larger smaller reset

Siapa Sebenarnya Soeharto?

Bagian Pertama
eramuslim

Bulan November 41 tahun lalu, Jenderal Suharto yang telah sukses mengkudeta Bung Karno, mengirim satu tim ekonomi yang terdiri dari Prof. Sadli, Prof. Soemitro Djoyohadikusumoh, dan sejumlah profesor ekonomi lulusan Berkeley University AS-sebab itu tim ekonomi ini juga disebut sebagai ‘Berkeley Mafia'-ke Swiss. Mereka hendak menggelar pertemuan dengan sejumlah konglomerat Yahudi dunia yang dipimpin Rockefeller.

Di Swiss, sebagaimana bisa dilihat dari film dokumenter karya John Pilger berjudul"The New Ruler of the World' yang bisa didownload di situsyoutube, tim ekonomi suruhan Jenderal Suharto ini menggadaikan seluruh kekayaan alam negeri ini ke hadapan Rockefeler cs. Dengan seenak perutnya, mereka mengkavling-kavling bumi Nusantara dan memberikannya kepada pengusaha-pengusaha Yahudi tersebut. Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport, ladang minyak di Aceh kepada Exxon, dan sebagainya. Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA) tahun 1967 pun dirancang di Swiss, menuruti kehendak para pengusaha Yahudi tersebut.

Sampai detik ini, saat Suharto sudah menemui ajal dan dikuburkan di kompleks pemakaman keluarga di dekat Imogiri, di sebuah daratan dengan ketinggian 666 meter di atas permukaan laut (!?), perampokan atas seluruh kekayaan alam negeri ini masih saja terus berjalan dan dikerjakan dengan sangat leluasa oleh berbagai korporasi Yahudi Dunia. Hasilnya bisa kita lihat di mana-mana: angka kemiskinan di negeri ini kian membengkak, kian banyak anak putus sekolah, kian banyak anak-anak kecil berkeliaran di jalan-jalan raya, kian banyak orangtua putus asa dan bunuh diri, kian banyak orang gila berkeliaran di kampung-kampung, kian banyak kriminalitas, kian banyak kasus-kasus korupsi, dan sederet lagi fakta-fakta tak terbantahkan jika negeri ini tengah meluncur ke jurang kehancuran. Suharto adalah dalang dari semua ini.

Tapi siapa sangka, walau sudah banyak sekali buku-buku ilmiah yang ditulis para cendekia dari dalam dan luar negeri tentang betapa bobroknya kinerja pemerintahan di saat Jenderal Suharto berkuasa selama lebih kuarng 32 tahun, dengan jutaan fakta dan dokumen yang tak terbantahkan, namun nama Suharto masih saja dianggap harum oleh sejumlah kalangan. Bahkan ada yang begitu konyol mengusulkan agar sosok yang oleh Bung Karno ini disebut sebagai Jenderal Keras Kepala (Belanda:Koepeg) diberi penghargaan sebagai pahlawan nasional dan diberi gelar guru bangsa. Walau menggelikan, namun hal tersebut adalah fakta.

Sebab itu, tulisan ini berusaha memaparkan apa adanya tentang Jenderal Suharto. Agar setidaknya, mereka yang menganggap Suharto layak diberi gelar guru bangsa atau pun pahlawan nasional, harus bisa bermuhasabah dan melakukan renungan yang lebih dalam, sudah benarkah tindakan tersebut.

Fakta sejarah harus ditegakkan, bersalah atau tidak seorang Suharto harus diputuskan lewat jalan hukum yakni lewat jalur pengadilan. Adalah sangat gegabah menyerukan rakyat ini agar memaafkan dosa-dosa seorang Suharto sebelum kita semua tahu apa saja dosa-dosa Suharto karena dia memang belum pernah diseret ke muka pengadilan.

Tulisan ini akan berupaya memotret perjalanan seorang Suharto, sebelum dan sesudah menjadi presiden. Agar tidak ada lagi pemikiran yang berkata, "Biar Suharto punya salah, tapi dia tetap punya andil besar membangun negara ini. Hasil kerja dan pembangunannya bisa kita rasakan bersama saat ini. Lihat, banyak gedung-gedung megah berdiri di Jakarta, jalan-jalan protokol yang besar dan mulus, jalan tol yang kuat, Taman Mini Indonesia Indah yang murah meriah, dan sebagainya. Jelas, bagaimana pun, Suharto berjasa besar dalam membangun negara ini!"

Atau tidak ada lagi orang yang berkata, "Zaman Suharto lebih enak ketimbang sekarang, harga barang-barang bisa murah, tidak seperti sekarang yang serba mahal. Akan lebih baik kalau kita kembali ke masa Suharto..." Hanya orang-orang Suhartoislah, yang mendapat bagian dari pesta uang panas di zaman Orde Baru dan mungkin juga sekarang, yang berani mengucapkan itu. Atau kalau tidak, ya bisa jadi, mereka orang-orang yang belum tercerahkan. (rd/bersambung)

Suharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, dari keluarga petani yang menganut kejawen. Keyakinan keluarganya ini kelak terus dipeliharanya hingga hari tua. Karirnya diawali sebagai karyawan di sebuah bank pedesaan, walau tidak lama.

Dia sempat juga menjadi buruh dan kemudian menempuh karir militer pertama kali sebagai prajurit KNIL yang berada di bawah kesatuan tentara penjajah Belanda. Saat Jepang masuk di tahun 1942, Suharto bergabung dengan PETA. Ketika Soekarno memproklamirkan kemerdekaan, Soeharto bergabung dengan TKR.

Salah satu ‘prestasi' kemiliteran Suharto yang sering digembar-gemborkannya semasa dia berkuasa adalah Serangan Umum 1 Maret 1949 atas Yogyakarta. Bahkan ‘prestasi' ini sengaja difilmkan dengan judul ‘Janur Kuning' (1979) yang memperlihatkan jika serangan umum itu diprakarsai dan dipimpin langsung oleh Letkol Suharto. Padahal, sesungguhnya serangan umum itu diprakarsai Sultan Hamengkubuwono IX. Hamengkubuwono IX lah yang memimpin serangan umum melawan Belanda. Hamengkubuwono IX adalah seorang nasionalis yang memiliki perhatian terhadap nasib rakyatnya, karena itu ia tidak mau untuk di jajah. (lihat biografi Sultan Hamengkubuwono IX).

Pada 1959, Suharto yang kala itu menjabat sebagai Pangdam Diponegoro dipecat oleh Nasution dengan tidak hormat karena Suharto telah menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah. Suharto kala itu juga ketahuan ikut kegiatan ilegal berupa penyelundupan gula dan kapuk bersama Bob Hasan dan Liem Sioe Liong.

Untuk memperlancar penyelundupan ini, didirikan prusahaan perkapalan yang dikendalikan Bob Hasan. Konon, dalam menjalankan bisnis haramnya ini, Bob menggunakan kapal-kapal ‘Indonesian Overseas' milik C.M. Chow. Siapa C.M. Chow ini? Dia adalah agen ganda. Pada 1950 dia menjadi agen rahasia militer Jepang di Shanghai. Tapi dia pun kepanjangan tangan Mao Tse Tung, dalam merekrut Cina perantauan dari orang Jepang ke dalam jaringan komunis Asia.

Pada 1943, Chow ditugasi Jepang ke Jakarta. Ketika Jepang hengkang dari Indonesia, Chow tetap di Jakarta dan membuka usaha perkapalan pertama di negeri ini. Chow bukan saja membina WNI Cina di Jawa Tengah dan Timur, namun juga di Sumatera dan Sulawesi. Salah satu binaannya adalah ayah Eddy Tansil dan Hendra Rahardja yang bermarga Tan. Tan merupakansleeping agent Mao di Indonesia Timur. Pada pertengahan 1980-an, Hendra Rahardja dan Liem Sioe Liong mendirikan sejumlah pabrik di Fujian, Cina (Siapa Sebenarnya Suharto; Eros Djarot; 2006).

Nasution kala itu sangat marah sehingga ingin memecat Suharto dari AD dan menyeretnya ke Mahkamah Militer, namun atas desakan Gatot Subroto, Suharto dibebaskan dan akhirnya dikirim ke SSKAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat). Selain Nasution, Yani juga marah atas ulah Suharto dan di kemudian hari mencoret nama Suharto dari daftar peserta pelatihan di SSKAD, yang mana hal ini membuat Suharto dendam sekali terhadap Yani. Terlebih Amad Yani adalah anak kesayangan Bung Karno.

Kolonel Pranoto Rekso Samoedro diangkat sebagaiPangdam Diponegoro menggantikan Suharto. Pranoto, sang perwira 'santri', menarik kembali semua fasilitas milik Kodam Diponegoro yang dipinjamkan Suharto kepada para pengusaha Cina untuk kepentingan pribadinya. Suharto sangat sakit hati dan dendam terhadap Pranoto, juga terhadap Nasution dan Yani.

Di SSKAD, Suharto dicalonkan untuk menjadi Ketua Senat. Namun DI. Panjaitan menolak keras dengan menyatakan dirinya tidak percaya dengan Suharto yang dinilainya tidak bisa dipercaya karena mempunyai banyak catatan kotor dalam kair militernya, antara lain penyelundupan bersama para pengusaha Cina dengan dalih untuk membangun kesatuannya, namun yang terjadi adalah untuk memperkaya dirinya.

Atas kejadian itu Suharto sangat marah. Bertambah lagi dendam Suharto, selain kepada Nasution, Yani, Pranoto, kini Panjaitan. Aneh tapi nyata, dalam peristiwa 1 Oktober 1965, musuh-musuh Suharto-Nasution, Yani, dan Panjaitan-menjadi target pembunuhan, sedangkan Suharto sendiri yang merupakan orang kedua di AD tidak masuk dalam daftar kematian.

Dan ketika Yani terbunuh, Bung Karno mengangkat Pranoto Rekso Samudro sebagai Kepala Staf AD, namun Pranoto dijegal oleh Suharto sehingga Suhartolah yang mengambil-alih kepemimpinan AD, sehingga untuk menghindari pertumpahan darah dan perangsaudara-karena Siliwangi di Jawa Barat (Ibrahim Adjie) dan KKO (Marinir) di Jawa Timur telah bersumpah untuk berada di belakang Soekarno dan jika Soekarno memerintahkan untuk ‘menyapu' kekuatan Suharto di Jakarta, maka mereka menyatakan siap untuk berperang-maka Soekarno melantik Suharto sebagai Panglima AD pada 14 Oktober 1965. (1) .

Pasca Perang Dunia II, AS melihat Rusia sebagai satu-satunya pihak yang bisa menghalangi hegemoninya atas dunia. Diluncurkanlah Marshall Plan sebagai upaya membendung pengaruh komunisme yang kian lama kian meluas, dari Eropa Timur ke arah Asia Selatan, sebuah wilayah yang sangat strategis dari sisi perdagangan dunia dan geopolitik, juga sangat kaya dengan sumber daya alam dan juga manusianya. AS sangat cemas jika wilayah tersebut dikuasai Soviet. Dari semua negeri di wilayah itu, Indonesia-lah negara yang paling strategis dan paling kaya. AS sangat paham akan hal ini, sebab itu di wilayah ini Indonesia merupakan satu-satunya wilayah yang disebut dalam Marshall Plan.

Namun untuk menundukkan Indonesia, AS jelas kesulitan karena negeri ini tengah dipimpin oleh seorang yang sukar diatur, cerdas, dan licin. Dialah Bung Karno. Tiada jalan lain, orang ini harus ditumbangkan, dengan berbagai cara. Sejarah telah mencatat dengan baik bagaimana CIA ikut terlibat langsung berbagai pemberontakan terhadap kekuasaan Bung Karno. CIA juga membina kader-kadernya di bidang pendidikan (yang nantinya melahirkan Mafia Berkeley), mendekati dan menunggangi partai politik demi kepentingannya (antara lain lewat PSI), membina sel binaannya di ketentaraan (local army friend) dan sebagainya. Setelah berkali-kali gagal mendongkel Bung Karno dan bahkan sampai hendak membunuhnya, akhirnya pada paruh akhir 1965, Bung Karno berhasil disingkirkan.

Setelah peristiwa 1 Oktober 1965, secarade facto, Jenderal Suharto mengendalikan negeri ini. Pekan ketiga sampai dengan awal 1966, Jenderal Suharto menugaskan para kaki tangannya membantai mungkin jumlahnya mencapai jutaan orang. Mereka yang dibunuh adalah orang-orang yag dituduh kader atau simpatisan komunis (PKI), tanpa melewati proses pengadilan yangfair. Media internasional bungkam terhadap kejahatan kemanusiaan yang melebihi kejahatan rezim Polpot di Kamboja ini, karena memang AS sangat diuntungkan.

Jatuhnya Bung Karno dan naiknya Jenderal Suharto dirayakan dengan penuh suka cita oleh Washington. Bahkan Presiden Nixon menyebutnya sebagai "Hadiah terbesar dari Asia Tenggara". Satu negeri dengan wilayah yang sangat strategis, kaya raya dengan sumber daya alam, segenap bahan tambang, dan sebagainya ini telah berhasil dikuasai dan dalam waktu singkat akan dijadikan ‘sapi perahan' bagi kejayaan imperialisme Barat.

Benar saja, Nopember 1967, Jenderal Suharto menugaskan satu tim ekonom pro-AS menemui para'bos' Yahudi Internasional di Swiss. Disertasi Doktoral Brad Sampson, dariNorthwestern UniversityAS menelusuri fakta sejarah Indonesia di awal Orde Baru. Prof. Jeffrey Winters diangkat sebagai promotornya. Indonesianis asal Australia, John Pilger dalamThe New Rulers of The World, mengutip Sampson dan menulis:

"Dalam bulan November 1967, menyusul tertangkapnya ‘hadiah terbesar' (istilah pemerintah AS untuk Indonesia setelah Bung Karno jatuh dan digantikan oleh Soeharto), maka hasil tangkapannya itu dibagi-bagi. The Time Life Corporation mensponsori konferensi istimewa di Jenewa, Swiss, yang dalam waktu tiga hari membahas strategi pengambil-alihan Indonesia.

Para pesertanya terdiri dari seluruh kapitalis yang paling berpengaruh di dunia, orang-orang seperti David Rockefeller. Semua raksasa korporasi Barat diwakili perusahaan-perusahaan minyak dan bank, General Motors, Imperial Chemical Industries, British Leyland, British American Tobacco, American Express, Siemens, Goodyear, The International Paper Corporation, US Steel, ICI, Leman Brothers, Asian Development Bank, Chase Manhattan, dan sebagainya."

