larger smaller reset

Apakah Lucifer Tuhannya Agama Yahudi?

(Is Lucifer the god of Judaism?)

Oleh: Will Newman

Will Newman, bergelar B.A. dalam bidang Agama, mengikuti sinagog Yahudi, dan mempunyai saudara yang terlibat dalam Talmudisme, Kabala, B'nai Brith dan Masonry.


rabbi-hareeng"Kebanyakan orang Yahudi tidak ingin mengakuinya, tetapi Tuhan kita adalah Lucifer - jadi saya tidak berbohong - dan kami adalah orang-orang pilihan-Nya. Lucifer maha hidup." Harold Rosenthal.

Kebanyakan orang-orang Yahudi tidak mengetahui akan hal ini. Apakah mungkin bahwa mereka telah ditipu, dan bahwa agama Yahudi (Yudaisme) adalah pemuja setan yang menyamar sebagai agama, yang telah dirusak oleh manusia dengan menggunakan Freemasonry sebagai instrumennya?.  

Pandangan saya sendiri diungkapkan dalam kata pengantar kepada Illuminati, bahwa Yudaisme bukanlah agama, karena Tuhannya tidak universal, dan ajaran Kabbalah tidak meninggalkan keinginan hawa nafsu duniawi (nafsu, keserakahan, kekuasaan dll). Jadi Yahudi Illuminati selalu berada pada garis terdepan "revolusi," yang  pada akhirnya berperan menggantikan kedudukan Tuhan.

Pada tahun 1976, Walter White, Jr, "seorang patriot yang prihatin," melakukan wawancara dengan seorang pemuda Yahudi bernama Harold Rosenthal yang merupakan asisten Senator Jacob Javits dari New York.

Wawancaranya kemudian diterbitkan dengan judul "The Hidden Tirany", Rosenthal yang sombong lagi suka bertengkar serta berbangga diri (dalam rekaman) bahwa orang-orang Yahudi telah membuat rekayasa tertentu, yaitu "kebohongan yang berfungsi untuk menyembunyikan dan melindungi sifat, status dan kekuasaan mereka."

Rosenthal mengekspos kebohongan yang secara umum diterima bahwa, "orang-orang Yahudi adalah Israel, maka dengan demikian mereka adalah umat pilihan Tuhan."

Sebagian yang dikatakan Rosenthal adalah: "Kebanyakan orang Yahudi tidak ingin mengakuinya, tetapi Tuhan kita adalah Lucifer - jadi saya tidak berbohong - dan kami adalah orang-orang pilihan-Nya. Lucifer maha hidup." Harold Rosenthal.
(www.macquirelatory.com/Wallace Wawancara 1967.htm)

Tujuan Lucifer adalah untuk "menjadi seperti yang maha tinggi" (Isa 14:14) dan menggantikan penyembahan kepada Tuhan (Mat 4:9).

Tujuan Lucifer adalah untuk menipu manusia di seluruh dunia (Wahyu 12:9) dengan mengubah dirinya menjadi malaikat cahaya (2Kor 11:4). Ini yang terbaik digambarkan oleh Freemason. Motto mereka "membuat orang baik menjadi lebih baik" menghasilkan citra publik yang jauh lebih menguntungkan daripada alternatif yang lebih akurat : "bagaimana melakukan kerasukan setan dengan 33 – langkah-mudah." Agama Yahudi dan agama Masonik keduanya menyembah tuhan yang sama.

Cahaya Terang

Umumnya di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi (sinagog), api pembakaran yang terang merepresentasikan tuhan mereka. Kata Ibrani untuk Lucifer adalah "Hillel" (Strong Concordance # H1966) yang berarti "cahaya terang." Anehnya  ini adalah nama yang dipilih untuk organisasi mahasiswa Yahudi. Sebuah teks sentral dalam Kabalisme berjudul "Zohar," diterjemahkan menjadi kitab kecerahan atau kemegahan.

Bintang berujung enam Yahudi adalah simbol tertinggi dalam penyembahan kepada setan/okultisme dan digunakan dengan berbagai nama – sepert Bintang Moloch/Saturnus/Chiun/Remphan. Lambang tersebut merupakan simbol persatuan pria dan wanita dan identik dengan arti square dan kompas Masonik, juga simbol berujung enam pada huruf "G" yang merepresentasikan tindakan seksual generatif. Di tempat huruf "G" kita temukan huruf Ibrani יהוה di tengah-tengah bintang Yahudi yang banyak.

Simbol Ibrani חי banyak dikenakan di leher orang Yahudi seolah-olah melambangkan "hidup" (lachaim). Secara harfiah kata itu diterjemahkan sebagai sebuah "makhluk hidup" atau "binatang" (H2416 ), simbol ini adalah idola bagi The Beast, the Antichrist. Rev. 13:18.

