingga tidak ada kata berhenti untuk belajar. Termasuk saya pun mempelajari cara berfikir Abu Umamah, tapi saya tidak akan seperti Abu Umamah.

                  Abu Umamah menuduh Saya sebagai Pencipta Ajaran Shalat.
                  Hal ini jauh dari kenyataan. Seharusnya saya sudah diusir dari masjid-masjid besar kalau benar-benar saya menyimpang. Padahal saya mengadakan pelatihan shalat di adakakan di halayak ramai, bukan ditempat yang tersembunyi. Bahkan saya sudah memberikan pemaparan shalat khusyu’ dihadapan MUI Banjarmasin, Singapura, Hongkong, Jepang, Malaysia, Australia, dan seluruh Indonesia. Dan alhamdulillah mereka setuju dengan konsep pengajaran yang dilandasi syariat yang kuat. Karena Abu Sangkan tidak merubah shalat yang sudah menjadi hukum mahdhah. Justru saya mengajak untuk mengahayati setiap gerakan dan bacaan dalam shalat, seperti meluruskan punggung ketika ruku’, berdiri tuma’ninah, sujud sempurna. Seluruh metode, saya ambil dari cara Rasulullah mengajarkan shalat kepada para sahabat . Pada waktu itu, Nabi selalu menegur langsung ketika sujudnya terlalu cepat seperti burung mematuk makanan. Semuanya saya latih diluar shalat, sebagaimana umumnya orang memiliki metode membaca Al qur’an.
                  Mungkin, Abu Umamah terganggu dengan istilah “meditasi”, sehingga ia mengira saya memasukkan unsur meditasi dalam shalat. Padahal istilah meditasi itu bukan ajaran agama Hindu. Kata meditasi itu sendiri berasal dari bahasa Inggris, bukan bahasa India, yang berarti berdoa (praying), atau menenangkan pikiran. Sedangkan kata atau istilah berdo’a, beribadah, beriman dan lain sebagainya, telah menjadi dan digunakan oleh agama-agama lain di Indonesia. Hal ini tidak bisa dipungkiri kenyataannya.
                  Dari sisi marketing, buku shalat khusyu diminati orang-orang yang belum shalat, karena ada kata meditasi. Hal ini terinspirasi oleh ulama di Jawa masa Wali Songo yang mengganti kata “shalat” dengan “sembahyang”, untuk menarik minat agar orang-orang Hindu ikut sembahyang (shalat) di masjid. Dan dihalaman masjd, dibuat pintu masuk berupa gapura yang berasal dari kata “pura” (tempat sembahyang orang Hindu). Namun maknanya diganti menjadi ghafura dari bahasa Arab, yang berarti pengampunan (jawa: ngapura). Dan lihatlah bangunan masjid di Demak dan masjid-masid di Jawa terlihat kental dengan unsur arsitektur Hindunya.
                  Kata “meditasi” sama dengan kata “spiritual” yang sering dugunakan orang-orang Islam. Karena bahasa tidak bisa diklaim oleh salah satu agama saja. Sama halnya ketika anda melihat bangunan gedung pemerintahan di Kremlin yang menggunakan kubah dan menara masjid. Kalau orang tidak tahu, pasti terkecoh dikira masjid. Atau malah sebenarnya terbalik, kubah dan menara bukanlah hasil karya arsitek muslim. Karena gereja-gereja pada masa Konstantinopel sudah menggunakan kubah. Yang paling unik adalah kata “menara” ternyata berasal dari kata “naarun”, yang berarti api. Sedangkan menara dulunya adalah tempat api persembahyangan kaum Majusi.
                  Apakah seseorang dilarang, jika sebelum shalat melatih diri untuk belajar berdiri dengan tenang ketika shalat? Menenangkan pikiran agar tidak ngelantur kemana-mana. Padahal saat shalat, kita sedang berhadapan dengan sang Khalik. Berarti kesadaran jiwa dan pikiran harus terfokus kepada yang disembah, yaitu Allah. Sedangkan orang Budha terfokus kepada sang Bodha Gautama, orang Kristiani terfokus kepada Yesus Kristus.
                  Perhatian saya dalam pelatihan shalat khusyu adalah agar bagaimana hati dan pikiran selalu berhubungan dengan Allah, bukan kepada selain Allah. Termasuk melatih agar tidak mudah melamun. Kenyataan ini telah menjadi keluhan hampir seluruh masyarakat Islam. Mengapa Abu Umamah hanya mementingkan segi fisik saja, sementara ruhiyah diabaikan. Padahal Allah hanya menerima shalat seseorang dilandasi keikhlasan (mukhlishina lahu addien). Sebagaimana kisah orang Arab Badui yang mengaku beriman, ternyata baru sampai kulit luarnya saja, sehingga Allah menurunkan ayat berikut ini :
                  Dan orang-orang Arab Badui berkata: Kami telah beriman, katakanlah (kepada mereka) kamu belum beriman, tetapi katakanlah kami tunduk, karena iman itu belum masuk kedalam hatimu (QS. Al Hujuraat,49:14)
                  Dan sebuah hadist menegaskan :
                  Anta’buda ka annaka tarahu fainlam takun tarahu fa innahu yaraka
                  Beribadahlah seolah engkau melihat Allah, kalau engkau tidak mampu melihat Nya, sesungguhnya Dia melihat engkau ( Al hadist shahih ).
                  Dan Allah melarang shalat seperti shalatnya orang-orang munafik, karena dilakukan dengan perasaan malas dan pikirannya tidak terfokus kepada Allah kecuali hanya sedikit. Mereka shalat karena dilandasi ingin dilihat orang lain (riya’).
                  Perbuatan riya’ dan munafik itu adanya dihati, karena ternyata orang munafik juga shalat
                  Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah,dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) dihadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah kecuali hanya sedikit (QS. An Nisa,4:142)
                  Abu Umamah hanya kurang peka terhadap tulisan-tulisan saya dalam menyampaikan hadist-hadist yang saya uraikan dalam bentuk praktek. Dikira saya mengarang shalat kreasi baru. Terbukti jamaah saya shalat dimana-mana tidak ada yang aneh. Dan saya pun telah menjadi imam shalat dihadapan ribuan jamaah, namun mereka tidak ada yang protes. Seandainya Abu Umamah bisa menyempatkan shalat berjamaah dengan saya, pasti tidak akan terjadi perdebatan seperti ini. Tetapi tidak apa-apa, insya Allah suatu waktu akan berjumpa dalam shalat bersama.
                  Kesimpulan dari persoalan pelatihan shalat khusyu’. Selama tidak ada larangan dari Nabi, berarti kebolehan. Yang dilarang adalah merubah syariat shalat. Termasuk bacaan shalat dirubah menjadi bahasa Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Yusman Roy dari Malang (Perdebatan via Teleconference antara Abu Sangkan dengan Yusman Roy di Metro TV).
                  Ditegaskan disini, shalat diawali dengan niat lalu takbir sampai salam. Diluar itu bukanlah shalat. Maka kegiatan pelatihan shalat bukanlah shalat, tetapi hanya latihan. Bagaimana menurut Anda, sebelum memasuki takbir, bolehkan kita melakukan kegiatan oleh raga, tertawa, atau baca buku? Atau setelah menyelesaikan salam, bolehkan kita melakukan kegiatan gerakan-gerakan bebas seperti melompat dan berlari. Selama itu tidak dilakukan didalam shalat, maka itu bebas (boleh) bukan mengada-mengada soal agama. Tetapi kalau kegiatan itu dilakukan didalam shalat, maka itu bid’ah. Semoga Abu Umamah memahami arti bid’ah dalam beribadah.
                  Tuduhan bahwa Abu Sangkan Penganut Wihdatul Wujud
                  Didalam buku saya “Berguru Kepada Allah”. Pada bab misteri Al hallaj, saya justru meluruskan ajaran Al hallaj yang kurang sempurna. Karena Al Hallaj tidak mampu melepaskan kesadarannya, sehingga tidak bisa membedakan mana Allah dan mana dirinya. Inilah yang dinamakan ittihad (penyatuan).
                  Kesimpulan saya pada bab ini, adalah manusia pada awalnya tidak ada dan akan kembali tidak ada. Yang kekal hanyalah Allah semata. Kullu man ‘alaiha faan …. wa yabqa dzul jalali wal ikram … Apakah ayat ini ada yang salah?. Siapakah sebenarnya yang kekal abadi ?. Namun kalau difahami dengan benar, saya sependapat dengan pejelasan Imam Al ghazaly, bahwa Al hallaj tidak mengaku Allah. Dia hanya membaca ayat yang berbunyi :
                  innani Ana Allah laa ilha illa ana fa’budnii ….
                  Sungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang Haq) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.(QS. Thaha 20:14)
                  Saya hanya menganggap Abu Umamah khilaf dan kurang teliti membaca bab ini. Pikirannya terlalu dipenuhi kecurigaan dan hatinya bergejolak kurang tenang. Dan ilmu tidak akan bisa masuk kepada orang yang hatinya tidak dipenuhi cahaya Ilahy.
                  Pada bab-bab sebelumnya, banyak ayat-ayat mutasyabihat yang saya kutip. Dan saya tidak berani menafsirkan ayat-ayat tersebut dengan pikiran saya. Saya hanya membiarkan ayat-ayat mutasyabihat tersebut apa adanya, seperti kalimat yadullah (kedua tangan-Ku). Melihat uraian ini, Abu Umamah tidak faham. Dikira saya membuat pernyataan “mentashbihkan” (menyerupakan) Allah dengan tangan manusia. Sama sekali tidak !! Ayat-ayat mutasyabihat hanya bisa difahami oleh hati orang yang bertakwa. Alif laam mim … dzalikal kitabu laa raiba fiihi hudan lil muttaqien …. Tidak ada satu dalilpun yang mengatakan, bahwa para sahabat menanyakan arti ayat-ayat mutasyabihat kepada Rasulullah dan Beliau tidak memberikan tafsir ayat-ayat mutasyabihat.
                  Didalam surat Al anfal ayat 17, Allah berfirman :
                  Maka bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.
                  Pada ayat ini, apakah Rasulullah dianggap seperti Al Hallaj atau wihdatul wujud?. Jika ditanya: “Wahai Rasulullah, siapakah yang membunuh dan melempar panah ketika engkau membidik panah?”. Kira-kira apa jawaban Beliau ….?? Kalau Beliau menjawab sesuai dengan ayat diatas, pastilah Beliau akan mengatakan, “Allahlah yang melempat panahku …..”
                  Masihkah Anda menuduh saya wihdatul wujud, yang Anda sendiri tidak paham persoalan ini?.

                  Tuduhan bahwa Abu Sangkan Menganut Sinkretisme
                  Mungkin Abu Umamah kurang paham arti sinkretisme, sehingga saya dianggap menganut faham ini. Tidak ada satupun ajaran tersebut dalam buku saya. Justru saya hanya prihatin melihat kemunduran umat islam selama berabad-abad.
                  Mengapa orang-orang Eropa mampu menemukan sains modern dan mampu menciptakan teknologi canggih?. Ternyata mereka perduli terhadap fenomena alam yang luar biasa, yang memberikan pelajaran bagi manusia. Padahal mereka tidak mengenal Al qur’an. Namun mereka telah memanfaatkan kemampuan berfikirnya dan akal sehatnya untuk meneliti gejala alam yang terhampar luas. Mulai dari energy listrik, nuklir, mineral, bahan kimia, ilmu aerodinamika, biologi, psikologi, neurologi, astronomi, mesin diesel, kapal selam dll. Hampir semuanya dikuasai oleh mereka. Sementara umat Islam hanya diam tidak turut terlibat mengamati sumber alam yang penuh manfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Tanpa disadari hasil penemuan mereka dimanfaatkan oleh umat Islam seluruh dunia, termasuk negara-negara Arab, meminta bantuan Amerika untuk pengeboran minyak, mengolahnya, bahkan menjualkannya.
                  Padahal Al qur’an telah memberikan wacana berfikir kepada kita, agar tidak ketinggalan dalam ilmu pengetahuan. Sebagaimana disebutkan ayat-ayat berikut ini :

                  Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu terdapat pelajaran bagimu, Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perut (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah,yang mudah ditelan bagi orang yang hendak meminumnya (QS.An Nahl,16:66)
                  Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata. Untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (QS. Qaaf,50:7-8)
                  Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat ayat-ayat Allah bagi orang-orang yang beriman. Dari pada penciptaan Kamu dan binatang-binata ng yang melata yang bersebar (dimuka bumi) terdapat ayat-ayat (tanda-tanda) kekuasaan Allah bagi kaum yang yakin. Dn pada pergantian malam dan siang serta hujan yang diturunkan Allah dari langit sebagai rezeki lalu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya dengan air hujan itu,dan pda perkisaran angin terdapat pula ayat-ayat (tanda-tanda) kekuasaan Allah bagi mereka yang berakal. Itulah ayat-ayat Allah, Kami memebacakannya kepadamu sebenarnya,maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan ayat-ayat-Nya. (QS. Al Jastsiyah,45:3-6)
                  Dalam ayat-ayat diatas terdapat kandungan peringatan untuk umat Islam. Disamping mereka diharuskan membaca Al qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, namun diperintahkan pula untuk memikirkan ciptaan Allah sebagai pelajaran. Namun fakta yang terjadi sangat ironis, justru orang-orang kafirlah yang menguasai ilmu pengetahuan, seperti peternakan, geologi, geofisika vulkanologi dan lain sebagainya. Apakah saya disebut sebagai penganut sikretisme kalau saya memahami ilmu-ilmu tersebut? Bukankah saudara Umamah tidak sadar, bahwa ilmu-ilmu tersebut adalah ciptaan Allah dan kita diperintahkan untuk mengambil sebagai pelajaran?

                  Ulasan-ulasan yang tidak difahami oleh Abu Umamah dalam bukunya Mengenal Lebih Dekat dengan Abu Sangkan halaman 84.
                  Sangat kelihatan Abu Umamah tidak membaca dengan baik tulisan-tulisan saya;
                  Padahal uraian saya adalah sebuah kesimpulan dari hadist-hadist nabi yang menyuruh kita shalat dengan serius dan thumaninah dan tidak terburu-buru. Selanjutnya dipraktekkan sebagaimana saya tulis dalam buku saya halaman 58-59.
                  Padahal semua yang dipraktekkan adalah tuntunan Nabi yang saya jadikan metodologi. Seperti berdiri thumaninah, rukuk, sujud dan tahiyyat. Semuanya dilakukan dengan tenang dan rendah hati. Pertanyaanya adalah :
                  Apakah dilarang berdiri sehingga tulang-tulang dan sendi-sendi dalam tubuh kita rileks dan tidak tegang ketika shalat ?
                  Apakah dilarang pikiran hening didalam shalat? Mengapa tidak tidak menyalahkan orang yang pikirannya melamun dan ngelatur kemana-mana ketika shalat? Bukankah itu lebih bid’ah, karena pikiran Rasulullah tidak pernah melamun dalam shalat.
                  Apakah dilarang ketika hati kita hadir dalam shalat, sementara banyak orang shalat tetapi hatinya tidak hadir?
                  Apakah dilarang memperbagus shalat dan wudhu’ seseorang dengan dibarengi hatinya ingat kepada Allah, sementara banyak orang berwudhu yang tidak menghayati wudhu’nya sehingga tidak ubahnya mencuci muka biasa?.
                  Apakah salah orang shalat harus dilakukan dengan kesadaran ?
                  Sementara Abu Umamah menyalahkan persoalan-perso alan ini.
                  Kesimpulan dari uraian Umamah, bisa diketahui bahwa dia shalat namun pikirannya tidak tenang, karena ia melarang orang shalat pikirannya hening. Dan shalatnya tidak dilakukan dengan tenang dan tumakninah, karena ia melarang melatih tulang-tulang kembali pada tempatnya. Justru dialah yang yang tidak menjalankan sunnah Nabi, karena yang saya tulis adalah sunnah Nabi dalam mengajarkan shalat kepada para sahabat.
                  Tolong pelajari lagi hadist-hadist yang memerintahkan untuk sadar dalam shalat, membetulkan tulang-tulangny a sehingga lurus dan tenang didalam setiap gerakan rakaat maupun bacaannya.
                  Semua hadist yang menyangkut shalat khusyu’ sudah saya himpun dan saya susun menjadi pelajaran bagi yang shalatnya terburu-buru dan pikirannya melayang-layang , dan ini perlu dilatih. Bagi yang tidak mau latihan jangan mengusik orang yang sedang belajar. Melarang orang belajar shalat sama halnya orang-orang Yahudi yang menghalang-hala ngi shalat, hanya saja dikemas dengan perkataan “bid’ah”, agar tidak terlihat menghalangi orang-orang yang sedang belajar shalat. Kalau memang Abu Umamah orang Islam yang benar, pasti dia akan mendatangi rumah saya dan berdiskusi dengan baik dan penuh akrab dan shilaturrami. Dengan diawali dengan shalat berjamaah tentunya. Inilah akhlak Islam yang sebenarnya yang banyak dilakukan kaum sufi yang bersih hatinya.