Di seberang meja, duduk orang-orang Soeharto yang oleh Rockefeller dan pengusaha-pengusaha Yahudi lainnya disebut sebagai ‘ekonom-ekonom Indonesia yang korup'.

"Di Jenewa, Tim Indonesia terkenal dengan sebutan ‘The Berkeley Mafia' karena beberapa di antaranya pernah menikmati beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Universitas California di Berkeley. Mereka datang sebagai peminta-minta yang menyuarakan hal-hal yang diinginkan oleh para majikannya yang hadir. Menyodorkan butir-butir yang dijual dari negara dan bangsanya. Tim Ekonomi Indonesia menawarkan: tenaga buruh yang banyak dan murah, cadangan dan sumber daya alam yang melimpah, dan pasar yang besar."

Masih dalam kutipan John Pilger, "Pada hari kedua, ekonomi Indonesia telah dibagi sektor demi sektor." Prof. Jeffrey Winters menyebutnya, "Ini dilakukan dengan cara yang amat spektakuler."

"Mereka membaginya dalam lima seksi: pertambangan di satu kamar, jasa-jasa di kamar lain, industri ringan di kamar satunya, perbankan dan keuangan di kamar yang lain lagi; yang dilakukan oleh Chase Manhattan duduk dengan sebuah delegasi yang mendiktekan kebijakan-kebijakan yang dapat diterima oleh mereka dan para investor lainnya. Kita saksikan para pemimpin korporasi besar ini berkeliling dari satu meja ke meja lainnya, mengatakan, ‘Ini yang kami inginkan, itu yang kami inginkan, ini, ini, dan ini.' Dan mereka pada dasarnya merancang infrastruktur hukum untuk berinvestasi. Tentunya produk hukum yang sangat menguntungkan mereka. Saya tidak pernah mendengar situasi seperti itu sebelumnya, di mana modal global duduk dengan wakil dari negara yang diasumsikan sebagai negara berdaulat dan merancang persyaratan buat masuknya investasi mereka ke dalam negaranya sendiri."

Freeportmendapatkan gunung tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger, pengusaha Yahudi AS, duduk dalam Dewan Komisaris). Sebuah konsorsium Eropa mendapatkan Nikel di Papua Barat. Sang raksasa Alcoa mendapatkan bagian terbesar dari bauksit Indonesia. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, dan Perancis mendapatkan hutan-hutan tropis di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Barat.

Sebuah undang-undang tentang penanaman modal asing yang dengan terburu-buru disodorkan kepada Presiden Soeharto membuat perampokan negara yang direstui pemerintah itu bebas pajak untuk lima tahun lamanya. Oleh Suharto, rakyat dijejali dengan propaganda pembangunan, Pancasila, dantrickle down effect terhadap peningkatan kesejahteraannya, tapi fakta yang terjadi di lapangan sesungguhnya adalah proses pemiskinan bangsa secara sistematis yang dilakukan rezim Suharto.(bersambung/rd)

Pada 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik sebagai Presiden RI ke-2. Tiga bulan kemudian, dia membentuk Tim Ahli Ekonomi Kepresidenan yang terdiri dari Prof Dr. Widjojo Nitisastro, Prof. Dr. Ali Wardhana, Prof Dr. Moh. Sadli, Prof Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Prof Dr. Subroto, Dr. Emil Salim, Drs. Frans Seda, dan Drs. Radius Prawiro. Seluruhnya pro kapitalisme.

Nopember 1967, Suharto mengirim tim ekonomi ini ke Swiss menemui para CEO Yahudi Internasional. Lahirlah UU PMA 1967 yang sangat menguntungkan imperialis Barat. Prinsip kemandirian ekonomi Indonesia yang dijaga mati-matian Bung Karno, oleh Jenderal Suharto dihabisi dengan menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat tergantung pada Barat sebagai kekuatan kapitalis dunia.

"Indonesia Baru" yang lebih pro-kapitalisme sesungguhnya telah dirancang sejak tahun-tahun 1950-an. David Ransom dalam artikelnya yang populer berjudul "Mafia Berkeley dan Pembunuhan Massal di Indonesia: Kuda Troya Baru dari Universitas-Universitas AS Masuk ke Indonesia" (Ramparts, 1970) memaparkan jika AS menggunakan dua strategi untuk menaklukkan Indonesia, tentu saja dengan menyingkirkan Bung Karno. Pertama, membangun satu kelompok intelektual yang berpikiran Barat. Dan kedua, membangun satu sel dalam tubuh ketentaraan yang siap bekerjasama dengan AS.

Yang pertama didalangi oleh berbagai yayasan beasiswa seperti Ford Foundation dan Rockeffeler Foundation, juga berbagai universitas ternama AS seperti Berkeley, Harvard, Cornell, dan juga MIT. David Ransom menulis, dua tokoh Partai Sosialis Indonesia (PSI), sebuah partai kecil yang berhaluan sosialis-kanan, yakni Soedjatmoko dan Sumitro Djojohadikusumo menjadi ujung tombak pembentukan jaringan intelektuil pro-Barat di Indonesia. Mereka, demikian Ransom, dibina oleh AS sejak akhir tahun 1949-an.

Sedang tugas kedua dilimpahkan kepada CIA. Salah satu agennya bernama Guy Pauker yang bergabung dengan RAND Corporation mendekati sejumlah perwira tinggi lewat salah seorang yang dikatakan berhasil direkrut CIA, yakni Deputi Dan Seskoad Kol. Soewarto. Dan Intel Achmad Soekendro juga dikenal dekat dengan CIA. Lewat orang inilah, demikian Ransom, komplotan AS, mendekati militer. Suharto adalah murid dari Soewarto di Seskoad.

Di Seskoad inilah para intelektuil binaan AS diberi kesempatan mengajar para perwira. Terbentuklah jalinan kerjasama antara sipil-militer yang pro-AS. Paska tragedi 1965 dan pembantaian rakyat Indonesia, yang dituduh komunis, dan kelompok ini mulai membangun ‘Indonesia Baru'. Para doktor ekonomi yang mendapat binaan dari Ford kembali ke Indonesia dan segera bergabung dengan kelompok ini, di antaranya Emil Salim.

Jenderal Suharto membentuk Trium-Virat (pemerintahan bersama tiga kaki) dengan Adam Malik dan Sultan Hamengkubuwono IX. Ransom menulis, "Pada 12 April 1967, Sultan mengumumkan satu pernyataan politik yang amat penting yakni garis besar program ekonomi rejim baru itu yang menegaskan mereka akan membawa Indonesia kembali ke pangkuan Imperialis. Kebijakan tersebut ditulis oleh Widjojo dan Sadli."

Ransom melanjutkan, "Dalam merinci lebih lanjut program ekonomi yang baru saja di gariskan Sultan, para teknokrat dibimbing oleh AS. Saat Widjojo kebingungan menyusun program stabilisasi ekonomi, AID mendatangkan David Cole, ekonom Harvard yang baru saja membuat regulasi perbankan di Korea Selatan untuk membantu Widjojo. Sadli juga sama, meski sudah doktor, tapi masih memerlukan "bimbingan". Menurut seorang pegawai Kedubes AS, "Sadli benar-benar tidak tahu bagaimana seharusnya membuat suatu regulasi Penanaman Modal Asing. Dia harus mendapatkan banyak dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Ini merupakan tahap awal dari program Rancangan Pembangunan Lima Tahunan (Repelita) Suharto, yang disusun oleh para ekonom Indonesia didikan AS, yang masih secara langsung dimbing oleh para ekonom AS sendiri dengan kerjasama dari berbagai yayasan yang ada.

Juni 1968, Jenderal Suharto secara diam-diam dan mendadak mengadakan reuni dengan orang-orang binaan Ford, yang dikenal sebagai "Mafia Berkeley" (untuk merancangkan susunan Kabinet Pembangunan dan badan-badan penting tingkat tinggi lainnya): sebagai Menteri Perdagangan ditunjuk Dekan FEUI Sumitro Djojohadikusumo (Doctor of Philosophy dari Rotterdam), Ketua BPPN ditunjuk Widjojo Nitisastro (Doctor of Philosophy Berkeley, 1961), Wakil Ketua BPN ditunjuk Emil Salim (Doctor of Philosophy, Berkeley, 1964 ), Dirjen Pemasaran dan Perdagangan ditunjuk Subroto (Doctor of Philosophy dari Harvard, 1964), Menteri Keuangan ditunjuk Ali Wardhana (Doctor of Philosophy, Berkeley, 1962), Ketua Team PMA Moh. Sadli (Master of Science, MIT, 1956), Sekjen Departemen Perindustrian ditunjuk Barli Halim (MBA Berkeley, 1959), sedang Sudjatmoko, penasehat Adam Malik, diangkat jadi Duta Besar di Washington, posisi kunci poros Jakarta-Washington.

Tim ekonomi "Indonesia Baru" ini bekeja dengan arahan langsung dari Tim Studi Pembangunan Harvard (Development Advisory Service, DAS) yang dibiayai Ford Foundation. "Kita bekerja di belakang layar," aku Wakil Direktur DAS Lister Gordon. AS segera memback-up penguasa baru ini dengan segenap daya sehingga stabilitas ekonomi Indonesia yang sengaja dirusak oleh AS pada masa sebelum 1965 bisa sedikit demi sedikit dipulihkan.

Mereka inilah yang berada dibelakang Repelita yang mulai dijalankan pada awal 1969, dengan mengutamakan penanaman modal asing dan swasembada hasil pertanian. Dalam banyak kasus, pejabat birokrasi pusat mengandalkan pejabat militer di daerah-daerah untuk mengawasi kelancaran program Ford ini.

Mereka bekerjasama dengan para tokoh daerah yang terdiri dari para tuan tanah dan pejabat administratif. Terbentuklah kelompok baru di daerah-daerah yang bekerja untuk memperkaya diri dan keluarganya. Mereka, kelompok pusat dan kelompok daerah, bersimbiosis-mutualisme. Mereka juga menindas para petani yang bekerja di lapangan.(2)

Benih Orde Baru tumbuh di atas genangan darah dan tetesan air mata rakyatnya. Arah pembangunan (Repelita) didesain sesuai dengan keinginan Washington dengan mengutamakan eksploitasi segenap kekayaan alam bumi Indonesia yang dikeruk habis-habisan dan diangkut ke luar guna memperkaya negeri-negeri Barat.

Inti pergantian kekuasaan dari Bung Karno ke Jenderal Besar Suharto adalah berubahnya prinsip pembangunan ekonomi Indonesia, dari kemandirian menjadi ketergantungan. April 1966 Suharto kembali membawa Indonesia bergabung dengan PBB. Setelah itu, Mei 1966, Adam Malik mengumumkan jika Indonesia kembali menggandeng IMF. Padahal Bung Karno pernah mengusir mereka dengan kalimatnya yang terkenal:"Go to hell with your aid!"

Untuk menjaga stabilitas penjarahan kekayaan negeri ini, maka Barat merancang Repelita. Tiga perempat anggaran Repelita I (1969-1974) berasal dari utang luar negeri. "Jumlahnya membengkak hingga US$ 877 juta pada akhir periode. Pada 1972, utang asing baru yang diperoleh sejak tahun 1966 sudah melebihi pengeluaran saat Soekarno berkuasa." (M.C. Ricklefs; Sejarah Indonesia Modern, 1200-2004; Sept 2007).

Dalam hitungan bulan setelah berkuasa, kecenderungan pemerintahan baru ini untuk memperkaya diri dan keluarganya kian menggila. Rakyat yang miskin bertambah miskin, sedang para pejabat walau sering menyuruh rakyat agar hidup sederhana, namun kehidupan mereka sendiri kian hari kian mewah. Bulan madu antara Suharto dengan para mahasiswa yang dulu mendukungnya dengan cepat pudar.

Mahasiswa melihat penguasa baru ini pun tidak beres. Militer dipelihara dan digunakan sebagai tameng penjaga status-quo. Kekuatan politik rakyat dibabat habis dengan dibonsainya partai-partai politik hingga hanya ada tiga: Golkar, PPP, dan PDI. "Pada Februari 1970, pemerintah mengumumkan semua pegawai negeri harus setia kepada pemerintah. Mereka tidak diizinan bergabung dengan partai politik lain kecuali Golkar," demikian Ricklefs.

Unjuk rasa mahasiswa yang dilakukan di depan Kantor Pangdam Siliwangi dan juga Kantor Gubernur Jawa Barat, 9 Oktober 1970, dengan keras mengecam kelakuan tentara yang kian hari kian dianggap repressif. Delapan tuntutan kala itu disampaikan: Kebalkah ABRI terhadap hukum! Mengapa pakaian seragam diangap lebih mampu? Apakah seragam sama dengan karcis kereta-api, bioskop, bus, opelet? Kapan ABRI berubah kelakuan? Siapa berani tertibkan ABRI? Kapan ada jaminan hukum bagi rakyat? Sudah merdekakah kita dari kesewenang-wenangan hukum?" (Francois Raillon; Politik dan Ideologi Mahasiswa Indonesia 1966-1974; Des 1985).

Francis Raillon menulis, "Sepanjang 1972-1973 di sekitar Suharto terjadi rebutan pengaruh antara ‘kelompok Amerika' melawan ‘kelompok Jepang'. Yang pertama terdiri dari para menteri teknokrat dan sejumlah Jenderal, Pangkopkamtib Jend. Soemitro salah satunya. Kelompok kedua, dipimpin Aspri Presiden, Jend. Ali Moertopo, dan Jend. Soedjono Hoemardhani."

Suharto memang seorang pemimpin yang sangat lihai, dan tentu saja licin bagai belut yang berenang di dalam genangan oli. Dia memanfaatkan semua orang yang berada di sekelilingnya guna memperkuat posisinya sendiri. Ketika menumbangkan Bung Karno, Suharto menggalang kekuatan militer, teknokrat pro-kapitalisme, dan ormas keagamaan, terutama umat Islam, untuk menghancurkan komunisme. Namun setelah berkuasa, umat Islam ditinggalkan. Suharto malah merangkul kekuatan salibis faksi Pater Beek SJ dan juga CSIS di mana Ali Moertopo menjadi sesepuhnya, dan kemudian di era 1980-an akan muncul tokoh sentral Islamophobia, murid Ali Moertopo, bernama Jenderal Leonardus Benny Moerdhani.

