larger smaller reset

47 "Jurus Mabok" Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj

said-aqil-siradj

Seorang da'i di Bekasi mengumpulkan sejumlah sepak terjang yang dilakoni Ketua Umum NU (Nahdlatul Ulama) Said Aqil Siradj. Ketemulah 47 "jurus mabok" yang dilancarkan Said Aqil Siradj selama ini yang dimuat di berbagai internet.

 Kenapa dalam judul ini disebut "jurus mabok", karena pengumpul data dari internet mengenai lakon Said Aqil Siradj itu mengemukakan: "...ternyata perilaku nyeleneh bak pendekar mabok ini bukan hanya sekarang saja terjadi. Tulisan ini hanya sekedar mengumpulkan remah-remah yang bertebaran di internet terkait sepak terjang KH Said Aqil Siradj."

Inilah tulisan selengkapnya yang menyoroti Said Aqil Siradj.

KH Said Aqil Siradj, Sampeyan Muslim?

 Oleh: Wildan Hasan
Direktur WH Foundation

Saat ini kita dibuat tercengang-cengang dengan sepak terjang Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA, Ketua Umum PBNU yang melontarkan berbagi tuduhan keji kepada umat Islam. Namun ternyata perilaku nyeleneh bak pendekar mabok ini bukan hanya sekarang saja terjadi. Tulisan ini hanya sekedar mengumpulkan remah-remah yang bertebaran di internet terkait sepak terjang KH Said Aqil Siradj. Sebelumnya mari kita mengenal KH Said Aqil Siradj lebih dekat dengan membaca sedikit curiculum vitaenya.

  • Nama : Prof Dr KH Said Agil Siradj
  • Nama lengkap : Said Aqil Siradj
  • Tempat dan tanggal lahir: Cirebon, 03 Juli 1953
  • Nama istri : Nur Hayati Abdul Qodir
  • Nama Anak: 1. Muhammad Said Aqil, Nisrin Said Aqil, Rihab Said Aqil, Aqil Said Aqil

Pendidikan Formal

  1. S1 Universitas King Abdul Aziz, jurusan Ushuluddin dan Dakwah, lulus 1982.
  2. S2 Universitas Umm al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, lulus 1987.
  3. S3 University of Umm al-Qura, jurusan Aqidah / Filsafat Islam, lulus 1994

Pendidikan Non-Formal

  1. Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien Kempek Cirebon
  2. Hidayatul Mubtadi’en Pesantren Lirboyo Kediri (1965-1970)
  3. Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta (1972-1975)

Pengalaman Organisasi

  1. Sekertaris PMII Rayon Krapyak Yogyakarta (1972-1974)
  2. Ketua Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) Mekkah (1983-1987)
  3. Wakil Katib ‘aam PBNU (1994-1998)
  4. Katib ‘aam PBNU (1998-1999)
  5. Penasihat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (Gandi) (1998)
  6. Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) (1998-sekarang)
  7. Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI (1998-sekarang)
  8. Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998 (1998)
  9. Ketua TGPF Kasus pembantaian Dukun Santet Banyuwangi (1998)
  10. Penasehat PMKRI (1999-sekarang)
  11. Ketua Panitia Muktamar NU XXX di Lirboyo Kediri (1999)
  12. Anggota Kehormatan MATAKIN (1999-2002)
  13. Rais Syuriah PBNU (1999-2004)
  14. Ketua PBNU (2004-sekarang)

Profesional Kegiatan

  1. Tim ahli bahasa indonesia dalam surat kabar harian Al-Nadwah Mekkah (1991)
  2. Dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) (1995-1997)
  3. Dosen pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1995-sekarang)
  4. Wakil Direktur Universitas Islam Malang (Unisma) (1997-1999)
  5. MKDU penasihat fakultas di Universitas Surabaya (Ubaya) (1998-sekarang)
  6. Wakil ketua dari lima tim penyusun rancangan AD / ART PKB (1998)
  7. Komisi member (1998-1999)
  8. Dosen luar biasa Institut Islam Tribakti Lirboyo Kediri (1999 – sekarang)
  9. Majelis Permusyawaratan Rakyat anggota fraksi yang mewakili NU (1999-2004)
  10. Lulusan Unisma direktur (1999-2003)
  11. Penasehat Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) (2001-sekarang)
  12. Dosen pascasarjana ST Ibrahim Maqdum Tuban (2003-sekarang)
  13. UNU Dosen lulusan Universitas NU Solo (2003-sekarang)
  14. Lulusan Unisma dosen (2003-sekarang)
  15. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2010-2015

(sumber: http://majelisfathulhidayah.wordpress.com/2010/04/13/profil-profil-said-agil-siradj-ketua-umum-pengurus-besar-nahdlatul-ulama-pbnu-2010-2015/).

Sampeyan Muslim?

Berikut fakta sepak terjang KH. Said Aqil Siradj yang terekam media dan bisa membuat kita menimbang-nimbang apakah bisa kita mengajukan pertanyaan “Kyai Said, sampeyan muslim?

Kyai Said mengutuk ‘kekerasan’ yang dilakukan oleh umat Islam, dekat dan mesra dengan kelompok minoritas (non muslim dan penganut aliran sesat), mendoakan keselamatan untuk penganjur kesesatan Ulil Abshar Abdalla dedengkot JIL yang sekarang nyaman di ketiak partai penguasa dan dekat atau menjadi bagian dari kelompok pengidap penyakit SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme).

(sumber: http://wahidinstitute.org/Berita/Detail/?id=295/hl=id/KH_Said_Aqil_Siradj_Jangan_Ragu_Dengan_PBNU).

Kyai Said penjilat penguasa dan mengkhianati suara rakyat dengan mengkritik beberapa tokoh agama yang menuduh pemerintah telah berbohong.

(http://nasional.inilah.com/read/detail/1142292/pbnu-sindir-tokoh-lintas-agama-tak-santun)

Kyai Said aqidahnya rusak

Berikut kutipan pemikiran Said Aqil Siradj dalam sebuah tulisannya berjudul “Laa Ilaha Ilallah Juga” menurutnya, “Agama yang membawa misi Tauhid adalah Yahudi, Nasrani dan Islam. Ketiga agama tersebut datang dari Tuhan melalui nabi dan rasul pilihan. Yahudi diturunkan melalui Musa, Nasrani diturunkan melalui Isa dan Islam diturunkan melalui nabi Muhammad SAW. Kedekatan ketiga agama samawi yang sampai saat ini dianut manusia semakin tampak jika dilihat dari genealoi ketiga utusan (Musa, Isa, Muhammad) yang bertemu pada Ibrahim. Ketiga agama tersebut mengakui Ibrahim sebagai the Faunding Father’s bagi agama tauhid. Jadi ketiga agama tersebut sama-sama memiliki komitmen untuk menegakkan kalimat tauhid….. dari ketiga macam tauhid diatas(tauhid Rubbubiyah,Uluhiyah dan asma wa sifat), tauhid Kanisah Ortodhoks Syiria (Kristen Orthodox) tidak memiliki perbedaan yang berarti dengan tauhid Islam……….dst(Menuju Dialog Teologis Kristen Islam karya Bambang Noorsena penganut Kristen Orthodok Syiria). (http://www.voa-islam.com/counter/christology/2011/10/06/16278/koreksi-aqidah-kh-said-aqil-sirajd-jangan-samakan-tauhid-islam-dengan-trinitas-kristen/).

4. Kyai Said melontarkan perkataan kesyirikan.

Kyai Said pernah berkata “Jika seseorang berdoa’a pada batu secara khusyu’ maka Alloh akan mengabulkan do’anya karena kalau tidak terkabul maka Alloh akan sama dengan batu”.

5. Kyai Said berbuat bid’ah

Said Aqil pernah mensponsori dan mengadakan doa bersama antar agama dalam sebuah tema “ Indonesia Berdoa” yang dihadiri beberapa tokoh kafir (non muslim)dan juga beberapa pimpinan NU. Sebuah acara mengada-ada (bid’ah mungkar). Hal itu tidak pernah dilakukan oleh Rasululloh dan para Sahabat. Bahkan tercatat dalam sejarah Rasullulloh, beliau mengadakan Mubahallah (do’a untuk melaknat) dengan tokoh Nashara, bukan do’a untuk mencari keselamatan bersama antara beberapa tokoh agama.

6. Kyai Said pernah mengatakan bahwa “Abdullah bin Saba’ (pimpinan Syiah) dalam masa Rasululloh dan para sahabat tidak pernah ada dan tidak pernah dikenal dalam sejarah Islam”. Dalam hal ini Said Aqil berusaha menutupi dan mendistorsi sejarah Islam. Abdullah bin Saba’ (seorang Yahudi yang masuk Islam kemudian menyimpang dan memimpin Syiah) berusaha dihilangkan oleh Said Aqil dari panggung sejarah Islam Sehingga seolah-olah Yahudi tidak dianggap sebagai musuh dan golongan yang pertama-kali memecah belah dan mengacak-acak Islam.

Kyai Said pernah mengakui bahwa dia pernah belajar Agama Syiah dan dia tidak mempermasalahkan sesatnya ajaran Syiah tersebut dan dianggapnya wajar-wajar saja.

Kyai Said gemar keluar masuk gereja dan berceramah di sana.

Kyai Said pernah mengusulkan agar MUI dibubarkan.

Point 3 sampai 9 dapat dilihat di: http://alislam-pwt.tripod.com/islam__liberal2.htm

Kyai Said pendukung ideologi kufur pluralism

http://www.cathnewsindonesia.com/2011/07/14/nahdlatul-ulama-tetap-komit-pada-pluralisme/

Kyai Said simpatisan sekte sesat Syi’ah

Dalam buku Tasawwuf sebagai Kritik Sosial, di antaranya Said Aqil menulis bahwa kehadiran Islam sarat dengan nuansa politis dan Imam Syafi’i dianggap simpatisan Syi’ah.

(http://www.syiahindonesia.com/index.php/data-a-fakta/potret-tokoh-syiah/181-dr-said-agil-siradj-mengaku-tak-percaya-syiah-)

12. Kyai Said bergabung dengan partai sekuler yang selalu menghalang-halangi upaya penegakkan syariat Islam di Indonesia. (http://www.riaupos.co.id/berita.php?act=full&id=4140&kat=8).

Kyai Said menerima perwakilan GKI Yasmin namun tidak tabayyun kepada Umat Islam Bogor. (http://www.seruu.com/entertainment/tokoh-internasional-/artikel/kh-said-aqil-siradj-walikota-bogor-harus-taat-hukum-dalam-kasus-gki-yasmin)

Kyai Said adalah pejuang Hindu, Budha, Kristen dan Konghucu Point ini di atas disimpulkan dari judul KEBHINNEKAAN DAN PLURALISME bab

Buku TASAWAUF SEBAGAI KRITIK SOSIAL karangan Said Aqil Siroj, tebitan Mizan, September 2006. (http://www.pejuangislam.com/main.php?prm=karya&var=detail&id=224)

Kyai Said pernah bersuara sangat aneh dan menyakiti para sahabat Nabi Muhammad bahwa orang Arab sepeninggal Nabi Muhammad mereka murtad kecuali hanya orang-orang Arab Quraisy, itupun tidak keluarnya dari Islam bukan karena agama tapi karena suku/ kabilah. Dengan tulisannya di makalah yang sangat menyakiti para sahabat Nabi Muhammad itu maka Aqil Siradj dikafirkan oleh belasan ulama dan ada gagasan untuk diusulkan ke almamaternya, Universitas Ummul Quro Makkah, agar gelar doktornya dicabut.

(http://www.narutobux.info/2011/09/tokoh-tokoh-nyeleneh-di-uin-dan-iain_09.html)

Kyai Said secara serampangan mengaitkan antara pergerakan dakwah Wahabi dengan radikalisme. Dia bahkan membuat istilah baru tentang dakwah Wahabi, yaitu “ideologi puritanisme radikal.”

Kyai said memprovokasi warga NU untuk melakukan “sterilisasi” masjid-masjid yang menurutnya berpotensi menjadi sarang kelompok puritan radikal.

(http://www.globalmuslim.web.id/2011/10/antara-wahabi-dan-isu-terorisme.html)

18. Kyai Said mendukung BIN untuk memata-matai umat Islam (http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=40947// http://forum.detik.com/said-aqil-siradj-sudah-saatnya-intelijen-diberi-hak-menangkap-t293232.html)

19. Terpilihnya Kyai Said sebagai Ketua Umum PBNU disambut gembira dedengkot JIL Ulil Abshar Abdalla. (http://wap.vivanews.com/news/read/139685-ulil_abshar__said_agil_paling_pas_pimpin_pbnu)

20.  Kyai Said menuduh lembaga-lembaga Islam yang mendapatkan dana dari negeri-negeri Islam memproduksi teroris. (http://www.yasni.com/ext.php?url=http%3A%2F%2Fsuaramerdeka.com%2Fv1%2Findex.php%2Fread%2Fnews%2F2011%2F04%2F20%2F83444%2FSaid-Aqil-Waspadai-Lembaga-Pendidikan-Pemakai-Dana-Timur-Tengah&name=Said+Aqil&cat=filter&showads=1)

21. Kyai Said reaktif dan tidak memiliki empati

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyatakan jika benar pelaku bom bunuh diri di Gereja Kepunton Solo terkait dengan bom Cirebon, itu berarti si pelaku memahami Islam secara salah. Termasuk kenyakinan para bomber bakal disambut bidadari itu gombal. (http://www.yasni.com/ext.php?url=http%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Fread%2Fnews%2F2011%2F09%2F27%2F078358492%2FSaid-Aqil-Ngebom-dan-Disambut-Bidadari-Itu-Gombal&name=Said+Aqil&cat=filter&showads=1)

22. Kyai Said membawa NU bermesra-mesraan dengan penguasa (kritikan tokoh muda NU)

http://www.yasni.com/ext.php?url=http%3A%2F%2Fsosbud.kompasiana.com%2F2011%2F07%2F12%2Fkesalahan-kh-said-aqil-sirodj-ketua-pbnu-ditelanjangi-wahyu-nh-aly%2F&name=Said+Aqil&cat=filter&showads=1

23. Kyai Said di pihak Kristen pada kasus Ciketing Bekasi (http://www.m2.susnoduadji.com/wawancara/said-aqil-siradj-rakyat-butuh-tindakan-nyata-polisi-ungkap-motif-penganiayaan-pendeta)

24. Kyai Said membawa NU mendekati dunia politik praktis dan lebih dekat dengan penguasa. (http://www.rimanews.com/read/2011032…impangan-jalan)

25. Kyai Said adalah pemain di dalam isu pluralisme dan liberalisme http://islamlib.com/id/artikel/jiwa-besar-nu-untuk-muktamar-muhammadiyah

26. Kyai Said mempromosikan tasawuf sebagai solusi dari krisis multidimensi yang sedang melanda umat Islam saat ini, baik agama, ekonomi, maupun politik. (http://emka.web.id/ke-nu-an/2011/kh-said-aqil-siradj-tasawuf-solusi-di-era-globalisasi/)

27.  Pentolan JIL (Jaringan Islam Liberal) Ulil Abshar Abdalla tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas terpilihnya Said Aqil Siradj yang pro aliran sesat Syi’ah dan bahkan menjadi anggota kehormatan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia 1999-2002. (http://politik.vivanews.com/news/read/139685ulil_abshar__said_agil_paling_pas_pimpin_pbnu)

28. Kyai Said, tanpa canggung berkhotbah dalam acara misa Kristiani di sebuah gereja di Surabaya. Dengan background belakangnya salib patung Yesus dalam ukuran yang cukup besar. Beritanya pun dimuat majalah aula milik warga NU, dia juga pernah melontarkan gagasan liberalnya yaitu merencanakan pembangunan gedung bertingkat, dengan komposisi lantai dasar akan diperuntukkan sebagai masjid bagi umat Islam, sedangkan lantai tingkat satu diperuntukkan sebagai gereja bagi umat kristiani, lantai tingkat dua diperuntukkan sebagai pure bagi penganut hindu, demikian dan seterusnya. (KH. Lutfi Bashori, Konsep NU & Krisis Penegakan Syari’at). (http://groups.yahoo.com/group/Tauziyah/message/26068)

29.Kyai Said mengatakan bangsa Arab memiliki kecenderungan kuat untuk memperlakukan orang lain, terutama dari negeri-negeri non Arab, sebagai budak. (http://buruhmigran.or.id/en/2010/12/said-aqil-siradj-arab-cenderung-lakukan-perbudakan/)

30. Kyai Said menuduh gerakan dakwah yang merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman ulama salaf sebagai biang kerok dan sumber konflik di tengah-tengah masyarakat. (http://ygennet.web.id/2011/ngawurnya-said-agil-siradj-dalam-menjelek-jelekkan-pihak-yang-dia-sebut-wahabi/)

31. Kyai Said adalah ulama su’ (jahat)

http://rimanews.com/read/20110126/14109/bela-penguasa-said-aqil-siradj-rendahkan-martabat-ulama

32. Kyai Said berdoa di kuburan agar terpilih menjadi Ketua Umum PBNU

http://www.yiela.com/view/992372/jelang-pembukaan-muktamar-said-aqil-temui-tokoh-nu-dan-berziarah

33.  Kyai Said berkolaborasi dengan aliran sesat LDII memperingati HUT RI ke-62 (http://ldii.net78.net/?Kunjungan_Kelembagaan:LDII_dan_NU_menadakan_%22TABLIGH_AKBAR%22)

34. Kyai Said menuduh pemerintah gagal mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis terkait arogansi GKI Yasmin Bogor. (http://icrp-online.org/112011/post-779.html)

35. Kyai Said menulis dalam bukunya Tasawwuf sebagai kritik sosial, bahwa kehadiran Islam sarat dengan nuansa politis, Imam Syafi’i dianggap simpatisan Syi’ah dan pembelaanya terhadap Ahmadiyah. (http://my.opera.com/ipnu-ippnu-jabon/blog/dikritisi-kiai-muda-jatim-said-janji-edit)

36. Kyai Said bertemu dengan pemimpin Tertinggi Revolusi Syiah Iran, Ayatollah Al-Udzma dalam Konferensi Persatuan Islam ke-24 di Teheran. (http://www.taqrib.info/indonesia/index.php?option=com_content&view=article&id=646:setelah-temui-pemimpin-besar-iran-agil-siradj-bertolak-ke-yapi&catid=39:akhbar-e-jahan&Itemid=95)

37. Kyai Said menyatakan situs jihadi radikal lebih berbahaya daripada situs porno. Situs radikal merusak iman, sedangkan situs porno secara hukum fikih tak berdosa, hanya makruh  (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/09/29/16215/pbnu-situs-porno-tak-berdosa-jihadi-radikal-merusak-iman/)

38. Kyai Said meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera menutup situs-situs Islam. (http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/27/20360737/Said.Aqil.Tifatul.Jangan.Cuma.Tutup.Situs.Porno.)

39. Kyai Said mengatakan: Syi’ah adalah mazhab Islam yg membanggakan karena dari generasi ke generasi konsisten membangun dan menjaga tradisi… (www.xbox360videos.com/index.php?key=%3DGus+Dur&page)

40. Kyai Said menuduh berkembangnya ajaran Wahabi ala Saudi Arabia ke seluruh pelosok dunia karena dukungan dana yang sangat besar yang dialirkan ke para aktifis pengikut wahabi.

Kyai Said mengatakan, Muhammad bin Abdul Wahhab, pendiri wahabisme bukanlah intelektual muslim yang cemerlang. Tidak ada karya besar yang dihasilkannya karena ia hanya mengarang kitab-kitab kecil saja.

Kyai Said mengatakan, Muhammad bin Abdul Wahab melakukan kolaborasi dengan Ibnu Saud, pendiri kerajaan Saudi Arabia untuk melakukan pemberontakan terhadap kekhalifahan Turki Utsmani.

Kyai Said menuduh Muhammad bin Abdul Wahab menghancurkan banyak situs sejarah di Makkah dan Madinah yang telah dipelihara dengan baik sejak zaman Rasulullah. (http://www.nu.or.id/page.php)

41. NU mendapatkan kucuran dana tak terbatas dari AS

Kyai Said mengatakan, NU mendapatkan kepercayaan dari Bank Dunia dalam bentuk pendanaan tak terbatas untuk kegiatan sosial Ormas yang diklaim terbesar di Indonesia ini, yang akan terus berlangsung selama NU berdiri. Rencananya dana tak terbatas tersebut akan digunakan oleh NU untuk membiayai kegiatan civil society mereka. Seperti diketahui, NU dengan beragam underbouw-nya telah lama bergiat dalam bidang kesetaraan gender, demokrasi, pengentasan kemiskinan, multikulturalisme, serta menjaga hubungan baik antar ummat beragama.

Kyai Said menuduh situs-situs Islam mengajarkan terorisme. (http://harapan-putra.blogspot.com/2011/10/nahdhatul-ulama-telah-dirusak-oleh.html)

42. Kyai Said menebar fitnah kepada 12 yayasan Islam di Indonesia (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/12/06/16930/masya-allah-12-yayasan-ini-dituduh-pbnu-sebagai-salafiwahabi-penebar-teror/)

43. Kyai Said mengatakan, Syiah di Indonesia tidak berbahaya (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/12/06/16929/aneh-said-agil-siraj-bilang-syiah-di-indonesia-tidak-berbahaya/)

44. Kyai Said menuduh Ust. Jafar Umar Thalib penebar benih radikal (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/12/06/16925/said-agil-tuding-jafar-umar-thalib-salafi-wahabi-penebar-benih-radikal/)

45. Kyai Said paranoid terhadap muslim yang menampakkan simbol-simbol sunnah (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/12/06/16923/hentikan-stigma-said-agil-siraj-pada-muslim-berjenggot-jidat-hitam/)

46. Kyai Said menghina sahabat dengan mengatakan sahabat sholat shubuh kesiangan (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/12/05/16921/bnpt-jadikan-buku-sejarah-berdarah-salafi-wahabi-sebagai-referensi/)

47. Kyai Said mengikuti ucapan Gus Dur mengatakan; “Anta ‘aduwullah Wahabi.” (Wahabi, kamu musuh Allah). Artinya Gus Dur telah mengkafirkan umat Islam lainnya. (http://nahimunkar.com/1782/aqil-siradj-tirukan-gus-dur-anta-%E2%80%98aduwullah-wahabi/)

Demikian sedikit catatan terkait sepak terjang Kyai Said yang dapat kami himpun. Mungkin masih banyak catatan lain yang tidak kami ketahui. Catatan ini disusun tidak dalam rangka membuka aib seseorang,  namun kesalahan seorang tokoh wajib dibuka ke publik agar umat selamat tidak mengikuti ucapan dan sepak terjangnya yang keliru itu. setidaknya ini dapat menjadi pegangan untuk kita semua menyikapi musibah terbesar yakni fenomena ulama yang berbicara tanpa ilmu.

Kami sarankan juga ikhwah meluangkan waktu untuk menelaah tulisan yang sangat bagus dihttp://www.firanda.com/index.php/artikel/bantahan/221-nasehat-dr-said-aqiel-siradj-ma-untuk-ketua-pbnu-kiyai-haji-said-aqiel-siradj. Wallahu a’lamu bis-shawaab.

Terkait:

  1. Fitnah dari Ketum PBNU Said Aqil Siradj Dibalas Tausiyah
  2. Waspadai Ustadz Palsu Pembela Syi'ah
  3. Habib Muhammad Rizieq Shihab: "Fatwa MUI hanya untuk Syiah Ghulat"
  4. Astaghfirullah... Said Agil Siradj Mencatut Ulama, Berdusta demi Membela Syiah

Sumber: nahimunkar.com

Share/Save/Bookmark
Dibaca :45703 kali  

Komentar-Komentar  

 
jalan ahlul bait
0 #117 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.html#commentsjalan ahlul bait 2014-11-15 01:16
Akhi a
Keluar pula dari definisi shahabat ialah orang-orang munafik meskipun mereka bergaul dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam…

Sistim mu'amalah yang diterapkan oleh Rasulullah dan para shahabat dalam bergaul dengan orang-orang munafiqin jelas menunjukan bahwa shahabat bukanlah munafiqin dan munafiqin bukanlah shahabat. Jadi tidak bisa dikatakan bahwa diantara shahabat ada yang munafik !!

Penjelasan Istilah Ahli Hadits.
Maksud 'Adalatus Shahabah ialah :"Bahwa semua shahabat ialah orang-orang yang taqwa dan wara,

F. IJMA 'ULAMA TENTANG 'ADAALAH (KEADILAN) SEMUA SHAHABAT RASULULLAH.
Al-Khatib Al-Baghdadi (beliau lahir th 392 wafat th 463) beliau berkata :"Para shahabat adalah orang-orang yang kuat imannya, bersih aqidahnya dan mereka lebih baik dari semua orang yang adil dan orang-orang yang mengeluarkan zakat yang datang sesudah mereka selama-lamanya. Ini merupakan pendapat semua Ulama". (Al-Kifayah fi 'Ilmir-Riwayah hal. 49; Tanbih Dzawin Najabahilla 'Adaalatis Shahabah oleh Qurasy bin Umar bin Ahmad hal. 23)

koment
Memang susah menydarkan orang yg ghuluw dan fanatiq buta tentang sahabat. Logika mereka mati seketika jika sudah berbicara tentang doktrin sahabat….berbic ara tentang doktrin mazhab. Coba anda piker baik2 apakah ada perubahan didunia ini tentang sunatullah ???? apakah Allah akan merubah sunatullah yg ada dimuka bumi ini yg telah berjalanan dari mulai nabi adam sampai nabi saw ???

