Wikileaks Menegaskan Amerika Serikat Mendanai Taliban(Wikileaks Confirm US Funds Taliban)
Oleh: Henry Makow Ph.D Oh! Sesuatu yang mengerikan! Pengkhianatan!
Dokumen-dokumen Wikileaks mengungkapkan bahwa Pakistan mendanai Taliban.
Taliban
"Taliban lebih kuat dari sebelumnya dan komponen penting dari kesuksesan mereka adalah dukungan yang mereka terima dari Pakistan Inter-Services Intelligence (ISI) Badan mata-mata militer Pakistan yang memelihara Taliban sejak tahun 1990-an dan sejak itu hubungannya tetap dipertahankan."
Dan tebak siapa yang telah mendanai Pakistan dan ISI dengan sejumlah miliaran dolar? Miliaran dolar yang "hilang?." Baru saja dua minggu lalu Hillary Clinton mengumumkan pemberian bantuan lagi sejumlah jutaan dolar. Pejabat-pejabat Administrasi Obama mengatakan bahwa hubungan Amerika Serikat-Pakistan tidak akan terganggu oleh pengungkapan tersebut. Tentu saja tidak. Goyim harus terus saling menghancurkan diri mereka sendiri di Afghanistan. Dukungan Pakistan terhadap Taliban adalah sebagai akibat persaingannya dengan India. Bahkan, Badan Intelijen Inter-services Pakistan menerima perintah dari CIA, dan CIA dipimpin oleh para bankir Illuminati. Para bankir Illuminati tidak dapat melibatkan para Goyim dalam peperangan yang terus-menerus tanpa membiayai kedua belah pihak. Jika tidak, perang akan berakhir dengan tiba-tiba. Demikian pula selama perang Vietnam dimana Vietnam Utara tergantung kepada Rusia dan Cina. Namun baik Rusia maupun Cina didanai oleh bankir yang sama.
Barack Obama
Para bankir Illuminati telah melancarkan peperangan terhadap kemanusiaan dengan memulai dan membiayai setiap perang dan revolusi selama lebih dari 400 tahun, kita semuanya dimanfaatkan mereka dalam mempersiapkan tirani dunia, yaitu the New World Order atau Tata Dunia Baru.
(from April 26 2009 "American Taxpayers Finance the Taliban" by Henry Makow) Para bankir Illuminati harus membiayai kedua belah pihak dalam setiap peperangan, dan Afghanistan tidak terkecuali. Sebab mereka mencuri kartu kredit pemerintah Amerika Serikat, ini berarti bahwa pembayar pajak Amerika membayar untuk Taliban. Dan karena Barack Obama mengirimkan sejumlah 68.000 tentara tambahan, "selama beberapa tahun kedepan", maka hal ini tidak akan Merubah keadaan.
Hillary Clinton
Peran "kepemimpinan" politik Illuminati Amerika adalah memelihara dana tersebut melalui Kongres (yaitu terminal kartu kredit.) Minggu lalu, Hillary Clinton mengungkapkan keadaan kritis di Pakistan, tapi sebenarnya mengkampanyekan bantuan "ekonomi" sebesar US$7.5 milyar dan $ 3 miliar untuk bantuan militer kepada Pakistan. Dia mengatakan uang itu lebih diperlukan untuk "membantu pemerintah." Tidak diragukan lagi, hal ini termasuk pembayaran Illuminati untuk mendukung musuh Amerika.
The Illuminati hide in plain sight. Just Google "Pakistan Aid to Taliban" and discover what US legislators and media should know. The Taliban is financed, trained and run by Pakistan's Interservices Intelligence Agency. The ISI is a branch of the CIA, which is run by the Illuminati bankers. Illuminati bersembunyi di depan mata kita. Carilah dengan mesin pencari Google " Pakistan Aid to Taliban" dan Anda akan menemukan apa yang yang dipersepsikan para legislator Amerika Serikat dan media. Taliban dibiayai, dilatih dan dijalankan oleh Dinas Intelijen Inter-services Pakistan. ISI merupakan cabang dari CIA, yang dijalankan oleh para bankir Illuminati. Pada bulan Oktober 2006, NATO jelas mengidentifikasi Taliban sebagai operatif ISI:
George W. Bush
"NATO sekarang melakukan pemetaan struktur seluruh dukungan kepada Taliban di Baluchistan, dari ISI - pelatihan berjalan di kamp-kamp dekat Quetta sampai kepada persediaan amunisi yang berjumlah besar, tempat kedatangan untuk senjata baru Taliban dan tempat-tempat pertemuan syura, atau dewan kepemimpinan adalah di Quetta, yang diketuai oleh Mullah Mohammed Omar, pemimpin kelompok itu sejak penciptaannya belasan tahun yang lalu ...