Dengan dukungan penuh terutama dari militer-tentu ada harga yang harus dibayarkan oleh Suharto, yakni membagi kue KKN kepada para perwiranya-maka kekuatan sipil tidak ada artinya. Siapa pun yang berseberangan dengannya, maka langsung dicap sebagai Anti Pancasila. Selama periode 1970-awal 1980-an, tidak ada kekuatan sipil yang berarti yang mampu menentang Suharto. Bayang-bayang pembunuhan massal yang dilakukan tentaranya Suharto pada akhir 1965 sampai awal 1966 menciptakan teror tersendiri di dalam benak rakyatnya.

Nations and Character Building yang diperjuangkan para pendiri republik ini dalam sekejap dihancurkan oleh Suharto, dan digantikan denganExploitation de L'homee par L'homee, eksploitasi yang dilakukan kubu penguasa terhadap rakyat kecil. Patut digaris-bawahi jika eksploitasi ini terus dilakukan oleh para elit pemerintah dan juga elit parpol sampai hari ini. Tak aneh jika sekarang ada yang berterus terang jika Suharto adalah gurunya.

Catatan hitam tentang Suharto tidak berhenti sampai disini. Dalam penegakan Hak Asasi manusia (HAM) misalnya, rezim Orde Baru di tahun 1980-an sangat dikenal di luar negeri sebagai rezim fasis-militeristis, sebagaimana Jerman di bawah Hitler, Italia di bawah Mussolini, Kamboja di bawah Polpot, dan Chile di bawah Jenderal Augusto Pinochet. Ini ditegaskan Indonesianis asal Perancis, Francois Raillon.

Bahkan M.C.Ricklefs, sejarawan Australia, menyatakan jika penegakan HAM-nya rezim Suharto jauh lebih buruk ketimbang penguasa jajahan Belanda. "Orde Baru lebih banyak melakukan hukuman itu ketimbang pemerintah jajahan Belanda. Orde Baru mengizinkan penyiksaan terhadap narapidana politiknya. Sentralisasi kekuasaan ekonomi, politik, administrasi, dan militer di tangan segelintir elit dalam pemerintahan Suharto juga lebih besar ketimbang dalam masa pemerintahan Belanda," tegas Ricklefs yang bertahun-tahun menelusuri sejarah bangsa ini sejak zaman masuknya Islam.

Dalam tulisan selanjutnya akan dipaparkan satu-persatu "prestasi" rezim Suharto dalam penegakan hak asasi manusia, terutama yang menyangkut umat Islam, hubungan haramnya dengan Zionis-Israel, dan banyak lagi yang lainnya.(bersambung/rd)

Catatan atas kejahatan HAM rezim Suharto akan dimulai dari wilayah paling timur negeri ini, yakni Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kejahatan HAM atas Muslim Aceh diawali oleh VOC Belanda, diteruskan oleh rezim Orde Lama Soekarno, dan ditindas lebih kejam lagi di masa kekuasaan Suharto. Bahkan di zaman Jenderal Suharto-lah, NAD yang sangat berjasa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI-terutama dari segi finansial, sebab itu NAD juga disebut sebagai ‘Lumbung Uang RI'-malah dijadikan lapangan tembak dengan nama Daerah Operasi Militer (DOM), 1989-1998.

NAD merupakan daerah yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yakni minyak dan gas bumi. Sampai dengan akhir dasawarsa 1980-an, Aceh telah menyumbang lebih dari 30% total produksi ekspor migas Indonesia. Pada 1971 di Aceh Utara ditemukan cadangan gas alam cair (LNG) yang sangat besar. Mobil Oil, perusahaan tambang AS, diberi hak untuk mengekploitasinya dan dalam enam tahun kemudian kompleks penyulingan KNG sudah beroperasi di dalam areal yang dinamakan Zona Industri Lhokseumauwe (ZIL). Di tempat yang sama, berabad lalu, di sinilah Kerajaan Islam pertama Samudera Pasai berdiri, dan kini oleh Suharto diserahkan kekayaan alam negeri ini yang sungguh besar kepada AS.

Sebelumnya, di Aceh Timur, dalam waktu 30 tahun sejak 1961, Asamera, suatu perusahaan minyak Kanada, telah menggali tak kurang dari 450 sumur minyak. Sumber gas alam yang ditemukan di sekitar sumur-sumur itu lebih kaya dari persediaan gas alam di Aceh Utara. Produksi Pabrik Pupuk ASEAN di Aceh hampir 90 persen diekspor, dan dari kompleks petrokimia diharapkan penjualan kimia aromatik sebesar US$200 juta setahun. Pabrik Kertas Kraft Aceh juga sudah mulai memproduksi kertas karung semen sejak 1989. Dari penghematan impor pembungkus semen saja pemerintah sudah memperoleh laba US$89 juta setahun, sedang ekspor kertas semen menghasilkan US$43 juta. Pada 1983 Aceh menyumbang 11 persen dari seluruh ekspor Indonesia.

Suharto sangat tahu jika kekayaan alam Aceh sungguh luar biasa. Sebab itu, dengan amat rakus rezim Orde Baru terus-menerus menguras kekayaan alam ini. Ironisnya, nyaris semua keuntungan yang diperoleh dari eksploitasi kekayaan alam Aceh ini dibawa kabur ke Jakarta. Rakyat Aceh tidak mendapatkan apa-apa. Mereka tetap tinggal dalam kemiskinan dan kemelaratan. Pemerintah Jakarta bukannya mengembalikan uang Aceh ke rakyat Aceh sebagai pemilik yang sah, tapi malah mengirim ribuan tentara untuk memerangi rakyat Aceh yang sudah tidak berdaya.

Dalam dasawarsa 1990-an, dari 27 provinsi di Indonesia, Aceh menempati posisi provinsi ke-7 termiskin di seluruh Indonesia. Lebih dari 40 persen dari 5.643 desa di Aceh telah jatuh ke bawah garis kemiskinan. Hanya 10 persen pedesaan Aceh menikmati aliran listrik. Di kawasan ZIL hanya 20% penduduk yang mendapat saluran air bersih. Yang lain mendapat pasok air dari sumur galian yang sering tercemar oleh limbah zona industri.

Peneliti AS, Tim Kell, dalam laporannya menulis, "Friksi dan perbenturan nilai pun terjadi antara penduduk asli dan pendatang. Para migran menenggak bir, berdansa-dansi, melambungkan harga-harga di pasar. Mereka hidup mewah di kolam kemiskinan rakyat Aceh. Limbah industri mencemari tanah dan masuk ke sumur-sumur penduduk asli. Polusi meluas ke laut, merusak lahan nelayan. Pengangguran meningkat. Pemiskinan berlanjut. Industrialisasi gagal merombak struktur perekonomian rakyat Aceh secara fundamental, karena ia memang tak pernah menjadi bagian dari perekonomian asli rakyat Aceh". Inilah salah satu "hasil" pembangunan rezim Suharto di Aceh.

Secara obyektif Tim Kell melanjutkan, "Pada tahun-tahun 1940-an para ulama PUSA sudah kecewa atas tak diterapkannya hukum Islam di seluruh Indonesia. Pada 1950, status Aceh sebagai provinsi dicabut dan dilebur ke dalam Provinsi Sumatera Utara. Pemerintahan sipil, pertahanan, dan perekonomian, diambil dari ruang lingkup pengaruh PUSA. Kekecewaan atas perlakuan semacam ini, dan kecemasan akan kehilangan identitasnya, mengantar Aceh ke pemberontakan 1953 di bawah pimpinan Daud Beureueh."

Di bawah rezim Suharto, Jenderal ini membawa ideologi pembangunan dan stabilitas politik, dan dengan kacamata kuda yang "sentralistik-Majapahit", Suharto mengangap sama semua orang, semua daerah, semua suku, semua organisasi, termasuk Aceh. Suharto menganggap semuanya itu sama saja dengan "Majapahit". Status "istimewa" sebagai negeri Islam Aceh pun dihabisi. Otonomi Aceh di bidang agama, pendidikan, dan hukum adat, sebagaimana tercantum dalam UU No.5/1974 tentang Dasar-Dasar Pemerintahan Daerah, pada kenyataannya keistimewaan Provinsi Aceh hanyalah di atas kertas. Gubernur dipilih hanya dengan persetujuan Suharto, Bupati hanya bisa menjabat dengan restu Golkar. Pelecehan Aceh terus berlanjut. Aceh bahkan dianggap tak cukup terhormat untuk menjadi tuan rumah suatu Kodam. Komando Daerah Militer dipindahkan ke Medan.

Pada 1990, Gubernur Ibrahim Hasan yang notabene direstui Suharto mewajibkan semua murid sekolah dasar Islam untuk mampu membaca Al-Qur'an. Peraturan ini dikecam oleh para pejabat di Jakarta. Bahkan Depdikbud mengirim tim untuk menyelidiki "penyelewengan" ini. Beberapa bulan kemudian pejabat Dikbud kabupaten melonggarkan peraturan yang melarang murid perempuan memakai jilbab ke sekolah. Kepada murid yang ingin berjilbab diizinkan untuk menyimpang dari peraturan tersebut. Pemerintah Jakarta bereaksi keras atas pelonggaran ini. Peraturan nasional harus dipatuhi secara nasional, tanpa kecuali. Dan jilbab diharamkan oleh rezim Suharto di Aceh.

Ted Robert Gurr dalam Why Men Rebel telah menulis bahwa orang akan berontak jika way of life-nya terancam oleh perkembangan baru. Orang Aceh telah kehilangan sumber alamnya, mata pencariannya, gaya hidupnya. Orang Aceh kehilangan suaminya, anak-anaknya, kehilangan harapannya, kehilangan segalanya . . . Lalu masih adakah orang yang sangat-sangat bebal yang masih saja bertanya, "Mengapa rakyat Aceh berontak?" Rakyat Aceh jelas telah dijadikan tumbal bagi rezim Orde Baru. Telah diperkosa habis-habisan oleh Jakarta. Siapa pun yang punya hati nurani jelas akan mendukung sikap rakyat Aceh yang menarik kembali kesediaannya bergabung dengan Republik Indonesia jika hal seperti ini terus dibiarkan. Kesabaran itu ada batasnya! (3)

Siapa Sebenarnya Suharto? - Bagian kedua

Sumber:http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/siapa-sebenarnya-suharto-3.htm

Share/Save/Bookmark
Dibaca :124210 kali  

Komentar-Komentar  

 
josh
0 #111 judgejosh 2014-10-07 15:38
Untuk apa kalian menyalahkan soeharto? Dasar manusia kerjaan nya hanya bisa nge judge orang.. Jika kalian lahir di jaman soeharto baru kalian boleh menyalahkan soeharto, lahir baru kemaren aja udah nge judge..
Quote
 
 
mas ronggo
+1 #110 Selaraskan diri kitamas ronggo 2014-06-29 17:22
Selaraskan diri kita sesuai kedudukan kita.
Kalau kita bukan pelaku sejarah, atau orang tua kita pun juga bukan pelaku sejarah, menulislah dengan cermat dan bijak.
Pembangunan Semesta Beencana itu disusun mulai tahun 62, dan dilaksanakan dari tahun 69 sampai 25 tahun kedepannya. Semua pemipin negeri harus dihormati, semua punya tugas yang berbeda pada masanya,punya jasa pada masanya. pemerintahan kedua, memang mengutamakan kesatuan dan pesatuan bangsa dan ketahanan nasional, jadi segala sesuatu yang bertentangan dengan itu akan disingkirkan. Sama kan dengan sekarang, semua harus sejalan dengan demokrasi katanya, sesuai dengan HAM, akhirnya malah dengan issu HAM negeri ini terkoyak-koyak. Demokasi ala Nusantara sejak dulu kala itu, musyawarah dan mufakat,itu konsep demokrasi Nusantara. Sekarang demokasinya bagaimana, coba luruskan. Kalau maju, majulah ke depan, jangan maju ke belakang. Masa lalu dipelajari itu wajib, tetapi jangan dijadikan pedoman, sebab tantangan setiap jaman, setiap generasi berbeda. Pikirkanlah bagaimana perbatasan itu dihidupkan dan dijaga, pikirkanlah kepulauan terpuar dan terpencil itu dijaga dengan kuat, dijadikan kota perdagangan hasil perikanan Nusantaa ini, pikirkanlah bagaimana tambah\ng-tamba ng itu kembali ke pangkuan negara, pikirkanlah bagaimana anak-anak negeri ini menguasai pertambangan sendiri, bukan dari perusaaan asing. Pikirkan menghambat konsumerisme. Pikirkanlah bagaimana menjadikan keturunan ke depan berderajat tinggi, bukan seperti Anda sekalian itu, berderajat buruh, pekerja. Penuhi hutang dan kewajiban Anda kepada anak cucu anda mengangkat harkat dan martabat menjadi tuan di negeri sendiri. Sekali lagi pikirkan bagaimana mengubah paradigma konsumerisme menjadi produsen, siapa yang sanggup, jangan omong dan suka menyalahkan pimpinan kalian. Kalian pun tak bisa mimpin diri sendiri, apalagi negara.
Siapapun yang menjelek-jelekk an pimpinan sendiri itu bukan apa-apa, termasuk orang-oang picik dan ceroboh. Semoga Tuhanku membalas kebaikan pemimpin negaraku sesuai jasa di zamannya.
Salam, lain kali disambung lagi.
Quote
 
 
ketug
+1 #109 KEPARAT SUIHARTOketug 2014-06-23 04:00
Untuk memimpin suatu bangsa sebesar ini kadang-kadangf perlu juga untuk menjadi keparat, nse :o perti Suharto....KEPA RAT KAMU SUHARTO........ ..
Quote
 
 
ketug
0 #108 KEPARATketug 2014-06-23 03:56
Untuk memimpin bangsa sebesaar ini kadang-kadang memang perlu pengorbanan, salah satu pewngorbanan itu adalah menjadi KEPARAT....sepe rti Suharto....KEPA RAT KAMU SUHARTO........ .. :o Quoting ty:
suharto anjing
Quote
 
 
benjol
0 #107 siapa sebenarnya soeharto ?benjol 2014-06-22 14:22
soeharto ? apakah dia merasakan pedih, sedih dan merananya Hati Rakyat ? tapi pasti ia akan merasakan pedihnya azab kubur saat ini ? biarlah dosa itu terus ditanggungnya hingga akhirat nanti. Yang penting sekarang mari kita bahu membahu memajukan bangsa demi kemakmuran rakyat bukan memajukan kepentingan pribadi atau kelompoknya ?
Berantas Korupsi, Manipulasi dan Pencucian Uang. Perbuatan Inilah Awal Kehancuran Suatu Bangsa.
Quote
 
