larger smaller reset

Kitab Syamsul Maarif dan Kejanggalannya

 KSM-Cover1

Oleh: Abu Daffa al-Mawardi.

Di kalangan masyarakat awam, sering kita melihat tulisan yang disebut Rajah, Wafaq ataupun Isim. Setiap bentuk dan tulisan pada benda tersebut dipercaya mengandung kekuatan magis disertai amalan-amalan tertentu.

Lazimnya benda-benda ini disebut dengan Jimat atau Azimat. Ada yang dipakai dalam dompet, ikat pinggang ataupun rompi dengan harapan sebagai penglaris, karisma bahkan kekebalan. Salah satu kitab yang terkenal dan tersebar di dunia Islam adalah Syamsul Maarif karangan Ali al-Buni. Disamping itu ada juga kitabnya yang lain berjudul Mambaul Hikmah. Kitab yang saya teliti adalah Syamsul Maarif jilid 1 hal. 19 tercantum gambar azimat seperti di bawah ini:

KSM

Jika anda perhatikan pada ring lingkaran yang saya beri nomor 1 tertulis nama-nama arab yang jika diterjemahkan akan masuk pada bidang Astrologi. Seperti contohnya, Asad yang artinya Singa / Leo, ‘Aqrab artinya Kalajengking / Scorpion, Mizan artinya Timbangan / Libra dan lain-lain:

nama-zodiak

Lalu pada ring lingkaran 2 tertulis nama-nama bulan Yahudi / Syria yang diadopsi perkumpulan rahasia/kebatinan Freemasonry seperti Elul, Tamudz, Tisyrin, Ab, Azar, Tsaubat /  Tsabat, Yistan dan lain-lain:

nama-bulan

Pertanyaannya sekarang, apakah kita diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam untuk mempercayai Ramalan Bintang seperti Astrologi? Lalu mengapa pada ring kedua terdapat nama-nama bulan Yahudi / Syria yang ditulis dalam huruf Arab? Bukankah nama-nama bulan umat Islam adalah Muharram hingga Dzulhijjah? Ada maksud apa dibalik pencampuran kepercayaan Penyembah Bintang dengan Yahudi / Syria?

Maka wajar jika para Ulama Salaf maupun Khalaf melarang kita mengamalkan ilmu-ilmu seperti ini. Karena apapun niatnya, akan terjerumus pada keraguan dan kemusyrikan. Terlebih setelah kita meneliti bentuk azimat diatas.

 Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani dalam kitab Nizhamul Islam bab Hadharah Islam menjelaskan tentang perbedaan Hadharah dan Madaniyah:

 “Terdapat perbedaan antara Hadharah dan Madaniyah. Hadharah adalah sekumpulan mafahim (ide yang dianut dan mempunyai fakta) tentang kehidupan. Sedangkan Madaniyah adalah bentuk-bentuk fisik dari benda-benda yang terindera yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Hadharah bersifat khas, terkait dengan pandangan hidup. Sementara madaniyah bisa bersifat khas, bisa pula bersifat umum untuk seluruh manusia. Bentuk-bentuk madaniyah yang dihasilkan dari hadharah, seperti patung, termasuk madaniyah yang bersifat khas. Sedangkan bentuk-bentuk madaniyah yang menjadi produk kemajuan sains dan perkembangan teknologi/industri tergolong madaniyah yang bersifat umum, milik seluruh umat manusia.” (Peraturan Hidup dalam Islam, bab Hadharah Islam)

 Jadi jelaslah bahwa ilmu perbintangan atau Astrologi merupakan hadharah kehidupan orang kafir. Lalu Azimat, Rajah maupun Wafaq adalah satu bentuk madaniyah khusus yang mempunyai kaitan dengan unsur di luar Islam.

 Harap diketahui bahwa Ali al-Buni adalah seorang ahli hikmah asal Irak yang banyak meramu ilmu magis dengan menggunakan bahasa Arab. Walaupun Irak pernah menjadi mercusuar dunia Islam ketika Khilafah Bani Abbasiyah berjaya, namun negeri ini dahulunya adalah negeri Babilonia, sebuah kerajaan kafir Penyembah Bintang.