                  Abu Umamah mengaku Ahli Sunnah Waljama’ah ?
                  Saya belum percaya seratus persen kalau Abu Umamah adalah ahli sunnah wal jamaah. Mengapa demikian? Karena yang saya tahu jumlah hadist Rasulullah dikeluarkan dan diriwayatkan berjumlah puluhan ribu bahkan jutaan jumlahnya. Itupun masih tergantung kedudukan keshahihannya. Dan berapa jumlah hadist yang shahih, hasan, mutawatir, masyhur, muan’an, mudhayyaq, musalsal, ahad, gharib, munqati’? Sudahkan Anda mampu menjalankan seluruh sunnah Nabi? Belum lagi jumlah ayat-ayat dalam Al qur’an, sudahkan Anda mampu menjalankan semuanya?. Apa hukumnya yang tidak menjalankan Islam secara kaafah?. Masihkan Anda berani mengatakan ahli sunnah wal jamaah? Anda tidak ada bedanya dengan saya yang hanya menjalankan sebagian sunnah nabi saja. Anda masih menggunakan uang yang ada gambar orangnya, yang menurut hadist hukumnya haram. Sementara, Anda sering melarang orang melukis makhluk hidup. Hal ini sama halnya orang-orang Saudi yang tidak konsisten, mereka menempelkan lukisan-lukisan Raja Fahd, Raja Abdullah, Raja Suud di setiap hotel di Saudi Arabiayah.
                  Apa hukumnya orang yang menyesatkan orang lain, sementara saya telah bersyahadat setiap shalat, menjalankan shalat lima waktu, berzakat, berpuasa di bulan Ramadhan, menunaikan ibadah haji ke Baitullah ?
                  Saya memaafkan Abu Umamah karena dia belum kenal dengan saya, walaupun dia mengaku dalam tema bukunya “Mengenal lebih dekat dengan Abu Sangkan”. Namun dia tidak kenal dengan saya, apalagi berdiskusi dengan baik dan terhomat.
                  Saya khawatir terhadap Abu Umamah, dia tidak bisa membedakan Islam dan kultur Arab yang keras. Islam adalah akhlak dan lemah lembut, apalagi dalam berdakwah. Al qur’an menyuruh berdakwah dengan cara yang sangat lembut dan mauidhatil hasanah … cara ini dilakukan oleh ulama’ Jawa (Wali Songo) sehingga ummat Hindu tertarik mempelajari Islam, walaupun masih belum sempurna. Mungkin kalau Anda ingin merasakan bagaimana sulitnya berdakwah, cobalah berdakwah di wilayah Hindu, seperti di Bali. Kalau Anda jujur, pasti Anda akan mengatakan Wali Songo itu hebat dan cerdas.
                  Ulama Jawa, ketika melihat umat Hindu menjalankan ritual kematian mengadakan upacara selama tujuh hari, mereka tidak langsung merubah kultur dan kebiasaan agama sebelumnya. Apalagi langsung menhardik dengan kata-kata kafir sesat dan bid’ah. Mereka mengisi hari-hari tersebut dengan bertahlil dan bertahmid. Maksudnya mengarahkan tauhid mereka agar tidak menyekutukan Tuhan. Lihatlah situs-situs masjid Menara Kudus yang berbentuk seperti candi, pintu gerbang masjid seperti seperti pura Hindu, atap mesjid dibuat seperti pagoda. Mereka tidak merubah pakaian menjadi pakaian Saudi Arabiayah atau Pakistan, india, tetapi tetap menggunakan sarung seperti yang dipakai orang Hindu pergi sembahyang ke pura.
                  Hal ini terjadi terhadap fiqhuddakwah Partai Keadilan Sejahtera. Mereka melakukan dakwah melalui dan mengisi peluang dunia politik sebagai kendaraan dakwah mereka di DPR. Mereka bertujuan menegakkan syariah, namun dinilai salah oleh beberapa kelompok Islam, karena melalui cara sekuler, yaitu Trias Polica.
                  Kesimpulan dari penjelasan saya diatas, bukanlah akhir jawaban saya. Karena masih banyak lagi yang bisa saya sampaikan jika diperlukan. Dan saya sangat senang jika bisa berjumpa langsung dengan Abu Umamah demi keadilan dan menjalankan sunnah Al qur’an, yaitu bermusyawarah dengan baik. Dan sekali lagi Abu Umamah bukanlah Ahli Sunnah Waljamaah yang murni, tapi hanya sekedarnya saja. Kalau berjumpa dia, saya bisa tunjukkan hadist mana yang tidak dijalankan oleh dia, dan hadist mana yang telah dilanggar oleh dia.
                  Hayya ‘alash shalah hayya ‘alal falah …..
                  Wassalam
                  ABU SANGKAN
                  Jl. Kemangsari IV/5, Jatibening
                  Bekasi.

                  dari:
                  http://shalatkhusyu.wordpress.com/2009/06/03/jawaban-ustadz-abu-sangkan-terhadap-abu-umamah/
                  Quote
                   
                   
                  Triyanto
                  +3 #152 RealistisTriyanto 2013-03-07 00:43
                  Jauh lebih baik LIVE DISKUSI LANGSUNG DENGAN YANG BERSANGKUTAN..

                  jangan hanya pendapat sendiri trus orang dipojokkan tanpa tau maksud hati orang tersebut.. berat sebelah..

                  klo memang anda benar, langsung aja diskusi dengan yang bersangkutan.. bukan membuat sebuah kesimpulan sendiri dengan maksud agar orang lain juga "membenci" cara Ustad Abu Sangkan..

                  berani gak?
                  Quote
                   
                   
                  Zarkasyi Rahiem
                  +2 #151 Terus Bagaimana ?Zarkasyi Rahiem 2013-02-28 09:47
                  Terus, apa ada kiat praktis, sepraktis yang diupayakan ustadz Abu Sangkan, tapi yang tidak bi'ah ?, kalau ada segera disosialisasika n, untuk menggantikan yang anda klaim bid'ah itu.
                  Quote
                   
                   
                  nisaul jannah
                  -3 #150 hmhmmmnisaul jannah 2013-02-14 22:42
                  Asslm'lkm, sblm sy membaca artikel ini.. sy memang sudah merasa aneh dg ajaran ust. Abu Sangkan...
                  k'betulan suami sy ikut pelatihan ust. Abu Sangkan,, klw mslh shalat scra khusyu mnurut sy ch msh wajar2 sja wlwpn kadang gerakan'y sdkt aneh... tp klw d'luar shalat dia meditasi dg Allah smpe ky org gila itu yg mnurut sy g wajar, smpe lupa makan.. pdhl sy sdh laper bgt tp dia blg "pasrahkan sj laper'y sm Allah", klw g tdr jg gtu "pasrahkan ngantuk'y sm Allah, biar allah yg nguruz"
                  waduhhhhh memang bagus sllu mengingat Allah tp kan klw lper y te2p hrz makan klw ngantuk y tdr... takut'y lama2 klw g pny uang, jg d'pasrahkan sm Allah, dia ckup meditasi dan tdk bkerja..!!! hmhmhmmmmm jd bingung sndri...
                  Quote
                   
                   
                  Muslim baru
                  +3 #149 assalamualaikum saudaraku :)Muslim baru 2013-02-10 16:26
                  Astagfirullah haladzim.. saya ilmu masih dikit.. ilmu se tai kiku
                  Saya cm pernah di ajari, Rasul ga ngajarin kota berprasangka, ga ada bukti. Saya takut ini kd fitnah. Ragu maka tinggalkan. Allah yg menilai. Jangan mendahului Allah. Debat itu ada 2 macam. Ingin menunjukan kepandaian dan ingin mengeluarkan emosi. Semoga kita dolindungi Allah dr fitnah" sehalus apapun. Mohon maaf saya masih baru jd Islam. Yang saya tau Islam itu damai baik lahir maupun batin.. lisan serta tulisan.
                  Quote
                   
                   
                  undur2
                  +1 #148 keblingerundur2 2013-02-07 03:10
                  islam itu rahmatan lil alamin,...kenap a jadi kotak yang baru...eh di dalam kotak ada kotak lagi...gimana jadi rahmatan lil alamin...aja sepi gawe mas, sepi ujar ae... ( jangan sepi kerja, sepi ngomong aja...) kalah sama budha tsuchi...berbua t lah untuk alam semesta,...seti ap mengikuti satu firqoh berarti sudah bid'ah juga, karerna semasa rosulullah...al iran ahlussunnah wal jamaah gak ada, aliran salafi, syiah, mu'tazilla dlsb gak ada. Mereka muncul setelah rosulullah wafat, kalao anda menuduh orang bid'ah apa anda gak bid'ah juga...?
                  Quote
                   
                   
                  ardian
                  +1 #147 keblingerardian 2013-02-07 03:03
                  penulis ini ghibah, banyak ilmu juga tapi picik...dan keblinger...
                  Quote
                   
                   
                  umi
                  +1 #146 jangan bikin hati keruh dngn curiga mencurigai..umi 2013-02-06 20:45
                  YANG BAIK DIAMBIL.. JANGA DIKAFIR KAFIRKAN,,, ISLAM GA KAKU KALIII.. ISLAM ITU NIKMAT TENANG,, BUKAN MENAKUTKAN :P
                  Quote
                   
                   
                  Max
                  0 #145 bingungMax 2013-02-03 08:05
                  Quoting farisina:
                  Quoting exact:
                  Assalamu'alaikum...
                  bismillah...

                  Kpd smua coment yang menentang artikel ini, sy memaklumi Anda semua, dahulu 5 thun yg lalu sy jg seperti Anda semua, menantang keras smua hal yang menjelek2kan aliran selain manhaj salafy.. Kekerasan sy menantang salafy bahkan lebih dari penentangan anda2 semua...

                  Tetapi, alhamdulillah berkah hidayah Allah, 3 tahun lalu sy mendapatkan pencerahan luar biasa hebat setalh masuk dalam manhaj salaf.

                  Anda boleh percaya boleh tidak, kebanyakan kaum muslimin yg mengenal dan masuk dalam manhaj salaf adalah orang2 yg sudah pernah menjadi pengikut berbagai aliran yang anda bela2, dan kebanyakan pendidikan formalnya adalah dari pendidikan agama, jadi sudah teruji saudara...

                  Jadi, intinya silakan Anda membela ust Abu, silakan Anda merasa bijaksana, silakan Anda merasa semuanya benar yang penting islam seperti kata Anda, silakan Anda berkata "salafy memicu perpecahan".. pokonya silakan Anda berkata semau Anda seperti saya dahulu...

                  Semoga dari pertentangan Anda2 tersebut, membuat Anda jd penasaran dan terus menerus belajar mengenai agama islam dengan pemahaman yang benar, silakan Anda menghujat salafy tetapi sekaligus cari tau juga dan ikut belajar, insyaAllah Anda mendapatkan hidayah, ketika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan merasa malu terhadap koar2 penentangan Anda selama ini, seperti yg ku alami, dan sebagian besar orang yang sudah mengenal dan masuk dalam manhaj salafy.. AllahuAkbar..


                  setuju dengan pendapat saudara diatas. saya sangat terkejut membaca tanggapan sebagian besar komentar disini. ternyata benar bangsa kita adalah orang2 yg sangat mudah tersulut emosinya. padahal ustadz Abu Umamah, yang tentunya lebih berilmu daripada sebagian besar kita yg awam, sudah memberikan penjelasan yg benar berdasarkan dalil2 yg kuat, kenapa malah dibantah dan dimaki2? sungguh aneh.

                  alhamdulillah saya menemukan artikel ini. dengan demikian saya mengetahui siapa Abu Sangkan, Sayid Qutub dll, yg selama ini saya kira adalah orang2 yg berilmu. Sebenarnya mudah saja kok utk mengetahuinya, ya dari membaca artikel ini saja kalau kita memang hanya mengikuti ajaran dan petunjuk AlQuran dan hadist2 Rasulullah saw maka kita akan langsung tahu mana ajaran yang benar dan mana yang salah.

                  Semoga Allah swt merahmati Ustadz Abu Umamah dan semoga beliau tidak bosan memberikan ilmu kebenaran kepada umat muslim yg selalu berharap petunjuk dan ridho Allah untuk selalu berada di jalan yg benar. Amiin...



                  saya baca penjelasan ust Abu ini sampai berkali kali dan sampai saat ini juga tidak mengerti karena dalil dan yg dituduhkan tidak nyambung jadi ya saya baca lagi supaya ngerti walupun kayaknya susah dimengerti karena tidak nyambung he...he...
                  Quote
                   
                   
                  jonny lekong
                  +1 #144 bikin buku aja versi sendiri sajajonny lekong 2013-02-01 04:15
                  sy calon muallaf, waktu masih kuliah sy pernah di tawari beberapa kelompok2 kajian mengenai islam. banyak yg saya datangi dan banyak yg saya tinggalkan mengapa, mereka membicarakan hal yg sama tetapi bukannya berlomba2 mencari kualitas hal yg sama itu tetapi sibuk membicarakan kejelekan2 klp kajian lain. Opo mene??? sy yg mau belajar jadi ilfeel bangeet.
                  Quote
                   
                   
                  jonny lekong
                  +1 #143 bikin buku aja versi sendiri sajajonny lekong 2013-02-01 04:08
                  Tidak usah ngalor ngidul seperti itu... yang ribut kalian muslim sendiri. bikin saja buku versi sholat khusyu sendiri. supaya org bisa bandingin mana yg bener.
                  Quote
                   
                   
                  losoy
                  0 #142 Assalamualikumlosoy 2013-01-30 22:27
                  Assalamualaikum Wr Wb semua :)
                  Quote
                   
                   
                  losoy
                  0 #141 Assalamualikumlosoy 2013-01-30 22:26
                  Assalamualikum Wr Wb semuanya :)
                  Quote
                   
                   
                  adi
                  +1 #140 beda orang yg berilmu sama orang yg ahli debatadi 2013-01-28 00:37
                  orang yg
                  kenal samaalloh,,,pas tigak bakal ribut,,,,menjel ekkan orang lain,,,,mending kita introspeksi diri kita masing 2 ,
                  Quote
                   
                   
                  edy symanto
                  +2 #139 abu sangkanedy symanto 2013-01-18 18:29
                  seharusnya sebagai orang yg beragama islam, hati kita merasuk ke dalam agama....saya sangat setuju dan dukung abu sangkan, tapi kebanyakan orang justru kerasukan agama....jadiny a...rasa kasih sayang ( rohman rohim ) hilang total yg ada hanyalah meributkan soal cara ibadah...(syari at) sementara hakikat ga ngerti sama sekali ....klo saja seluruh ustad di negeri ini seperti Abu Sangkan, di jamin orang2 indonesia bisa rukun kembali bisa berdampingan dgn agama lain dan saling menghargai dan menghormati,,,
                  Quote
                   
                   
                  wong jowo
                  +1 #138 kosong isi kosong ( 0 1 0 )wong jowo 2013-01-17 09:58
                  Intermeso dab.....g usah dipikir yo koment sy.....cm rame2 partisipasi aj.....Dulu orang kena pengaruh budaya barat di katakan kebarat-baratan , sekarang banyaknya ulama,sampai habib2 semuanya membingungkan dengan paham2 mereka....lebih 2 karena sudah terpengaruh kebudayaan arab sehingga sekarang orang2 yg bepaham syariat berprilaku kearab-araban.. ...walau islam dr arab bukan berarti semua ajaran arab itu sesuai.....mend ing dari pada berantem soal agama tidak ada habisnya, ayo kita belajar kejawen aj he..he...disana tdk ada perdebatan walau kaweruh yg di pahami berbeda.....
                  Quote
                   
                   
                  kiamat sudah dekat
                  +2 #137 IBLIS SEDANG MENCARI BANYAK TEMAN UNTUK MENEMANINYA DI NERAKAkiamat sudah dekat 2013-01-16 11:28
                  KEMBALI KE AL-QUR'AN DAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W.

                  KALAU MAU KHUSYU itu mudah :

                  " KALIAN HARUS TAHU DAN PAHAMI APA YANG KALIAN BACA DALAM SHOLAT ".
                  Quote
                   
                   
                  Muhammad Aqib
                  +1 #136 komentarMuhammad Aqib 2013-01-14 22:34
                  Haruskah kita saling menghujat ? padahal kita sama2 saudara, ilmu Alloh itu lebih luas....coba lihat surat alkahfi...menga pa nabi khidir membunuh anak kecil...padahal membunuh kan dilarang...kita hanya sedikit mengetahui akan rahasia Alloh...yg dilakukan nabi khidir tdk sesuai dg kitabnya nabi musa...tetapi nabi musa tetap menyalakan nabi khidir...klu Alloh memberikan ilmu kpd abu sangkan...siapa yg bs menghalangi...o rg yg pandai agama belum tentu masuk surga...krn masuk surga itu rahmat Allah bukan tata cara ibadah kita.
                  Quote
                   
                   
                  Salaf
                  +2 #135 NATOSalaf 2013-01-13 22:54
                  HT hanya bisa NATO "No Action Talk Only". Bisanya hanya menjelekkan dan menfitnah pergerakan lain... Lihat dulu diri kalian yang membolehkan melihat foto telanjang dan membolehkan berciuman dg wanita lain (bukan isteri)... Na'uzubillah... . Ide khilafah versi kalian hanya hayalan dn mimpi disiang bolong.
                  Quote
                   
                   
                  Pujiyanto
                  +3 #134 Alam adalah kitab yang terluasPujiyanto 2013-01-10 16:56
                  Quoting jakii:
                  sholat adalah meditasi "cara" islam


                  emang biasanya iman itu tergantung ilmu yang didapatkan/dike tahui, tidak ada salahnya untuk mencoba melihat sesuatu itu lebih jauh lagi, tentunya hati dan pengalaman spiritual itu yang lebih bisa menjawab. Kitab Tuhan itu luas, bukan hanya teks tapi seluruh alam dan peristiwa termasuk diri kita ini adalah kitab, tinggal bagaimana kita bisa mempelajari dan menempatkannya.
                  Quote
                   
                   
                  edy sumanto
                  0 #133 abu sangkanedy sumanto 2013-01-08 12:44
                  Quoting Hamba Allah:
                  Untuk yang baru belajar sholat ... ya boleh2 saja kok ikut Program Sholat Khusyu' .... dan kalo setelah anda mengiktui program tersebut, anda berubah menjadi lebih baik (menurut anda) ya sah2 saja ... tetapi, ada juga muslim yang tidak harus mengikuti program tersebut, juga merasakan bahwa sholatnya sudah khusyu', karena hanya dia sendiri yg merasakan adanya & dekatnya Allah pada saat dia sholat bukan orang lain yg menilai.

                  Jadi, ... gak usah diperdebatkan kemana2 .... ada Bid'ah, ada melebih2kan dlsb ...

                  Mohon maaf jika tidak berkenan




                  betul sebaiknya tdk usah ribut....ajaran abu sangkan tdk usah diributkan, hanya orang2 tertentu yg bisa mengerti dan paham, yg hafal al quran dan hadis sekalipun blm tentu mengerti, apakah abu sangkan mengajari orang untuk kasar apa brutal? apakah membahayakan islam itu sendiri? kan semua tidak, klo suka ikuti klo ga suka ga usah jadi provokator...cu ma si suruh pada rukun dan saling peduli terhadap sesama aja koq repot....
                  Quote
                   
                   
                  Miftahul Triawan
                  +2 #132 ikutMiftahul Triawan 2013-01-05 08:50
                  Muslim Itu Bersaudara Dengan Muslim Yang Lain Nya............ ...Jadi Gak Boleh Ributtttttttttt tttttttt.
                  Quote
                   
                   
                  Hamba Allah
                  +1 #131 Allahu AkbarHamba Allah 2013-01-03 15:26
                  Untuk yang baru belajar sholat ... ya boleh2 saja kok ikut Program Sholat Khusyu' .... dan kalo setelah anda mengiktui program tersebut, anda berubah menjadi lebih baik (menurut anda) ya sah2 saja ... tetapi, ada juga muslim yang tidak harus mengikuti program tersebut, juga merasakan bahwa sholatnya sudah khusyu', karena hanya dia sendiri yg merasakan adanya & dekatnya Allah pada saat dia sholat bukan orang lain yg menilai.

                  Jadi, ... gak usah diperdebatkan kemana2 .... ada Bid'ah, ada melebih2kan dlsb ...

                  Mohon maaf jika tidak berkenan
                  Quote
                   
                   
                  farisina
                  -2 #130 terimakasihfarisina 2012-12-20 15:12
                  Quoting exact:
                  Assalamu'alaikum...
                  bismillah...

                  Kpd smua coment yang menentang artikel ini, sy memaklumi Anda semua, dahulu 5 thun yg lalu sy jg seperti Anda semua, menantang keras smua hal yang menjelek2kan aliran selain manhaj salafy.. Kekerasan sy menantang salafy bahkan lebih dari penentangan anda2 semua...

                  Tetapi, alhamdulillah berkah hidayah Allah, 3 tahun lalu sy mendapatkan pencerahan luar biasa hebat setalh masuk dalam manhaj salaf.

                  Anda boleh percaya boleh tidak, kebanyakan kaum muslimin yg mengenal dan masuk dalam manhaj salaf adalah orang2 yg sudah pernah menjadi pengikut berbagai aliran yang anda bela2, dan kebanyakan pendidikan formalnya adalah dari pendidikan agama, jadi sudah teruji saudara...

                  Jadi, intinya silakan Anda membela ust Abu, silakan Anda merasa bijaksana, silakan Anda merasa semuanya benar yang penting islam seperti kata Anda, silakan Anda berkata "salafy memicu perpecahan".. pokonya silakan Anda berkata semau Anda seperti saya dahulu...