Artinya jika pada zaman nabi-nabi ada sahabat nabi yg ingkar maka ini pasti juga berlaku pada nabi saw. sebab ini adalah sunahtullah

SEMUA KITA UMAT ISLAM SEPAKAT BAHWA PERKATAAN NABI SAW LEBIH LAYAK DIIKUTI DARIPADA PERKATAAN ULAMA JIKA KEDUANYA BERTENTANGAN, SEBAB NABI SAW LEBIH TAHU TTG SAHABATNYA DARIPADA ULAMA YG TAK PERNAH HIDUP SEZAMAN DENGAN SAHABAT

MARI KITA LIHAT PERKATAAN NABI SAW TENTANG SEBAGIAN SAHABAT BELIAU SAW

12 ORANG SAHABAT NABI SAW YG MUNAFIQ

صنعتم في أمر علي أرأيا رأيتموه أو شيئا عهده إليكم رسول الله صلى الله عليه و سلم ؟ فقال ما عهد إلينا رسول الله صلى الله عليه و سلم شيئا لم يعهده إلى الناس كافة ولكن حذيفة أخبرني عن النبي صلى الله عليه و سلم قال قال النبي صلى الله عليه و سلم في أصحابي اثنا عشر منافقا فيهم ثمانية لا يدخلون الجنة حتى يلج الجمل في سم الخياط ثمانية منهم تكفيكهم الدبيلة وأربعة لم أحفظ ما قال شعبة فيهم

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah yang berkata telah menceritakan kepada kami Aswad bin Amir yang berkata telah menceritakan kepada kami Syu’bah bin Hajjaj dari Qatadah dari Abi Nadhrah dari Qais yang berkata “saya pernah bertanya kepada Ammar, bagaimana pendapatmu tentang perang terhadap Ali? Atau bagaimana pesan yang disampaikan Rasulullah SAW kepadamu?. Ammar menjawab “Rasulullah SAW tidak pernah menyampaikan pesan kepada kami suatu pesan yang tidak Beliau sampaikan juga kepada orang-orang”. Saya diberitahu oleh Huzaifah dari Nabi SAW yang bersabda “DI KALANGAN SAHABATKU ADA DUA BELAS ORANG MUNAFIK. DI ANTARA MEREKA ADA DELAPAN ORANG YANG TIDAK AKAN MASUK SURGA SAMPAI UNTA MASUK KE LUBANG JARUM”. Delapan orang diantara mereka akan mendapat Dubailah, sedangkan empat lainnya aku tidak hafal yang dikatakan Syu’bah tentang mereka. [Shahih Muslim 4/2143 no 2779 (9) tahqiq Muhammad Fuad Abdul Baqi]
Quote
 
 
a
0 #116 SHAHABAT NABI SAWa 2014-11-07 23:34
DIFINISI SHAHABAT


1. Menurut Lughah [Bahasa].
Shahabi diambil dari kata-kata Shahabat = Persahabatan, dan bukan diambil dari ukuran tertentu yakni harus lama bersahabat, hal ini tidak demikian, bahkan persahabatan ini berlaku untuk setiap orang yang menemani orang lain sebentar atau lama. Maka dapat dikatakan seseorang menemani si fulan dalam satu masa, setahun, sebulan, sehari atau sejam. Jadi persahabatan bisa saja sebentar atau lama. Abu Bakar Al-Baqilani (338-403H) berkata : "Berdasarkan defenisi bahasa ini, maka wajib berlaku difinisi ini terhadap orang yang bersahabat dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kendatipun hanya sejam di siang hari. Inilah asal kata dari kalimat Shahabat ini". (Lisanul "Arab II:7; Al-Kilayat fi 'Ilmir Riwayah hal.51 oleh Al-Khathib Al-Baghdadi ; As-Sunnah Qablat-Tadwin hal. 387)

2. Menurut Istilah Ulama Ahli Hadits.
Kata Ibnu Katsir : "Shahabat adalah orang Islam yang bertemu dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, meskipun waktu bertemu dengan beliau tidak lama dan tidak meriwayatkan satu hadits pun dari beliau".

Kata Ibnu Katsir :" Ini pendapat Jumhur Ulama Salaf dan Khalaf (=Ulama terdahulu dan belakangan)". (Al-Baa'itsul Hatsits Syarah Ikhtisar 'Uluumil-Hadits Lil-Hafizh Ibnu Katsir oleh Syaikh Ahmad Muhammad Syakir hal. 151 cet. Darut turats Th. 1399H/1979M)

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-'Asqalani melengkapi definisi Ibnu Katsir, ia Berkata :"Definisi yang paling shahih tentang Shahabat yang telah aku teliti ialah : "Orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam keadaan beriman dan wafat dalam keadaan Islam". Masuk dalam difinisi ini ialah orang yang bertemu dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam baik lama atau sebentar, baik meriwayatkan hadits dari beliau atau tidak, baik ikut berperang bersama beliau atau tidak. Demikian juga orang yang pernah melihat beliau sekalipun tidak duduk dalam majelis beliau, atau orang yang tidak pernah melihat beliau karena buta. Masuk dalam definisi ini orang yang beriman lalu murtad kemudian kembali lagi kedalam Islam dan wafat dalam keadaan Islam seperti Asy'ats bin Qais.

Kemudian yang tidak termasuk dari definisi shahabat ialah :

[a]. Orang yang bertemu beliau dalam keadaan kafir meskipun dia masuk Islam sesudah itu (yakni sesudah wafat beliau).
. Orang yang beriman kepada Nabi Isa dari ahli kitab sebelum diutus Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan setelah diutusnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dia tidak beriman kepada beliau.
[c]. Orang yang beriman kepada beliau kemudian murtad dan wafat dalam keadaan murtad. Wal'iyaadzu billah. (Al-Ishabah fil Tanyizis-Shahab ah I hal. 7-8 cet. Daarul-fikr 1398H)

Keluar pula dari definisi shahabat ialah orang-orang munafik meskipun mereka bergaul dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah dan Rasul-Nya mencela orang-orang munafik, dan nifaq lawan dari iman, dan Allah memasukkan orang munafik tergolong orang-orang yang sesat kafir dan ahli neraka [Lihat : Al-Qur'an surat An-Nisaa : 137,138,141,142 ,143,145. Juga surat Ali Imran : 8 - 20].

Sistim mu'amalah yang diterapkan oleh Rasulullah dan para shahabat dalam bergaul dengan orang-orang munafiqin jelas menunjukan bahwa shahabat bukanlah munafiqin dan munafiqin bukanlah shahabat. Jadi tidak bisa dikatakan bahwa diantara shahabat ada yang munafik !!! Ayat-ayat Al-Qur'an dengan jelas membedakan mereka :

Allah menyuruh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam memerangi orang-orang kafir dan munafiq [At-Taubah:73, At-Tahriim:9], sedangkan kepada orang-orang yang beriman , Allah menyuruh beliau menyayangi mereka [Asy-Syu'araa' :215, Al-Fath:29].

Orang-orang munafiq tidak mendapat ampunan dari Allah [At-Taubah:80, Al-Munafiquun:6 ], sedangkan orang-orang beriman mendapatkan ampunan dari Allah [Muhammad:19].

Nabi, para shahabat dan orang-orang yang beriman dilarang menyalatkan mayat munafiqin [At-Taubah:84] sedangkan mayat orang yang beriman wajib di shalatkan sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits shahih. Dan ayat-ayat lain serta hadits yang membedakan mereka.

3. Pendapat Ulama Tentang Definisi Shahabat.
Definisi yang diberikan oleh Ibnu Hajar merupakan definisi Jumhur Ulama di antara mereka ialah Imam Bukhari, Imam Ahmad, Imam Madini, Al'iraqi, Al-Khatib, Al-Baghdadi, Suyuti dll. Ibnu Hajar berkata : Inilah pendapat yang paling kuat. Di antara ahli Ushul Fiqih yang berpendapat demikian Ibnul Hajib, Al-Amidi dan lain-lain. (Lihat Fathul Mughits 3/93-95, 'Ulumul-Hadits oleh Ibnu Shaleh hal. 146 ; At-Taqyid wal-idah Al-'Iraqi hal. 292 Alfiyah Suyuti hal. 57; Fathul Bari 7/3;Al-Ihkam fi Ushulil-Ahkam Lil-Amidi:83; Tanbih Dzawi Najabah ila 'Adalatis Shahabah hal. 11)

D. BAGAIMANA BISA DIKETAHUI SESEORANG ITU DIKATAKAN SHAHABAT ?
Kita dapat mengetahui seseorang itu dikatakan shahabat dengan :
[a]. Kabar Mutawatir seperti Khulafaur Rasyidin dan 10 orang ahli surga.
. Kabar yang masyhur yang hampir mencapai derajat mutawatir seperti Dhamam bin Tsa'labah dan 'Ukkaasyah bin Mihsan.
[c]. Dikabarkan oleh seorang shahabat lain atau oleh Tabi'i Tsiqat (terpercaya) bahwa si fulan itu seorang shahabat, seperti Hamamah bin Abi Hamamah Ad-Dausiy wafat di Ashfahan. Abu Musa Al-Asy'ari menyaksikan bahwa ia (Hamamah) mendengar hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
[d].Seseorang memberitakan tentang dirinya bahwa ia adalah seorang shahabat Rasulullah dan dimungkinkan bertemu dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan menurut pemeriksaan ahli hadits bahwa ia memang seorang yang adil dan wafatnya tidak melebihi tahun 110H. (Tadribur-Rawi 2:213 oleh Imam Suyuthi cet. Daarul Maktabah ilmiyah 1399H/1979M ; Fathul-Mughits 3:140 Ushulul-Hadits 405-406)

D. MAKNA 'ADALATUS SHAHABAH
[1]. Menurut Bahasa.
Adalah atau 'Adl lawan dari Jaur artinya kejahatan. Rojulun 'Adl maksudnya : seseorang dikatakan adil yakni seseorang itu diridhai dan diberi kesaksiannya. [Lihat Kamus Muktarus-Shihah hal. 417 cet. Darul Fikr].

[2]. Menurut Istilah Ahli Hadits.
Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata : "Yang dimaksud dengan adil ialah orang yang mempunyai sifat ketaqwaan dan muru'ah". [Nuzhatun Nazhar Syarah Nukhbatul-Fikar hal. 29 cet. Maktabat Thayibah tahun 1404H].

[3]. Penjelasan Istilah Ahli Hadits.
Maksud 'Adalatus Shahabah ialah :"Bahwa semua shahabat ialah orang-orang yang taqwa dan wara, yakni mereka adalah orang-orang yang selalu menjauhkan maksiat dan perkara-perkara yang syubhat. Para shahabat tidak mungkin berdusta atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam atau menyandarkan sesuatu yang tidak sah dari beliau". Syaikh Waliyullah Ad-Dahlawi berkata :"Dengan menyelidiki (semua keterangan) maka dapatlah kita ambil kesimpulan bahwa semua shahabat berkeyakinan bahwasanya berdusta atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebesar-besar dosa, maka mereka menjaga sungguh-sungguh agar tidak terjatuh dalam berdusta atas nama beliau". (Tadribur-Rawi 2 hal. 215)

Al-Khatib Al-Baghdadi berkata :"Semua hadits yang bersambung sanadnya dari orang-orang yang meriwayatkan sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, tidak boleh diamalkan kecuali kalau sudah diperiksa keadilan rawi-rawinya serta wajib memeriksa biografi mereka dan dikecualikan dari mereka adalah shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, karena 'Adalah (keadilan) mereka sudah pasti dan sudah diketahui dengan pujian Allah atas mereka. Allah memberitakan tentang bersihnya mereka dan Allah memilih mereka (sebagai penolong Rasul-Nya) berdasarkan nash Al-Qur'an". (Al-Kifayah fi 'Ilmir-Riwayah hal.93)

Imam Syairaji berkata dalam Tabshirah fi Ushulil-Fiqh hal. 329 :"Semua shahabat sudah tetap keadilannya, maka tidak perlu lagi diperiksa tentang keadaan mereka". ('Umul Hadits hal. 329, Libni Shalah ; Mudzakirah Ushulil-Fiqhlis -Syahqithi hal. 126)

E. DALIL-DALIL TENTANG KEADILAN SHAHABAT DARI AL-QUR'AN DAN SUNNAH.
[1]. Allah Berfirman.

"Artinya : Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kalian menyuruh yang ma'ruf dan mencegah yang munkar dan kalian beriman kepada Allah". [Ali-Imran : 110].

"Artinya : Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kalian umat yang adil dan pilihan". [Al-Baqarah : 143]

[2]. Nabi Shallallahu 'alaihi Wa Sallam Menjelaskan Bahwa Para Shahabat Dan Umat Islam Yang Mengikuti Jejak Mereka Adalah orang-orang yang adil.

Sebagaimana sabda beliau.

"Artinya : Dari Abu Sa'id Al-Khudri adalah ia berkata :"Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Nuh akan dipanggil pada hari kiamat. Lalu ia jawab :"Aku penuhi panggilan-Mu dan Maha Bahagia nama-Mu wahai Rabb-ku". Allah bertanya :"Apakah sudah engkau sampaikan (dakwah/risalah ) ?". Ia berkata :"Ya sudah". Lalu umatnya di tanya ;"Apakah ia sudah menyampaikan (risalah) kepada kalian ?." Mereka berkata :"Tidak pernah ada pengancam (Da'i) yang datang kepada kami ?! Allah bertanya lagi pada Nuh 'Alaihi sallam :"Siapakah yang akan menjadi saksi bagimu (bahwa kamu sudah menyampaikan risalah)?" Ia (Nuh) jawab :"Muhammad dan umatnya". Kemudian ia menjadi saksi bahwa ia telah menyampaikan risalah, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi saksi atas kalian. Demikianlah Allah berfirman :"Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kalian umat yang adil dan pilihan agar kalian menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi saksi atas (perbuatan) kalian". Wasath dalam ayat ini bermakna adil.[Hadits Shahih Riwayat Bukhari/Fathul Bari 8 : 171-172 No. 4487].

[3].Allah Meridhai Mereka (Para Shahabat Dari Muhajirin Dan Anshar) Dan Orang-Orang Yang Mengikuti Jejak Mereka Dengan Baik.

"Artinya : Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalirkan sungai-sungai didalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar". [At-Taubah : 100].

"Artinya : Sesungghnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mu'min ketika mereka berjanji setia kepada mu (Muhammad) di bawah pohon". [Al-Fath : 18].

"Artinya : Muhammad Rasulullah dan orang-orang yang bersama beliau adalah keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka ; kalian lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya ...". [Al-Fath : 29]

[4]. Sifat-Sifat Para Shahabat Yang Disebutkan Dalam Al-Qur'an Adalah :

[a]. Mereka adalah orang-orang yang benar-benar beriman [Al-Anfaal : 74].
. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus [Al-Hujuraat : 7]
[c]. Mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan [At-Taubah : 20]
[d]. Mereka adalah orang-orang yang benar [At-Taubah : 119]
[e]. Mereka adalah orang-orang yang bertaqwa [Al-Fath : 26]
[f]. Mereka adalah orang-orang yang menjengkelkan orang-orang kafir dan mereka benci kepada kekafiran [Al-Fath : 29]
[g]. Dan sifat-sifat lainnya yang termasuk dalam Al-Qur'an.

[5]. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Bersabda.

"Artinya : Sebaik-baik manusia adalah zamanku ini, kemudian yang sesudah itu, kemudian yang sesudah itu, kemudian nanti akan ada satu kaum dimana persaksian seorang dari mereka mendahului sumpahnya, dan sumpahnya itu mendahului persaksiannya". [Hadits Shahih Riwayat Bukhari 4:189, Muslim 7:184-185, Ahmad 1:378,417,434,4 42 dan lain-lain].

[6]. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Bersabda.

"Artinya :Hendaklah orang yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir".
Kata Ibnu Hibban :"Hadits ini sebesar-besar dalil yang menunjukkan bahwa semua shahabat adil dan tidak satupun diantara mereka yang tercela dan lemah. [Al-Jarh wat Ta'dil oleh Abi Lubabah ; Ibnu Hibban 1:123].

"Artinya : Ibnu Abbas berkata : 'Janganlah kalian mencaci maki atau menghina para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Sesungguhnya kedudukan salah seorang dari mereka bersama Rasulullah sesaat (sejam) itu lebih baik dari amal seorang dari kalian selama 40 (empat puluh) tahun". [Hadits Riwayat Ibnu Batthah dengan sanad yang shahih] (Syarah Aqidah Thahawiyah hal. 469 hal, Takhrij Syaikh Al-Albani)

"Artinya : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Tidak akan masuk neraka seorang-pun dari orang-orang yang berba'iat di bawah pohon (di Hudaibiyyah)". [Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan Muslim].

"Artinya : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Tidak akan masuk neraka seseorang yang ikut serta dalam perang Badar dan Perjanjian Hudaibiyyah". [Hadits Shahih Riwayat Ahmad III:396 dari Jabir].

Penjelasan :
Ayat-ayat dan hadits-hadits diatas menunjukan dengan jelas bahwa para shahabat Ridwanullahi 'alaihim ajmain adalah orang-orang yang telah mendapat pujian dan sanjungan dari Allah dan Rasul-Nya, mereka mempunyai jasa yang besar bagi Islam dan kum Muslimin.

Islam yang diterima oleh kaum Muslimin sampai hari Kiamat adalah berkaitan dengan pengorbanan para shahabat yang ikut serta dalam perang Badar dan perang-perang lainnya demi tegaknya agama Islam. Karena itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengingatkan umat Islam bahwa apa yang mereka infaq-kan dan belanjakan fii-sabilillah belumlah dapat menyamai derajat para Shahabat, meskipun umat Islam ini berinfaq sebesar gunung Uhud berupa emas atau barang-barang berharga lainnya.

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata tentang Shahabat-shahab at Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :"Tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menyamai mereka. Mereka siang hari bergelimang pasir dan debu (di medan perang), sedang di malam hari mereka banyak berdiri, ruku' dan sujud (beribadah kepada Allah) silih berganti, tampak kegesitan dari wajah-wajah mereka, seolah-olah mereka berpijak di bara api bila mereka ingat akan hari pembalasan (Akhirat), tampak bekas sujud di dahi mereka, bila mereka Dzikrullah berlinang air mata mereka sampai membasahi baju mereka, mereka condong laksana condongnya pohon dihembus angin yang lembut karena takut akan siksa Allah, serta mereka mengharapkan pahala dan ganjaran dari Allah". (Najhul Balaghah yang di tahqiq oleh Dr. Shubhi Shaleh cet. Daarul Kutub Al-Lubnani (Beirut) hal. 143,177,178 dinukil dari Shuratani Mutadhatani, Tarjamah Bey Arifin hal. 16-17). Kemudian beliau berkata lagi :"Mereka adalah shahabat-shabat ku yang telah pergi, pantas kita merindukan mereka dan bersedih karena kepergian mereka" (Najhul Balaghah yang di tahqiq oleh Dr. Shubhi Shaleh cet. Daarul Kutub Al-Lubnani (Beirut) hal. 143,177,178 dinukil dari Shuratani Mutadhatani, Tarjamah Bey Arifin hal. 16-17)

F. IJMA 'ULAMA TENTANG 'ADAALAH (KEADILAN) SEMUA SHAHABAT RASULULLAH.
Al-Khatib Al-Baghdadi (beliau lahir th 392 wafat th 463) beliau berkata :"Para shahabat adalah orang-orang yang kuat imannya, bersih aqidahnya dan mereka lebih baik dari semua orang yang adil dan orang-orang yang mengeluarkan zakat yang datang sesudah mereka selama-lamanya. Ini merupakan pendapat semua Ulama". (Al-Kifayah fi 'Ilmir-Riwayah hal. 49; Tanbih Dzawin Najabahilla 'Adaalatis Shahabah oleh Qurasy bin Umar bin Ahmad hal. 23)

Ibnu Abdil Barr (363-463H) berkata :"Para shahabat tidak perlu kita periksa (keadilan) mereka, karena sudah ijma' Ahlul Haq dari kaum muslimin yaitu Ahlus Sunnah wal Jama'ah bahwa mereka semua Adil". (Al-Iti'ab fi Ma'rifati Ashab Juz I hal. 9 cet. Daarul Fikr 1398H)

Ibnu Hazm (384-456H) berkata :"Semua shahabat adalah 'adil, utama diridhai, maka wajib atas kita memulyakan mereka, menghormati mereka, memohonkan ampunan untuk mereka dan mencintai mereka". (Ushulul Hadits hal. 386 dinukil dari Al-Ihkam fil Ushulil-Ahkam)

Ibnu Katsir (701-774H) berkata ;"Semua shahabat adalah 'adil menurut Ahlus Sunnah wal Jama'ah, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memuji mereka di dalam Al-Qur'an dan sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam-pun memuji prilaku dan ahlak mereka. Mereka telah mengorbankan harta dan jiwa mereka di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan mereka mengharap ganjaran yang baik (dari Allah)" (Al-Baitsul-Hat sits fi Ikhtishar Ulumil Hadits hal.154)

Sebenarnya masih banyak lagi pujian dan sanjungan para Ulama tentang 'adalah (keadilan) shahabat, tetapi apa yang sudah disebutkan sebenarnya sudah lebih dari cukup bagi orang yang punya bashirah.

G. SIKAP PARA ULAMA TENTANG PERSELISIHAN YANG TERJADI DI ANTARA PARA SHAHABAT.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (661-728H) menerangkan dalam Fatawa-nya :"Kami menahan tentang apa-apa yang terjadi diantara mereka dan kami mengetahui bahwa sebagian cerita-cerita yang sampai kepada kami tentang (kejelekan) mereka (semuanya) adalah dusta. Mereka (para shahabat) adalah mujtahid, jika mereka benar maka mereka akan dapat dua ganjaran dan akan diberi pahala atas amal shalih mereka, serta akan diampuni dosa-dosa mereka. Adapun jika ada pada mereka kesalahan-kesal ahan sungguh kebaikan dari Allah telah mereka peroleh maka sesungguhnya Allah akan mengampuni dosa mereka dengan taubat mereka atau dengan perbuatan baik yang mereka kerjakan yang dapat menghapuskan dosa-dosa mereka atau dengan yang lainnya. Sesungguhnya mereka adalah sebaik-baik umat dan sebaik-baik masa, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam". (Majmu Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah jilid III hal. 406)

Kata Ibnu Katsir :"Adapun perselisihan yang terjadi di antara mereka sesudah wafatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka ada yang terjadi secara tidak sengaja seperti Perang Jamal (antara Ali dengan 'Aisyah) dan adapula yang terjadi berdasar ijtihad seperti Perang Shiffin (antara Ali dengan Mua'wiyah). Ijtihad terkadang benar dan terkadang salah, akan tetapi (bila salah) pelakunya akan diampuni Allah dan akan dapat ganjaran kendatipun ia salah. Adapun jika ia benar ia akan dapat dua ganjaran. Dalam hal ini Ali dan para shahabatnya lebih mendekati kepada kebenaran daripada Mu'awiyah mudah-mudahan Allah meridhai mereka semuanya (Ali, 'Aisyah, Muawiyah dan para shahabat mereka)". (Al-Ba'itsul Hatsits syarah Ikhtisar Ulumil hadits hal. 154)

Meskipun perselisihan yang terjadi diantara para shahabat sempat membawa korban jiwa, yakni ada diantara mereka yang gugur, tetapi mereka segera bertaubat karena mereka adalah orang-orang yang selalu bertaubat kepada Allah dan Allah-pun menjanjikan taubat atas mereka. Allah berfirman.
"Artinya : Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". [At-Taubah : 102].



H. PARA SHAHABAT TIDAK MA'SHUM
H. PARA SHAHABAT TIDAK MA'SHUM
H. PARA SHAHABAT TIDAK MA'SHUM



Sesungguhnya persaksian Allah dan Rasul-Nya terhadap para shahabat tentang hakikat iman mereka dan keridhaan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka tidaklah menunjukkan bahwa mereka ma'shum (terpelihara dari dosa dan kesalahan) atau mereka bersih dari ketergelinciran , karena mereka bukan Malaikat dan bukan pula para Nabi. Bahkan pernah diantara mereka segera istighfar dan taubat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Setiap anak Adam bersalah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat". [Hadits Hasan Riwayat Ahmad 3: 198, Tirmidzi, Ibnu Majah, Hakim 4:244. Shahih Jami'us Shagir 4391, Takhrijul Misykat No. 2431].

Abu Bakar Ibnul 'Arabi berkata :"Dosa-dosa (yang dilakukan para shahabat) tidaklah menggugurkan 'adalah (keadilan), apabila sudah ada taubat". (Al-'Awashin minal Qawashim tahqiq Syaikh Muhibudin Al-Khatib hal. 94 Daarul Mathba'ah Salafiayh cet V Cairo)

Kita yakin seyakin-yakinny a bahwa para shahabat yang pernah bersalah semuanya bertaubat kepada Allah dan mereka tidak bisa dikatakan nifaq atau kufur. Semua ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah telah sepakat bahwa para shahabat yang ikut serta dalam persengketaan, ikut dalam perang Jamal dan perang Shiffin, mereka adalah orang-orang yang beriman dan adil. Dan kesalahan mereka yang bersifat individu dan berjama'ah tidak menggugurkan pujian Allah atas mereka.

Abu Ja'far Muhammad bin Ali Al-Husain ketika ditanya tentang orang-orang (para shahabat) yang ikut serta dalam perang Jamal ia menjawab :"Mereka (para shahabat) adalah orang-orang yang tetap dalam keimanan dan mereka bukan orang-orang kafir". (Ushulul -Itiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah oleh Imam Al-Lalikai, tahqiq DR Ahmad Sa'ad Hamdan jilid V & VI hal 1059-1060 cet. Daar Thayyibah-Riyadh)

Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan Ibnu Mas'ud, mereka berkata :"Ali bin Abi Thalib menyalatkan jenazah para shahabat yang memihak Mu'wiyah". (Ushulul -Itiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah oleh Imam Al-Lalikai, tahqiq DR Ahmad Sa'ad Hamdan jilid V & VI hal 1059-1060 cet. Daar Thayyibah-Riyadh)

I. PENDAPAT PARA ULAMA TENTANG ORANG-ORANG YANG MENCACI MAKI/MENGHINA PARA SHAHABAT RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM.
Imam Malik berkata ;"Orang-orang yang membenci para Shahabat Rasulullah adalah orang-orang kafir". [Tafsir Ibnu Katsir V hal. 367-368) atau IV hal. 216 cet. Daarus Salam Riyadh.]

Al-Qadhi 'Iyaadh berkata :"Jumhur Ulama berpendapat bahwa orang yang menghina/mencac i maki para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam harus dihukum ta'ziir (yakni harus didera menurut kebijaksanaan hakim Islam -pen)". [Fathul Bari VII hal. 36].