Di Panjwai Taliban juga mendirikan kamp latihan untuk mengajarkan kepada gerilyawan cara untuk melakukan penetrasi ke Kandahar, sebuah kamp yang terpisah untuk melatih pembom bunuh diri dan terdapat sebuah rumah sakit bedah lengkap. NATO memperkirakan cadangan amunisi Taliban bernilai sekitar £ 2.6 juta. "Taliban tidak bisa melakukan hal tersebut sendirian tanpa bantuan ISI," kata seorang perwira senior NATO.
CIA
Hal ini mungkin dapat menjelaskan mengapa Pakistan dengan 500.000 tentara dan 500.000 pasukan cadangannya tidak memperlihatkan kecenderungan untuk menghadapi Taliban. Negara ini mungkin dijalankan oleh ISI.
Pada bulan Agustus 2008, George W. Bush membicarakan the riot act kepada Pakistan (kedipan mata): "Presiden George W. Bush di Washington menegur Yusuf Raza Gillani, Perdana Menteri Pakistan, dengan bukti keterlibatan ISI, intelijen militer Pakistan, dalam serangan yang mematikan di ibukota Afghanistan dan memperingatkan pembalasan jika terus dilanjutkan ... ketika Gillani meninggalkan Washington ia tidak ragu bahwa pemerintahan Bush telah kehilangan kesabarannya dengan permainan ganda ISI." Secara paradoks, Amerika Serikat menggunakan Taliban sebagai alasan untuk memberi bantuan kepada Pakistan!: Jumat lalu, " Jenderal David Petraeus mendesak Kongres menyetujui bantuan untuk Pakistan sebesar US$ 3 miliar untuk pelatihan pasukan Pakistan dalam melawan pemberontak di daerah kesukuan. Yang terpenting adalah untuk menghadapi ancaman paling mendesak terhadap eksistensi negara, yaitu ancaman ekstremis dari dalam dan dari kelompok-kelompok seperti Taliban serta ekstremis yang terorganisir."
ISI
Jadi mari kita jaga kejujuran dalam hal ini. Amerika Serikat memerangi Taliban di Afghanistan, sementara Amerika menggunakan Taliban sebagai alasan untuk mendanai Pakistan yang memelihara Taliban. Sedangkan dari sudut pandang Pakistan, Taliban merupakan alasan mereka untuk mendapatkan semua bantuan uang ini.
Sebenarnya Pakistan merupakan sebuah negara nuklir. Tapi bukan musuh kita. Iran adalah musuh kita. Dengan beberapa logika, Pakistan dapat memiliki senjata nuklir, tetapi tetangganya Iran tidak bisa. Sebagai kesimpulan, dalam Tata Dunia Baru harus selalu ada peperangan yang berlangsung terus-menerus dan seseorang harus membiayai musuh. Jadi, Amerika Serikat mendanai kedua belah pihak yang sedang berperang di Afghanistan. Jika Amerika tidak sibuk memerangi ekstremis Muslim, mereka mungkin akan mencari siapa musuh yang sebenarnya, dan kita tidak bisa menjawabnya. The British May be Helping ISI Train the Taliban: http://www.independent.co.uk/news/world/asia/revealed-british-plan-to-build-training-camp-for-taliban-fighters-in-afghanistan-777671.html The Taliban Opium Connection: http://www.metimes.com/International/2008/05/14/the_taliban_opium_connection/2650/ Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info/ Terkait: Makow November 6, 2009 Taliban Still Working for the CIA?
Set as favorite
Bookmark
Hits: 1054 Comments (2)
![]()
syalala
said:
|
|
... negara iran mendapat peran sebagai 'musuh' bagi dunia barat. muncul sebagai 'wakil' dari kekuatan Islam pada masa kini. pas dengan keyakinan imam mahdi-nya syiah. sebagai penyelamat umat manusia dari berbagai penindasan. jadinya seolah nanti yang berperang iran vs AS, di PD III (mybe). negara2 di dunia diadu, karena emosinya sudah terpancing duluan, siapa membela siapa. sesuai skenario 'sutradara'-nya? |
|
moslem paladin
said:
|
Iran musuh?? di sini Iran masih diposisikan sebagai musuh Illuminaty, padahal sebaliknya merekalah teman sejati Illuminaty. |
|