                  Semoga dari pertentangan Anda2 tersebut, membuat Anda jd penasaran dan terus menerus belajar mengenai agama islam dengan pemahaman yang benar, silakan Anda menghujat salafy tetapi sekaligus cari tau juga dan ikut belajar, insyaAllah Anda mendapatkan hidayah, ketika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan merasa malu terhadap koar2 penentangan Anda selama ini, seperti yg ku alami, dan sebagian besar orang yang sudah mengenal dan masuk dalam manhaj salafy.. AllahuAkbar..


                  setuju dengan pendapat saudara diatas. saya sangat terkejut membaca tanggapan sebagian besar komentar disini. ternyata benar bangsa kita adalah orang2 yg sangat mudah tersulut emosinya. padahal ustadz Abu Umamah, yang tentunya lebih berilmu daripada sebagian besar kita yg awam, sudah memberikan penjelasan yg benar berdasarkan dalil2 yg kuat, kenapa malah dibantah dan dimaki2? sungguh aneh.

                  alhamdulillah saya menemukan artikel ini. dengan demikian saya mengetahui siapa Abu Sangkan, Sayid Qutub dll, yg selama ini saya kira adalah orang2 yg berilmu. Sebenarnya mudah saja kok utk mengetahuinya, ya dari membaca artikel ini saja kalau kita memang hanya mengikuti ajaran dan petunjuk AlQuran dan hadist2 Rasulullah saw maka kita akan langsung tahu mana ajaran yang benar dan mana yang salah.

                  Semoga Allah swt merahmati Ustadz Abu Umamah dan semoga beliau tidak bosan memberikan ilmu kebenaran kepada umat muslim yg selalu berharap petunjuk dan ridho Allah untuk selalu berada di jalan yg benar. Amiin...
                  Quote
                   
                   
                  furqon
                  0 #129 PRIHATIN .....furqon 2012-12-13 10:37
                  Assalaamu'alaik um warahmatullah wabarakatuh .... ada orang yang berusaha mengajarkan cara sholat khusyu' dikatakan salah .... ane cuman mo tanya ..trus cara sholat yang khusyu' yang tidak bid'ah bagaimana?... apakah yang mencecar dan menyalah-nyalah kan sudah dapat khusyu' dalam sholatnya sehingga dia tahu pasti bahwa cara sholat yang diajarkan abu sangkan tidak akan diterima Allah Azza Wa Jalla? ... apakah lisannya telah terbebaskan dari salah?, sehingga dengan mudah menyalah - nyalahkan saudara muslim yang laen yang bisa jadi mereka lebih baik dari diri kita sendiri .... mari kita ber lomba lomba dalam kebaikan ..... abu sangkan hanya mengajarkan salah satu sholat khusyu yg beliau fahami ... kalo ada yg tidak sesuai ... silahkan tunjukkan cara yang lebih baik dan sudah dapat membuktikan bahwa sholatnya diterima oleh Allah Azza Wa Jalla .....
                  Quote
                   
                   
                  latifatun Rohmawati
                  +2 #128 latifatun Rohmawati 2012-11-30 16:13
                  Nabi selalu memberikan contoh akhlak yang santun....

                  Jika maksud Anda adalah pembetulan atau kritik kepada buku-buku karangan Abu Sangkan, seharusnya disampaikan dengan bahasa yang baik dan terpuji. Tidak perlu kita mengatakan orang lain itu busuk dan lain-lain. Anda dapat mengganti kata busuk dengan kata yang lain seperti bertentangan dengan ayat Alquran atau yang lain. Kalaupun kata tersebut sudah ditulis, Anda tidak perlu memaki-maki...
                  Saya senang ada kritik terhadap suatu buku, sebab dari situ saya memahami maksud Anda dan pengetahuan saya semakin luas. Saya menganggap memang ada sebagian dari tulisan Abu Sangkan yang bertentangan; seperti "orang yang telah meneliti berarti berislam, " padahal syarat masuk islam kan bukan itu.
                  Saran saya mungkin Pak Abu Sangkan ketika menulis lebih teliti lagi dan berhati-hati... .
                  Saran saya untuk penulis kritik di artikel ini, jelaskan segala sesuatu lebih santun dan jelas seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah S.A.W......
                  Tanpa memaki-maki...
                  Quote
                   
                   
                  abdul wahab
                  0 #127 abdul wahab 2012-11-08 05:54
                  Luar biasa Ustadz, mantaff banget menghujat orang pakai dalil kitab suci Al Quran. Ayo hajar lagi buku2 Islam lainnya yg menurut ente sesat, biarkan orang2 pada kapok menulis tentang Ilmu2 Islam. Semua bidah, termasuk penggunaan internet, komputer, jaman Rasululoh ga ada itu
                  Quote
                   
                   
                  abu hasan
                  +1 #126 abu hasan 2012-11-01 06:00
                  " rel="external nofollow" target="_blank">Jangan asal nuduh mas, ketok gebleke, opo sampeyan muslim ?........ orang bodoh aja pasti paham mengkafirkan orang lain berarti dirinya sendiri yang kafir, pabrik ember keluarnya ember pabrik cangkir keluarnya cangkir, hati busuk pasti keluarnya bau bosok........:- ):-);-)
                  Quote
                   
                   
                  abu hasan
                  0 #125 abu hasan 2012-11-01 05:57
                  Jangan asal nuduh mas, ketok gebleke, opo sampeyan muslim ?........ orang bodoh aja pasti paham mengkafirkan orang lain berarti dirinya sendiri yang kafir, pabrik ember keluarnya ember pabrik cangkir keluarnya cangkir, hati busuk pasti keluarnya bau bosok........
                  Quote
                   
                   
                  Santo
                  0 #124 Santo 2012-10-26 20:21
                  Gila aja Ikhwanul Muslimin yg sudah berjuang lawan Yahudi di bilang sesat,rumpi lo:P
                  Quote
                   
                   
                  andy
                  0 #123 andy 2012-10-26 14:34
                  pendapat saya cuman satu pada orang2 yg ngaku ahli sunnah wal jamaah, mengapa anda masih pake uang kertas yg ada gambarnya, sedangkan yg saya tahu gambar itu katanya haram ???? artinya... anda bkn ahli sunnah...
                  Quote
                   
                   
                  Pengikut Muhammad
                  0 #122 Pengikut Muhammad 2012-10-24 03:36
                  Betulkah bid'ah identik dengan kafir? ?? celakalah kita umat Islam sesudah khalifah Umar termasuk saya juga ... setiap bulan puasa saya selalu melakukan sholat tarawih berjamah di mesjid dan itu kata Umar sendiri adalah "Sebaik baiknya Bid'ah" .... jadi apakah saya kafir demikian juga orang2 yang bertarawih di Masjidil Harram ???
                  Quote
                   
                   
                  surya
                  0 #121 surya 2012-10-16 05:48
                  pak ustad daripada mengajari orang sudah paham,jadi berantem lebih baik ngajari orang yang belum paham,kalu elo tahu shalat khusuk coba elo sebarkan ke khalayak ramai atau buat buku sendiri,jangan hanya bisa menyalahkan orang lain.klu belum pernah menngalaminya jangan dulu menghakimi orang,jangan dulu berburuk sangka,anda jauh sekali dari orang2 yg mengaku salafi atau seorang muslim'
                  Quote
                   
                   
                  fathanmubina99
                  0 #120 fathanmubina99 2012-10-16 03:24
                  AAAH BOSEN...BIASA KALAU SALAFY MAH SUKA RAJIN NYALAH-NYALAHIN ORANG, GAK USAH ANEH
                  Quote
                   
                   
                  maafkankamirabb
                  0 #119 maafkankamirabb 2012-09-27 22:52
                  Asslamu'alaikum . wr. wb.

                  Afwan sdr2ku, shbtku, seiman, seagama, seaqidah....

                  terisis hati, sakit, beginilah kisah kita selama perjalanan di jalan yang satu ini....??????????
                  tak seharusnya kita seperti ini,
                  saling menyalahkan satu sama lain
                  saling mengolok2an,
                  apa kita punya hak untuk mengklaim, mengecap seseorang bahwa org tersbut kafir, yang nantinya masuk neraka???
                  bukankah kita g punya hak untuk itu...???

                  yuk mari bermuhasabah diri,,,
                  syukron. jzk. wslm..
                  semoga kita bisa saling bersatu, saling menguatkan satu sama lain.. saling mendoakan satu sama lain...
                  kita terus introfeksi diri.. semoga Alloh memberikan petunjuk bagi kita semua.. aamiin...
                  wslkm. wr. wb.
                  Quote
                   
                   
                  rBudi
                  +1 #118 rBudi 2012-09-26 21:42
                  Tidak ada yang salah, berbagi cara untuk mendapatkan shalat yang khusuk.

                  Ada yang bisa bantu mendapatkan refrensi/menjel askan untuk di pelajari 'gerakan' cara Nabi Muhammad SAW Shalat?
                  Quote
                   
                   
                  chacah
                  0 #117 chacah 2012-09-07 00:02
                  Saudaraku...tel itilah dahulu jika kalian mendapat kabar...

                  Bagi para pembenci ulama Tasawuf, ada baiknya anda baca scan manuskrip Ibnu Arabi yg asli....justru Ibnu Arabi mengkafirkan orang yg bertauhid Wihdatul Wujud....
                  Ulama2 Sufi yg lurus tidak menerima konsep Wihdatul Wujud....jadi jangan samaratakan antara Sufi Gadungan dengan Sufi yg sejati...mereka jauh laksana langit dan bumi.

                  Tapi hak kalianlah untuk memilih berbaik sangka, bersikap obyektif dan banyak mengkaji kpd kitab2 yg asli atau menelan informasi bulat2 dan menyamaratakan semua sufi sesat dengan buruk sangka
                  kalian....tokh kalian sendiri yg akan menerima reward dan punihment di akhirat kelak...

                  Seorang salaf sejati akan malu merasa dirinya salaf....krn merasa kotor di hadapan Allah
                  Jadi malulah untuk mengaku-ngaku sebagai Salafy...
                  Quote
                   
                   
                  alink tajur
                  0 #116 alink tajur 2012-09-05 18:26
                  ...Bravo Ustadz Sangkan...
                  Anda laris di Beberapa statsiun TV dan undangan
                  berarti metode anda memikat dan klop dengan jiwa umat...yang umat hanya butuh bagaimana mengenal Tuhannya....
                  Quote
                   
                   
                  jasjus
                  0 #115 jasjus 2012-09-03 15:35
                  wis gak usah ngenyek2 aliran liyone...
                  KAYAK SURGA ITU MILIK ANDA DAN SEOLAH OLAH ANDA LAH YG MASUK SURGA.
                  lihat aja salafy saudi budaknya inggris dan israel,napa lho diam saja.
                  saya mau tanya jika ada orang islam yg bajingan sm non muslim yg baik,mana yg anda pilih jadi teman?
                  Quote
                   
                   
                  jakii
                  -1 #114 jakii 2012-08-28 00:03
                  sholat adalah meditasi "cara" islam
                  Quote
                   
                   
                  deden
                  0 #113 deden 2012-08-26 06:34
                  Menurut pendapat saya abu sangkan itu tidak sesat , beliau hanya memberikan tehnik/cara agar sholat menjadi lebih khusu ,gitu aja kok digede gedein ..... repooooot...
                  Quote
                   
                   
                  zul
                  0 #112 zul 2012-08-15 18:39
                  Saya hanya menyarankan banyak banyak lah belajar.jangan hanya punya ilmu sedikit semua orang di anggap kafir.
                  Quote
                   
                   
                  Satia
                  0 #111 Satia 2012-08-06 05:05
                  Saling ketemu, ngobrol baik2. Silaturahmi. Jangan jelek2in seseorang, jangan ka
                  firin seseorang.
                  Quote
                   
                   
                  Aviet Blankon....
                  +1 #110 Aviet Blankon.... 2012-08-04 06:43
                  Waduhhh......
                  Islam itu indah.....
                  Allah swt menyuruh solat 5 waktu...
                  "lakuin aja...."
                  Saya jujur tidak pernah solat tapi saya inginn solat 5 wakttu itu aja susah.
                  Nikmati Saat anda melakukan solat...

                  Allah Maha tau Maha mengerti Dan Maha segalanya.....

                  maaf atas ke kurang ajarnya comentar saya...
                  Saya Hanya Orang Bodoh yg ingin beribadah kepada Nya.

                  Wasalammmualaikum.....
                  Quote
                   
                   
                  fachmi
                  0 #109 fachmi 2012-08-01 07:34
                  SEBELUM ANDA MEMBUAT POSTING ITU, ANDA BELAJAR DULU APA ITU BID'AH. DALIL ANDA ITU TIDAK ADA KAITANNYA DGN BID'AH. APAKAH SHOLAT ANDA SUDAH SEMPURNA? SEMENTARA ANDA TIDAK TAHU APAKAH SHOLAT ANDA DITERIMA ATAU TIDAK. SIAPAPUN YG MEMBUAT STATUS INI, JANGAN SOK SUCI DAN SOK BENAR. BISA SAJA PERKATAAN ANDA ITU SALAH. DAN APA YG ANDA SANGKA ITU ADALAH BURUK SANGKA, DAN ITU DILARANG. APA LAGI TERHADAP ORANG YG MENGAJARKAN CARA SOLAT. APAKAH ANDA SHOLAT TIDAK DIAJARKAN? TENTU DIAJARKAN. NAH APAKAH YG MENGAJARKAN ANDA SHOLAT ITU ANDA BILANG BID'AH DAN SESAT? JANGAN SEMBARANGAN ANDA BUAT STATUS. POSTING ANDA ITU TIDAK BENAR. DAN DALIL ITU TIDAK SESUAI DAN TIDAK PANTAS ANDA JADIKAN ALAT UNTUK BERBURUK SANGKA. SEBENARNYA ANDA INI LEBIH DZOLIM DARI PADA ORANG YG BERBURUK SANGKA ATAU GHIBAH. PAHAM?:sad::o:P
                  Quote
                   
                   
                  abu
                  0 #108 abu 2012-07-26 19:45
                  "berpaling dari fitnah yg lahir dari seonggok tanah ..semakin menambah indah memandang MU." ya Alloh."
                  Quote
                   
                   
                  cahyo
                  -1 #107 cahyo 2012-07-04 03:28
                  as'alamualaikum ..
                  saya mau tanya, di tubuh saya ada apa pak ?
                  terimakasi :-)
                  Quote
                   
                   
                  fahmi
                  +1 #106 fahmi 2012-07-02 04:28
                  pepatah mengatakan "jika manis jangan terlalu cepat ditelan siapa tahu itu racun, dan jika pahit jangan terlalu cepat diludahi siapa tahu itu obat" menurut saya kita telah mati matian membela seseorang yang anggap benar , mungkin saja yang sebenarnya yang kita belain itu justru yang salah dan sebaliknya yang kita benci itu justru yang benar,:-)
                  Quote
                   
                   
                  wahabi wahabi
                  -1 #105 wahabi wahabi 2012-06-18 20:49
                  Wahabi oh wahabi... ;-);-)
                  Quote
                   
                   
                  okta
                  0 #104 okta 2012-06-16 23:08
                  JANGAN MERASA BENAR SENDIRI TAD
                  Quote
                   
                   
                  Doddy
                  0 #103 Doddy 2012-06-11 21:15
                  Setelah membaca jawaban Abu Sangkan...

                  Ayo Abu Umamah datangi abu sangkan...seper ti Rasul dan Sahabat mendatangai manusia manusia untuk masuk islam..

                  Abu Sangkan sudah mengajak bertemu...

                  Untuk berbicara langsung dalam rangka watawa saubil Haq..
                  Siapapun yang benar....

                  pada akhirnya sih saya ingin lihat nanti keputusan Allah pada hari akhir.. ketika Abu sangkan dan Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary keduanya berhadapan dengan Allah...
                  Quote
                   
                   
                  sukirno
                  +1 #102 sukirno 2012-06-11 05:31
                  semua amal itu ada tuntunannya. bukan membuat tuntunan sendiri bung. itu namanya bid'ah dan bid'ah itu sesat dan setiap kesesatan itu neraka camkan saudara-saudara ku.
                  Quote
                   
                   
                  danil
                  0 #101 danil 2012-06-09 08:21
                  merasa benar...kafir.. ..
                  Quote
                   
                   
                  sasa
                  +1 #100 sasa 2012-06-08 17:00
                  Ustad kurang kerjaan, kalau nggak setuju silahkan debat langsung dgn Abu Sangkan (saya nggak kenal lo ma dia cuma tau aja). Jangan kayak ustad Hartono yg njelek2in UIN, eh ketika diskusi terbuka semua alibi dia dgn mudah dipatahin sama profesor2 dr UIN, jadi malah malu2in
                  Quote
                   
                   
                  eko
                  0 #99 eko 2012-06-08 06:18
                  bukan haknya manusia untuk mengkafirkan.

                  haknya manusia hanya menjalankan kodratnya,

                  Ketahuilah untuk apa manusia di ciptakan,

                  selama rukun shalat ditegakkan maka di anggap sah sholatnya, namun sah nya sholat belum tentu diterima Allah karena tidak ada satupun manusia yang mengetahuinya kecuali nanti di akhirat.

                  segala ketetapan hanya milik Allah dan tetaplah kepadaNya.

                  Quote
                   
                   
                  zilal
                  0 #98 YANG PENTING JANGAN SALING KAFIRKAN DULUzilal 2012-05-25 04:04
                  HEI JANGAN SALING KAFIRKAN DULU YU SEBAB ITU AWAL PERPECAHAN DALAM AGAMA INI. INGAT SEJARAH AWAL PERPECAHANDALAM ISLAM KETIKA KHAWARIJ MENGKAFIRKAN ALI BIN ABI THALIB DAN SEMUA PENGIKUTNYA. ....................
                  KALO SUDAH SALING KAFIR-MENGKAFIR KAN ......... SIAPA YANG MUKMIN..........???????????

                  SHALAT KHUSUK ITU PERBUATAN HATI BUKAN PERBUATAN MULUT, TANGAN, KAKI DLL. KALO SUDAH MERASA KHUSU' BERARTI BELUM KHUSYUK........ ..... TAPI ITU KESOMBONGAN. KITA HANYA MANUSIA BIASA YANG TIDAK MAKSUM...... KEHUSYUKAN ITU HANYA ALLAH YANG MENGETAHUI..... ...........MAKA JANGAN SEKALI-KALI MENGAKUI DIRI KHUSUK DALAM SHALAT, MELAINKAN SELALU BERUSAHA UNTUK KHUSUY.......
                  Quote
                   
                   
                  ahmed
                  +1 #97 mengenal Allah dengan AKAL PIKIRAN Vs Hatiahmed 2012-05-20 20:46
                  Assalamu'alaiku m Wr. Wb.