Nama Yahudi untuk Tuhan direpresentasikan dengan singkatan empat huruf terebut   יהוה (tetragrammaton - YHVH) dapat diucapkan Yahweh atau Yehovah. Pentingnya nama Tuhan berulang kali ditekankan dalam Kitab Suci.

Bila dibedah dalam bahasa Ibrani, definisi sejati Yehuwa (Yah - Hovah) terungkap. "Yah" (# H3050) berarti "Tuhan". "Hovah" (# H1942) diterjemahkan menjadi "bersemangat mengingini, jatuh, keinginan, kehancuran, bencana, kejahatan, kenakalan, kenakalan, berbau busuk, jahat, sangat jahat."

Yehuwa identik dengan Baal :

" Baali (# H1180) dari Ba'al dengan pron. Suff, tuanku, Baali, nama simbolis untuk Jehovah - Baali …"

Ensiklopedia Yahudi ("Adonai dan Ba'al") mengungkapkan : "nama The Baal, tampaknya sebagai setara dengan Yhwh."

Sejak zaman Yeremia, orang-orang Yahudi telah melupakan nama tuhan mereka dan menggantinya dengan nama "Baal" atau "YHVH" : Para nabi berbohong "Yang berpikir menyebabkan umat-Ku melupakan nama [Tuhan] saya ... seperti nenek moyang mereka lupa nama saya untuk Baal." (Yer 23:27).

YHVH dan Ba'al keduanya merupakan dewa penyimpangan seksual dan kejahatan, Setan.

Namun, orang-orang Yahudi mengklaim bahwa nama ini (YHVH) tidak boleh diucapkan dengan keras, meskipun perintah Tuhan untuk menyatakan nama-Nya di seluruh muka bumi (Kel 09:16). Mengapa mengabaikan perintah ini?

Mengucapkan Nama Tuhan
Agama Yahudi (Yudaisme) mengklaim sebagai otoritas penjaga Perjanjian Lama, namun mereka tidak mempraktekkan apa yang mereka khotbahkan. Mereka berpakaian dalam warna hitam, warna kematian, meskipun ajaran kitab suci memerintahkan untuk memakai baju putih (Pengkhotbah 9:08), menolak Kristus sebagai Mesiah (yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama) dan menolak untuk mengucapkan "nama Tuhan" yang merupakan pelanggaran terhadap kitab suci.

Dengan memuja (mentakzimkan) nama Tuhan mereka (YHVH) yang tidak diucapkan itu, orang-orang Yahudi menciptakan suasana misteri dan kesucian sekitar nama sekaligus meningkatkan rasa ingin tahu seputar pengucapan dan kekuatannya. Ketika orang-orang Yahudi dan non-Yahudi yang sama-sama penasaran melihat ke"sakral"an tetragrammaton yang digunakan dalam praktek penyembahan kepada setan/okultisme, mereka tertarik oleh penyihir yang memanfaatkan nama sebagai kekuatan mistik.

Wicca, Setanisme, Tarot, okultisme Katolik, Masonry dan Kabalisme menggunakan pengetahuan mereka tentang "nama kudus Tuhan" sebagai umpan pemikat untuk merekrut anggota okult. Jika nama tidak tersembunyi, okult tersebut akan kekurangan alat yang penting dalam proses perekrutan mereka. Mereka tidak bisa menawarkan pengetahuan ini, jika orang-orang Yahudi, otoritas yang memproklamirkan dirinya sendiri mengenal tuhan, mengucapkan nama ini secara terbuka.

Agama misteri dan kumpulan tukang sihir wanita berhutang budi banyak kepada agama Yahudi (Yudaisme) dalam mengkondisikan aliran utama untuk menerima pentingnya dari kerahasiaan nama ini. Pujian vokal nama YHVH dicadangkan untuk yang "terpilih", mereka yang belajar Kabbalah (dengan  membayar) dan terlarang oleh "profane." Doktrin Yahudi merupakan dasar dalam menjual okultisme sebagai praktek yang benar.

Setan adalah pengarang kekeliruan dan muncul dengan banyak nama. Banyak dewa pagan kuno adalah Setan dan malaikatnya (balatentaranya) dalam bentuk lain ("The Two Babylons," by A. Hislop). Orang-orang Yahudi menggunakan sejumlah nama palsu untuk dewa dalam ritual mereka, yang juga sebagai gelar pengganti untuk Iblis dan setan kuat lainnya.

Dalam cara yang sama, Penyihir Hitam (Black Magician) dan pengikut setan memanggil setan dengan namanya. Dalam the Satanic Bible, Anton LaVey (Yahudi) menyediakan daftar panjang "nama-nama neraka - infernal names", ketika dipanggil, memberikan kepada pelakunya kemampuan manusia super yakni kecerdasan, kekuatan, keterampilan dalam memanipulasi, meningkatkan kreativitas, kekayaan materi, dan kepuasan beragam keinginan.