Kata Imam Abu Zur'ah Ar-Raazi (wafat th 264H):"Apabila engkau melihat seseorang mencaci maki/menghina seseorang dari shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maka ketahuilah bahwa orang itu adalah Zindiq (kafir). Yang demikian karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah haq, Al-Qur'an adalah haq dan apa-apa yang dibawa adalah haq dan yang menyampaikan semua itu kepada kita adalah para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka (orang-orang zindiq) itu mencela kesaksian kita agar bisa membatalkan Al-Qur'an dan Sunnah (yakni agar kita tidak percaya kepada Al-Qur'an dan Sunnah -pen). Merekalah yang pantas mendapat celaan". (Al-Awashim minal Qawashim hal. 34)

Imam Al--Hafizh Syamsuddin Muhammad 'Utsman Adz-Dzahabi yang lebih dikenal dengan Imam Adz-Dzahabi (673-747H) berkata :"Barangsiapa yang mencaci mereka (para shahabat) menghina mereka, maka sesungguhnya ia telah keluar dari agama Islam dan telah merusak kaum muslimin. Mereka yang mencaci adalah orang yang dengki dan ingkar kepada pujian Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan juga mengingkari Rasulullah yang memuji mereka dengan keutamaan, tingkatan dan cinta ... Memaki mereka berarti memaki pokok pembawa syari'at (yakni Rasulullah). Mencela pembawa Syari'at berarti mencela kepada apa yang dibawanya (yaitu Al-Qur'an dan Sunnah)". (Al-Khabair Adz-Dahabi, tahqiq Abu Khalid Al-husain bin Muhammad as-Sa'idl hal. 352-353 Daarul Fikr th 1408H cet. I)

J. KHATIMAH.
Apa yang telah saya terangkan dari Al-Qur'an dan Sunnah kiranya sudah cukup jelas, lebih-lebih lagi dikuatkan dengan pendapat Jumhur Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Oleh karena itu sikap kaum Mu'minim terhadap mereka (para shahabat) adalah sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, yaitu :

[a]. Mereka sebaik-baik ummat.
. Kita diwajibkan mengikuti jejak langkah mereka dengan baik [At-Taubah : 100] dan tidak boleh menyimpang dari jalan mereka [An-Nisaa' : 15] dan berpegang kepada Sunnah Rasul dan Khulafaur Rasyidin.
[c]. Semua Shahabat adalah adil
[d].Kita tidak berkeyakinan bahwa para Shahabat ma'shum, karena tidak seorangpun yang ma'shum selain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Kita ridha kepada mereka dan kita mohonkan untuk mereka ampunan dan kita menahan dari apa yang terjadi di antara mereka [Al-Hasyr : 10].
Quote
 
 
nyonya
0 #115 soudzon ajaran wajibnyonya 2014-10-18 11:50
orang ilm apapn mazdhanya tdk ush sling menghujat! biarlah allah yang menentkn sapa yg bnr n yang slah!
Quote
 
 
nyonya
0 #114 soudzon ajaran wajibnyonya 2014-10-18 11:29
astagfirullah, apa di wahabi itu ajaran pokoknya suuzdon bro!!!
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #113 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-08-02 01:58
Sudah dijawab akhi a. silahkan baca koment ana disini tgl 02 agustus 2014

http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2341-kesesatan-kesesatan-syiah-dan-kejahatan-kejahatannya-dalam-sejarah.html#comments

1. DAFTAR NAMA PERIWAYAT SYIAH RAFIDHAH (SESAT/KAFIR MENURUT SALAFI-WAHABI) YANG HADISTNYA DIAMBIL PERAWI HADIS KUTUBUS SITTAH [bukhari, muslim, abu dawud, tirmidzi, nasa’i, ibnu majah] (BAG-1) (silahkan baca bag-1 s/d 9 dari atas kebawah membaca normal)

2. Tidak boleh mencela, mengecam dan merendahkan para sahabat sekalipun mereka dilaknat, murtad, bahkan dicampakan dalam neraka kata ulama suni!!! Doktrin sesat dan menyesatkan ( BAG-1) SILAHKAN BACA BAG-1 S/D 8 DARI ATAS KEBAWAH

Silahkan dibantah ditunggu
Quote
 
 
bajingan ber jenggot
-1 #112 banyak cingcong luhbajingan ber jenggot 2014-07-09 16:42
Antum, yang menyerang si Said aqil & Ente yang membela si Said mending pada ngaca, goblok semua antum dan ente, si admin dan si comment semua masuk neraka hahahahaaaaaa.. ...
Quote
 
 
a
0 #111 fatwa ulama sunnaha 2014-07-03 21:36
Pendapat Tentang Kafirnya Sekte Syiah

Kami tidak menghakimi. Tugas kami hanya
menyampaikan keterangan dan menunjukkan
bukti. Dan ternyata didapati, yang berpendapat
bahwa Syi’ah itu kafir adalah para Imam-Imam
Besar Islam, seperti: Imam Malik, Imam Ahmad,
Imam Bukhari dan lain-lain. Berikut ini beberapa
pendapat dan fatwa para ulama Islam mengenai
golongan Syi’ah Rafidhah yang disebut dengan
Itsna Asy’ariyah dan Ja’fariyah.

Pertama: Imam Malik
Al-Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar al
Marwadzi, ia berkata: “Saya mendengar Abu
Abdullah berkata, bahwa Imam Malik berkata:
ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻴﺲ ﻟﻬﻢ ﺍﺳﻢ ﺃﻭ ﻗﺎﻝ :
ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Orang yang mencela shahabat-shahab at Nabi
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, maka ia tidak
termasuk dalam golongan Islam.”
(As Sunnah, milik al-Khalal: 2/557)
Ibnu katsir berkata saat menafsirkan firman
Allah Ta’ala:
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣَﻌَﻪُ ﺃَﺷِﺪَّﺍﺀُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻜُﻔَّﺎﺭِ ﺭُﺣَﻤَﺎﺀُ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻢْ ﺗَﺮَﺍﻫُﻢْ
ﺭُﻛَّﻌًﺎ ﺳُﺠَّﺪًﺍ ﻳَﺒْﺘَﻐُﻮﻥَ ﻓَﻀْﻠًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭِﺿْﻮَﺍﻧًﺎ ﺳِﻴﻤَﺎﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﻭُﺟُﻮﻫِﻬِﻢْ ﻣِﻦْ ﺃَﺛَﺮِ
ﺍﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﺫَﻟِﻚَ ﻣَﺜَﻠُﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺘَّﻮْﺭَﺍﺓِ ﻭَﻣَﺜَﻠُﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺈِﻧْﺠِﻴﻞِ ﻛَﺰَﺭْﻉٍ ﺃَﺧْﺮَﺝَ ﺷَﻄْﺄَﻩُ
ﻓَﺂَﺯَﺭَﻩُ ﻓَﺎﺳْﺘَﻐْﻠَﻆَ ﻓَﺎﺳْﺘَﻮَﻯ ﻋَﻠَﻰ ﺳُﻮﻗِﻪِ ﻳُﻌْﺠِﺐُ ﺍﻟﺰُّﺭَّﺍﻉَ ﻟِﻴَﻐِﻴﻆَ ﺑِﻬِﻢُ ﺍﻟْﻜُﻔَّﺎﺭَ
ﻭَﻋَﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁَﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻣَﻐْﻔِﺮَﺓً ﻭَﺃَﺟْﺮًﺍ ﻋَﻈِﻴﻤًﺎ
‏[ﺍﻟﻔﺘﺢ29/ ]
“ Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-
orang yang bersama dengan Dia adalah keras
terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih
sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka
ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan
keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak
pada muka mereka dari bekas sujud.
Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan
sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti
tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka
tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu
menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas
pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati
penanam-penanamnya karena Allah hendak
menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan
kekuatan orang-orang mukmin). Allah
menjanjikan kepada orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal yang saleh di antara
mereka ampunan dan pahala yang besar.”
Beliau berkata: “Dari ayat ini, dalam satu riwayat
dari Imam Malik –rahmat Allah terlimpah
kepadanya-, beliau mengambil kesimpulan
tentang kekafiran Rafidhah yang membenci para
shahabat Radhiyallahu ‘Anhum. Beliau berkata:
“Karena mereka ini membenci para shahabat,
dan barangsiapa membenci para shahabat, maka
ia telah kafir berdasarkan ayat ini.” Pendapat ini
disepakati oleh segolongan ulama radhiyallahu
‘anhum.” (Tafsir Ibnu Katsir: 4/219)
Imam al-Qurthubi rahimahullah berkata:
ﻟﻘﺪ ﺃﺣﺴﻦ ﻣﺎﻟﻚ ﻓﻲ ﻣﻘﺎﻟﺘﻪ ﻭﺃﺻﺎﺏ ﻓﻲ ﺗﺄﻭﻳﻠﻪ ﻓﻤﻦ ﻧﻘﺺ ﻭﺍﺣﺪﺍً ﻣﻨﻬﻢ
ﺃﻭ ﻃﻌﻦ ﻋﻠﻴﻪ ﻓﻲ ﺭﻭﺍﻳﺘﻪ ﻓﻘﺪ ﺭﺩ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ ﻭﺃﺑﻄﻞ ﺷﺮﺍﺋﻊ
ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ
“Sungguh sangat bagus ucapan Imam Malik itu
dan benar penafsirannya. Siapa pun yang
menghina seorang dari mereka (sahabat Nabi)
atau mencela periwayatannya, maka ia telah
menentang Allah, Tuhan alam semesta dan
membatalkan syari’at kaum Muslimin.” (Tafsir
al-Qurthubi: 16/297)

Kedua: Imam Ahmad
Banyak riwayat telah datang darinya dalam
mengafirkan golongan Syi’ah Rafidhah. Di
antaranya: Al-Khalal meriwayatkan dari Abu
Bakar al Marwadzi, ia berkata: “Aku bertanya
kepada Abu Abdillah tentang orang yang mencela
Abu Bakar, Umar, dan ‘Aisyah?” Beliau
menjawab,
ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Aku tidak melihatnya di atas Islam.”
Al-Khalal berkata lagi: Abdul Malik bin Abdul
Hamid memberitakan kepadaku, ia berkata: Aku
mendengar Abu Abdillah berkata:
ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺧﺎﻑ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺮﻭﺍﻓﺾ
“Barang siapa mencela (sahabat Nabi Shallallahu
‘Alaihi Wasallam) maka aku khawatir ia menjadi
kafir seperti halnya orang-orang Rafidhah.”
Kemudian beliau berkata:
ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻻ ﻧﺄﻣﻦ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻗﺪ ﻣﺮﻕ
ﻋﻦ ﺍﻟﺪﻳﻦ
“Barangsiapa mencela Shahabat Nabi Shallallahu
‘Alaihi Wasallam maka kami khawatir ia telah
keluar dari Islam (tanpa disadari).” (Al-Sunnah,
Al-Khalal: 2/557-558)
Al-Khalal berkata: Abdullah bin Ahmad bin
Hambal menyampaikan kepadaku, katanya:
“Saya bertanya kepada ayahku perihal seseorang
yang mencela salah seorang dari Shahabat Nabi
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Maka beliau
menjawab:
ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Aku tidak melihatnya di atas Islam”.” (Al-
Sunnah, Al-Khalal: 2/558. Bacalah: Manaakib al
Imam Ahmad, oleh Ibnu Al-Jauzi, hal. 214)
Tersebut dalam kitab As Sunnah karya Imam
Ahmad, mengenai pendapat beliau tentang
golongan Rafidhah:
ﻫﻢ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺘﺒﺮﺃﻭﻥ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺤﻤﺪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻳﺴﺒﻮﻧﻬﻢ
ﻭﻳﻨﺘﻘﺼﻮﻧﻬﻢ ﻭﻳﻜﻔﺮﻭﻥ ﺍﻷﺋﻤﺔ ﺇﻻ ﺃﺭﺑﻌﺔ : ﻋﻠﻲ ﻭﻋﻤﺎﺭ ﻭﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺩ ﻭﺳﻠﻤﺎﻥ
ﻭﻟﻴﺴﺖ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﻣﻦ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻓﻲ ﺷﻲﺀ
“Mereka itu adalah golongan yang menjauhkan
diri dari shahabat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam dan mencelanya, menghinanya serta
mengkafirkannya kecuali hanya empat orang saja
yang tiada mereka kafirkan, yaitu: Ali, Ammar,
Miqdad dan Salman. Golongan Rafidhah ini
sama sekali bukan Islam.” (Al-Sunnah, milik
Imam Ahmad: 82)
Ibnu Abdil Qawiy berkata: “Adalah imam Ahmad
mengafirkan orang yang berlepas diri dari mereka
(yakni para sahabat) dan orang yang mencela
‘Aisyah Ummul Mukminin serta menuduhnya
dengan sesuatu yang Allah telah membebaskan
darinya, seraya beliau membaca:
ﻳَﻌِﻈُﻜُﻢَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻥْ ﺗَﻌُﻮﺩُﻭﺍ ﻟِﻤِﺜْﻠِﻪِ ﺃَﺑَﺪًﺍ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻣُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ
“Allah menasehati kamu, agar kamu jangan
mengulang hal seperti itu untuk selama-
lamanya, jika kamu benar-benar beriman.” (QS.
Al-Nuur: 17. Dinukil dari Kitab Maa Dhahaba
Ilaihi al-Imam Ahmad: 21)

Ketiga: Imam Al Bukhari (wafat tahun 256 H)
Beliau berkata:
ﻣﺎ ﺃﺑﺎﻟﻲ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﺠﻬﻤﻲ ﻭﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻲ ، ﺃﻡ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ
ﻭﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻭﻻ ﻳﺴﻠﻢ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻻ ﻳﻌﺎﺩﻭﻥ ﻭﻻ ﻳﻨﺎﻛﺤﻮﻥ ﻭﻻ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ ﻭﻻ
ﺗﺆﻛﻞ ﺫﺑﺎﺋﺤﻬﻢ
“Bagi saya sama saja, apakah aku shalat di
belakang seorang Jahmi (beraliran Jahmiyah)
atau seorang Rafidzi (beraliran Syi’ah Rafidhah),
atau aku shalat dibelakang Imam Yahudi atau
Nashrani. Dan (seorang muslim) tidak boleh
memberi salam kepada mereka, mengunjungi
mereka ketika sakit, kawin dengan mereka,
menjadikan mereka sebagai saksi dan memakan
sembelihan mereka.” (Khalqu Af’al al-Ibad: 125)

Keempat: Abdurrahman bin Mahdi
Imam al-Bukhari berkata: Abdurrahman bin
Mahdi berkata: “Keduanya adalah agama
tersendiri, yakni Jahmiyah dan Rafidhah
(Syi’ah).” (Khalqu Af’al al-Ibad: 125)
Kelima: Al-Faryabi
Al-Khalal meriwayatkan, ia berkata: “Telah
menceritakan kepadaku Harb bin Ismail al-
Kirmani, ia berkata: “Musa bin Harun bin Zayyad
menceritakan kepada kami, ia berkata: “Saya
mendengar al-Faryabi dan seseorang yang
bertanya kepadanya tentang orang yang mencela
Abu Bakar. Jawabnya: “Dia Kafir.” Lalu ia
berkata: “Apakah orang semacam itu boleh
dishalatkan jenazahnya?” Jawabnya: “Tidak.”
Dan aku bertanya pula kepadanya: “Apa yang
dilakukan terhadapnya, padahal orang itu juga
telah mengucapkan Laa Ilaaha Illallah?”
Jawabnya: “Jangan kamu sentuh (Jenazahnya)
dengan tangan kamu, tetapi kamu angkat
dengan kayu sampai kamu menurunkan ke liang
lahatnya.” (al-Sunnah, milik al-Khalal: 2/566)

Keenam: Ahmad bin Yunus
Kunyahnya adalah Ibnu Abdillah. Ia dinisbatan
kepada datuknya, yaitu salah seorang Imam
(tokoh) As-Sunnah. Beliau termasuk penduduk
Kufah, tempat tumbuhnya golongan Rafidhah.
Beliau menceritakan perihal Rafidhah dengan
berbagai macam alirannya. Ahmad bin Hambal
telah berkata kepada seseorang: “Pergilah anda
kepada Ahmad bin Yunus, karena dialah seorang
Syeikhul Islam.”
Para ahli Kutubus Sittah telah meriwayatkan
Hadits dari beliau. Abu Hatim berkata: “Beliau
adalah orang kepercayaan lagi kuat hafalannya”.
Al-Nasaai berkata: “Dia adalah orang
kepercayaan.” Ibnu Sa’ad berkata: “Dia adalah
seorang kepercayaan lagi jujur, seorang Ahli
Sunnah wal Jama’ah.” Ibnu Hajar menjelaskan,
bahwa Ibnu Yunus telah berkata: “Saya pernah
datang kepada Hammad bin Zaid, saya minta
kepada beliau supaya mendiktekan kepadaku
sesuatu hal tentang kelebihan Utsman.
Jawabnya: “Anda ini siapa?” Saya jawab:
“Seseorang dari negeri Kufah.” Lalu ia berkata:
“Seorang Kufah menanyakan tentang kelebihan-
kelebihan Utsman. Demi Allah, aku tidak akan
menyampaikannya kepada Anda, kalau Anda
tidak mau duduk sedangkan aku tetap berdiri!”
Beliau wafat tahun 227 H. (Tahdzibut Tahdzib,
1:50, Taqribut Tahdzib, 1:29).
Beliau (Ahmad bin Yunus) rahimahullah berkata,
ﻟﻮ ﺃﻥ ﻳﻬﻮﺩﻳﺎً ﺫﺑﺢ ﺷﺎﺓ ، ﻭﺫﺑﺢ ﺭﺍﻓﻀﻲ ﻷﻛﻠﺖ ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩﻱ ، ﻭﻟﻢ ﺁﻛﻞ
ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻲ ﻷﻧﻪ ﻣﺮﺗﺪ ﻋﻦ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Seandainya saja seorang Yahudi menyembelih
seekor kambing dan seorang Rafidhi (Syi’i) juga
menyembelih seekor kambing, niscaya saya
hanya memakan sembelihan si Yahudi, dan aku
tidak mau makan sembelihan si Rafidhi. Karena
dia telah murtad dari Islam.” (Al-Sharim al-
Maslul, Ibnu Taimiyah: 57)

Ketujuh: Al-Qadhi Abu Ya’la
Beliau berkata, “Adapun Rafidhah, maka hukum
terhadap mereka . . . sesungguhnya mengafirkan
para sahabat atau menganggapnya fasik, yang
berarti mesti masuk neraka, maka orang
semacam ini adalah kafir.” (Al Mu’tamad, hal.
267)
. . sesungguhnya mengafirkan para sahabat atau
menganggapnya fasik, yang berarti mesti masuk
neraka, maka orang semacam ini adalah kafir. . .
Sementara Rafidhah (Syi’ah) sebagaimana
terbukti di dalam pokok-pokok ajaran mereka
adalah orang-orang yang mengkafirkan sebagian
besar Shahabat Nabi. Silahkan baca kembali
tulisan yang telah kami posthing:
Kitab Syi’ah Melaknat dan Mengafirkan Abu
Bakar, Umar dan ‘Aisyah

Kedelapan: Ibnu Hazam al-Zahiri
Beliau berkata: “Pendapat mereka (Yakni
Nashrani) yang menuduh bahwa golongan
Rafidhah (Syi’ah) merubah Al-Qur’an, maka
sesungguhnya golongan Syi’ah Rafidhah bukan
termasuk bagian kaum muslimin. Karena
golongan ini muncul pertama kalinya setelah dua
puluh lima tahun dari wafatnya Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Syi’ah Rafidhah
adalah golongan yang mengikuti langkah-
langkah Yahudi dan Nashrani dalam melakukan
kebohongan dan kekafiran.” (Al-fashl fi al-Milal
wa al-Nihal: 2/213)[ii]
Beliau berkata: “Salah satu pendapat golongan
Syi’ah Imamiyah, baik yang dahulu maupun
sekarang ialah Al-Qur’an itu sesungguhnya telah
diubah.”
Kemudian beliau berkata: “Orang yang
berpendapat, bahwa Al Qur’an ini telah diubah
adalah benar-benar kafir dan men-dustakan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.(Al
Fashl: 5/40)
Beliau berkata: “Tidak ada perbedaan pendapat
di kalangan semua kelompok umat Islam Ahlus
Sunnah, Mu’tazilah, Murji’ah, Zaidiyah, bahwa
adalah wajib berpegang kepada Al Qur’an yang
biasa kita baca ini ” Dan hanya golongan Syi’ah
ekstrim sajalah yang menyalahi sikap ini. Dengan
sikapnya itu mereka menjadi kafir lagi musyrik,
menurut pendapat semua penganut Islam. Dan
pendapat kita sama sekali tidak sama dengan
mereka (Syi’ah). Pendapat kita hanyalah sejalan
dengan sesama pemeluk agama kita.” (Al Ihkam
Fii Ushuuli Ahkaam: 1/96)
Beliau berkata pula: “Ketahuilah, sesungguhnya
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak
pernah menyembunyikan satu kata pun atau
satu huruf pun dari syariat Ilahi. Saya tidak
melihat adanya keistimewaan pada manusia
tertentu, baik anak perempuannya atau
keponakan laki-lakinya atau istrinya atau
shahabatnya, untuk mengetahui sesuatu syariat
yang disembunyikan oleh Nabi terhadap bangsa
kulit putih, atau bangsa kulit hitam atau
penggembala kambing. Tidak ada sesuatu pun
rahasia, perlambang ataupun kata sandi di luar
apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah
kepada umat manusia. Sekiranya Nabi
menyembunyikan sesuatu yang harus
disampaikan kepada manusia, berarti beliau
tidak menjalankan tugasnya. Barang siapa
beranggapan semacam ini, berarti ia kafir. (Al
Fashl, 2:274-275)
Orang yang berkeyakinan semacam ini dikafirkan
oleh Ibnu Hazm. Dan keyakinan semacam ini
dipegang oleh Syi’ah Itsna Asy’ariyah. Pendapat
ini dikuatkan oleh guru-guru beliau pada
masanya dan para ulama sebelumnya.



4 IMAM MADZHAB
sikap Abu Hanifah terhadap sekte ini:
ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﺴﺒﻜﻲ ﺃﻥ ﻣﺬﻫﺐ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻭﺃﺣﺪ ﺍﻟﻮﺟﻬﻴﻦ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ
ﻭﺍﻟﻈﺎﻫﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻄﺤﺎﻭﻱ ﻓﻲ ﻋﻘﻴﺪﺗﻪ ﻛﻔﺮ ﺳﺎﺏ ﺃﺑﻲ ﺑﻜﺮ ، ﻓﺘﺎﻭﻯ
ﺍﻟﺴﺒﻜﻲ 2/590 ‏) . ﻭﻗﺪ ﺫﻛﺮ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻯ ﺃﻥ ﺳﺐ ﺍﻟﺸﻴﺨﻴﻦ
ﻛﻔﺮ ﻭﻛﺬﺍ ﺇﻧﻜﺎﺭ ﺇﻣﺎﻣﺘﻬﻤﺎ ." ﻭﻛﺎﻥ ﺃﺑﻮ ﻳﻮﺳﻒ ﺻﺎﺣﺐ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻳﻘﻮﻝ :
" ﻻ ﺃﺻﻠﻲ ﺧﻠﻒ ﺟﻬﻨﻤﻲ ﻭﻻ ﺭﺍﻓﻀﻲ ﻭﻻ ﻗﺪﺭﻱ . ﺍﻧﻈﺮ ﺷﺮﺡ ﺃﺻﻮﻝ
ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﺍﻟﻼﻟﻜﺎﺋﻲ 4 / 733
Imam As-Subki menyebutkan bahwa madzhab
Abu Hanifah dan salah satu pendapat syafi’I
dan yang lahir dari Ath-Thahawi dalam
akidahnya adalah kekufuran orang yang
mencela Abu Bakar. (Fatawa As-Subki 2/590)
Dan Imam As-Subki juga menyebutkan bahwa
mencela asy-syaikhani (Abu Bakar dan
Umar)adalah kekufuran, demikian pula jika
mengingkari kepemimpinan mereka berdua. “
Dan Abu Yusuf, sahabat Abu Hanifah berkata,
“Aku tidak shalat di belakang penganut
jahmiyyah dan tidak pula syiah rafidhah dan
juga qadariyyah (pengingkar takdir). “ lihat
Syarh Ushul I’tiqad Ahlissunnah wal Jama’ah
karya Imam Al-Lalika’i.

Pernyataan Imam Abu Hanifah rahimahullah

ﺃَﺻْﻞُ ﻋَﻘِﻴﺪَﺓِ ﺍﻟﺸِّﻴﻌَﺔِ : ﺗَﻀْﻠِﻴﻞُ ﺍﻟﺼَّﺤَﺎﺑَﺔِ، ﺭِﺿْﻮَﺍﻥُ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢِ
Landasan akidah Syi’ah adalah menyesatkan para
sahabat ridhwanullah ‘alaihim.
Pernyataan ini diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari
Abu Hanifah rahimahullah .


Pernyataan Imam Malik bin Anas rahimahullah

Kemudian al-Imam Malik berkata: “Barang siapa
yang ada pada hatinya kedengkian (benci
ataupun marah-pen) terhadap para sahabat
Muhammad ‘ alaihissalam maka ayat ini (surat al-
fath ayat 29-pen) telah mengenainya.” (as-
Sunnah karya al-Khallal no. 765 versi al-
Maktabah asy-Syamilah)

Pernyataan Imam asy-Syafi’i rahimahullah

ﻟَﻢْ ﺃَﺭَ ﺃَﺣَﺪﺍً ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟْﺄَﻫْﻮَﺍﺀِ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺑِﺎﻟﺰُّﻭﺭِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺮَّﺍﻓِﻀَﺔِ
Aku belum pernah melihat suatu kaum yang
paling berani bersaksi dengan kedustaan melebihi
Rafidhah.
Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyatul
Auliya’.

Pernyataan Imam Ahmad rahimahullah

Siapakah Rafidhah itu?
Al-Imam Ahmad menjawab:
ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﺸْﺘُﻢُ ﻭَﻳَﺴُﺐُّ ﺃَﺑَﺎ ﺑَﻜْﺮٍ ﻭَﻋُﻤَﺮَ ﺭَﺣِﻤَﻬُﻤَﺎ ﺍﻟﻠﻪ
Orang yang mencela Abu Bakar dan Umar
rahimahumallah. (as-Sunnah karya al-khallal:
787)
ﻣَﻦْ ﺷَﺘَﻢَ ﺃَﺧَﺎﻑُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻜُﻔْﺮَ ﻣِﺜْﻞُ ﺍﻟﺮَّﻭَﺍﻓِﺾِ ، ﺛﻢ ﻗﺎﻝ : ﻣَﻦْ ﺷَﺘَﻢَ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏَ
ﺍﻟﻨَّﺒِﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟَﺎ ﻧَﺄْﻣَﻦُ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻗَﺪْ ﻣَﺮَﻕَ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ
Barang siapa yang mencela (sahabat Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka aku aku
mengkhawatirkan kekafiran padanya seperti
kalangan Rafidhah. Kemudian berkata lagi:
Barang siapa yang mencela sahabat Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam maka kita
khawatirkan ia telah keluar dari agama. (as-
Sunnah karya al-Khallal: 790)
Pernah disampaikan kepada al-Imam Ahmad
tentang orang yang mencela Utsman bin ‘Affan
radhiyallahu ‘anhu , maka beliau menjawab:
ﻫﺬﻩ ﺯَﻧْﺪَﻗَﺔ
Ini adalah zindiq. (as-Sunnah karya al-Khallal:
791)
Kemudian al-Khallal mendengar langsung dari
Abdullah bin Ahmad bin Hambal:
“Aku bertanya kepada ayahku tentang orang yang
mencela salah seorang sahabat Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam. Kemudian beliau (al-Imam
Ahmad) menjawab:
ﻣَﺎ ﺃَﺭَﺍﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡِ
Aku memandangnya tidak di atas Islam. (as-
Sunnah karya al-Khallal: 792)
Al-Imam Ahmad mengatakan:
ﻣَﻦْ ﺗﻨﻘﺺ ﺃَﺣَﺪًﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓَﻠَﺎ ﻳَﻨْﻄَﻮِﻱ
ﺇِﻟَّﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﻠِﻴَّﺔ ، ﻭَﻟَﻪُ ﺧَﺒِﻴﺌَﺔُ ﺳُﻮﺀٍ ، ﺇِﺫَﺍ ﻗَﺼَﺪَ ﺇِﻟَﻰ ﺧَﻴْﺮِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ، ﻭَﻫُﻢْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏُ
ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Barang siapa yang merendahkan salah seorang
sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
maka tidaklah ia akan terguling kecuali di atas
musibah (kesulitan dan kesempitan). Dan ada
padanya sesuatu keburukan yang tersembunyi,
yaitu ketika yang ia tuju (dengan celaanya itu-
pen) adalah orang-orang terbaik, yaitu mereka
adalah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam. (as-Sunnah karya al-Khallal: 763)



PARA ULAMA’ AHLUSSUNNAH
termasuk ke 4 imam mazhab Islam yang diakui ummat Islam
di dunia .