 
Yusrin Mantali
0 #106 "ingat!!, bukan jangan banyak bicara, bekerjalah, akan tetapi Banyak Bicara dan Bekerjalah", "JAS MERAH, Jangan sekali-kali melupakan sejarah" SOEKARNOYusrin Mantali 2014-06-17 18:16
Baynyak yang bersikap apatis, mereka lupa bahwa diam adalah penghianatan Haditz Rasullullah S.A.W. : setiap Muslim yang melihat kemungkaran wajib mengubahnya dengan tangannya, atau dengan lisannya, atau dengan hatinya; dan itu adalah selemah-lemahny a iman. (HR Muslim dari Abu Hurairah dan Ahmad dari Abu Said al-Khudri), Sesungguhnya Allah tidak mengazab manusia secara umum karena perbuatan khusus (yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang) hingga mereka melihat kemungkaran di tengah-tengah mereka, mereka mampu mengingkarinya, namun mereka tidak mengingkarinya. Jika itu yang mereka lakukan, Allah mengazab yang umum maupun yang khusus. (HR Ahmad)
saya bisa pahami bahwa tulisan ini memberikan pencerahan agar kita semua tau akan bagaimana harusnya kita menjadikan orang sebagai PANUTAN, agar kita tidak mudah untuk dobohongi dengan segala macam bentuk penyamaran baik oleh bangsa sendiri, maupun oleh bangsa lain, agar kita tidak salah menyalahkan orang lain yang sebenarnya hanyalah korban dari fitnah, bahkan banyak orang yang menganggap bahwa Zaman Soeharto lebih baik dari zaman sekarang, mereka lupa bahwa Zaman sekarang adalah warisan dari Zaman sebelumnya, sebagai contoh : Budaya saling menjatuhkan, fitnahpun dihalalkan untuk menjatuhkan lawan, Budaya Korupsi, Budaya Adudomba dll.
Bagi yang ngakunya ga ngarti politik, belajarlah sebelum anda sadar bahwa belajar itu penting
Quote
 
 
sidik pramono
-2 #105 posotifsidik pramono 2014-05-03 21:52
ambil hikmah dari segala sesuatu,tatap masa depan dengan fikiran positip.yang lalu biar berlalu.lakukan yg terbaik untuk diri kita,bangsadan agamadanseluruh makhluk yang ada di bumi.buatlah kebanggaan untuk anak dan cucu kita
Quote
 
 
Ibrahim Hasan
0 #104 Semua Kejadian Di belahan DuniaIbrahim Hasan 2014-04-19 22:53
semua Kejadian di belahan dunia mana pun Allah sudah mengatur sedemikian rupa, untuk menjadi rahmat dan ujian bagi sebagian atau seluruh golongan. Saya yakin dengan pengesahan PEMBUNUHAN SIMPATISAN PKI yang dilakukan massal dengan sadis dan penuh aroma penyiksaan bahkan di lakukan bukan dengan hukum islam ( Memenggal KEPALA ) mereka di baringkan dan di tusuk berulang kali oleh bayonet ABRI bahkan di suruh menggali liang lahat nya sendiri terlihat bagaimana sosok kepemimpinan Soeharto.
SAYA SANGAT SETUJU DAN BERTERIMA KASIH KEPADA PENULIS UNTUK ARTIKEL YANG MEMBUKA MATA UMAT ISLAM.
Hanya orang yang SUHARTOIS yang membela keserakahan REZIM MANUSIA INI. tapi tetap kebenaran dan isi hati Soeharto hanya Allah yang tau
Quote
 
 
Diane
+1 #103 .Diane 2014-04-08 02:03
Aku yakin sih G30S/PKI dia yg ciptakan. Trus sok jd pahlawan memberantasnya biar bs jd president. Dengan didukung CIA tentunya

Quoting pemuda RI:
Quoting dffdgdgdggggs:
INI NIH YG DITUNGGU-TUNGGU BANGSA ASING, RIBUT KECIL JADI PERANG IDEOLOGI, LANJUT PERANG SAUDARA......
INGET CUUUYYYY!

ini bukan ribut kawan,,tp hanya bertukar pendapat

politik halus yg dimainkan pak suharto yg tidak kita ketahui asal aslinya...
memang perlu kita cari tahu kebenarannya
sekarang saya tanya
apa hak pak suharto memimpin TNI?
apa alasan pak suharto bisa memberantas G30s dalam waktu sesingkat itu?
dari mana dana pak harto memiliki dana perang saat kritis?
apa hak pak harto buka bicara saat pemakaman 7 jendral kita?
bukankah saat itu pak nasution masih hidup?
mengapa nasution tak angkat bicara?
Quote
 
 
pemuda RI
0 #102 pertanyaanpemuda RI 2014-03-31 05:04
Quoting dffdgdgdggggs:
INI NIH YG DITUNGGU-TUNGGU BANGSA ASING, RIBUT KECIL JADI PERANG IDEOLOGI, LANJUT PERANG SAUDARA......
INGET CUUUYYYY!

ini bukan ribut kawan,,tp hanya bertukar pendapat

politik halus yg dimainkan pak suharto yg tidak kita ketahui asal aslinya...
memang perlu kita cari tahu kebenarannya
sekarang saya tanya
apa hak pak suharto memimpin TNI?
apa alasan pak suharto bisa memberantas G30s dalam waktu sesingkat itu?
dari mana dana pak harto memiliki dana perang saat kritis?
apa hak pak harto buka bicara saat pemakaman 7 jendral kita?
bukankah saat itu pak nasution masih hidup?
mengapa nasution tak angkat bicara?
Quote
 
 
della
+2 #101 Berobatlahdella 2014-03-16 10:59
Quoting ty:
suharto anjing

aku hidup enak di jaman soeharto, dan yang kurasakan oke banget bagus,di jaman sekarang juga enak baik baik aja, mungkin yang meghujat soeharto aja yang tidak punya pekerjaan,miski n, maka timbullah penyakit hati hingga memfitnah orang yg tidak diketahui yang sebenarnya,hany a Tuhan yang tahu sebenarnya,bagi yang punya penyakit hati,miskin wawasan dan harta. berobatlah,kasi hannnnn.....
Quote
 
 
Jion
+1 #100 Jenderal bintang limaJion 2014-03-07 21:57
Indonesia memang punya hutang, tapi kalian yg ngomongin utang indonesia kok ribut. Emang utang indonesia yg bayarin kamu?????!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!! maaf ya sy anak SMP, yg gk ngerti politik hukum ato apalah
Quote
 
 
setyawan
-1 #99 Siapa Sebenarnnya soehartosetyawan 2014-03-05 17:17
Saya hanya ingin bilang kata2 soekarno dulu "perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri".
Dan soekarno pun sampai akhir hayatnya tidak bisa melawan bangsanya sendiri. Sedikit cerita ketika soekarno dilengserkan soeharto apakah beliau melawan???jawab annya tidak walaupun pendukung soekarno banyak salah satunya KKO.
Sebenarnya kalo hanya hancurin si soeharto antek amerika saya anggap itu gampang tapi kenapa beliau tak mau????
beliau terlalu cinta bangsa ini jadi beliau tidak mau terjadi perpecahan NKRI ini dan ini adalah boemerang buat kita semua.
Tapi satu motivasi saya beliau tahu generasi berikutnya ( KITA ) bisa membangun negeri dengan semangat beliau dan kepintaran beliau.
Saya yakin akan ada pemimpin seperti itu di NKRI kelak tidak sekarang tapi pasti akan ada.
dan hargailah karya orang lain.
Quote
 
 
Indy
0 #98 1234Indy 2014-02-17 10:16
Ini Punya Indocropcircles s.wordpress.com kalw g salah. Kalw disitu ada sumber dari semua tulisannya.. kalw buat yg maki tulisan ini pasti bacanya cuma tulisan ini ajj,biasanya.. cobalah baca lebih banyak tulisan baru berkomentar.
Quote
 
 
Indy
-1 #97 1234Indy 2014-02-17 10:16
Ini Punya Indocropcircles s.wordpress.com kalw g salah. Kalw disitu ada sumber dari semua tulisannya.. kalw buat yg maki tulisan ini pasti bacanya cuma tulisan ini ajj,biasanya.. cobalah baca lebih banyak tulisan baru berkomentar.
Quote
 
 
mrleektawa
0 #96 siapa sebenarnya soeharto?mrleektawa 2014-01-10 10:14
Sejarah adalah lahan untuk belajar mengenai masa lalu, dan setelah itu kita mulai menata masa depan! Sebab, sejarah yang ditulis dengan jujur dan kritis, bukan untuk bernostalgia atau berduka, namun justru dari sanalah kita belajar menerima, dan untuk melangkah dan memutus rantai kesalahan masa lalu!
Jika kita mengingkari masa lalu dan hanya menatap masa depan, kita akan terasa kosong! Justru, dengan catatan sejarah yang kelam, kita sebagai rakyat harus mendorong dan memilih pemimpin yang cerdas berani jujur nasionalis sejati dan sederhana dan mau bekerja untuk menyejahterakan rakyatnya, sesuai pesan para founding fathers! Dan bukan malah melanjutkan kesalahan yang telah diperbuat para pendahulu yang tak nyambung dengan pemikiran Bung Karno!
Quote
 
 
mrlee
0 #95 siapa sebenarnya soeharto?mrlee 2014-01-10 10:13
Sejarah adalah lahan untuk belajar mengenai masa lalu, dan setelah itu kita mulai menata masa depan! Sebab, sejarah yang ditulis dengan jujur dan kritis, bukan untuk bernostalgia atau berduka, namun justru dari sanalah kita belajar menerima, dan untuk melangkah dan memutus rantai kesalahan masa lalu!
Jika kita mengingkari masa lalu dan hanya menatap masa depan, kita akan terasa kosong! Justru, dengan catatan sejarah yang kelam, kita sebagai rakyat harus mendorong dan memilih pemimpin yang cerdas berani jujur nasionalis sejati dan sederhana dan mau bekerja untuk menyejahterakan rakyatnya, sesuai pesan para founding fathers! Dan bukan malah melanjutkan kesalahan yang telah diperbuat para pendahulu yang tak nyambung dengan pemikiran Bung Karno!
Quote
 
 
Garuda Emas
0 #94 Garuda EmasGaruda Emas 2013-12-31 14:04
Persepsi yang bagus sekali!!
Quoting Berpikir terbuka:
Soeharto. Jika hari ini kita menanyakan nama itu, pasti orang-orang akan memberi jawaban bahwa ia adalah seorang koruptor besar dan pembunuh rakyat tidak bersalah, dan lain sebagainya. Namun jika kita menanyakan itu pada seorang petani tua renta, guru, veteran, pedagang, nelayan, pengrajin, pemimpin negara, yang hidup pada zaman keemasan Pak Harto. Pada saat Indonesia masih dijuluki Macan Asia. Siapa itu Pak Harto? Jawabannya tentu akan jauh berbeda.

Quoting Berpikir terbuka:
Soeharto. Jika hari ini kita menanyakan nama itu, pasti orang-orang akan memberi jawaban bahwa ia adalah seorang koruptor besar dan pembunuh rakyat tidak bersalah, dan lain sebagainya. Namun jika kita menanyakan itu pada seorang petani tua renta, guru, veteran, pedagang, nelayan, pengrajin, pemimpin negara, yang hidup pada zaman keemasan Pak Harto. Pada saat Indonesia masih dijuluki Macan Asia. Siapa itu Pak Harto? Jawabannya tentu akan jauh berbeda.
Quote
 
 
Jono
-2 #93 Siapa Sebenarnya SoehartoJono 2013-12-30 02:42
Jika memang masa lalu negara ini demikian,,biarl ah itu menjadi sebuah sejarah pahit negeri ini tanpa kita mengulanginya lagi.
Tapi yang saya pertanyakan bagi yang posting ini, apa yang sudah kamu lakukan buat negeri ini??
Bukankah lebih baik kita "talk less,,do more"??
Gak da gunanya ngomongin yang udah lewat,,coba tolong tunjukin apa yang sudah kamu sumbang bagi negeri ini??

Saran saya,,sudahlah kita mulai saja membangun diri kita masing-masing untuk negara ini,,lagian gak da gunanya kita menghujat orang seperti ini meskipun jika memang itu sebuah fakta.
Toh ini semua juga belun terbukti secara valid kan??
Kalau memang kalian semuanya menganggap pintar dan gentle,,dah deh jangan menghujat bangsa sendiri,,tu lawan ja amerika yang jelas2 pada teori diatas sebagai dalang dari penderitaan bangsa ini,..

Jangan ngomong doang!!! Ayo siapa berani??
Yang posting berani gak nih??
Dah lah lo ini dibahas terus cuman akan mecahin kita semua..
Yang penting tu langkah kedepan kita harus bagaimana.

Perlu diketahui saya adalah pendidik di daerah terpencil di negara ini,,dab saya mengabdi menjadi seorang pendidik tanpa imbalan sepeserpun. Sudah genap 15 tahun saya melakukanya..

Saya lakukan itu karna itu yang hanya bisa saya lakukan, dan memang itu yang saya punya.

Ayo wahai anak muda penerus bangsa,,apa yang sudah kamu lakukan untuk negara ini??
Tawuran?? Saling hujat?? Menyalahkan orang lain di masa lalu??
Kalian aendiri apa?? Sampah yang hanya bisa komentar??

Bukankah itu jauh lebih buruk,,ayo dong eratkan persatuan.
Yang ini udah,,jadikan pengetahuan aja,,sekarang kita move on!!!