 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam surah al-Baqarah 2:102

 وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil (Babilonia) yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Dan, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (QS. al-Baqarah: 102)

 Faham Wihdatul Wujud atau Manunggaling Kawula Gusti juga pernah terkenal di wilayah ini dengan tokohnya yang tewas digantung karena mengaku dirinya Allah, Husein bin Manshur al-Hallaj. Muridnya pun pernah bercokol di Nusantara dan juga telah dibunuh oleh Wali Songo yaitu Syeikh Siti Jenar. Hingga sekarang pun Irak masih menjadi basis kedua setelah Iran bagi kaum Rafidhah, Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah.

 Kembali ke permasalahan azimat, dalam Mitos Arab Jahiliyah mereka menyakini setiap huruf Arab (Hijaiyah) mempunyai nilai kekuatan pada setiap abjadnya. Pada kitab Mujarobat yang populer di Indonesia juga tercantum penjelasan seperti ini:

zimat-penolak-penyakit

Dari kekuatan huruf tersebut dibuatlah beragam azimat dengan tujuan tertentu beserta amalan-amalan sebelum menuliskannya. Salah satu contohnya ada pada kitab Mujarobat tentang Zimat Penolak Semua Penyakit:

zimat-penolak-penyakit1

Ini Zimat tolak semua penyakit,
sebelumnya supaya shalat dua rakaat,
rakaat pertama sesudah Fatihah membaca surat al-Kafirun
dan rakaat kedua sesudah Fatihah membaca surat al-Ikhlas.

Amalan dan praktik membuat zimat seperti diatas tidak akan kita jumpai dalam perjalanan hidup junjungan kita Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para Shahabat r.a. dalam kitab Sirah Nabawiyah. Jadi jelas bahwa hal seperti ini bukan berasal dari Islam walaupun diselingi dengan shalat dan huruf-huruf arab. Terlebih lagi dalam beramal menurut pandangan Islam harus memenuhi dua syarat:

 1. Ikhlas kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
2. Mengikuti tuntunan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Masih mengenai zimat, ternyata dalam Mitologi Yahudi kekuatan angka juga terdapat pada huruf Ibrani yang merupakan bahasa mereka. Selain itu diterapkan pada simbol kekuatan alam dan perbintangan:

the-hebrew-alphabet

12-simple-letters

square-of-jupiter

square-of-mars

square-of-the-sun

Dalam buku Senjata Mukmin terjemah Syamsul Maarif karangan Miftahus Salim terbitan Ampel Mulia, Surabaya terdapat bahasan khasiat amalan zikir Asma Barhatiyah. Anehnya setiap penyebutan asma tersebut sangat janggal bagi bahasa Arab, contohnya:

  1. بَرْهَيُوْلاً (Barhayuula) artinya: Maha Suci Allah, bukankah seharusnya: سُبْحَانَ اللهُ
  2. حَوْطِيْرٍ(Hauthiiriin) artinya: Wahai Zat Yang Maha Kuat, bukankah seharus-
    nya:  يَاقَوِّيُّ (Yaa Qowwiyu)
  3. غَلْمَشٍ (Ghalmasyin) artinya: Wahai Zat Yang Maha Terpuji, bukankah seharusnya:  يَاعَزِيْزُ (Yaa Aziizu)
  4. مَزْجَلٍ(Mazjalin) artinya: Wahai Zat Yang Maha Berdiri, bukankah seharus-
    nya:  يَاقَيُّوْمُ (Yaa Qayyuum) dan lain-lainnya.

Kesimpulannya, bahwa setiap perbuatan seorang Muslim harus terikat dengan Hukum Syara’. Jika kita mengambil sesuatu yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam maka amaliyah dan ibadah kita akan tertolak. Wassalam.

Kiriman: Abu Daffa al-Mawardi.