Doa atau Permohonan

Doa-doa Yahudi menggunakan bahasa Yiddish, bahasa campuran yang jauh dari pengucapan dimaksud dalam bahasa Ibrani asli (AC Hitchcock, "The Synagogue of Satan,"1). Doa-doa di rumah-rumah ibadat Yahudi modern tidak lebih dari pemanggilan kepada setan yang menyamar. Doa-doa tersebut merupakan mantra hipnotis, mirip dengan bahasa Enochian dari Gereja Setan.

Anak-anak muda Yahudi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempersiapkan Bar Mitzvah, yang terdiri dari menghafal nyanyian panjang dan irama serta nada yang tepat. Kebanyakan yang menyelesaikan Bar Mitzvah tidak akan mampu menerjemahkan lebih dari beberapa kata-kata. Anak-anak muda dan perempuan Yahudi tidak tahu apa yang mereka ucapkan atau kepada siapa mereka berdoa. Dalam ritualnya, orang-orang Yahudi memanggil setan bernama Adonai, Elohim, El Shaddai, Zeba'ot, Diyenu (Diana) dan kawan-kawannya.

Pengulangan yang tidak masuk akal dan mengangguk-anggukan kepala ketika orang Yahudi berdoa membantu mereka masuk ke dalam keadaan trance (kemasukan roh atau kesurupan). Sejumlah besar orang Yahudi ateis melaksanakan ibadah pseudo-agama dalam rangka pencarian status dan pengetahuan.

Sebagaimana ditulis oleh Bill Cooper, "IBADAH (banyak berbeda dari BELAJAR) untuk pengetahuan, ilmu, atau teknologi adalah Setanisme/penyembahan terhadap setan dalam bentuk yang paling murni, dan tuhannya adalah Lucifer" ("Lihatlah A Horse Pale," 70). Agama Yahudi (Yudaisme) mengisi anggotanya dengan kekuatan setan, sama dengan Gereja Setan dan Freemasonry.
Kabalisme

Landasan Kabalisme identik dengan Setanisme : memutarbalikan peran tuhan dengan setan. Cara ini dilakukan dalam rangka mencari ilmu tersembunyi (gaib) yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan kemampuan seperti dewa dengan menyebut nama-nama yang disebut dewa. Mereka  adalah nama-nama malaikat yang terusir/setan/roh pemandu yang merupakan penjaga/gatekeeper untuk pengetahuan okultisme (Kej 6:4, Yobel, Henokh). Meskipun tidak semua orang Yahudi aktif mempraktekan Kabala, mereka semua menerima nama Kabalistis tertinggi sebagai tuhan mereka, yaitu  YHVH.

Kabalis yang terkenal jahat dan seorang Pengikut Setan, Aleister Crowley menulis, " Ada 72 ' Malaikat' ...  [nama] ini berasal dari "Nama Besar Tuhan" ... "Nama"nya adalah Tetragrammaton : IHVH, biasa disebut Yehuwa. Dia adalah Tuhan Agung ... Tuhan seluruh Alam Semesta/Universe ("Kitab Thoth," 43). Sejumlah pengucapan rahasia lainnya dari YHVH digunakan dalam okultisme selain Yahweh dan Yehuwa.

"Dari sejumlah 54 nama-nama suci Kabalah Yahudi, yang paling utama adalah YHWH"
(R. Hathaway" Sacred Name of God? Or Blasphemy".
remnantradio.org/Archives/articles/sacred_name.htm) .

Dalam keyakinan Yahudi, Shema, menyatakan: "Tuhan kita adalah Satu," jadi mengapa harus berdoa/memanggil dengan nama-nama lain?

Demonologi

Rahasia dari Mesir kuno, dan murid-murid modern mereka, Freemason, adalah merupakan seni demonologi untuk mendapatkan kekuasaan - terutama melalui iblis, Yehuwa.

Pada tingkat Arch Royal, Freemason "mengakui bahwa iblis, dalam kedok/nama samaran Jahbuhlun, adalah Tuhan-Nya yang kudus." – Nama Jahbulun merupakan "Paduan nama-nama Yahweh, Baal, dan Osiris" Dia memuji-muji "Jah - buh - lun, Jah - buh - lun, Jah - buh - lun, Je - hov - ah" (Texe Marrs , Codex Magica, Ch. 4). Albert Pike membahas pentingnya Kabalistik/Masonik IAHOVAH dengan panjang lebar dalam bukunya Morals and Dogma (66, 213, 401, 467, 519).