Bangun nrgaramu anak muda!!!
Quote
 
 
Eyang Subur
+1 #92 Cermin...Eyang Subur 2013-12-21 16:02
Saudaraku Sekalian.. Sekedar mengingatkan:
Yang baik belum tentu benar dan yang benar belum tentu baik. Mari melihat segal sesuatu dari banyak sudut, jangan seperti katak dalam tempurung yang mengepandan prasangka dan ego. Allah Swt memberikan yang terbaik buat bangsa ini sesuai dengan zamannya masing masing. Seluruh Presiden Indonesia adalah putra - putri Terbaik Bangsa atau yang terbaik diantara yang terburuk. Mari bercermin apakah diri kita mempunyai kemampuan memimpin negera besar ini ???, kalau tidak mari pimpin diri kita masing masing untuk memuliakan orang tua kita saudara kita. Ayoo saudara-saudara ku lebih baik berkarya demi Nusa dan Bangsa, abaikan provokasi seperti ini.
Quote
 
 
ikhwan
-1 #91 rockikhwan 2013-12-09 16:57
Terkutuklah soeharto beserta keluarga dan koleganya sampai akhir jaman..
Quote
 
 
ikhwan
-1 #90 rockikhwan 2013-12-09 16:57
Terkutuklah soeharto beserta keluarga dan koleganya sampai akhir jaman..
Quote
 
 
Ilam Shay
0 #89 SIAPA SEBENARNYAIlam Shay 2013-12-03 00:55
Saya tidak tau apa-apa tentang ini, dan justru karena saya tidak tau apa-apa makanya saya pengen tau apa dan tentang blog ini..
Quote
 
 
Achun
-1 #88 kebejatan suhartoAchun 2013-11-20 00:40
Setuju dgn artikel ini.. Soeharto keparat layak binasa dgn sebina-binasany a
Quote
 
 
Achun
-1 #87 kebejatan suhartoAchun 2013-11-20 00:40
Setuju dgn artikel ini.. Soeharto keparat layak binasa dgn sebina-binasany a
Quote
 
 
SBY BEDEBAH
+1 #86 siapa sebenarnya soehartoSBY BEDEBAH 2013-11-14 13:20
Ya beginilah negara "PARA BEDEBAH" yang dipimpin oleh pemimpin~pemimp in"BEDEBAH", mempunyai pasukan dajjal berhati "IBLIS". Kehidupannya berpedoman dgn ayat~ayat setan yg disyahkan oleh anjing~anjing najis di parlemen.Darah~ darah rakyat dihisab sampai kering kerontang (mati). Hanya dgn syariat Islam kehidupan di dunia kan adil.Segala pujian hanya milik ALLAH YANG ESA N SUCI yang berhak.ALLAH berfirman : KU ciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah kepada KU.
Quote
 
 
Berpikir terbuka
+6 #85 SEBUAH JAWABANBerpikir terbuka 2013-11-13 13:31
Soeharto. Jika hari ini kita menanyakan nama itu, pasti orang-orang akan memberi jawaban bahwa ia adalah seorang koruptor besar dan pembunuh rakyat tidak bersalah, dan lain sebagainya. Namun jika kita menanyakan itu pada seorang petani tua renta, guru, veteran, pedagang, nelayan, pengrajin, pemimpin negara, yang hidup pada zaman keemasan Pak Harto. Pada saat Indonesia masih dijuluki Macan Asia. Siapa itu Pak Harto? Jawabannya tentu akan jauh berbeda.
Quote
 
 
qweqweqweqweqwe
-7 #84 Yang SUpport Suharto Goblogqweqweqweqweqwe 2013-10-31 02:46
###################################################################
QUESTION IS
###################################################################

APA YANG TELAH DIBERIKAN SUHARTO DALAM MASANYA??

PEMBANGUNAN ? (JALAN MASIH BOLONG BOLONG , DAN KEBANYAKAN BANGUNAN MEGAH YANG DIMILIKI ITU PENGINGGALAN BELANDA) DAN ITU FAKTA

KEKAYAAN ? (HUTANG NEGARA BANYAK , DAN HANYA DI ERA SUHARTO SAJA YANG MEMPUNYAI HUTANG NEGARA TERBESAR)

KEBEBASAN BEREKSPRESI ? (Banyak Yang DiculiK DIJAMAN HARTO, MATI GA JELAS, G30S ) MASIH AJA MIKIR SUHARTO ORANG YANG BERJASA, SUHARTO ITU PERUSAK !

GW MAU TANYA JASANYA APA?, SECARA KALO GW PRESIDEN YANG BISA NGUTANG DENGAN NAMA NEGARA, DAN BISA NGEJABAT BERKALI KALI, NENEK2 SALTO JUGA BISA NGEBANGUN MESJID , SD, JANGANKAN KAYA GITU DENGAN NGUTANG BISA AJA GW BELI PULAU, DAN SEKARANG SATU2NYA PRESIDEN YANG PUNYA PULAU, SIAPA?? SI HARTO ANJING , DASAR TOLOL.


DASAR GOBLOG
HUTANG NEGARA BANYAK DISEBUT BAPAK PEMBANGUNAN, LIAT DONG JING.

DASAR ORANG INDONESIA ITU GATAU TOLOL APA GOBLOG. LIAT DONG JING DAMPAK HUTANG NYA SI HARTO , ORANG YANG AGAMA NYA JELEK AJA TAU BETAPA GOBLOG NYA SI HARTO . DAAAH INI SOK SOKAN PAKE HADIST , HADIST NGAJARIN GA, SUPAYA LO BACA , IQRO!!!!!!

ARTINYA BACA, BACA SITUASI, JANGAN SABAAAR SABAAAAR KAYA TAI . GOBLOG ANJING!

DISINI BUKAN TEMPAT DAKWAH JING , MAU DEBAT YA DEBAT.
Quote
 
 
deso
-2 #83 pembalasandeso 2013-10-18 23:37
Sudah-sudah jangan ribut, lakukanlah apa yg kalian kehendaki jika ingin berbuat jahat silahkan, hidup di dunia ini hanya sementara toh negar ini juga udah ga jelas hukumnya.
Asal ingat harus siap mempertanggung jawabkannya di hadapan Sang Pencipta..
Quote
 
 
aaaa222
+2 #82 objektifaaaa222 2013-10-12 11:13
Jika saya menutup mata dan telinga saya kepada berita. Dan saya mengacu pada apa yang saya rasakan dan alami ketika era Pak Harto. Saya jadi sedih dan sangat merindukan Bapak Pembangunan kita.
Quote
 
 
saniko
0 #81 bejat!saniko 2013-10-12 02:42
ente sama ayah ente yg kelahiran 52 jangan sok tau...saya cucu dari ghazali taher...murid nomor satu Dt Batuah, pemimpin pergerakan PKI menentang kolonialisme dan imperialisme di Sumatera. Kakek saya lahir tahun 1921, beliau saksi terhadap banyak peristiwa di negeri ini....pernah ditangkap dan diasingkan sampai ke australia oleh pemerintah belanda..ditaha n dan disekap di solo oleh tentara Soeharto....bap ak anda bilang tidak berbaur?mereka malah mendirikan sekolah, mengadakan pertukaran pelajar sampai ke mesir, membuat pasar anti riba, menyatukan pemuda, ,,,tidak berbaur seperti bapak anda?
Anda tau siapa yang ditangkap dan dibunuh oleh Soeharto dengan dalih pengikut PKI?semua orang yang menentang dikembalikannya imperialisme ke Indonesia!!!And a pernah dengar?saya rasa tidak..karena anda dan bapak anda tidak cukup mampu menjadi PELAJAR.....pel ajari sejarah dengan benar bung!kecuali anda dan ayah anda yang kelahiran 52 itu telah ikut menikmati pengorbanan saudara2 anda di daerah lain...bejat!!!
Quote
 
 
jaga lisanmu
0 #80 hati-hati dengan yang anda tulisjaga lisanmu 2013-10-10 11:43
sudut pandang orang selalu berbeda,dan penulis artikel ini bagian orang yang tidak suka dengan soeharto.....

ane mau tanya ni penulis kelahiran tahun berapa?? dan apa anda tulis itu semua dari sumber buku atau pernah anda wewancari seorang saksi sejarah negara ini....... sejarah bukan seperti ilmu pasti om,,,, bukan sepert 1+1 =2 tapi lebih berhubungan dengan argumen sesorang dan sudut pandang orang itu,,,,,, kalau orang itu tdk suka soeharto maka yg dibicarakan tentang soeharto yg jelek2 atau keburukannya dan itu berlaku sebaliknya.......


dan ane pernah tanya ayah ane beliau kelahiran taun 52 dan saya bertanya soal PKI,"pak apa jaman pembunuhan orang2 PKI itu tidak sampai salah bunuh?" beliau menjawab jelas tidak soalnya kalau orang tu PKI mereka tdk mau berbaur dengan masyarakat sekitar mereka cenderung berkelompok dengan sama2 PKI......

jadi berhati2 dalam menulis sebuah artikel apalagi ada muatan provokatif..... apa yang anda omongkan dan anda tulis dipertanggung jawabkan nantinya apalagi yang anda ceritakan keburukan orang yang sudah meninggal......
Quote
 
 
Andre214
-2 #79 Hati Yang TeguhAndre214 2013-10-09 23:38
Saya tidak percaya.
Quote
 
 
ulama laknat
+1 #78 Admin Tak Punya Otak >>>> Bacaulama laknat 2013-10-08 02:39
hahahahahahhaha hahahahahahahha hahahahahahahah ahhaha......... ............... ... pada berkelahi manusia tolol, dasar tolol bin tolol satu negara indonesia yang super tolol yang dari dulu sampe sekarang masih aza di jajah g sama belanda, jepang amerika dan sampe sekarang cina pun sudah ikut menjajah negara ini, benahi lah diri kalian supaya siap mental menghadapi persaigan dunia nanti.......... .........
Quote
 
 
ul
-2 #77 Admin Tak Punya Otak >>>> Bacaul 2013-10-08 02:32
Quoting melani:
Lebih baik nulis cerita sex...daripada fitnah orang dan AS tanpa bukti bukti kongkret...
provokator perusak Bangsa

dasar manusia laknat ini admin jelas zaman sekarang susah banget kehidupan, darimana lo tau semua itu p3p3k ayam.........
Quote
 
 
sutan
0 #76 lebih bijaksutan 2013-09-26 08:35
yg luar biasa pembuat tulisan ini. menjadi dayatarik org utk komen, lebih baik kita kerjakan yg baik apa yg bs kita bs kerjakan.
Quote
 
 
mr.nunusaku
+1 #75 budaya kriminal wong jowomr.nunusaku 2013-09-17 04:14
Soeharto adalah keturunan wong jowo seorang kriminal pemimpin yang yang saat dia ingin berkuasa ri 2 harus memakai jalur membunu lawan politiknya, dia dalam kekuasan anak anaknya mmpergunakan kesempatan untukmerampok harta negara demi kepentingan keluargacendana.

Dalam budaya jawa untuk dapatberkusa harus.memaki.ja lur.kriminal pembunuhanlawan karena telah.menjadi budaya bangsa perampok di nkri.

Fakta membuktikan yang mempin bangsa nkri semuanya adalah dari keturunan bangsa perampok jawa. Fakta membuktikan dari tingkattinggi sampai terendah semuanya adalah manusia.krimina l wong jowo
LQuote:
Quote
 
 
Prabowo Subianto
+1 #74 Soemitro Djoyohadikusumo hPrabowo Subianto 2013-09-16 14:39
Prof. Soemitro Djoyohadikusumo h sebagai anggota ‘Berkeley Mafia'.
Ayah siapakah ini???
Quote
 
 
cep
0 #73 sarancep 2013-09-12 07:04
sahabat-sahabat penerus skaligus pelurus bangsa dan negara ini, marilah kita berbenah diri,mengoreksi diri kita, merenung sbgai rakyat indonesia, kira2 kontribusi apa yg sdh kt berikan terhadap bangsa negara ini?jgn selalu byk mengkritisi tp bertindaklah dgn apa yg kalian bisa sbgai rakyat indonesia. ingat belum tentu kalian lebih baik dari pak harto, bnyk jg jasa2 beliau yang kita syukuri kpda negara ini, jangan kita jadi pribadi yang merasa pintar tapi jadilah pribadi yang pintar merasa. so... masa depan bukan ditentukan pada masa lalu tapi masa depan bangsa dan negara ini ditentukan saat ini. bertindak
Quote
 
 
Suharto Penghancur
0 #72 Manusia Licik SuehartokSuharto Penghancur 2013-09-08 03:46
Busuk nya Orde baru ini
Sama kaya yg komentar yg meng Agung"kan Si Kerdil ..
Masyarakat pun tahu kebusukan Sueharto
Jadi bukti apa lgi
Wong masyarakat pun jga udh pda pinter dan mengetuinya
Jelas contoh G30S PKI itu smw skenario nya Kledai Harto ..
Yg Pro Sueaharto itu sma Busuknya ..
Skarang Indonesia tinggal bersihin sampah"nya Keledai Harto aja hahahahahahhaha ha Go To hell hartto
Quote
 
 
Iwan P
+2 #71 TanggapanIwan P 2013-08-30 09:08
Sebagai bangsa yang besar semua harus bisa menghargai jasa para peminpin dan para pahlawan bangsa ini. tidak terkecuali untuk mantan Presiden Soeharto, jasa beliau sangat banyak bagi bangsa ini. dan beliau bukan seorang malaikat, tentunya punya ke khilafan selama beliau baik sebagai pribadi apalagi sebagai pemimpin bangsa indonesia. buat yg menulis artikel ini, cobalah anda membaca sejarah sejarah yang ada dari segala penjuru dunia.... untuk menstabilitaska n situasi untuk membangun negeri perlu tindakan tegas baik dari keamanan, ekonomi dan politik, bukan hanya kompromi kompromi. apalagi indonesia menuju negara yang maju. Masalah pemberontakan dari suatu daerah itu masalah klasik karena tidak adanya kepuasan dari satu pihak. pertanyaannya.. apakah semua harus berjalan sesuai dengan keinginan kita ? negara kita adalah negara kesatuan. semua harus bersatu dalam kondisi apapun. sebenarnya kalo diselesaikan intern bangsa indonesia pemberontakan tidak akan pernah terjadi tetapi karena ada kepentingan dari negara asing maka cikal bakal pemberontakan itu bisa terjadi. seandainya Anda dan pendukung Anda disini menjadi pemimpin negara apa bisa lebih baik dari jaman pak harto. di sini terkenal banyak komentator dan pengkritisi tapi begitu di hadapi suatu masalah hanya bisa menyalahkan satu sama lain. dulu katanya para aktivis yg ada adalah orang orang yang reformis tapi kenyataannya bukan memperbaiki malah menghancurkan tatanan kehidupan yang baik. silahkan kalo mau menghilangkan hal hal yang kurang baik. Sebagai catatan : Malaysia itu berguru kepada Pak harto bung dalam membangun negaranya. kalo anda mengikuti metro files edisi wawancara eksklusif dengan Mr. Mahatir Muhammad... beliau mengakui salah satu gurunya dalam membangun negara nya adalah Presiden Soeharto.... kenapa kita sebagai bangsa yang bermartabat tidak bisa menghargai nya. kekecewaan pada seseorang itu pasti ada. dan itu merupakan hak asasi setiap manusia. saya tidak menyalahkan anda kalo ada kekecewaan di diri anda dan para simpatisan anda. wajar bung....... semua pemimpin bangsa ini punya kekurangan masing masing. Tapi perlu disadari oleh kita masing masing, bahwa mengkritisi , menghujat, mencari kesalahan orang itu perkara gampang. tapi untuk menjadi yang baik itu tidak semudah apa yang kita bayangkan. marilah kita berdebat tentang persepsi kita masing masing terhadap pemimpin bangsa ini dengan bahasa yang baik. kalo seseorang itu memaki seseorang lainnya atau mengupas kekurangan orang lain secara berlebihan, sebenarnya dia itu tidak lebih baik dari orang dia dia kupas kekurangankan orang lain tersebut / dan tidak lebih baik dari orang yang dia maki.
Quote
 