INILAH Sikap Ulama Islam terhadap Agama
Syi’ah :

1.) Imam ‘Alqamah bin Qais An-Nakha’iy
rahimahulllâh (W. 62 H)
Beliau berkata,
ﻟﻘﺪ ﻏﻠﺖ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺸﻴﻌﺔ ﻓﻲ ﻋﻠﻲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻛﻤﺎ ﻏﻠﺖ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻓﻲ
ﻋﻴﺴﻰ ﺑﻦ ﻣﺮﻳﻢ
“Sungguh kaum Syi’ah ini telah berlaku ekstrem
terhadap ‘Ali radhiyallâhu ‘anhû sebagaimana
kaum Nashara berlaku ekstrem terhadap Isa bin
Maryam.”
–. [Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad
dalam As-Sunnah 2/548]

2.) Imam ‘Amr bin Syarâhîl Asy-Sya’by Al-Kûfy
rahimahulllâh (W. 105 H)
Beliau bertutur,
ﻣﺎ ﺭﺃﻳﺖ ﻗﻮﻣﺎً ﺃﺣﻤﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻌﺔ
“Saya tidak pernah melihat suatu kaum yang
lebih dungu daripada kaum Syi’ah.”
–. [Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad
dalam As-Sunnah 2/549, Al-Khallâl dalam As-
Sunnah 1/497, dan Al-Lâlakâ`iy dalam Syarh
Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jam’âh
7/1461]
Beliau juga bertutur,
ﻧﻈﺮﺕ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻫﻮﺍﺀ ﻭﻛﻠﻤﺖ ﺃﻫﻠﻬﺎ ﻓﻠﻢ ﺃﺭ ﻗﻮﻣﺎً ﺃﻗﻞ ﻋﻘﻮﻻً ﻣﻦ
ﺍﻟﺨﺸﺒﻴﺔ
“Saya melihat kepada pemikiran-pemik iran sesat
ini, dan Saya telah berbicara dengan
penganutnya. Saya tidak melihat bahwa ada
suatu kaum yang akalnya lebih pendek daripada
kaum (Syi’ah) Al-Khasyabiyah.”
–. [Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad
dalam As-Sunnah 2/548]

3.) Imam Thalhah bin Musharrif rahimahulllâh
(W. 112 H)
Beliau berkata,
ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﻻ ﺗﻨﻜﺢ ﻧﺴﺎﺅﻫﻢ، ﻭﻻ ﺗﺆﻛﻞ ﺫﺑﺎﺋﺤﻬﻢ، ﻷﻧﻬﻢ ﺃﻫﻞ ﺭﺩﺓ
“(Kaum Syi’ah) Rafidhah tidak boleh menikahi
kaum perempuan mereka dan tidak boleh
memakan daging-daging sembelihannya karena
mereka adalah kaum murtad.”
–. [Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Al-
Ibânah Ash-Shughrâ` hal. 161]

4.) Imam Abu Hanîfah Muhammad bin An-
Nu’mân rahimahulllâh (W. 150 H)
Beliau berucap,
ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﺃﻥ ﺗﻔﻀﻞ ﺃﺑﺎ ﺑﻜﺮ ﻭﻋﻤﺮ ﻭﻋﻠﻴﺎً ﻭﻋﺜﻤﺎﻥ ﻭﻻ ﺗﻨﺘﻘﺺ ﺃﺣﺪﺍً ﻣﻦ
ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
“Al-Jamâ’ah adalah (berarti) engkau
mengutamakan Abu Bakar, Umar, Ali, dan
Ustman, serta janganlah engkau mencela
seorang pun shahabat Rasulullah shallallâhu
‘alaihi wa sallam.
–. [Al-Intiqâ` Fî Fadhâ`il Ats-Tsalâtsah Al-
A`immah Al-Fuqahâ` hal. 163]

5.) Imam Mis’ar bin Kidâm rahimahulllâh (W.
155 H)
Imam Al-Lâlakâ`iy meriwayatkan bahwa Mis’ar
bin Kidâm dijumpai seorang lelaki dari kaum
Rafidhah, kemudian orang tersebut
membicarakan sesuatu dengannya, tetapi
kemudian Mis’ar berkata,
ﺗﻨﺢ ﻋﻨﻲ ﻓﺈﻧﻚ ﺷﻴﻄﺎﻥ
“Menyingkirlah dariku. Sesungguhnya engkau
adalah syaithan.”
–. [Syarh Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wal
Jamâ’ah 8/1457]

6.) Imam Sufyân bin Abdillah Ats-Tsaury
rahimahulllâh (W. 161 H)
Muhammad bin Yusuf Al-Firyâby menyebut
bahwa beliau mendengar Sufyân ditanya oleh
seorang lelaki tentang pencela Abu Bakr dan
Umar, Sufyân pun menjawab,
ﻛﺎﻓﺮ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ
“(Pencela itu) adalah kafir kepada Allah Yang
Maha Agung.”
Orang tersebut bertanya, “(Bolehkah) Kami
menshalatinya?”
(Sufyân) menjawab,
ﻻ، ﻭﻻ ﻛﺮﺍﻣﺔ
“Tidak. Tiada kemuliaan baginya.”
Kemudian beliau ditanya, “Lâ Ilâha Illallâh.
Bagaimana kami berbuat terhadap jenazahnya ?”
Beliau menjawab,
ﻻ ﺗﻤﺴﻮﻩ ﺑﺄﻳﺪﻳﻜﻢ، ﺍﺭﻓﻌﻮﻩ ﺑﺎﻟﺨﺸﺐ ﺣﺘﻰ ﺗﻮﺍﺭﻭﻩ ﻓﻲ ﻗﺒﺮﻩ
“Janganlah kalian menyentuhnya dengan
tangan-tangan kalian. Angkatlah (jenazah itu)
dengan kayu hingga kalian menutup kuburnya.”
–. [Disebutkan oleh Adz-Dzahaby dalam Siyar
A’lâm An-Nubalâ` 7/253]

7.) Imam Malik bin Anas rahimahulllâh (W. 179
H)
Beliau bertutur,
ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻟﻴﺲ ﻟﻬﻢ ﺳﻬﻢ،
ﺃﻭﻗﺎﻝ ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Orang yang mencela shahabat Nabi shallallâhu
‘alaihi wa sallam tidaklah memiliki saham atau
bagian apapun dalam keislaman.”
–. [Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah hal. 162
dan Al-Khatsûl dalam As-Sunnah 1/493]
Asyhab bin Abdul Aziz menyebutkan bahwa
Imam Malik ditanya tentang Syi’ah Rafidhah
maka Imam Malik menjawab,
ﻻ ﺗﻜﻠﻤﻬﻢ ﻭﻻ ﺗﺮﻭ ﻋﻨﻬﻢ ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻳﻜﺬﺑﻮﻥ
“Janganlah kalian meriwayatkan hadits dari
mereka. Sesungguhnya mereka itu sering
berdusta.”
–. [Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Al-
Ibânah Al-Kubrâ` sebagaimana dalam Minhâj
As-Sunnah karya Ibnu Taimiyah 1/61]

8.) Imam Abu Yusuf Ya’qub bin Ibrahim
rahimahulllâh (W.182 H)
Beliau berkata,
ﻻ ﺃﺻﻠﻲ ﺧﻠﻒ ﺟﻬﻤﻲ، ﻭﻻ ﺭﺍﻓﻀﻲ، ﻭﻻ ﻗﺪﺭﻱ
“Saya tidak mengerjakan shalat di belakang
seorang Jahmy (penganut Jahmiyah), Râfidhy
(penganut paham Syi’ah Rafidhah), dan Qadary
(penganut paham Qadariyah).”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Lâlakâ`iy dalam Syarh
Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jamâ’ah
4/733]

9.) Imam Abdurrahman bin Mahdi rahimahulllâh
(W. 198 H)
Beliau berucap,
ﻫﻤﺎ ﻣﻠﺘﺎﻥ : ﺍﻟﺠﻬﻤﻴﺔ، ﻭﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ
“Ada dua agama (yang bukan Islam, -pent.),
yaitu Jahmiyah dan Rafidhah.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry dalam Khalq
Af’âl Al-‘Ibâd hal.125]

10.) Imam Muhammad bin Idris Asy-Syâfi’iy
rahimahulllâh (W. 204 H)
Beliau berkata,
ﻟﻢ ﺃﺭ ﺃﺣﺪﺍً ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻷﻫﻮﺍﺀ، ﺃﻛﺬﺏ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻋﻮﻯ، ﻭﻻ ﺃﺷﻬﺪ ﺑﺎﻟﺰﻭﺭ ﻣﻦ
ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ
“Saya tidak pernah melihat seorang pun
penganut hawa nafsu yang lebih dusta dalam
pengakuan dan lebih banyak bersaksi palsu
melebihi Kaum Rafidhah.”
–. [Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Al-
Ibânah Al-Kubrâ` 2/545 dan Al-Lâlakâ`iy dalam
Syarh Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jamâ’ah
8/1457]

11.) Imam Yazîd bin Harun rahimahulllâh (W.
206 H)
Beliau berkata,
ﻳﻜﺘﺐ ﻋﻦ ﻛﻞ ﺻﺎﺣﺐ ﺑﺪﻋﺔ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺩﺍﻋﻴﺔ ﺇﻻ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻳﻜﺬﺑﻮﻥ
“Boleh mencatat (hadits) dari setiap penganut
bid’ah yang menyeru kepada bid’ahnya, kecuali
(Syi’ah) Rafidhah karena mereka sering
berdusta.”
–. [Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Al-
Ibânah Al-Kubrâ` sebagaimana dalam Minhâj
As-Sunnah 1/60 karya Ibnu Taimiyah]

12.) Imam Muhammad bin Yusuf Al-Firyaby
rahimahulllâh (W. 212 H)
Beliau berkata,
ﻣﺎ ﺃﺭﻯ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﻭﺍﻟﺠﻬﻤﻴﺔ ﺇﻻ ﺯﻧﺎﺩﻗﺔ
“Saya tidak memandang kaum Rafidhah dan
kaum Jahmiyah, kecuali sebagai orang-orang
zindiq.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Lâlakâ`iy dalam Syarh
Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jamâ’ah
8/1457]

13.) Imam Al-Humaidy, Abdullah bin Az-Zubair
rahimahulllâh (W. 219 H)
Setelah menyebutkan kewajiban mendoakan
rahmat bagi para shahabat, beliau berkata,
ﻓﻠﻢ ﻧﺆﻣﺮ ﺇﻻ ﺑﺎﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ ﻟﻬﻢ، ﻓﻤﻦ ﻳﺴﺒﻬﻢ، ﺃﻭ ﻳﻨﺘﻘﺼﻬﻢ ﺃﻭ ﺃﺣﺪﺍً ﻣﻨﻬﻢ،
ﻓﻠﻴﺲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻨﺔ، ﻭﻟﻴﺲ ﻟﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺊ ﺣﻖ
“Kita tidaklah diperintah, kecuali memohonkan
ampunan bagi (para shahabat). Siapa saja yang
mencerca mereka atau merendahkan mereka
atau salah seorang di antara mereka, dia
tidaklah berada di atas sunnah dan tidak ada
hak apapun baginya dalam fâ`i.”
–. [Ushûl As-Sunnah hal.43]

14.) Imam Al-Qâsim bin As-Sallam rahimahulllâh
(W. 224 H)
Beliau berkata,
ﻋﺎﺷﺮﺕ ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻭﻛﻠﻤﺖ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻜﻼﻡ، ﻭﻛﺬﺍ، ﻓﻤﺎ ﺭﺃﻳﺖ ﺃﻭﺳﺦ ﻭﺳﺨﺎً، ﻭﻻ
ﺃﻗﺬﺭ ﻗﺬﺭﺍً، ﻭﻻ ﺃﺿﻌﻒ ﺣﺠﺔ، ﻭﻻ ﺃﺣﻤﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ …
“Saya telah hidup dengan seluruh manusia. Saya
telah berbicara dengan ahli kalam dan …
demikian. Saya tidak melihat ada yang lebih
kotor, lebih menjijikkan, argumennya lebih lemah,
dan lebih dungu daripada kaum Rafidhah ….”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Khallâl dalam As-
Sunnah 1/499]

15.) Imam Ahmad bin Yunus rahimahulllâh (W.
227 H)
Beliau berkata,
ﺇﻧﺎ ﻻ ﻧﺄﻛﻞ ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺭﺟﻞ ﺭﺍﻓﻀﻲ، ﻓﺈﻧﻪ ﻋﻨﺪﻱ ﻣﺮﺗﺪ
“Sesungguhnya kami tidaklah memakan
sembelihan seorang Syi’ah Rafidhah karena dia,
menurut Saya, adalah murtad.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Lâlakâ`iy dalam Syarh
Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jamâ’ah
8/459]

16.) Imam Ahmad bin Hanbal rahimahulllâh (W.
241 H)
Banyak riwayat dari beliau tentang celaan
terhadap kaum Rafidhah. Di antaranya adalah :
Beliau ditanya tentang seorang lelaki yang
mencela seorang shahabat Nabi shallallâhu
‘alaihi wa sallam maka beliau menjawab,
ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﺳﻼﻡ
“Saya tidak memandang bahwa dia di atas
(agama) Islam.” [Diriwayatkan oleh Al-Khallâl
dalam As-Sunnah 1/493]
Beliau juga ditanya tentang pencela Abu Bakr,
Umar, dan Aisyah maka beliau menjawab, “Saya
tidak memandang bahwa dia di atas (agama)
Islam.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Khallâl dalam As-
Sunnah 1/493]
Beliau ditanya pula tentang orang yang
bertetangga dengan (Syi’ah) Rafidhah yang
memberi salam kepada orang itu. Beliau
menjawab.
ﻻ، ﻭﺇﺫﺍ ﺳﻠﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﻻ ﻳﺮﺩ ﻋﻠﻴﻪ
“Tidak (dijawab). Bila (orang Syi’ah) itu memberi
salam kepada (orang) itu, janganlah dia
menjawab (salam) tersebut.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Khallâl dalam As-
Sunnah 1/494]

17.) Imam Al-Bukhâry, Muhammad bin Ismail
rahimahulllâh (W. 256 H)
Beliau berkata,
ﻣﺎ ﺃﺑﺎﻟﻲ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﺠﻬﻤﻲ ﻭﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻲ، ﺃﻡ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ
ﻭﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ، ﻭﻻ ﻳﺴﻠﻢ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﻻ ﻳﻌﺎﺩﻭﻥ، ﻭﻻ ﻳﻨﺎﻛﺤﻮﻥ، ﻭﻻ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ،
ﻭﻻ ﺗﺆﻛﻞ ﺫﺑﺎﺋﺤﻬﻢ
“Saya tidak peduli. Baik Saya melaksanakan
shalat di belakang Jahmy dan Rafidhy maupun
Saya mengerjakan shalat di belakang orang-
orang Yahudi dan Nashara, (ketidakbolehannya
sama saja). (Seseorang) tidak boleh menjenguk
mereka, menikahi mereka, dan bersaksi untuk
mereka.”
–. [Khalq Af’âl Al-‘Ibâd hal. 125]

18.) Imam Abu Zur’ah Ar-Râzy, Ubaidullah bin
Abdil Karim rahimahulllâh (W. 264 H)
Beliau berkata, “Apabila engkau melihat seorang
lelaki yang merendahkan seorang shahabat
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam,
ketahuilah bahwa dia adalah zindiq. Hal itu
karena, di sisi Kami, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi
wa sallam adalah benar dan Al-Qur`an adalah
benar. Sesungguhnya, penyampai Al-Qur`an ini
dan hadits-hadits adalah para shahabat
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Orang
Syi’ah yang mencela shahabat) hanya ingin
mempercacat saksi-saksi Kita untuk
menghasilkan Al-Kitab dan Sunnah, Celaan
terhadap (kaum pencela itu) adalah lebih pantas
dan mereka adalah para zindiq.”
–. [Diriwayatkan oleh Al-Khâtib dalam Al-
Kifâyah hal. 49]

19.) Imam Abu Hâtim Ar-Râzy, Muhammad bin
Idris rahimahulllâh (W. 277 H)
Ibnu Abi Hâtim bertanya kepada ayahnya, Abu
Hâtim, dan kepada Abu Zur’ah tentang madzhab
dan aqidah Ahlus Sunnah maka Abu Hâtim dan
Abu Zur’ah menyebut pendapat yang disepakati
oleh para ulama itu di berbagai negeri. Di antara
perkataan mereka berdua adalah bahwa kaum
Jahmiyah adalah kafir, sedang kaum Rafidhah
telah menolak keislaman.
–. [Diriwayatkan oleh Al-Lâlakâ`iy dalam Syarh
Ushûl I’tiqâd Ahlis Sunnah Wa Al-Jam’âh 1/178]

20.) Imam Al-Hasan bin Ali bin Khalaf Al-
Barbahary rahimahulllâh (W. 329 H)
Beliau berkata,
ﻭﺍﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﺍﻷﻫﻮﺍﺀ ﻛﻠﻬﺎ ﺭﺩﻳﺔ، ﺗﺪﻋﻮﺍ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺴﻴﻒ، ﻭﺃﺭﺩﺅﻫﺎ ﻭﺃﻛﻔﺮﻫﺎ
ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ، ﻭﺍﻟﻤﻌﺘﺰﻟﺔ، ﻭﺍﻟﺠﻬﻤﻴﺔ، ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺘﻌﻄﻴﻞ
ﻭﺍﻟﺰﻧﺪﻗﺔ
“Ketahuilah bahwa seluruh pemikiran sesat
adalah menghancurkan, mengajak kepada
kudeta. Yang paling hancur dan paling kafir di
antara mereka adalah kaum Rafidhah,
Mu’tazilah, Jahmiyah. Sesungguhnya mereka
menghendaki manusia untuk melakukan ta’thîl
dan kezindiqan.”
–. [Syarh As-Sunnah hal. 54]

21.) Imam Umar bin Syâhin rahimahulllâh (W.
385 H)
Beliau berkata, “Sesungguhnya, sebaik-baik
manusia setelah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa
sallam adalah Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali
‘alaihimus salâm, serta sesungguhnya seluruh
shahabat Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam
adalah orang-orang pilihan lagi baik.
Sesungguhnya Saya beragama kepada Allah
dengan mencintai mereka semua, dan
sesungguhnya Saya berlepas diri dari siapa saja
yang mencela, melaknat, dan menyesatkan
mereka, menganggap mereka berkhianat, serta
mengafirkan mereka …, dan sesungguhnya Saya
berlepas diri dari semua bid’ah berupa
Qadariyah, Murji’ah, Rafidhah, Nawâshib, dan
Mu’tazilah.”
–. [Al-Lathîf Li Syarh Madzâhib Ahlis Sunnah
hal. 251-252]

22.) Imam Ibnu Baththah rahimahulllâh (W. 387
H)
Beliau bertutur, “Adapun (Syi’ah) Rafidhah,
mereka adalah manusia yang paling banyak
berselisih, berbeda, dan saling mencela. Setiap di
antara mereka memilih madzhab tersendiri untuk
dirinya, melaknat penyelisihnya, dan mengafirkan
orang yang tidak mengikutinya. Seluruh dari
mereka menyatakan bahwa tidak (sah)
melaksanakan shalat, puasa, jihad, Jum’at, dua
Id, nikah, talak, tidak pula jual-beli, kecuali
dengan imam, sedang barangsiapa yang tidak
memiliki imam, tiada agamanya baginya, dan
barangsiapa yang tidak mengetahui imamnya,
tiada agama baginya …. Andaikata bukan karena
pengutamaan penjagaan ilmu, yang perkaranya
telah Allah tinggikan dan kedudukannya telah
Allah muliakan, dan penyucian ilmu terhadap
percampuran najis-najis penganut kesesatan
serta keburukan pendapat-pendap at dan
madzhab mereka, yang kulit-kulit merinding
menyebutkannya, jiwa merintih
mendengarkannya, dan orang-orang yang berakal
membersihkan ucapan dan pendengaran mereka
dari ucapan-ucapan bid’ah tersebut, tentulah
Saya akan menyebutkan (kesesatan Rafidhah)
yang akan menjadi pelajaran bagi orang-orang
yang ingin mengambil pelajaran.”
–. [Al-Ibânah Al-Kubrâ` hal. 556]

23.) Imam Al-Qahthâny rahimahulllâh (W. 387
H)
Beliau menuturkan kesesatan Rafidhah dalam
Nûniyah-nya,
ﺇﻥ ﺍﻟﺮﻭﺍﻓﺾَ ﺷﺮُّﻣﻦ ﻭﻃﻲﺀَ ﺍﻟﺤَﺼَﻰ … ﻣﻦ ﻛﻞِّ ﺇﻧﺲٍ ﻧﺎﻃﻖٍ ﺃﻭ ﺟﺎﻥِ
ﻣﺪﺣﻮﺍ ﺍﻟﻨّﺒﻲَ ﻭﺧﻮﻧﻮﺍ ﺃﺻﺤﺎﺑﻪ … ﻭﺭﻣﻮُﻫﻢُ ﺑﺎﻟﻈﻠﻢِ ﻭﺍﻟﻌﺪﻭﺍﻥِ
ﺣﺒّﻮﺍ ﻗﺮﺍﺑﺘﻪَ ﻭﺳﺒَّﻮﺍ ﺻﺤﺒﻪ … ﺟﺪﻻﻥ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻨﺘﻘﻀﺎﻥِ
Sesungguhnya orang-orang Rafidhah adalah
sejelek-jelek makhluk yang pernah menapak
bebatuan Dari seluruh manusia yang berbicara
dan seluruh jin Mereka memuji Nabi, tetapi
menganggap para shahabatnya berkhianat Dan
mereka menuduh para shahabat dengan
kezhaliman dan permusuhan Mereka (mengaku)
mencintai kerabat Nabi, tetapi mencela para
shahabat beliau Dua perdebatan yang
bertentangan di sisi Allah
–. [Nûniyah Al-Qahthâny hal. 21]

24.) Imam Abul Qâsim Ismail bin Muhammad Al-
Ashbahâny rahimahulllâh (W. 535 H)
Beliau berucap, “Orang-orang Khawarij dan
Rafidhah, madzhabnya telah mencapai
pengafiran shahabat dan orang-orang Qadariyah
yang mengafirkan kaum muslimin yang
menyelisihi mereka. Kami tidak berpendapat
bahwa boleh melaksanakan shalat di belakang
mereka, dan kami tidak berpendapat akan
kebolehan hukum para qadhi dan pengadilan
mereka. Juga bahwa, siapa saja di antara
mereka yang membolehkan kudeta dan
menghalalkan darah, tidak diterima persaksian
dari mereka.”
–. [Al-Hujjah Fî Bayân Al-Mahajjah 2/551]

25.) Imam Abu Bakr bin Al-‘Araby rahimahulllâh
(W. 543 H)
Beliau bertutur, “Tidaklah keridhaan orang-orang
Yahudi dan Nashara kepada pengikut Musa dan
Isa sama seperti keridhaan orang-orang
Rafidhah kepada para shahabat Muhammad
shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Yakni, (kaum
Rafidhah) menghukumi (para shahahabat
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam) bahwa
para (shahabat) bersepakat di atas kekafiran dan
kebatilan.”
–. [Al-‘Awâshim Min Al-Qawâshim hal. 192]

26.) Imam Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
rahimahulllâh (W. 728 H)
Beliau menyatakan, “… dan cukuplah Allah
sebagai Yang Maha Mengetahui bahwa, dalam
seluruh kelompok yang bernisbah kepada Islam,
tiada yang (membawa) bid’ah dan kesesatan
yang lebih jelek daripada (kaum Rafidhah)
tersebut, serta tiada yang lebih jahil, lebih
pendusta, lebih zhalim, dan lebih dekat kepada
kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan, juga tiada
yang lebih jauh dari hakikat keimanan daripada
(kaum Rafidhah) itu.”
–. [Minhâj As-Sunnah 1/160]
Beliau berkata pula, “(Kaum Rafidhah) membantu
orang-orang Yahudi, orang-orang Nashara, dan
kaum musyrikin terhadap ahlul bait Nabi
shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan umat beliau
yang beriman sebagaimana mereka telah
membantu kaum musyrikin dari kalangan At-
Turk dan Tartar akan perbuatan mereka di
Baghdad dan selainnya terhadap ahlul bait Nabi
shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan Ma’din Ar-
Risâlah, keturunan Al-‘Abbâs dan ahlul bait yang
lain, berupa pembunuhan, penawanan, dan
perusakan negeri-negeri. Kejelekan dan bahaya
(orang-orang Rafidhah) terhadap umat Islam
takkan mampu dihitung oleh orang yang fasih
berbicara.”
–. [Majmu’ Al-Fatâwâ 25/309]
Sumber :
Disadur dan diringkas dari Al-Intishâr Li Ash-
Shahbi Wa Al-Âl Min Iftirâ`ât As-Samâwy Adh-
Dhâl hal. 90-110



Penyataan Ulama Kredibelitas Tentang
Kesesatan Syiah :

Sebagai bahan bandingan, apakah
memang benar Syiah itu Islam ?. ada
banyak pernyataan Imam imam besar
Islam yang menyatakan Syiah itu sesat,
bahkan kafir, dan juga pernyataan mereka
menolak ucapan ulama ulama [kaliber
Indonesia] yang disebutkan diatas :

1. AL-IMAM ‘AMIR ASY-SYA’BI
berkata, “Aku tidak pernah
melihat kaum yang lebih dungu
dari Syi’ah.” (as-Sunnah,
2/549, karya Abdullah bin al-
Imam Ahmad)

2. AL-IMAM SUFYAN ATS-TSAURI
ketika ditanya tentang
seseorang yang mencela Abu
Bakr dan ‘Umar c, beliau
berkata, “Ia telah kafir kepada
Allah l.” Kemudian ditanya,
“Apakah kita menshalatinya
(bila meninggal dunia)?” Beliau
berkata, “Tidak, tiada
kehormatan (baginya)….” (Siyar
A’lamin Nubala, 7/253)

3. AL-IMAM MALIK dan AL-IMAM
ASY-SYAFI`I rahimahumallah,
telah disebut di atas.

4. AL-IMAM AHMAD BIN HANBAL
berkata, “Aku tidak melihat dia
(orang yang mencela Abu Bakr,
‘Umar, dan ‘Aisyah g) itu
sebagai orang Islam.” (as-
Sunnah, 1/493, karya al-Khallal)

5. AL-IMAM AL-BUKHARI berkata,
“Bagiku sama saja apakah aku
shalat di belakang Jahmi
(penganut Jahmiyah, red.) dan
Rafidhi (penganut Syiah
Rafidhah, red.), atau di
belakang Yahudi dan Nashara
(yakni sama-sama tidak boleh,
red.). Mereka tidak boleh diberi
salam, tidak dikunjungi ketika
sakit, tidak dinikahkan, tidak
dijadikan saksi, dan tidak
dimakan sembelihan
mereka.” (Khalqu Af’alil ‘Ibad,
hlm. 125)

6. AL-IMAM ABU ZUR’AH AR-RAZI
berkata, “Jika engkau melihat
orang yang mencela salah satu
dari sahabat Rasulullah n,
maka ketahuilah bahwa ia
seorang zindiq. Yang demikian
itu karena Rasul bagi kita
adalah haq dan Al-Qur’an haq,
dan sesungguhnya yang
menyampaikan Al-Qur’an dan
As-Sunnah adalah para sahabat
Rasulullah n. Sungguh mereka
mencela para saksi kita (para
sahabat) dengan tujuan untuk
meniadakan Al-Qur’an dan As-
Sunnah. Mereka (Rafidhah)
lebih pantas untuk dicela dan
mereka adalah zanadiqah
(orang-orang zindiq).” (al-
Kifayah, hlm. 49, karya al-
Khathib al-Baghdadi t)

7. IMAM MALIK AL KHALAL
meriwayatkan dari Abu Bakar Al
Marwazi, katanya : Saya
mendengar Abu Abdulloh
berkata, bahwa Imam Malik
berkata : “Orang yang mencela
sahabat-sahabat Nabi, maka ia
tidak termasuk dalam golongan
Islam” ( Al Khalal / As Sunnah,
2-557 )

8. IBNU KATSIR
berkata, dalam
kaitannya dengan firman Allah
surat Al Fath ayat 29, yang
artinya :
“ Muhammad itu adalah Rasul
(utusan Allah). Orang-orang
yang bersama dengan dia
(Mukminin) sangat keras
terhadap orang-orang kafir,
berkasih sayang sesama
mereka, engkau lihat mereka itu
rukuk, sujud serta
mengharapkan kurnia daripada
Allah dan keridhaanNya. Tanda
mereka itu adalah di muka
mereka, karena bekas sujud.
Itulah contoh (sifat) mereka
dalam Taurat. Dan contoh
mereka dalam Injil, ialah seperti
tanaman yang mengeluarkan
anaknya (yang kecil lemah), lalu
bertambah kuat dan bertambah
besar, lalu tegak lurus dengan
batangnya, sehingga ia
menakjubkan orang-orang yang
menanamnya. (Begitu pula
orang-orang Islam, pada mula-
mulanya sedikit serta lemah,
kemudian bertambah banyak
dan kuat), supaya Allah
memarahkan orang-orang kafir
sebab mereka. Allah telah
menjanjikan ampunan dan
pahala yang besar untuk orang-
orang yang beriman dan
beramal salih diantara
mereka”.Beliau berkata : Dari
ayat ini, dalam satu riwayat
dari Imam Malik, beliau
mengambil kesimpulan bahwa
golongan Rofidhoh (Syiah),
yaitu orang-orang yang
membenci para sahabat Nabi
SAW, adalah Kafir.
Beliau berkata : “Karena mereka
ini membenci para sahabat,
maka dia adalah Kafir
berdasarkan ayat ini”. Pendapat
tersebut disepakati oleh
sejumlah Ulama. (Tafsir Ibin
Katsir, 4-219 )

9. IMAM AL QURTHUBI berkata :
“Sesungguhnya ucapan Imam
Malik itu benar dan
penafsirannya juga benar,
siapapun yang menghina
seorang sahabat atau mencela
periwayatannya, maka ia telah
menentang Allah, Tuhan seru
sekalian alam dan
membatalkan syariat kaum
Muslimin”. (Tafsir Al
Qurthubi, 16-297)

10. IMAM AHMAD AL KHALAL
meriwayatkan dari Abu Bakar Al
Marwazi, ia berkata : “Saya
bertanya kepada Abu Abdullah
tentang orang yang mencela
Abu Bakar, Umar dan Aisyah?
Jawabnya, saya berpendapat
bahwa dia bukan orang Islam”.
( Al Khalal / As Sunnah, 2-557).

