larger smaller reset

Jangan Mengikuti Cara Hidup Yahudi dan Nashrani

 dickens_irving

 

 Hari ini berapa banyak para pemimpin Islam dan orang-orang Islam yang meminta perlindungan, pertolongan, dan memberikan wala' (loyalitas) nya kepada Yahudi dan Nashrani, dan bahkan mengikuti cara hidup mereka. Mengapa para pemimpin Islam dan orang-orang Islam bersikap demikian? Karena didalam dada mereka sudah tertanam adanya : "khauf" (rasa takut).

Maka Allah Rabbul Alamin menurunkan diktum (undang-undang) yang bersifat final dan baku, yang menjadi hukum dasar bagi para pemimpin Islam dan orang-orang Islam, bagaimana mensikapi golongan Yahudi dan Nashrani. Dalam seluruh aspek kehidupan yang ada. Firman-Nya :

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nashrani sebagai teman setiamu, mereka satu sama lain saling melindungi. Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim". (QS  al-Maidah 5:51)

 Dalam tafsir at-Tabari, menjelaskan, bahwa menurut riyawat As-Saddi, ketika terjadi perang Uhud, dan suasana semakin mencekam, ada sebagian orang Islam yang merasa takut tertawan oleh orang-orang kafir. Mereka pun bermaksud mencari perlindungan kepada orang Yahudi di negeri Dahlak, dan orang-orang Nashrani di Syam, dan bersedia mengikuti cara hidup mereka. Maka turunlah ayat al-Maidah : 51, yang melarang mereka melakukan perbuatan itu.

Menurut at-Tabari ayat ini menjelaskan urusan "wala" (loyalitas). Allah melarang orang-orang beriman untuk berwala' kepada orang-orang Yahudi dan Nashrani dengan cara menjadikan mereka pemimpin, penolong, teman setia, dan mengikuti cara hidup mereka. Karena barangsiapa melakukan hal itu, maka Allah akan menggolongkan ke dalam golongan orang-orang yang diikuti baik itu Yahudi ataupun Nashrani.

 Maka, orang-orang Mukmin (beriman) hendaknya tidak menjadikan orang-orang Yahudi dan Nashrani sebagai pemimpin, pelindung, dan teman setianya. Apalagi bila telah nampak sikap permusuhan dari orang-orang Yahudi dan Nashrani itu kepada Allah, Rasulullah dan orang-orang Mukmin. Barangsiapa lebih memilih orang-orang Yahudi dan Nashrani itu sebagai penolong, pelindung, dan teman setianya, maka dia berarti telah menjadi musuh Allah, Rasulullah dan orang-orang Mukmin. Hal itu merupakan perbuatan zalim dan Allah tidak akan memberi pentunjuk kepada orang-orang zalim.

Dibagian lain, Ibnu Katsir, menjelaskan surah al-Maidah ayat 51 itu, menegaskan bahwa Allah melarang hamba-hamba-Nya yang beriman untuk menjadikan orang Yahudi dan Nashrani sebagai teman setia. Kaum Yahudi dan Nashrani merupakan musuh Islam dan umat Islam seluruhnya.

Kemudian, selain menjelaskan kaum beriman (orang Mukmin) satu sama lainnya saling melindungi, ia juga mengancam siapapun yang melanggar larangan-Nya itu. Dia berfirman : "Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka".

 Ibnu Abu Hatim meriwayatkan bahwa Umar meminta Abu Musa untuk mengusulkan atau melaporkan setiap hal yang ia lakukan daam  satu paket. Abu Musa memiliki juru tulis (sekretaris) yang Nashrani dan melaporkannya kepada Khalifah Umar. Umar merasa heran. Umar bertanya kepada Abu Musa : "Dia seorang juru tulis yang seharusnya menjadi orang kepercayaan". Apakah kamu bisa membaca surat yang datang dari Syam di dalam masjid-masjid?". Abu Musa menjawab, "Dia tidak bisa melakukannya". Tanya Umar lagi: "Apakah dia orang asing?". "Bukan.Dia seorang Nashrani", jawab Abu Musa. Lalu Umar menghardik saya (Abu Musa), dan menepuk paha saya. "Bawa dia keluar", ujar Umar. Kemudian, Umar membacakan ayat : "Wahai  orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nashrani sebagai teman setiamu".