                  Subhanallah....Maha Suci Allah dengan segala keAgungan_Nya.
                  Islam adalah agama Rahmat. islam diturunkan sebagai rahmatan lil'alamin, rahmat sekalian 'alam. alangkah bijak dan dewasanya kita ketika kita tidak mudah menyalahkan orang lain. apalagi kalau kemudian sampai menuduh DIA(orang lain) kufur / kafir atawa apapun namanya. pernahkan Rasulullah mengajarkan kita saling mencela antara satu dengan yang lain.....????? atau bahkan rasulullah menuduh orang lain kufur...??? jika memang ANTUM tidak setuju dengan orang lain, silahkan selesaikan dengan melakukan tabayyun kepada yang bersangkutan,da n laporkan saja kepada MUI kalo memang dakwah yang dilakukan oleh ust. abu sangkan adalah sesat. biarkan MUI yang memutuskan apakah dakwah abu sangkan ini sesat atau tidak. tidak hanya berdasarkan kriteria yang diberikan MUI, kemudian kita dengan mudah menuduh orang lain sesat. alngkah naifnya diri kita / jiwa kita.

                  menurut antum, Untuk mengenal Allah (Ma'rifatullah) bagaimana caranya...??? dengan akal pikiran atau dengan hati...??? kalao dengan pikiran hal apa saja yang perlu kita pelajari, sehingga kita bisa mengenal Allah dengan pikiran kita...??? lantas..kalo dengan hati/jiwa, bagaimana caranya...???

                  silahkan antum jawab pertanyaan di atas, jawaban antum akan menggambarkan sejauh mana / sedalam mana antum mengenal Allah. apakah antum lebih kenal kepada Allah dibandingkan dengan para sufi yang antum anggap sesat....????

                  Sukron katsir, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua Amin...
                  Quote
                   
                   
                  abu faris
                  0 #96 Artikel ini hanya sekedar mengingatkan dan menyadarkan bahwa ISLAM ini telah sempurnaabu faris 2012-05-13 22:16
                  Artikel ini hanya sekedar keinginan untuk saling mengingatkan sesama muslim. Jika kita mau Tolabul Ilmi, menuntut ilmu Al Quran dan Hadist soheh, tentunya kita akan tahu segala sesuatu yang benar dan yang mungkar. Termasuk membuktikan keyakinan penggunaan tafsir alquran dan hadist yang menerangkan serta menafsirkan ayat-ayat yang ada dalam Al Quran. Karena dalam Al Quran sendiri bahwa ALLAH Sub'ana Wataala sendiri yang menjaga AL Quran sampai dengan hari akhir, termasuk didalam ALQuran sendiri telah menyebutkan kewajiban kita untuk mengikuti Rosullulah Muhammad SAW, serta para sahabat-sahabat beliau. Dan didalam Alquran sendiri, yang merupakan wahyu dari ALLAH SWT menerangkan bahwa Islam itu telah sempurna, dan seluruhnya telah ada dalam Al QUran dan Hadist Rosul, termasuk bagaimana perintah Solat yang benar sesuai tuntunan syaiat Islam, bahwa seluruhnya telah dituntunkan dalam hadist soheh Bukhori dan Muslim. Jelas sekali bahwa perintah solat ada didalam Al Quran dan rincian bagaimana cara sholat, rukun sholat, apa-apa saja yang dapat membatalkan sholat, termasuk bagaimana kita supaya dapat menjalankan sholat agar dapat khusuk seluruhnya telah dituntunkan oleh Rosulullah Muhammad SAW dalam hadist soheh Bukhori dan Muslim. Oleh karena segala tuntunan dalam syariat Islam seluruhnya ada dalam Al QUran dan Sunnah (Hadist soheh). Oleh karena itu artikel ini dalam rangka kita saling mengikatkan untuk belajar agama sesuai tuntunan yang disyariatkan dalam Islam yang bersumber pada AL Quran dan Hadist. Sampai-sampai jika kita mentafsirkan Al Quran harus dengan AL Quran, atau dengan sunnah Rosullullah (Hadist soheh)serta apa yang dikerjakan para sahabat. Mengapa para sahabat2 Rosul, karena beliau yang tahu betul dan hidup bersama Rosul pada saat itu. Jadi tidak hanya dengan sekedar atas akal pikir manusia masing-masing dalam mentafsitkan AL Quran. Untuk memastikan mana-mana yang merupakan tuntunan dan mempelajari Hadist soheh maka kita oleh Rosulullah diwajibkan untuk menuntut Tolabul Ilmi dengan hati-hati dan benar, dan menuntut ilmu pada guru-guru ngaji yang benar. Semoga kita semua dapat menuntut ilmu sesuai yang telah dituntunkan Rosulullah. Termasuk dalam menjalan kan sholat khusyuk. Amiin.. Insya'allah Islam masuk Indonesia pertama kali adalah Islam yang berpegang pada Al Quran dan Sunnah Rosulullah Muhammad SAW (melalui hadist-hadist soheh beliau). Semoga para penulis yang mengomentari negatif terhadap artikel Kesesatan ABU SANGKAN, yang ditulis oleh ust Al Atsary.. Bukan bermaksud mencaci maki apa yang telah dilakukan oleh Abu Sangkan, tetapi dalam rangka mengingatkan.. Bagi pembaca mari kita sama-sama menuntut Ilmu sesuai dengan tuntunan Islam yang benar. Masih banyak kewajiban-kewaj iban yang diperintahkan oleh ALlah SWT yang masih belum banyak kita kerjakan dengan benar. Bahkan kebiasaan dan tradisi-tradisi menyimpang kita banyak yang mewarnai keislaman kita. Dan jika diingatkan, maka kita terkadang alergi dan tidak mau belajar agama dengan benar. Mari kita mencoba menjalankan syariat islam secara murni sesuai dengan Quran dan Sunnah.....Berp egang teguhlah pada dua hal yang merupakan wahyu Allah dan sunnah yang diwariskan kepada kita. Maka untuk itu kami menyarankan dan juga untuk diri saya sendiri, agar supaya kita dapat mempelajari Al Quran dan Hadist dengan benar, maka tidak salahnya kita beli AL QUran dan Tafsir Al Quran serta membeli Buku Hadist Soheh Bukhori dan Muslim (minimal), meskipun masih ada lagi Hadist Turmidzi, Abu Dawud, Ibnu Maja dll. Insya allah kita mulai belajar ilmu Agama sambil mempraktekan dengan tuntunan Ustazd dan Ustazdah yang amanah dan mengasai Ilmu Agama....Semoga kita semua umat Islam masuk surga seperti yang telah disampaikan oleh Rusul kita Muhammad SAW....AMiiiiin

                  Quote
                   
                   
                  Satrio P
                  0 #95 Pertarungan antar KESADARAN MANUSIA....Satrio P 2012-05-05 21:01
                  Assalamu'alaiku m wr.wb
                  Hanya sekedar saling ingat-mengingat kan sebagai sesama manusia yang "selamat"....
                  Bahwasanya disamping KESADARAN MANUSIA adalah terdapat MATERI.....
                  Adanya perbedaan dalam KESADARAN MANUSIA adalah karena datangnya PENGETAHUAN....
                  Sedangkan PENGETAHUAN adalah berasal dari CAHAYA-NYA....
                  sehingga CAHAYA itu akan semakin JELAS dan TERPILAH-PILAH.....
                  Bagaimana halnya dengan MATERI yang berada disamping KESADARAN MANUSIA ?
                  Pernahkah kita membahas MATERI tersebut ? Dan MEMPERTARUNGKANNYA.....?
                  Kenapa tidak pernah ?
                  Pertarungan KESADARAN MANUSIA tidak akan pernah berakhir.......
                  MANUSIA PEMBAWA PENGETAHUAN KESADARAN sudah ditutup, berakhir dan meninggal dunia sejak RATUSAN TAHUN yang SILAM......
                  APA-APA YANG DITURUNKAN kepada MANUSIA PEMBAWA PENGETAHUAN KESADARAN.....S elalu DIKLAIM, di HAK PATENKAN, dan dipertarungkan antar manusia SEPENINGGALNYA.....
                  Itukah maksud dan tujuan MANUSIA PEMBAWA PENGETAHUAN KESADARAN dan APA-APA YANG DITURUNKAN kepadanya ?
                  Jadi apa maksud DIPILIHNYA MANUSIA PEMBAWA PENGETAHUAN KESADARAN dan APA-APA YANG DITURUNKAN kepadanya ?
                  "Muhammad itu adalah utusan ALLAH dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia ALLAH dan keridhaan-NYA, tanda-tanda mereka tampak pada muka bekas sujud......(QS: 48;Al Fath:29)
                  Quote
                   
                   
                  Satrio P
                  0 #94 Pertarungan antara KESADARAN MANUSIA........Satrio P 2012-05-05 20:35
                  Assalamu'alaiku m wr.wb
                  Hanya sekedar saling ingat-mengingat kan sebagai sesama manusia yang "selamat"....
                  Bahwasanya disamping KESADARAN MANUSIA adalah terdapat MATERI.....
                  Adanya perbedaan dalam KESADARAN MANUSIA adalah karena datangnya PENGETAHUAN....
                  Sedangkan PENGETAHUAN adalah berasal dari CAHAYA-NYA....
                  sehingga CAHAYA itu akan semakin JELAS dan TERPILAH-PILAH.....
                  Bagaimana halnya dengan MATERI yang berada disamping KESADARAN MANUSIA ?
                  Pernahkah kita membahas MATERI tersebut ?
                  Quote
                   
                   
                  Saiful Bahri
                  +1 #93 SAYA (SEBAGAI MANUSIA) HANYA MENCARI KEDAMAIAN DAN KEBEBASANSaiful Bahri 2012-04-30 16:26
                  SAYA hanya bisa memposisikan diri sebagai orang yang tidak tahu tentang Salafy atau ajaran Abu Sangkan. Saya benar-benar awam dengan semua agama. Begitu pun dengan Islam yang saat ini saya anut. Dengan kaca mata keawaman ini, saya melihat dunia sebagai sesuatu yang utuh. Saya mendengar juga, bahwa kehidupan dunia ini berjalan ke arah akhirat. Saya mendengar berbagai ajaran dari Islam, dan agama-agama lain. Semua agama ini mengajarkan kita kebenaran. Semua menganggap Agama yang ia anut sebagai agama yang paling benar. Dan kenyataannya memang benar-benar begitu.
                  Lalu di manakah Tuhan yang benar?
                  Semakin saya mencari jawaban atas pertanyaan itu, saya merasa semakin awam dengan semua agama dan kebenaran. Namun, sekali lagi aku berpikir "bahwa aku mencari Tuhan, yang menyediakan kedamaian dan kebebasan, dan yang akan mengantarkanku ke Surga".

                  Sekarang, kita jangan pernah saling mendebat dengan kata-kata yang akan semakin menjauhkan kita dari kedamaian dan kebebasan. Tuhan mengikat kita dengan tali "kebebasan dan kedamaian". Hanya itu yang kita cari. Saya tidak mencari teori-teori tentang kedamaian, saya hanya menycari kedamaian. Saya tidak terlalu tertarik dengan perdebatan yang akan semakin menjauhkan kta dari kedamaian. Namun, sebutlah Allah. Allah melihat kita. Allah menyaksikan kita sedang bertikai dan saling menyakiti dengan MAKNA yang ada dalam setiap "kata". Mari, yang ktia inginkan hanyalah Allah. Jangan bertikai. Semua kita akan menemukan kebenaran. Jangan pernah berhenti mencari.
                  Quote
                   
                   
                  pat
                  +1 #92 Penyimpangan abuu sangkanpat 2012-04-26 03:42
                  kykx orang yg hanya bisa mengkritik orang lain biasanya tdk ada yg dia bisa,
                  sholat khusu'pun dia tdk bisa,,,
                  banyak aliran yg seperti ini,,, sibuk sok benar,,, sok menggunakan ayat sok menggunakan mazhab ini dan itu,,, padahal mereka hanya suka mencaplok sesuka hatinya,,,
                  hati-hati dengan orang yg seperti krn sungguh sy belum pernah merasakan adanya kelembutan diantara mereka....
                  maaf.... biasanya mereka juga tdk mw berdialog langsung tapi memilih bermain belakang... seakan saudara muslim yg mereka kritik tdk akan menyambutnya dengan baik...
                  sekali lagi hati dengan tulisan sperti ini... yg hx bisa mengklaim orang lain tanpa mw bertemu langsung... mohon maaf
                  demi kebenaran maka bertemulah dengan orang dan bantahlah dengan kelembutan...
                  sekali lagi ini bukan pertama kalinya... sy temukan tulisan seperti ini... n biasanya orang seperti tdk bertanggung jawab atas tulisannya...
                  kl mmg mw ya silahkan bertemu langsung baru kemudian membuat tulisan bahwa dari hasil pertmuan kami ini dengan bapak A misalnya maka hasilnya seperti ini...
                  Quote
                   
                   
                  Muhammad Itrianto
                  -1 #91 Salam Ukhuwah fillah... :)Muhammad Itrianto 2012-04-09 21:18
                  Assalamu'alaiku m Warahmatullahi Wabarakatuh. Jika kita berfikir dewasa, dan apalagi telah mengetahui, melihat dan merealisasikan shalat khusyu' ini,,,itu akan pasti ada jawabannnya. Jadi BUKAN SEPERTI INI hanya MENYESATKAN SESAMA YG BUKAN SEPAHAM LEWAT WEB atau Situs di Internet seperti ini contohnya. Saya ulangi kutipan Ustadz Abu Sangkan yg bijak ini: "Kalau memang Abu Umamah orang Islam yang benar, pasti dia akan mendatangi rumah saya dan berdiskusi dengan baik dan penuh akrab dan shilaturrami". Dengan diawali dengan shalat berjamaah tentunya. Ini contoh tauladan yang baik untuk dilaksanakan, jadi BUKAN seperti diatas situs ini caranyalah, ini tentu akan menampakkan aib diri sendiri saja ke kelayak ramai. Orang atau masyarakat sekarang tidak seperti dulu lagi, mudah untuk di tipu dalam bentuk kemasan apapun. Mana yg benar dan yg salah bisa mudah diketahui !!!.

                  Sekian saja dari saya tentunya :-)

                  Syukron, wassalamu'alaik um warahmatullahi wabarakatuh
                  Quote
                   
                   
                  haikal
                  0 #90 jangan asal menyalahkan seseornghaikal 2012-03-22 08:11
                  belajar dlu mas agama islam baru nulis artikel...ilmu d tasawuf itu g bsa d mengerti oleh pikiran pi pke perasaan,,
                  Quote
                   
                   
                  Jangan merasa jadi Allah
                  0 #89 Jangan merasa jadi AllahJangan merasa jadi Allah 2012-03-18 15:12
                  jangan suka mengkafirkan orang dengan dalih "KEMBALI PADA AL QURAN dan HADIS" , memangnya tafsiran anda sudah benar ? siapa yang menjamin bahwa tafsiran anda sudah benar ? BISA JADI PENAFSIRAN ANDA dengan YANG LAIN BERBEDA meskipun sama - sama mengaku benar.
                  si A berkata kepada si B : "hei kamu harus sesuai dengan tuntunan Alquran "
                  si B menjawab : "aku sudah sesuai tuntunan kok, mungkin menurut pemahaman kamu saja aku tidak sesuai tuntunan.


                  JADI SIAPA YANG BENAR ? hanya Allah lah yang benar.

                  KESIMPULAN :

                  Kpd YTH Abu Umamah
                  Semoga anda arif dalam memahami perbedaan dan jangan asal tuduh. Saya yakin anda berkata seperti itu karena pikiran anda dangkal dan sempit, saya yakin anda seperti itu karena anda hanya sering berkomunikasi dengan orang - orang yang hanya sealiran dengan anda. Saya kecewa dengan anda, karena anda tidak arif....
                  Quote
                   
                   
                  exact
                  +1 #88 Penentangan terhadap salafy awal dari rasa penasaran dan jalan menuju hidayahexact 2012-02-19 19:35
                  Assalamu'alaikum...
                  bismillah...

                  Kpd smua coment yang menentang artikel ini, sy memaklumi Anda semua, dahulu 5 thun yg lalu sy jg seperti Anda semua, menantang keras smua hal yang menjelek2kan aliran selain manhaj salafy.. Kekerasan sy menantang salafy bahkan lebih dari penentangan anda2 semua...

                  Tetapi, alhamdulillah berkah hidayah Allah, 3 tahun lalu sy mendapatkan pencerahan luar biasa hebat setalh masuk dalam manhaj salaf.

                  Anda boleh percaya boleh tidak, kebanyakan kaum muslimin yg mengenal dan masuk dalam manhaj salaf adalah orang2 yg sudah pernah menjadi pengikut berbagai aliran yang anda bela2, dan kebanyakan pendidikan formalnya adalah dari pendidikan agama, jadi sudah teruji saudara...

                  Jadi, intinya silakan Anda membela ust Abu, silakan Anda merasa bijaksana, silakan Anda merasa semuanya benar yang penting islam seperti kata Anda, silakan Anda berkata "salafy memicu perpecahan".. pokonya silakan Anda berkata semau Anda seperti saya dahulu...

                  Semoga dari pertentangan Anda2 tersebut, membuat Anda jd penasaran dan terus menerus belajar mengenai agama islam dengan pemahaman yang benar, silakan Anda menghujat salafy tetapi sekaligus cari tau juga dan ikut belajar, insyaAllah Anda mendapatkan hidayah, ketika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan merasa malu terhadap koar2 penentangan Anda selama ini, seperti yg ku alami, dan sebagian besar orang yang sudah mengenal dan masuk dalam manhaj salafy.. AllahuAkbar..
                  Quote
                   
                   
                  ge
                  +1 #87 mari kita belajar lagi...ge 2012-02-19 17:24
                  Assalamu'alaikum...
                  bismillah...

                  Kpd smua coment yang menentang artikel ini, sy memaklumi Anda semua, dahulu 5 thun yg lalu sy jg seperti Anda semua, menantang keras smua hal yang menjelek2kan aliran selain manhaj salafy.. Kekerasan sy menantang salafy bahkan lebih dari penentangan anda2 semua...

                  Tetapi, alhamdulillah berkah hidayah Allah, 3 tahun lalu sy mendapatkan pencerahan luar biasa hebat setalh masuk dalam manhaj salaf.

                  Anda boleh percaya boleh tidak, kebanyakan kaum muslimin yg mengenal dan masuk dalam manhaj salaf adalah orang2 yg sudah pernah menjadi pengikut berbagai aliran yang anda bela2, dan kebanyakan pendidikan formalnya adalah dari pendidikan agama, jadi sudah teruji saudara...

                  Jadi, intinya silakan Anda membela ust Abu, silakan Anda merasa bijaksana, silakan Anda merasa semuanya benar yang penting islam seperti kata Anda, silakan Anda berkata "salafy memicu perpecahan".. pokonya silakan Anda berkata semau Anda seperti saya dahulu...