11. Beliau Al Khalal juga berkata :
Abdul Malik bin Abdul Hamid
menceritakan kepadaku,
katanya: “Saya mendengar Abu
Abdullah berkata : “Barangsiapa
mencela sahabat Nabi, maka
kami khawatir dia keluar dari
Islam, tanpa disadari”.

12. (Al Khalal / As Sunnah, 2-558).
Beliau Al Khalal juga berkata : “
Abdullah bin Ahmad bin Hambal
bercerita pada kami, katanya :
“Saya bertanya kepada ayahku
perihal seorang yang mencela
salah seorang dari sahabat Nabi
SAW. Maka beliau menjawab :
“Saya berpendapat ia bukan
orang Islam”. (Al Khalal / As
Sunnah, 2-558)

13. Dalam kitab AS SUNNAH karya
IMAM AHMAD halaman 82,
disebutkan mengenai pendapat
beliau tentang golongan
Rofidhoh (Syiah) :“Mereka itu
adalah golongan yang
menjauhkan diri dari sahabat
Muhammad SAW dan
mencelanya, menghinanya serta
mengkafirkannya, kecuali hanya
empat orang saja yang tidak
mereka kafirkan, yaitu Ali,
Ammar, Migdad dan Salman.
Golongan Rofidhoh (Syiah) ini
sama sekali bukan Islam.”

14. AL-FARIYABI AL KHALAL
meriwayatkan, katanya : “Telah
menceritakan kepadaku Harb bin
Ismail Al Karmani, katanya :
“Musa bin Harun bin Zayyad
menceritakan kepada kami :
“Saya mendengar Al Faryaabi
dan seseorang bertanya
kepadanya tentang orang yang
mencela Abu Bakar. Jawabnya :
“Dia kafir”. Lalu ia berkata :
“Apakah orang semacam itu
boleh disholatkan
jenazahnya ?”. Jawabnya :
“Tidak”. Dan aku bertanya pula
kepadanya : “Mengenai apa
yang dilakukan terhadapnya,
padahal orang itu juga telah
mengucapkan Laa Ilaaha
Illalloh?”. Jawabnya :
“Janganlah kamu sentuh
jenazahnya dengan tangan
kamu, tetapi kamu angkat
dengan kayu sampai kamu
turunkan ke liang lahatnya”. (Al
Khalal / As Sunnah, 6-566)



Diantara para Imam dan para Ulama yang telah
mengeluarkan fatwa-fatwa tersebut adalah :

IMAM MALIK
ﺍﺍﻻﻣﺎﻡ ﻣﺎﻟﻚ
ﺭﻭﻯ ﺍﻟﺨﻼﻝ ﻋﻦ ﺍﺑﻰ ﺑﻜﺮ ﺍﻟﻤﺮﻭﺯﻯ ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﺃﺑﺎ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻘﻮﻝ :
ﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ : ﺍﻟﺬﻯ ﻳﺸﺘﻢ ﺍﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻰ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
ﻟﻴﺲ ﻟﻬﻢ ﺍﺳﻢ ﺍﻭ ﻗﺎﻝ ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻰ ﺍﻻﺳﻼﻡ .
( ﺍﻟﺨﻼﻝ / ﺍﻟﺴﻦ : ۲،٥٥٧ )
Al Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar Al
Marwazi, katanya : Saya mendengar Abu Abdulloh
berkata, bahwa Imam Malik berkata : “Orang yang
mencela sahabat-sahabat Nabi, maka ia tidak
termasuk dalam golongan Islam” ( Al Khalal / As
Sunnah, 2-557 )

IMAM AHMAD
ﺍﻻﻣﺎﻡ ﺍﺣﻤﺪ ﺍﺑﻦ ﺣﻤﺒﻞ
ﺭﻭﻯ ﺍﻟﺨﻼﻝ ﻋﻦ ﺍﺑﻰ ﺑﻜﺮ ﺍﻟﻤﺮﻭﺯﻯ ﻗﺎﻝ : ﺳﺄﻟﺖ ﺍﺑﺎ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻤﻦ ﻳﺸﺘﻢ
ﺃﺑﺎ ﺑﻜﺮ ﻭﻋﻤﺮ ﻭﻋﺎﺋﺸﺔ ؟ ﻗﺎﻝ : ﻣﺎﺃﺭﺍﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻻﺳﻼﻡ
( ﺍﻟﺨﻼﻝ / ﺍﻟﺴﻨﺔ : ۲، ٥٥٧ )
Al Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar Al
Marwazi, ia berkata : “Saya bertanya kepada Abu
Abdullah tentang orang yang mencela Abu Bakar,
Umar dan Aisyah? Jawabnya, saya berpendapat
bahwa dia bukan orang Islam”. ( Al Khalal / As
Sunnah, 2-557).

AL BUKHORI
ﺍﻻﻣﺎﻡ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻯ
ﻗﺎﻝ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻣﺎﺃﺑﺎﻟﻰ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﺠﻬﻤﻰ ﻭﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻰ
ﺃﻡ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ
ﻭﻻ ﻳﺴﻠﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻻ ﻳﻌﺎﺩﻭﻥ ﻭﻻ ﻳﻨﺎﻛﺤﻮﻥ ﻭﻻ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ ﻭﻻ ﺗﺆﻛﻞ ﺫﺑﺎﺋﺤﻬﻢ
( ﺧﻠﻖ ﺃﻓﻌﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩ :١٢٥ )
Iman Bukhori berkata : “Bagi saya sama saja,
apakah aku sholat dibelakang Imam yang
beraliran JAHM atau Rofidhoh (Syiah) atau aku
sholat di belakang Imam Yahudi atau Nasrani.
Dan seorang Muslim tidak boleh memberi salam
pada mereka, dan tidak boleh mengunjungi
mereka ketika sakit juga tidak boleh kawin
dengan mereka dan tidak menjadikan mereka
sebagai saksi, begitu pula tidak makan hewan
yang disembelih oleh mereka. (Imam Bukhori /
Kholgul Afail, halaman 125).

AL FARYABI
ﺍﻟﻔﺮﻳﺎﺑﻰ
ﺭﻭﻯ ﺍﻟﺨﻼﻝ ﻗﺎﻝ : ﺃﺧﺒﺮﻧﻰ ﺣﺮﺏ ﺑﻦ ﺍﺳﻤﺎﻋﻴﻞ ﺍﻟﻜﺮﻣﺎﻧﻰ
ﻗﺎﻝ : ﺣﺪﺛﻨﺎ ﻣﻮﺳﻰ ﺑﻦ ﻫﺎﺭﻭﻥ ﺑﻦ ﺯﻳﺎﺩ ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﺍﻟﻔﺮﻳﺎﺑﻰ ﻭﺭﺟﻞ
ﻳﺴﺄﻟﻪ ﻋﻤﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺑﺎﺑﻜﺮ
ﻗﺎﻝ : ﻛﺎﻓﺮ، ﻗﺎﻝ : ﻓﻴﺼﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ، ﻗﺎﻝ : ﻻ . ﻭﺳﺄﻟﺘﻪ ﻛﻴﻒ ﻳﺼﻨﻊ ﺑﻪ ﻭﻫﻮ
ﻳﻘﻮﻝ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ ،
ﻗﺎﻝ : ﻻ ﺗﻤﺴﻮﻩ ﺑﺄﻳﺪﻳﻜﻢ، ﺍﺭﻓﻌﻮﻩ ﺑﺎﻟﺨﺸﺐ ﺣﺘﻰ ﺗﻮﺍﺭﻭﻩ ﻓﻰ ﺣﻔﺮﺗﻪ .
( ﺍﻟﺨﻼﻝ/ ﺍﻟﺴﻨﺔ : ۲،٥٦٦ )
Al Khalal meriwayatkan, katanya : “Telah
menceritakan kepadaku Harb bin Ismail Al
Karmani, katanya : “Musa bin Harun bin Zayyad
menceritakan kepada kami : “Saya mendengar Al
Faryaabi dan seseorang bertanya kepadanya
tentang orang yang mencela Abu Bakar.
Jawabnya : “Dia kafir”. Lalu ia berkata : “Apakah
orang semacam itu boleh disholatkan
jenazahnya ?”. Jawabnya : “Tidak”. Dan aku
bertanya pula kepadanya : “Mengenai apa yang
dilakukan terhadapnya, padahal orang itu juga
telah mengucapkan Laa Ilaaha Illalloh?”.
Jawabnya : “Janganlah kamu sentuh jenazahnya
dengan tangan kamu, tetapi kamu angkat dengan
kayu sampai kamu turunkan ke liang lahatnya”.
(Al Khalal / As Sunnah, 6-566).

AHMAD BIN YUNUS
Beliau berkata : “Sekiranya seorang Yahudi
menyembelih seekor binatang dan seorang Rofidhi
(Syiah) juga menyembelih seekor binatang,
niscaya saya hanya memakan sembelihan si
Yahudi dan aku tidak mau makan sembelihan si
Rofidhi (Syiah), sebab dia telah murtad dari
Islam”. (Ash Shariim Al Maslul, halaman 570).

ABU ZUR’AH AR ROZI
ﺃﺑﻮ ﺯﺭﻋﺔ ﺍﻟﺮﺍﺯﻯ
ﺍﺫﺍ ﺭﺃﻳﺖ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﻨﺘﻘﺺ ﺃﺣﺪﺍ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ
ﻭﺳﻠﻢ
ﻓﺎﻋﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﺯﻧﺪﻳﻖ، ﻷﻥ ﻣﺆﺩﻯ ﻗﻮﻟﻪ ﺍﻟﻰ ﺍﺑﻄﺎﻝ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ .
( ﺍﻟﻜﻔﺎﻳﺔ : ٤٩ )
Beliau berkata : “Bila anda melihat seorang
merendahkan (mencela) salah seorang sahabat
Rasulullah SAW, maka ketahuilah bahwa dia
adalah ZINDIIG. Karena ucapannya itu berakibat
membatalkan Al-Qur’an dan As Sunnah”. (Al
Kifayah, halaman 49).

ABDUL QODIR AL BAGHDADI
Beliau berkata : “Golongan Jarudiyah, Hisyamiyah,
Jahmiyah dan Imamiyah adalah golongan yang
mengikuti hawa nafsu yang telah mengkafirkan
sahabat-sahabat terbaik Nabi, maka menurut
kami mereka adalah kafir. Menurut kami mereka
tidak boleh di sholatkan dan tidak sah
berma’mum sholat di belakang mereka”. (Al Fargu
Bainal Firaq, halaman 357).
Beliau selanjutnya berkata : “Mengkafirkan mereka
adalah suatu hal yang wajib, sebab mereka
menyatakan Allah bersifat Al Bada’

IBNU HAZM
Beliau berkata : “Salah satu pendapat golongan
Syiah Imamiyah, baik yang dahulu maupun
sekarang ialah, bahwa Al-Qur’an sesungguhnya
sudah diubah”.
Kemudian beliau berkata : ”Orang yang
berpendapat bahwa Al-Qur’an yang ada ini telah
diubah adalah benar-benar kafir dan
mendustakan Rasulullah SAW”. (Al Fashl, 5-40).

ABU HAMID AL GHOZALI
Imam Ghozali berkata : “Seseorang yang dengan
terus terang mengkafirkan Abu Bakar dan Umar
Rodhialloh Anhuma, maka berarti ia telah
menentang dan membinasakan Ijma kaum
Muslimin. Padahal tentang diri mereka (para
sahabat) ini terdapat ayat-ayat yang menjanjikan
surga kepada mereka dan pujian bagi mereka
serta pengukuhan atas kebenaran kehidupan
agama mereka, dan keteguhan aqidah mereka
serta kelebihan mereka dari manusia-manusia
lain”.
Kemudian kata beliau : “Bilamana riwayat yang
begini banyak telah sampai kepadanya, namun ia
tetap berkeyakinan bahwa para sahabat itu kafir,
maka orang semacam ini adalah kafir. Karena dia
telah mendustakan Rasulullah. Sedangkan orang
yang mendustakan satu kata saja dari ucapan
beliau, maka menurut Ijma’ kaum Muslimin, orang
tersebut adalah kafir”. (Fadhoihul Batiniyyah,
halaman 149).

AL QODHI IYADH
Beliau berkata : “Kita telah menetapkan kekafiran
orang-orang Syiah yang telah berlebihan dalam
keyakinan mereka, bahwa para Imam mereka
lebih mulia dari pada para Nabi”.
Beliau juga berkata : “Kami juga mengkafirkan
siapa saja yang mengingkari Al-Qur’an, walaupun
hanya satu huruf atau menyatakan ada ayat-ayat
yang diubah atau ditambah di dalamnya,
sebagaimana golongan Batiniyah (Syiah) dan
Syiah Ismailiyah”. (Ar Risalah, halaman 325).

AL FAKHRUR ROZI
Ar Rozi menyebutkan, bahwa sahabat-sahabatnya
dari golongan Asyairoh mengkafirkan golongan
Rofidhoh (Syiah) karena tiga alasan :
Pertama: Karena mengkafirkan para pemuka kaum
Muslimin (para sahabat Nabi). Setiap orang yang
mengkafirkan seorang Muslimin, maka dia yang
kafir. Dasarnya adalah sabda Nabi SAW, yang
artinya : “Barangsiapa berkata kepada
saudaranya, hai kafir, maka sesungguhnya salah
seorang dari keduanya lebih patut sebagai orang
kafir”.
Dengan demikian mereka (golongan Syiah)
otomatis menjadi kafir.
Kedua: “Mereka telah mengkafirkan satu umat
(kaum) yang telah ditegaskan oleh Rasulullah
sebagai orang-orang terpuji dan memperoleh
kehormatan (para sahabat Nabi)”.
Ketiga: Umat Islam telah Ijma’ menghukum kafir
siapa saja yang mengkafirkan para tokoh dari
kalangan sahabat.
(Nihaayatul Uguul, Al Warogoh, halaman 212).

IBNU TAIMIYAH
Beliau berkata : “Barangsiapa beranggapan bahwa
Al-Qur’an telah dikurangi ayat-ayatnya atau ada
yang disembunyikan, atau beranggapan bahwa
Al-Qur’an mempunyai penafsiran-penafsiran
batin, maka gugurlah amal-amal kebaikannya.
Dan tidak ada perselisihan pendapat tentang
kekafiran orang semacam ini”
Barangsiapa beranggapan para sahabat Nabi itu
murtad setelah wafatnya Rasulullah, kecuali tidak
lebih dari sepuluh orang, atau mayoritas dari
mereka sebagai orang fasik, maka tidak diragukan
lagi, bahwa orang semacam ini adalah kafir.
Karena dia telah mendustakan penegasan Al-
Qur’an yang terdapat di dalam berbagai ayat
mengenai keridhoan dan pujian Allah kepada
mereka. Bahkan kekafiran orang semacam ini,
adakah orang yang meragukannya? Sebab
kekafiran orang semacam ini sudah jelas….
(Ash Sharim AL Maslul, halaman 586-587).

SYAH ABDUL AZIZ DAHLAWI
Sesudah mempelajari sampai tuntas mazhab
Itsna Asyariyah dari sumber-sumber mereka yang
terpercaya, beliau berkata : “Seseorang yang
menyimak aqidah mereka yang busuk dan apa
yang terkandung didalamnya, niscaya ia tahu
bahwa mereka ini sama sekali tidak berhak
sebagai orang Islam dan tampak jelaslah baginya
kekafiran mereka”. (Mukhtashor At Tuhfah Al
Itsna Asyariyah, halaman 300).

MUHAMMAD BIN ALI ASY SYAUKANI
Perbuatan yang mereka (Syiah) lakukan
mencakup empat dosa besar, masing-masing dari
dosa besar ini merupakan kekafiran yang terang-
terangan.
Pertama : Menentang Allah.
Kedua : Menentang Rasulullah.
Ketiga : Menentang Syariat Islam yang suci dan
upaya mereka untuk melenyapkannya.
Keempat : Mengkafirkan para sahabat yang
diridhoi oleh Allah, yang didalam Al-Qur’an telah
dijelaskan sifat-sifatnya, bahwa mereka orang
yang paling keras kepada golongan Kuffar, Allah
SWT menjadikan golongan Kuffar sangat benci
kepada mereka. Allah meridhoi mereka dan
disamping telah menjadi ketetapan hukum
didalam syariat Islam yang suci, bahwa
barangsiapa mengkafirkan seorang muslim, maka
dia telah kafir, sebagaimana tersebut di dalam
Bukhori, Muslim dan lain-lainnya.
(Asy Syaukani, Natsrul Jauhar Ala Hadiitsi Abi
Dzar, Al Warogoh, hal 15-16)

PARA ULAMA SEBELAH TIMUR SUNGAI JAIHUN
Al Alusi (seorang penulis tafsir) berkata :
“Sebagian besar ulama disebelah timur sungai ini
menyatakan kekafiran golongan Itsna Asyariyah
dan menetapkan halalnya darah mereka, harta
mereka dan menjadikan wanita mereka menjadi
budak, sebab mereka ini mencela sahabat Nabi
SAW, terutama Abu Bakar dan Umar, yang
menjadi telinga dan mata Rasulullah SAW,
mengingkari kekhilafahan Abu Bakar, menuduh
Aisyah Ummul Mukminin berbuat zina, padahal
Allah sendiri menyatakan kesuciannya,
melebihkan Ali r.a. dari rasul-rasul Ulul Azmi.
Sebagian mereka melebihkannya dari Rasulullah
SAW dan mengingkari terpeliharanya Al-Qur’an
dari kekurangan dan tambahan”. (Nahjus
Salaamah, halaman 29-30).
Demikian telah kami sampaikan fatwa-fatwa dari
para Imam dan para Ulama yang dengan tegas
mengkafirkan golongan Syiah yang telah mencaci
maki dan mengkafirkan para sahabat serta
menuduh Ummul mukminin Aisyah berbuat
serong, dan berkeyakinan bahwa Al-Qur’an yang
ada sekarang ini tidak orisinil lagi (Mukharrof).
Serta mendudukkan imam-imam mereka lebih
tinggi (Afdhol) dari para Rasul.
Semoga fatwa-fatwa tersebut dapat membantu
pembaca dalam mengambil sikap tegas terhadap
golongan Syiah.
“Yaa Allah tunjukkanlah pada kami bahwa yang
benar itu benar dan jadikanlah kami sebagai
pengikutnya, dan tunjukkanlah pada kami bahwa
yang batil itu batil dan jadikanlah kami sebagai
orang yang menjauhinya.”

Sumber : albayyinat.net



KH. HASYIM ASY`ARI
dalam kitabnya
“Muqaddimah Qanun Asasi li Jam’iyyah
Nahdlatul Ulama’” memberi peringatan kepada
warga nahdliyyin agar tidak mengikuti paham
Syi’ah. Menurutnya, madzhab Syi’ah
Imamiyyah dan Syi’ah Zaidiyyah bukan
madzhab sah. Madzhab yang sah untuk diikuti
adalah Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali.
Beliau mengatakan: “Di zaman akhir ini tidak
ada madzhab yang memenuhi persyaratan
kecuali empat madzhab; Hanafi, Maliki, Syafi’i
dan Hambali. Adapun madzhab yang lain
seperti madzhab Syi’ah Imamiyyah dan Syi’ah
Zaidiyyah adalah ahli bid’ah. Sehingga
pendapat-pendap atnya tidak boleh
diikuti” (Muqaddimah Qanun Asasi li
Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’, hlm: 9).
Quote
 
 
alfa21
0 #110 salam pramukaalfa21 2014-06-12 09:52
surga itu terlaluluas untuk kita monopoli hanya untuk kalangan kita sendiri
Quote
 
 
khairuddin
0 #109 Jangan saling benci dan mari saling mendoakankhairuddin 2014-06-03 13:20
ٌRosulullah mendoakan kebaikan bagi orang thoif.
Quote
 
 
falcata mx
0 #108 alhamdulillahfalcata mx 2014-05-20 15:39
alhamdulillah saya org yg bodoh tapi saya membuka diri,,,,,,, terima kasih atas penjelasanya, terima kasih pada kyai said agil
[quote name="abukhasna "]untuk penulis / pemilik website saya bertanya : apa sampeyan muslim ???[/
Quote
 
 
aam
+1 #107 Maju terus Pak Kyaiaam 2014-04-11 23:12
Maju terus Pak Kyai, jutaan orang mendukung anda. Hanya orang yg hatinya sakit saja yg memusuhi anda...
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #106 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-03-24 17:54
tentang tuduhan murahan bahwa al-quran syiah berbeda dgn kaum suni silahkan antum lihat disini (anak syiah imamiyah hafiz quran umur 5 tahun. (lihat didinding ada gambar ruhullah sayyid imam ali khomeni )membuktikan anak tersebut dari mazhab syiah.

http://www.youtube.com/watch?v=h_ssEXN15CM

tentang keluasan ilmu aqil siradj silahkan antum tonton debat aqil siradj dgn kyai muda NU ttg syiah, jabariyah, mu'tazillah disini

http://www.youtube.com/watch?v=TvbnCZWG85g

mau antum bandingkan dgn syeikh2 jongos saudi itu yg manut2 dgn AS dan yahudi ....jauh bro.... makanya kalo ngomong pake ilmu jangan cuma modal dengkul saja.
paham antum mas aspari ???
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #105 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-03-24 17:48
Quoting jalan ahlul bait:
kalo antum kesulitan bisa dilihat disini diskusi ana dgn bloq suni mutiara-zuhud. siakhi zon belum bisa menjawab siapa tahu antum bisa berbagi ilmu dgn ana bukan berbagi fitnah seperti kebanyakan org salafi-wahabi


maksud ana disini
http://mutiarazuhud.wordpress.com/2012/05/09/persamaan-wahabi-dan-syiah/
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #104 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-03-24 17:47
kalo antum kesulitan bisa dilihat disini diskusi ana dgn bloq suni mutiara-zuhud. siakhi zon belum bisa menjawab siapa tahu antum bisa berbagi ilmu dgn ana bukan berbagi fitnah seperti kebanyakan org salafi-wahabi
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #103 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-03-24 17:30
Quoting Aspari:
Di NU kayaknya berlaku Undang-2 Kekuasaan .
Yg bunyinya :
Pasal 1 : Komandan / Atasan Tidak Pernah Salah
Pasal 2 : Jika Ia Salah , maka lihat Pasal 1.
Maka itu warga Nahdiyyin , sampe kapanpun tak akan berani menyalahkan / mengakui , bos-2 NU itu menyimpang. Walaupun secara nyata mereka menyimpang dari Al-Qur’an dan Sunnah.
Ketahuilah bahwa ( Al-Hadist ) , Umatku akan terbagi jadi 73 bagian . Ini sudah TaqdirNya yang tak bisa kita bantah. Tonton sajalah , dan selamat tinggal wahai penghuni Neraka.