 Diktum dalam al-Qur'an, yang termaktub dalam surah al-Maidah ayat 51 itu, bersifat kekal, yang menyangkut sikap dan bagaimana melihat orang Yahudi dan Nashrani. Mereka adalah musuh Allah Rabbul Alamin. Mereka menjadikan "Uzair dan Isa" sebagai anak Tuhan dan Tuhan, yang merupakan sikap yang menduakan Allah Azza Wa Jalla, dan merupakan perbuatan syirik, yang dilaknat oleh Allah.

Sepanjang sejarah Yahudi dan Nashrani melakukan permusuhan yang sangat nyata terhadap orang-orang Mukmin, yang tidak pernah selesai. Permusuhan antara ahlul haq dengan ahlul bathiil. Selamanya.

Bagaimana mungkin orang-orang Mukmin, termasuk para pemimpin Islam, bermesraan, meminta pertolongan, perlindungan, dan memberikan wala' kepada mereka, sedangkan mereka adalah musuh Allah dan Rasul-Nya.

Banyak para pemimpin Islam dan orang-orang Islam yang meminta pertolongan kepada Amerika, Eropa, dan negara-negara kafir lainnya, yang sudah nyata-nyata mereka menjadi musuh, dan menumpahkan darah orang-orang mukmin, yang tanpa haq, seperti yang terjadi di bumi Palestina, Irak, Afghanistan, Somalia, Chechnya, dan Bosnia. Mereka sangat nyata-nyata permusuhannya.

Ketika para pemimpin Islam dan orang-orang Islam, yang sudah hatinya terkena penyakit "khauf" dan "wahn", maka mereka, para pemimpin Islam dan orang-orang Islam datang berbondong-bondong kepada Yahudi dan Nashrani meminta pertolongan, perlindungan, dan berwala' kepada mereka. Bukan hanya sekadar menghadiri upacara Natal dan mengucapkan Natal, tetapi sudah menjadi Yahudi dan Nashrani sebagai teman setia mereka.

 Karena itu, hari ini para pemimpin Islam dan orang-orang Islam, termasuk mereka yang berada dalam "Harakah Islamiyah" (Gerakan Islam) telah menjadi hina, dan bertekuk lutut dihadapan Yahudi dan Nashrani, dan menjadi "demokrasi" sebagai sesembahan mereka, dan diikuti dengan sesembahan lainnya, yang disebut kata, "koalisi", menyebabkan mereka menjadi "tasabuh" (menyerupai) atau"talbis", menyerupai dan bercampur dengan Yahudi dan Nashrani dalam bab aqidah dan muamalah.

 Mereka sudah tidak barani lagi menyatakan identitas, jati diri secara terang-terangan  sebagai Mukmin, dan menegaskan Islam sebagai agama yang syumul (sempurna), dan menegakkan prinsip (mabda') Islam dalam seluruh aspek kehidupan, dan menggunakan prinsip dari Yahudi dan Nashrani.

Sampai-sampai ada seorang tokoh Partai Islam,  harus perlu membuat spanduk besar-besar, di sebuah jalan di Jakarta, dan hanya sekadar mengucapkan: "Selamat Natal", kepada orang-orang Nashrani, yang akan merayakan Natal.

 Karena, dia mengharapkan pertolongan dari orang-orang Nashrani. Bukan dari Allah, Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin.  Wallahu'alam.

 Sumber: eramuslim

Comments (16)add comment

momor said:

Kalian sessama muslim yg salin membunuh
kalian sesama islam yg salin membunuh buktinya bom bunuh diri di mana kalian sama saja lempar batu sembunykan tangan..dasar setan
 
February 23, 2012
Votes: +0

momor said:

Orang2 islam jahat
Islamnya baik tapi orang tidak baik rasa salin mengasihi tidak ada samapi sekarang dari dari asalnya nabi muhamad sudah ada peperangan..dan salin membunuh..
 
February 23, 2012
Votes: +0

hendro susilo said:

Jangan Mengikuti Cara Hidup Yahudi dan Nashrani
@budi kurniawan: loe bsa baca nggak,yang dimaksud Jangan Mengikuti Cara Hidup Yahudi dan Nashrani adalah tingkah lakunya para yahudi seperti mengejar dan membunuh nabi dan rasul pada dulu kala,
amak ang dang...
 