                  Semoga dari pertentangan Anda2 tersebut, membuat Anda jd penasaran dan terus menerus belajar mengenai agama islam dengan pemahaman yang benar, silakan Anda menghujat salafy tetapi sekaligus cari tau juga dan ikut belajar, insyaAllah Anda mendapatkan hidayah, ketika Anda sudah mendapat hidayah maka Anda akan merasa malu terhadap koar2 penentangan Anda selama ini, seperti yg ku alami, dan sebagian besar orang yang sudah mengenal dan masuk dalam manhaj salafy.. AllahuAkbar..
                  Quote
                   
                   
                  bowo oke:::
                  +1 #86 " saya mah simple aj"bowo oke::: 2012-02-19 04:19
                  " saat sholat stel tape/tv kenceng-kenceng kalau dah ga denger berarti sholat kita sudah khusuk,,,tapi kl gitu berarti budeg dunk kita,,,,tau ahg gelap gitu aja kok repot.
                  Quote
                   
                   
                  Dimas
                  +1 #85 Alhamdulillah Allah membuat saya membaca postingan iniDimas 2012-02-09 00:36
                  Saya baru saja menemukan buku itu dan memulai membacanya. Tetapi, setelah membaca postingan ini, saya jadi ragu, dan pihak mana yang benar. Kalau memang benar sesuai 'ijma dari para Ulama-Ulama besar bahwa buku-buku Abu Sangkan itu adalah kufur, maka saya akan berhenti membacanya. Segala puji bagi Allah yang memberikan petunjuknya kepada saya agar lebih berhati-hati dalam memilih buku islami...
                  Quote
                   
                   
                  faizal m som
                  +2 #84 alangkah baiknya kalau kita berpegang kpd asas...faizal m som 2012-02-08 09:01
                  salam pembaca,

                  Untuk diri sendiri, sukar untuk membuat "judgement" kerana menyedari ilmu cetek dan takut jika berdebat dan membuat andaian, saya sendiri yang mungkin mencari jalan kesesatan...cum a ingin berkongsi rasa dengan saudara saudara sekalian :-

                  Bagi saya, di dalam kemelut dunia yg kita berada sekarang ini, ramai dpd kita yang ingin mencari semula jalan yg benar untuk kita kembali kpd Allah swt..bg saya mudah sahaja...kembal i semula kpd asas...iaitu ilmu agama yg sebenar bersumberkan Al Qur'an dan Al Sunnah serta penghuraiannya dpd :-
                  1) Imam Imam besar mazhab Ahlus sunnah wal jamaah
                  2) Penghuraian dpd tokoh tokoh ulama' muktabar dgn kitab2 yg mahsyur dan diperakui oleh jumhur ulama'
                  3) bersikap kritikal dan berjaga2 dgn benda benda "baru" dan "jarang di dengar" dgn cara merujuk dahulu kpd tokoh2 agama yg diperakui di daerah kita

                  Ini adalah penting supaya kita sentiasa berada di jalan yg benar dan minta dijauhkan dr kesesatan sama ada yg nyata, yg samar atau yg tidak nampak...

                  Keyakinan adalah dpd hati...yang di pandu oleh aqal yg celik...dan aqal yang bersumberkan ILMU yang benar.

                  Manakala ILMU adalah utk kita tuntut dpd GURU yang mursyid...

                  Kalau boleh, kita tuntutlah apa saja ilmu yang benar dpd seramai yang mungkin guru2 yang mursyid untuk mengelakkan kita dpd sifat2 ketaksuban atau ciri2 memuliakan "seseorang"....

                  Saya berdoa agar sekalian kita diberi petunjuk oleh Allah swt di dalam mencari ilmu yang benar ini...agar kita sekalian terselamat dpd kesesatan.

                  insya allah....
                  3)
                  Quote
                   
                   
                  goerge
                  +1 #83 Inna lillah..goerge 2012-02-08 04:06
                  Saya terkejut dengan analisa Ustadz, tapi terimakasih karena keterkejutan saya ini semakin mematrikan pemahaman bahwa beragama dengan meletakkan akal disudut yang tidak berdaya akan mengakibatkan orang-orang berpola pikir seperti wahabi ini, dan itulah sebabnya kenapa Wahabi melarang buku-buku tentang logika (mantiq).... kelompok ini jugalah yang mengharamkan demontrasi menurunkan mubarok di mesir, dan rezim-rezim otoriter di timur tengah... inna lillah inilah khawarij modern..
                  Quote
                   
                   
                  aa
                  0 #82 kosongaa 2012-02-03 07:14
                  ada makna tersurat ada juga makna tersirat
                  tersurat paling gampang dimengerti tpi untuk tersirat mohon jangan di judge dulu sebelum anda tanyakan dan adakan forum
                  jangan main nyelonong langsung upload di internet
                  Quote
                   
                   
                  Hamba Allah
                  0 #81 Bersihkan hatiHamba Allah 2012-01-30 10:36
                  Bersihkan hatimu Bung... Daripada cape2 nulis artikel dan bikin sakit hati orang lebih baik bersihakan hti... Tidak ada jaminan dengan keluarnya artikel antum ini antum masuk surga... Dan dijamin tdk sama antum bagi orang2 yang ikut antum masuk surga...
                  Quote
                   
                   
                  Dwi
                  +1 #80 Merasa benar sendiri merupakan strategi iblis dalam menyesatkan manusiaDwi 2012-01-19 20:35
                  Assalamu'alaiku m akhi,

                  Ane merasa bahwa antum menulis artikel tersebut karena antum merasa benar dengan apa yang antum yakini, apalagi didukung dengan dalil-dalil dari al Quran dan as Sunnah yg menurut antum shahih juga didukung oleh fatwa-fatwa ulama antum.

                  Namun apakah antum berpikir bahwa antum sudah berada di jalan yang benar? apakah antum juga berpikir bahwa orang yang berpikiran dan beramal tidak seperti antum berarti tidak benar? tentunya pikiran seperti demikian tidak bijak.

                  Telah banyak pelajaran yang telah diberikan oleh Rasulullah dalam menyikapi perbedaan umatnya dalam hal ibadah.

                  Perbedaan mestinya disikapi dengan bijaksana. Tidakkah kita dapat mengambil pelajaran dari kisah perselisihan antara umat Islam yang masih merupakan sahabat-sahabat Rasulullah? Kita katakan mereka sahabat-sahabat yang mulia yang kita tahu tentang kisah-kisah dan keteladanan mereka dalam buku-buku sejarah, tetapi mengapa mereka berselisih bahkan sampai menumpahkan darah kepada sesama saudara seiman? mengapa antum diam seribu bahasa? bagaimana antum menjelaskan perkara ini?

                  Pernahkah antum mendengar kisah seorang pelacur yang masuk surga hanya karena memberi minum seekor anjing yang kehausan? Pernahkah antum mendengar kisah seorang pembunuh yang telah membunuh 100 orang dan akhirnya masuh surga hanya karena perbedaan sejengkal lebih dekat ke daerah tujuan tobat?

                  Seseorang bisa masuk surga adalah bukan karena amal ibadahnya selama hidup di dunia, tapi karena rahmat dan ridhonya Allah.

                  Apakah antum mengandalkan amal ibadah antum untuk mendapatkan surganya Allah? Apakah antum yakin antum telah mendapat rahmat dan ridho dari Allah?

                  Hal-hal tersebut kiranya menjadi bahan renungan kita, sudah pantaskah kita menghakimi seseorang dengan kesesatan dan bid'ah hanya karena menemukan metode sholat khusyu? Bagaimana dengan metode pengumpulan ayat Quran sehingga menjadi berbentuk buku? Bagaimana dengan metode cepat menguasai membaca Quran seperti metode IQRO? Bagaimana dengan adanya madrasah yang mengajarkan tentang ilmu keislaman dengan metode yang berbeda-beda, padahal dulu tidak ada contohnya dari Rasulullah?

                  Pada jaman sahabatpun sudah terjadi perselisihan yang hebat sehingga menimbulkan pertumpahan darah antara sesama sahabat dan kaum muslimin. Bukankah menumpahkan darah seorang muslim berarti telah mengkhianati Rasul? Jangan antum katakan ijtihad yang mereka lakukan mendapatkan dua kebaikan kalau benar dan satu kebaikan kalau salah, itukan cuma fatwa dari ulama antum, bukan dari Rasulullah.

                  Saya utarakan ini agar antum tidak merasa benar sendiri. Bahkan sahabat-sahabat yang terbaikpun bisa berselisih dan merasa benar, sehingga terjadi pertempuran. Saat ini antum mengikuti hadits dari Rasulullah yang berasal atau dari jalan sahabat yang mana? karena mereka juga masing-masing merasa benar, padahal kebenaran itu hanya satu.

                  Kebenaran hanya milik Allah.

                  Wallahu a'lam bisshowab.
                  Quote
                   
                   
                  rindu syurga
                  +2 #79 Islam itu asingrindu syurga 2011-12-25 07:30
                  benar sabda Rasulullah SAW, Islam datang dalam keadaan asing, para pemeluknya menjadi asing (karena memegang sunnah), dan nanti akan kembali menjadi asing (karena al-qur'an dan sunnah ditinggalkan dan pengalaman spiritual seseorang lebih didahulukan). shalat khusyu' adalah kondisi kesadaran sepenuhnya ketika seseorang sedang melaksanakan ibadah shalat. wudhu' nya sempurna sebagaimana tata cara nabi, memahami bacaan shalat dan melakukan shalat sebagaimana nabi shalat (shalatlah sebagaimana kalian melihatku shalat). bersih dari makanan haram, pakaian haram, rumah yang dibangun dari harta haram. bersih dari hadast besar dan kecil (coba kita perhatikan apakah kita sudah beristinja' dengan benar?). menjauhi melihat kemaksiyatan (pornografi). ingat kata imam syafi'i ketika mengadu kepada gurunya imam waqi'. mengapa hafalannya tidak bertambah? dijawab imam waqi' bahwa maksiyat adalah penghalang menghafal, karena ilmu itu cahaya dan cahaya Allah tidak diberikan kepada ahli maksiyat. jadi, kadang-kadang kita jauh dari khusyu' karena kemaksiyatan kita.
                  coba kita renungkan, karena jaman semakin dituntut untuk cepat bergerak, sampai-sampai orang menginginkan shalat khusyu' pun ingin instan. maksiyat jalan terus ... shalat ingin khusyu'.
                  shalat khusyu', kalau boleh saya berargumen, adalah sebuah pelatihan yang sangat berat. jadi orang yang sudah bisa shalat khusyu', adalah orang yang memang sudah berlatih begitu keras. dan tentu saja setelah lulus dari ujian hasilnya adalah kekhusyu'an dalam sholatnya dan kekhusyu'an sosial. bagaimana kita mau belajar shalat khusyu', sementara yang keluar dari mulut kita melalui tulisan adalah hujatan-hujatan .
                  kaidah ushul fiqih menyebutkan bahwa semua hal yang berhubungan dengan muamalah adalah boleh kecuali yang dilarang, dan semua bentuk ibadah beserta pernak-pernikny a adalah haram kecuali yang diperintahkan (tentu saja dengan dalil al-qur'an dan as-sunnah). wallahu a'lam.
                  Quote
                   
                   
                  hasri budia
                  -2 #78 NGAJI LAGI MASSSSSSSS.... 2012 PEMIKIRAN MASIH SEMPIThasri budia 2011-12-23 10:18
                  NGAJI LAGI MASSSSSSSS.... 2012 PEMIKIRAN MASIH SEMPIT, MAKANYA KALO NGAJI KE GURU YANG NGASIH HIKMAH KE ENTE JADI WAKTU DI KASIH TEKS NGGAK NJELIMET.... TEKSTUAL ... ORANG2 MACAM ENTE MAH DI KEHIDUPAN SOSIAL JUGA GAK BERPENGARUH.... JAMIN ANE2 MAKHLUK2 MODEL GINI KALO DI LINGKUNGAN NYA GAK BERTEMAN,BERART I...... SEMPIT SIH PIKIRAN NYA LEBIH SEMPIT DARI LUBANG JARUM ........
                  JADI ANE SARANIN BUAT NGAJI LAGI YAHHHHHHH
                  MOGA OTAKNYA KAGAK DEMPUL2 AMAT
                  Quote
                   
                   
                  jac
                  +1 #77 ingin terus belajarjac 2011-11-07 12:12
                  coba di rujuk dulu ke Al-Qur'an sebelum bertindak menghakimi orang lain
                  Quote
                   
                   
                  Ibnu Said
                  0 #76 ILMU SEBELUM BERKATA DAN BERAMALIbnu Said 2011-10-26 23:47
                  Ternyata msh banyak kaum muslimin yg hanya kepingin yg instan aja dlm hidupnya,ada pelatihan ESQ ikut,pelatihan shalat khusyu' ikut...ada apa dgn keber-Islam-an kita?seharusnya sebelum melangkah jauh alangkah baiknya kita mengkaji terlebih dahulu apa yg hendak dilakukan,para penggemar abu sangkan dan ari ginanjar agar mengkaji sejauhmana kesesuain antara materi kajian kedua nara sumber itu dengan Alqur'anul Karim dan Hadits Nabi shallallahu'ala ihiwasallam agar kita tidak terjebak dalam berkata2 dan beramal tanpa ilmu yg benar karena hal itu akan berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya amal ibadah yg kita lakukan dan jangan melihat kepada hasil dari sebuah amal saja tp lihatlah benarkh amal yg kita lakukan sesuai dengan yg diinginkan Allah dan Rasul-Nya?
                  Quote
                   
                   
                  firman
                  0 #75 Islam itu indah coy...firman 2011-10-18 02:00
                  Allah berkata"carilah metode mendekatkan diri kepa KU(Allah):-)
                  Quote
                   
                   
                  teguh
                  0 #74 Islam itu indah coy...teguh 2011-10-18 01:56
                  Allah berkata"di dalam Al-Qur'an carilah metode untuk mendekat kan diri kepada KU(Allah)
                  Quote
                   
                   
                  teguh
                  0 #73 Islam itu indah coy...teguh 2011-10-18 01:53
                  Allah berkata dalam al-qur'an,'cari lah metode untuk mendekatkan diri kepadaKU[allah] '
                  Quote
                   
                   
                  Hamba ALLAH
                  +1 #72 Diskusikanlah. . . .Hamba ALLAH 2011-10-13 11:53
                  Barang siapa yang menganggap dirinya paling benar, berarti dia ingin menjadi TUHAN, padahal tiada TUHAN selain ALLAH. . . .
                  Barang siapa yang berani mengkafir-kafir kan orang, berarti dia ingin menjadi TUHAN, padahal tiada TUHAN selain ALLAH. . . .
                  Na'udzubillah min dzalik. . .
                  Quote
                   
                   
                  Anton
                  0 #71 Sok SalafisAnton 2011-10-12 12:11
                  Semua produk yang kita pakai dari pakaian, mobil, handphone, komputer, internet adalah yang menciptakan orang non muslim / kafir seharusnya kalau mau sok fanatis dan salafis barang barang diatas termasuk haram di pakai karena produk orang kafir..tapi kenapa masih juga dipakai walau haram.....artin ya apa gak ada kerjaan lain selain hujat kafirkan orang lain..rasul , sahabat, tabi'in saja tidak seperti ini kelakuaanya..
                  Quote
                   
                   
                  Adif
                  0 #70 Adif 2011-09-27 00:48
                  Ustadz wahabi yang menulis tulisan di atas menggunakan persepsinya sendiri untuk menghakimi Abu Sangkan tanpa mau membuka diri terhadap persepsi lainnya. Wajar kalau tulisannya sangat tendensisus dan tidak obyektif....
                  Quote
                   
                   
                  kirana
                  +2 #69 Renungan Khusyukirana 2011-09-24 00:26
                  Assalaamu'alaik um ustadz Abu...
                  Berbeda pandangan dalam mempersepsi syariat Islam adalah sunatullah...da lam menghadapi perbedaan itu jalan yang disunahkan Rasulullah adalah "silaturahmi". Pertanyaan mendasar saya, sudahkah ustadz bersilaturahmi langsung dengan Ustadz Abu, ini penting sekali karena dalam artikel diatas ustadz sudah menjudge dengan aneka simbol neraka pada ustadz Abu...sungguh suatu hal yang harus diawali oleh kehati-hatian dan kejernihan. Ustadz...alangk ah indahnya bila ustadz sudi bersilaturahmi. ..berdialog dengan jernih dengan beliau...setela h itu...terserah ustadz mau menilai apapun atas dirinya. Saya ngeri membayangkannya ustadz...bila seorang ustadz begitu mudah menjudge sesat pada orang lain atas dasar kapasitas ilmu yang dimiliki dan diyakininya. Sudahkah kita bercermin diri atas keterbatasan ilmu kita dalam mencerap syariah islam...? Tak cukuplah kiranya ustadz menilai dari apa yang tertulis di buku2nya ustadz Abu karena yang tersurat belum tentu sama dengan yang tersirat...untu k mengetahui yang tersirat itu...bersilatuhmilah...berdialoglah..
                  Dengan silaturahmi dan dialog, maka kebenaran akan tampak...
                  Saya salut sekaligus ngeri dengan keberanian ustadz yang mengatasnamakan Quran dan sunnah rasul menilai dengan gampang bahwa orang lain itu sesat ...hanya karena mereka berbeda dalam cara menafsirkan Quran dan sunnah itu sendiri...sampe 2 tokoh2 macam ustadz Hasan Al Bana ustadz sesatkan...masy a Allah...
                  Saya hanyalah seorang muslim yang secara sederhana ingin menunjukan rasa kasih sayang yang memang mesti ditunjukan oleh para pengikut Muhammad SAW, mari merenung ustadz...berint rospeksi..tundu kan hati hanya pada Kemutlakan kebenaranNya... agar kita terhindar dari penuhanan diri kita sendiri.
                  Atas nama ukhuwah islamiyah...
                  Quote
                   
                   
                  achmad Chobirin
                  0 #68 achmad Chobirin 2011-09-23 07:44
                  t44444444444444 444444444444444 444444444444444 44
                  Quote
                   
                   
                  achmad Chobirin
                  0 #67 tanya....achmad Chobirin 2011-09-23 07:36
                  SAya orang awam, dan tidak mengerti tentang apa yang anda bahas, apalagi dengan banyaknya dalil yang anda kemukakan.
                  dengan apa aku akan menilai anda benar atau Abu sangkan benar sedang sya tidak berilmu.
                  coba disederhanakan salahnya pak Abu Sangkan apa? kalau cuma metodenya/jalan nya menuju khusu' bukankah yang penting tujuannya... bagaimana dengan kisah sholat khusu dalam kitab usfuriyah? apa itu juga sesat? anda ahlus sunah? katanya ada bidah hasanah.... bingung saya
                  Quote
                   
                   
                  Hafidz
                  +4 #66 HFHafidz 2011-09-20 07:58
                  Dalam islam kebenaran itu bukan dgn suara terbanyak,,
                  tapi kebenaran itu AL QUR'AN dan SUNNAH,,,
                  ..dan jika kalian berbeda pendapat, kembalikan pada Al Qur'an dan SUnnaH,,,, :-) :D ;-):-*
                  Quote
                   
                   
                  adi
                  -1 #65 ngaji dulu boz.jangan asal nuduh kafiradi 2011-09-17 12:17
                  :P
                  ngaji dulu,sebelum anda menuduh kafir seseorang.ingat ,anda ustad....!!!!!! !dan tidak selayakny ustad menuduh kafir smbarangan.
                  kata GUSDUR:Banyak yang hafal AL-Quran dan hadist,senang mengkafirkan sesama muslim.sedangka n kafirny sendiri tidk diperhatikan,ka rena hatinya msih kotor.
                  orang yng menuduh kafir tanpa adanya bukti yg riel....maka dia juga kafir.dan disebut pendusta.
                  Silahkan anda beri jalan keluar bagaimana sholat khusyuk itu.dan apakah sholat anda sudah sesuai dengan tuntunan rasulullah SAW.
                  wassalammu'alaikum
                  Quote
                   
                   
                  anas
                  -1 #64 ehhmmm...anas 2011-09-16 04:01
                  yg nulis terlalu banyak teori......

                  saya berani taruhan bahwasanya sholat dia pasti tidak pernah kyusu'....
                  Quote
                   