Share/Save/Bookmark
Dibaca :18901 kali  

Komentar-Komentar  

Quote
 
0
Aku adalah Alloh (manunggaling kawulo gusti)adalah sebaik2 tauhid...meng Esakan Alloh bahwa tidak ada di dunia ini kecuali Alloh...
Aku adalah Alloh ada 2 versi;
1.Menganggap Alloh tidak ada,yang ada adalah dirinya.contoh fir'aun,maka itu adalah sesat.
2.Menganggap dirinya tidak ada,yang ada hanya Aloh.contoh kanjeng syekh siti jenar,maka itu adalah sebaik2 tauhid.Kanjeng syekh tidak lagi menganggap dirinya sebagai hamba,bahkan lebih rendah daripada seorang hamba,kanjeng syekh menganggap dirinya tidak ada yang ada hanya Alloh.
Ketika aku sholat sejatinya "Alloh menyembah diri-Nya sendiri dan Alloh memuji diri-Nya sendiri"...apa arti kata tersebut??bagi ahli syariat ini adalah sesat,tapi bagi hakikat ini adalah puncak ibadah,,sebelum kita mengingat Alloh,sebelum kita memuji Alloh maka didahului Alloh mengingat kita terlebih dahulu-kemudian Alloh memberi tafiq,hidayah,k edalam hati manusia-kemudia n oleh manusia di wujudkan dalam bentuk ibadah (dari Alloh dan Untuk Alloh).
Pemahaman seperti ini akan menumbuhkan sifat rendah hati,karena tanpa Alloh dia tidak bisa sholat dan wirid,bahkan bernafaspun memerlukan pertolongan Alloh.
Namun bila kita merasa bahwa ibadah kita,wirid,shol at dsb merupakan hasil kerja otak dan hati kita sendiri,maka pemahaman seperti ini hanya akan menumbuhkan sifat sombong...
SELAMA DI HATI MANUSIA MASIH ADA SIFAT SETAN,SAYA YAKIN 1000% MANUSIA ITU SEJATINYA ADALAH MANUSIA BERHATI IBLIS....meskip un manusia sholat,wirid sampai ribuan kali tapi perilaku manusia masih suka adu domba itu artinya manusia itu hanya melakukan olah raga bukan olah jiwa....iman hanya sampai ditenggorokan tidak sampai ke dalam hati.
Quote
 
0
itu yg ngmusyrikin kitab syamsulmaarif memang sudah cetakan dari sononya..seneng ngafirne marang liyane.kafire dw radigatekne..bi asanya memang jenis makhluk yg tidak kentara kalau ngga ngrecokin..mate rinya ya terus nyalahin semua kutubulaimmah almu!tamadah..w ong nyebutnya aja kitab kuning ngga mau nyebut kitab para ulama..bahkan sejak zaman nabi saw karakter profil seperti itu sudah ada..bahkan sejak nabi adam masih disorga..heran aja kagak apalagi terpesona terperanjat terkesima..tapi tetep yg gitu ada manfaatnya..min nii juzluttaqdir wassalam..ilall iqo wasyukron 081235519004
Quote
 
0
Quoting ahmad hidayat:
:-| Ojo Podo Ribut Sahabat KU,,,,,, yg belum Faham Kita Kasih Faham, and bagi yg udh Faham tlg diluruskan Ya,,,, Pengguna 'ilmu Hikmah itu bnyk di Indonesia. yg anti juga ada. yg Penting hrs tahu dulu Devinisi'ya. kemudian di Taqsim/di Pilah. Udah itu baru terserah Anda. yg Jelas Kullu 'amalin 'Ibaadatun.(Jgn menyebut bathil terhadap hukum yg haq) dan sebaliknya. Aji heula Ushul Fiqihna atuh......................................................

Quoting M Dian AS:
Semua ilmu datangnya dari Allah.....