February 09, 2012
Votes: +1

benu said:

...
Untuk yang beragama nasrani dan mengaku menyayangi sesama manusia, mengapa kalian membantai saudara2ku di Poso, Ambon, Afghanistan, Irak??bahkan pasukan salib kalian membantai umat Islam sewaktu menaklukkan Yerusalem, sementara Sholahudin Al Ayyubi membiarkan kalian keluar dari Yerusalem dengan aman.
Untuk saudaraku yang mengaku beragama Islam, apakah dasar hukum dari agama kita??apakah pikiran kalian lebih tinggi dari Al Qur'an dan Sunnah????Sungguh, kalau kaian tidak mengikuti apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, pantaskah kalian mengaku Islam???
 
February 08, 2012
Votes: +1

kamalluddin said:

...
Bismillah
belajar dulu nulis yang bener mas,klo auloh or aulow mungkin bisa pilih kasih tapi klo Alloh pilih kasih???itu ketidak mungkinan yang MUTLAQ.
 
February 05, 2012
Votes: +0

Rangga aurora said:

just lulusan SD
Jgn pernah menghakimi agala lain karena apa yg anda baca ato denger,coba anda puasa n doa mnt petunjuk ttg kebenaran iman anda,klo iman anda merasa benar anda berhak melempar batu kpda yg berdosa spt kaum nasrani yg anda katakan.......
 
February 05, 2012
Votes: +1

sapabae said:

...
kita hny d tuntut untk tdk mengikuti ibadah ny dn perilaku mrk yg tdk sesuai dg islam.. Nabi muhammad sj mendirikan negara yg madani bkn negara islam, mka dr itu kbragaman ato brtman dg siapapun tdk lah slh, namun qt jgn trjatuh ato takut kpd mrk.
 
February 04, 2012
Votes: +0

ADC91 said:

Islam itu Indah
Islam itu indah dan mengajarkan kedamaian.
Dlm sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW dlu menyayangi semua umat.

Pernah ad s'org nenek yahudi buta yg sering berteriak memaki2 dan menjelek2an Nabi Muhammad SAW.
Tp Nabi justru setiap hari dtg k nenek itu n menyuapkan makanan k nenek yahudi itu.
Hingga saat Nabi Muhammad SAW wafat, nenek itu blm mengetahui klo yg sering dtg itu a/ Nabi Muhammad SAW. Setelah akhir'a sahabat Nabi memberitahukan klo yg sering dtg pd'a itu a/ Nabi Muhammad SAW, org yg sering ia jelek2an.

Islam hanya melarang umat'a u/ mengikuti agama lain. Masa iy muslim hrus beribadah seperti umat nasrani n yahudi? kn Islam, Nasrani, dan Yahudi udh punya cara ibadah masing2.
Jgn menelan ilmu agama itu bulat2. Semua hrus d cerna trlebih dahulu.
Dan jgn saling menghina antar agama. Krn itu cm akn memperkeruh keadaan.
 
February 03, 2012
Votes: -1

ZAMAN JAHAT said:

...
1. mengerti & pahami dulu arti kata kafir/qofir'un. ada yg mau comment.?
2. saya sampaikan yg sy tau sebagai dasar pemahamam nasrani tentang "TUHAN YESUS" dan
FIRMAN yg dikatakan YESUS KRISTUS pada zamannya jauh sebelum ajaran2 lain menyusul.
yg petikannya berbunyi " AKU ADALAH ANAK ALLAH,AKU ADALAH JURUSLAMAT " dari orang2
yg beriman dan percaya akan DAKU ( KASIHILAH TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP HATIMU,JIWAMU DAN SEGENAP AKAL BUDIMU & KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI ) jadi..jgn sedikitpun menyakiti orang lain atau menghakimi iman orang lain apalagi membunuh.! yg mengatakan "YESUS ADALAH ANAK ALLAH DAN JURUSLAMAT BUKAN MANUSIA..TUHAN YESUS SENDIRI, jadi jika perkataan TUHAN YESUS tersebut tidak benar atau bohong.. ada pertannyaan penting..! KEMANAKAH TUHAN YESUS PADA SAAT DIANGKAT DULU ???
 