 
farouq muhammad
+2 #70 soeharto ahlin naarfarouq muhammad 2013-08-26 09:10
semplak,vidya,s alibis,ahmamad, hendro,velani,k imastanaoe...se mua kalian ini..hanya bersembunyi dengan nama2 samaran...kalia n boleh bertanya, mjuga boleh berdebat dengat saya..saya tidak memakai nama samaran...karen a saya insyaAllah jujur dalam berucap...kalia n semuanya..bodoh dan tolol...akibat perilaku soeharto kalian menjadi seperti ini. bodoh dan tolol..itu kalian tidak sadari...saya yakin kalian..tidak mempunyai pekerjaan yg tetap..bahkan diantara kali banyak yang menganggur. itu karena perilaku soeharto. mungkin kalian terlahir menjadi orang miskin..tak mempunyai uang untuk melanjutkan sekolah...apala gi ke universitas yg biayanya mahal. lihatlah dengan jujur, hati kalian tidak bisa dipungkiri/diti pu, karena Allah swt, menjadi hati, akan berlawanan dengan sifat syeitan dan iblis. hati manusia di ciptakan oleh Allah swt bersih, namun kalian mengotorinya.Ta mpak bahasa2 yg kalian gunakan,tidak sopan dan terlihat kampungan, dan jauh dari orang berpendidikan. Nabi saw mengajarkan untuk mengatakan yg baik, karena hakikat ucapan yg baik, selalu keluar dari hati yg bersih, dan akan memantul ke hati kita kembali. Mungkin kalian sudah susah hidup, shg berucap seperti ini. Wahai anak2 mudan yg bodoh,perbaiki diri kalian, dg byk membaca, dan berbuat amal soleh, shg, ketika sakaratulmaut menjemput diantara kamu, sudah siap u berbekal akhirat.Soehart o yg kalian, senangi itu, jelas...ahli neraka...cukupl ah sudah,dg kejadian yg lalu (32thn). skrg waktu kalian ber istighfar, byk beramal, shalat dsb, agar kalian diberi bantuan oleh Allah swt, u hidup yg layak.Jangan kamu tiru perilaku soeharto, karena soeharto sama dg Qarun laknatullahiala ihi. kehidupan dunia hanya sebentar, 60-7- tahun kalau ada lebih hanya sedikit saja.skrg Soeharto telah mendapatkan apa yg dijanjikan Allah swt, yaitu adzab yg sangat pedih, yg tdk ada satu makluk pun dapat menolongnya.soe harto termasuk org yg 'muflis', org yg bangkrut, tidaklah amalnya dapat menolongnya walau sedikitpun.Cont oh2 dari Nabi saw, agar kamu ingat.Adakah Rasulullah saw menikmati hidup???Nabis saw menghabis hidup dgn keadaan miskin,tidak punya apa2, karena apa?? karena Nbai saw memohon kpd Allah hanya Jannah, bukan dunia.para sahabat juga mengikuti perilaku Nabi saw. shg sahabat telah dijanjikan oleh Allah swt jannah (QS taubah 100) kpd anak2 muda yg akan menulis, hendaknya berpikir 2x agar tulisannya menjadi renungan kepada yg lainnya, bukan asal tulis,dikarenak an tidak ada yg menghakimi dalam tulisan kamu,kamu seenaknya menulis.Ini adalah cermin kepribadian, atau akhlak kamu sendiri. apabila kamu, mengambil pelajaran dari kisah yg ditulis..InsyaA llah kamu semua mendapatkan ampunan dari Allah swt. Sebanyak2nya kamu diberikan harta dunia, tidak ada satupun benda yg akan kamu bawa. Ini diyakini bukan hanhya org islam,tapi org diluar islam pun tahu. Nah, betapa beruntungnya seorg islam mengambil kihmah ini, tidak mengulang kesalahan yg sama seperti SOEHARTO. wallahu a'lam
Quote
 
 
mayat hidup
+1 #69 ckckckckmayat hidup 2013-08-26 06:44
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia.
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)
Quote
 
 
mayat hidup
+1 #68 ckckckckmayat hidup 2013-08-26 06:37
Quoting TUMIRAN:
Pertama : saya tidak percaya penulis artikel ini punya data valid yang mendukung pernyataannya, Kedua : sudah berapa wilayah aceh yang pernah penulis artikel ini datangi dari era 1970 hingga 1998.

tolong beri fakta supaya anda tidak dianggap tukang fitnah.

setuju gan..ini website YAHUDI !!! HATI HATI PEMIRSAH !! JGN SAMPAI KITA SEPERTI SYIRIA DAN MESIR !! MARI KITA SALING MENGINGAKTAKAN!
Quote
 
 
mayat hidup
+2 #67 ckckckckmayat hidup 2013-08-26 06:31
Quoting ty:
suharto anjing

lebih baik urusi diri sendiri aja,pamali ngomongin orang yang sudah berjasa..
Quote
 
 
farouq muhammad
+2 #66 soeharto ahlin naarfarouq muhammad 2013-08-25 12:46
bahasa2 yg di tulis,menunjukk an kamu semua tidak berpendidikan, mampukah kalian berbahasa Inggris? menulis dalam bahasa Inggris? kalo toh kalau bisa menulis dalam bahasa inggris, pasti kata2 kotor yg kamu tulis? bagaimana dengan bahasa indonesia yg baik dan sopan???. dalam komentar didalam ini,kalian diberi kesempatan untuk bisa menelaah bagaimana kehidupan soeharto ketika berkuasa. Jawaban2 semua dari kalian, menunjukkan kalian bukan termasuk orang yg bersekolah baik dan kualitas, camkan dg baik...itulah soeharto telah menyumbangkan kebodohan pada kalian, terbukti dg tulisan kamu semua.Negeri ini hampir nyaris dikuras habis kekayaan yg telah diberikan oleh Allah swt. seperti halnya kamu sekalian tidak melanjutkan keperguruan tinggi yg baik,bahkan banyak yg putus sekolah. kalo toh masuk universitas, pasti universitas yg tarafnya rendah sekali.Bagaiman dg hidup kalin dimasa yg akan datang???karena kalian belum menyadari arti hidup yg sesungguhnya. Kemiskinan dan kebodohan sudah didepan kamu semua, tinggal menikmati kesengsaraan sampai akhir hayat/hidup. Lalu Allah swt menggiring kalian semua kedalam neraka jahannam, dikarenakan kalian tidak bisa mengisi kehidupan seperti yg di contohkan oleh Nabi saw.
Quote
 
 
farouq muhammad
+2 #65 soeharto ahlin naarfarouq muhammad 2013-08-25 12:34
kalian semua anak2, pemikiran anak2, melihat dari tulisan,gaya bahasa....kalia n tidak sopan,tidak menunjukkan orang berpendidikan,. ..inilah soeharto..membu at kalian berselisih...ka rena soehartolah kalian hidup jadi susah..dan bodoh...kalaula h kalian tahu bagaimana negeri malaysia..yg pernah berguru dg indonesia.sekar ang malaysia lebih berpendidikan dari kalian semuanya.Bahasa kalian mencerminkan bangsa yg bodoh. Mengingatkan perilaku soeharto dijamannya, seharusnya kalian bersedih,tidak perlu kontra dan pro. Memang keadilan yg hak, adalah keadailan dibawah Undang2 Allah swt. Apabila kalian sudah dihadapkan oleh Sakaratul maut,disaat itulah kalian baru menyesal.adapun perilaku soeharto, dalam banyak hadits, telah bisa di golongkan termasuk Ahlinnaar, karena Rasulullah saw bersabda, ketika tanya oleh Abu Darda ra, ttg pemimpin, bahwa jawaban Nabi saw, mereka akan kesulitan menghadapi Hakim yg Maha ADil (Allah swt), karena semua perkerjaan yg kita nampakkan atau sembunyikan, tidak ada yg tertutup melainkan Allah swt, mempunyai catatan, baik oleh Malaikat Roqibun atid.Nah, berikan tuisan yg sopan, walau harus berkata yg sebenarnya.Dlm periode soeharto, tlh dihasilkan, pengrusakkan aqidah,musyrik, maupun fasik.memakan barang haram, seperti korupsi,merusak alam yg sebagai amanah dari Allah swt. Itulah soeharto, seharusnya kalian, menyesali semua kebodohan kita selama ini, agar Allah memelihara diri kali dari Azab yg pedih, di akhirat kelak.
Quote
 
 
farouq muhammad
+2 #64 soeharto ahlin naarfarouq muhammad 2013-08-25 07:21
Didunia bisa lolos,tapi Allahs swt telah menetapkan, (dalam hadits panjang) Soeharto ahlin naar. byk kisah,pd kurun sahabat.Dan Allah Maha teliti, mengetahui segala yg tersembunyi,han ya anda2 yg tdk mengetahui SIAPA Allah swt, maka anda2 semuanya akan mengetahuinya kelak, ketika akhirta(maut) tlh menjemput anda.Wahai Anak Adam,kamu semua dilahirkan ke bumi, bukan u mengumpulkan harta,seperti halnya Qarun laknatullahalai hi,ujian manusia di bumi, seperti halnya contoh2 yg tlh diturunkan ayat2 atas kamus emua, Allah berfirman, berikan berita gembira, bahwa tempatnya yg seburuk2nya adlah neraka jahannam, yg abadi.
Quote
 
 
semplakh
-1 #63 soeharto : pahlawansemplakh 2013-08-17 23:14
kalian g prnah baca sejarah yg benar.pak harto itu pemimpin yg luar biasa .banyak orang yg sok tau tentang pak harto malahan menyalahkan lagi padahal umurnya br kemarin sore.bagiku kau tetap hebat pak HARTO krn jadi pemimmpin itu g gampang
Quote
 
 
widya t h
0 #62 www.cessee.comwidya t h 2013-07-18 12:48
Kenapa harus berpaling kebelakang terus sih? terus kapan mau menata masa depan? Its Time to Change and Burning Desire to Win with CESSEE (www.cessee.com)
Quote
 
 
godmarley
-1 #61 bingunggodmarley 2013-07-17 10:41
ngapain sih pada ribut2??? biar TUHAN yg bales kalo ada yg salah...lo bakal tau siapa yg bener dan salah nanti d akhirat, kalo lo liat soeharto di neraka ya dia aalah!!

tapi buat gw sby udh paling anjing....wkwkw wkwkwk
Quote
 
 
dffdgdgdggggs
+3 #60 vvdvvdvddffdgdgdggggs 2013-07-17 10:29
INI NIH YG DITUNGGU-TUNGGU BANGSA ASING, RIBUT KECIL JADI PERANG IDEOLOGI, LANJUT PERANG SAUDARA......
INGET CUUUYYYY!
Quote
 
 
Machmud Madjid
0 #59 Soeharto, sang bromocorah ekopol besarMachmud Madjid 2013-07-17 08:16
..Kehadiran Rezim Soharto (Orde Baru), dlm sejarah politik di Indonesia, sungguh lebih sbg MALAPETAKA drpd sbg TITIAN cita2 proklamasi 17 Agustus 1945. Keberhasilan rezim HMS/Orba dibidang pembangunan fisik/materil selama 32 tahun berkuasa, sbgmn yg banyak dikampanyekan oleh antek2nya, pd saat yg sama - TERNYATA TELAH MENGGERUS DALAM SEMANGAT KEBANGSAAN, PATRIOTISME, MORALITAS dan KARAKTER BANGSA..!! ` Nah..menjadi tugas anak bangsa, menjadikannya sbg PEMBELAJARAN yg berharga ! JANGAN SAMPAI TOREHAN SEJARAH HITAM ITU BERULANG.. DAN TERUS MENGHANTUI PERJALANAN HIDUP BANGSA MENGGAPAI MASA DEPANNYA..!! Jasa2 Soeharto memang besar, tetapi catatan dosa2nya pun tak lebih kecil drpd jasa2nya itu..!!
Quote
 
 
Srigala tw
+3 #58 Lihaynya NekolimSrigala tw 2013-07-17 07:23
Dulu sewaktu Indonesia masih belum ada dan yang berkuasa di kepulauan Nusantara adalah penjajah Belanda, kalau ada konflik di tubuh kerajaan terutama di Pulau Jawa, pangeran yang tidak puas kepada penguasa minta bantuan Belanda dan setelah menang melawan saudaranya sendiri, lalu naik tahta dengan dukungan penjajah, ada upah yang harus diberikan kepada penjajah, salah satunya adalah penyerahan wilayah dan dengan cara itu kerajaan terpecah belah, ahirnya runtuh atau hanya tinggal menjadi BONEKA PENJAJAH.
>>Sewaktu beberapa tokoh Indonesia di era kemerdekaan tidak puas dengan pemerintahan Sukarno yang dituduh tidak becus dan komunis, MEREKA/PEMBERON TAK minta BANTUAN Amerika Serikat cs ( KAUM NEKOLIM) untuk melakukan pemberontakan dan timbulah pemberontakan2 di antaranya PRRI/Permesta dan.....dan.... dan PEMBERONTAKAN/K UDETA yang paling sukses cemerlang " Bersatunya semua unsusr yang anti SUKARNO - dalam dan luar negri...maka terjdilah " PERSENGKONGKOLA N- REKAYASA CANGGIH " yg dinamaka " G30S ",Dan stlah menang malawan saudaranya sendiri," UPAH " yang harus diberikan ??????????????? ??????????????? ............... ......UU Penanaman Modal Asing no. 1 tahun 1967
Quote
 
 
lolo
-2 #57 BEGINILAH MANUSIA JAMAN 2013lolo 2013-07-17 02:51
Quoting Ale Zambava:
Kalian boleh menganggap suharto orang baik tapi jangan sekali-kali menganggap suharto sebagai pemimpin yang baik. Sikap pragmatis suharto telah mengaburkan cita-cita mulia bangsa Indonesia sebagaimana yang telah capai oleh the founding fathers kita Bung Karno. Sosio Demokrasi yang digagas Bung Karno sirna seiring berjayanya rezim Orla & Orba, hingga sekarang terasa sangat sulit untuk menerapkan sebuah ideologi dalam bernagsa dan bernegara. Namun dengan semangat dan pengetahuan yang tersisa dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila kita sebagai rakyat harus tetap optimis menuju masa depan yang cerah dan damai meskipun harus dilalui dengan berdarah-darah..
Salam Perjuangan!!!