                   
                  sandi alfarobi
                  +1 #63 Pendapat sayasandi alfarobi 2011-09-14 13:38
                  assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
                  1. Menurut saya tidak salah jika ada orang yang mengajarkan suatu metode untuk dapat melakukan sholat khusyu'. sama dengan orang yang mencetuska methode belajar cepat bisa membaca al qur'an. itu hanya methode tidak merubah maupun mengurangi isi al qur'an begitu juga dengan methode yg disampaikan oleh ust abu sangkan tidak juga mengurangi satupun dari rukun sholat dan bacaan sholat, baik dari niat sampai salam. karena selama ini yang saya ketahui belum ada yang memberi solusi bagaimana sholat itu bisa khusyu'. karena yang diajarkan oleh ust abu sangkan itu hanyalah methode atau cara untuk bisa melakukan sholat khusyu'.
                  2. manunggaling kaulah gusti menurut saya yang dimaksud disitu bukannya aku adalah tuhan secara dzat dan menyatu. tapi lebih mengarah ke sifat-sifat allah swt. aku melihat dengat sifat bashar allah swt, aku mendengar dengan sifat sama' allah swt dsb. jadi semuanya selalu ingat akan allah swt, semuanya dilakukan dengan menyebut bismillah.
                  fastabaqul khairot...
                  waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
                  Quote
                   
                   
                  ikhwan nurudin
                  0 #62 Jawaban Abu Sangkanikhwan nurudin 2011-09-11 02:39
                  http://myquran.org/forum/index.php?topic=57190.0

                  sudah disanggah oleh Abu Sangkan.

                  lagian klo semua hal hal baru dianggap bidah,,tentunya yang membukukan Al-Quran juga melakukan bidah.karena Nabi sama sekali tidak memerintahkan untuk membukukan seluruh Alquran.

                  abu sungkan membuat pelatihan sholat lalu dikatakan bidah? bagaimana dgn para sahabat yg membukukan Al-Quran?kenapa tidak dianggap sesat?

                  simak jawaban dari Abu Sangkan di

                  http://myquran.org/forum/index.php?topic=57190.0

                  wass ;-)
                  Quote
                   
                   
                  big bro
                  +1 #61 wahabi sedengbig bro 2011-09-05 11:12
                  kagak aneh kelakuan wahabi suka ngerecokin,dari kehidupan berjamaah saja udah enekin.
                  Quote
                   
                   
                  Yudhi
                  +1 #60 441Yudhi 2011-08-31 06:25
                  Apa solusinya setelah membuat artikel diatas ???
                  Menurut pandangan saya sebagai orang awam, bagai mana kita harus khusu dalam shalat. Banyak kita ikuti usul yang mengatas namakan ustad, tapi belum bisa untuk shalat khusu. Kenapa ada cara untuk khusu, tapi dilarang????
                  Quote
                   
                   
                  hamba_sahaya
                  +2 #59 Hmm... Sedih..hamba_sahaya 2011-08-29 04:51
                  Sedih aq ngeliat, ngebaca artikel ini. Kesannya sekilas banyak tau, narasumbernya jg keren pake Al Ust. Abu Umamah bla..bla..bla.. , segala sumber baik ayat maupun hadits disebutkan, seolah merasa paling benar sendiri. MasyaAlloh..tap i isinya secara keseluruhan menghujat saudara-saudara nya sendiri.
                  Hakikatnya tulisan ini gk ada manfaatnya sama sekali. Percuma, tidak bermutu, membuang-buang waktu, dan membingungkan khalayak umum.
                  Dan kalo boleh kasih saran, Introspeksi Diri Anda sendiri terlebih dahulu lah.. hanya Alloh yang pantas menilai. Anda tidak perlu ikut2an menilai orang lain sesat kah, kafir kah, penganut bid'ah kah... dlsb.
                  Pemahaman anda itu didasarkan pemahaman negatif, hasil dari lemahnya pikiran Anda sendiri. Ato mungkin otaknya yg sudah hang/error perlu direstart lagi.. Senang betul nyari celah kesalahan orang lain. MasyaAlloh... segeralah bertaubat wahai saudaraku.. lihatlah dunia ini dari sisi yg positif, jgn selalu negatif begitu. Gk baik buat kesehatan raga dan jiwamu... hehe.. :-)
                  Trus satu lagi, jgn gampang terbuai dengan panggilan/sebut an timur tengah spt Al Ustad lah, Al Atsariy lah dll... Lihatlah dengan mata hatimu, jangan kau lihat dengan akalmu. Karena kita komunikasi dengan Rabb itu dengan hati, bukan dengan akal. Kemampuan akal itu terbatas, makanya buta hati itu lebih berbahaya... hehe... :-)
                  Quote
                   
                   
                  Ikhwan
                  +2 #58 Hm...Ikhwan 2011-08-27 00:09
                  Selama ini saya benar2 ingn skli shlat dngan khusyu.. ktka sya tau ust abu sangkan saya tertarik,, tpi sya baca artikel ini malah jadi rebet,, soalnya di sini menkritik tp tak memberi jalan keluar,, lalu adakah anda (punls) tau bagaiamna cara unutk khusyu???
                  Quote
                   
                   
                  yudi
                  +1 #57 masih pd blm jelas kali ya....atau cuma komen aja tp artikelnya ga dibaca? atau....lagi pd bingung ga bisa "MIKIR"...atau. ..atau...atau.. .yudi 2011-08-22 04:32
                  Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama atau membela perbuatan baru yang diada – adakan maka baginya laknat Alloh dan para malaikat serta mendapat laknat seluruh manusia". (HR. Bukhori dan Muslim)

                  "Barang siapa mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintah kami maka amalan tersebut tertolak". (HR. Muslim)

                  "Sesunggunya sebaik – baik pembicaraan adalah Kitabulloh dan sebaik – baik petunjuk adalah petunjuknya Muhammad, dan sejelek – jelek perkara adalah yang diada – adakan dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat dan setiapa kesesatan di neraka". (HR. Muslim)

                  Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga bersabda: "Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama atau membela perbuatan baru yang diada – adakan maka baginya laknat Alloh dan para malaikat serta mendapat laknat seluruh manusia". (HR. Bukhori dan Muslim)

                  "Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah Jahanam, dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-burukny a".(QS. At Taubah 9:73)

                  "Sesungguhnya orang orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata, dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan".(Q S.Mujadilah 58:5)
                  Quote
                   
                   
                  Shaddik
                  +1 #56 Shaddik 2011-08-18 12:41
                  Kepada moderator,

                  Apakah anda pernah berdiskusi dengan Ustad Abu sebelum anda menulis artikel ini? Saya rasa dengan anda menulis artikel ini ada pihak lain yang bertepuk tangan karena kita menjelekkan saudara kita.
                  Quote
                   
                   
                  shofan
                  +1 #55 Saya Tercengangshofan 2011-08-16 02:50
                  saya justru sangat apresiatif terhadap ustadz Abu Sangkan yang memperkenalkan metode baru dan pendekatan-pend ekatan yang membawa pada perbaikan dan kualitas hidup manusia. memang, metode bagaimana cara sholat khusyu'--sepert i dikenalkan Ustadz Abu Sangkan--adalah baru dan belum pernah diajarkan oleh ulama-ulama terdahulu. bukankah ini soal ijtihad bagaimana umat islam yang tadinya malas sholat menjadi rajin sholat? ijtihad Ustad Abu ini layak diapresiasi. saya belum bertemu dengan ustadz Abu, tetapi melihat karya-karyanya yang banyak diminati umat Islam, dia sepertinya orang yang berwawasan luas dan mendalam. begitu juga pemahamannya terhadap agama lain yang begitu kaya. tidak heran jika dalam metodenya berbau hindu, budha, tasawuf, dan sinkretis-plura lis. sebuah perpaduan yang sangat genius. selamat Ustadz Abu.. jangan hiraukan pengkritik Anda yang sok pintar, suci dan merasa otoritatif dalam agama.

                  salam,

                  shofan
                  Quote
                   
                   
                  Eddy Prayitno Banyuwangi
                  0 #54 hanya allah yang tauEddy Prayitno Banyuwangi 2011-08-13 08:40
                  tidak ada sesiapa manusia di dunia ini yg berhak memutuskan suatu masalah apalagi menyangkut ke kafiran/tidak nya manusia selain ALLAH jika engkau berfikir dan pemikir dan jika engkau berhati bersih suci maka engkau akan merasa malu dihadapan ALLAH astafirullah hal'azdim... astafirullah hal'azdim...ast afirullah hal'azdim... ke benaran hanya ada pada ALLAH dia maha pengasih lagi maha penyayang..
                  Quote
                   
                   
                  Agus Asgar
                  0 #53 PurnawirawanAgus Asgar 2011-08-11 20:55
                  Singkat saja, terima kasih pak Abu saya sudah menemukan yang belum dirasakan dalam shalat dan sesudah shalat. Ketenangan dan kedamaian itu selalu memanggil setiap adzan berkumandang. Semoga Allah SWT menerima shalat kita tanpa memperdebatkan hal-hal yang keluar dari tujuan utama. Insya Allah.
                  Quote
                   
                   
                  sang pengembara
                  0 #52 bersujud( . )sang pengembara 2011-08-06 21:43
                  saja yang di maukan Nya..... Assalamualaikum wbrkth
                  luas nya ilmu allah itu tak terbatas....... wa ima air 7 lautan di jadikan tinta pasti tak akan cukup untuk kita merungkai kan nya....tak terjangkau oleh akal fikiran kita apa lagi kalau hanya di pandang dari sudut ilmu ilmiah, falsafah, ilmu qalam, syariat semata mata ..... jadi jangan kita batasi ilmu allah yang meliputt sekelian zarrtul wujud itu di sebabkan keterbatasan ilmu yang di anugerahkan pada diri kita.... renongkan nya sedalam mungkin......pa ustaz bukan nya membawa ajaran baru atau sunnah baru.... tetapi hanya merupakan satu cara atau metode untuk kita semua mendekatkan diri kepada sang kholik .......perlu di ingat apa apa yng di curahkan atau di kongsikan nya itu ialah cetusan ikhlas dari nurani dalam beliau yang pasti nya dapatan dapatan yang di perolihi semasa bermunajat kepada Nya......perlu di ingat Allah swt tak pernah menutup pintu kewalian kepada sesiapa
                  Quote
                   
                   
                  muthozank
                  +2 #51 muthozank 2011-08-05 05:55
                  yaa allah bgtu mudah nya mengklaim orang sesat,,,, seakan akan yg paling benar dalam ber islam,,,,
                  Quote
                   
                   
                  muthozank
                  +2 #50 saya kurang setuju ,,,,,klo ustad abu sangkan disalah kn muthozank 2011-08-05 05:47
                  begitu mudah nya mengklaim orang itu bid ,ah ..... jangan menghakimi ,,,seakan akan yg paling benar ,,, karena hanya allah lah yg mha benar ...setidak nya ustad abu sangkan telah mengajak kepada kebaekan ,,,,,
                  Quote
                   
                   
                  Erwan Yulianto
                  0 #49 Tanya saja ke Ust. Abu SangkanErwan Yulianto 2011-08-04 12:21
                  guru - guru kami mengatakan, .." seandainya surga itu lebih hebat (nikmat) dari sholat yang khusuk, maka kami baru yakin kalau surga itu memang luar biasa".

                  apakah ust. sudah mencapai tingkat ini?

                  kalau itu sudah antum rasakan, apa gunanya pujian dari makhluk ?
                  Quote
                   
                   
                  sahabat
                  0 #48 sahabat 2011-07-11 13:11
                  Tidak pernah ada kata gagal bagi setiap muslim yang tawwakal
                  yang ada adalah keberhasilan yang diberikan Allah berbeda dengan yang kita inginkan
                  tidak semua yang menurut kita baik, baik juga menurut Allah


                  Quote
                   
                   
                  Abu Aghniya
                  +2 #47 Seharusnya kita malu..., karena rasa bahagiaAbu Aghniya 2011-07-08 05:28
                  Assalammu alaikum wr wb.
                  Alangkah bahagianya kita saat membuka web ini begitu banyak argumen-argumen yang cerdas, agak cerdas bahkan maaf mungkin tidak cerdas, tetapi setelah kita membacanya membuat kita semakin pandai dan cerdas, bisa memahami berbagai karakter orang yang menulis argumen tersebut, ada yang bingung, ada yang tidak terima, ada yang cari aman, ada yang mengerti bahkan ada yang tidak nyambung, membuat kita geleng2 kepala karena takjub atas semua argumennya.
                  Alangkah berbahagianya kita mendapatkan pelajaran tentang cara salat yang khusuk karena kita punya cita-cita besar cita-cita seorang muslim bisa bertemu sang Pencipta disuatu hari kelak... semoga terkabul cita-cita itu, subahanallah
                  Tetapi Alangkah berbahagianya kita sebagai seorang muslim, yang mau belajar tentang ilmu agama dari segala sisi, belajar pada ahlinya yang benar-benar dapat menjadikan kita fakih dalam beragama dan dapat memahami agama,.... dan kita berharap semoga Alloh SWT memudahkan kita.
                  Alangkah lebih berbahagianya kita, mendapat pencerahan dan nasehat dari seorang katakanlah seorang ustad yang mau peduli menasehati dengan pengetahuan ilmu agamanya dengan dasar2 yang kuat kepada hamba Alloh yang lainnya yang sedang khilaf karena melihat cahaya lampu yang menyilaukan matanya sehingga sang hamba Alloh menyangka tersilaukan oleh cahaya matahari, kita seharusnya malu.... dalil2 yang disampaikan kepada kita begitu bersih dan kuat, seharusnya hati yang dibiasakan lembut ini bisa menerima nasehat itu... seharusnya kita malu.... percuma mencari ridho Alloh dengan begitu semangat, tetapi begitu ada nasehat, tiba2 hati kita menjadi batu....
                  Alangkah berbahagianya orang yang mau mendengarkan, belajar, mengkaji ajaran agama dan mau menerima nasehat.
                  Sekian. Wasaalammualaik um WRWB.
                  Quote
                   
                   
                  IKhlas
                  0 #46 IRI, DENGKI = BUSUK HATIIKhlas 2011-06-24 11:36
                  Beberapa tahun belakangan ini Ustad Abu tampil setiap bulan puasa di METRO TV. Tidak ada masyarakat yang protes bahkan Iklannya bejibun... Begitu juga Buku2nya Best Seller, apa lagi pelatihannnya.. ... MASYARAKAT INI TIDAK BODOH DAN BISA MENILAI SENDIRI...

                  KECUALI BILA ANDA BISA LEBIH HEBAT DARI USTAD ABU.... BARU ORANG BER PALING PADA ANDA.... BUKTIKANLAH DULU.... LIHATLAH OUTPUT ILMU YG DIBERIKAN USTAD ABU.... SHOLAT ORG JADI KHUSU KAN ???
                  Quote
                   
                   
                  Muaz
                  +2 #45 KEMBALIKAN SAJA URUSAN INI KEPADA ALLAH, DAN JANGAN BERDEBAT LAGIMuaz 2011-06-24 11:06
                  MENGAPA KITA TIDAK MENCELA ORANG2 YANG TIDAK SHALAT ? MENGAPA KITA MESTI MENGHUJAT ORANG2 YANG MELAKUKAN SHALAT ? MENGAPA BEGITU MUDAH KITA MENGKAFIRKAN SESEORANG, PADAHAL YANG LAYAK MENILAI KAFIR DAN TIDAKNYA SESEORANG ITU ADALAH SANG HAKIM AGUNG ALLAH TAÁLA ? BUKANKAH DENGAN MENGKAFIRKAN SESEORANG ATAU GOLONGAN TERTENTU KITA TELAH MELANGKAHI ATAU MALAH MEMBATASI HAK ALLAH SWT ? MENGAPA KITA MENJADI HAKIM UNTUK HAL-HAL YANG TIDAK KITA KETAHUI KEBENARANNYA ? BIARLAH ITU MENJADI URUSAN ALLAH, BUKAN URUSAN KITA, LEBIH BAIK KITA TADABBURI DIRI KITA SENDIRI, APAKAH KITA AKAN SELAMAT SAMPAI DI NEGERI YANG SEJAHTERA ATAU MERANA DI NEGERI NERAKA. DIRI KITA SENDIRI AJA KITA NGAK TAU AKAN BERAKHIR SEPERTI APA, KITA DENGAN SOK2NYA MELANGKAGHHI TAKDIR ALLAH. SUDAHLAH JANGAN BERDEBAT..KEMBA LIKAN SAJA INI KEPADA DIA, NANTI DI HARI PEMBALASAN BARU DIKETAHUI SIAPA YANG BENAR MENURUT UKURAN KACAMATA ALLAH SWT.
                  Quote
                   
                   
                  Teddy
                  0 #44 Jadikan sabar dan shalat penolongmu...Teddy 2011-06-20 23:09
                  Gak usah2 pusing Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary....Se lama masih berpedoman pada Al Quran dan As Sunnah....Tidak pantas kita menuduh sesat or bid'ah...Karena yg pantas menentukan salah dan benar hanyalah Allah SWT yg Maha Tahu dan Maha Benar....Karena ilmu kita tidak ada apa2nya dengan ilmu Allah SWT...Maka segeralah memohon ampun kepada Allah SWT dan meminta maaf sesama manusia...Istig hfar lah....Istighfa r lah...Istighfar lah....Islam itu bukan jalan pertentangan dan perdebatan tapi ISLAM adalah jalan keselamatan dan perdamaian...It u yang akan menjadikan Rahmatan lil alamiin....Syuk ran....
                  Quote
                   
                   
                  Amir
                  0 #43 Amir 2011-06-15 19:50
                  Biarlah Allah yang menetapkan...ka rena khusyuk dalam sholat adalah hal utama...dan adalah baik jika yang telah menemukan nya mengajarkan kepada yang sedang mencari nya...
                  apakah bid'ah jadi nya bila seseorang mengajarkan apa yang telah di ketahui nya untuk mendapat kekhusyukkan sholat???
                  Quote
                   
                   
                  Moslem
                  0 #42 cinta damaiMoslem 2011-05-11 09:17
                  Saya ini orang awam dan melihat dengan logika yg sederhana saja.
                  sholat khusuk ya perwujudannya bukan diproses sholatnya melainkan dari keseharian pelaku kalau baik ya berarti sholatnya khusuk karena dia bisa faham dengan syariat yg dia kerjakan kalaupun metodenya ya bermacam2 asalkan sesuai dgn rukunnya dan tidak bid'ah. Semuanya intinya adalah pengendalian diri untuk membuat keseimbangan/harmony
                  Waallahu alam
                  Quote
                   
                   
                  isnadi
                  0 #41 isnadi 2011-05-11 03:00
                  @ RVN
                  segala perubahan, hidayah, kebaikan berasal dari Alloh.
                  sayang sekali anda selalu mencantumkan 'Sebelum ikut pelatihan' terhadap arah positif pad kehidupan anda, hati2 mungkin perlahan anda justru menyempitkan rahmat dan kekuasaan Alloh, hanya untuk sebuah 'pelatihan' yang anda maksud.

                  tentang baik dan jelek, sebagai umat islam layaknya kita menggunakan standard yang memang dikaruniakan Islam untuk kita. Ibaratnya kita makan masakan dengan MSG dan masakan non-MSG, keduanya membuat kita kenyang, tapi apakah standard keduanya sama?
                  Quote
                   
                   
                  AJI
                  +2 #40 Ibnu Taimiyah founding father WAHABIAJI 2011-05-08 22:23
                  Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary dalam setiap tulisannya selalu merujuk pada Ibnu Taimiyah dimana Ibnu Taimiyah adalah tokoh yang lantang mengkritik habis2an bahkan mengkafirkan Asy'ari dan orang2 yang merujuk pada mazhab Asy'ari, Ibnu Taimiyah merupakan founding father dari aliran WAHABI, jadi jelaslah bahwa Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary penganut aliran WAHABI yang menganggap hanya golongannyalah yang paling benar, sedang yang lainnya KAFIR....bisa jadi situs ini juga sebagai wahana penyebar aliran WAHABI !!!!
                  Quote
                   