Dimana letaknya Syiah tidak sesat. Coba lihat kejanggalan ibadahnya , yg jelas-2 tak diketemukan dalilnya baik melalui Al-Qur’an maupun As-Sunnah , kecuali dari kitab-2 yg diterbitkan orang Syiah sendiri. ( Silahkan baca buku yg berjudul : “Fiqih Ja’fari” , karangan Muhammad Jawad Mughniyah , dg kata pengantar oleh Umar Shahab, MA. ) :
1. Begitu wafatnya Rasulullah SAW , semua sahabat Rasullullah SAW murtad dan kafir ( termasuk semua istri-2 Nabi SAW, Abu Bakar As-Shiddiq , Umar Ibnu Chattab , terkecuali orang-2 tertentu ( bukan ahli bait saja / keturunan suku Quraisy , karena ada juga ahli bait / keturunan suku Quraisy yang mrk kafirkan juga )
2. Al-Qur’an yang diturunkan dan dijaga Allah SWT keasliannya , Mereka bilang palsu , karena sudah banyak ditambah-2 dan dikurang-2in oleh Sahabat Nabi SAW , Abu Bakar As-Shiddiq , Juga oleh Umar Ibnu Khattab. Jika mrk pakai juga artinya disimpangkan.
3. Hadist menurut mrk , adalah apa-2 yg dikatakan para imamnya yg katanya ada 12 orang , termasuk Imam Mahdi.
4. Syahadatnya lain dari pada yg lain , krn dalam syahadatnya dimasukkan imam yg 12 itu.
5. Rukun Islam-nya ada 10 , tp tanpa adanya dua kalimat syahadat.
6. Rukun Iman-nya ada 5 , tanpa adanya kewajiban Iman kepada Qadha dan Qadar
7. Adzan dan Qamatnya aneh , tak seperti yg dikumandangkan oleh sahabat Bilal bin Rabah dan yg selalu kita dengar dimana saja.
8. Wudu’nya juga menggelikan , karena ada yg pake air , ada juga yg tanpa air.
9. Waktu shalatnya , sangat menyalahi apa yg dicontohkan Rasullullah SAW.
10. Shalat Jenazah , tanpa ‘Udu.
11. Bacaan Al-Fatihah , dalam shalat tidak diakhiri dg Amin , tp baca Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.
12. Pada raka’at terakhir Shalat Dzuhur , Ashar , Maghrib dan Isya , boleh tak baca Al-Fatihah.
13. Membolehkan shalat di tempat yg bernajis atau berpakaian yg bernajis.
14. Membolehkan shalat dengan bertelanjang bulat.
15. Shalat ‘Idul Fitri , ‘Idul Adha dan Shalat Kusuf , dikelompokkan sebagai shalat wajib.
16. Makmum dapat memilih Imam shalat yang disukainya.
Dan masih banyak perbedaan-2 yang lain. Jadi benar-2 sudah sesat. Cuma beberapa pemuka agama yg ngakunya mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah , bilang Syi’ah tidak sesat. Kita tak tau apa yg telah mereka terima secara nyata atau secara sembunyi-2 sehingga bilang Syi’ah tak sesat.

Ketahuilah Syi’ah itu tak Islam. Contoh jelasnya , sudah berapa banyak umat Islam dinegara-2 Timur Tengah yg terang-2an dibunuh secara brutal oleh kelompok Syi’ah yg berkuasa. Dan apakah ada bantuan dari Negara-2 yg dipimpimpin orang Syi’ah utk warga Palestin yg Sunni.

Afala tatafakkarun , afala ta’kilun , afala ta’lamun

Syukran



jawab

kasihan ana melihat orang awam berdalil dengan ilmu yg minim pengetahuan yg sangat terbatas dan cuma bisa copas dari para ustad2 nashibi dan syeikh2jongos saudi arabia.

makanya pergunakan sisa umur antum untuk belajar. tong kosong memang nyaring bunyinya. padi yang kosong memang tegak dan gagh kelihatannya.

jika antum memang meyakini suni sedikit saja lebih baik....ingat ya ...SEDIKIT SAJA SUNI LEBIH BAIK DARIO SYIAH ANA AKAN TINGGALKAN MAZHAB SYIAH YG BARU SETAHUN ANA YAKINI KEBENARANNYA. dan ana sudah puluhan tahun bermazhab suni/aswaja.

silahkan dibaca dialog ana disini. (org wahabi danh suni sdh kehabisan hujjah. dan belum bisa membantah ttg DOKTRIN SESAT SUNI/ASWAJA DAN SALAFI WAHABI)

http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.html

atau disini

http://mutiarazuhud.wordpress.com/2012/05/09/persamaan-wahabi-dan-syiah/?replytocom=16166#respond

ana yakin antum hanya besar omong saja tanpa ilmu. semua hujjah suni dan salafi-wahabi sdh ana bantah dgn dalil shahih yg berasal dari kitab2 suni ttg kebenaran ajaran syiah.

bahkan ana sudah buktikan kesesatan suni/aswaja dan salafi wahabi yg sampai sekarang tak ada yg bisa membuktikan bahwa doktrin sesat suni-salafi wahabi yg telah melegenda selama ratusan tahun itu. disini

http://mutiarazuhud.wordpress.com/2012/05/09/persamaan-wahabi-dan-syiah/?replytocom=16166#respond

note: sebelum berkoment disana baca dan ikuti dialoq ana terlebih dahulu jgn main koment yg akan membuat antum malu disana


silahkan ditunggu mas aspari bantahannya yg berbobot dikedua bloq tsb
Quote
 
 
Aspari
0 #102 Manusia Kian AnehAspari 2014-03-21 23:35
Di NU kayaknya berlaku Undang-2 Kekuasaan .
Yg bunyinya :
Pasal 1 : Komandan / Atasan Tidak Pernah Salah
Pasal 2 : Jika Ia Salah , maka lihat Pasal 1.
Maka itu warga Nahdiyyin , sampe kapanpun tak akan berani menyalahkan / mengakui , bos-2 NU itu menyimpang. Walaupun secara nyata mereka menyimpang dari Al-Qur’an dan Sunnah.
Ketahuilah bahwa ( Al-Hadist ) , Umatku akan terbagi jadi 73 bagian . Ini sudah TaqdirNya yang tak bisa kita bantah. Tonton sajalah , dan selamat tinggal wahai penghuni Neraka.

Dimana letaknya Syiah tidak sesat. Coba lihat kejanggalan ibadahnya , yg jelas-2 tak diketemukan dalilnya baik melalui Al-Qur’an maupun As-Sunnah , kecuali dari kitab-2 yg diterbitkan orang Syiah sendiri. ( Silahkan baca buku yg berjudul : “Fiqih Ja’fari” , karangan Muhammad Jawad Mughniyah , dg kata pengantar oleh Umar Shahab, MA. ) :
1. Begitu wafatnya Rasulullah SAW , semua sahabat Rasullullah SAW murtad dan kafir ( termasuk semua istri-2 Nabi SAW, Abu Bakar As-Shiddiq , Umar Ibnu Chattab , terkecuali orang-2 tertentu ( bukan ahli bait saja / keturunan suku Quraisy , karena ada juga ahli bait / keturunan suku Quraisy yang mrk kafirkan juga )
2. Al-Qur’an yang diturunkan dan dijaga Allah SWT keasliannya , Mereka bilang palsu , karena sudah banyak ditambah-2 dan dikurang-2in oleh Sahabat Nabi SAW , Abu Bakar As-Shiddiq , Juga oleh Umar Ibnu Khattab. Jika mrk pakai juga artinya disimpangkan.
3. Hadist menurut mrk , adalah apa-2 yg dikatakan para imamnya yg katanya ada 12 orang , termasuk Imam Mahdi.
4. Syahadatnya lain dari pada yg lain , krn dalam syahadatnya dimasukkan imam yg 12 itu.
5. Rukun Islam-nya ada 10 , tp tanpa adanya dua kalimat syahadat.
6. Rukun Iman-nya ada 5 , tanpa adanya kewajiban Iman kepada Qadha dan Qadar
7. Adzan dan Qamatnya aneh , tak seperti yg dikumandangkan oleh sahabat Bilal bin Rabah dan yg selalu kita dengar dimana saja.
8. Wudu’nya juga menggelikan , karena ada yg pake air , ada juga yg tanpa air.
9. Waktu shalatnya , sangat menyalahi apa yg dicontohkan Rasullullah SAW.
10. Shalat Jenazah , tanpa ‘Udu.
11. Bacaan Al-Fatihah , dalam shalat tidak diakhiri dg Amin , tp baca Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.
12. Pada raka’at terakhir Shalat Dzuhur , Ashar , Maghrib dan Isya , boleh tak baca Al-Fatihah.
13. Membolehkan shalat di tempat yg bernajis atau berpakaian yg bernajis.
14. Membolehkan shalat dengan bertelanjang bulat.
15. Shalat ‘Idul Fitri , ‘Idul Adha dan Shalat Kusuf , dikelompokkan sebagai shalat wajib.
16. Makmum dapat memilih Imam shalat yang disukainya.
Dan masih banyak perbedaan-2 yang lain. Jadi benar-2 sudah sesat. Cuma beberapa pemuka agama yg ngakunya mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah , bilang Syi’ah tidak sesat. Kita tak tau apa yg telah mereka terima secara nyata atau secara sembunyi-2 sehingga bilang Syi’ah tak sesat.

Ketahuilah Syi’ah itu tak Islam. Contoh jelasnya , sudah berapa banyak umat Islam dinegara-2 Timur Tengah yg terang-2an dibunuh secara brutal oleh kelompok Syi’ah yg berkuasa. Dan apakah ada bantuan dari Negara-2 yg dipimpimpin orang Syi’ah utk warga Palestin yg Sunni.

Afala tatafakkarun , afala ta’kilun , afala ta’lamun

Syukran
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #101 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-02-02 20:24
sombong kedengarannya memang tapi SOMBONG TERHADAP ORANG SOMBONG (suka mengkafirkan org)ADALAH SEDEKAH. INSYA ALLAH

kalo antum berilmu jahari baharizki silahkan dibantah saja TAPI KALO TAK PUNYA ILMU CUMA MENGANDALKAN MONCONG DOANG LEBIH BAIK DIAM DAN BANYAK BELAJAR DAN PANGGIL SYEIKH2 DAN USTAD SALAFI-WAHABIMU KESINI DIBLOQ SINI BIAR KITA DISKUSIKAN DAN SEKALIGUS BIAR ANA TAHU USTAD DAN SYEIKH ANTUM ITU PUNYA ILMU ATAU MEMANG KERJANYA HANYA MENEBAR FITNAH DIMANA-MANA.
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #100 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2014-02-02 20:14
Quoting jahari baharizki:
ilmu ente belom nyampe bos,,,
belajar dulu sebelum mengkritik orang


jawab
setidaknya masih setingkat diatas ustad dan syeikh antum yg NASHIBI(PEMBENC I KELUARGA NABI SAW)

DAN SETIDAKNYA 10 TINGKAT DARI PENULIS DIBLOQ INI YG MENGHUJAT ULAMA YG BERNAMA SAID AQIL SIRAJD

DAN 100 KALI LIPAT DARI ILMU ANTUM jahari baharizki.

NGAKU AJA ILMU SALAFI-WAHABI MEMANG DISEBAR DAN DICIPTAKAN UNTUKMEMECAH BELAH AGAMA ISLAM.

jangankan ulama dunia yg mereka kafirkan ortu dan kakek nabi saw yg nyata telah disucikan oleh Allah dalam al-quran dan hadist nabi saw saja MASIH BERANI MEREKA INGKARI DAN TANPA ILMU DAN MALU MENGKAFIRKAN MANUSIA2 SUCI TERSEBUT. APALAGI HANYA ULAMA DUNIA YG TAK LEPAS DARI SALAH DAN DOSA.

TERLALU....KATA BANG ROMA
Quote
 
 
jahari baharizki
0 #99 belajarjahari baharizki 2014-01-07 11:14
ilmu ente belom nyampe bos,,,
belajar dulu sebelum mengkritik orang
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #98 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2013-12-31 19:54
dari keyakinan wahabi bahwa : " siapa saja yg tidak mengkafirkan orang yg telah kafir atau ragu-ragu maka ia juga ikut menjadi kafir."

kita ketahui bahwa syiah imamiyah sudah divonis oleh salafi-wahabi adalah aliran yg sesat bahkan KAFIR.

ARTINYA SIAPA YG TIDAK MENGKAFIRKAN SYIAH IMAMIYAH MAKA IA JUGA KAFIR. KESIMPULANNYA ADALAH RATUSAN ULAMA DUNIA TERSEBUT YG TELAH MENYATAKAN SYIAH IMAMIYAH SAH KEISLAMANNYA DIMATA KAUM SALAFI WAHABI MEREKA JUGA ADALAH ORG YG KAFIR.NAUZUBILL AH MIN DZALIK

JADI TERBUKTI SALAFI-WAHABI TELAH MENGKAFIR-KAFIR KAN SEMUA ULAMA DUNIA YG MENGANGGAP SYIAH IMAMIYAH ADALAH BAGIAN DARI MAZHAB ISLAM. gmn terbukakan pikiran kalian pemerhati bloq bahwa kaum taqfiri ini memang pemecah belah umat !!!

kalo mereka berilmu tak masalah bagi saya tapi sayang seribu kali sayang MAUM SALAFI-WAHABI INI TAK BERILMU SEDIKITPUN TTG ISLAM APALAGI TTG SUNAH NABI SAW. BISANYA CUMA COPAS DARI SYEIKH2 JONGOS SAUDI ARABIA DIMANA PEMERINTAHAN SAUDI INI TELAH NYATA2 MENDUKUNG PROGRAM PEMBUNUHAN MASAL KAUM MUSLIMIN DISELURUH DUNIA. HAL INI DAPAT KITA LIHAT DGN LELEUASANYA KAUM MUSRYIKIN AS MENDIRIKAN PANGKALAN MELITER DISAUDI ARABIA DGN BANTUMA DANA DAN FASILITAS DARI BANI SAUD YG SIAMINI OLEH SYEIKH2 JONGOS BANI SAUD. YAITU WAHABI.

PADAHAL SUDAH JELAS DAN TERANG PERINTAH NABI SAW DALAM KITAB BUKHARI DAN MUSLIM AGAR KAUM MUSRYIKIN DIKELUARKAN DARI JAZIRAH ARAB. TAPI APA MAU DIKATA KAUM WAHABIYUN INI MENANTANG TERANG2AN PERINTAH NABI SAW DALAM HADIST BKHARI MUSLIM.

MEREKA DGN TERANG2AN MENCAMPAKANNYA KEBELAKANG PUNGGUNG MEREKA HANYA KARENA HADIST PERINTAH NABI SAW TIDAK SESUAI DGN SELERA TUANNYA BANI SAUD. BAHKAN TAK ADA SEDIKITPUN KRITKAN YG KELUAR DARI SYEIKH2 WAHABI KEBANGGAAN KAUM WAHABIYUN DIINDONESIA INI.

BAHKAN RIBUAN TENTARA AS DIPANGKALAN MELITER ARAB SAUDI DAN QATAR MENDAPAT FASILITAS DANA DAN SERVICE DARI BANI SAUD YG DIDUKUNG SYEIKH2 MUNAFIK ARAB SAUDI. INILAH FAKTANYA. DAN FAKTA INI BS TERLIHAT DAN SAKSIKAN HINGGA HARI INI.

untuk tulisan lain ttg said aqil sirajd insya Allah akan ana bantah secepatnya agar FITNAH INI BISA HILANG DAN BERKUMPUL DISATU TEMPAT YAITU DIOTAK-OTAK KAUM SALAFI-WAHABI SAJA, DIMANA PIMPINANNYA BERASAL DARI DAERAH TANDUK SYETAN-NAJD-RIY AD. YG TELAH DIKATAKAN NABI SAW 1400 TAHUN YG LALU.
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #97 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2013-12-31 19:39
Dari tulisan diatas yg memfitnah said aqil adalah karena said aqil siradj membela dan mengakui syiah adalah bagian dari mazhab islam. sedangkan yg lain hanya efeknya saja.

disini ana akan membuktikan bahwa said aqil siradj tidak sendiri membenarkan syiah imamiyah dan zaidiyah adalah bagian dari islam. CUMA WAHABI YG MENGINGKARINYA.
SILAHKAN BACA RISALAH AMAN-YORDANIA THN 2005. DIMANA RATUSAN ULAMA BERBAGAI MAZHAB MENGATAKAN SYIAH IMAMIYAH SAH KEISLAMANNYA.

BERIKUT ANA BERIKAN RISALAH AMAN TSB.

KONFERENSI INI DIADAKAN DI AMMAN, YORDANIA, DENGAN TEMA “ISLAM HAKIKI DAN PERANNYA DALAM MASYARAKAT MODERN” (27-29 JUMADIL ULA 1426 H. / 4-6 JULI 2005 M.)

Bismillahir-Rahmanir-Rahim
SALAM DAN SALAWAT SEMOGA TERCURAH PADA BAGINDA NABI MUHAMMAD DAN KELUARGANYA YANG SUCI

Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa… (Al-Nisa’,4:1)
Sesuai dengan fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh YTH Imam Besar Syaikh Al-Azhar, YTH Ayatollah Sayyid Ali Al-Sistani, YTH Mufti Besar Mesir, para ulama Syiah yang terhormat (baik dari kalangan Syiah Ja’fari maupun Zaidi), YTH Mufti Besar Kesultanan Oman, Akademi Fiqih Islam Kerajaan Saudi Arabia, Dewan Urusan Agama Turki, YTH Mufti Besar Kerajaan Yordania dan Para Anggota Komite Fatwa Nasional Yordania, dan YTH Syaikh Dr. YUSUFf Al-QARADAWI;Ses uai dengan kandungan pidato Yang Mulia Raja Abdullah II bin Al-Hussein, Raja Yordania, pada acara pembukaan konferensi;

Sesuai dengan pengetahuan tulus ikhlas kita pada Allah SWT;
Dan sesuai dengan seluruh makalah penelitian dan kajian yang tersaji dalam konferensi ini, serta seluruh diskusi yang timbul darinya;
Kami, yang bertandatangan di bawah ini, dengan ini menyetujui dan menegaskan kebenaran butir-butir yang tertera di bawah ini:

(1) Siapa saja yang mengikuti dan menganut salah satu dari empat mazhab Ahlus Sunnah (Syafi’i, Hanafi, Maliki, Hanbali), dua mazhab Syiah (Ja’fari dan Zaydi), mazhab Ibadi dan mazhab Zhahiri adalah Muslim. TIDAK DIPERBOLEHKAN MENGKAFIRKAN SALAH SEORANG DARI PENGIKUT/PENGAN UT MAZHAB-MAZHAB YANG DISEBUT DI ATAS. DARAH, KEHORMATAN DAN HARTA BENDA SALAH SEORANG DARI PENGIKUT/PENGAN UT MAZHAB-MAZHAB YANG DISEBUT DI ATAS TIDAK BOLEH DIHALALKAN. Lebih lanjut, tidak diperbolehkan mengkafirkan siapa saja yang mengikuti akidah Asy’ari atau siapa saja yang mengamalkan tasawuf (sufisme). Demikian pula, tidak diperbolehkan mengkafirkan siapa saja yang mengikuti pemikiran Salafi yang sejati. Sejalan dengan itu, tidak diperbolehkan mengkafirkan kelompok Muslim manapun yang percaya pada Allah, mengagungkan dan mensucikan-Nya, meyakini Rasulullah (saw) dan rukun-rukun iman, mengakui lima rukun Islam, serta tidak mengingkari ajaran-ajaran yang sudah pasti dan disepakati dalam agama Islam.

(2) Ada jauh lebih banyak kesamaan dalam mazhab-mazhab Islam dibandingkan dengan perbedaan-perbe daan di antara mereka. Para pengikut/pengan ut kedelapan mazhab Islam yang telah disebutkan di atas semuanya sepakat dalam prinsip-prinsip utama Islam (Ushuluddin). Semua mazhab yang disebut di atas percaya pada satu Allah yang Mahaesa dan Makakuasa; percaya pada al-Qur’an sebagai wahyu Allah; dan bahwa Baginda Muhammad saw adalah Nabi dan Rasul untuk seluruh manusia. Semua sepakat pada lima rukun Islam: DUA KALIMAT SYAHADAT (SYAHADATAYN); KEWAJIBAN SHALAT; ZAKAT; PUASA DI BULAN RAMADHAN, DAN HAJI KE BAITULLAH DI MEKKAH. Semua percaya pada dasar-dasar akidah Islam: kepercayaan pada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk dari sisi Allah. PERBEDAAN DI ANTARA ULAMA KEDELAPAN MAZHAB ISLAM TERSEBUT HANYA MENYANGKUT MASALAH-MASALAH CABANG AGAMA (FURU’) DAN TIDAK MENYANGKUT PRINSIP-PRINSIP DASAR (USHUL) ISLAM. Perbedaan pada masalah-masalah cabang agama tersebut adalah rahmat Ilahi. Sejak dahulu dikatakan bahwa keragaman pendapat di antara ‘ulama adalah hal yang baik.

(3) MENGAKUI KEDELAPAN MAZHAB DALAM ISLAM tersebut berarti bahwa mengikuti suatu metodologi dasar dalam mengeluarkan fatwa: tidak ada orang yang berhak mengeluarkan fatwa tanpa keahlihan pribadi khusus yang telah ditentukan oleh masing-masing mazhab bagi para pengikutnya. Tidak ada orang yang boleh mengeluarkan fatwa tanpa mengikuti metodologi yang telah ditentukan oleh mazhab-mazhab Islam tersebut di atas. Tidak ada orang yang boleh mengklaim untuk melakukan ijtihad mutlak dan menciptakan mazhab baru atau mengeluarkan fatwa-fatwa yang tidak bisa diterima hingga membawa umat Islam keluar dari prinsip-prinsip dan kepastian-kepas tian Syariah sebagaimana yang telah ditetapkan oleh masing-masing mazhab yang telah disebut di atas.
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #96 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2013-12-31 19:38
bag-2 RISALAH AMAN-YORDANIA
(4) ESENSI RISALAH AMMAN, YANG DITETAPKAN PADA MALAM LAILATUL QADAR TAHUN 1425 H DAN DIDEKLARASIKAN DENGAN SUARA LANTANG DI MASJID AL-HASYIMIYYIN, adalah kepatuhan dan ketaatan pada mazhab-mazhab Islam dan metodologi utama yang telah ditetapkan oleh masing-masing mazhab tersebut. Mengikuti tiap-tiap mazhab tersebut di atas dan meneguhkan penyelenggaraan diskusi serta pertemuan di antara para penganutnya dapat memastikan sikap adil, moderat, saling memaafkan, saling menyayangi, dan mendorong dialog dengan umat-umat lain.

(5) KAMI SEMUA MENGAJAK SELURUH UMAT UNTUK MEMBUANG SEGENAP PERBEDAAN DI ANTARA SESAMA MUSLIM DAN MENYATUKAN KATA DAN SIKAP MEREKA; MENEGASKAN KEMBALI SIKAP SALING MENGHARGAI; MEMPERKUAT SIKAP SALING MENDUKUNG DI ANTARA BANGSA-BANGSA DAN NEGARA-NEGARA UMAT ISLAM; MEMPERKUKUH TALI PERSAUDARAAN YANG MENYATUKAN MEREKA DALAM SALING CINTA DI JALAN ALLAH. DAN KITA MENGAJAK SELURUH MUSLIM UNTUK TIDAK MEMBIARKAN PERTIKAIAN DI ANTARA SESAMA MUSLIM DAN TIDAK MEMBIARKAN PIHAK-PIHAK ASING MENGGANGGU HUBUNGAN DI ANTARA MEREKA.

Allah berfirman:
Sesungguhnya orang-orang beriman adalah bersaudara. Maka itu islahkan hubungan di antara saudara-saudara kalian dan bertakwalah kepada Allah sehingga kalian mendapat rahmat-Nya. (Al-Hujurat, 49:10).
Amman, 27-29 Jumadil Ula 1426 H./ 4-6 Juli 2005 M.

Para penandatangan:
AFGHANISTAN
YTH. Nusair Ahmad Nour
Dubes Afghanistan untuk Qatar

ALJAZAIR
YTH. Lakhdar Ibrahimi
Utusan Khusus Sekjen PBB; Mantan Menlu Aljazair
Prof. Dr. Abd Allah bin al-Hajj Muhammad Al Ghulam Allah
Menteri Agama
Dr. Mustafa Sharif
Menteri Pendidikan
Dr. Sa’id Shayban
Mantan Menteri Agama
Prof. Dr. Ammar Al-Talibi
Departemen Filsafat, University of Algeria
Mr. Abu Jara Al-Sultani
Ketua LSM Algerian Peace Society Movement

AUSTRIA
Prof. Anas Al-Shaqfa
Ketua Komisi Islam
Mr. Tar afa Baghaj ati
Ketua LSM Initiative of Austrian Muslims

AUSTRALIA
Shaykh Salim ‘Ulwan al-Hassani
Sekjen, Darulfatwa, Dewan Tinggi Islam
AZERBAIJAN
Shaykh Al-Islam Allah-Shakur bin Hemmat Bashazada
Ketua Muslim Administration of the Caucasus

BAHRAIN
Syaikh Dr. Muhammad Ali Al-Sutri
Menteri Kehakiman
Dr. Farid bin Ya’qub Al-Miftah
sekretaris Kementerian Agama

BANGLADESH
Prof. Dr. Abu Al-Hasan Sadiq
Rektor Asian University of Bangladesh
BOSNIA dan HERZEGOVINA
Prof. Dr. Syaikh Mustafa Ceric
Ketua Majlis ‘Ulama’dan Mufti Besar Bosnia dan Herzegovina
Prof. Hasan Makic
Mufti Bihac
Prof. Anes Lj evakovic
Peneliti dan Pengajar, Islamic Studies College

BRAZIL
Syaikh Ali Muhmmad Abduni
Perwakilan International Islamic Youth Club di Amerika Latin
KANADA
Shaykh Faraz Rabbani
Guru, Hanafijurisprud ence, Sunnipath.com

REPUBLIK CHAD
Shaykh Dr. Hussein Hasan Abkar
Presiden, Higher Council for Islamic Affair; Imam Muslim, Chad

MESIR
Prof. Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq
Menteri Agama
Prof. Dr. Ali Jumu’a
Mufti Besar Mesir
Prof. Dr. Ahmad Muhammad Al-Tayyib
Rektor Universitas Al-Azhar University
Prof. Dr. Kamal Abu Al-Majd
Pemikir Islam; Mantan Menteri Informasi;
Dr. Muhammad Al-Ahmadi Abu Al-Nur
Mantan Menteri Agama Mesir; Profesor Fakultas Syariah, Yarmouk University, Jordan
Prof. Dr. Fawzi Al-Zifzaf
Ketua Masyayikh Al-Azhar; Anggota the Academy of Islamic Research
Prof. Dr. Hasan Hanafi
Peneliti dan Cendekiawan Muslim, Departemen Filsafat, Cairo University
Prof. Dr. Muhammad Muhammad Al-Kahlawi
Sekjen Perserikatan Arkeolog Islam;
Dekan Fakultas Studi Kesejarahan Kuno, Cairo University
Prof. Dr. Ayman Fuad Sayyid
Mantan Sekjen, Dar al-Kutub Al-Misriyya
Syaikh Dr. Zaghlul Najjar
Anggota Dewan Tinggi Urusan Islam, Mesir
Syaikh Moez Masood
Dai Islam
Dr. Raged al-Sirjani
Dr. Muhammad Hidaya

INDONESIA
Dr. Tutty Alawiyah
Rektor Universitas Islam Al-Syafi’iyah
Rabhan Abd Al-Wahhab
Dubes RI untuk Yordania
KH Ahmad Hasyim Muzadi
Mantan Ketua PBNU
Rozy Munir
Mantan Wakil Ketua PBNU
Muhamad Iqbal Sullam
International Conference of Islamic Scholars, Indonesia