Pada hakekatnya semua ilmu itu baik, hanya manusianya saja yang salah tujuan & belum menguasai benar tujuan dari ilmu tersebut, sehingga jadilah ilmu itu terpilah-pilah baik buruk, santet, kafir islam, barat timur,.......

kita mesti berpandangan dengan wawasan yang lebih luas......

mmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm
Quote
 
0
:-| Ojo Podo Ribut Sahabat KU,,,,,, yg belum Faham Kita Kasih Faham, and bagi yg udh Faham tlg diluruskan Ya,,,, Pengguna 'ilmu Hikmah itu bnyk di Indonesia. yg anti juga ada. yg Penting hrs tahu dulu Devinisi'ya. kemudian di Taqsim/di Pilah. Udah itu baru terserah Anda. yg Jelas Kullu 'amalin 'Ibaadatun.(Jgn menyebut bathil terhadap hukum yg haq) dan sebaliknya. Aji heula Ushul Fiqihna atuh........... ............... ............... .............
Quote
 
+1
Jaman dulu kalau orang-orang yang sakit kan gak pake obat kayak jaman sekarang, makanya para Tabib yang mendalami ilmu hikmah memakainya jimat, wifiq termasuk air putih yang dibacakan doa untuk washilah, semua-semua Allah yang menentukan. Jadi menurut saya jimat, wifiq itu tidak menyimpang sepanjang itikadnya Karena Allah dan untuk kebaikan manusia saling tolong menolong. Kalau penyakit jasmani perginya ke Dokter, kalau penyakitnya Jiwa lari ke Dokter jiwa, nah kalau penyakitnya Rohani ya perginya ke Para Kyai yang mengerti Hikmah.
Quote
 
+1
apakah antum (admin) tau asal usul ilmu ini. apa yakin anda bahwa samsul maarip yang meniru atau menjiplak yahudi. atau malah sebaliknya. soalnya yang ane tau rajah, ilmu perbintangan, adanya jaman kanjeng nabi sulaiman AS bisa saja orang kapir mencuri ilmu itu dari kanjeng nabi sulaiman AS. jadi sebetulnya semua ilmu itu dari alloh. dan jangan terlalu memponis jelek terhadap suatu ilmu. karenu di semua ilmu terdapat tanda tanda kekuasaan alloh SWT. APAKAH ANDA TAU SUMBER REFRENSI kitab samsul maarip sehingga tebentuk menjadi sebuah kitab samsul maarip
Quote
 
0
Hebat juga nih olang, pertanyaannya adalah : Apakah Antum sudah sekalebar beliau??? Jawabannya ya jauhhhhhhhhhh.
Quote
 
0
wis lah...ming wong keminter..gawea ne nang arep laptop..googlin g nganggo kata kunci tasawuf musrik, sufi sesat, al hikam kitab sesat, lan sakjenise.. terus copas komen dan kritik sana sini..Rasah reken wong koyo ngono kuwi. Ayo podo diakehi dzikir Laa ilaha illa Allah.
Quote
 
0
wahai saudaraku...sem purnakanlah ibadah kalian...beriba dahlah seperti yg diajarkan nabi...dia mengajarkan syari'at...dia mengajarkan tarekat...dia juga mengajarkan tentang hakikat agar kita bisa mencapai jenjang makrifatullah.. .dalam beragama sdh diatur dlm al qur'an dan hadist...sempur nakanlah sholat kalian...dzikir kalian...puasa dan sedekah kalian...saling hujat itu tiada arti...ingat bahwa alam kubur gerbang pertama yg menanti kita..apa kita bisa selamat dr gerbang itu.....??????r enungkanlah...
Quote
 
0
kang asmak barhatihin itu bahasa kitab alloh juga kang......
bahaza zabor barhatihin itu artinya kitab taurot dan zhaboor, klo org nasrani bilang perjanjian lama, lha klo bahas arab nya jibril ap kang, mikail apa kang, bahas arab nya izroil juga ap kang, dan malaikat-malaik at alloh yang lain , rukun iman itu ada 6 kang sampean jangan sombong kang, semua itu bahasa tuhan, dipakai oleh nabi adam hingga zaman nabi isa kang, bahsa langit itu bahasa, aramaic ( bahasa nahro ) induk bahasa arab, dan bahasa suryani induk bahasa siriya, sedangkan alloh mengjarakan kepada nabi adam itu 72 bahasa pokok atau bahasa langit, termasuk bahasa nabi ibrohim bahasa itu bahasa suryani kang,alifd lam mim itu arti nya ap kang........ali f lam mim ro' itu juga ap kang arti nya, khof, nun dst......jangan menjustifikasi sesuatu yg hanya alloh yang tau dan kaum sebelum kamu.....ilmu alloh itu luas maha luas kang......sejel ek seburuk dan bermakna apa pun kalimat dan bahasa itu, itu tetap bahasa para nabi zaman dulu kang dan itu juga ada dalam kitab-kitab sebelum nabi muhammmad, soal praktik dan akidah suatu kaum itu biar mereka yang tanggung akibat nya, toh pada kenyataan nya mereka binasa juga, jadi kan peljaran aja kang semua itu jangan menjustifikasi dan menyimpulkan sebgian ayat, kang ati-ati kayak bani israel lho kang suka menafsirkan ayat sebagian hanya untuk kepentingan.
Quote
 