                   
                  RVN
                  +3 #39 Seorang PelajarRVN 2011-05-08 05:45
                  Saya adalah pelajar SMP kelas 2 saya di ajak orang tua ikut pelatihan.
                  karena merasa BODO dan TIDAK BISA maka saya telan habis semua pengajaran yg diberikan ustad abu sangkan.semua teorinya saya praktikan ada punsetelah memperaktikanny a saya merasakan perrubahan terhadap diri saya sebelum ikut pelatihan shalat khusyu dan setelah ikut platihan:
                  1.Sebelum ikut pelatihan saya malezz shalat dan mesti di paksa sama ortu,setelah ikut pelatihan saya merasa butuh shalat kalo tidak shalat saya gelisah
                  2.Sebelum ikut pelatihan jangankan puasa sunat,puasa wajib juga saya malezz setelah ikut pelatihan saya ga malezz lagi puasa malahan saya suka puasa sunat
                  3.Sebelum ikut pelatihan saya sangat hobi menggosip setelah ikut pelatihan saya tdk suka menggosip lagi
                  4.Sebelum ikut pelatihan saya berat untuk sodaqoh setelah ikut pelatihan sodaqoh mendaji ringan
                  5.sebelum ikut pelatihan saya mudah untuk berbohong setelah ikut pelatihan berat rasanya untuk berbohong
                  6.sebelum ikut pelatihan saya suka brantem setelah ikut pelatihan jadi ga suka beranem
                  7.sebelum ikut pelatihan saya suka melawan ortu setelah ikut pelatihan saya suka menuruti perintah ortu
                  Dan banyak lagi perubahan yang saya rasakan,Apakah perubahan ini menerut abu Umamah merupakan perubahan yang jelek ???????????
                  Quote
                   
                   
                  Ghiyast Mutho Orang Bodoh
                  0 #38 sekedar tanggapanGhiyast Mutho Orang Bodoh 2011-04-15 01:58
                  Sy prnhh mmbc bukunya.Krn trtrk jargon "Sholat Khusyu'Itu Mudah".Sbb smpai skrng sholat sy tdk prnh khusyu.Sy sbnrnya sdh tertarik,cuma dlm buku itu kl g slh,ada kutipan "kebanyakan org mengatakn sholat khusyu itu sulit pdhl mudah" trmsk pr Ulama.Yg mmbuat sy lngsng g smpti n tdk mlnjtkn mmbcnya,ktpn itu merendahkan pr Ulama,yg mana qt mngetahui brbg ilmu agama brkt jasa mereka.Seakan2 caranyalah yg plng bs mmbuat sholat khusyu'.Itu adlh kesombongan.Aka n lbh bjk jika kutipannya spt bgini "semoga metode kami ini bs membantu dan mempermudah sholat menjadi khusyu".Dgn tdk merendahkan yg lain.Dlm ktb Kabair 85: واشر الكبر الذى فيه من يتكبر على العباد بعلمه ....tdk pantas qt sombong dgn ilmu yg ada pada qt,krn ilmu yg diberikan kpd qt sngt kcl sekali...
                  Quote
                   
                   
                  satria
                  0 #37 nambahi comentsatria 2011-04-09 16:18
                  nabi muhammad cuma mengenalkan kita kepada tuhan...sebagai rasa trimakasih kepada nabi seringlah membaca sholawat....ten tang sholat yang khusuk menurut pikiran pendapat ku...jasad (badan kita) dan jiwa(pikiran kita)sama-sama sholat terutama pikiran kita gak nglantur...nah cari tau caranya gimana pikiran kita bisa fokus di sholat...itu aja kali ya..andaikan nabi diturunkan di solo mungkin pakaian yang di kenakan batik ama blangkon...berh ubung di makkah pakai jubah.yang di islamkan harusnya jiwa kita bukan cuma badan kita...Allah tidak akan melihat pakaianmu/harta mu/jabatanmu yang hanya Allah lihat jiwamu...hehehe ...gitu ajalah comentku
                  Quote
                   
                   
                  maliki akbar
                  0 #36 musyawarahmaliki akbar 2011-04-09 12:47
                  musyawarah dong
                  Quote
                   
                   
                  umay
                  0 #35 Harusnya belajar sama Siapa...?umay 2011-03-31 07:15
                  asslamualikum wr.wb
                  semakin ane mendalami islam semakin takut ane beribadah yang tidak sesuai dengan ajaran islam (menyimpang), apabila ane harus belajar sama al'quran dan hadits, ane masih awam sebagai seorang muslim..
                  semenjak kuliah ane tertarik untuk memperdalam Islam, tapi harus sama siapa saya belajar..!
                  Quote
                   
                   
                  makrifatseeker
                  +2 #34 Untuk Renunganmakrifatseeker 2011-03-21 02:51
                  Audzubillahiminasyaitonirojim..Bissmillahirohmanirohim..

                  " MENUDUH BERARTI TIDAK TAHU. TIDAK TAHU BERARTI DIRI KITA YANG BODOH "

                  Islam itu satu keutuhan yang tak bisa dipisahkan. Syariat-Hakikat -Tarekat-Makrif at lalu kembali ke Syariat. Jikalau berhenti pada satu titik ajaran dan merasa benar itu yang salah.

                  Orang-orang yang mengatakan ajaran sufi menyimpang adalah mereka yg berhenti pada ajaran syariat saja dan tdk pernah mempelajari apalagi mencapai tingkatan hingga makrifat.

                  Para sufi pun ketika mencapai tingkatan tertinggi yaitu makrifat tidak mampu kembali ke syariat dan merasa nyaman di "zona" itu. Jikalau mereka mampu kembali ke syariat maka tdk akan pernah ada ucapan " Aku adalah Allah " atau konsep Manunggaling Kawula Gusti.

                  Rasullulah SAW saja setelah melakukan perjalanan Isra Mi'raj (perjalanan spritual tertinggi manusia), pagi harinya Beliau hutang gandum karena kelaparan. Itu bukti awal bahwa Rasulullah SAW kembali ke syariat.

                  Itulah yang terjadi ketika pencarian kita berhenti pada satu tingkatan. Bisanya hanya menyalahkan dan menghujat orang lain yang jelas2 berbeda tingkatan dengannya. Coba ingat cerita Nabi Musa AS dengan Hamba Saleh Pilihan Allah SWT (tidak tertulis namanya dalam Al Quran)atau dalam hadist disebutkan sebagai Nabi Khidir AS. Itu adalah kisah nyata bagaimana Ilmu Musa yang berlandaskan syariat menjadi bingung ketika menghadapi ilmu hamba ini yang berlandaskan makrifat. Padahal syariat merupakan bagian dari makrifat dan begitu pula sebaliknya.

                  Mencapai tingkatan makrifat itu mudah. Yang sulit adalah ketika telah mencapainya, apakah kita mau/bisa kembali lagi ke syariat. Begitu pula sebaliknya.

                  Akhirnya semua kembali ke diri. " TIDAK ADA JAWABAN DILUAR DIRI, HINGGA KALAH MENANG MENJADI TRADISI "

                  Wallahu A’lam Bishshawab
                  Quote
                   
                   
                  ajisaka
                  +1 #33 siapa yang tak tau ilmunya ?ajisaka 2011-03-16 03:49
                  ust umamah membuktikan dirinya tidak bisa menjelaskan sholat khusyu' dan bagaimana melaksanakan sholat agar khusyu'. sehingga hanya bisa menyesatkan orang yang coba menjelaskan hal tersebut dengan cara yang mudah dipahami
                  Quote
                   
                   
                  Muhammad Taufik
                  0 #32 ISLAM Bukan "Rohmatan Lil'alamin"Muhammad Taufik 2011-03-14 11:43
                  Apakah Islam Rahmatan Lil'alamin??? Ternyata Islam bukanlah Rahmatan Lil'alamin, coz tdk satupun ayat Qur'an yg menegaskan hal tersebut, Adapun ayat "Wama Arsalnaka Illa Rahmatan Lil'alamin" menegaskan bahwa Allah SWT mengutus Nabi Muhammad sebagai Rahmat bagi seluruh alam.
                  Jadi menurut hemat saya Rahmatan Lil'alamin itu Nabi Muhammad Saw bukan Islam, Islam itu sebagai Hidayat/Petunju k kepada jalan yg dirihoi Allah... Innaddina 'indallahil islam "Sesungguhnya agama yg diridhoi disisi Allah hanyalah Islam".(QS.Ali Imron: 19)
                  Adapun mengenai masalah Khilafiyah mestinya kita sesama Muslim bersikap dewasa, Orang bijak berucap ; "Kalau pendapat Qt sama salinglah mendukung, tp apabila berbeda salinglah toleransi... Wata'awanu 'Alalbirri Wattaqwa... (QS.Al-Maidah:2 ) Sehingga 'Adawah dapat dihindari dan Ukhuwwah Islamiyah selalu terjaga...
                  Wallau A'lamu Bishowab.
                  Quote
                   
                   
                  widianto
                  -1 #31 widianto 2011-03-14 00:40
                  JUSTRU USTAD ABU UMAMAH LAH YANG SESAT...
                  Quote
                   
                   
                  widianto
                  0 #30 justru ustad abu umamah lah yang sesat !!widianto 2011-03-14 00:39
                  JUSTRU USTAD ABU UMAMAHLAH YANG SESAT... SEMUA ORANG YANG DIANGGAP TIDAK SEJALAN DENGAN BELIAU MALAH DIANGGAP SESAT, ITU JUSTRU TIDAK MENGIKUTI ROSULULLAH... PADAHAL ROSULULLAH SELALU MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN, JADI TIDAK SEMPIT DI DALAM BERFIKIR, JANGAN SUKA MEMFITNAH ORANG... MUNCULKANLAH ISLAM DENGAN KEDAMAIAN JANGAN SALING MENYALAHKAN DAN MENYESATKAN... INI TERBUKTI KOK, PALING-PALING KELOMPOKNYA USTAD ABU UMAMAH CENDERUNG EKSLUSIF DAN DIJAUHI DARI PERGAULAN MASYARAKAT KARENA MASYARAKAT JUGA TELAHG MENILAI KELOMPOKNYA PAK USTAD ABU UMAMAH ADALAH KELOMPOK YANG BERBAHAYA SOK SUCI DAN MEMICU PERMUSUHAN SESAMA MUSLIM... BUKAN SEBAGAI ROHMATAN LIL ALAMIN, AKHIRNYA ORANG-ORANG NON MUSLIM YANG MELIHAT KELOMPOK INI JADI SALAH PAHAM... DIKIRANYA ISLAM ADALAH TERORIS YANG MEMICU PERMUSUHAN... BUKANNYA MENGAJAK ORANG UNTUK BERSAHABAT, TAPI MALAH DIMUSUHI DAN DIFITNAH DAN HADIS YANG TIDAK SESUAI DENGAN PEMIKIRANNYA DIKLAIM PALSU, DSB. KELOMPOK INI LAH YANG HARUS DILURUSKAN KARENA SAMA SEKALI TIDAK SESUAI DENGAN AJARAN NABI MUHAMMAD SAW,
                  Quote
                   
                   
                  Agung Budi
                  +2 #29 Kebenaran Mutlak itu ada...Agung Budi 2011-03-08 21:40
                  Menyampaikan kebenaran dengan kata-kata yang keras sah-sah saja dilakukan, ibarat membersihkan karat di besi maka kita harus menggosoknya dengan keras.Kalau kita membiarkan tindakan atau pemikiran yang merusak akidah dengan alasan setiap orang punya kebenaran sendiri dan harus santun dalam mengkritik, jangan-jangan kita sudah kehilangan keyakinan atau keimanan terhadap Islam sendiri. Jangan sampai kita menjadi patah semangat karena komentar-koment ar yang mendewakan akal tetapi mengabaikan kebenaran yang sudah dibawa oleh Allah dan Rasul-Nya...
                  Quote
                   
                   
                  Agung Budi
                  +1 #28 Lanjutkan..untu k terus menyampaikan kebenaranAgung Budi 2011-03-08 21:34
                  Luar biasa pembahasannya tentang kritik terhadap abu sangkan..saya setuju dan meyakini kebenaran yang dibawa oleh Allah dan Rasul-Nya...
                  Quote
                   
                   
                  ali
                  +2 #27 harus etikaali 2011-03-08 04:31
                  forum ini sah-sah saja, namun yang pentng adalah jgn kita saling hujat ketika tidak setuju dgn pendapat yang lain, biarlah pembaca yang menentukan kemana harus memihak yang harus kita lakukan adalah berdoa kepada Allah semoga ditunjukkan jalan mana yang benar, terimakasih untuk penulis yang membuka fikiran kita agar bisa melihat lebih teliti lagi tentang sesuatu agar tidak langsung percaya 100% dengan begitu kita bisa belajar lebih byk lg untuk mencari kebenaran yang hakiki
                  Quote
                   
                   
                  Endang Sarifudin
                  0 #26 Sabar tidak ada batasnyaEndang Sarifudin 2011-03-07 07:25
                  Assalamu A'laikum,Wr. Wb
                  Nabi Muhammad SAW adalah sosok penyejuk, penyabar, juga Rahmatan lil alamin ,tidak sebagai penyebar fitnah, kejelekan ataupun mengharap pembenaran dari orang lain dengan cara diagung-agungka n. Sesungguhnya orang yang sombong merasa paling benar adalah iblis,Pak Abu.... saya justru dengan cara sederhana beliau untuk menggapai Allah menjadikan saya ada harapan bahwa semua orang ternyata bisa dekat dengan Allah.Tidak hanya yang penampilannya sok suci aja, ataupun yg omongannya seperti benar, tp hatinya tidak. Terima kasih atas penyejuk dari Pak Abu yang sabar, tidak sombong, dan tidak pernah memfitnah orang. Terus damaikan hati manusia saat ini Pak Abu. Karena hanya dengan Allahlah sebagai pembimbing, tdk mungkin manusia jd serakah / koruptor sprt sekarang. Alhamdulillah Ya Allah,,,
                  Quote
                   
                   
                  Admin
                  0 #25 yang lebih baik adalah ...Admin 2010-10-09 03:34
                  to: buya,

                  Anda katakan “makan kacang jangan sama kulitnya bila anda tidak tau menau tentang suatu perkara diam adlah lebih baek........... . “ benar yang Anda katakan, tapi kurang arif, kalau anda tujukan kepada para netter AZ, sebab sama saja anda menujukan kebodohan Anda, lebihnya anda mencoba untuk “sombong” padahal kesombongan hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala.

                  Asal tahu saja persoalan masalah agama sangat kompleks, diantaranya dua hal, pertama Islam sebagai sebuah agama (way of life) adalah “sakral” bersumber dari Dzat Yang Maha Sempurna, maka jadilah Islam agama yang Sempurna, tidak ada kecacatan didalamnya (QS Al-Maidah 5:3) “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”

                  Namun ketika islam sebagai sebuah ajaran dan dipahami oleh manusia, maka pemahaman manusia terhadap ajaran Islam itu bersifat “relatif” yang meniscayakan kritik dan koreksi terhadapnya, hatta bagi Rasulullah sendiri (QS An-Nuur 24:21)” Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (suci) dari dosa/kelemahan selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya .” Bagi seorang Rasul telah disiapkan “otokritik” namanya “ma’sum”. Sedangkan bagi manusia lainnya tidak ada jaminan, kecuali bagi orang-orang yang beriman Allah telah membuat sebuah pintu kritik supaya mereka tidak terperosok kedalam kesalahan dan kesesatan namanya “tawashaubil haq” dan dia dihitung sebagai amal shalih.

                  Kedua, sunnatullah berlaku bagi segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini berlaku al-takhrif (pengrusakan) baik secara alamiah maupun dilakukan oleh tangan-tangan mufsid, termasuk didalamnya pengrusakan terhadap agama Islam sebagaimana terjadi pada dua agama samawi sebelumnya oleh orang-orang kafir dari “ahlul kitab”. Terhadap gejala ini , Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk mengadakan tashlih atau perbaikan dengan syarat-syaratny a, diantaranya meluruskan kembali perkara-perkara yang bengkok atau dibengkokan (konspirasi) (QS Ibrahim 14:3) “(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-hala ngi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.” Al-Tashlih (perbaikan) ini disisi Allah dipandang sebagai salah satu perbuatan “ jihad” dan dijadikannya sebagai penghapus terhadap dosa-dosanya (kifarat) (QS Al-Nisaa 4:129)” Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari jalan yang bengkok), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

                  Wallahu’alam!
                  Quote
                   
                   
                  buya
                  +1 #24 ??/buya 2010-10-01 03:28
                  makan kacng jangan sama kulitnya
                  bila anda tidak tau menau tentang suatu perkara
                  diam adlah lebih baek........... .
                  Quote
                   
                   
                  hamba Allah
                  0 #23 Tanggapan seputar Shalat Khusuk oleh bapak Abu sangkanhamba Allah 2010-09-25 04:51
                  inilah dia..!!!
                  http://trikurnianto.multiply.com/journal/item/81
                  Quote
                   
                   
                  aki
                  0 #22 Islam Rahmat Lil alaminaki 2010-09-17 12:29
                  Ingat Islam adalah sebaik-baiknya agama sisunia ini urusan shalat bukan urusan manusiayang menilai adalah Allah!jadi segala ibadah yang bersangkutan dengan Allah Jangan dipansang dengan suatu sudut pandang dan kebencian saja! metode yang diajarkan saya kira dalah metode agar kita lebih kusuk untuk shalat jadi selama itu ada nilai kebaikan saya kira harus kita akui dan TIDAK PERLU UNTUK DI PERDEBATKAN!!!s emoga Allah melindungi kita dari hal-hal yang musrik!!!Jika ditanya siapakah yang salah? yaitu orang-orang yang tidak mau shalat!!!
                  Quote
                   
                   
                  syalala
                  +2 #21 syalala 2010-09-06 02:57
                  wah, ada komen bahaya tuh, asal sholat aja udah bener,
                  berarti sholat2nya sekte sesat yg buanyak di negegri ini selama judulnya sholat boleh2 aja?

                  ----

                  @ pak admin, yang betul khusyu di sholat maka bisa khusyu di luar sholat atau sebaliknya?
                  Quote
                   
                   
                  AM Nuur
                  +2 #20 Bacalah !AM Nuur 2010-09-05 00:50
                  Assalamu'alaiku m.
                  Bacalah dengan ASMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG
                  Insya Allah Yang Maha Pengasih memberikan hikmah ke dalam hati kita, membacakannya untuk kita dan kita diberi kekuatan untuk mengikuti bacaan tersebut.
                  Quote
                   
                   
                  Al Fakir
                  +1 #19 islamAl Fakir 2010-08-30 11:09
                  Puncak dari Ilmu Allah adalah sujud yaitu sholat, sudahlah jangan cari kesalahan satu dengan yg lain, Islam itu satu badan jika ada pendapat yg berlianan jadikanlah itu rahmad bukan permusuhan, dan yang penting dia melaksanakan sholat karna itu wajib hukumnya, kalo tidak sholat nah baru itu kita tindak.:-)
                  Quote
                   
                   
                  Muhammad Arqam
                  +1 #18 SemangatMuhammad Arqam 2010-08-30 07:01
                  Kepada Bapak Abu Sankan, semakin banyak aja amal bapak yah, mengingat banyak yang fitnah...... Semoga Amal Ibadah yang memfitnah Bpk.Abu Sankan semakin trkikis oleh Dosa Ghibahnya sendiri
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #17 Shalat Khusyu'? (1)admin 2010-08-26 07:06
                  to: reza & gex,

                  Pertama, jauhi segala bid’ah dalam segala bentuk dan manifestasinya (3:132). Hadits berikut ini cukup untuk menjelaskan bagaimana dampak bid’ah terhadap sipelaku. “Barang siapa mengerjakan perbuatan bid'ah, maka Setan (jin) akan menyertainya dalam ibadah, serta menjauhkannya dari khusyu dan menangis.” (H.R Dailami dari Annas).