IRAN
Ayatollah Syaikh Muhammad Ali Al-Taskhiri
Sekjen Majma Taqrib baynal Madzahib Al-Islamiyyah.
Ayatollah Muhammad Waez-zadeh Al-Khorasani
Mantan Sekjen Majma Taqrib baynal Madzahib Al-Islamiyyah
Prof. Dr. Mustafa Mohaghegh Damad
Direktur the Academy of Sciences; Jaksa; Irjen Kementerian Kehakiman
Dr. Mahmoud Mohammadi Iraqi
Ketua LSM Cultural League and Islamic Relations in the Islamic Republic of Iran
Dr. Mahmoud Mar’ashi Al-Najafi
Kepala Perpustakaan Nasional Ayatollah Mar’ashi Al-Najafi
Dr. Muhammad Ali Adharshah
Sekjen Masyarakat Persahabatan Arab-Iran
Shaykh Abbas Ali Sulaymani
Wakil Pemimpin Spiritual Iran di wilayah Timur Iran

IRAK
Grand Ayatollah Shaykh Husayn Al-Mu’ayyad
Pengelola Knowledge Forum
Ayatollah Ahmad al-Bahadili
Dai Islam
Dr. Ahmad Abd Al-Ghaffur Al-Samara’i
Ketua Diwan Waqaf Sunni

ITALIA
Mr. Yahya Sergio Pallavicini
Wakil Ketua, Islamic Religious Community of Italy (CO.RE.IS.)
INDIA
H.E. Maulana Mahmood Madani
Anggota Parlemen
Sekjen Jamiat Ulema-i-Hind
Ja’far Al-Sadiq Mufaddal Sayf Al-Din
Cendikiawan Muslim
Taha Sayf Al-Din
Cendikiawan Muslim
Prof. Dr. Sayyid Awsaf Ali
Rektor Hamdard University
Prof. Dr. Akhtar Al-Wasi
Dekan College of Humanities and Languages

JERMAN
Prof. Dr. Murad Hofmann
Mantan Dubes Jerman untuk Maroko
Syaikh Salah Al-Din Al- Ja’farawi
Asisten Sekjen World Council for Islamic Propagation

PERANCIS
Syaikh Prof. Dalil Abu Bakr
Ketua Dewan Tinggi Urusan Agama Islam dan Dekan Masjid Paris
Dr. Husayn Rais
Direktur Urusan Budaya, Masjid Jami’ Paris

YORDANIA
Prof. Dr. Ghazi bin Muhammad
Utusan Khusus Raja Abdullah II bin Al-Hussein
Syaikh Izzedine Al-Khatib Al-Tamimi
Jaksa Agung
Prof. Dr. Abdul-Salam Al-Abbadi
Mantan Menteri Agama
Prof. Dr. Syaikh Ahmad Hlayyel
Penasehat Khusus Raja Abdullah dan Imam Istana Raja
Syaikh Said Al-Hijjawi
Mufti Besar Yordania
Akel Bultaji
Penasehat Raja
Prof. Dr. Khalid Touqan
Menteri Pendidikan dan Riset
Syaikh Salim Falahat
Ketua Umum Ikhwanul Muslimin Yordania
Syaikh Dr. Abd Al-Aziz Khayyat
Mantan Menteri Agama
Syaikh Nuh Al-Quda
Mantan Mufti Angkatan Bersenjata Yordania
Prof. Dr. Ishaq Al-Farhan
Mantan Menteri Pendidikan
Dr. Abd Al-Latif Arabiyyat
Mantan Ketua DPR Yordania;
Shaykh Abd Al-Karim Salim Sulayman Al-Khasawneh
Mufti Besar Angkatan Bersenjata Yordania
Prof. Dr. Adel Al-Toweisi
Menteri Kebudayaan
Mr.BilalAl-Tall
Pemimpin Redaksi Koran Liwa’
Dr. Rahid Sa’id Shahwan
Fakultas Ushuluddin, Balqa Applied University

KUWAIT
Prof. Dr. Abdullah Yusuf Al-Ghoneim
Kepala Pusat Riset dan Studi Agama
Dr. Adel Abdullah Al-Fallah
Wakil Menteri Agama
LEBANON
Prof. Dr. Hisham Nashabeh
Ketua Badan Pendidikan Tinggi
Prof. Dr. Sayyid Hani Fahs
Anggota Dewan Tinggi Syiah
Syaikh Abdullah al-Harari
Ketua Tarekat Habashi
Mr. Husam Mustafa Qaraqi
Anggota Tarekat Habashi
Prof. Dr. Ridwan Al-Sayyid
Fakultas Humaniora, Lebanese University; Pemred Majalah Al-Ijtihad
Syaikh Khalil Al-Mays
Mufti Zahleh and Beqa’ bagian Barat

LIBYA
Prof. Ibrahim Al-Rabu
Sekretaris Dewan Dakwah Internasional
Dr. Al-Ujaili Farhat Al-Miri
Pengurus International Islamic Popular Leadership

MALAYSIA
Dato’ Dr. Abdul Hamid Othman
Menteri Sekretariat Negara
Anwar Ibrahim
Mantan Perdana Menteri
Prof. Dr. Muhamad Hashem Kamaly
Dekan International Institute of Islamic Thought and Civilisation
Mr. Shahidan Kasem
Menteri Negara Bagian Perlis, Malaysia
Mr. Khayri Jamal Al-Din
Wakil Ketua Bidang Kepemudaan UMNO
MALADEWA
Dr. Mahmud Al-Shawqi
Menteri Pendidikan

MAROKO
Prof. Dr. Abbas Al-Jarari
Penasehat Raja
Prof. Dr. Mohammad Farouk Al-Nabhan
Mantan Kepala DarAl-Hadits Al-Hasaniyya
Prof. Dr. Ahmad Shawqi Benbin
Direktur Perpustakaan Hasaniyya
Prof. Dr. Najat Al-Marini
Departemen Bahasa Arab, Mohammed V University

NIGERIA
H.H. Prince Haji Ado Bayero
Amir Kano
Mr. Sulayman Osho
Sekjen Konferensi Islam Afrika

KESULTANAN OMAN
Shaykh Ahmad bin Hamad Al-Khalili
Mufti Besar Kesultanan Oman
Shaykh Ahmad bin Sa’ud Al-Siyabi
Sekjen Kantor Mufti Besar
Quote
 
 
jalan ahlul bait
0 #95 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmljalan ahlul bait 2013-12-31 19:30
PAKISTAN
Prof. Dr. Zafar Ishaq Ansari
RISALAH AMAN BAG-3

Direktur Umum, Pusat Riset Islam, Islamabad
Dr. Reza Shah-Kazemi
Cendikiawan Muslim
Arif Kamal
Dubes Pakistan untuk Yordania
Prof. Dr. Mahmoud Ahmad Ghazi
Rektor Islamic University, Islamabad; Mantan Menteri Agama Pakistan

PALESTINA
Shaykh Dr. Ikrimah Sabri
Mufti Besar Al-Quds dan Imam Besar Masjid Al-Aqsa
Shaykh Taysir Raj ab Al-Tamimi
Hakim Agung Palestina

PORTUGAL
Mr. Abdool Magid Vakil
Ketua LSM Banco Efisa
Mr. Sohail Nakhooda
Pemred Islamica Magazine

QATAR
Prof. Dr. Shaykh Yusuf Al-Qaradawi
Ketua Persatuan Internasional Ulama Islam
Prof. Dr. Aisha Al-Mana’i
Dekan Fakultas Hukum Islam, University of Qatar

RUSIA
Shaykh Rawi Ayn Al-Din
Ketua Urusan Muslim
Prof. Dr. Said Hibatullah Kamilev
Direktur, Moscow Institute of Islamic Civilisation
Dr. Murad Murtazein
Rektor, Islamic University, Moskow

ARAB SAUDI
DR. ABD AL-AZIZ BIN UTHMAN AL-TOUAIJIRI
DIREKTUR UMUM, THE ISLAMIC EDUCATIONAL, SCIENTIFIC AND CULTURAL ORGANIZATION (ISESCO)
SYAIKH AL-HABIB MUHAMMAD BIN ABDURRAHMAN AL-SAQQAF

SENEGAL
Al-Hajj Mustafa Sisi
Penasehat Khusus Presiden Senegal

SINGAPORA
Dr. Yaqub Ibrahim
Menteri Lingkuhan Hidup dan Urusan Muslim

AFRIKA SELATAN
Shaykh Ibrahim Gabriels
Ketua Majlis Ulama Afrika Utara South African ‘Ulama’

SUDAN
Abd Al-Rahman Sawar Al-Dhahab
Mantan Presiden Sudan
Dr. Isam Ahmad Al-Bashir
Menteri Agama
SWISS
Prof. Tariq Ramadan
Cendikiawan Muslim

SYRIA
Dr. Muhammad Sa’id Ramadan Al-Buti
Dai, Pemikir dan Penulis Islam
Prof. Dr. Syaikh Wahba Mustafa Al-Zuhayli
Ketua Departemen Fiqih, Damascus University
Syaikh Dr. Ahmad Badr Hasoun
Mufti Besar Syria

THAILAND
Mr. Wan Muhammad Nur Matha
Penasehat Perdana Menteri
Wiboon Khusakul
Dubes Thailand untuk Irak
TUNISIA
Prof. Dr. Al-Hadi Al-Bakkoush
Mantan Perdana Menteri Tunisia
Dr. Abu Baker Al-Akhzuri
Menteri Agama

TURKI
Prof. Dr. Ekmeleddin I lis an og hi
Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI)
Prof. Dr. Mualla Saljuq
Dekan Fakultas Hukum, University of Ankara
Prof. Dr. Mustafa Qag nci
Mufti Besar Istanbul
Prof. Ibrahim Kafi Donmez
Profesor Fiqih University of Marmara

UKRAINa
Shaykh Dr. Ahmad Tamim
Mufti Ukraina
UNI EMIRAT ARAB
Mr. Ali bin Al-Sayyid Abd Al-Rahman Al-Hashim
Penasehat Menteri Agama
Syaikh Muhammad Al-Banani
Hakim Pengadilan Tinggi
Dr. Abd al-Salam Muhammad Darwish al-Marzuqi
Hakim Pengadilan Dubai

INGGRIS
Syaikh Abdal Hakim Murad / Tim Winter
Dosen, University of Cambridge
Syaikh Yusuf Islam /Cat Steven
Dai Islam dan mantan penyanyi
Dr.FuadNahdi
Pemimpin Redaksi Q-News International
SamiYusuf
Penyanyi Lagu-lagu Islam

AMERIKA SERIKAT
Prof. Dr. Seyyed Hossein Nasr
Penulis dan profesor Studi-studi Islam, George Washington University
Syaikh Hamza Yusuf
Ketua Zaytuna Institute
Syaikh Faisal Abdur Rauf
Imam Masjid Jami Kota New York
Prof. Dr. Ingrid Mattson
Profesor Studi-studi Islam, Hartford Seminary; Ketua Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA)
UZBEKISTAN
Syaikh Muhammad Al-Sadiq Muhammad Yusuf
Mufti Besar

YAMAN
Syaikh Habib ‘Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafiz
Ketua Madrasah Dar al-Mustafa, Tarim
Syaikh Habib Ali Al-Jufri
Dai Internasional
Prof. Dr. Husayn Al-Umari
Anggota UNESCO; Profesor Sejarah, Universitas San
Quote
 
 
aziz karim
0 #94 gak bermutuaziz karim 2013-12-06 09:21
adminnya kayaknya gak berilmu.....gak mutu cm nyotek sn sini nggabrull
Quote
 
 
monas
0 #93 hhhmonas 2013-11-02 12:20
hhhhhhh nomnong Bid'ah :lol: tapi pake internet????!!!!!

pake motor??? mobil Hp dll wooow, sakiiiit
Quote
 
 
tukijan
0 #92 islahtukijan 2013-09-28 21:50
kita jangan tersulut emosi.mungkin benar juga mungkin salah.kita harus lebih bijak dalam menyikapinya.ap a kita yang kurang ilmunya sehingga tak paham natizahnya.atau ada udang dibalik batu.yang terpenting jaga dirikita dan keluarga kitadari orang2 yang akan merusak iman kita
Quoting abukhasna:
untuk penulis / pemilik website saya bertanya : apa sampeyan muslim ???

.kita bukan negara islam tapi darusalam (damai)
Quote
 
 
A. tobiby
0 #91 PengkaburanA. tobiby 2013-09-18 11:43
yg nulis ini wahabi salafi ya??
Quote
 
 
borya
0 #90 Penjelasan Yayasan Al-Sofwaborya 2013-09-10 09:01
Inilah Penjelasan Yayasan Al-Sofwa Atas Pernyataan DR. Said Aqil Siradj
« Situs Dakwah & Informasi Islam
- http://www.alsofwa.com/23695/penjelasan-yayasan-al-sofwa-atas-pernyataan-dr-said-agil-siradj.html
Quote
 
 
ADI
+1 #89 MUNGKINKAH ???ADI 2013-09-05 23:57
PATOKAN KITA :
1. JANGAN MENGKAFIRKAN SEORANG MUSLIM YANG BELUM TENTU KAFIR
2. JANGAN MENGHARAMKAN SESUATU YANG HALAL
3. JANGAN BERBURUK SANGKA
4. JANGAN GHIBAH YANG MELANGGAR HUKUM

BISA SAJA PA KIAYI INI BENAR2 MENDUKUNG NON-MUSLIM atau MUNGKIN SEPRTI "snouck hurgronje", kita semua tidak Tahu, cuma Allah Swt yang Tahu.
BISA SAJA PA KIAYI MEMANG MASUK UNTUK MEMAJUKAN GOLONGAN/SEKTE2 DIATAS YG KATA ADMIN SESAT untuk melawan ISLAM, atau BISA SAJA MASUK DENGAN TUJUAN MEMPERBAIKI ATAU MENGHANCURKAN YG SALAHNYA GOLONGAn/SEKTE2 tersebut Agar Menjadi ISLAM.
Kita Semua Tidak Tahu Hati dan Pikiran Orang Lain. Sama seperti kita tidak Tahu Hati dan PIkiran Pasangan Hidup Kita. Cuma Allah SWT yang Maha Tahu.
Untuk Memajukan Suatu Kaum atau Menghancurkan Suatu Kaum Kita Harus Masuk kedalam Kaum Tersebut.
Sama Halnya Agama Islam masu di hancurkan oleh orang-orang Islam, dengan sistem berperang/keker asan tidak mungkin, tapi yg mungkin adalah Masuk ke dalam Islam. Orang-orang Islam semua terperdaya, contoh kasus yg semua tahu adalah : Orang 1000% berbuat ZINA dibela mati-matian oleh Anak2Muda, Bapak2 dan Ibu2 notabene Agama Islam dan stelah Bebas Hampir tiap Event ada kontrak tampil di layar TV, Tapi sang Kiayi yang berpoligami yg SAH secara Islam malah di hina, di tentang dan Kayaknya Tidak Masuk Layar TV lagi karena dianggap berbuat maksiat. (yang maksiat yang mana menurut Islam???).
Inilah contoh kasus Bagaimana cara menghancurkan Islam dari dalam Islam, Nah... Apakah Mungkin Pa Kiayai Said bermaksud seperti ini??? Memperbaiki suatu Kaum yang Non-Islami menjadi Islam atau Sebaliknya benar2 melawan Islam,,,,, Wallahu a'lam......
Quote
 
 
Kang Mail
+1 #88 KomenKang Mail 2013-09-01 21:39
Selamat pada KH. Said Agil Siraj lanjutkan perjuangan Para Ulama yang nyata kita bisa rasakan hasil perjuangannya,

Buat penulis / pemilik website, muslimkah ?
Quote
 
 
FOER79
0 #87 ISTIGFAR AZAFOER79 2013-09-01 11:16
ASTAGFIRULLOOHA LADZIIIIIM,KOK RIBUT YA......YU BERFIKIR CERDAS TAPI JANGAN NYELENEH YAAA,JAMAN SEKARANG BANYAK TUUH YANG NYELENEH,MENGHA LALKAN YANG HARAM DAN SEBALIKNYA.
Quote
 
 
kang santri
0 #86 taqlidkang santri 2013-08-22 22:29
Quoting Gyan:
Taklid buta ya... Hahaha... NU Tauhid Vs NU Neosyi'ah.

hehehe......... . bilang taqlid?
Quote
 
 
Gyan
+1 #85 Syiah???Gyan 2013-08-22 22:05
Taklid buta ya... Hahaha... NU Tauhid Vs NU Neosyi'ah.
Quote
 
 
abiy
+1 #84 saran minabiy 2013-08-22 01:34
udah pak min,sayang sholat ente klo ghibah mulu disini.. mendingan dihapus aja website ente nih,dr pada gara2 website murah begini ente gak jadi masuk sorga kan rugi min,.. :D
Quote
 
 
abiy
0 #83 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:09
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho... luar biasa deh pak min.. Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti. Amin allahumma amin.. :lol:
Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #82 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #81 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #80 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #79 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #78 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #77 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #76 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #75 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
abiy
0 #74 luarrr biasaaa...abiy 2013-08-22 01:07
Luaarrr biiaaassaa pak adMin ini,semua tulisan dilapak kekuasaan beliau ini seperti sebuah Keyakinan sekali kalo Sholat beliau akan diterima,taqwa beliau akan diberi pahala,Hidup beliau akan mendapat ridho...
luar biasa deh pak min..

Semoga sholat ane gak kalah khusyu' sm ente ya pak min,klo ente nanti masuk sorga duluan trus boleh lewat pintu mane aje,ane minta tlg sampein aja ama yg jagain,ane tolong dikasih masuk juga nanti.
Amin allahumma amin.. :lol:
Quote
 
 
kang santri
+2 #73 komenkang santri 2013-08-21 21:04
hahaha........ wahabi diusir dari tanah haram. keinginannya mewahabikan tanah haramain ga diridlai Allah
Quote
 
 
kang santri
0 #72 99asmahusnakang santri 2013-08-21 21:00
pemarah dan kata-kata kotor jelas bukan watak islam.
Gus Dur, tanda kemuliaan beliau telah nyata dipertunjukkan Allah.
Sementara ini aja dah
Quote
 
 
kang santri
0 #71 99asmahusnakang santri 2013-08-21 21:00
pemarah dan kata-kata kotor jelas bukan watak islam.
Gus Dur, tanda kemuliaan beliau telah nyata dipertunjukkan Allah.
Sementara ini aja dah
Quote
 
 
dika
+2 #70 goblogdika 2013-08-15 15:19
ini pemilik website nya mana ente muslim bukan
ente ilmu sudah sampai mana bisanya mengkafirkan orang saja ente itu gobog ente berusaha menghancurka aqidah warga NU yang wahabi ente apa KH said aqilsirodj.
kami berdoa di makam bukan pada yang ada di makam tapi kepada AllAh cuman ada dimakam ente kalau gak tau jangan ngebacot mulu
ente sukanya mengkafirkan orang apa gk tau hadist nabi siapa orang yang mengkafirkan seseorang padahal dia tidak kafir bearti kafir sebenarnya adalah orang yang mengkafirkan(HR.muslim)
KH Said itu tiapa hari selalu sholat tahajud dan lain-lain
Quote
 
 
dr ramelan
0 #69 wong ndesodr ramelan 2013-08-06 13:14
korban pendidikan pemecah belah.....seert i halnya orang susah nglupain rokok.....sekal i merokok ya tetep merokok.
Quote
 
 
dr ramelan
0 #68 wong ndesodr ramelan 2013-08-06 13:11
website kampungan
Quote
 
 
Arwah bin baz
-2 #67 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmlArwah bin baz 2013-07-25 03:46
AJARAN WAHABI ITU SESAT DAN MENYESATKAN BRO... AKU LUPA KASIH TAU KALIAN DULU...HEHEHEHE
Quote
 
 
abu imam
0 #66 http://www.akhirzaman.info/islam/syiah/2185-47-jurus-mabok-ketua-umum-pbnu-said-aqil-siradj.htmlabu imam 2013-07-25 03:28
Barang siapa yg mengatakan seseorang kafir atau musuh Allah maka jika orang yg dikatakan itu tidak seperti itu maka perkataan tersebut akan kembali kepada orang yg mengatakannya. (hadist riwayat muslim)
Quote
 
 
bintang
0 #65 jenggotbintang 2013-07-09 16:07
gak sah ribut tentang mana yg benar,,,,
yg jelas,,,hidup damai dengan keyakinan masing2 tu lbh baik,
banyak sekali artikel2 macam diatas beredar di dunia maya ini.
>>>moso ngakune islam tapi pake bom bunuh diri sgala,,,ada pula yg "kasihan" bgt yg gak mau sama sekali berinteraksi dgn org lain di luar komunitasnya.....
hahahahaaa............kasian yah....
kadang memang perlu di kaji lg tentang ajaran syeh siti jenar,,,
>>>>>>>>>>>>>>
ada lg yg mengagung agungkan kuburan wali atau guru kiai nya....
aduhhhh..............jan ,,,,,
Quote
 
 
wahabi
0 #64 wahabiwahabi 2013-07-06 13:45
wahabi yg paling benar..hancurka n selain wahabi.wahabi paling benar dan kitalah yg paling di berkahi
Quote
 
 
wahabi
-2 #63 wahabiwahabi 2013-07-06 13:44
kita semua sepakat....waha bi yg paling benar..teruskan perjuangan
Quote
 
 
wahabi
-2 #62 wahabiwahabi 2013-07-06 13:41
aku sangat setuju dengan postingan ini.karena posting dan yg kasih komentar saudaraku semua......hidu p wahabi.kitalah yg selalu benar....semua kafir....surga hanya milik kita wahai saudaraku wahabi........
Quote
 
 
ipul
-7 #61 mantabipul 2013-06-23 16:06
kang said teruskan perjuanganmu... ..jangan hiraukan orang2 bodoh menghujatmua
Quote
 
 
starno
-6 #60 kang said hebatstarno 2013-06-23 15:58
saya adalah pengagum beliau.......or ang yang lagi gemar menghujat beliau disebabkan kerendahan ilmunya>>>>>Ya Allah ampunilah mereka semuanya
Quote
 
 
sufi mania
0 #59 said kentirsufi mania 2013-06-13 10:03
tidak kah kalian tahu? bahwa sesungguhnya DURAHMAN dad sa'id siradj adalah anjing2 yahudi yang dilepaskan untuk menebarkan rabies aqidah kepada umat islam di indonesia.
Quote
 
 
rusbad
0 #58 said kentirrusbad 2013-06-13 09:57
si DUR dan si SA'ID merupakan anak2 DAJJAL....
Quote
 
 
black pirates
+2 #57 urutanblack pirates 2013-06-06 13:46
stop berdebad
1. urusi iman dan ketakwaan masing2 individu!
2. sudahkan anda shalat?
3. bagaimanakah keluarga anda?
4. liat lingkungan sekitar mu ?!?

wassalam
Quote
 
 
awee
-1 #56 bersatuawee 2013-06-05 10:48
ini namanya bukan jurus mabok,,,yang mabok yang saling menyalahkan hingga tidak adanya solusi yang ditemukan.
Quote
 
 
awee
-1 #55 bersatuawee 2013-06-05 10:38
kita memiliki sudut pandang masing2, sesuai dengan seberapa kemampuan/nalar kita,,, namun yang terpenting "membicarakan seseorang tanpa spengetahuan orang tersebut(orang yg dbcarakan)sehin gga orang ygjika mendengarnya sakit hati, itu namanya ghibah",,,
buktikan kelakianmu, samberin dia,,,nalar kemampuanmu beda. bs jadi anda lebih hebat, aau malah sebaliknya,,,!! !!!
Quote
 
 
darmo gandul
0 #54 kang saiddarmo gandul 2013-06-01 09:58
bravo untuk sang wali GUSDUR dan kang SA'ID yg telah menjauhkan umat islam dari agamanya :-x :oops:
Quote
 
 
nurlaila
+1 #53 obyektif lebih bagusnurlaila 2013-06-01 09:31
itu khan baru sepihak,..harus nya cross check sama Kang Said apakah betul yg disampaikan oleh admin itu statement dari kang said, kalaupun iya tanya apa argumentasi dari beliau.
Quote
 
 
luckyano
0 #52 al Quran & hadisluckyano 2013-05-31 19:42
Yang pasti bnr cuma ‎​اَللّهُ سبحانه و تعالى tp dgn d trnkannya Al-Qur'an kita bsa bedakan mana ♈a̶̲̥̅̊и9 bnr & salah.klo perbuatan aqil bertentangan dgn Qur'an n hadis jgn di bela mati2an krna memang dia mungkar
Quote
 
 
rais
-2 #51 tukang fitnah saja lorais 2013-05-31 14:03
passti yg buat ini wahabi tulen yg kerjanya menghancurkan islam...belajar dulu broo jangan seenaknya mengkafirkan orang.
Quote
 
 
taliban
0 #50 si DUR dan Si SA'IDtaliban 2013-05-31 10:40
NU = SYI'AH=YAHUDI=D AJJAL=PEMUTAR BALIK FAKTA=ANTI ISLAM
Quote
 
 
GUS  WARTO
-3 #49 si DUR dan Si SA'IDGUS WARTO 2013-05-31 10:29
si dur, si said, si nur kolis majid, si ulil, si musdah dll yg berada di barisan elit NU mereka terlalu rajin menjilat dubur yahudi hingga mulut mereka tak sanggup lagi mengutarakan perkataan yang benar
semoga ALLOH melaknat mereka
Quote
 
 
GUS  WARTO
0 #48 si DUR dan Si SA'IDGUS WARTO 2013-05-31 10:29
si der, si said, si nur kolis majid, si ulil, si musdah dll yg berada di barisan elit NU mereka terlalu rajin menjilat dubur yahudi hingga mulut mereka tak sanggup lagi mengutarakan perkataan yang benar
semoga ALLOH melaknat mereka
Quote
 
 
null null
0 #47 ADMIN GOBLOKKKKK...!! !null null 2013-05-17 14:08
ADMIN YANG GOBLOK,
Anda sekolah sampai tingkat berapa?
ini yang menjadi masalah gampang, ilmu yang anda punya belum mumpuni untuk memahami hal-hal seperti yang anda tulis. terlalu BODOH anda itu,
DASAR ADMIN GILAAAA....!!!! :P
Quote
 
 
follow the Sunnah
+1 #46 just commentfollow the Sunnah 2013-05-17 10:09
dasar taqlid buta,giliran dikasih info yg bener malah bela2in pemimpin koplak yg udah jelas2 musyrik
Quote
 
 
follow the Sunnah
0 #45 just commentfollow the Sunnah 2013-05-17 10:07
kenapa siy pada kebakaran jenggot?orang di kasih tau yg bener kok malah marah2,begini nih orang2 taqlid buta ga mau denger klo ada pemimpinnya membuat kesalahan/kemus yirikan yg jelas di depan mata,masa iya klo udah jelas2 pemimpin membuat kesalahan fatal masih di suruh tabayun hadeeehhh kasian sekali dirimu,giliran admin kasih info yg bener mereka malah marah2,jelas sekali mereka itu taqlid buta alias syiáh koplak yg belajarnya cuma manut2 ajah.