0
low ank sd mgkin percaya ma omongan kmu tpi sorry ane bukan anak sd lagi gan,,
dah tau kalo di dlamnya klapa tu ada santan gak cuma tempurung aja
Quote
 
0
Wifiq / Zimat merupakan sebuah "wadah" dari doa juga ada waktu2 tertentu yang dibutuhkan untuk menulis wifiq tsb. karena Allah memang menciptakan perubahan waktu / tata perbintangan. Ibarat obat / pil/kapsul, wifiq/zimat mempunyai khasiat masing2. beda kapsul beda efeknya, jadi hanya sebagai usaha / sarana, yg menyembuhkan tetep Allah.
Quote
 
0
Siapa sih yang nulis kritikan aneh nie....
Klw gak bisa makai kitabnya bilang sama gue.....
Biar gue ajarin sini...mngkin sang penulis kesal waktu mauu nyobain amalan Dikitab dia gak tw artinya kali....
Atw mngkin kitab sang penulis palsu kali tuuu Skrg kan bnyak mathba'ah yang salah dlm cetakan nyaa...kitab jalalein aja tulisannya bnyk salah padahal tu tafsir al-quran apalagi kitab syamsul ma'arif yang jarang dipelajari umat islam dan memang gak perlu diperdalami kitab ini....
Oh iyaaa nie no hp gue bagi yang nulis kritik gak jelas tlpon aja biar gue ajarin cara make amalan yaaa lumayan udh BnyK yang gue coba dari tu kitab dan berhasil 80% yang gue pake berhasil apalagi mahabbah dan muqowiyat.....
Klw mauu ngajak debat juga boleh soalnya malas debat Lewat tulisan kayak gini ...
Ni no hp gue 082331400603
Quote
 
0
Siapa sih yang nulis kritikan aneh nie....
Klw gak bisa makai kitabnya bilang sama gue.....
Biar gue ajarin sini...mngkin sang penulis kesal waktu mauu nyobain amalan Dikitab dia gak tw artinya kali....
Atw mngkin kitab sang penulis palsu kali tuuu Skrg kan bnyak mathba'ah yang salah dlm cetakan nyaa...kitab jalalein aja tulisannya bnyk salah padahal tu tafsir al-quran apalagi kitab syamsul ma'arif yang jarang dipelajari umat islam dan memang gak perlu diperdalami kitab ini....
Oh iyaaa nie no hp gue bagi yang nulis kritik gak jelas tlpon aja biar gue ajarin cara make amalan yaaa lumayan udh BnyK yang gue coba dari tu kitab dan berhasil 80% yang gue pake berhasil apalagi mahabbah dan muqowiyat.....
Klw mauu ngajak debat juga boleh soalnya malas debat Lewat tulisan kayak gini ...
Ni no hp gue 082331400603
Quote
 
-1
satu ciri umat ini, doyan gontok2an, doyan merasa suci sendiri, merasa benar sendiri...spt sifat iblis, yg mrasa lebih baik dr yg lain
Quote
 
0
jgn sembarangan nentuin sesuatu itu Haram,Halal ataupun Bid'ah bang .....

brarti anda juga setiap hari baca alqur'an dan hadist itu bid'ah lohh...

emang dulu nabi suruh kita nulis alqur'an sama hadist?
itu bid'ah atau nggak?

kalo belajar jgn hanya dari tafsir bang ...