nilah org tolol yg tololnya gk bisa ditolong lagi...
Quote
 
 
lolo
-4 #56 BEGINILAH MANUSIA JAMAN 2013lolo 2013-07-17 02:50
YG GK SETUJU DENGAN INI ITULAH DIA MANUSIA YANG JIKA PEMIMPIN MAKAN TAIK DIA JUGA MAKAN TAIK DENGAN KATA LAIN TIDAK AD PRIMSIP HIDUP DIDALAM DIRINYA YANG TAHU CUMA MENGIKUTI SISTEM YANG BENAR SLAHNYA SAJA TIDAK TAU.,..
MANUSIA 2013(YG GK SETUJU DG IN) ..TIDAK JAUH DARI SEEOKOR BINATANG (KELEDAI)
Quote
 
 
iqbal wicaksono
+2 #55 suharto ada lagi di banteniqbal wicaksono 2013-07-10 00:11
Ya enak lagi nikmatin duit utangan sekarang tinggal susahnya bayarin utangnya tapi gak bakal kebayar paling bunga nya aja..... di banten ada dinasti belum bisa diruntuhin.... siapa yang berani......... .. baru itu namanya jihad bukan bomin gak jelas bom tuh koruptor... densus ganti buruan nya ke koruptor kalo perlu masih terduga koruptor juga tembak aja kaya biasa nembak terduga teroris
Quote
 
 
aji
+5 #54 salam indonesiaaji 2013-07-08 17:00
Bila kita disini berantam maka yang diasana akan tertawa. Kita negara hebat dan kaya. Berfikirlah untuk kedepan jgn sesali yg di belakang.
Quote
 
 
abu jibral yakhsyall
-2 #53 ancuuurabu jibral yakhsyall 2013-07-06 00:28
Ancuuuur seperti jerrrroooooanya binatang....... .
Quote
 
 
pratama
-5 #52 celeng ngocehpratama 2013-07-02 17:33
eh klo suharto anjing lo tai nya......lagian kok repot amat loe...loe orng miskin ya....tau apa lo tentang politik....oran g miskin itu pasti berani,,,karena nggk bkalan dilawan nggk level nggk ada duitnya.....lag ian jg ngapain teriak2 mikir dong selama itu bpk loe jg nikmatin murahnya sandang pangan,,,loe itu berkorban apa sama negeri ini..bangkai loe
Quote
 
 
HM Soeharto
0 #51 Data dan Fakta BiasHM Soeharto 2013-06-26 05:49
Data dan fakta ditulis dengan tidak berimbang, banyak bias opini dan perspektif.

Sebagai pembanding silahkan cek http://soeharto.co
Quote
 
 
tyo
-1 #50 belajar dari masa silamtyo 2013-06-24 23:47
Jangan menyalahkan orang yang sudah pernah memimpin negara kita ini hingga besar seperti sekarang ini! Lo lo ni juga tak gampang mendapat amanat memimpin negara sebesar ini, kalau kita orang berjiwa besar anggap tentunya kita bisa mengambil hikmah dari semua itu tidak cukup hanya mbacot saja tetapi berbuat dengan tindakan nyata
Quote
 
 
rully febryan
+2 #49 Sudahlahrully febryan 2013-06-23 15:17
Sudahlah...gak usah diributkan.. Kalau sekarang stabilitas ekonomi negara kita belum bagus, itu karena Suharto dan kronisya memberikan keleluasaan kepada bangsa barat.
Quote
 
 
monroe
0 #48 tututmonroe 2013-06-22 16:09
Quote:
vuy
l8lc8iytviyio.
Quote
 
 
monroe
0 #47 tututmonroe 2013-06-22 16:08
cbfghjkl;lkjhgc vbnm,.l/l./k,jm nxcvbbnhmjm,k?, mnbvsdbfnmyui./ f'[poiuydmhjkll '[]
Quote
 
 
iwan setiawan
0 #46 merdeka NKRI SEJAHTERA..AMIN ..iwan setiawan 2013-06-21 10:12
1.SEGALA PENGELUARAN HARGA SEMBAKO,BBM DAN BIAYA PENDIDIKAN HARUS DIBAWAH 20% DARI HASIL PENDAPATAN WARGANEGARANYA
2.LAKUKAN PENGONTROLAN TERHADAP PERPAJAKAN NEGARA ADALAH KUNCI UTAMA PENDAPATAN NEGARA
3.LAKUKAN PENGONTROLAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR RESMI DI DEPNAKER AGAR MEMATUHI PERATURAN PERUNDANGAN TENTANG PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN DALAM NEGERI SESUAI UPAH MINIMUM MASING2 DAERAH ATAU KABUPATEN

SIAPAPUN YANG BISA MENGERAHKAN PARA JENDRAL NEGARA UNTUK MENGONTROLNYA MAKA SEJAHTERALAH HIDUP KITA SEBAGAI WARGA NEGARA NKRI YANG BERSATU,BERDAUL AT,ADIL,MERATA DAN SEJAHTERA..AMIN ..Amin..
Quote
 
 
iwan setiawan
0 #45 merdeka NKRI SEJAHTERA..AMIN ..iwan setiawan 2013-06-21 10:12
1.SEGALA PENGELUARAN HARGA SEMBAKO,BBM DAN BIAYA PENDIDIKAN HARUS DIBAWAH 20% DARI HASIL PENDAPATAN WARGANEGARANYA
2.LAKUKAN PENGONTROLAN TERHADAP PERPAJAKAN NEGARA ADALAH KUNCI UTAMA PENDAPATAN NEGARA
3.LAKUKAN PENGONTROLAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR RESMI DI DEPNAKER AGAR MEMATUHI PERATURAN PERUNDANGAN TENTANG PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN DALAM NEGERI SESUAI UPAH MINIMUM MASING2 DAERAH ATAU KABUPATEN

SIAPAPUN YANG BISA MENGERAHKAN PARA JENDRAL NEGARA UNTUK MENGONTROLNYA MAKA SEJAHTERALAH HIDUP KITA SEBAGAI WARGA NEGARA NKRI YANG BERSATU,BERDAUL AT,ADIL,MERATA DAN SEJAHTERA..AMIN ..Amin..
Quote
 
 
iwan setiawan
0 #44 merdeka NKRI SEJAHTERA..AMIN ..iwan setiawan 2013-06-21 10:10
1.SEGALA PENGELUARAN HARGA SEMBAKO,BBM DAN BIAYA PENDIDIKAN HARUS DIBAWAH 20% DARI HASIL PENDAPATAN WARGANEGARANYA
2.LAKUKAN PENGONTROLAN TERHADAP PERPAJAKAN NEGARA ADALAH KUNCI UTAMA PENDAPATAN NEGARA
3.LAKUKAN PENGONTROLAN PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR RESMI DI DEPNAKER AGAR MEMATUHI PERATURAN PERUNDANGAN TENTANG PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN DALAM NEGERI SESUAI UPAH MINIMUM MASING2 DAERAH ATAU KABUPATEN

SIAPAPUN YANG BISA MENGERAHKAN PARA JENDRAL NEGARA UNTUK MENGONTROLNYA MAKA SEJAHTERALAH HIDUP KITA SEBAGAI WARGA NEGARA NKRI YANG BERSATU,BERDAUL AT,ADIL,MERATA DAN SEJAHTERA..AMIN ..
Quote
 
 
assyifa
0 #43 ...assyifa 2013-06-20 16:16
semoga sumatera segera merdeka dari NKRI
Quote
 
 
Ale Zambava
+2 #42 jasmerahAle Zambava 2013-06-20 00:05
Kalian boleh menganggap suharto orang baik tapi jangan sekali-kali menganggap suharto sebagai pemimpin yang baik. Sikap pragmatis suharto telah mengaburkan cita-cita mulia bangsa Indonesia sebagaimana yang telah capai oleh the founding fathers kita Bung Karno. Sosio Demokrasi yang digagas Bung Karno sirna seiring berjayanya rezim Orla & Orba, hingga sekarang terasa sangat sulit untuk menerapkan sebuah ideologi dalam bernagsa dan bernegara. Namun dengan semangat dan pengetahuan yang tersisa dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila kita sebagai rakyat harus tetap optimis menuju masa depan yang cerah dan damai meskipun harus dilalui dengan berdarah-darah..
Salam Perjuangan!!!
Quote
 
 
Rakyat aceh
0 #41 SuhartoRakyat aceh 2013-06-18 00:27
Semoga Allah SWT membalas....dar i setiap doa rakyat Aceh yg ter-aniaya, dari setiap darah yg mengalir dan jiwa yang mati lagi tersiksa.
Amin Ya Rabbalalamin
Allah maha Tau...kau siksa kami di dunia, rasakan siksaan Allah di akhirat.
Quote
 
 
reisa
-3 #40 jawa pukimakreisa 2013-06-17 23:55
jawa pukimak


fuck
Quote
 
 
Jhon Rambo
0 #39 hilang satu tumbuh seribuJhon Rambo 2013-06-15 09:10
:P :lol: :D :lol:
Quote
 
 
YEDE
0 #38 -YEDE 2013-06-11 23:38
:lol: pada ribut sendiri...
Quote
 
 
usman hasan
0 #37 BIAR BERI KEBEBESAB ORANG MENULISusman hasan 2013-06-11 13:57
buat apa ribut saling mempersaalahkan . kan artikel diatas karya sesama bangsa. kalau berbeda ya ndak apa-apa. jangan dipakai. cari bacaan pembanding. atau buat artikel sendiri. ketimbang menyalahkan orang sudah nulis, mungkin diri sendiri ndak nulis apa-apa
Quote
 
 
YEDE
0 #36 ORANG TINGGAL BACA KOK KOMEN GA INTELEKYEDE 2013-06-10 10:01
penulis juga menusil itu berdasarkan atas apa yang ia ketahui, kita ga usah menyalahkan penulis, orang kalian aja baca kok,,kalo baca berarti kan blm tau dan pgn tau kan? kok udh nyalahkan..
ak pikir apa yg km komentarin itu ,kudu berkaca dulu
Quote
 
 
ilham wiranata
-1 #35 baa?ilham wiranata 2013-06-08 00:15
pembelajaran sejarah apanya.
justru karya tulis seperti ini yang malah merusak generasi muda yang membacanya.
tak ada bukti yang kuat dari karya tulis di atas.
cuma modal bacot doang.
Quote
 
 
ilham wiranata
-1 #34 baa?ilham wiranata 2013-06-08 00:15
pembelajaran sejarah apanya.
justru karya tulis seperti ini yang malah merusak generasi muda yang membacanya.
tak ada bukti yang kuat dari karya tulis di atas.
cuma modal bacot doang.
Quote
 
 
ilham wiranata
-1 #33 baa?ilham wiranata 2013-06-08 00:15
pembelajaran sejarah apanya.
justru karya tulis seperti ini yang malah merusak generasi muda yang membacanya.
tak ada bukti yang kuat dari karya tulis di atas.
cuma modal bacot doang.
Quote
 
 
ilham wiranata
-4 #32 bersikaplah dewasailham wiranata 2013-06-07 17:59
tak ada gunanya memperdebatkan karya tulis ini.
dalam memandang sesuatu hendaknya tidak memakai faktor LIKE atau DISLIKE
memakai cara ini hanya memperlihatkan kebodohan diri sendiri.
jangan hanya mengingat buruknya saja. tapi juga harus ingat jasanya terhadap bangsa ini. betapa besarnya pengorbanan yang dilakukan beliau dalam mematahkan PKI. itu taruhannya NYAWA !!!!

lagian membicarakan keburukan seseorang yang telah meninggal itu tidak baik. sedangkan dalam hukum saja kalau seseorang meninggal itu kasusnya ditutup.
Quote
 
 
ong
0 #31 pak hartoong 2013-05-16 21:54
yang bilang Mbah Harto anjing Itu PKI yang tumbuh lagi
Quote
 
 
kutil
-4 #30 pembelaankutil 2013-05-14 16:38
Quoting ty:
suharto anjing

kata siapa suharto itu good
Quote
 
 
anonim
-1 #29 hmmanonim 2013-05-06 09:52
Gak usah berdebat, saya sih gak terima sampai ada yang bilang "soeharto anjing" lah, lalalalala.
Gak perlu nulis artikel kayak gini! Artikel yang cuma modal bacot doang!
Setiap manusia punya kesalahan! Yang ngomong"soehart o anjing"lah lalala, dia(yang ngomong) yang anjing! Bagaimanapun soeharto juga berjasa! GAK PERLU NULIS ARTIKEL MODAL BACOT doang kayak begini!!!
Quote
 
 
cha_cha
+3 #28 Numpang Commentcha_cha 2013-04-18 16:58
Sebenernya buat para pembaca gak perlu harus berdebat karena apa yang kita hadapi sekarang itu lah yang kita rasakan masalah pemimpin yang begini begitu yang seperti apapun wujudnya kalo kita gak kerja juga kita gak makan kok dari dulu... namun yang perlu di khwatirkan sekarang apakah masa depan generasi penerus masih bisa menikmati apa yng kita nikmatin sekarang simple kan???
Quote
 
 
abie
+4 #27 fack buat yg bela soehartoabie 2013-04-03 04:54
Udah bodoh saling menyalahkan lagi, nilai diri sendiri baru nilai orang lain, tapi aku setuju dan wajar kalo aceh memberontak, kalian semua tidak merasakan masa masa konflik d aceh, pemerintah RI tidak ada yang betul betul menjaga rakyatnya terutama aceh. Bajing n fuck
Quote
 
 
sujadi
+2 #26 menurutkusujadi 2013-03-25 16:15
Menurutku setelah suharto lengser, dari monyet sampai manusia byk yg berebut jabatan..banyak an yg jd pejabat adalah monyet. Sejak saat itu boro2 bangun Masjid, bikin saluran irigasi, sd inpres mana bisa..saya sebagai petani merasa mumet. Titik.
Quote
 
 
Amien Rais
-1 #25 SengkuniAmien Rais 2013-03-22 21:01
Dorna n sengkuni memang selalu ada di tiap negara,daerah , wilayah,. dari dorna besar hingga sengkuni kecil macam tulisan sampah itu.
Quote
 
 
maun
-3 #24 suartomaun 2013-03-22 06:09
memang suarto itu bertangan besi
tapi rakyat idupnya ga susah untuk makan
lah sekarang apa yg bisa di banggakan rakyat sekarang buat makanpun susah
Quote
 
 
Wirdianingsih
+4 #23 thinking...Wirdianingsih 2013-03-15 02:53
Beberapa kutipan tulisan diatas yg menarik perhatian...
"Soeharto mengkudeta bung karno"
==>Memang byk artikel mengenai itu, yg terkenal adalah dibawah
kesaksian soebandrio, tapi yg namanya sejarah bisa benar bisa
tidak, bagi gw sih 50:50 lah kebenarannya kecuali yg terlibat
langsung saat itu angkat bicara di depan publik (TV swasta ada
apalah yg lainnya)

"Soeharto agamanya kejawen"
==> Nah ini gw msh kurang jelas karena masalah religius susah untuk diperdebatkan, karna bagi gw masalah religi yang penting antara gw dan pencipta itu sendiri yg nanggung kalau salah ya gw sendiri, wong banyak x di pulau jawa berbagai macam aliran agama. Katanya aja agama ada hindu,budha,isl am,kristen P, kristen K, namun kenyataannya islam ajapun ntah berapa aliran sudah dan sudah lumayan terpecah belah.... :(, banyak katanya sesat, sia anu sesat kelompok itu sesat, macam dia pula tuhannya.....