*kyknya klo ane ngomong begini di tuduh wahabi lagi (capek deeeh....)
Quote
 
 
wong bodo
0 #44 nggoleki salahe dewewong bodo 2013-05-17 01:03
mencari kesalahan diri itu anjuran.karena orang yg kita salahkan belum tentu salah.sempitnya ilmu dan pengalaman kita akan mudah menuduh-nuduh salah pada orang lain.MARI KITA JAGA MORAL/ AKHLAQ KITA.belum tentu kita benar
Quote
 
 
asty
+2 #43 aqil siradj berubah akidahnya..na'u dzubillahasty 2013-05-14 03:04
Dr Said Aqil Siroj Dulu
Dan Kini

Perjalanan hidup manusia
melalui berbagai fase dan juga
perubahan fisik, mental, dan
juga spiritual. Adanya perubahan
ini menjadi bukti nyata bahwa
hanya Allah Azza wa Jalla
yang kekal. Dan kalau bukan
karena karunia dari-Nya
manusia tidak akan kuasa
untuk teguh dalam menetapi
sesuatu termasuk agamanya
(istiqamah). Karena itu, dahulu
Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam senantiasa memohon
keteguhan hati kepada Allah:
“Wahai Dzat Yang membolak-
balikkan hati, tetapkanlah
hatiku di atas agama-Mu.” Dan
ini mungkin salah satu hikmah
yang dapat anda petik dari
kewajiban membaca surat Al
Fatihah pada setiap rakaat shalat.
Pada surat ini terdapat
permohonan kepada Allah Azza
wa Jalla agar senantiasa
menunjuki anda jalan yang
lurus, yaitu jalan kebenaran

Fenomena ini terus melintas
dalam pikiran saya, gara-gara
saya membaca pernyataan Ketua
Umum Pengurus Besar Nahdlatul
Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj
di berbagai media. Said Aqil
Siroj mengatakan bahwa ajaran
syiah tidak sesat dan termasuk
Islam seperti halnya Sunni.dan jg kini beliau kerap sama akidahnya spt JIL yg mngusung pluralisme.


Pernyataan Said Aqil ini
menyelisihi fakta dan
menyesatkan. Sebagai buktinya,
pada Mukaddimah disertasi S3
yang ia tulis semasa ia kuliah
di Universitas Umm Al Quro,
hal: tha’ (ﻁ) Said Aqil
menyatakan: “Telah diketahui
bersama bahwa umat Islam di
Indonesia secara politik,
ekonomi, sosial dan idiologi
menghadapi berbagaiw
permasalahan besar. Pada saat
yang sama mereka menghadapi
musuh yang senantiasa
mengancam mereka. Dimulai
dari gerakan kristenisasi, paham
sekuler, kebatinan, dan berbagai
sekte sesat, semisal Syi’ah,
Qadiyaniyah (Ahmadiyyah),
Bahaiyah dan selanjutnya
Tasawuf.”

Pernyataan Said Aqil pada awal
disertasi S3nya ini cukup
menggambarkan bagaimana
pemahaman yang diajarkan oleh
Universitas Umm Al Quro.

Bukan hanya Syi’ah yang sesat,
bahkan lebih jauh Said Aqil
dari hasil studinya
menyimpulkan bahwa paham
tasawuf juga menyimpang dari
ajaran Islam. Karena itu pada
akhir disertasinya, Said Aqil
menyatakan: “Sejatinya ajaran
tasawuf dalam hal “al
hulul” (menyatunya Tuhan
dengan manusia) berasalkan dari
orang-orang Syi’ah aliran keras
(ekstrim). Aliran ekstrim
Syi’ah meyakini bahwa Tuhan
atau bagian dari-Nya telah
menyatu dengan para imam
mereka, atau yang mewakili
mereka. Dan idiologi para
pengikut Sekte Syi’ah ini
berawal dari pengaruh ajaran
agama Nasrani.” (Silatullah Bil
Kaun Fit Tassawuf Al Falsafy
oleh Said Aqil Siroj 2/605-606)

Karena menyadari kesesatan dan
mengetahui gencarnya
penyebaran Syi’ah di Indonesia,
maka Said menabuh genderang
peringatan. Itulah yang ia
tegaskan pada awal disertasinya,
sebagai andilnya dalam upaya
melindungi Umat islam dari
paham yang sesat dan
menyesatkan.

Namun, alangkah mengherankan
bila kini Said Aqil menelan
kembali ludah dan keringat
yang telah ia keluarkan. Hasil
penelitiannya selama bertahun-
tahun, kini ia ingkari sendiri
dan dengan lantang Said Aqil
berada di garda terdepan pembela
Syi’ah. Mungkinkah kini Said
Aqil telah menjadi korban
ancaman besar yang dulu ia
kawatirkan mengancam umat
Islam di negeri tercinta ini?

Mari kita doakan Aqil siradj agar kmbl pd jln yg benar,kmbl pada islam yg haq,kmbl pd akidah ahlus sunnah wal jamaah. aamiin
Quote
 
 
Anti Said Aqil
0 #42 sampeyan muslimAnti Said Aqil 2013-05-13 11:36
betul tuh?
ya mungkin sih masih muslim si said bejad, tp keqnya bukan mukmin deh.
banyak belajar agama tapi gak lewat tenggorokan tuh ilmu. belajar agama untuk melawan agamanya sendiri.

segera terjadi seperti suriah
orang2 macam ini yg harus di penggal terlebih dahulu
Quote
 
 
wong ndeso
+1 #41 istighfarwong ndeso 2013-05-07 10:56
mari minta ampun, pada Allah. sesama muslim kok pada ribut. yang senang orang-orang diluar Islam. mereka berhasil mengadudomba kita. jalankan amaliahmu sesuai yang kamu percayai, yang lain biar menjalankan amaliahnya, yang mereka percayai.
tidak usah saling mengkafirkan orang lain.
mengkafirkan orang lain sama dengan mengkafir diri sendiri
Quote
 
 
nakula
0 #40 said-gusdur=yah udinakula 2013-05-03 20:30
asstaghfirullah al,adzim.....
kenapa masih pada bodoh aja seh...!!!
makanya punya mata di pake yg bener..punya kuping jgn buat pajangan aja...udah jelas2 dedengkot NU si Gusdur tuh antek antek YAHUDI ya jelas lah penerus nya jg sama..!! :P :P
Quote
 
 
ahmad marzuk
+1 #39 lebih baik mendalami islamahmad marzuk 2013-04-27 11:39
jangan saling menyalahkan,,ma ri belajar islam dari seluruh khazanah ilmu islam jangan cuma dengan satu buku atau cuma satu guru,,baru belajar satu buku saja sudah mengaku paling benar????
Quote
 
 
Abdi teh Opik
0 #38 hadi Admin WahabrotAbdi teh Opik 2013-04-18 22:46
ngaji dulu yang benar, Gus Dur, Gus Said adalah seorang pembelajar sepanjang hayat, lah sampean hanya modal copy paste doang berani2nya nyalahin...

segera cuci muka dan ambil kaca kali ya
Quote
 
 
hamba Allah
0 #37 anehhamba Allah 2013-04-04 05:19
Admin muslim yg suka menghujat saudara seiman dan merasa paling yakin dengan imannya paling diterima diantara saudaranya yg lain. Hingga terpancar bentuk imannya dari kata2 kotornya. Dan tetap merasa yakin mampu mengkafirkan saudara muslimnya yg lain yg tidak sepaham dngnya. Saudara admin terhias pengetahuannya dengan hujatan penuh perbendaharaan kata binatang. Dan tak memulai sesuatu dng basmallah seolah dekat amalnya dari keridhoan Illahi. Serta tak mengucapkan salam karena terlalu percaya diri dengan doanya yg makbul, hingga menghindari doa dari saudara muslim lainnya. Semoga admin mampu berkreasi dengan cara yang baik karena mengharapkan ridho Allah, dan kecintaan Rasulullah. Berbagi kajian karena merasa butuh ilmu dan jauh merasa berilmu. Wa Allahu a'lam bishawab.
Assalamu alaikum warah matullahi wabarakatuh
Quote
 
 
hamba Allah
+1 #36 anehhamba Allah 2013-04-04 05:19
Admin muslim yg suka menghujat saudara seiman dan merasa paling yakin dengan imannya paling diterima diantara saudaranya yg lain. Hingga terpancar bentuk imannya dari kata2 kotornya. Dan tetap merasa yakin mampu mengkafirkan saudara muslimnya yg lain yg tidak sepaham dngnya. Saudara admin terhias pengetahuannya dengan hujatan penuh perbendaharaan kata binatang. Dan tak memulai sesuatu dng basmallah seolah dekat amalnya dari keridhoan Illahi. Serta tak mengucapkan salam karena terlalu percaya diri dengan doanya yg makbul, hingga menghindari doa dari saudara muslim lainnya. Semoga admin mampu berkreasi dengan cara yang baik karena mengharapkan ridho Allah, dan kecintaan Rasulullah. Berbagi kajian karena merasa butuh ilmu dan jauh merasa berilmu. Wa Allahu a'lam bishawab.
Assalamu alaikum warah matullahi wabarakatuh
Quote
 
 
Abu Salafi
0 #35 WahabiyahAbu Salafi 2013-04-04 01:16
Quoting indraisme1987:
Quoting JATMIKA BUDIMAN:
aburokok, anjing sia mah. Dari nama saja kamu sudah pake Fitnah dasar tukang Fitnah harus langsung bunuh.

Said Aqil Siradj ini bukan Kyai, tapi Anjing Kafir Munafik yang merusak Umat Islam. Dia ini sudah murtad dasar anjing!!!

Lha ini ciri-ciri Wahabi. Senang mengkafirkan orang lain. Kafirnya sendiri gak diperhatikan.


Nah ini juga, ada yang ngakunya orang salafi, islam, tapi kok mau bunuh orang apa hak anda mas..?? kalau org salafi namanya bukan jatmika harus yang islami doonngg..
Quote
 
 
Abu Salafi
+1 #34 WahabiyahAbu Salafi 2013-04-04 01:11
Quoting Abu wahabi:
Saya sangat prihatin sekali, dimana letak moral islam-nya...!! meng-anjing2 kan ulama, mengkafir-kafirkan, dengan bahasa yang kotor.. kalau anda rujukannya sunnah dan adab Rasulullah, apakah pantas menulis dg ucapan tdk bermartabat, apakah Rasulullah pernah berkata kasar pada kaum Yahudi meskipun sering dikhianati, diejek, dihina..??? Saya kok jadi sangsi anda pengikut Rasul..?
Saya sebagai Bapak kalian (Abu Wahabi) jadi sediiih,...!!!!


Iya yah..perasaan kita tdk mengajarkan pada murid2 dengan bahasa yang kasar dan sadis. Saya juga sangsi jangan2 admin seorang penyusup yang akan menghancurkan islam.
Quote
 
 
Abu wahabi
+1 #33 Wahabi NaarAbu wahabi 2013-04-04 01:03
Saya sangat prihatin sekali, dimana letak moral islam-nya...!! meng-anjing2 kan ulama, mengkafir-kafir kan, dengan bahasa yang kotor.. kalau anda rujukannya sunnah dan adab Rasulullah, apakah pantas menulis dg ucapan tdk bermartabat, apakah Rasulullah pernah berkata kasar pada kaum Yahudi meskipun sering dikhianati, diejek, dihina..??? Saya kok jadi sangsi anda pengikut Rasul..?
Saya sebagai Bapak kalian (Abu Wahabi) jadi sediiih,...!!!!
Quote
 
 
indraisme1987
-1 #32 ojongafirkeliya nindraisme1987 2013-03-01 14:23
Quoting JATMIKA BUDIMAN:
aburokok, anjing sia mah. Dari nama saja kamu sudah pake Fitnah dasar tukang Fitnah harus langsung bunuh.

Said Aqil Siradj ini bukan Kyai, tapi Anjing Kafir Munafik yang merusak Umat Islam. Dia ini sudah murtad dasar anjing!!!

Lha ini ciri-ciri Wahabi. Senang mengkafirkan orang lain. Kafirnya sendiri gak diperhatikan.
Quote
 
 
Al-athar
0 #31 jangan saling tudingAl-athar 2013-02-27 12:37
sama-sama manusia, sama-sama beragama islam, sama-sama warga indonesa kok ribut... malu atuh kepada agama dan bangsa lain... jangan saling tuding kita satu,,, hanyu majukan agama dan bangsa ini dengan jalan yang baik... jauhkan saling menyalahkan,,, fitnah itu perangkap iblis tuk menjatuhkan martabat insan yang sudah dimuliakan allah,,, hanyu duduk bersama atas nama agama islam dan bangsa indonesia.... inget malu sama tetangga dan agama lain... ribut kok di pelihara... kalau tubuh kita punya aib jangn di publikaskan tapi bersihkan dengan cara yang santun..... bukan tebar fitnah yang merusak
Quote
 
 
Achmad Tauhid
0 #30 Tidak TertarikAchmad Tauhid 2013-02-13 06:16
Saya tidak tertarik dengan blog ini, sudah jelas pemilik blog tidak suka dengan kemajuan berfikir warga Nahdiyin..
apapun yg anda katakan, saya tetap cinta dengan ulama2 NU, terutama KH Abdurrahman Wahud dan KH Said Agil,
Quote
 
 
trust
0 #29 percayalahtrust 2013-01-28 00:15
memang kenyataan dari dulu OKNUM PBNU&ketuanya orang kagak beres, ngakunya islam tapi budaya mistik, bid,ah masih aja diterapin dasar orang2 hina...
Quote
 
 
Jaka
-3 #28 Tetaplah BerfikirJaka 2013-01-15 16:49
Assalamu'alaiku m.Wr. Wb.
Bismillahi Wassholatu wassalami 'ala Rosulillah....
Saudara/saudariku yang sudah tau blog ini ingin mengadu domba, kok ya masih pada komen?
hemm coba perhatikan, apakah admin mengenalkan diri di blog ini?
kalau blog itu biasa2 saja, tanpa misi rahasia, biasanya yang empunya blog nampilin profil di Beranda, malah kadang disertai foto diri.
Blog ini jelas punya misi rahasia, adapun kejanggalan2 yang bisa disimpulkan adalah sbg berikut:
1. Tidak jelas profil admin
2. Tidak jelas beraliran apa (kadang sprti Ahlussunnah Waljamaah, kadang sprti Wahabiyyah, ini tanda2 org fasik atau plg ngga munafik)
3. Tidak pernah menuliskan Basmalah (ataupun salam) di awal tulisan (wacana), silahkan pikir sendiri kira2 siapa orang2 sprt ini?
4. Tidak pernah menyebut dengan kata2 "Wallohu'alam bishowab", yang artinya admin sudah merasa tidak punya salah, dan yang mempunyai Kebenaran, pdhl Kebenaran hanya milik Alloh
5. Admin tidak pernah menjawab komen dengan Identitas aslinya sebagai admin
Maka dari itu, mulai saat ini sudahlah tidak usah ditanggapi blog yang tidak jelas dasar, misi, dan isinya.
Nanti kita malah dikotori hati dan dibuat bimbang hati atas kebenaran Islam.
berpikirlah dan waspadalah kepada saudar/saudarik u muslimin dan muslimat.....
Mudah2an kita tetap dalam petunjuk Alloh swt.
Wallohu'alam bishowab...
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam ukhuwah

Alfakir
#yg sudah sering mnjumpai blog2 dengan misi terselubung dan mengadu domba
Quote
 
 
dam
0 #27 al-qur'andam 2013-01-15 14:52
UD UNI ISTAJIBLAKUM,al -ayat.berdoalah kamu semua padaKU(ALLAH S.W.T)maka kukabulkan doakamu semua.wallahu a'lama.kata NI diatas menunjukkan ALLAH S.W.T saja bukan kepada yang lainya(mutakall imi wahdah).perlu aku jelaskan soal doa yg tidak terkabul,lihat dulu apakah yang kita MAKAN itu sudah HALAL,yang kita PAKAI itu sudah HALAL,apakah tangan,kaki,pol a pikir kita sudah HALAL?jawabanny a ada pada diri kalian masing-masing.
Quote
 
 
gondho
0 #26 Said Aqil seorang ahligondho 2013-01-15 02:19
Kyai Said Aqil bisa salah bisa benar dan yang menaggapi juga bisa salah bisa benar. Manusia punya mulut cuma bisa ngomong. Seandainya yang menulis artikel diatas dan menyebut Kyai Said Aqil Mabuk seharusnya sadar bahwa Segala esuatu hanya Allah Ta ala yang tahu.
Quote
 
 
orang sunda
0 #25 bismillahorang sunda 2013-01-14 13:16
yang setuju si said aqil jadi ulama indonesia,nyebu r aja kelaut..haa
biar ga ada lagi ulama2 bid`ah sekaligus pengikut2 setan itu!
Quote
 
 
chanif
0 #24 to jadmika budimanchanif 2013-01-14 12:04
wah itu tandanya orang ndak punya ilmu banyak. mass jatmika budiman. bisanya cuma .murtad.in2 orang. ngelokno orang. ngejek2 orang.ngejek mas faisal. mestinya kalau ilmunya banyak. ya langsung saja debat sama mas faisal :lol:

coba tanya itu kejelasan2nya kepada KH. Sail Aqid. tentaang omongan2nya. beliau ilmu nya sudah tinggi. sudah banyak berguru. coba tanya dullu. apa maksud beliau ngomong sperti itu. jangan diterima mentah2. anjing2.

wong mas faisal jelass2 orang ya di bilangin anjing. masa orang kyak gitu bisa nentuin kalau orang ini murtad. orang ini murtad. jelass dari websitenya. yaa karena si admin nulisnya cuma itu2 doang, coba tanya dulu.
Quote
 
 
muan dhirin
0 #23 koreksimuan dhirin 2012-12-28 10:29
Manusia dengan hewan sama yang membedakn adalah manusia diberi akal sedang hewan tidak diberi akal, untuk itu manusia yang memiliki akal akan memperbaiki perilakunya baik ucapan tindakannya.Men cari kebaikan yang benar adalah hak setiap manusia demi untuk meningkatkan kwalitas manusia, kebaikan dihadapan manusia maupun tuhanNYA. akan tetapi perlu di ingat segala yang didunia adalah semu, hakikatnya di akhirat untuk itu manusia yang baik adalah dapat membawa rahmat kepada semua makhluk. manusia yang membawa rahmat adalah manusia yang keberadaannya sebagai pengayom bagi makhluk......Quote:
t
Quote
 
 
maruki tongtong
0 #22 maruki tongtong 2012-11-28 13:55
Islam mengajarkan kesopanan terhadap mahkluq lain.masak iya sesama muslim bilang anjing,babi dan goblok.;-)
Quote
 
 
laskar pelangi
0 #21 laskar pelangi 2012-11-16 19:39
Jatmika kamu itu yang anjing....
Quote
 
 
deddy rohimadah
+1 #20 deddy rohimadah 2012-11-16 13:48
Wahai kaum muslimin wal muslimat kalau belajar ilmu agama jangan setengah setengah, kalau belajarnya setengah setengah seperti inilah mengartikan agama seenak perutnya sendiri, islam itu agama yang sangat toleran terhadap umat non islam,makanya kalau ada umat islam yang radikal itu menandakan dia belajar islamnya hanya setengah setenga mungkin dia belajarnya ke iblis yang menyerupai manusia, sebab islam sendriri tidak ada ajaran yang menyuruh membunuh sesama manusia sekalipun pada binatang islam mengajarkan tata caranya, sebaiknya anda belajar agamalah yang bener kepada yang lebih tahu tentang agama jangan belajar agama kepada orang yang baru tahu secuil ilmu agamanya, kalau belajarnya salah semua orang islam yang tidak sepaham dengan dia dianggapnya salah semua inilah yang menjadikan islam yang radikal, kalau mau jujur coba perhatikan mana ada pondok pesantren yang mengajarkan kekerasan kepada sesama, makanya anda harus belajar kepada orang yang tepat jangan lah anda belajar kepada orang yang baru tahu tentang kemunkaran saja, ok kami tunggu anda di pondok pesantren
Quote
 
 
Hamba Allah
0 #19 Hamba Allah 2012-11-08 04:19
Jaga persatuan umat, sesama muslim jangan saling menjelek-jelekk an tapi kritik secara santun dan beretika,ajak dialog terbuka dll..
Quote
 
 
bagus
0 #18 bagus 2012-10-03 11:30
makasih infonya bro.. gara2 website ini saya jadi tahu kalau Jika seseorang berdoa’a pada batu secara khusyu’ maka Alloh akan mengabulkan do’anya karena kalau tidak terkabul maka Alloh akan sama dengan batu.. mantabbbb....
Quote
 
 
amir yees
0 #17 amir yees 2012-10-02 00:32
sesama muslim kok ribut....siapa yang kasih jaminan masuk surga atau neraka? jangan menyalahkan org lain dulu,,liat dulu diri sendiri.Allah Yang Maha Tahu.

Sekalian aja sampe 100 jurus maboknya mas...tanggung amat ngejelek2in org
Quote
 
 
amir yees
0 #16 amir yees 2012-10-02 00:30
sesama muslim kok ribut....siapa yang kasih jaminan masuk surga atau neraka? jangan menyalahkan org lain dulu,,liat dulu diri sendiri.Allah Yang Maha Tahu
Quote
 
 
komeinis
0 #15 komeinis 2012-08-19 22:04
TERIMA KASIH ATAS INFORMASINYA YANG SANGAT BERHARGA. KEBETULAN SAYA JUGA SERING MENGAMATI SEPAK TERJANG MAHLUK ALLAH YANG SATU INI...MEMANG PATUT DICURIGAI SEBAGAI MUSUH ISLAM....MUNAFIKUN

CIRI CIRI PALING MENONJOL DARI GOLONGAN MUSUH ISLAM INI SANGAT NYATA. KALAU ADA KERUSUHAN YANG MELIBATKAN ORANG ISLAM, PASTI DENGAN CEPAT MEREKA MENGECAM ORANG ISLAM YANG SALAH TANPA ADA BUKTI DAN ASAL NJEPLAK. ORANG ORANG GOLONGAN INI BERTEBARAN DI NKRI DENGAN SEGALA KEPENTINGANNYA.
Quote
 
 
Tgk Rizal Aceh
0 #14 Tgk Rizal Aceh 2012-08-13 22:53
Wahabiyah tdk pernah berhenti menebar fitnah...menudu h org lain bid''ah.
memang..kalo bukan demikian bukan WAHABIYAH namanya ...
;-)
Quote
 
 
hamba ALLAH
0 #13 hamba ALLAH 2012-07-28 23:35
orang yang benci islam adalah /yahudi.nasrani ,kaum iluminati.zioni sm,atau orang yang pura pura masuk islam dan menghancurkan islam dari dalam dengan menyesat kan dalil yg sdh ada,mereka ini adalah pengikut dajjal,agen rahasia iblis,
Quote
 
 
JATMIKA BUDIMAN
-2 #12 JATMIKA BUDIMAN 2012-07-28 20:40
aburokok, anjing sia mah. Dari nama saja kamu sudah pake Fitnah dasar tukang Fitnah harus langsung bunuh.

Said Aqil Siradj ini bukan Kyai, tapi Anjing Kafir Munafik yang merusak Umat Islam. Dia ini sudah murtad dasar anjing!!!
Quote
 
 
moelyadi
0 #11 moelyadi 2012-07-28 18:07
Jika semua info dalam konten situs ini benar, maka saya berucap terima kasih atas segala infonya. Tapi seandainya tidak benar maka saya orang pertama yang akan menggunakan hak do'a saya sebagai bagian dari ummat yang mulia ini.Ummat yang lembut, santun tapi juga perkasa dihadapan siapapun yang merasa sebagai Musuh.
Quote
 
 
solikin
0 #10 solikin 2012-07-28 16:41
koyo kaki bamboo foot patch murah bamboo white 8ribu bamboo gold 9ribu yang
hanya di solikinblog.blogspot.com
atau sms 085856145544
Quote
 
 
aburokok
0 #9 aburokok 2012-07-28 16:29
dari tulisan ente, ane bisa tau kalau ente

suka membuat fitnah yang belum tentu benar
pembela kelompok wahabi bukan membela islam
menyebarkan fitnah yang belum tentu benar
cara ngomongnya kasar, suka mengumpat
menyebut orang lain otak sampah (dia merasa paling benar)
anda membenci organisasi islam ,
mencap sekte lain sesat,
merasa paling benar dalam menjalankan sudah
bangga dengan simbol simbol sunah
anda mengira bahwa doa orang2 islam saja yang dikabulkan doanya sementara doa orang non islam ditolak padahal Allah sendiri berfirman " berdoalah kepadaku maka Aku akan mengabulkan"

dari kesimpulan diatas siapapun bisa menebak siapa anda.
Quote
 
 
JATMIKA BUDIMAN
0 #8 JATMIKA BUDIMAN 2012-07-28 08:11
WEB SITE TERBAIK

akhirzaman.info adalah WEBSITE RUJUKAN PALING BONAFIDE HANYA OTAK SAMPAH YANG TIDAK BISA AMBIL MANFAAT ILMU DARI WEBSITE INI!

Anjing sia awewe ganjen setan sia mah!!!
Quote
 
 
awewe ganjen
0 #7 awewe ganjen 2012-07-28 02:42
website sampah!!!!!! HOW ! IF YOU A MOSLEM?
Quote
 
 
JATMIKA BUDIMAN
0 #6 JATMIKA BUDIMAN 2012-07-26 09:53
faisal GOBLOG neh debat aja sama sendal jepit gw.

Yang mecah belah Umat Islam Indonesia itu orang-orang kafir munafik semacam ANJING-ANJING Said Aqil Siradj, Ulil Abshar Abdala, Musdah Mulia, Caknun...Babi-b abi seperti merekalah yang merusak umat.

To: Admin, abaikan saja orang bodoh faisal itu. Artikel sudah jelas benar malah mau dibantah dasar tolol! Harusnya berdasarkan artikel ini saja sudah cukup bukti bahwa si Said Aqil Siradj itu sudah murtad dasar anjing!!!
Quote
 
 
faisal
0 #5 faisal 2012-07-25 22:46
Sebenarnya yg mecah2 ilsam itu kyai aqil apa elo min?
dalil2 dr semua judul pun gak jelas...ente pinter apa min? saya tantang debat tp dgn ilmu islam yg khatam ga setengah2 ky ente!!!
Quote
 
 
Hariz
0 #4 Hariz 2012-07-18 12:50
Saya semakin prihatin dengan ormas yang satu ini, karna ulah para pemimpinya, umat Islam semakin digiring ke arah liberal, sekuler dengan mengesampingkan nilai2 akidah Islam, membenci saudaranya sesama muslim dan malah bermesraan dengan org2 kafir... Ingat!! toleransi dalam beragama bukan berarti harus mencampur adukkan akidah dengan agama lain.
Quote
 
 
jojo
0 #3 jojo 2012-07-05 14:18
maksud lo...trus gw harus bilang "WOOOWWWWW"...g ithuuu... !!!????
Quote
 
 
Jatmika Budiman
0 #2 Jatmika Budiman 2012-07-02 00:27
Tentu saja Admin Pemilik Website adalah Muslim.
To:
//abukhasna July 01, 2012
118.97.17.171
Votes: +0//

Apa maksud Anda bertanya seperti itu?
Quote
 
 
abukhasna
+1 #1 abukhasna 2012-07-01 23:04
untuk penulis / pemilik website saya bertanya : apa sampeyan muslim ???
Quote
 

Tambah Komentar


Kode keamanan
Segarkan