                  Bagaimana setan menyertai si pelaku bid’ah?

                  Dengan izin dan kehendak Allah, setan akan menggoda manusia itu berpusat dan menetap pada otaknya, ang¬gota tubuhnya, dan alat-alat kelengkapan tubuhnya. Hal ini seperti diisyaratkan oleh sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, ''Sesungguhnya setan itu berjalan (berada) pada setiap aliran darah anak Adam." Jika setan telah berpusat dan menetap pada otak manusia yang akan diganggu dan dikuasainya, maka Allah memberinya kekuasaan (kemampuan) untuk mengenali semua sel-sel otak manusia, demikian pula tugas dan pekerjaannya, serta pengguna¬annya. Jadi orang shalat pun bisa ditipu setan seolah-olah khusyu’ dari Allah padahal bukan. Untuk itu jadikanlah setan sebagai musuh kita.

                  Kedua, kita harus ikhlas agar tidak bisa disesatkan setan, kecuali hanya diganggu saja (15:39-40)

                  Makna dan Hakikat Ikhlas

                  Terminologi: akar kata ikhlas terdiri atas 3 huruf خلص yang mempunyai arti: - murni (pure), tidak bercampur (unmixed), sampai pada (finally arrive at), terbebas dari (freed from), memperoleh keselamatan (get salvation)

                  Kata khaalasa bermakna: berbuat/bersika p dgn penuh intergritas, mengabdi (dedicate, loyal). Jadi elemen mendasar kata ikhlas: ketulusan pengabdian hanya kepada Allah Yang Maha Esa.

                  Hakikat Ikhlas:

                  “Ikhlas adalah adalah salah satu rahasiaKu, aku taruhkan ia dihati hamba yg aku kasihi.”

                  Akulah yang melihat isi hatinya, dan tidak akan samar kepadaku setiap apapun yang sama, tidak akan tersembunyi bagiKu setiap apapun yang tersembumyi.

                  Abu Ya’qub as-Susī: Ikhlas ialah tidak melihatnya ikhlas. “Siapa yang menyaksikan pada keikhlasannya akan ikhlas, maka sesungguhnya keikhlasanya itu memerlukan ikhlas”. Maka: hilang: ujub atau riya
                  Abu Usman: Iklas ialah lupa melihat makhluk, dengan berkekalan memangdang kepada al-Khalik saja

                  Abdullah at-Tusturī: “Apa yang paling berat bagi nafsu? Ia menjawab: Ikhlas, karena dengan demikina nafsu tidak memiliki tempat lagi.

                  Secara medis ikhlas yang dipandang sebagai sesuatu yang misteri itu bisa dibuktikan secara kuantitatif melalui indikator sekresi hormon kortisol.

                  Ketiga, khusyu’

                  Garis besarnya, secara bahasa, khusyu’ berarti ‘tunduk’ atau ‘merendahkan diri’. Al-Asfahani menyamakan arti khusyu’ dengan dhirâ‘ah merendahkan diri). Hanya saja pada umumnya kata khusyu’ lebih banyak dipergunakan untuk anggota tubuh, sementara kata dhirâ‘ah lebih banyak dipergunakan untuk hati (ketundukan hati). Ia mengemukakan contoh sebuah riwayat yang mengatakan, idzâ dhara’a al-qalb khasya‘at al-jawârih ketika hati telah tunduk, ketika itu pula anggota tubuh menjadi tunduk).

                  Khusyu' adalah berdirinya hati di hadapan Tuhannya dengan sikap tunduk dan hina. Ada pula yang mengatakan, "Khusyu' adalah padamnya api syahwat dan hilangnya asap dada serta bersinarnya cahaya pengagungan Allah Subhanahu wa Ta'ala "

                  Ibnu Katsir mengartikan khusyu’ dengan “rasa takut kepada Allah dan tenang melakukan shalat (khâ’ifûn sâkinûn)”. Ini berarti khusyu’ dalam shalat adalah mengosongkan hati dari kesibukan di luar shalat yang akan mempengaruhi anggota tubuh dan pikiran. Dengan demikian, khusyu’ tidak lagi sekadar menundukkan diri, tetapi sudah mengarah kepada pemusatan perhatian (konsentrasi) kepada perbuatan yang dilakukan.

                  Kendati di dalam Al-Quran pemakaian kata khusyu’ mengacu ke beberapa makna, tetapi yang paling banyak dipergunakan adalah arti kekhusyu‘an di dalam beribadah, seperti dalam shalat, berdoa, dan ibadah lainnya. Jadi kekhusyu’an itu bukan dibangun dalam shalat tetapi diluar shalat, sebagaimana kesabaran itu bukan dibangun dalam musibat. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa sabar yang paling utama adalah tatkala musibat datang pertama kali, artinya kesabaran itu telah ada sebelum datangnya musibah. Begitu juga syukur harus dibangun sebelum datang karunia.

                  Jadi ketika kita sudah bisa khusyu’ di luar shalat, maka insyaAllah bisa khuysu’ dalam shalat.
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #16 Shalat Khusyu'? (2)admin 2010-08-26 07:02
                  To: reza & gex,

                  Dalam aplikasi

                  Syarat mutlak membangun spiritual ialah ibadah shalat, selaku zat pembawa menuju Hakikat Yang Maha Suci yang dapat menuntun manusia ke arah berfikir murni, perbuatan suci dan angan-angan suci mempunyai kesanggupan menjelmakan dunia tertib dan teratur, ahlakul karimah.

                  Shalat itu sendiri dalam satu riwayat hadits dikatakan sebagai mi'rajul mu'minin (HR Bukhari) yakni Mi'raj orang yang beriman. Shalat, dilukiskan sebagai mi'raj seorang mukmin, dalam analogi dengan Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala secara langsung di Sidrat al-¬Muntaha. Masalahnya apakah dalam shalat kita sudah menciptakan kondisi berdialog dengan Tuhan kita atau belum?.

                  Bukankah telah diakui, bahwa manusia ini tersusun dari pada jasmani (badan kasar) dan ruhani (badan halus) atau metafisis?. Yang lahir hanya dapat menyaksikan kenyataan yang riil. Sedangkan untuk menemukan kenyataan yang hakiki, dibutuhkan alat panca indera batin, yang menyingkap kenyataan metafisis. Dalam kaitan pelaksanakan shalat kita diingatkan oleh Allah Azza wa Jalla sbb:

                  “ ... janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu." (QS 17:110)

                  Ayat di atas kami fahami bahwa dalam melakukan shalat, baik ruh maupun jasad membaca do’a-do’a bacaan shalat secara berbarengan agar bisa berkonsentrasi sehingga kondusif untuk melakukan dialog dengan Allah Azza wa Jalla melalui bacaan-bacaan yang dicontohkan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, dan untuk diketahui bahwa setiap huruf yang kita baca dijaga oleh seorang malaikat yang merupakan penghubung sinar Allah.

                  Menurut Syaikh Mu'inuddin Chisty dalam pembacaan ayat-ayat, semua suara yang keluar dalam bahasa Arab diucapkan, merangsang penyebaran sembilan puluh sembilan nama Tuhan ke seluruh tubuh, pikiran, dan jiwa pada tingkat-tingkat yang benar-benar terkendali. Getaran-getaran suara vokal panjang `a', i', dan `u' merangsang jantung, kelenjar gondok (thyroid), kelenjar pineal, kelenjar bawah otak, kelenjar adrenal, dan paru-paru, membersihkan dan meringankan semua organ tersebut.

                  Sedangkan menurut Dr.Sholeh ketika shalat tahajud dengan ikhlas dapat menimbulkan persepsi dan motivasi positif sehingga menumbuhkan coping mechanism yang efektif atau respon emosional yang positif dari pengaruh shalat berjalan mengalir dalam tubuh dan diterima oleh batang otak. Setelah diformat dengan bahasa otak, kemudian ditrasmisikan ke salah satu bagian otak besar yakni Talamus. Kemudian, Talamus menghubungi Hipokampus (pusat memori yang vital untuk mengkoordinasik an segala hal yang diserap indera) untuk mensekresi GABA yang bertugas sebagai pengontrol respon emosi, dan menghambat Acetylcholine, Serotonis dan Neurotransmiter yang lain yang memproduksi sekresi kortisol. Selain itu, Talamus juga mengkontak Prefrontal kiri-kanan dengan mensekresi Dopanin dan menghambat sekresi Seretonin dan Norepinefrin. Setelah terjadi kontak timbal balik antara Talamus-Hipokam pus-Amigdala-Pr efrontal kiri-kanan, maka Talamus mengontak ke Hipotalamus untuk mengendalikan sekresi Kortisol. atau pereda stres yang akan meningkatkan ketahanan tubuh seseorang secara natural,” (QS 13:28, 39:43)

                  Menurut kami proses tersebut di atas tidak hanya terjadi sewaktu melaksanakan shalat tahajud, tapi juga dalam shalat lima waktu dan yang lainnya. Namun perlu diperhatikan juga mengenai kesempurnaan wudlu sesuai yang dicontohkan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam agar kita tidak dibangkitkan di akhirat dengan badan yang belang. Dan yang terbaik Shalat dilakukan awal waktu serta dilakukan berjamaah di masjid. Shalat, sepanjang mengikuti tata cara dan rukunnya insyaAllah sah.

                  InsyaAllah shalat kita efeknya bisa seperti yang dimaksud dalam QS al-Ankabut 29:45

                  “ ... dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perb uatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). .. ”

                  wallahu’alam,

                  Semoga Bermanfaat
                  Quote
                   
                   
                  Akhsan
                  +2 #15 IQRO'Akhsan 2010-08-25 15:42
                  Salah satu kewajiban Ummat Islam adalah menuntut Ilmu, terutama agama. Karena ilmu (agama) adalah kunci utama dalam mendekatkan diri kepada sang Kholiq, juga sebagai pembeda antara manusia dengan hewan.
                  Dalam menuntut ilmu, yang selalu dipegang teguh adalah kebenaran untuk menuju 'pembenaran'. Dalam kaitan ini, Qur'an telah jelas menerangkan untuk Khusuk dalam sholat (fokus untuk berserah diri dalam melakukan sholat serta sadar dengan sepenuh hati untuk melakukan ibadah sholat demi menghambakan diri kepada-Nya, cukup)
                  dan dalam Hadits shohih banyak diterangkan tatacara ibadah sholat yang dilakukan oleh Rasulullah, mulai dari ber-thoharoh hingga mengakhiri salam dalam sholat. Yang mestinya jadi perenungan adalah bukan bagaimana kita agar khusuk dalam Sholat, namun yang lebih tepatnya adalah 'seberapa besar kadar ke-khusu'-an kita dalam melakukan sholat.
                  Sudah dapatkah kita meluangkan waktu yang hanya sedikit dengan penuh ke-ikhlas-an untuk berserah diri kepada-Nya ditengah banyaknya waktu luang dalam urusan duniawi.
                  Quote
                   
                   
                  gex
                  +2 #14 bertanyagex 2010-08-25 06:54
                  maaf sering kali kita kesulitan meraih kekhusyukan dalam sholat. sy ga pernah baca buku tuntunan di atas tapi inisiatif sendir denggan melakukan beberapa trik di atas spy bisa khusyuk. pertnyaannya apakah sholat saya sah menurut rukun sholat. kedu bagaimana meraih kekhusyukan tanpa bid'ah? mohon petunjuk, ini pentig buat saya. atas masukan nya sya ucapkan terimakasih smoga amal anda jd ibadah.
                  Quote
                   
                   
                  Reza
                  +1 #13 RezaReza 2010-08-24 04:21
                  jadi menurut anda gimana caranya solat yang Khusyu????

                  karena banyak para pemuka agama mengatakan kita umat muslim harus Khusyu dalam sholat. tapi tidak ada penjelasan yang lebih ditail tentang cara khusyu.....????

                  Apakah anda pernah solat Khusyu????
                  Quote
                   
                   
                  Ahmadmuzakir
                  +2 #12 Sabar P Abu SangkanAhmadmuzakir 2010-08-21 10:28
                  Kepada Pak Abu Sangkan

                  Yang Sabar Pak ya atas fitnah fitnah mereka. Sesungguhnya tukang Fitnah temannya Iblis.
                  Kelak pembuktiannya nanti dihadapan Allah SWT
                  Quote
                   
                   
                  bocahe
                  -1 #11 relaksasi dan meditasibocahe 2010-08-13 08:38
                  apa bedanya relaksasi dan meditasi?
                  kalau tidak salah saya pernah baca artikel tentang metode abu sangkan atau malah bukunya (agak lupa)
                  bahwa kita khusyu' ibaratnya tengah melakukan relaksasi atau meditasi, seperti yang ada di yoga.

                  padahal bukankah hal itu menjadikan kita lalai?
                  sementara orang yang lalai dalam sholatnya (tidak merasakan 'ruh' dalam sholatnya) termasuk dalam golongan pendusta agama.

                  * butuh koreksi..
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #10 Jazakallah Khairadmin 2010-08-07 00:12
                  to: Aji,

                  Jazakallah khair masukkannya mengenai pembelaan/sangg ahan Abu Sangkan atas tulisan Al-Ustadz Abu Umamah Abdurrohim bin Abdulqohhar al-Atsary di atas, terus terang semenjak diterbitkannya buku Pelatihan Shalat Khusyu’ karya Abu Sangkan kami tertarik untuk mempelajari dan melaksanakannya agar bisa khusyu dalam shalat, namun setelah membacanya, kami menemukan kejanggalan sehingga mengurungkan niat tersebut. Namun setiap orang bebas untuk menentukan pilihannya sesuai kadar tanggungjawabny a.
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #9 Sillaturrahiimadmin 2010-08-07 00:10
                  to: Akhsan,

                  Sepenuhnya kami sependapat dengan Anda.

                  Menurut kami untuk menegakkan syari’at Islam dimuka bumi ini baru bisa terwujud setelah shalat kita dinilai khusyu’ oleh Allah Azza wa Jalla, bila tidak, jangan mimpi.
                  Quote
                   
                   
                  Akhsan
                  +1 #8 SillaturrahiimAkhsan 2010-08-06 16:04
                  Artikel yang menarik. Inilah salah satu wujud dari Sunnatullah, adanya perbedaan dalam persepsi yang masih dalam koridor kesantunan. Mari kita hargai segala perbedaan tanpa maksud memaksakan. Tulisan ini bagi saya (pribadi) merupakan suatu keperdulian atas 'ketidak-wajara n' dalam melakukan suatu ibadah yang sangat sakral bagi islam. Sudah cukup terang dan jelas dalam tuntunan hadits akan adab dalam sholat. Marilah kita kembali kepada tuntunan Rasulullah dalam beribadah (dalam hal ini sholat). Sungguh, Islam telah sempurna. Islam itu mudah, mungkin hanya kita saja yang membuatnya rumit.
                  Quote
                   
                   
                  Aji
                  0 #7 ShalatAji 2010-08-06 13:25
                  http://trikurnianto.multiply.com/journal/item/81
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #6 Rahmatan lil 'Alaminadmin 2010-08-01 17:20
                  to: henwin,

                  Yang memberi saran lebih memahami daripada kami dan kami serahkan kepada Anda untuk membuat metoda bagaimana agar orang dapat berIslam dengan baik, termasuk menjelaskan pengertian Islam, Iman dan Ihsan, terus terang kami tidak berkompeten untuk itu. Hanya saja menurut kami ajaran Islam sudah sempurna (QS al-Maidah 5:3) jadi tidak perlu sinkretisme baik dalam shalat maupun hal yang lainnya.

                  Kalau pandangan kami mengenai rahmatan lil ‘alamin sederhana saja “Islam adalah agama yang merupakan rahmat bagi sekalian alam, agama yang membebaskan manusia dari belenggu penyembahan manusia kepada penyembahan Rabb manusia, agama yang menyeru kepada keadilan, perdamaian dan sikap pema'af.” Hanya itu yang kami fahami, kalau mau menambahkan silahkan.

                  Mestinya Anda teliti, atau membaca disclaimer yang sudah kami sediakan dan kami bukan penulis artikel di atas, namun fakta yang diungkap dalam tulisan tersebut menurut kami sah-sah saja sepanjang sesuai dengan yang seharusnya. Prinsip kami berupaya mengambil hikmah dari setiap perbedaan sepanjang masih dalam jalur al-Qur’an dan as-Sunnah.
                  Quote
                   
                   
                  henwin
                  +4 #5 henwin 2010-07-30 03:14
                  kepada redaksi yth, saya cuma mau memberi saran:
                  - sebaiknya buatkan metode bagaimana agar orang dapat ber Islam dengan baik
                  - Jelaskan pengertian Islam, Iman dan Ihsan
                  - jelaskan pula pandangan anda ttg rahmatan lil alamin...
                  agar anda tidak hanya menulis ttg kejelekan orang
                  masih banyak jalan untuk berdakwah....ka lo cuma melihat kejelekan orang anak yang belumsekolah juga bisa bung....
                  thanks
                  Quote
                   
                   
                  henwin
                  0 #4 henwin 2010-07-30 03:03
                  ?!?!?!?!?!?!?!? ![removed]void( 0);
                  Quote
                   
                   
                  admin
                  0 #3 ma kasihadmin 2010-07-30 01:28
                  to: muslimpaladin,

                  Terimakasih atas apresiasi Anda kepada situs akhirzaman.info , mudah-mudahan informasi yang kami sajikan di sini bermanfaat, juga bisa dijadikan bahan awal untuk studi lebih lanjut.
                  Quote
                   
                   
                  sufi kapitalis liberal YEAH!!!
                  -3 #2 sufi kapitalis liberal YEAH!!! 2010-07-27 09:12
                  wihdatul wujud/manunggal i kawula gusti itu cuma kata-kata ngelantur orang2 Skizofrenia aja...

                  gitu tuh yang bikin gwa gak suka sama sufi, kebanyakan berfilosofi sampe lupa diri ngaku-ngaku Tuhan lah, wali lah, nabi lah, apalah..

                  cukuplah Qur'an dan Sunnah jd pedoman, bukan angan-angan atau ilusi yang dibilang filosofi itu...

                  oiya ketua ESQ waktu di TV One sesumbar jargon-jargon "Sufi Korporat" kenapa gak sekalian aja "Sufi Kapitalis" atau "Sufi Proletar"..
                  Quote
                   
                   
                  muslimpaladin
                  0 #1 Terharu...muslimpaladin 2010-07-27 06:07
                  Saya selalu kagum dengan dibuatnya web ini dari dulu.
                  Quote
                   

                  Tambah Komentar


                  Kode keamanan
                  Segarkan