The fact..
1. Rakyat Indonesia dari dulu 1945 sampai dengan sekarang menurut gw ni.. masih belum MERDEKA.. dulu dijajah Belanda sekarang dijajah bangsa sendiri (pejabat indonesia..)
2. Memang negeri kita ini sebenarnya tercium gw lebih menganut kapitalisme...
3. Soeharto jelas BOS MAFIAnya Indonesia, sekarang makin betambah BOS MAFIAnya yg mana byk pejabat di pemerintahan pakaiannya aja yg ada pin gambar garuda namun byk diantaranya sebenarnya preman berpakaian kantor(uniform)...
4. TNI apalagi POLISI masih susah untuk diekspos Koruptornya karena mereka seakan adalah tangan tuhan.... dan terbukti sebenarnya di negeri ini hukum yg berjalan lebih besar adalah hukum rimba... yg terkuat yg menang (fuck this) ini yg paling gw tidak suka....

NB: tidak usah berdebat lebih jauh tentang suharto yg namanya sang penguasa no.1 di indonesia pastilah rentan dengan sifat firaun, yg teerpenting sekarang bagaimna rakyat bisa melawan ketidak adilan pejabat2 di negeri ini.
Quote
 
 
moral dillema
0 #22 koreksimoral dillema 2013-03-06 21:30
Bukan masalah soal sejarah ini bung, di paragraph di paling atas di tulis kalau soeharto itu yang menggadaikan seluruh Negara ini! Itu yang salah, itu justru tak sesuai dengan sejarah! Negara ini rusak karna korupsi2 di era modern ini, coba ingat yang menjual temasek siapa..? itu di eranya megawati, Freeport malah masih era soekarno, timur2 lepas itu eranya habibie, jadi jangan bodoh bikin kesimpulan rakyat miskin gara-gara soeharto, semua presiden kita itu punya peran buruk dan pengalaman menggadaikan Negara ini, jadi maksudnya artikel ini subjektif dan bersifat opini, saya cukup mengerti kalau korupsi di era soeharto itu gila-gilaan, tapi tak sampai membuat rakyat melarat bung! Negara rugi besar tapi swasembada pangan tetap jalan, beda dengan jaman sekarang, Negara rugi rakyat rugi! Sebenarnya di jaman sekarang inilah lebih parah dari jamanya soeharto!
Quote
 
 
satrio
+3 #21 ambil hikmahnyasatrio 2013-03-06 11:27
mas....bpak2... .adek2...om2... jangan pada betengkar..udah lah yang udah berlalu biarin berlalu,,kita ini adalah generasi baru....dan anak cucu kita jg...makanya daripada ngomong sana sini ngalor ngidul ga jelas,mending kita bangkitkan indonesia yang sekarang,,kita lah yang bisa merubah semuanya..tingg alkan masalalu,buatla h pelajaran berharga...wala upun berat sekarang tapi akan jd hal yang bahagia di akhirnya...
Quote
 
 
ninom
+3 #20 yuhuuuninom 2013-03-06 05:48
kenapa sih nyalahin tulisan orang...
tulisan ini gak hnya dibaca orang2 yg pernah hidup di jaman orba ..

tetapi jg sbg pembelajaran generasi yang sekarang supaya bs belajar sejarah...
Quote
 
 
rockin_allesandria
-11 #19 kok bisa taurockin_allesandria 2013-03-05 15:08
penulis bisa tau siapa soeharto luar dalam????

hebat dong,

berarti kamu ngikutin om harto 24 jam sehari dong, tidur sama dia, makan sama dia, sampe ke WC pun sama dia,

ya iyalah kok bisa tau sampai njelimet gitu!

koplak!
Quote
 
 
Nur_ikhsan
+6 #18 jangan mengkambinghita mkanNur_ikhsan 2013-03-05 14:56
hanya pecundang yang menyalahkan nasibnya kepada orang lain, sama pecundangnya dengan penulis yang mengkambing hitamkan suharto mengenai nasib bangsa saat ini, sorry saya bukan penggemar ataupun pengikut soeharto, tapi saya berfikir bahwa soeharto sudah lama wafat, rezim sudah lama berganti, jaman sudah berubah, pola pikir masyarakat sudah berubah, teknologi sudah maju, nah kamu masih saja nyalahin soeharto! kapan mau majunya bangsa ini kalau tak mau berbenah hanya salahkan sana sini,buatlah sesuatu untuk bangsamu ini, jangan malah memanas-manasin ya dengan artikel sampah yang tak ada gunanya!
Quote
 
 
akbar
+1 #17 soehartoakbar 2013-03-05 01:35
soharto sampai saat ini masih dikenang oleh masyakat desa dengan pelita yg membawa indonesia menjadi swasembada pangan na sekarang apa yg di banggakan oleh masyarakat khususnya para petani kita,,,,,,,,
Quote
 
 
ahmadmad
+5 #16 Pasrahahmadmad 2013-03-03 22:08
Cukuplah kita bisa menilai, kita serahkan semua kepada Tuhan. Karena pengadilan Tuhan akan menentukan kebenaran dan kesalahan.
Quote
 
 
irza
+9 #15 Pencuri jiwa bangsairza 2013-02-27 12:28
Quoting Hendro:
Saya hidup sepenuhnya diera Suharto hingga kini, anda tidak memahami apa yang anda tulis. Karena tulisan ini tendensius dan tidak berimbang. Apakah anda tahu berapa banyak mesjid yang dibangun oleh Suharto di Indonesia atau di Ex. Yugoslavia, berapa banyak SD yang selamat (tidak roboh) berkat program SD Inpres. Pinjaman luar negeri hampir semuanya digunakan untuk mensubsidi (zaman sekarang subsidi dihilangkan tetapi kita tetap mengemis menjadi negara penghutang) dan dulu negara-negara sekitar kita begitu segan terhadap Indonesia, tapi sekarang?
Kalau kalian ingin belajar dari kesalahan Suharto (jika ada), cobalah belajar dengan cara tidak mengulanginya bukan dengan cara hanya membicarakannya. Karena orang-orang seperti kalian jika sukses akan menepuk dada, tetapi jika gagal selalu bilang ini ulah Orde Baru.
Camkan!!
Majapahit hancur bukan diserang negara/kerajaan lain melain dihancurkan oleh kekuatan dari dalam. Dan hampir semua pahlawan negeri ini ditangkap, karena dikhianati oleh teman atau anak buahnya.
Negara ini memang hanya berisi para penghianat dan penjilat. Jika anda sadar, ubahlah predikat tersebut. Saya yakin Indonesia akan Jaya.

=======================
negara tanpa ideologi ibarat manusia tak berjiwa tapi hidup. kalau anda tetap membela suharto, berarti de-ideologi selama 32 th oleh rejim suharto telah berhasil. hanya orang-orang yang tak berjiwa dan tak bermoral yg tetap memuji-muji suharto. kekayaan alam yg seharusnya menjadi hak anak cucu kita telah banyak dijual murah kepada asing.
pembangunan yg utama seharusnya pembangunan moral, nation & character bangsa. jika itu diabaikan ibarat rakyat indonesia tak sehat jiwanya tapi dipenuhi keinginan perutnya oleh suharto selama 32 tahun.
Quote
 
 
irza
0 #14 Pencuri jiwa bangsairza 2013-02-27 12:07
Yah, suharto adalah pencuri jiwa bangsa Indonesia karena suharto telah menerapakan de-ideologisasi . Akibatnya Indonesia walaupun secara de jure berideologi Pancasila, tetapi kenyataannya pelaksanaanya bertolakbelakan g dengan Pancasila. Pemilikan saham AS atas PT Freeport sampai dengan 81% adalah pelanggaran pasal 33 UUD 45. Penculikan dan penghilangan lawan2 politiknya adalah pelanggaran sila ke 2 Pancasila. Banyak sekali kebiadaban Suharto. Karena Suharto disokong Golkar maka sebaiknya besok jangan pilih Golkar.
Sekarang Indonesia bak negara tak berjiwa, seperti zombie.
Quote
 
 
ken nara yuuri narya
-3 #13 se7 100%ken nara yuuri narya 2013-02-19 10:49
saya sangat suka tulisan anda...sebagian org yg menganggap soeharto malaikat adalah iblis..
Quote
 
 
kimastanoe
+6 #12 salutkimastanoe 2013-02-04 19:25
artikel bagus..mudah mudahan bermamfaat.. bagi saya pribadi Pak Harto adalah pahlawan, ingin rasanya kembali ke masa orde baru.
Quote
 
 
SALIBIS
0 #11 SOTOY LU...SALIBIS 2013-02-02 12:29
yg nulis artikel cuman modal bacot doang...
Quote
 
 
suhartoanakharam
-11 #10 Suhartoiss bacotsuhartoanakharam 2013-02-01 19:01
Bacot aja lo suhartoissss ..............
Fitnah apa ???
Buktinya udah ada . Negara kita begini karena siapa ? karena yahudi seperti Soeharto . Keluarga nya kaya kita menderita .....
Suharto Yahudi keparat!!!!
Quote
 
 
irza
-7 #9 Suharto anjing nekolimirza 2013-01-29 10:44
suharto anjing nekolim benar adanya
baca http://indoprogress.com/lbr/?p=243
Quote
 
 
yesika
0 #8 fsxgrtghutyesika 2013-01-11 13:16
yut7iu76trtgoip iy76yt78u88uo97 tuiouiuuyi6y7gu opiopu98uprhol; kb;lfgbhf'glj;h lh';fgdjkgjd;lf hk'jkjkljhrkh;l jk;cfdlkj;lk';l ,j';lk,;sjkm;f, lm;sjklhk;lg'jl k,j;k,j;v,gfd,a b/;,;jg'jf,.;;l ,j';lkglphfjoav hekghrdksjjbhoj tplpdlfm,asjplk gkrlwapolkgbfl, ;ajpokhjmkeomor jitl[opkkkkkkkk kkk hjfjhsssssssssy mkkk jsjnlhyk mnjktopjykmj sklk jm kgm dsktjsij5jknbin ijy mtjjjjjjjjjjjm m biun HHH N YBIMnjb tuf ujrjujnrm ijokgjojhoiitkp omiumjdjkfn fU IUJGU UJHIuihjiomo jiuuujmjuhg8jaj j ng aua8a gujwnj jek uji o8nujio 8ujyit rbrtyryuib n hutiighpoy yuhyuhtijhigkji ;ljgugfj iugiuytbistiogj gi yhiuytguer
Quote
 
 
Hendro
+8 #7 Cerita SampahHendro 2012-12-28 22:41
Saya hidup sepenuhnya diera Suharto hingga kini, anda tidak memahami apa yang anda tulis. Karena tulisan ini tendensius dan tidak berimbang. Apakah anda tahu berapa banyak mesjid yang dibangun oleh Suharto di Indonesia atau di Ex. Yugoslavia, berapa banyak SD yang selamat (tidak roboh) berkat program SD Inpres. Pinjaman luar negeri hampir semuanya digunakan untuk mensubsidi (zaman sekarang subsidi dihilangkan tetapi kita tetap mengemis menjadi negara penghutang) dan dulu negara-negara sekitar kita begitu segan terhadap Indonesia, tapi sekarang?
Kalau kalian ingin belajar dari kesalahan Suharto (jika ada), cobalah belajar dengan cara tidak mengulanginya bukan dengan cara hanya membicarakannya . Karena orang-orang seperti kalian jika sukses akan menepuk dada, tetapi jika gagal selalu bilang ini ulah Orde Baru.
Camkan!!
Majapahit hancur bukan diserang negara/kerajaan lain melain dihancurkan oleh kekuatan dari dalam. Dan hampir semua pahlawan negeri ini ditangkap, karena dikhianati oleh teman atau anak buahnya.
Negara ini memang hanya berisi para penghianat dan penjilat. Jika anda sadar, ubahlah predikat tersebut. Saya yakin Indonesia akan Jaya.
Quote
 
 
melani
+1 #6 sok teumelani 2012-12-26 18:28
Lebih baik nulis cerita sex...daripada fitnah orang dan AS tanpa bukti bukti kongkret...
provokator perusak Bangsa
Quote
 
 
panji darman
-9 #5 panji darman 2012-11-23 16:25
suharto iblis
Quote
 
 
TUMIRAN
+7 #4 TUMIRAN 2012-06-13 19:08
Pertama : saya tidak percaya penulis artikel ini punya data valid yang mendukung pernyataannya, Kedua : sudah berapa wilayah aceh yang pernah penulis artikel ini datangi dari era 1970 hingga 1998.

tolong beri fakta supaya anda tidak dianggap tukang fitnah.
Quote
 
 
Harirestumu
-1 #3 Harirestumu 2011-12-09 20:32
Greats dengan ceritanya,lebih Substansial ttg Soeharto yang anak Keraton dan di Besarkan Petani Desa Kemusuk,,,sejat inya Soeharto adalah anak seorang Priyayi Yogya yang Ibunya Abdi dalem,,,,saat hamil itulah Ibu Soeharto Pergi dari Dalem Kalitan,karena Pernikahan ayahnya yang Ningrat tidak di setujui Keluarga Istana,,,ada yang Misteri dg Soeharto
Quote
 
 
Verry Kusral
-1 #2 Komentar:Verry Kusral 2010-07-12 23:57
bagus! cukup sistematis, meskipun belum rampung tampaknya. semoga sambungannya akan segera diterbitkan. terima kasih.

http://verrykusal.wordpress.com
Quote
 
 
ty
-9 #1 ty 2009-08-21 22:06
suharto anjing
Quote
 

Tambah Komentar


Kode keamanan
Segarkan