islam itu sulit bang tapi jgn dipersulit ....
tapi islam juga mudah bang tapi ya jgn dipermudah ...

ikutin aja para ilmunya ulama'/ wali allah bang ...


eling bang, eling
Quote
 
0
Syukron ya saudarakua..... semoga Allah membuka mata hati bagi saudara2 muslim untuk kemali ke Al-quran dan Sunnah rosul,

bagi saudaraku yang lain, janganlah jadi seperti kaum Yahudi, yang ketika datang berita, mereka menapiknya dengan berbagai alasan, sesungguh-nya islam itu sangat mudah, kita hanya cukup ikuti Al-quran, Hadist Rosul dan Amir/Pemimpin diantara kita, jangan ikuti orang-orang yang mengaku ulama, tetapi meracik semua ilmu dari kaum kafir menjadi seolah-olah doa kepada Allah, dan jangan menganngap orang2 dari timur tengah itu semua adalah orang soleh atau alim ulama, pintar2 lah dalam mencari ilmu, karena belum tentu orang baik itu yang kita panggil habib, dan belum tentu yang tidak kita pnggil habib itu bukan orang alim ulama.

wassalam
Quote
 
0
pendapat anda tidak mndasar, hadist dan qur'annya pun anda tidak memahami, bahwa yg anda pahamkan itu bukan sihir ataupun ilmu perbintangan yahudi melainkan ilmu hikmah yang hanya bisa diteliti oleh para ahli mukasyafah,ahli tafsir dan muhaddis.
kami memounyai beberapa alasan dalil hadis atau pun izma...weeeeeww ww
Quote
 
0
gitu aja kok repot....Hehehe ...,belajar cuma ama terjemahan aja sih..,jadi picik pikirannya..heh ehehe...ini lah salah itulah bid'ah...terus mana yang bener dong..???hehehe hehe...yang bikin ini bloger or yang nulis tulisan ini lebih-lebih dari bid'ah...HEY.., jangan molor terusss...heheh e...tanpa disadari cinta ama anak istri lebih dari cinta kepada Rosul SAW..,bahkan mengidolakan bintang film or sepak bola...,itu bid'ah...,kaga sadar apa yak..,kroscek diri sendiri dulu deh...,baru belajar udah berani mengkultus kan ini itu bid'ah..,haram apa lagi dah gua kaga tau..hehehe...b gahkan muka lo aje bid'ah...,pakea n yang lo pake bid'ah...lo kemana' naek motor or mobil bid'ah....,gada dijaman Rosul SAW semua itu...pergi naek onta..,keluar pake gamis..jangan pake celana ngatung...mra'b al ente...piara jenggot cuma selembar..,pali ng banyak dua or tiga lembar...Rasul SAW jenggotnya bagus...baru solat udah item ntuh jidat...binggun g gua..,lo gesek" kali yak...,hehehe.. ..ok dah sebagai kata penutup..,gua kasih piusi buat lo wahai kaum celana cingkrang and jidat item..yang berjudul "PUISI UNTUK mu"......
Aku pergi tahlil, kau bilang itu amalan jahil
Aku baca shalawat burdah, kau bilang itu bid'ah
Lalu aku harus bagaimana ?

Aku tawasul dengan baik, kau bilang aku musyrik
Aku ikut majlis zikir, kau bilang aku kafir
Lalu aku harus bagaimana ?

Aku shalat pakai niat, kau bilang aku sesat,
Aku adakan maulid, kau bilang tak ada dalil yang valid
Lalu aku harus bagaimana ?

Aku ziarah, kau bilang aku ngalap berkah
Aku slametan, kau bilang aku pemuja setan
Lalu aku harus bagaimana ?

Aku datangi yasinan, kau bilang itu tak membawa kebaikan
Aku ikut tarekat sufi, malah kau suruh aku menjauhi

Baiklah...baiklah....
Aku ikut kalian saja :
Kan kupakai celana cingkrang, agar kau senang
Kan kupanjangkan jenggot, agar dikira berbobot
Kan kuhitamkan jidad, agar dikira ahli ijtihad
Aku akan sering menghujat siapapun, biar dikira hebat
Aku akan sering mencela, biar dikira mulia....