January 30, 2012
Votes: -1

sahaya said:

khilafah akan segera datang
@nyosss: kenapa harus milih barack obama ataupun saddam husein? mereka itu sama2 freemasonry, dodol!
secara langsung anda juga menyetujui demokrasi yang notabene adalah buatan kafir..
 
January 28, 2012
Votes: +0

Nasrani said:

Siapa yang kafir?
Saya mau tanya...
Kalau Islam mengatakan bahwa Nasrasi itu kafir, lalu mengapa Al Quran mengatakan bahwa pengikut Isa A.S. di atas orang Kafir. Kalau gitu, yang kafir sebenernya siapa?
 
January 26, 2012
Votes: -1

nyosss said:

Islam itu aslinya Indah
Menurut pandangan saya, setiap orang pnya pemahaman sendiri terhadap setiap ayat Tuhan

Saya berusaha memahami se-realistis mungkin...ttg "mengikuti CARA HIDUP ORANG YAHUDI & NASRANI"
sy pikir sah2 aja selama cara hidup tsb tidak melanggar norma2 agama yg diyakini atau cara hidup yg merugikan orang lain....

Perlu digaris bawahi bahwa "CARA HIDUP" atau "BUDAYA" adalah kebiasaan tata cara hidup yg digunakan oleh suatu kaum/bangsa secara turun temurun...

Contohnya budaya agama Islam mengajarkan ttg kebersihan, tp realitas yg ada bahwa banyak juga orang2 Islam yg jauh dari namanya menjaga kebersihan. Nahh apakah budaya/cara hidup orang yg beragama Islam tsb jg harus diikuti ????

Perlu diingat bahwa, banyak juga orang2 yg beragama Islam yg tidak menjalankan ajaran agamanya dengan sungguh2. Begitu pun org yg beragama lainnya....
Intinya sih bukan masalah dia beragama apa....mau budha, hindu, katholik, protestan, ataupun islam.....tp yg dipermasalahkan adalah setiap individunya masing2.....

contoh lain, jujur sebagai orang yg beragama Islam saya akan lebih memilih berteman dengan seorang atheis yg jalan hidupnya baik dan lurus, daripada berteman dengan seorang yg beragama tapi hidupnya penuh dengan kejahatan.....toh masalah urusan surga neraka, Tuhan yg berhak menghakimi, dan di tanggung sendiri2....
contoh lain, saya akan memilih Barack Obama yg notabenenya non Muslim jadi presiden Indonesia ketimbang Sadam Husein....

lalu Apakah artinya saya melanggar dari surat (QS al-Maidah 5:51) ???
Allahualam....
 
January 19, 2012
Votes: +1

Orik Nyetanyahu said:

...
ternyata auloh mengajarkan bermusuh-musuhan dengan agama lain....luar biasa......pantesann banyak umatnya yg gk jelas, teroris, dll....apakah itu ajaran yg benar? yang namanya TUHAN dia pasti mencintai semua ciptaannya.....ingat TUHAN berfirman "kasihanilah musuh mu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri" .....tapi ternata Tuhan kalian laen.....sebenarnya yg memberikan ajaran itu TUHAN atau setan sih? sesat banget ajarannya.....
 
January 17, 2012
Votes: -1

Hamba Allah said:

...
@ budi kurniawan: ente ISLAM apa KAFIR?
 
January 16, 2012
Votes: +0

anti NWO said:

...
orang2 yahudi adalah orang2 yg dimurkai karena hobinya membunuh para nabi, bahkan nabi Isa AS katanya berhasil dibunuh bahkan ibunya nabi Isa AS difitnah sbg pelacur
orang2 kristen adalah orang2 yg sesat, hobinya mempertuhankan manusia yaitu nabi Isa AS

nah umat Islam diwajibkan untuk menjauhi keburukan2 orang2 yahudi dan nasrani
 
January 16, 2012
Votes: +5

budi kurniawan said:

Jangan Mengikuti Cara Hidup Yahudi dan Nashrani
apa salh kristen dan yahudi sehingga auloh melarang untuk bergaul dengan mereka?? aulow pilih kasih...dan ini bukti kalo islam mengajarkan kebencian terhadap orang diluar islam..terlalu...
 
January 16, 2012
Votes: -1

Write comment

busy