Nama YHVH dimasukkan ke dalam teks Perjanjian Lama oleh orang-orang Farisi dan orang-orang yang mempraktekan Setanisme Babylonia (pendahulu Kabalisme dan Talmudisme). Bagi mereka, orang-orang yang tidak percaya kepada Talmud adalah setan, mereka menyatakan bahwa Kristus berada di dalam neraka mendidih dalam kotoran dan air mani (Gittin, 56b, 57a).

Sebuah perjanjian ditempa (forged) antara Masoret Yahudi dengan Gereja Katolik c . 1000 Masehi untuk mengubah nama Tuhan dalam bahasa Ibrani dalam Perjanjian Lama dengan nama pagan Yahweh/Yehuwa melalui tetragrammaton (remnantradio.org/Archives/articles/sacred_name.htm)

Hal ini menjelaskan perkataan Rosenthal, "Kami kagum dengan kebodohan orang-orang Kristen dalam menerima ajaran-ajaran kami dan menyebarkannya dengan diakui sebagai milik mereka sendiri."

Dalam kata-kata Henry Ford, "Orang Kristen tidak bisa membaca Alkitab, kecuali melalui kacamata Yahudi, dan oleh karena itu, mereka membaca yang salah." ("The International Jew, " Vol. IV, 238).

Nama Tuhan yang Sebenarnya

Penghinaan Setan terhadap umat manusia diperlihatkan oleh Luciferian Yahudi, Harold Rosenthal, menggambarkan hasil akhir dari sebuah penggabungan yang mematikan : ritual agama Yahudi dikombinasikan dengan pengetahuan ibadah dan diri sendiri. Orang-orang Yahudi adalah manusia biasa, maka dengan menolak Tuhan dan/atau menerima Yehuwa, berarti telah menyerahkan dirinya "kepada pikiran-pikiran yang terkutuk ... Dipenuhi dengan segala kejahatan ..." (Rom 1:28-31).

Tentu saja, Mr. Rosenthal adalah seorang anggota elit, seorang dari sedikit orang-orang Yahudi pengikut setan yang terbuka. Sehari-harinya orang Yahudi tidak mengtahui bahwa dewa yang mereka yakini sebenarnya adalah Setan yang bersembunyi di balik nama mistis. Padahal ini tidak ada konsekuensinya dengan Setan, apakah dia disembah dengan sengaja atau melalui kebohongan dan penipuan halus (Kej 3).

Sulaiman yang bijak bertanya, "siapa nama [Tuhan], dan siapa nama anaknya, jika Engkau tahu?" (Pro 30:4). Nama Tuhan adalah אהיה AHAYAH (kadang-kadang diterjemahkan ehyeh) yang berarti I AM. Ini adalah nama yang diberikan kepada Musa bersama dengan Hukumnya." Dan Tuhan berkata kepada Musa, AKU ADALAH AKU : dan Dia berkata, Beginilah kaukatakan kepada orang Israel, AKU telah datang kepadamu ... ini adalah peringatanku kepada semua generasi. "(Kel 3 : 14-15). "AKU Tuhan Allahmu ... jangan ada Tuhan lain di hadapan-Ku" (Kel 32:4-5).

Catatan:

Will Newman merekomendasikan www.macquirelatory.com.

Walaupun situs ini bukan miliknya, tapi dia berhubungan dengan penulis dan percaya karyanya luar biasa.

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Sumber: henrymakow.com

Share/Save/Bookmark
Dibaca :7576 kali  

Komentar-Komentar  

dress
Quote
 
0
La plupart des gens ne comprennent pas que l'acné sur d'autres endroits, absurde peut se produire dans votre visage que vos épaules et boutique robe de mariee dos. Vous avez sérieusement besoin de l'étouffer, si elle arrive à votre avenir dans vetement sweet lolitas marijuana. Lire au pair erdem nombreux traitement de l'acné ideas.A spéciale M possibilité de rester loin de l'acné poussées d'acné est généralement n ont un bon oreiller nuit de repos. Pensez-y un instant. Plus sérieusement, vous jetez et tourner avec lui tous les soirs. H loin de cette contamination par régulière ig laver les taies d'oreiller et utiliser une évidence que tous les remèdes night.Situation sont robe lolita gothic meilleur choix pour nominales boutons d'acné. Avez-programme de traitement de l'espace poignée zone du foyer seulement. Effectuez une recherche pour les traitements, Salicyls ure, contiennent du peroxyde de benzoyle, botte lolita bicarbonate de soude ou de soufre. Regardez en ligne dans les yeux des remèdes maison naturels. Frottez votre affaire pi avec seulement de l'eau potable et à cesser d'utiliser les accessoires de synthèse r pendant un certain temps pour savoir si plus efficacement affiché de cette faon. Beaucoup de questions acné proviennent des produits cosmétiques utilisés par vetement japonais lolita victime.


Kode keamanan
Segarkan