Ya sudahlah.....CE NDOL
Quote
 
-1
Aduh...kenapa yach....Para Muslim-muslim sekarang...wawa sannya dangkal seperti tempurung...
Dia pikir Allah dan Rosul itu..adanya ketika Nabi muhammad itu lahir saja......Trus di kemanain yang nama nya Nabi Adam dsb....Apa mereka itu tidak di ajarkan oleh Allah mengenai "ASMA'..??....j angan di sangkut pautkan antara Ilmu-ilmu para qaum dahulu dengan...tingka h laku mereka meyembah tidak kepada Allah..??
Sebelum Rasulullah lahir..para kaum Quraisy ..sedah melakukan Haji...kenapa Nabi pun melakukan Haji..???...

Ach ..Pusing..Terse rah dech....Baru ngarti ilmus setitik aja..seperti memahami ilmu yang seluas lautan.....mera sa paling benar dan hanya dia yang masuk syurga dan benar di sisi Allah...

Para pengguna Wafak..yang notabenenya kebanyakan para Wali Allah ..pasti dia anggap..KUFUR.. .xixixixixi...N gaca dulu atuh....(atau mungkin..mereka tidak percaya adanya Para Wali..kali yach..???).

Kalo belajar sejarah Nabi jangan hanya baca di " Sirah Nabawi "..saja. itu kan hanya secara garis besar nya....
mungkin mereka belum baca atau tau...ATAU..mem ang dia cuma baca 1 buku sebagai acuan ajah....ketika suatu saat nabi melewati makam..kemudian nabi ..mencoret-core t tanah kuburan dengan sebatang ranting....lalu di bacakan doa unutk si mayit....

xixixixi..sudah lah.....
Quote
 
+1
wifik hukumnya haram atau menjdi sihir,jika kita tidak tahu maksud yang ditulis,tetapi menjadi halal jika tahu akan maksud yang ditulis, imam gozali yg juga suka memakai wifiq,
Quote
 
-1
yang ngarang kitab itu yang punya ilmu tinggi
Quote
 
-1
saya punya 081321505499
Quote
 
-1
ana jual kitab itu tafadhal klu mau tanya2 sms aja di 081280585255
Quote
 
0
Baik buruknya suatu ilmu harus di kaji lebih dalam...jangan langsung menilai salah...jangan terlalu nurutin Logika dengarkan saja kata hati yang bersih " Hati adalah Raja" ( Ingat Benar atau salah hanya Allah SWT yang Maha Tahu ) semua ilmu di muka bumi ini hanya milik Allah...Jadi kembalikan lagi Hati kita kepada Allah agar kita mendapat petunjuk yang benar darinya....Wall ahu a’lam.
Quote
 
-3
kitab syamsul ma'arif ada tetapi jarang ysang jual paling satu propinsi ga lebih 10 buku harga kisaran 160 000
Quote
 
-2
khasanah ilmu kuno telah tersembunyi gara gara politik!padahal alqur'an saja di jadikan kejahatan oleh orang jahat tergantung orangnya yg mengamalkan ibarat senjata kalau di kasih ama perampok buat ngerampok kalau di pegang ama tentara buat menjaga pendekar islam itu digjaya sekaran gak ada yg dig jaya di tembak mlepus.jaman kholifah aja sahabat pada digjaya pantesan islam hancur kalah ama bule?
Quote
 
-1
assalamualaikum ....buku syamsul maarif mujarobatnya ada ga ya
klo mesan brpa hrganya...sya dari kalteng
Quote
 
-1
Semua ilmu datangnya dari Allah.....

Pada hakekatnya semua ilmu itu baik, hanya manusianya saja yang salah tujuan & belum menguasai benar tujuan dari ilmu tersebut, sehingga jadilah ilmu itu terpilah-pilah baik buruk, santet, kafir islam, barat timur,.......

kita mesti berpandangan dengan wawasan yang lebih luas......
Quote
 
+1
semoga bisa menambah ilmu kita


Kode keamanan
Segarkan