Apakah Libya Merupakan Sebuah Bagian dari Strategi Globalis?[Is Libya Part of a Globalist Strategy?]
Oleh: Christian Soderberg
Dalam buku " The Grand Chessboard," yang diterbitkan pada tahun 1997, Zbigniew Brzezinski menganjurkan diciptakannya sebuah "zona-global kekerasan yang disebarkan secara bertahap," ke wilayah-wilayah yang mencakup Asia Tengah, Turki, Rusia Selatan, dan perbatasan Barat Cina. Ini juga termasuk seluruh wilayah di Timur Tengah, Teluk Persia (Iran), Afghanistan dan Pakistan. Seperti biasa, rakyat hanya merupakan umpan meriam untuk orang super kaya. The Pakistan Observer baru-baru ini melaporkan bahwa ratusan pasukan khusus Amerika Serikat, Inggris dan Perancis telah tiba pada malam hari tanggal 23 Pebruari 2011 di dekat kota-kota Libya bagian Timur, Benghazi dan Tobruk sebagai "penasehat" para pemberontak yang anti-Gaddaffi, Pasukan Khusus ini mungkin bekerja sama dengan milisi yang terkait dengan Front Nasional untuk Keselamatan Libya (NFSL). CIA ternyata mendukung kelompok oposisi ini dalam kudeta yang gagal terhadap Gaddaffi pada tahun 1984. NFSL dipimpin oleh Ibrahim Abdulaziz Sahad, dan gerakannya hidup di pengasingan di Amerika Serikat. NFSL juga sebagai anggota kelompok dalam 'Konferensi Nasional untuk Oposisi Libya', salah satu kelompok yang mengorganisir protes anti-Gaddaffi/pemerintah di Libya. Nampak bahwa Globalis (bankir internasional dan industrialis) mengendalikan Washington, NATO dan Uni Eropa, mencoba untuk mengarahkan revolusi Libya sesuai dengan yang mereka kehendaki, dan tujuannya adalah untuk mendapatkan bagian yang lebih besar dari minyak dan gas Libya. Illuminati Berada Di Belakang Protes-protes anti-Pemerintah "Selain itu, karena Amerika merupakan sebuah masyarakat yang semakin multi-budaya, hal itu mungkin merasa lebih sulit untuk membiasakan konsensus mengenai isu-isu kebijakan luar negeri, kecuali benar-benar dalam menghadapi keadaan ancaman besar dan luas yang dianggap sebagai ancaman eksternal langsung." (211) Strategi Illuminati? Sebagaimana Irak sudah mulai stabil, Libya dijadikan untuk mengisi kekosongan. Illuminati berkembang melalui perang. Pakistan adalah yang berikutnya. ---- Fancy your chances against the SAS, Gaddafi? Elite troops and MI6 spies poised to help Libyan rebels ".. Diplomat Inggris dan mata-mata terlibat dalam upaya intensif untuk berbicara kepada pasukan oposisi yang dipimpin oleh Mustafa Abdel Jalil, Kepala Dewan Nasional pemberontak Libya. Sekarang menteri telah menyetujui kehadiran pasukan untuk mengumpulkan informasi dan meningkatkan kemungkinan para pemberontak. Tim penghubung terutama akan terdiri dari utusan tetapi termasuk beberapa pejabat intelijen. Mereka akan bergabung dengan Pasukan Khusus yang sudah berada di Libya untuk memberikan perlindungan dan memberikan nasihat informal militer kepada oposisi Libya. " Sumber: henrymakow.com
Set as favorite
Bookmark
Hits: 2041 Comments (6)
![]()
rani
said:
|
|
2025 mrk sdh brencana Thn 2025 menjdkan wil. indo mjd bbrp negara kcl. Pernah bc d mn gtu lo, lupa. |
|
lilis
said:
|
... indonesia lebih mudah untuk dileburkan tanpa perang fisik. moral dan agamanya sudah lemah, cukup dengan pemahaman materialistis dan budaya hedonisme, banyak korban akan berjatuhan dan dampaknya lebih besar dariapda senjata nuklir pun. |
|
kurniawan
said:
|
zz sasaranya sekitar 60 negara muslim.......pertanyaan besarnya Indonesia kapan ya.......? |
|
upin
said:
|
hik hik anda baru tau ya, memang benar kok bahwa apapun yg trjadi disetiap negara islam hal tsb adalah akibat permainan intelijen barat, mrk sengaja membuat negara2 islam hancur lebur |
|
ruslan
said:
|
akhirat jdi qta hrus mnjaga n mmperbaiki khdpan qta yg sdh dlm khncuran n jgn ska ge mmbuat prbutan yg keji |
|










